Anda di halaman 1dari 14

BUKTI EVOLUSI 1

KESAMAAN EMBRIOLOGI Organisme yg memiliki hubungan kekerabatan yg dekat akan mengalami tahapan yg sama dalam perkembangan embrionya. Semua embrio vertebrata akan mengalami suatu tahapan di mana mereka memiliki celah insang pada bagian samping tenggorokannya. Selama perkembangan embrio berlangsung, berbagai vertebrata menjadi bervariasi dan akan memiliki ciri khas. Pada ikan celah insang berkembang menjadi insang. Pada vertebrata darat, struktur embrio tersebut akan dimodifikasi untuk fungsi-fungsi lain. Pada manusia kantung insang bermodifikasi menjadi saluran eustachius yg menghubungkan telinga tengah dengan tenggorokan. Embriologi perbandingan seringkali membentuk homologi pada beberapa struktur. Homologi adalah kesamaan struktur dan bentuk karena memiliki asal usul sama atau bahan genetis sama. Selain adanya celah insang pada perkembangan embrio vertebrata juga terdapat lengkung aorta dan jantung. Lengkung aorta akan menjadi arteria karotis dan arteri-arteri yg lain sedang jantung akan memiliki atrium dan ventrikel. Haeckel (1834-1919) mengemukakan pandangan yg ekstrim yaitu ontogeny recapitulate phylogeni. Pendapat Haeckel menganggap perkembangan embrionik organisme individu atau ontogeni merupakan pengulangan sejarah evolusioner spesies atau filogeni. Pernyataan ini dinamakan teori Rekapitulasi Semua vertebrata di dunia mempunyai struktur embrio yg sama. Perkembangan individu mulai dari sel telur dibuahi (zigot) hingga individu dewasa, bahkan hingga mati disebut ontogeny. Sedangkan filogeni adalah sejarah singkat perkembangan mahluk hidup dari filum yang paling sempurna DOMESTIKASI Tumbuhan dan hewan yg dibudidayakan mempunyai variasi baik bentuk, warna dan ukuran. Adanya variasi menunjukkan organisme mempunyai banyak kemungkinan.

Kebanyakan variasi dapat bertahan karena dipelihara manusia bukan variasi yg unggul di alam. Pada budidaya organisme yg menciptakan relung adalah manusia. Domestikasi berhasil mengubah tumbuhan dan hewan liar mjd tumbuhan dan hewan yg bermanfaat setelah melewati beberapa generasi Domestikasi menunjukkan bagaimana suatu organisme dapat berevolusi. VARIASI ORGANISME Variasi individu terjadi dalam populasi semua spesies organisme yg bereproduksi secara seksual. Variasi kuantitatif menunjukkan pewarisan poligenik, yaitu suatu pengaruh tambahan dua atau lebih gen pada suatu fenotip tunggal. Polimorfisme : keberadaan bersama dua atau lebih bentuk individu yg lebih jelas terlihat dalam populasi sama. Suatu populasi dikatakan polimorfik bila suatu sifat jika dua atau lebih bentuk yg sangat berbeda masing-masing diwakili dalam frekuensi yg cukup tinggi sehingga akan terlihat dengan mudah. Variasi geografis adalah perbedaan dalam struktur genetik antar populasi. Variasi yg terdapat di alam tidak dapat bertahan, manusilah yg membuatnya bertahan. RUDIMENTER Alat-alat tubuh yg rudimenter merupakan bukti adanya proses evolusi karena pada dasarnya alat ini sudah tidak berguna lagi namun masih terdapat pada organisme tersebut. Pada manusia alat-alat yg rudimenter diantaranya 1. Apendix pada usus 2. Otot-otot penggerak telinga 3. Tulang ekor 4. Rabut pada dada. 5. Mamae pada pria 6. Perkembangan anggota depan pada manusia, mula-mula terbentuk tangan yg berselaput kemudian mereduksi yg hanya terdapat pada dasar jari melalui proses apoptosi. Pada phyton dijumpai sisa-sisa anggota belakang yg dapat dilihat dari luar seperti bangunan buku yg berwarna hitam . Bangunan tersebut mempunyai hubungan dengan pelvic girdle Burung kiwi di New Zealand adalah burung yg tidak dapat terbang mempunyai bangunan dari sisa sayap yg telah mereduksi.

