Anda di halaman 1dari 28

Matematika Keuangan

( Suku Bunga Pada Sistem Perkreditan Motor )

Di susun oleh :
Abdul Haris Maulana

Jurusan Pendidikan Matematika


Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Jakarta
2012

Kata Pengantar

Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka
penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul Suku Bunga Pada Sistem
Perkreditan Motor.
Penyusunan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk
menyelesaikan tugas mata kuliah Matematika Keuangan fakultas Tarbiyah jurusan Matematika
Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dalam penyusunan makalah ini, penulis tidak lupa mengucapkan banyak terimakasih
pada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan tugas makalah ini. Dan tidak
lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada Bapak .... yang telah membimbing kami
Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan
baik pada teknis penulisan maupun materi, untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat
penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. p e n u l i s b e r h a r a p
s e m o g a m a k a l a h i n i dapat bermanfaat bagi penulis sendiri maupun kepada pembaca
umumnya.

Daftar Isi

Pendahuluan 1
Isi
Anuitas . 2
Tabel anuitas. 3-4
Contoh dari masalah anuitas. 5
Penghitungan suku bunga masalah 6-16
Tabel suku bunga..17

..
Penutup

Pembahasan
18

PENDAHULUAN
Alat transportasi umum di Indonesia saat ini masih jauh dari kata bagus . Hal inilah
yang menjadi salah satu pendorong penduduk Indonesia untuk memiliki kendaraan pribadi.
Selain lebih nyaman dengan menggunakan kendaraan pribadi, mereka juga merasa akan lebih
irit dan efisien waktu. Salah satu kendaraan pribadi yang banyak diminati oleh penduduk
Indonesia saat ini adalah Motor.
Peningkatan kendaraan bermotor khusunya motor di Indonesia sangatlah cepat.
Mayoritas Pola pembiayaan dalam pembelian motor di negeri ini adalah melalui sistem Kredit
dan hanya sebagian kecil saja yang membeli motor dengan pola pembelian cash atau Tunai.
Nah salah satu fenomena yang cukup menarik adalah Pola Pembiayaan Kredit dengan Uang
Muka / Down Payment/ DP Rendah atau bahkan tanpa DP sama sekali alias DP-Nol.
Keadaan inilah yang dimanfaatkan oleh Dealer motor untuk mengambil keuntungan.
Dealer motor melakukan trik khusus sehingga mendapat sebuah keuntungan lebih dari system
ini. Mereka membedakan setiap suku bunga pada tiap angsuranya, mulai dari angsuran sepuluh
kali, enam belas kali, sampai dengan 34 kali. Namun berusaha pula agar customer tidak merasa
terlalu diberatkan. Dengan memberikan suku bunga yang tidak terlalu besar.
Dalam masalah matematika keuangan metode angsuran cicilan ini dikenal dengan nama
anuitas, dimana seseorang membayar sebuah barang dengan cara dicicil .Angsuran tersebut
sudah jelas nominalnya sehingga harga aslinya dengan harga yang dicicil terdapat perbedaan,
dimana harga yang dicicil lebih besar dari harga aslinya. Hal itu dikarenakan, harga yang dicicil
akan ditambah dengan bunga yang telah ditentukan.

Pembahasan
a. Pengertian Anuitas
Anuitas (annuity) adalah rangkaian pembayaran/penerimaan sejumlah uang,
umumnya sama besar, dengan periode waktu yang sama untuk setiap pembayaran. Beberapa
contoh anuitas yaitu Angsuran kredit pemilikan rumah (KPR), bunga obliges, bunga

pinjaman, bunga deposito, cicilan kredit motor, mobil dsb.


b. Macam macam Anuitas

Anuitas di Muka
anuitas di muka atau annuity due atau annuity in advance adalah pembayaran/penerimaan
pada hari ini,.

