Anda di halaman 1dari 6

PERTEMUAN KE-8 FREKUENSI RESPIRASI PADA MANUSIA

I.

KAJIAN PUSTAKA

Pernapasan adalah proses pengambilan O2, pengeluaran CO2 dan penggunaan energi yang dihasilkan oleh tubuh. Sistem pernapasan atau respirai adalah sistem organ yang digunakan untuk pertukaran gas. Pada hewan berkaki empat, sistem pernapasan umumnya termasuk saluran yang digunakan untuk membawa udara kedalam paru-paru dimana terjadi pertukaran gas. Diafragma menarik udara masuk dan juga mengeluarkannya. Sistem pernapasan dapat dibagi menjadi dua yakni pernapasan dada dan pernapasan perut. Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antar tulang rusuk. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut. Fase inspirasi, fase ini berupa berkontraksinya otot antar tulang rusuk sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan diluar sehingga udara yang kaya oksigen masuk. Fase ekspirasi, merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antar tulang rusuk sehingga rongga

dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan didalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.

II.

TUJUAN PRAKTIKUM Mengukur frekuensi respirasi pada manusia.

III.

ALAT / BAHAN PRAKTIKUM ALAT Kertas tissue Tally counter Stopwatch / jam BAHAN Probandus

IV.

LANGKAH KERJA

Untuk mengukur frekuensi respirasi pada manusia dapat diamati berdasarkan udara yang keluar masuk hidung dan berdasarkan rongga dada dan perut.

1. Berdasarkan udara yang masuk-keluar perut Pada lubang hidung diletakkan telapak tangan atau kertas tisuue sehingga terlihat udara yang masuk dan keluar hidung. Hitunglah berapa kali kertas bergerak keluar selama satu menit.

2. Berdasarkan rongga dada dan perut Pada inspirasi otot dada dan tulang rusuk mengembang (dilatasi) sedangkan otot perut mengempis (kontraksi) dan terjadi sebaliknya pada respirasi. Hitunglah berapa kali dada mengembang dalam waktu satu menit.

V.

HASIL PENGAMATAN PRAKTIKUM

Respirasi Dada (X) Kelompok Probandus t1 t2 t3 t4 t5 t rata-rata t1

Respirasi Diafragma (X) t2 t3 t4 t5 t rata-rata

II

III

IV

VI

VII

VIII

IX

XI

VI.

PEMBAHASAN

VII.

KESIMPULAN

VIII. DAFTAR PUSTAKA