Ikan paus mempunyai alat untuk menyaring air yg dapat dipergunakan untuk mendapatkan mangsanya berupa mikroorganisme dan sisa kaki belakang. Tulang rahang dari embrio ikan paus mengandung gigi yg rudimenter yg menghilang sebelum lahir. Bentuk embrio dalam tubuh induk ikan paus mempunyai lapisan yg mengandung rambut. Adanya reduksi pada sayap burung, sayap kelelawar, jari anggota gerak kuda menunjukkan pada proses perkembangan ada rudimentasi dari sejumlah struktur anggota gerak. Kerangka paus balin, label a dan b merupakan tulang kaki sirip yang merupakan adaptasi dari tulang kaki depan; sedangkan c mengindikasikan tulang kaki vestigial

BUKTI EVOLUSI 2 FOSIL Fosil adl sisa-sisa tumbuhan atau binatang yg telah membatu di masa lampau. Palaentologi adl ilmu yg mempelajari ttg mahluk purba dng mempelajari fosil-fosilnya. Keberadaan suatu organisme pada suatu masa erat kaitannya dengan kesesuaian organisme tersebut pada lingkungannya. Kesesuaian organisme tertentu erat kaitannya pula dng tingkat keanekaragamannya Fosil harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1. Sisa-sisa organisme. 2. Terawetkan secara alamiah. 3. Pada umumnya padat/kompak/keras. 4. Berumur lebih dari 11.000 tahun. Fosilisasi merupakan proses penimbunan sisa-sisa hewan atau tumbuhan yang terakumulasi dalam sedimen atau endapan-endapan baik yang mengalami pengawetan secara menyeluruh, sebagian ataupun jejaknya saja. Terdapat beberapa syarat terjadinya pemfosilan yaitu antara lain: 1. Organisme mempunyai bagian tubuh yang keras 2. Mengalami pengawetan 3. Terbebas dari bakteri pembusuk

4. Terjadi secara alamiah 5. Mengandung kadar oksigen dalam jumlah yang sedikit 6. Umurnya lebih dari 10.000 tahun yang lalu. Fosil hidup Istilah "fosil hidup" adalah istilah yang digunakan suatu spesies hidup yang menyerupai sebuah spesies yang hanya diketahui dari fosil. Beberapa fosil hidup antara lain ikan coelacanth dan pohon ginkgo. Fosil hidup juga dapat mengacu kepada sebuah spesies hidup yang tidak memiliki spesies dekat lainnya atau sebuah kelompok kecil spesies dekat yang tidak memiliki spesies dekat lainnya. Contoh dari kriteria terakhir ini adalah nautilus. Dimana fosil ditemukan? Kebanyakan fosil ditemukan dalam batuan endapan (sedimen) yang permukaannya terbuka. Batu karang yang mengandung banyak fosil disebut fosiliferus. Tipe-tipe fosil yang terkandung di dalam batuan tergantung dari tipe lingkungan tempat sedimen secara ilmiah terendapkan. Sedimen laut, dari garis pantai dan laut dangkal, biasanya mengandung paling banyak fosil.

Analisis fosil dng jelas menunjukkan bahwa suatu organisme bervariasi sejalan dng waktu. Suatu kelompok organisme yang sukses akan terlihat dari catatan fosilnya yang bertambah sejalan dengan waktu. Diantara organisme tersebut ada yg mempunyai variasi yg tidak cocok sehingga organisme tersebut turut mati bersama kelompok organisme lain yg tidak mpy keanekaragaman yang cukup. Organisme yg masih hiduplah yg berkembang dng pesat mpy keanekaragaman tambahan sehingga tetap sintas di bumi. Catatan fosil adalah susunan teratur dimana fosil mengendap dalam lapisan, atau strata, pada batuan sedimen yang menandai berlalunya waktu geologis. Batuan sedimen mrp sumber fosil yg paling kaya. Batuan sedimen terbentuk dari lapisan mineral yg mengendap dan memisah dari air. Bahan organik dari organisme mati yg terkubur dalam sedimen akan cepat terurai kecuali bagian keras yg kaya mineral bisa tetap bertahan sebagai fosil. Fosil yg mempertahankan bahan organiknya lebih jarang ditemukan daripada fosil yg termineralisasi. Fosil yg ditemukan sama sekali bukan lagi sisa-sisa organisme yg sesungguhnya, tetapi merupakan bebatuan yang membentuk replika organisme tersebut.