Anuitas biasa
anuitas biasa atau ordinary annuity atau annuity in arrears adalah pembayaran/penerimaan
pada satu periode lagi atau di akhir periode

Anuitas Ditunda
Anuitas ditunda atau deferred annuity adalah pembayaran/penerimaan pertama pada
beberapa periode lagi Persamaan matematika untuk menghitung nilai sekarang dari masingmasing anuitas adalah berbeda.

c. Penerapan anuitas dalam kehidupan sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari ternyata praktek dari anuitas telah digunakan ,


contoh yang paling jelas adalah anuitas yang terjadi pada pembelian motor atau mobil
dengan system kredit. Selain itu ada juga contoh Contoh lainya, seperti :
Kredit rumah KPR, apartemen atau kontrakan rumah
Investasi dana tabungan persiapan pensiun (konsep nilai waktu

uang )
Pembayaran bunga pinjaman, dsb

Hal- hal tersebut merupakan contoh dari penerapan metode anuitas dalam matematika
keuangan

d. Tabel daftar anuitas


Dalam masalah anuitas pastilah tak jauh dari yang namanya daftar table anuitas dengan
nilai suku bunga tertentu. Hal ini berguna untuk menentukan besarnya cicilan pada pembayaran
yang dimaksudkan. Dalam table dapat di lihat besarnya anuitas (An).
Contoh tabel :

COMPOUND INTEREST TABLES


569
3%

Compound Interest Factors


3%
Single Payment
Compound
Amount
Factor
Find F
Given P

F/P
P/G
1
2
3
4
5
6
7
8
9

10
11
12
13
14
15
16
17

1.030
0
1.061
0.943
1.093
2.773
1.126
5.438
1.159
8.889
1.194
13.076
1.230
17.955
1.267
23.481
1.305
29.612
1.344
36.309
1.384
43.533
1.426
51.248
1.469
59.419
1.513
68.014
1.558
77.000
1.605
86.348
1.653

Present
Gradient
Worth
Present
Factor
Worth
Find P
Find P
Given F
Given G
P/F
n
.9709
1
.9426
2
.9151
3
.8885
4
.8626
5
.8375
6
.8131
7
.7894
8
.7664
9
.7441
10
.7224
11
.7014
12
.6810
13
.6611
14
.6419
15
.6232
16
.6050

Uniform Payment Series


Arithmetic Gradient
Sinking

Capital

Compound

Present

Gradient

Fund

Recovery

Amount

Worth

Uniform

Factor

Factor

Factor

Factor

Series

Find A

Find A

Find F

Find P

Find A

Given F

Given P

Given A

Given A

Given G

A/F

A/P

F/A

P/A

A/G

1.0000

1.0300

1.000

0.971

.4926

.5226

2.030

1.913

0.493

.3235

.3535

3.091

2.829

0.980

.2390

.2690

4.184

3.717

1.463

.1884

.2184

5.309

4.580

1.941

.1546

.1846

6.468

5.417

2.414

.1305

.1605

7.662

6.230

2.882

.1125

.1425

8.892

7.020

3.345

.0984

.1284

10.159

7.786

3.803

.0872

.1172

11.464

8.530

4.256

.0781

.1081

12.808

9.253

4.705

.0705

.1005

14.192

9.954

5.148

.0640

.0940

15.618

10.635

5.587

.0585

.0885

17.086

11.296

6.021

.0538

.0838

18.599

11.938

6.450

.0496

.0796

20.157

12.561

6.874

.0460

.0760

21.762

13.166

7.294

18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
40
45
50
55
60
65
70
75
80
85
90
95
100

96.028
1.702
106.014
1.754
116.279
1.806
126.799
1.860
137.549
1.916
148.509
1.974
159.656
2.033
170.971
2.094
182.433
2.157
194.026
2.221
205.731
2.288
217.532
2.357
229.413
2.427
241.361
2.500
253.361
2.575
265.399
2.652
277.464
2.732
289.544
2.814
301.627
3.262
361.750
3.782
420.632
4.384
477.480
5.082
531.741
5.892
583.052
6.830
631.201
7.918
676.087
9.179
717.698
10.641
756.086
12.336
791.353
14.300
823.630
16.578
853.074
19.219
879.854

