Anda di halaman 1dari 3

DISKUSI PANEL Panelis : 1. Pemerintah : Dept. Pekerjaan Umum, Osmond Bobby Gunarso,S.Sos 2. Lingkungan Hidup : LSM pemerhati lingkungan.

Probondari Ardana Iswari, S.T 3. Ahli tata kota : Shinta Ardiana Sari, S.T Moderator : Mentari Hidanti Skenario:

a. Pembukaan b. Perkenalan topic Seperti kita tahu, setiap musim penghujan tiba, Ibu kota Jakarta pasti terendam banjir. Ini merupakan pencerminan yang buruk bagi wajah Indonesia baik nasional maupun internasional. Ini mengundang pro kontra, siapa yang bertanggung jawab dengan keadaan yang sudah terjadi selama ini? Apakah sebagai dampak dari penataan kota yang tidak baik atao memang sebagai bencana alam? Maka dari itu kita mngundang. c. Perkenalan panelis d. Tanya panelis Bagaimana pendapat anda mengenai permaslahan ibukota Jakarta ini? Mungkin kita bisa mengetahui pendapat dari pemerintah. e. Pemerintah : Menurut saya , secara geografis kota Jakarta memang ditentukan untuk mengalami banjir , dari pemerintah sendiri telah berusaha untuk mengendalikan banjir di Jakarta, usaha itu telah Nampak sejak kolonial belanda dengan dikeluarkannya .dan f. Moderator : Bagaimana menurut and Ibu Shinta, apakah anda setuju terhadap pendapat tersebut? g. Ahli tata kota: Memang Jakarta mempunyai letak geografis yang kurang menguntungkan. Namun setidaknya ini dapat diantisipasi semaksimal mungkin> Dari usaha yang telah dikatakan oleh bapak menurut saya usaha tersebut kurang maksimal pelaksanaannya. Ini bisa dilihat dari banjir Jakarta yang setiap tahun bukan bertambah baik namun bertambah buruk. h. Lingkungna hidup : Saya menambahkan pendapat dari ibu shinta, saya mengamati dari keadaan lingkungan Jakarta, diperlukan adanya memang drainase utama seperti kali ciliwung namun sekrang tridak berfungsi sebagai mana mestinya. i. (boby acting mau nyanggah tapi di stop bebek) j. Mod : Maaf bapak bobby saya tahan sebentar. Jadi dari kedua panelis berpendapat bahwa usaha pemerintah kurang memuaskan, masih belum menghasilkan perubahan

k.

l.

m.

n.

o.

p.

signifikan. Nah, dari Bapak Bobby sendiri, Apakah solusi yang tepat dari usaha pemerintah terhadap masalah ini? Bobby : Solusinya yaitu kita merencanakan menambah belasan waduk di berbagai titik yang rawan banjir supaya dapat menampung air , baik itu air hujan sendiri maupun luapan dari sungai. Selain itu kita juga merencanakn pengerukan drainase saluran air kota. Selain itu juga memperkokoh tanggul> ini semua diusahakan dapat mengurangi dampak banjir. LIngkungn : Dari solusi yang bapak kemukakan saya menangkap bahwa pemerintah hanya memikirkan tentang pembangunan infrastruktr penahan banjir saja. Namun bagaiman dengan daerah resapan dan lingkungan hidupnya? Apakah ini tidak perlu dikaji lebih dalam? Tata kota : Saya ingin menambahkan pendapat dari saudari ardan, Jika pemerintah ingin menkaji solusin dengan infrastruktur seperti itu harus diperhitungkan susunan tata kota yang lain. meskipun pemrnth telah membangun belasan waduk namun yang paling penting adalah daya resap air. Misalnya pemukiman jika terdapat bangunan harus diimbangi dengan adanya pepohonan atau taman yangdapat dijadikan penahan air. Di Jakarta daya resap airnya sudah sangat mengkhawatirkan. INi berkaitan dengan monopoli lahan untuk pemukiman. Pemerintah : Untuk sekarang pemerintah memfokuskan dalam pembangunan infrastruktur, sedangkan mengenai hal hal tersebut akan dilaksanakan sedikit demi sedikit. Tata kota : Maaf bapak bobby, bukankah sehrusnya antara pembangunan infrastruktur penahan banjir dengan lingkungan maupun tata kota harus dilaksanakan seimbang dan sejalan. Karena menurut sya semua itu saling berhubungan. Dari pengematan saya Jakarta ini mempunyai pengaturan tata kota yang buruk> sebagai contoh yaitu pemukiman di bantaran sungai. Mengapa hal tersebut tidak diperhatikan? INi juga merupakan faktor mempengaruhi kebersihan sungai. Lingkungan :

q. Tata kota : Iya pak bobby, seharusnya untuk memeberikan ijin bagi kawasan industri dan pmukiman contohnya apartemn yng menjamur dan tidk treratur harus duilihat dari sudut pandang kota tersebut. Tata kota merupakan hal penting mengingat nantinya dapat menimbulkan dampak yang besar, buruk dan baiknya. Jika memang sudah ada yang menyimpang, pemerintah harus langsung menindaklanjutiny ademi kepentingan rakyat di masa depan.

r.

Moderator : Mungkin saudara shinta boleh saya menambahkan bagaiman jika pembangunan misalnya apartemen yg sekrg menjamur di ibu kota di batasi apkah malah tida? s. Tata kota : Mungkin untuk membantu pemerintah mengenai devisa dapayt diperoleh dari sector industry lain. Jika pembangunan2 seperti ini terus dilanjutkan dpat mengorbankan masa depan berbagai pihak. t. Bobby :