Anda di halaman 1dari 8

CERITA SUKSES GE DI BAWAH JACK WELCH Ketika Jack Welch menjadi CEO GE tahun 1981, nilai kapitalisasi pasar

GE sekitar US$ 12 miliar, sedangkan ketika Jack Welch pensiun dari GE pada tahun 2001, nilai kapitalisasi pasar telah meningkat drastis menjadi lebih dari US$300 miliar. Jack Welch mampu menciptakan GE sebagai perusahaan paling kompetitif di dunia, menggunakan tujuh poin program inti yang disebut sebagai: Welchs Seven Point Program for Management by Leadership (Tujuh Poin Program untuk Manajemen melalui Kepemimpinan). 1. Mengembangkan visi untuk bisnis 2. Mengubah kultur untuk mencapai visi 3. Memendekkan atau meratakan struktur organisasi 4. Menghilangkan birokrasi 5. Memberdayakan individu 6. Meningkatkan kualitas dan efisiensi 7. Menghilangkan hambatan Tampak bahwa Jack Welch memfokuskan pembenahan manajemen GE melalui kepemimpinan korporasi yang berlandaskan pengembangan sumber daya manusia. Dalam suatu kesempatan, Jack Welch menulis surat kepada para pemegang saham sebagai berikut: Dalam kultur tradisional, para manajer memperoleh kekuasaan dari informasi atau pengetahuan rahasia, seperti: marjin keuntungan (profit margins), pangsa pasar (market share), dan semua hal lain yang bersifat rahasia. Namun dalam kultur modern peran pemimpin adalah mengungkapkan visi, melibatkan karyawan untuk memahami visi itu, dan menerapkan visi itu. Hal ini membutuhkan keterbukaan, menjaga hubungan baik dengan setiap orang, dan berkomunikasi melalui tatap muka. Dalam situasi semacam ini, orang-orang yang tidak mampu meyakinkan orang lain tentang visi itu tidak akan berhasil. Di bawah kepemimpinan Jack Welch, pemberdayaan karyawan (employee empowerment) memperoleh perhatian utama. Para manajer GE memiliki kebebasan yang luas untuk membangun unit-unit GE mereka dalam praktik kewirausahaan. Memanfaatkan kekuatan kolektif dari para karyawan GE, Jack Welch melakukan redefinisi hubungan antara atasan dan bawahan menjadi hubungan kerja sama (teamwork) untuk menyelesaikan masalah atau menghilangkan hambatan yang ada menuju visi bisnis GE. Filososi Dasar dan Nilai-nilai General Electric Untuk mendukung dan mengimplementasikan Tujuh Program Manajemen melalui Kepemimpinan di atas diciptakan 4 filosofi dasar GE sebagai berikut: 1. Imagine: Kami menggunakan imajinasi pada pekerjaan untuk Pelanggan, orangorang, dan Masyarakat kami, 2. Solve: Kami membantu menyelesaikan beberapa masalah berat dunia, 3. Build : Kami adalah suatu kultur berkinerja yang membangun pasar, orang-orang dan nilai pemegang saham, 4. Lead : Kami adalah meritocracy yang memimpin melalui pembelajaran, inklusif dan perubahan.

Untuk mendukung empat filosofi dasar GE diatas, diciptakan 8 Nilai yang disebut sebagai GE Values, yaitu: Curios (ingin tahu), Passionate (bergairah), Resourceful (banyak akal), Accountable (bertanggung jawab), Teamwork (kerja sama), Committed (memiliki komitmen), Open (terbuka), dan Energizing (memberi kekuatan), Kemudian para pemimpin senior bersama tim manajemen GE, tentu saja di bawah komando Jack Welch, menetapkan standar kompetensi untuk membangun atau melaksanakan Nilai-Nilai GE (GE Values) itu sebagai berikut: Kompetensi Untuk Melaksanakan GE Values Curious (Ingin Tahu) Menciptakan ide baru dan kreatif, Mengembangkan lingkungan kerja yang menghargai pertanyaan dan ide, Mencari umpan balik, belajar terus-menerus dan mengembangkan diri, Belajar sebanyak mungkin dari kesalahan untuk mencapai kesuksesan. Passionate (Bergairah) Melaksanakan pekerjaan dengan semangat tinggi, Berani mengambil resiko, Memberdayakan orang lain, Memberikan rangsangan dan inspirasi kepada orang lain untuk bekerja lebih baik. Resourceful (Banyak Akal) Mencari solusi sederhana terhadap masalah-masalah yang kompleks, Mempertimbangkan berbagai alternative sebelum memilih solusi, Menggunakan jaringan kerja internal maupun eksternal secara efektif, Menyelesaikan tugas-tugas secara konsisten menggunakan sumber-sumber daya yang tersedia. Accountable (Bertanggung Jawab) Bertanggung jawab terhadap keputusan, tindakan dan hasil, Memiliki komitmen yang kuat untuk menyerahkan nilai kepada stakeholders, Mengerjakan hal yang terbaik untuk tim dan pelanggan, Menempatkan keberhasilan organisasi melebihi kepentingan pribadi. Teamwork (Kerja Sama) Membangun kepercayaan dengan menghargai ide dan kontribusi dari setiap orang, Bekerja sama dengan orang lain secara baik,

Melatih dan memberikan dukungan terus-menerus kepada orang lain, Memberikan kontribusi untuk membangun sikap dan semangat positif dalam tim kerja sama, Menghargai perbedaan dan kultur global.

Committed (Memiliki Komitmen) Menetapkan sasaran yang jelas dan terukur, Memfokuskan perhatian pada prioritas bisnis, Berani membuat keputusan penting dengan segala konsekuensinya, Memperlihatkan ketekunan dan kegigihan tanpa memandang hambatan. Open (Terbuka) Memerhatikan dan menghormati ketika sedang mendengarkan dan memberikan tanggapan kepada orang lain, Memiliki keinginan untuk berubah berdasarkan masukan dari orang lain, Berkomunikasi secara terbuka, terus terang dan konsisten, Mudah dihubungi dan didekati. Energizing (Memberi Kekuatan) Menampilkan sikap optimistik dapat mengerjakan (can-do) dan bersahabat, Membuat pekerjaan sebagai sesuatu yang menyenangkan, Memberikan inspirasi kepada orang lain agar mampu mencapai lebih daripada yang mereka bayangkan, Mengakui dan memberikan penghargaan terhadap kontribusi dari orang lain. GE menciptakan sebuah kartu yang dapat dimasukkan ke dalam dompet yang disebut GE Values Card sebagai berikut: GE Values

Jack Welch sangat peduli akan ketaatan orang-orang GE terhadap GE Values. Untuk hal ini, ia tidak memberikan toleransi apabila mereka melanggar GE Values. Jika diketahui bahwa ada orang-orang GE tidak mempunyai GE Values Card yang seharusnya mereka simpan dengan cermat, orang-orang tersebut akan dipecat meskipun mereka memberikan hasil luar biasa. Terdapat empat jenis manajer GE yang diklasifikasikan sendiri oleh Jack Welch. Jenis 1 : Memberikan komitmen pencapaian hasil keuangan dan lainnya, dan saling membagi GE Values. Jenis 2 : Tidak memenuhi komitmen dan tidak membagi GE Values. Jenis 3 : Kehilangan komitmen mencapai hasil tetapi membagi GE Values. Jenis 4 : Memberikan komitmen pencapaian hasil-hasil tetapi tidak membagai GE Values.

Manajer jenis pertama, akan dipertahankan dan dipromosikan oleh GE. Manajer jenis kedua kan dipecat oleh GE. Manajer jenis ketiga diberikan kesempatan untuk bertumbuh dengan harapan mereka akan meningkatkan komitmen pencapaian hasil di masa yang akan datang. Sedangkan manajer jenis keempat bukan merupakan pemimpin yang baik dan akan memperoleh pembinaan agar menjadi pemimpin GE yang berubah. Tampak bahwa GE Values telah dianggap sebagai jalan hidup bagi semua orang GE. Agar mengubah perilaku pemimpin korporat GE Jack Welch selalu menyampaikan pesan berikut yang sering disebut sebagai: Welchs Trademark Message. Bisnis adalah sederhana. Jangan membuat bisnis terlalu rumit. Hadapi kenyataan, kemudian bertindak secara tegas dan meyakinkan. Jangan takut pada perubahan. Berubah sebelum Anda dipaksa harus berubah. Lawan birokrasi. Gunakan akal dan kemampuan otak karyawan. Temukan siapa yang mempunyai ide terbaik, dan tuangkan ide mereka ke dalam praktik.