17
.5874
18
.5703
19
.5537
20
.5375
21
.5219
22
.5067
23
.4919
24
.4776
25
.4637
26
.4502
27
.4371
28
.4243
29
.4120
30
.4000
31
.3883
32
.3770
33
.3660
34
.3554
35
.3066
40
.2644
45
.2281
50
.1968
55
.1697
60
.1464
65
.1263
70
.1089
75
.0940
80
.0811
85
.0699
90
.0603
95
.0520
100

.0427

.0727

23.414

13.754

7.708

.0398

.0698

25.117

14.324

8.118

.0372

.0672

26.870

14.877

8.523

.0349

.0649

28.676

15.415

8.923

.0327

.0627

30.537

15.937

9.319

.0308

.0608

32.453

16.444

9.709

.0290

.0590

34.426

16.936

10.095

.0274

.0574

36.459

17.413

10.477

.0259

.0559

38.553

17.877

10.853

.0246

.0546

40.710

18.327

11.226

.0233

.0533

42.931

18.764

11.593

.0221

.0521

45.219

19.188

11.956

.0210

.0510

47.575

19.600

12.314

.0200

.0500

50.003

20.000

12.668

.0190

.0490

52.503

20.389

13.017

.0182

.0482

55.078

20.766

13.362

.0173

.0473

57.730

21.132

13.702

.0165

.0465

60.462

21.487

14.037

.0133

.0433

75.401

23.115

15.650

.0108

.0408

92.720

24.519

17.156

.00887

.0389

112.797

25.730

18.558

.00735

.0373

136.072

26.774

19.860

.00613

.0361

163.053

27.676

21.067

.00515

.0351

194.333

28.453

22.184

.00434

.0343

230.594

29.123

23.215

.00367

.0337

272.631

29.702

24.163

.00311

.0331

321.363

30.201

25.035

.00265

.0326

377.857

30.631

25.835

.00226

.0323

443.349

31.002

26.567

.00193

.0319

519.272

31.323

27.235

.00165

.0316

607.287

31.599

27.844

4%

Compound Interest Factors


4%
Single Payment
Compound
Amount
Factor

Present
Gradient
Worth
Present
Factor
Worth

Uniform Payment Series


Arithmetic Gradient
Sinking

Capital

Compound

Present

Gradient

Fund

Recovery

Amount

Worth

Uniform

Factor

Factor

Factor

Factor

Series

Find F
Given P
n

F/P
P/G
1
2
3
4
5
6
7
8
9

10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34

1.040
0
1.082
0.925
1.125
2.702
1.170
5.267
1.217
8.555
1.265
12.506
1.316
17.066
1.369
22.180
1.423
27.801
1.480
33.881
1.539
40.377
1.601
47.248
1.665
54.454
1.732
61.962
1.801
69.735
1.873
77.744
1.948
85.958
2.026
94.350
2.107
102.893
2.191
111.564
2.279
120.341
2.370
129.202
2.465
138.128
2.563
147.101
2.666
156.104
2.772
165.121
2.883
174.138
2.999
183.142
3.119
192.120
3.243
201.062
3.373
209.955
3.508
218.792
3.648
227.563
3.794
236.260

Find P
Find P
Given F
Given G
P/F
n
.9615
1
.9246
2
.8890
3
.8548
4
.8219
5
.7903
6
.7599
7
.7307
8
.7026
9
.6756
10
.6496
11
.6246
12
.6006
13
.5775
14
.5553
15
.5339
16
.5134
17
.4936
18
.4746
19
.4564
20
.4388
21
.4220
22
.4057
23
.3901
24
.3751
25
.3607
26
.3468
27
.3335
28
.3207
29
.3083
30
.2965
31
.2851
32
.2741
33
.2636
34

