Anda di halaman 1dari 38

TUTORIAL 7 Pengantar Bisnis (Modul 7)

Click to edit Master subtitle style

8 April 2012 Tutor: Widita Rarasati

4/14/12 widitararasati 2012

Tujuan

4/14/12

Kegiatan Belajar 1: Konsep Produk dan Pengembangan Produk Baru

4/14/12

Fitur & Manfaat Produk

Pengertian fitur produk meliputi kualitas yang tangible(berwujud) maupun intangible (tidak berwujud), yang dibuat oleh perusahaan menjadi suatu produk. Fitur harus memberikan manfaat (keuntungan) bagi pelanggan agar memiliki nilai jual.

Pertimbangan yang harus dipikirkan oleh produsen ketika merencakan sebuah penawaran: Core benefit Basic product, Expected product, Augmented product,
4/14/12

Penggolongan Klasifikasi Produk

Daya tahan (Durability) dan Wujud Produknya (tangibility): Nondurable goods (produk tidak tahan lama) Durable goods (Produk tahan lama) Jasa

Berdasarkan Jenis Pembelinya: Produk Konsumer (Consumer Product)

Convenience goods & Convinience Service; Shopping goods & Shoping service; Speciality goods & Speciality service; Unsought Products Produk Industri (Industrial Product) Expense Item dan Capital Items
4/14/12

Lini Produk (Product Lines)


Definisi

Sekelompok produk yang mirip dan ditujukan untuk konsumen yang serupa (konsumen yang akan menggunakan produk tersebut dengan cara serupa) namun tidak identik.

Contoh Perusahaan NIKE lini produk mereka adalah sepatu, baju olah raga, kaos kaki, dsb.

4/14/12

Bauran Produk (Product Mix)


Definisi

Pengelompokan, kombinasi atau variasi produk yang ditawarkan oleh perusahaan.

Contoh: Perusahaan NIKE memproduksi sepatu untuk olah raga dan casual Produk Mix terdiri dari 4 dimensi, yaitu: Width, Length, Depth, dan Consistency
4/14/12

Identifikasi Produk (1)

Merek (Branding)

nama, istilah, tanda, simbol atau kombinasi dari itu semua yang dibuat untuk mengidentifikasikan barang atau jasa penjual tertentu dan untuk membedakan dari barang dan jasa milik pesaing

Makna dari Merek Atribut; Manfaat (benefit); nilai-nilai (value); Budaya; Kepribadian; Pengguna.

Jenis-jenis Merek National Brand; Licensed Brand; Private Brands


4/14/12

Identifikasi Produk (2)

Mengemas Produk (Packaging Products)

Bagaimana kita mengemas produk, karena tentunya produk membutuhkan kemasan.

Kemasan Produk terdiri dari: Kemasan utama (primary package); secondary package dan shipping package

Faktor yang meningkatkan kegunaan kemasan sebagai alat pemasaran: Self service; Consumer affluence; merek dan image perusahaan; kesempatan untuk berinovasi; dan melindungi hak milik dan intelektual.
4/14/12

Identifikasi Produk (3)

Memberi Label pada Produk (Labelling Product)

merupakan bagian dari kemasan produk yang mengidentifikasikan atau menujukkan nama produk, produsen yang memproduksinya serta apa saja yang menjadi elemen produk.

Fungsi Labelling:
1. 2. 3. 4.

Mengidentifikasikan produk/merek mengelompokan produk Menggambarkan produk Mempromosikan produk menggunakan desain, warna atau grafik dan gambar menarik
4/14/12

Pengembangan Produk Baru (1)


Hal yang harus diperhatikan perusahaan sebelum mengembangkan produk baru:

Product Mortality rates: perhitungan berapa banyak produk yang perlu diproduksi untuk menghasilkan satu produk yang berhasil diterima pasar. Speed to Market: seberapa cepat sebuah produk memasuki pasar

Conce Busines Tahap Product dalam ProsesScreen Pengembangan Produk Baru ideas ing pt Testin g Product Testing & Marketing

Commerciali zation

s Analysi s Prototyp e Develop 4/14/12

Pengembangan Produk Baru (2)

Tahap dalam Proses Pengembangan Produk Jasa Baru

Service ideas* Commerciali zation

Screen ing

Conce pt Testin g Product Testing & Marketing test

Busines s Analysi s Service Process Design*

Untuk Produk jasa terdapat tahapan Service idea dan Service process design Service process design ada 3 bagian yaitu: process selection, pekerja yang dibutuhkan, dan fasilitas yang 4/14/12 dibutuhkan

Siklus Hidup Produk (produk Life Cycle)

