Anda di halaman 1dari 4

ANALISIS JOURNAL ORNITOLOGY Apakah Burung Unta Struthio camelus Mengeluarkan Telur-Telur Parasitik Dengan Cara Menggunakan Warna

Sebagai Tanda? Niswati Zahro (100210103068) Burung unta Struthio camelus adalah hewan polyginandrous atau melakukan perkawinan dengan beberapa pasangan yang dilakukan baik oleh jantan maupun betina. Beberapa burung betina bisa bertelur dalam satu sarang yang sama. Namun betina pertama yang bertelur adalah betina utama induk mayor, sedangkan betina lain dianggap sebagai induk minor. Betina mayor bertanggung jawab untuk melindungi dan mengerami telur di siang hari, dan jantan bertugas pada malam hari. Betina mayor bertelur rata-rata sebanyak 11 telur (kira-kira 8-16 telur), sedangkan 1-7 betina minor bisa meletakkan 20-40 telur tambahan di sarang, yang mana jumlah ini sangat banyak untuk bisa dierami. Pada awal penegeraman, telur akan ditekan dan digerakkan pada satu posisi ke posisi yang lain untuk merangsang pertumbuhan embrio, dan pada tahap ini, beberapa telur akan dikeluarkan dari sarang. Satu pasangan burung unta dapat mengerami hanya sekitar 20-21 telur. Beberapa kelebihan telur akan dikeuarkan oleh betina major dengan cara membuang telur tersebut sejauh 2 meter dari sarang. Betina major memanfaatkan kelebihan telur tersebut untuk melawan pemangsaan melalui efek dilusi yang menandakan betina inang harus menerima telur parasitik untuk memperluas batas wilayahnya. Namun penerimaan telur tersebut masih dalam jumlah yang terbatas. Tanda-tanda yang tampak adalah hal yang penting untk dapat membedakan antara telur betina itu sendiri atau bukan. Telur burung unta berwarna putih susu sempurna dan ini sulit untuk dibedakan, setidaknya oleh mata manusia untuk membedakan telur dari induk yang berbeda. Pada penelitian sebelumnya, Induk utama membedakan telurnya dengan telur dari induk lain dengan cara menggunakan ukuran, bentuk dan testur

permukaan . penglihatan burung terhadap warna berbeda dari penglihatan manusia. 1. Tujuan Peneliti Peneliti melakukan penelitian tersebut dengan tujuan untuk membuktikan dugaanya bahwa burung unta betina induk mayor membedakan telurnya dengan telur dari induk lain yang ada di sarang dengan menggunakan warna telur sebagai tanda. Peneliti menduga bahwa mekanismenya adalah telur yang dipertahankan dalam sarang adalah telur yang memiliki kontras spektrum warna yang rendah dari pada kontras warna yang dipantulkan oleh telur yang dikeluarkan.

2. Metode Penelitian Pelaksanaan: Tempat Waktu Bahan : Serengeti National Park, Tanzania : Oktober Desember 2006 : Peneliti menetapkan dengan mengambil 12 telur

yang dipertahankan induk dan 10 telur yang dikeluarkan oleh induk dari sarang sehingga jumlah total telur yang diteliti ada 22 telur. Alat : peneliti menggunakan spectroradiometer untuk

menghitung spectrum warna yag dipantulkan oleh telur yaitu pada daerah inti (pusat), ujung tumpul dan tengah yang diterima oleh telur dengan sudut 45o dari sumber cahaya. Data spectrometer diterjemahkan ke dalam bentuk digital menggunakan OOIBase 32 ke komputer.

Untuk menentukan apakah burung unta menggunakan pantulan warna untuk menentukan telur asing, peneliti membandingkan kontras warna antara 2 telur yang dipertahankan induk yang dipilih secara acak dengan rata-rata kontras warna dari dua telur yang dikeluarkan induk dari sarang yang sama.

3. Fakta-Fakta Unik Dari analisis terhadap jurnal tersebut, diperoleh beberapa fakta unik diantaranya adalah: Induk betina burung unta tidak membedakan antara telurnya dengan telur dari induk lain dengan menggunakan warna. Burung memiliki empat jenis tipe sel kerucut, sehingga burung memiliki kemampuan penglihatan yang baik terhadap tetracromatik atau empat jenis warna yaitu biru, hijau, merah, dan UV Pengenalan telur berdasarkan warna akan mengalami kesalahan. Induk utama burung unta dapat mengeluarkan telur dari induk lain berdasarkan ukuran, bentuk an tekstur permukaan telur.

4. Refleksi Setelah menganalisis jurnal Apakah Burung Unta Struthio Camelus Mengeluarkan Telur-Telur Parasitik Dengan Cara Menggunakan Warna Sebagai Tanda?, saya memperoleh informasi baru mengenai burung khusunya burung unta antara lain meliputi kebiasaan dan kelebihan burung unta, yaitu sebagai berikut: Burung unta memiliki kebiasaan melakukan sistem perkembangbiakan polyginandrous, dimana hewan jantan dan betina melakukan kawin dengan beberapa pasangan Induk betina burung unta memiliki kebiasaan meletakkan telur-telur mereka dalam sarnag yang sama, namun induk pertama yang bertelur di sarang tersebut menguasai sarang Induk betina akan mengeluarkan telur-telur dari induk lain hingga jumlah normal yang bisa dierami oleh burung unta tersebut pada masa awal pengeraman. Induk burung akan menekan dan menggerakkan telur-telurnya untuk merangsang pertumbuhan embrio.

Pengenalan telur sendiri dengan telur dari induk lain dilakukan oleh induk burung unta mayor berdasarkan ukuran, bentuk dan tekstur permukaan. Penglihatan terhadap warna oleh burung berbeda dengan penglihatan warna oleh manusia Burung memiliki empat jenis tipe sel kerucut, sehingga burung memiliki kemampuan penglihatan yang baik terhadap tetracromatik atau empat jenis warna yaitu biru, hijau, merah, dan UV.

Pantulan warna dari suatu benda dapat diukur menggunakan spectrometer.