Find A

Find A

Find F

Find P

Find A

Given F

Given P

Given A

Given A

Given G

A/F

A/P

F/A

P/A

A/G

1.0000

1.0400

1.000

0.962

.4902

.5302

2.040

1.886

0.490

.3203

.3603

3.122

2.775

0.974

.2355

.2755

4.246

3.630

1.451

.1846

.2246

5.416

4.452

1.922

.1508

.1908

6.633

5.242

2.386

.1266

.1666

7.898

6.002

2.843

.1085

.1485

9.214

6.733

3.294

.0945

.1345

10.583

7.435

3.739

.0833

.1233

12.006

8.111

4.177

.0741

.1141

13.486

8.760

4.609

.0666

.1066

15.026

9.385

5.034

.0601

.1001

16.627

9.986

5.453

.0547

.0947

18.292

10.563

5.866

.0499

.0899

20.024

11.118

6.272

.0458

.0858

21.825

11.652

6.672

.0422

.0822

23.697

12.166

7.066

.0390

.0790

25.645

12.659

7.453

.0361

.0761

27.671

13.134

7.834

.0336

.0736

29.778

13.590

8.209

.0313

.0713

31.969

14.029

8.578

.0292

.0692

34.248

14.451

8.941

.0273

.0673

36.618

14.857

9.297

.0256

.0656

39.083

15.247

9.648

.0240

.0640

41.646

15.622

9.993

.0226

.0626

44.312

15.983

10.331

.0212

.0612

47.084

16.330

10.664

.0200

.0600

49.968

16.663

10.991

.0189

.0589

52.966

16.984

11.312

.0178

.0578

56.085

17.292

11.627

.0169

.0569

59.328

17.588

11.937

.0159

.0559

62.701

17.874

12.241

.0151

.0551

66.209

18.148

12.540

.0143

.0543

69.858

18.411

12.832

35
40
45
50
55
60
65
70
75
80
85
90
95
100

3.946
244.876
4.801
286.530
5.841
325.402
7.107
361.163
8.646
393.689
10.520
422.996
12.799
449.201
15.572
472.479
18.945
493.041
23.050
511.116
28.044
526.938
34.119
540.737
41.511
552.730
50.505
563.125

.2534
35
.2083
40
.1712
45
.1407
50
.1157
55
.0951
60
.0781
65
.0642
70
.0528
75
.0434
80
.0357
85
.0293
90
.0241
95
.0198
100

.0136

.0536

73.652

18.665

13.120

.0105

.0505

95.025

19.793

14.476

.00826

.0483

121.029

20.720

15.705

.00655

.0466

152.667

21.482

16.812

.00523

.0452

191.159

22.109

17.807

.00420

.0442

237.990

22.623

18.697

.00339

.0434

294.968

23.047

19.491

.00275

.0427

364.290

23.395

20.196

.00223

.0422

448.630

23.680

20.821

.00181

.0418

551.244

23.915

21.372

.00148

.0415

676.089

24.109

21.857

.00121

.0412

827.981

24.267

22.283

.00099

.0410

1 012.8

24.398

22.655

.00081

.0408

1 237.6

24.505

22.980

5%

Compound Interest Factors


5%
Single Payment
Compound

F/P
P/G

Present
Gradient
Worth
Present
Factor
Worth
Find P
Find P
Given F
Given G
P/F
n

1.050
0
1.102
0.907
1.158
2.635
1.216
5.103
1.276
8.237
1.340
11.968
1.407
16.232
1.477
20.970
1.551

.9524
1
.9070
2
.8638
3
.8227
4
.7835
5
.7462
6
.7107
7
.6768
8
.6446

Amount
Factor
Find F
Given P
n
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Uniform Payment Series


Arithmetic Gradient
Sinking

Capital

Compound

Present

Gradient

Fund

Recovery

Amount

Worth

Uniform

Factor

Factor

Factor

Factor

Series

Find A

Find A

Find F

Find P

Find A

Given F

Given P

Given A

Given A

Given G

A/F

A/P

F/A

P/A

A/G

1.0000

1.0500

1.000

0.952

.4878

.5378

2.050

1.859

0.488

.3172

.3672

3.152

2.723

0.967

.2320

.2820

4.310

3.546

1.439

.1810

.2310

5.526

4.329

1.902

.1470

.1970

6.802

5.076

2.358

.1228

.1728

8.142

5.786

2.805

.1047

.1547

9.549

6.463

3.244

.0907

.1407

11.027

7.108

3.676

10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
40
45
50
55
60
65
70
75
80
85
90

26.127
1.629
31.652
1.710
37.499
1.796
43.624
1.886
49.988
1.980
56.553
2.079
63.288
2.183
70.159
2.292
77.140
2.407
84.204
2.527
91.327
2.653
98.488
2.786
105.667
2.925
112.846
3.072
120.008
3.225
127.140
3.386
134.227
3.556
141.258
3.733
148.222
3.920
155.110
4.116
161.912
4.322
168.622
4.538
175.233
4.765
181.739
5.003
188.135
5.253
194.416
5.516
200.580
7.040
229.545
8.985
255.314
11.467
277.914
14.636
297.510
18.679
314.343
23.840
328.691
30.426
340.841
38.832
351.072
49.561
359.646
63.254
366.800
80.730

9
.6139
10
.5847
11
.5568
12
.5303
13
.5051
14
.4810
15
.4581
16
.4363
17
.4155
18
.3957
19
.3769
20
.3589
21
.3419
22
.3256
23
.3101
24
.2953
25
.2812
26
.2678
27
.2551
28
.2429
29
.2314
30
.2204
31
.2099
32
.1999
33
.1904
34
.1813
35
.1420
40
.1113
45
.0872
50
.0683
55
.0535
60
.0419
65
.0329
70
.0258
75
.0202
80
.0158
85
.0124

.0795

.1295

12.578

7.722

4.099

.0704

.1204

14.207

8.306

4.514

.0628

.1128

15.917

8.863

4.922

.0565

.1065

17.713

9.394

5.321

.0510

.1010

19.599

9.899

5.713

.0463

.0963

21.579

10.380

6.097

.0423

.0923

23.657

10.838

6.474

.0387

.0887

25.840

11.274

6.842

.0355

.0855

28.132

11.690

7.203

.0327

.0827

30.539

12.085

7.557

.0302

.0802

33.066

12.462

7.903

.0280

.0780

35.719

12.821

8.242

.0260

.0760

38.505

13.163

8.573

.0241

.0741

41.430

13.489

8.897

.0225

.0725

44.502

13.799

9.214

.0210

.0710

47.727

14.094

9.524

.0196

.0696

51.113

14.375

9.827

.0183

.0683

54.669

14.643

10.122

.0171

.0671

58.402

14.898

10.411

.0160

.0660

62.323

15.141

10.694

.0151

.0651

66.439

15.372

10.969

.0141

.0641

70.761

15.593

11.238

.0133

.0633

75.299

15.803

11.501

.0125

.0625

80.063

16.003

11.757

.0118

.0618

85.067

16.193

12.006

.0111

.0611

90.320

16.374

12.250

.00828

.0583

120.799

17.159

13.377

.00626

.0563

159.699

17.774

14.364

.00478

.0548

209.347

18.256

15.223

.00367

.0537

272.711

18.633

15.966

.00283

.0528

353.582

18.929

16.606

.00219

.0522

456.795

19.161

17.154

.00170

.0517

588.525

19.343

17.621

.00132

.0513

756.649

19.485

18.018

.00103

.0510

971.222

19.596

18.353

.00080

.0508

1 245.1

19.684

18.635

.00063

.0506

1 594.6

19.752

18.871

372.749
103.034
377.677
131.500
381.749

95
100

90
.00971
95
.00760
100

.00049

.0505

2 040.7

19.806

19.069

.00038

.0504

2 610.0

19.848

19.234

Namun apabila tidak tersedia table untuk mencari anuitas, anuitas dapat diperoleh
dengan cara:

(An) =
(An)

= anuitas

= periode jumlah angsuran

= besarnya suku bunga

e. Contoh dari penerapan anuitas

Terdapat contoh masalah yang menggunakan problem anuitas yaitu contoh dari
suatu daftar harga dari system perkreditan motor dari sebuah dealer motor. Akan
dihitung suku bunganya pada perwakilan motor yaitu pada motor CBR 150 R yang
memiliki harga asli Rp 33.000.000,00.
Tabel harga kredit:

Setelah dihitung suku bunganya:

DP Rp 6.500.000 maka harga semula Rp 33.000.000 Rp 6.500.000 = Rp 26.500.000


o

Cicilian 10x, @ Rp 3.317.000


(A10)