4/14/12

Product Life Cycle & Strategi Pemasaran

Strategi Alternatif: - Product extensions - Product Adaptation


-

Reintroductio n

4/14/12

Kegiatan Belajar 2: Pricing (Penetapan Harga)

4/14/12

Faktor-Faktor yang mempengaruhi Harga

Penetapan harga untuk mewujudkan keuntungan perusahaan Penjualan Masyarakat Terhadap Suatu Perusahaan dalam Pasar

Volume

Pandangan

Produk

Kedudukan

4/14/12

Metode Penentuan Harga (1)

Pendekatan Biaya - Break Even Analysis & Mark Up Pricing

Break Even Analysis

Apabila Penjualan dan produksi dibawah Q unit, makan perusahaan akan merugi

Agar untung perusahaan harus menjual melebihi Q 4/14/12 unit. Semakin besar

Metode Penentuan Harga (2)


Pendekatan

Biaya Mark up Pricing

4/14/12

Metode Penentuan Harga (3)


Penetapan

Harga yang Kompetitif harga trobosan (pentrating

Menentukan

pricing)

Menetapka

harag berdasarkan permintaan/demand harga (price leadership) Produk Berkualitas dengan harga

Kepemimpinan Menjual

rendah
Kebijakan

harga tinggi jangka Panjang (price Skimming)


4/14/12

Taktik Harga

Price Lining

Taktik penetapan harga yang menawarkan beberapa kategori produk pada harga bawah. Contoh: penetapan harga yang berbeda pada berbagai jenis merek dan jenis barang

Psychological pricing

Kondisi dimana konsumen tidak terlalu berpikir rasional sewaktu melakukan pembelian, banyak hal subjektif yang mempengaruhi konsumen. Odd-even pricing: harga yang ditetapkan berdasarkan teori bahwa konsumen menyukai harga yang rupahnya tidak ditetapkan secara penuh.

Discounting (diskon)

4/14/12

Kegiatan Belajar 3: Distribusi Produk

4/14/12

Bauran Distribusi (1)


Definisi Kombinasi beberapa saluran distribusi yang dipilih oleh perusahaan untuk menyampaikan produk pada pengguna akhir (end user/konsumen akhir).

Keputusan untuk mendistribusikan sendiri atau menyerahkannya kepada perusahaan lain Perusahaan bisa memilih untuk memasarkan dan mendistribusikan sendiri barang atau jasa yang dihasilkan atau menyerahkannya kepada pihak lain. Semuanya bergantung pada beberapa faktor seperti: lokasi pasar; jenis barang yang dijual; jumlah pelanggan dan nilai barang atau jasa yang dipasarkan; tergantung dari 3 faktor utama (target pasar,sifat/nature produk, biaya distribusi dan sales networks/jaringan penjualan).
4/14/12

Bauran Distribusi (2)

Jenis Saluran Distribusi

- Wholesaler (Pedagang Besar): Perusahaan perantara (intermediary) yang menghubungkan produsen dengan pedagang eceran.

- Retailer (pedagang eceran/pengecer): perusahaan yang menjual barang yag diproduksi pihak lain dan berhubungan langsung dengan kosumen

- Agent/broker (agen pemasaran): perusahaanperusahaan yang berhubungan langsung dengan produsen dan bertugas sebagai perusahaan yag membantu menjual barang atau jasa yang dihasilkan produsen.
4/14/12

Manajemen Saluran Distribusi


Alternatif Saluran Distribusi

A B C D

4/14/12

Strategi Distribusi

Distribusi Intensif (intensive distribution)

strategi di mana produk didistribusikan melalui sebanyak mungkin saluran distribusi yang dapat digunakan

Distribusi Selektif (Selective distribution)

strategi dimana perusahaan memilih dan menggunakan saluran distribus pedagang besar dan pengecer tertentu saja yang mampu memberikan perhatian khusus dalam hal menjual, mendisply, dan lainnya

Distribusi eksklusif (eclusive distribution)

strategi dimana produsen memberikan hak eksklusif pada satu pihak atau individu untuk mendistribusikan atau menjual produk ke sejumlah kecil pedangan besar 4/14/12

Operasi Pendistribusian Barang: Masalah Pergudangan

Faktor yang mengharuskan sebuah perusahaan melakukan pergudangan: Adanya perbedaan pola produksi dan konsumsi

Keadaan pasaran yang tersebar diberbagai daerah dan terdapat permintaan keseluruhan yang cukup besar Perbedaan yang berlaku di antara masa produksi dan masa konsumsi yang cukup nyata

Jenis Gudang berdasarkan fungsi:

