SOAL-SOAL LATIHAN

I. Pilihan Ganda e. 6. Asimilasi dan enkulturasi

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Kemajemukan bangsa Indonesia berdasarkan agama ditandai dengan …. a. Kebebasan melakukan penyebaran agama b. Kebebasan seseorang melakukan ibadah c. Kesiapan seseorang dalam melaksanakan ajaran agamanya d. Diakuinya keberadaan agama beserta pemeluknya e. Berpindahnya seseorang ke agama lain

Keanekaragaman yang dimiliki masyarakat Indonesia, tetapi dapat persaaan yang menjadi dasar pemersatu bangsa, yaitu …. a. Bahasa-bahasa daerah sebagai kekayaan bangsa Indonesia b. Adat-istiadat yang hampir sama c. Nilai-nilai luhur yang menjadi ciri khas semua suku bangsa d. Masyarakat yang masih tradisional e. Indonesia masuk kelompok suku bangsa yang besar Ideology yang mengakui dan mengagungkan perbedaan dalam kesederajatan, baik secara individual maupun kebudayaan, adalah …. a. Pluralism b. Heterogenitas c. Multikulturalisme d. Hak asasi manusia e. Hedonism Manakah upaya-upaya di bawah ini yang tidak menunjuk pada terwujudnya multikulturalisme…. a. Meningkatkan toleransi dan apresiasi antarbudaya b. Peningkatan peran media komunikasi untuk melakukan sensor terhadap penyimpangan norma sosial c. Strategi pendidikan yang berbasis budaya d. Adanya pendidikan multicultural e. Perubahan baradigma pendiidikan yang menekankan pada aspek intelektual Di antara tujuan didirikannya Masyarakat Anti Sara Indonesia adalah sebagai berikut kecuali …. a. Memerangi segala bentuk sikap dan perbutan yang berbau SARA b. Pendidikan kepada masyarakat tentang pentingnya sikap toeransi dan empati sosial terhadap keanekaragaman. c. Menggalang partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang anti SARA. d. Menjunjung tinggi sikap primordialisme sebagai wujud rrasa cinta terhadap daerahnya. e. Mendorong terciptanya komunitas masyarakat yang hidup dalam keteraturan

7. 2. Berikut ini adalah diferensiasi sosial yang terjadi di Indonesia, kecuali …. a. Agama d. suku bangsa b. Ideologi e. lapisan sosial c. Bahasa daerah Pada saat menjelang Idul Fitri tiba, banyak orang yang mudik, sampai pemerintah harus menyediakan angkutan khusus lebaran. Mereka seakan-akan merasa berdosa jika tidak pulang kampong. Gejala semacam ini dinamakan …. a. Eksitrisme d. separatism b. Primordialisme e. patriotisme c. Etnosentrisme Politik aliran yang ada di Indonesia adalah kegiatan politik yang dimuati oleh …. a. Keanekaragaman paham atau ideology informasi masyarakat b. Keyakinan dan agama yang dianut oleh anggota masyarakat c. Tindakan-tindakan pemaksaan kemauan penguasa terhadap rakyat d. Adanya kekuatan-kekuatan yang terbentuk di dalam fraksi e. Timbulnya berbagai organisasi dalam pemilihan umum Pengaruh kemajemukan masyarakat Indonesia seperti suku, agama, dan ras, dapat mengakibatkan konflik apabila tidak ada …. a. Interaksi dan konsolidasi b. Persaingan dan akomodasi c. Kerjasama dan rehabilitasi d. Akomodasi dan koordinasi

3.

8.

4.

9.

5.

137

a. Menerima pengaruh global yang positif b. a. Tolong-menolong e. dan adaptif e. Sebutkan jenis-jenis metode pemecahan masalah yang dapat digunakan untukk menyelesaikan masalah yang muncul akibat keberagaman budaya? 3. Membangun sikap saling percaya b. Tunjukkan dengan contoh. perlukah dibentuk Masyarakat Anti Sara di Indonesia? Apakah tujuannya? 138 . Rasional. Alternative pemecahan masalah oleh pemerintah dalam menyelesaikan konflik di Poso adalah …. Membangun masyarakat anti SARA d. Tunjukkan dengan contoh. Etika pengelolaan sumber daya e. selektif. Coba jelaskan maksud dari pernyataan tersebut! 7. Perasaan senasib dan sepenanggungan d. Menghargai kebiasaan orang lain dalam beribadat II. Memilih pengarruh global yang positif d. Kekeluargaan d. Sikap terbuka terhadap perubahan sosial budaya ditunjukkan oleh sikap …. Apakah yang dimaksud dengan pendidikan multicultural? 9. Kritis d. Persamaan tujuan atau kepetingan b. Persamaan unsur-unsur sosial budaya c. Kecuali …. Menurut kamu. Gotong royong c. Selektif e. a. Berikut ini nilai-nilai luhur budaya yang berfungsi mempersatukan masyarakat Indonesia. Sikap toleransi dan empati sosial terhadap hubungan keberagaman budaya dapat diwujudkan dalam perilaku beriikut. sikap empati pemerintah terhadap keberagaman budaya? 6. Jangan mudah terpengaruh 14. adaptif b. Mempertemukan tokoh-tokoh dari kedua pihak yang bertikai b. Potensi positif apakah yang dapat dibangun dari adanya keberagaman sosial budaya dalam masyarakat kita? 10. Sikap terbuka untuk menerima unsure-unsur budaya baru e. Uraian Jawablah pertanyaan berikut ini dengan tepat! 1.dan keseimbangan dalam keanekaragaman sosial budaya 10. Kadanga-kadang konflik dalam kelompok sosial dapat dikurangi bahkan dihapuskan dengan mengadakan “kambing hitam” (scapegoating). Membangun hubungan antarkelompk c. kecuali …. disebut …. a. Persaingan dan pertentangan 12. Primordialisme b. Buatlah contoh tahapan proses integrasi sosial! 4. Apa yang dimaksud dengan sikap kritis terhadap keberagaman budaya! 8. Memberlakukan hukum darurat sipil e. sikap toleransi masyarakat terhadap keberagaman budaya? 5. Menolak pengaruh global yang negative c. Sebutkan dan jelaskan 3 masalah yang muncul akibat adanya keberagaman budaya! 2. kecuali …. a. apatis c. Melaksakan operasi militer d. Memberikan otonomi khusus c. Berikut ini factor-faktor yang mendorong integrasi sosial. Antisipatif 15. Membentuk komnasham 11. a. Sikap rasional dalam menghadapi pengaruh yang baik. Toleransi 13.

