Anda di halaman 1dari 6

2.3.1 Kecamatan Pringgabaya A.

Orientasi Geografis dan Batas Administrasi Kecamatan Pringgabaya secara geografis terletak di bagian timur Kabupaten Lombok Timur dengan batas-batas wilayah : Sebelah Utara : Kecamatan Sambelia Sebelah Timur : Selat Alas Sebelah Selatan : Kecamatan Labuhan Haji Sebelah Barat : Kecamatan Suela dan Wanasaba Dengan luas wilayah 136,20 Km2, Kecamatan Pringgabaya terdiri dari 7 (tujuh) desa yaitu Desa Bagek Papan, Apitaik, Kerumut, Pohgading, Batuyang, Pringgabaya dan Desa Labuhan Lombok. Dari tujuh desa tersebut yang memiliki proporsi luas wilayah terluas adalah Desa Labuhan Lombok yang mencapai 64,00 Km2 atau sekitar 46,99 %, dan terkecil Desa Kerumut dan Batuyang seluas 6,00 Km2 atau sekitar 4,41 %. Gambaran lebih lengkap dapat dilihat pada Peta Pringgabaya dibawah ini :

Gambar 2.1Peta Wilayah Kecamatan Pringgabaya

Gambaran luas dan persentase wilayah Kecamatan Pringgabaya dapat dilihat pada Tabel 2.1. berikut.

Tabel 2.1 Luas Wilayah Kecamatan Pringgabaya Dirinci Per Desa


No. Desa Luas Wilayah (Km ) 9.00 8.00 6.00 9.00 6.00 34.20 64.00 1 36.20
2

Persentase (%) 6.61 5.87 4.41 6.61 4.41 25.1 1 46.99 1 00.00

1 Bagek Papan 2 3 4 5 6 7 Apitaik Kerumut Pohgading Batuyang Pringgabaya Labuhan Lombok Jumlah

Sumber : Kecamatan Pringgabaya Dalam Angka 2009

Gambar 2.2Persentase Luas Wilayah Kecamatan Pringgabaya

7%

6% 4% 7% 4%

Bage Papan k Apitaik Kerumut Pohgading

47%

25%

Batuyang Pringg abaya Labuhan Lombok

Sumber : Hasil Perhitungan

B.

Kependudukan dan Tenaga Kerja Jumlah penduduk Kecamatan Pringgabaya pada tahun 2009 tercatat sebanyak 93.039 jiwa dengan rincian laki-laki sebanyak 42.053 jiwa dan perempuan sebanyak 50.986 jiwa. Jika dilihat dari perbandingan antara luas wilayah dengan jumlah penduduk, maka kepadatan

penduduk pada tahun 2009 tercatat sebesar 683 jiwa per km2. Diantara semua Desa yang ada di kecamatan Pringgabaya, Desa Apitaik memiliki kepadatan penduduk paling tinggi yaitu 1.824 jiwa per km2 sedangkan Desa Labuhan Lombok memiliki kepadatan terendah dengan 318 jiwa per km2. Pada umumnya mata pencaharian penduduk di Kecamatan

Pringgabaya cukup heterogen walaupun masih didominasi oleh sektor pertanian. Pada tahun 2009 tercatat sebanyak 31.042 orang penduduk memiliki mata pencaharian sebagai petani, yang terdiri dari petani pemilik sebanyak 6.370 orang, petani penggarap 4.023 orang, buruh tani sebanyak 18.314 orang dan peternak sebanyak 2.335 orang. Sementara itu penduduk yang bekerja di sektor non pertanian tercatat sebanyak 10.979 orang, kemudian yang bekerja menurut sebanyak keahlian tertentu 1.677 orang seperti berbagai yang jenis pertukangan bekerja di sektor tercatat sebanyak 2.941 orang. Pada tahun yang sama juga tercatat penduduk pemerintahan. Terkait dengan tingkat kesejahteraan masyarakat, tercatat sebanyak 33,63 % bangunan tempat tinggal sudah berupa rumah permanen, 98,36 % rumah tangga menggunakan sumber air dari sumur pompa/sumur perigi/mata air, dan 42,25 % rumah tangga masih menggunakan kayu bakar untuk memasak.

Tabel 2.2 Jumlah

dan

Kepadatan

Penduduk

Kecamatan

Pringgabaya Dirinci Per Desa

No.

Desa

Luas Wilayah (km ) 9.00 8.00 6.00 9.00 6.00 34.20 64.00 1 36.20
2

Jumlah Penduduk Laki-laki 4,51 5 6,372 2,728 6,395 3,924 8,525 9,594 42,053 Perempuan 5,592 8,21 7 3,588 7,921 4,870 1 0,065 1 0,733 50,986 Total 1 07 0,1 1 4,589 6,31 6 1 4,31 6 8,794 1 8,590 20,327 93,039

Kepadatan Penduduk/km 1 23 ,1 1 ,824 1 ,053 1 ,591 1 ,466 544 31 8 683


2

1 Bagek Papan 2 3 4 5 6 7 Apitaik Kerumut Pohgading Batuyang Pringgabaya Labuhan Lombok Jumlah

Sumber : Kecamatan Pringgabaya Dalam Angka 2009

Gambar 2.3Distribusi Penduduk Kecamatan Pringgabaya

22%

1% 1 1 6%

Bage Papan k Apitaik Kerumut Pohgading Batuyang Pringg abaya Labuhan Lombok

20% 9% 1 5%

7%

Sumber : Hasil Perhitungan

C.

Kondisi Fisik Dasar Kondisi fisik dasar yang meliputi morfologi (ketinggiaan dan kemiringan lereng) iklim, jenis tanah, kedalaman efektif tanah dan hidrologi merupakan aspek yang penting 1. Geomorfologi Topografi Kecamatan Pringgabaya secara umum merupakan dataran rendah dengan ketinggian antara 0 150 meter di atas permukaan laut. berkaitan dengan masalah pengembangan kota dan kendala kebencanaan.

2. Klimatologi Keadaan iklim di Kecamatan Pringgabaya dipengaruhi oleh dua kali perubahan arah angin, sehingga menghasilkan dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Pada bulan April Desember bertiup angin kering dari tenggara, yang mengakibatkan musim kemarau, sedangkan pada bulan Januari Pebruari bertiup angin yang mengandung uap air dari barat sehingga mengakibatkan musim hujan. Kecepatan angin pada musim hujan ini cukup kencang, sedangkan kecepatan angin pada musim kemarau rendah. 3. Hidrologi Keadaan curah hujan di kecamatan Pringgabaya cukup berfluktuasi khususnya pada tahun 2009. Sehingga Kecamatan Pringgabaya dapat dikatagorikan dalam daerah kering, dengan rata-rata jumlah hari hujan sekitar 4 hari sepanjang tahun 2009.