Gudang untuk menyimpan barang yang keluar dari pabrik dan merupakan jenis gudang yang biasa dimiliki serta dikelola langsung oleh perusahaan Tempat penyimpatan barang yang akan didistribusikan dan dinamakan distribution center 4/14/12

Kegiatan Belajar 4: Promosi Produk

4/14/12

Proses Komunikasi (1)


Pihak Utama yang terlibat komunikasi adalah Sender (Pengirim) & Receiver (Penerima)

4/14/12

Proses Komunikasi (2)


Faktor-faktor penyebab gagalnya Komunikasi:
Selective Selective Selective

Attention (perhatian yang selektif) Distortion (bentuk yang selectif) Retention (ingatan yang selectif)

4/14/12

Tujuan Promosi
Meningkatkan

Penjualan Berbagai Informasi Produk

Mengkomunikasikan Memposisikan Menambah Mengontrol

Nilai Produk Volume Penjualan

4/14/12

Strategi Promosi

Strategi tarik (pull strategy)

didesain untuk menarik perhatian langsung kepada konsumen yang akan meminta barang melalui retailer sehingga retailer akan meminta produk kepada penjual grosir
Strategi

dorong (push strategy)

sebuah perusahaan secara agresif memasarkan produknya keada penjual grosir dan penjual eceran sehingga mereka kemudian akan membujuk konsumen untuk membeli produk tersebut

4/14/12

Bauran Promosi (Promotion Mix) (1)

IKLAN Segala bentuk tampilan/presentasi non-personal dan promosi ide-ide, barang, atau jasa yang disponsori/dibiayai pihak-pihak tertentu.

Keunggulan Iklan: Public Presentation, Pervasiveness (meresap), memperkuat ekpresi, dan Impersonality (nonpersonal).

Tujuan Iklan:
-

Memberikan Informasi (informative advertising) Persuasif (persuasive advertising) Mengingatkan (reminder advertising)
4/14/12

Bauran Promosi (Promotion Mix) (2)

Keputusan yang harus diambil dalam membuat program iklan 5 M

4/14/12

Bauran Promosi (Promotion Mix) (3)

PROMOSI PENJUALAN (SALES PROMOTION)

salah satu kunci utama kampanye pemasaran, terdiri dari beragam alat berbentuk insentif, bersifat jangka pendek, dirancang untuk menstimulasi pembelian segera atau dalam jumlah besar

Aktifitas Sales Promotion


Consumer Promotion (promosi konsumer) Trade Promotion (promosi dagang) Sales-force promotion (promosi menggunakan tenaga penjual)

Keunggulan Sales Promotion

4/14/12

Bauran Promosi (Promotion Mix) (4)

HUBUNGAN MASYARAKAT DAN PUBLIKASI (PUBLIC RELATION & PUBLICITY)

meliputi beragam progam yang dirancang untuk mempromosikan atau melindungi imej perusahaan atau produk perusahaan

Fungsi Public Relation & Publicity, yaitu: Press Relation, Product Publicity, Corporate Communication, Lobbying, Counceling

Keunggulan Public Relation & Publicity, yaitu:


-

Kredibilitas Tinggi Kemampuan untuk merahi pembeli di luar jangkauan (buyer off guard) 4/14/12

Bauran Promosi (Promotion Mix) (5)

PENJUALAN PERSONAL (PERSONAL SELLING/SALES FORCE)

Salah satu alat promosi yang paling efektif pada tahapan lanjut proses pembelian, terutama dalam membangun prferensi dan keyakinan pembeli, serta mendorong pembeli melakukan pembelian.

Keunggulan Personal Selling:


-

Konfrontasi Personal Cultivation Respons

4/14/12

Bauran Promosi (Promotion Mix) (6)

PEMASARAN LANGSUNG (DIRECT MARKETING)

menggunakan berbagai saluran promosi yang langsung menunju konsumen tanpa menggunakan perantara

Keunggulan pemasaran langsung/direct marketing:


-

Non-Publik pesan yang disampaikan ditujukan secara spesifik Customized Pesan dapat dipersiapkan secara khusus, menarik, dan bersifat individual Up to date Interaktif

4/14/12 Faktor yang mempengaruhi perancangan bauran komunikasi

Bauran Promosi (Promotion Mix) (7)

MENGELOLA PROSES KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU (INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION/IMC)

Sebuah konsep perencanaan komunikasi pemasaran yang menyadari adanya tambahan nilai dari suatu pemasaran yang menyadari adanya tambahan nilai dari suatu perencanaan yang komprehensif. IMC membuat perusahaan harus bener-benar memikirkan berbagai cara untuk mencapai konsumen, dan membuat mereka memikirkan keseluruhan proses pemasaran, bukan hanya sebagian

4/14/12