Kambing Hitam Menjadi Tumbal. 1934. Nasikun. Leiden (Jilid I dan II). Proses Enkulturasi: sebuah Pengantar pada Antropologi Kepribadian. Antropologi Agama. 1980. Tini. Jakarta: Bhratara. det NederlandschAtjehsche Regiiter. J. Sosiologi Pembangunan. Slametmuljana. Jakarta: PT. Richard. Sayogyo. H. Balai Pustaka. 1992. Tanpa tahun. Bentuk Mensyukuri Kenikmatan. Ritual Budaya “ Numbal Lemah Cai” . Subagio. Materi Pokok Perkuliahan. Modul 1-9. JE. dalam Beling dan Totten (ed). Jakarta: PT. Atjehch-Nederlandsch woordenboek. Buletin Kebudayaan Jawa barat No. Jakarta: CV. 1982. No. Landsdrukkerij (Jilid I-II). Sosiologi Pembangunan: Kesenjangan dan Pembangunan. Pudjiwati. Jakarta: Karunika. Soerjono. Jacobs. 1990. Koentjaningrat. Materi Dasar Ilmu Budaya Dasar. Apa itu Modernisasi. J.. Jakarta: FPS IKIP Jakarta dan Bkkbn.Universitas Terbuka. 1980.W.Citra Aditya Bakti. 1967. terjemahan Rasuanto. 1986. 1984. Jakarta: Aksara Baru. Terjemahan Soekadijo. Hadikusuma. Drewes. Rajawali. Modul 1-9. Jakarta: Karunika-Universitas Terbuka..Remaja Rosda Karya. Kebudayaan. Asal Bangsa dan Bahasa Indonesia. Bur.J. Gramedia Pustaka Utama. 1986. G. Soerjono Soekamto. It. Pikiran Rakyat. Materi Perkuliahan. Jakarta: karunikaUniversitas Terbuka. Jakarta: Pustaka Antara. Pengantar Ilmu Antropologi. Dadang. Hatta. Heni Fajria dan Sucipto. 2005. Kristiadi. Lawang. Jakarta: PN. Jakarta: CSIS. dalam Modernisasi: Dinamika Pertumbuhan. Sistem Sosial Indonesia. Bandung. Sastrodiningrat. Rajawali dan Yayasan Ilmu-ilmu Sosial. Modernisasi: Pengantar Sosiologi Pembangunan Negara-negara Sedang Berkembang. 17 April 2006.3 II/I. Modul 1-3. Kebudayaan sebagai Ilmu. Het Familie en Kampongleuen op Croot-Aceh.Z. Rif’ati. 1987.h. Jakarta: PT. Jakarta: CV.DAFTAR PUSTAKA Bendix.Hilman. Sidi. 139 . Bandung: PT. Batavia. Kampung Adat dan Rumah Adat di Jawa Barat. Jakarta: CV. 1993. Toto.8. Koentjaningrat. 1985. Bandung: Universitas Pasundan. Materi pokok perkuliahan. Djajaningrat. PT. Koentjaningrat. Bandung: NV. Bandung: PT. Bandung: Fasa Universitas Padjajaran. 1967. Kahmad. Gramedia. Masa Baru. Schoorl. Agustus 1984. RG. Granesia. Pengumpulan Cerita Rakyat. Gramedia. Beberapa pokok Antropologi Sosial. Sosiologi Pembangunan. Beberapa Teori tentang Struktur Masyarakat. Inkeles.A. 1974. Sosiologi Pedesaan. Modernisasi Manusia. Jakarta: Dian Rakyat. Sosiologi Agama. Pasaribu dan Simanjuntak. Sistem Sosial Indonesia I. Suhandi SHM. 17 April 2006. Rustandi. Voice of America Forum Lectures. Mentalitet. Alex. 1968. Sosiologi suatu Pengantar. 1972. Jilid 1 dan 2. Bandung: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Barat. Mahjunir. Perkembangan Organisasi Sosial dan Partai Politik di Indonesia. 2002. Otong. JW. 1964. Goldthorpe. dan Pembangunan. 1980. Analisa tahun XIII. Deddi. 2000. Gazalba. Robert M. HU. Bandung:Tarsito. 1967. Jakarta: Rajawali Press. Sastramihardja. Mengenal pokok-pokok Antropologi dan Kebudayaan. Soekanto. Kartini. Bandung. 1904. Rajawali Nuryaman. Rachmat K. Tribun Jabar. 1974. Sosiologi Insdustri. Modernisasi: Masalah model pembangunan. A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful