Anda di halaman 1dari 19

PRAKTIKUM SIO PENGGUNAAN OBAT PADA KASUS DIABETES MELITUS

Lia Puspitasari (0908505025) Clarissa Puteri K. (0908505026) Made Gede Praditya Putra (0908505029) Indra Lesmana (0908505030)

4/15/12

Bapak DM, seorang pasien dengan usia 40 tahun telah mengalami diabetes melitus tipe 2 selama 5 tahun dan telah mendapatkan terapi dengan obat antidiabetes oral metformin, kemudian dikombinasi dengan glibenklamid namun tidak dapat mengontrol kadar glukosa darah pasien dengan optimal. Pasien taat dengan diet dan olahraga. Dokter ingin menambahkan rosiglitazone ke regimen terapi bapak BM, namun ingin mengetahui keamanan penggunaanya karena ada Click to penarikan obat tersebut dari peredaran terkait kabar edit Master subtitle style resiko penggunaannya. Lakukan pencarian literature primer (minimal 3) mengenai keamanan penggunaan rosiglitazone dan lakukan penilaian kritis dengan menggunakan form yang telah terseida untuk membuat keputusan klinik pada kasus diatas

KASUS

4/15/12

Identifikasi kasus

Diabetes tipe 2 : akibat pola hidup dan dapat diobati dengan antidiabetika oral Glibenklamid : obat ini menstimulasi sel-sel beta dari pulau Langerhans, sehingga sekresi insulin ditingkatkan toleransi dapat terjadi pada pasien pada penggunaan yang lama Metformin: diberikan pada pasien yang mengalami resistensi insulin, menghambat pembentukan glukosa. Rosiglitazone: merupakan golongan thiazolidindon, yang merdaya mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan sensitivitas jaringan perifer untuk insulin. AMANKAH?

4/15/12

Pertanyaan Kasus
Jelaskan dalam bentuk skema prosedur pencarian sumber informasi primer yang dibutuhkan untuk mendapatkan jawaban dari kasus tsb? Jelaskan mengenai kata kunci yang digunakan, beserta alasannya pemilihannya? Lakukan penilaian kritis terhadap jurnal yang diperoleh! 4/15/12

SKEMA PENCARIAN LITERATUR PRIMER

4/15/12

SKEMA PENCARIAN LITERATUR PRIMER (tanpa properti limit) pada PubMED

4/15/12

4/15/12

SKEMA PENCARIAN LITERATUR PRIMER (dengan properti limit) pada PubMed

4/15/12

4/15/12

Kata Kunci
The Risk of Rosiglitazone : 744 jurnal Dengan menggunakan limit : 119 jurnal Alasan:

pencarian dilakukan untuk mendapatkan literature primer mengenai efek penggunaan rosiglitazone pada pasien DM2 . Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Inggris karena Bahasa Inggris merupakan bahasa yang telah diakui sebagai bahasa internasional dan telah digunakan oleh 4/15/12 sebagian besar negara dalam berkomunikasi,dalam

LIMIT
Waktu : any dates agar banyak abstrack yang ditampilkan dari waktu kewaktu (abstrak terdahulu hingga terbaru) sebagai perbandingan. Species :Human agar langsung diperoleh resiko penggunaan rozigtilazone pada manusia 4/15/12 Text Options: Links to free Full Text

LITERATUR PRIMER YANG DIGUNAKAN

Effect of Rosiglitazone on the Risk of Myocardial Infarction and Death from Cardiovascular Causes (diberikan) Rosiglitazone Evaluated for Cardiovascular Outcomes An Interim Analysis (diberikan) Type 2 diabetes, thiazolidinediones, and cardiovascular risk
4/15/12

Jurnal : Effect of Rosiglitazone on the Risk of Myocardial Infarction and Death from Cardiovascular Causes

Tujuan penelitian: untuk mengetahui efek penggunaan rosiglitason pada myokardial infraktion dan kematian akibat gangguan kardiovaskular Jenis penelitian : Cohort Nama Penulis: Steven E. Nissen, M.D., and Kathy Wolski, M.P.H Tanggal Penerbitan: June 14, 2007 Jenis subjek penelitian: : manusia demografi pasien -usia: rata rata kurang dari 57 tahun

- ras : sebagian besar berkulit putih kecuali tanda A untuk menunjukkan ras Asian, B untuk pasien berkulit hitam dan H untuk pasien ras Hispanik. - inklusi: kelompok pasien yang menerima rosiglitazone dan Kelompok menerima setiap obat selain rosiglitason. -ekslusi : Pasien dengan myocardial infraction - faktor resiko penyakit : - komorbid : diabetes dan obesitas

Jenis obat yang diteliti (generic/non generic, sumber obat, dosis, dan rute penggunaan, durasi perawatan,):Rosiglitazone , digunakan lebih dari 24 minggu , dosisnya min 2 mg dan maks 15 mg pengukuran luaran klinik : efek samping yang ditimbulkan dapat terjadi

4/15/12 peningkatan yang berarti pada kolesterol Low-Density Lipoprotein (LDL) sebesar 18,6%

Metode penelitian :

Pengelompokan subyek uji : dibagi menjadi 2 kelompok yakni kelompok kontrol dan kelompok rosiglitazone Jenis uji statistik yang digunakan: Uji DREAM yaitu untuk menentukan pengaruh rosiglitazone dalam mencegah perkembangan diabetes tipe 2 pada pasien berisiko tinggi untuk gangguan ini dan ADOPT untuk menilai daya tahan kontrol glikemik dengan terapi rosiglitazone, dibandingkan dengan terapi metformin atau glyburide. Kesimpulan :

Setelah diteliti ternyata Rosiglitazone dikaitkan dengan peningkatan yang signifikan dalam risiko infark miokard dan peningkatan risiko kematian akibat kardiovaskuler. Oleh karena itu pemakaian rosiglitazonemenurut jurnal ini tidak aman.

4/15/12

Jurnal : Rosiglitazone Evaluated for Cardiovascular Outcomes An Interim Analysis

Tujuan penelitian: untuk mengetahui mengenai resiko peningkatan miokardial fraction dan kematian yang disebabkan oleh cardivaskular yang berhubungan dengan penggunaan roziglitazone treatment pada diabetes tipe 2. Nama Penulis: Philip D. Home, D.M., D.Phil., Stuart J. Pocock, Ph.D., Henning Beck-Nielsen, D.M.S.C., 4/15/12 Ramn Gomis, M.D., Ph.D., Markolf

Cont.

factor resiko penyakit: pola hidup subjek (merokok) Komorbid: obesitas Obat yang diteliti : Rosiglitazone, Metformin, sulfonylurea Kontrol terhadap factor non farmakologi (rawat inap/rawat jalan): Kesimpulan : Tidak dapat ditunjukkan secara pasti efek dari rosiglitazone pada resiko rawat inap dan kematian dari penyakit kardiovaskular. Tetapi rosiglitazone memiliki hubungan dengan kenaikan resiko kerusaka hati.
4/15/12

Jurnal : Type 2 diabetes,


thiazolidinediones, and cardiovascular risk

Tujuan penelitian: the most recent guidance on use of thiazolidinediones in clinical practice. Untuk mengetahui pedoman terbaru tentang penggunaan thiazolidinediones pada pengambilan keputusan klinik Nama Penulis: C Taylor, MA, DCH, MRCP,. dan FDR Hobbs, FRCP, FRCGP, FESC, FMedSci, 4/15/12

KEPUTUSAN KLINIK
Dari literatur primer yang kami analisis, kami menyarankan untuk menghindari penggunaan rosiglitazone pada pasien dengan DM tipe 2 karena memiliki resiko kerusakan hati dan infarck myiocardinal. Rosiglitazone merupakan golongan thiazolidinediones yang biasanya digunakan untuk mengurangi resistensi insulin akibat penggunaan glibenkalmid dalam waktu yang cukup lama. Untuk penggantian obat dapat ditambahkan Sitaglipin. Sitaglipin biasa dikombinasikan dengan metformin apabila obat tersebut kurang memberikan efek.

4/15/12

TERIMA KASIH

4/15/12