Sampai sekarang, General Electric telah memiliki 12 Divisi Bisnis yang bervariasi, dan terus melakukan perubahan. Memanfaatkan kekuatan kolektif para karyawan GE, Jack Welch telah menciptakan kebebasan untuk mengungkapkan ide, menciptakan kultur korporat yang baru. Dalam laporan tahunan perusahaan tahun 1993, Jack Welch menyatakan bahwa: Untuk menjadi tumpul, dua cara tercepat yang dapat dilakukan yaitu: pertama, pelanggaran terhadap integritas perusahaan, dan kedua, manajer yang tidak mau berubah yang selalu menekan orang-orang mereka sehingga tolol dan tidak kreatif. W. James McNerney Jr., Kepala GE Aircraft Engines, mencatat: Kegembiraan datang dari dalam GE sendiri dan itu benar-benar menular secara cepat. Jack welch merupakan orang motivator yang hebat. Ia sangat menyenangkan, dan ia membuat Anda selalu senang untuk bergerak maju. Ia membuat segala sesuatu menjadi sederhana. Perbedaan utama antara GE dan banyak perusahaan lain adalah bahwa banyak orang dalam GE bergerak maju ke arah yang sama dan semangat yang sama. Jack Welch telah membantu lebih dari 270 ribu orang untuk menjadi kelihatan lebih cerdas. Perubahan revolusioner yang dilakukan oleh Jack Welch membuahkan hasil. Pada pertengahan tahun 1990-an, GE menjadi perusahaan terkuat di Amerika Serikat dan merupakan perusahaan yang paling bernilai di dunia, yang diukur berdasarkan nilai kapitalisasi pasar GE. Untuk memenangkan persaingan bisnis Jack Welch mengajukan tiga resep berikut yang dikenal sebagai Welchs presciption for winning in business: Kecepatan (Speed), Kesederhanaan (Simplicity), dan Kepercayaan diri (Self confidence). Jack Welch memimpin perubahan dalam organisasi GE melalui:

Mendesain ulang peranan dari pemimpin-pemimpin GE dalam ekonomi baru, yaitu: menciptakan bawahan yang memahami visi GE melalui komunikasi terbuka secara luas, serta memelihara hubungan baik dengan setiap karyawan, Menciptakan keterbukaan, tempat kerja bersama yang saling menyenangkan, dimana opini dari setiap orang selalu dihargai, Memberdayakan eksekutif senior menjalankan bisnis dalam penampilan kewirausahaan, Membebaskan karyawan, membuat setiap orang terlibat sebagai partisipan melalui peningkatan komunikasi vertikal dan perdayaan karyawan.

Sasaran Jack Welch adalah jelas membuat General Electric (GE) menjadi perusahaan paling kompetitif di dunia. Ketika ia menjadi CEO GE, model perusahaan bisnis pada tahun 1980 belum berubah. Pekerja hanya bekerja, manajer hanya mengelola, dan setiap orang merasa baru di tempat kerja mereka. Pengisian formulir dan memperoleh persetujuan dari atasan melalui rantai birokrasi yang panjang merupakan kejadian sehari-hari dalam perusahaan. Jack Welch melakukan perubahan secara radikal terhadap peranan para manajer. Mereka harus berubah dari hanya sekadar mengendalikan, menjadi fasilitator yang mempermudah dan menyederhanakan tugastugas, menghilangkan birokrasi dan hambatan yang ada agar mampu membawa GE berkompetisi dengan perusahaan lain dalam lingkungan bisnis yang semakin hiperkompetitif. Jack Welch menyatakan bahwa lingkungan bisnis dewasa ini membutuhkan semangat dari para pemimpin untuk mampu memberikan semangat semangat kepada orang lain. Beberapa kutipan yang populer dari Jack Welch, adalah : Tugas utama saya adalah mengembangkan talenta yang dimiliki orang. Keunggulan kompetitif paling utama dari suatu organisasi adalah kemampuan organisasi itu untuk belajar, kemudian menerjemahkan secara cepat apa yang dipelajari itu ke dalam tindakan. Saya telah belajar, bahwa kegagalan sering dapat menjadi guru yang sukses. Memimpin sebuah perusahaan besar berarti jangan pernah mengizinkan perusahaan itu untuk menjadi terlalu serius. Berubah, sebelum Anda dipaksa harus berubah. Memberikan orang-orang kepercayaan diri adalah jauh lebih penting daripada apa yang dapat saya lakukan. Sebab dengan kepercayaan diri, mereka akan bertindak.

Jack Welch menyadari bahwa peranan para pemimpin GE sangat kritis dalam memimpin perubahan yang sedang dilakukan. Oleh karena itu, ia melakukan pengembangan kepemimpinan, melalui: penetapan tugas strategis dari semua pemimpin senior pada GE. Setiap pemimpin harus memiliki empat tugas utama seperti berikut: 1. Mengakui pentingnya kepemimpinan terhadap keberhasilan bisnis GE, 2. Memiliki proses spesifik untuk pengembangan talenta kepemimpinan, 3. Mendefinisikan atribut perilaku kepemimpinan agar bermanfaat bagi pemimpin masa depan,

4.