Fosil terbentuk ketika organisme yang mati terjerat dalam sedimen, mengalami pembusukan, dan meninggalkan cetakan kosong yg menjadi terisi dengan mineral yg larut dalam air yg kemudian mengalami kristalisasi, yg mewujudkan bentuk organisme tersebut. Metode untuk memperkirakan usia fosil Penentuan Umur Relatif Fosil yg terdapat dalam lapisan batuan sedimen mrp contoh lokal organisme yg hidup pada waktu sedimen itu diendapkan. Sedimen yg lebih muda akan menekan sedimen yg lebih tua, tebal lapisan sedimen ini akan memberitahu berapa umur relatif fosil tersebut. Strata pada satu lokasi seringkali berkorelasi dng strata pada lokasi lain melalui kehadiran fosil yg sama, yg dikenal sebagai fosil indeks. Fosil indeks terbaik utk menghubungkan strata yg letaknya berjauhan adalah cangkang hewan laut yg menyebar luas Skala waktu geologis dengan urutan masa-masa sejarah yg konsisten dibuat oleh ahli geologi dengan mempelajari banyak tempat yg berbeda. Masa-masa ini dikelompokkan ke dalam empat zaman: Prakambrium, Paleozoikum, Mesozoikum, Senozoikum. Masing-masing zaman mewakili kala yang berbeda dalam sejarah bumi dan kehidupannya, perbatasannya ditandai dalam catatan fosil melalui radiasi eksplosif dng banyak bentuk kehidupan baru. Kepunahan massal juga menandakan banyaknya batasan antara masa dan zaman. Permulaan masa Kambrium digambarkan oleh suatu keanekaragaman besar hewan terfosilisasi hewan yang tidak ada dalam batuan pada akhir zaman Prakambrium . Sebagian besar hewan yg hidup mendekati akhir zaman prakambrium punah pada akhir zaman tersebut. Rekaman batuan adalah satu rangkaian yang mencatat umur relatif fosil. Rekaman ini memberitahukan di urutan mana suatu kelompok spesies digambarkan dalam suatu urutan strata yang berevolusi. Tapi rangkaian batu sedimen tidak memberitahukan umur absolut fosil yang terkubur. Penentuan umur absolut Umur dinyatakan dalam tahun tetapi bukan berarti tanpa kesalahan Penentuan umur radiometrik adalah metode yg paling sering digunakan untuk menentukan umur batuan dan fosil pada skala waktu absolut. Fosil mengandung isotop unsur yang terakumulasi dalam organisme ketika mereka masih hidup. Karena setiap isotop radioaktif memiliki laju peluruhan yang tetap , isotop itu dapat digunakan untuk menentukan umur suatu spesimen.

Waktu paruh suatu isotop, yaitu jumlah rentang waktu yang dipelukan untuk meluruhkan 50% dari sampel awal, tidak dipengaruhi oleh suhu, tekanan, dan variabel lingkungan lainnya. Catatan fosil bukan suatu contoh yg sempurna dari organisme masa lalu , dan cenderung terbentuk dari organisme yg pada saat itu melimpah. Urutan strata sedimen merekam urutan perubahan biologis, dan metode penentuan umur memberitahukan kapan terjadinya perubahan itu. Bagaimana Fosil Terbentuk? Fosil terbentuk dari proses penghancuran peninggalan organisme yang pernah hidup. Hal ini sering terjadi ketika tumbuhan atau hewan terkubur dalam kondisi lingkungan yang bebas oksigen. Fosil yang ada jarang terawetkan dalam bentuknya yang asli. Dalam beberapa kasus, kandungan mineralnya berubah secara kimiawi atau sisa-sisanya terlarut semua sehingga digantikan dengan cetakan.

