Anda di halaman 1dari 1

Kafein Farmakodinamik Obat golongan ini memiliki efek sebagai relaksan otot polos bronkus, merangsang SSP, otot

jantung dan meningkatkan diuresis. Kerja obat ini terhadap tubuh juga melibatkan banyak sistem. Pada SSP, kafein merangsang medula oblongata yang merupakan pusat napas. Kafein dapat menimbulkan mual dan muntah melalui efek sentral maupun perifer. Kadar yang tinggi dari kafein juga merangsang sistem kardiovaskuler dan akibatnya denyut jantung menjadi cepat atau bahkan pada beberapa kasus menimbulkan arritmia pada jantung. Pada sistem pencernaan, kafein menstimulasi sekresi asam lambung dan enzim pencernaan. Kafein dapat memperbaiki ventilasi dan mengurangi sesak napas sehingga oksigen dapat ditransfer ke otot. Farmakokinetik Kafein didistribusikan keseluruh tubuh dan diabsorsikan dengan cepat setelah pemberian, waktu paruh 2-3 jam diekskresikan melalui urin.