Menggunakan kompetensi kepemimpinan yang ditetapkan dalam Survei Efektivitas Kepemimpinan (Leadership Effectiveness Survey/LES) untuk mengintegrasikan sejumlah praktik manajemen dengan tujuan pembangunan kualitas kepemimpinan.

Growth Generation Leaders

Survei Efektivitas Kepemimpinan GE mencakup 10 karakteristik berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Visi Fokus Pelanggan/Kualitas Integritas Komitmen/Pertanggungjawaban Komunikasi/Memberikan Pengaruh Kepemilikan Bersama yang Saling Berbagi Pembangunan Tim/Pemberdayaan Pengetahuan/Keahlian/Inteletual Inisiatif/Kecepatan Pemikiran Global

General Electric tercatat sebagai perusahaan paling sukses dalam pengembangan talenta kepemimpinan. Jack Welch menempatkan pengembangan kepemimpinan sebagai prioritas utama. Ketika ia pensiun dari GE, ia memiliki banyak calon yang pantas untuk menggantikannya, juga banyak pemimpin muda GE yang diciptakan Jack Welch direkrut oleh perusahaan lain. Pada tahun 1997, Business Week melakukan survei terhadap top 25 general management recruiters, menanyakan kepada mereka daftar eksekutif yang paling mungkin menjadi CEO pada perusahaan besar dalam lima tahun ke depan, dan memberikan hasil bahwa lima dari para calon yang diajukan itu berasal dari GE. Para pemimpin GE selalu memiliki integritas seperti berikut : Mempunyai kesabaran untuk mencapai keunggulan dan membenci birokrasi, Terbuka terhadap ide-ide dari mana saja, dan memiliki komitmen terhadap Work Out, Hidup dengan kualitas, mengendalikan biaya dan kecepatan untuk mencapai keunggulan kompetitif Mempunyai kepercayaan diri, melibatkan setiap orang dan berperilaku baik tanpa mengenal pembatasan, Menciptakan visi yang berlandaskan realitas, sederhana, jelas, dan mengkomunikasikan visi itu kepada semua orang,

Memiliki semangat yang sangat besar dan kemampuan memberikan semangat kepada orang lain, Menetapkan sasaran agresif,luas, menghargai kemajuan, namun memahami komitmen dan pertanggungjawaban, Melihat perubahan sebagai kesempatan, bukan ancaman, Memiliki pemikiran global, membangun keberagaman dan tim global.

Strategi Pertumbuhan General Electric (GE) General Electric di bawah kepemimpinan Jack Welch melakukan dua strategi pertumbuhan mendasar, yaitu: (1) mengejar lompatan kemajuan, dan (2) melakukan peningkatan dramatis. Upaya mengejar lompatan kemajuan dilakukan melalui: Inovasi radikal Diversifikasi Investasi Akuisisi Sedangkan peningkatan dramatis dilakukan melalui: Organisasi Lean (Lean Organization) GE Work Our R Manajemen Kualitas Six Sigma Dengan bantuan McKinsey and Company, perusahaan konsultasi terkemuka di dunia, General Electric (GE) mengembangkan suatu alat analisis portofolio bisnis popular yang diberi nama: Matriks Portofolio Mulrifaktor General Electric (GE Multifactor Portfolio Matrix). Alat ini membantu manajer mengembangkan strategi organisasi yang berlandaskan pada daya tarik pasar dan kekuatan bisnis. Setiap unit bisnis strategis dipetakan pada matriks berdimensi dua: daya tarik industri dan kekuatan bisnis. Setiap dimensi pada dasarnya disusun dari berbagai factor yang berbeda. Daya tarik industri dapat ditentukan berdasarkan factor: tingkat pertumbuhan industri, banyaknya pesaing dalam industri, dan kelemahan pesaing dalam industri itu. Kekuatan bisnis dapat ditentukan berdasarkan faktor: kompetensi dan kapabilitas perusahaan, posisi keuangan perusahaan yang mantap, posisi tawar menawar yang baik terhadap pemasok, dan tingkat penggunaan teknologi yang tinggi.

Matriks Portofolio Multifaktor General Electric ditunjukkan dalam Bagan II.2. Formulasi Strategi Matriks Portofolio Bisnis Multifaktor GE Tinggi Medium Rendah Investasi Selektif Divestasi Divestasi Rendah Investasi/ Bertumbuh Investasi Selektif Divestasi Medium Investasi/ Bertumbuh Investasi/ Bertumbuh Investasi Selektif Tinggi

Daya Tarik Industri Bagan II.2. Matriks Portofolio Bisnis Multifaktor General Elektrik