KESAMAAN ORGANISME HIDUP Ada kesamaan antara organisme tanpa ada pengecualian menunjukkan bahwa semua organisme tersebut berkerabat. Adanya kekerabatan menunjukkan terjadinya proses evolusi. BUKTI SISTEMATIK

Data sistematik dapat memberikan gambaran yang nyata dari organisme yang paling primitif kepada organisme yang lebih maju.

BUKTI EVOLUSI 3 RADIASI ADAPTASI Radiasi adaptasi adalah suatu fakta mengenai timbulnya suatu kelompok organisme pada suatu masa. Kemunculan kelompok organisme tersebut tidak secara mendadak tetapi melibatkan banyak sekali anggotanya. Contoh radiasi adaptasi adalah reptilia besar dan mamalia. Suatu kelompok organisme muncul pada suatu masa tertentu.

Kemunculan kelompok organisme yang tidak bersama-sama membuktikan bahwa kemunculan tersebut erat kaitannya dengan suatu nenek moyang tertentu dimana ada proses suksesi dan pergantian. Suatu kelompok organisme erat hubungan kekerabatannya satu dengan yang lain, karena mereka mempunyai satu nenek moyang. PEMBANDINGAN ANATOMI Struktur sel dari suatu organisme semua mempunyai dasar yang sama. Adanya kesamaan tanpa kekecualian menunjukkan bahwa semua organisme tersebut berkerabat. Adanya kekerabatan secara gamblang menunjukkan bahwa ada proses evolusi Perbandingan anatomi konsisten dengan semua bukti-bukti lain dalam memeberikan bukti evolusi bahwa evolusi adalah proses pemodelan ulang dimana struktur nenek moyang yang berfungsi dalam satu kapasitas dimodifikasi ketika mengemban fungsi baru. HOMOLOGI Bukti adanya evolusi dapat diteliti dari adanya persamaan struktur organ, berbagai organisme. Tetapi karena arah evolusi hewan-hewan tersebut berbeda maka terjadilah perubahan-perubahan adaptif yang berbeda-beda pula, sehingga anggota depan hewan-hewan itu juga menjadi berbeda. Organ-organ dari berbagai organisme yang memiliki bentuk asal sama, tetapi kemudian strukturnya berubah sehingga fungsinya berbeda disebut organ homolog. Homologi pada tubuh pada berbagai tubuh hewan antara lain sirip dada ikan paus dan sayap burung karena berasal dari bentuk asal yang sama. Tanda-tanda anatomis evolusi seperti homologi disebut dengan struktur homolog. Struktur homolog yang paling menarik adalah organ vestigial

Karena beradaptasi sesuai dengan tingkah laku hidupnya, organ-organ mengalami perubahan-perubahan yang berupa penyusutan dan perkembangan. Perubahan-perubahan bentuk organ itu pada akhirnya disesuaikan dengan fungsinya. Dengan mengetahui berbagai organ depan tubuh hewan yang homolog itu, memungkinkan untuk memperoleh petunjuk ada atau tidak adanya evolusi Homologi dikatakan juga divergensi Divergensi morfologi terjadi pada tungkai depan vertebrata. ANALOGI: Organ-organ dari tubuh yang berbeda, namun karena perkembangan evolusi yang konvergensi menyebabkan organ-organ tersebut memiliki fungsi yang sama. Struktur analog dikatakan juga struktur yang tidak homolog. Struktur yang tidak homolog: Konvergensi Adanya kesamaan bentuk organisme dimana mungkin mempunyai asalusul sama tetapi evolusi dari bentuk tersebut berlangsung secara independen. Contoh: bentuk ikan dolfin, ikan sejati dan Icthyosaurus tidak disebabkan karena asal-usul yang sama. Kesamaan yang terjadi diakibatkan modifikasi tetapi bukan merupakan asal usul yang sama, peristiwa ini dinamakan homoplasi. Evolusi pararel Kesamaan bentuk pada beberapa organisme yang masih dekat hubungan kekerabatannya, meskipun mempunyai asal usul yang berbeda dapat mengikuti jalan yang sama Evolusi reversal