=
= 7,9891468

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 4% dan 5%.
i

= 0,04 + 0,01
= 0,04 + 0,01
= 0,04 + 0,01 (0,3128)
= 0,04 + 0,003128
= 0,043128
= 4,31 %

Cicilian 16x, @ Rp 2.254.000

(A16)

=
= 11,7568

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 3% dan 4%.
i

= 0,03 + 0,01
= 0,03 + 0,01
= 0,03 + 0,01 (0,8849)
= 0,03 + 0,008849
= 0,038849
= 3,88 %

Cicilian 22x, @ Rp 1778.000

(A22)

=
= 14,9043

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 3% dan 4%.
i

= 0,03 + 0,01
= 0,03 + 0,01
= 0,03 + 0,01 (0,69491)
= 0,03 + 0,0069491
= 0,03694
= 3,69 %

Cicilian 28x, @ Rp 1.517.000

(A28)

=
= 17,4686

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 3% dan 34
i

= 0,03 + 0,01
= 0,03 + 0,01
= 0,03 + 0,01 (0,61656)
= 0,03 + 0,006165
= 0,03616
= 3,61 %

o Cicilian 34x, @ Rp

(A34)

=
= 23,73417

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,22704)
= 0,02 + 0,0022704
= 0,0222704
= 2,227%

DP Rp 250.000 maka harga semula Rp 11.400.000 Rp 250.000 = Rp 11.150.000


o Cicilian 10x, @ Rp 1.221.000

(A10)

= 9,131859
Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 1% dan 2%.
i

= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01 (0,69456)
= 0,01 + 0,00694
= 0,01694
= 1,694%

o Cicilian 16x, @ Rp 818.000

(A16)

=
= 13,63080685

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 1% dan 2%.
i

= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01 (0,953)
= 0,01 + 0,00953
= 0,01953
= 1,953%

o Cicilian 22x, @ Rp 636.000

(A22)

=
= 17,53144

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,073)
= 0,02 + 0,00073
= 0,02073
= 2,073%

o Cicilian 28x, @ Rp 536.000

(A28)

=
= 20,80223

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,1903)
= 0,02 + 0,001903
= 0,021903
= 2,1903%

o Cicilian 34x, @ Rp 470.000

(A34)

=
= 23,7234

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01

= 0,02 + 0,01 (0,2302)


= 0,02 + 0,002302
= 0,022302
= 2,2302%

DP Rp 400.000 maka harga semula Rp 11.400.000 Rp 400.000 = Rp 11.000.000


o Cicilian 10x, @ Rp 1.204.000

(A10)

=
= 9,13621

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 1% dan 2%.
i

= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01 (0,685662)
= 0,01 + 0,00685
= 0,01685
= 1,685%

o Cicilian 16x, @ Rp 806.000

(A16)

=
= 13,647642

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 1% dan 2%.
i

= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01 (0,9387)
= 0,01 + 0,009387

= 0,019387
= 1,9387%
o Cicilian 22x, @ Rp 627.000

(A22)

=
= 17,543859

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,06346)
= 0,02 + 0,0006346
= 0,020634
= 2,0634%

o Cicilian 28x, @ Rp 529.000

(A28)

=
= 20,7939

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,1936)
= 0,02 + 0,001936
= 0,021936
= 2,1936%

o Cicilian 34x, @ Rp 463.000

(A34)

=
= 23,75809

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,219994)
= 0,02 + 0,00219
= 0,02219
= 2,219%

DP Rp 650.000 maka harga semula Rp 11.400.000 Rp 650.000 = Rp 10.750.000


o Cicilian 10x, @ Rp 1.176.000

(A10)

=
= 9,1411156

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 1% dan 2%.
i

= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01 (0,6755)
= 0,01 + 0,006755
= 0,016755
= 1,675%

o Cicilian 16x, @ Rp 788.000

(A16)

=
= 13,64213

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 1% dan 2%.
i

= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01 (0,94349)
= 0,01 + 0,009434
= 0,019434
= 1,9434%

o Cicilian 22x, @ Rp 612.000

(A22)

=
= 17,56536

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,0538)
= 0,02 + 0,000538
= 0,020538
= 2,0538%

o Cicilian 28x, @ Rp 517.000

(A28)

=
= 20,79303

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,19396)
= 0,02 + 0,0019396
= 0,0219396
= 2,19396%

o Cicilian 34x, @ Rp 453.000

(A34)

=
= 23,73068

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,22808)
= 0,02 + 0,0022808
= 0,0222808
= 2,228%

DP Rp 900.000 maka harga semula Rp 11.400.000 Rp 900.000 = Rp 10.500.000


o Cicilian 10x, @ Rp 1.147.000

(A10)

=
= 9,1543156

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 1% dan 2%.

= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01 (0,6486)
= 0,01 + 0,006486
= 0,01648
= 1,648%

o Cicilian 16x, @ Rp 769.000

(A16)

=
= 13,65409

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 1% dan 2%.
i

= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01
= 0,01 + 0,01 (0,933)
= 0,01 + 0,00933
= 0,01933
= 1,948%

o Cicilian 22x, @ Rp 598.000

(A22)

=
= 17,558528

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,057)
= 0,02 + 0,00057
= 0,02057
= 2,057%
o Cicilian 28x, @ Rp 505.000

(A28)

=
= 20,79207

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,1943)
= 0,02 + 0,001943
= 0,021943
= 2,1943%

o Cicilian 34x, @ Rp 442.000

(A34)

=
= 23,755656

Dengan melihat table dapat diperkirakan suku bung terletak diantara 2% dan 3%.
i

= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01
= 0,02 + 0,01 (0,22067)

= 0,02 + 0,0022067
= 0,0222067
= 2,22067%

Setelah dihitung setiap suku bunganya maka dapat di tabelkan seperti berikut:
Untuk cicilan 10X
DP
Rp 150.000
Rp 250.000
Rp 400.000
Rp 650.000
Rp 900.000

Suku bunga (i)


1,71%
1,69%
1,68%
1,675%
1,648%

Akumulasi + DP
Rp 12.480.000
Rp 12.460.000
Rp 12.440.000
Rp 12.410.000
Rp12.370.000

Selisih dgn harga asli


Rp1.080.000
Rp 1.060.000
Rp 1.040.000
Rp 1.010.000
Rp 970.000

Suku bunga (i)


1,94%
1,953%
1,93%
1,943%
1,933%

Akumulasi + DP
Rp 13.350.000
Rp 13.338.000
Rp 13.296.000
Rp 13.258.000
Rp 13.204.000

Selisih dgn harga asli


Rp 1.950.000
Rp 1.938.000
Rp 1.896.000
Rp 1.858.000
Rp 1.804.000

Suku bunga (i)


2,078%
2,073%
2,066%
2,053%
2,057%

Akumulasi + DP
Rp 14.274.000
Rp 14,242.000
Rp 14.194.000
Rp 14.114.000
Rp 14.056.000

Selisih dgn harga asli


Rp 2.874.000
Rp 2.842.000
Rp 2.794.000
Rp 2.714.000
Rp 2.656.000

Suku bunga (i)


2,184%
2,182%
2,1936%
2,1939%
2,194%

Akumulasi + DP
Rp 15.298.000
Rp 15.258.000
Rp 15 212.000
Rp 15.126.000
Rp 15.040.000

Selisih dgn harga asli


Rp 3.898.000
Rp 3.858.000
Rp 3.812.000
Rp 3.726.000
Rp 3.640.000

Suku bunga (i)


2,27%
2,23%
2,21%

Akumulasi + DP
Rp 16.266.000
Rp 16.230.000
Rp 16.142.000

Selisih dgn harga asli


Rp 4.866.000
Rp 4.830.000
Rp 4.742.000

Untuk Cicilan 16 x
DP
Rp 150.000
Rp 250.000
Rp 400.000
Rp 650.000
Rp 900.000
Untuk Cicilan 22 x
DP
Rp 150.000
Rp 250.000
Rp 400.000
Rp 650.000
Rp 900.000
Untuk Cicilan 28 x
DP
Rp 150.000
Rp 250.000
Rp 400.000
Rp 650.000
Rp 900.000
Untuk Cicilan 34x
DP
Rp 150.000
Rp 250.000
Rp 400.000