Suatu asam nukleat dari suatu gen pada posisi yang sama dapat sama. ADAPTASI Adaptasi adalah setiap sifat yang dikendalikan secara genetis yang membantu individu/spesies untuk dapat hidup dan berkembang pada lingkungan dimana individu tersebut tinggal. Adaptasi dapat berupa 1. adaptasi morfologi : adaptasi yang meliputi bentuk tubuh, yaitu perubahan struktur tubuh atau alat-alat tubuh terhadap lingkungan Adaptasi Morfologi pada Hewan bentuk paruh burung bermacam-macarn disesuaikan dengan jenis makanannya. Burung paruhnya sesuai untuk makan biji-bijian. Burung kolibri, paruhya sesuai untuk mengisap madu dari bunga. Burung pelikan, paruhnya sesuai untuk menangkap ikan. Burung elang, paruhnya sesuai untuk mengoyak daging mangsanya. Burung pelatuk. paruhnya sesuai untuk memahat batang pohon dan menangkap serangga di dalamnya. Adaptasi morfologi pada burung juga dapat dilihat pada macam-macam bentuk kakinya. Adaptasi Morfologi pada Tumbuhan Berdasarkan tempat hidupnya, tumbuhan dibedakan menjadi sebagai berikut. Xeroflt, yaitu tumbuhan yang menyesuaikan diri dengan lingkungan yang kering, contohnya kaktus. Cara adaptasi xerofit. antara lain mempunyai daun berukuran kecil atau bahkan tidak berdaun (mengalami modifikasi menjadi duri), batang dilapisi lapisan lilin yang tebal, dan berakar panjang sehingga berjangkauan sangat luas. Hidrofit. yaitu tumbuhan yang menyesuaikan diri dengan lingkungan berair, contohnya teratai. Cara adaptasi hidrofit, antara lain berdaun lebar dan tipis, serta mempunyai banyak stomata. Higrofit, yaitu tumbuhan yang menyesuaikan diri dengan lingkungan lembap, contohnya tumbuhan paku dan lumut.

2. Adaptasi fisiologi :adaptasi yang meliputi fungsi alat-alat tubuh terhadap lingkungannya. Adaptasi Fisiologi pada Manusia a. Jumlah sel darah merah orang yang tinggal di pegunungan lebih banyak jika dibandingkan dengan orang yang tinggal di pantai/dataran rendah. b. Ukuran jantung para atlet rata-rata lebih besar dari pada ukuran jantung orang kebanyakan. c. Pada saat udara dingin, orang cenderung lebih banyak mengeluarkan urine (air seni). Adaptasi Fisiologi pada Hewan Berdasarkan jenis makanannya, hewan dapat dibedakan menjadi karnivor (pemakan daging). herbivor memakan tumbuhan), serta omnivor (pemakan daging dan turnbuhan). Penyesuaian hewan-hewan tersebut terhadap jenis makanannya. antara lain terdapat pada ukuran (panjang) usus dan enzim pencernaan yang berbeda. Untuk mencerna tumbuhan yang umumnya mempunyai sel-sel berdinding sel keras, rata-rata usus herbrvor lebih panjang daripada usus karnivor

Adaptasi Fisiologi pada Tumbuhan a. Tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh serangga mempunyai bunga yang berbau khas. b. Tumbuhan tertentu menghasilkan zat khusus yang dapat menghambat pertumbuhan tumbuhan lain atau melindungi diri terhadap herbivor. Misalnya. semak azalea di Jepang menghasilkan bahan kimia beracun sehingga rusa tidak memakan daunnya. 3. Adaptasi tingkah laku : adaptasi berupa perubahan tingkah laku terhadap lingkungannya Adaptasi Tingkah Laku pada Hewan

Bunglon melakukan mimikri, yaitu mengubah-ubah warna kulitnya sesuai dengan warna lingkungan/tempat hinggapnya. Cumi-cumi mengeluarkan tinta/cairan hitam ketika ada bahaya yang mengancamnya. Cumi-cumi juga mampu mengubah-ubah warna kulitnya sesuai dengan warna lingkungannya. Secara berkala, paus muncul di permukaan air untuk menghirup udara dan menyemprotkan air. Paus melakukan tindakan demikian karena alat pernapasannya berupa paru-paru tidak dapat memanfaatkan oksigen yang terlarut di dalam air. Dalam keadaan bahaya, cecak melakukan autotomi, yaitu memutuskan ekornya. Adaptasi Tingkah Laku pada Tumbuhan 1. Pada saat lingkungan dalam keadaan kering, tumbuhan yang termasuk suku jahe-jahean akan mematikan sebagian tubuhnya yang tumbuh di permukaan tanah. 2. Pada musim kemarau. tumbuhan tropofit, misalnya pohon jati dan randu, menggugurkan daunnya. Adaptasi dapat menyangkut individu sel atau sub seluler ataupun organ, dapat terjadi secara : Genetis sederhana Genetis komplek Macam adaptasi yaitu : Adaptasi khusus, berguna hanya pada suatu keadaan yang sangat terbatas Adaptasi umum berguna pada beberapa macam keadaan.

Berikan alasan mengapa evolusi harus terjadi? Mengapa organisme budidaya lebih banyak menghasilkan variasi daripada organisme liar? Sebutkan aplikasi evolusi terhadap berbagai bidang? Berikan alasan mengapa 1. Mekanisme mana yg bukan mrp kejadian dalam evolusi a. terbentuknya seks c. terbentuknya telur b. kemampuan reproduksi d. berkembangnya otak

2. RNA adl molekul pembawa materi kehidupan pertama krn a. berstruktur spt DNA b. dapat berfungsi spt DNA c. lebih stabil daripada DNA d. mpy kemampuan enzimatis 3. Bukti evolusi mana yg berkaitan dng aktivitas manusia. a. rudimentasi c. DNA b. domestikasi d. morfologi

4. Yg bukan mrp contoh rudimentasi adalah a. sirip c. usus buntu b. ekor d. celah insang

5. Organisme budidaya dpt dianggap sbg bukti evolusi karena a. menerangkan adanya bermacam-macam variasi di alam b. keanekaragaman dpt dirangsang dng beberapa metode c. menunjukkan adanya polimorfisme genetik d. adanya variasi tertentu dpt diarahkan seleksinya. 6. Kantung insang untuk embrio mamalia dan unggas adalah a. struktur vestigial b. mendukung pendapat ontogeny recapitulates phylogeny c. struktur homolog d. bukti degenerasi bagian tubuh yg sudah tidak digunakan lagi

7. Siapa yg menyusunteori evolusi yg identik dng teori darwin a. Cuvier c. Linnaeus b. Wallace d. Malthus

8. Unit biologis terkecil yg dapat berevolusi seiring berjalannya waktu adalah a. sebuah sel c. suatu populasi b. suatu organisme individu d. suatu spesies

9. Mana yg mrp pasangan struktur yg menggambarkan homologi a. sayap kelelawar dan tungkai depan manusia b. protein sitokrom c bakteri dan sitokrom c kucing c. kulit kayu dan lapisan pelindung seekor udang laut d. otak katak dan otak seekor anjing 10. Seleksi bekerja secara langsung pada a. fenotip c. keseluruhan genom b. genotip d. masing-masing alel

11. Unit terbesar di mana aliran gen mungkin terjadi adalah a. populasi c. genus b. spesies d. subspesies

12. Apa organel eukariota yg berasal dari paracoccus a. nukleus c. badan golgi b. mitokondria d. ribosom

13. Siapakah yg mengemukakan paham abiogenesis a. heraklithus c. linnaeus b. aristoteles d. malthus

14. Manakah yg bukan termasuk alat-alat yg rudimenter a. apendix c. geraham bungsu b. tulang ekor d. processus mastoideus

15. Rekombinasi yg terjadi pada hewan tingkat rendah adalah a. transduksi c. aberasi kromosom b. crossing over d. translasi

16. Siapa yg mengemukakan teori rekapitulasi a. haldane c. hankel b. haeckel d. heraklithus

17. Adaptasi struktur tubuh untuk fungsi tertentu tetapi mempunyai fungsi lain disebut a. saltasi c. eksaptasi b. vestigial d. radiasi adaptasi

18. Dibawah ini manakah yg bukan mrp fakta yg menginduksi nenek moyang bersama a. organisme mpy distribusi geografi yg tdk dpt dijelaskan adaptasi lokal b. sifat vestigial mirip dng leluhur c. organisme dpt diklasifikasikan d. perbedaan yg jelas antara organisme satu dng yg lain