Rp 650.000
2,22%
Rp 900.000
2,2206%
Pembahasan Masalah

Rp 16.052.000
Rp 15.928.000

Rp 4.652.000
Rp 4.528.000

Dari masalah pembayaran motor Revo 110 fit dengan harga Rp 11.400.000
dapat kita hitung tiap suku bunganya pada tiap-tiap cicilan dengan variasi uang muka.
Pada teorinya seharusnya untuk sistem perkreditan baik itu motor, mobil, rumah,
apartemen biasanya semakin besar uang muka maka semakin kecil suku bunga untuk
tiap cicilanya. Dan apabila semakin sedikit pula jumlah angsuran atau cicilan maka
semakin kecil pula suku bunga pada tiap cicilanya.
Tapi pada masalah ini dalam prakteknya langsung tidak lah tepat sesuai
teorinya. Dalam sistem perkrediatan motor revo 110 fit ini misalnya memang kalo
dilihat secara banyaknya cicilan terlihat kalau semakin banyak cicilan maka suku bunga
akan semakin meningkat. Namun apabila dilihat berdasarkan besarnya uang muka awal
maka terjadi beberapa ketidak tepatan. Misalnya pada saat cicilan 16 kali Pada saat DP
sebesar Rp150.000 suku bunga sebesar 1,94% dan saat DP 250.000 suku bunga menjadi
1,953% seharusnya jika DP semakin besar dalam teorinya suku bunga semakin kecil
namun ini malah suku bunga semakin besar. Dan saat DP Rp 400.000 suku bunga
menjadi 1,93% dalam hal ini malah menjadi turun kemudian suku bunga meningkat
pada DP Rp 650.000 dengan suku bunga sebesar 1,943 %. Apabila digambarkan dalam
grafik grafik untuk suku bunga ini akan tidak stabil naik turun tidak sesuai dengan
teorinya.
Hal ini pun tidak terjadi hanya pada cicilan 16x saja pada cicilan 28 dan 34 kali
juga terjadi beberapa ketidak tepatan. Mungkin hal ini terjadi karena pihak dealer yang
tidak memperhitungkan suku bunga dari anuitas secara tepat dan hanya melihat dari sisi
Yang penting apabila semakin kecil uang muka dan semakin banyak cicilan
maka selisih dengan harga aslinya semakin jauh . Memang terlihat kalau kita tidak
memperhatikan pada bagian suku bunganya orang awam pun tak akan memperdulikan
hal ini karena tanpa bagian suku bunga pun terlihat perbandingan selisih harganya
terlihat stabil naik tidak ada masalah. Pada tabel selisih harga apabila semakin besar
uang muka maka semakin kecil pula selisihnya dengan harga ali dan semakin sedikit
nya cicilan maka semakin kecil pula selisih dengan harga asli.

Karena pihak customer tidak terlalu mementingkan besarnya taupun perubahan


yang terjadi pada setiap suku bunganya. Yang penting pihak customer tau yang terbaik
untuk dirinya.

PENUTUP
Kesimpulan
Sistem perkreditan motor ternyata memang sebuah cara untuk mempermudah
konsumen untuk mendapatkan motor, mobil, rumah dengan lebih mudah meskipun dengan
kuangan yang tidak terlalu banyak karena angsuran perkreditan yang bisa dibilang ringan. Pada
teorinya suku bunga akan semakin kecil jika uang muka semakin besar dan jumlah cicilan
semakin sedikit. Namun dalam prakteknya adapula yang tidak seperti demikian karena saku
bunga tidak dapat di lihat dengan jelas sbelum dihitung besarnya anuitas dalam angsuran
tersebut.
Namun yang jelas semakin tinggi uang muka dan semakin sedikit cicilan, maka selisih
harga kumulasi cicilan dengan tambahan uang muka akan semakin kecil. Namun apa semakin
kecil uang muka dan semakin banyak cicilan maka selisih harga kumulasi cicilan dengan unag
muka akan besar pula. Hal ini dipengaruhi pula dari besar nya suku bunga yang mempengaruhi
besar cicilan dengan DP tertentu.