Anda di halaman 1dari 6

Nama : DINA NURPITRIANI NIM : 0851.

0215 MATEMATIKA D0 2008 CR

1. Sebutkan definisi manajemen produksi dan operasi, dan jelaskan secara singkat perbedaan antara produksi dan operasi. Jawab : Manajemen produksi : Suatu proses perencanaan produk dengan penggunaan sumber daya produksi dalam rangka menghasilkan produk yang berkualitas dan sesuai dengan yang diharapkan. Manajemen operasi : Merupakan suatu proses yang berkesimambungan dan efektif menggunakan manajemen dan untuk mengintegrasikan berbagai sumber daya secara efisien dalam rangka mencapai tujuan. Perbedaan antara produksi dan operasi : - Produksi adalah suatu upaya kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang atau jasa. (berwujud) - Operasi adalah suatu upaya mengoperasikan / jalan prosesnya produksi supaya lancar dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. (tidak berwujud). 2. Bagaimana manajemen operasi diterapkan pada sebuah perguruan tinggi. siapa saja yang disebut sebagai manajer operasi. sebutkan fungsi manajemen yang dilakukannya. Jawab : Manajemen operasi diterapkan di perguruan tinggi adalay suatu upaya meningkatkan mutu perguruan tinggi tersebut, meningkatkan kinerja organisasi dan efektivitas sistem manajemen mutu terukur, mencetak para lulusan yang siap terjun kedunianya disertai dengan wawasan yang luas dan optimalisasi target lulusan yang produktif. Manajer operasi di perguruan tinggi melibatkan semua pihak di dalamnya terutama kepala/ketua urusan kurikulum, ketua jurusan dan pimpinan dimana puncak pimpinan adalah rektor harus memenuhi kriteria dan harus menciptakan lingkungan internal dimana segenap warga perguruan tinggi tersebut terlibat secara penuh dalam mencapai tujuan-tujuan pencapaian target perguruan tinggi disesuaikan dengan misi dan visinya. 3. Mengapa mutu dan produktivitas biasanya sulit diukur dalam perusahaan/lembaga jasa dari pada perusahaan/lembaga manfaktur. Jawab : Kerena di perusahaan/lembaga jasa mutu dan produktivitasnya sulit diukur disebabkan tidak berwujud, tidak dapat disimpan, melalui proses manusia bukan mesin seperti produksi, produksi dan konsumsi secara bersamaan, kontak konsumen tinggi dan kualitasnya subyektif. sedangkan dalam perusahaan / lembaga manfaktur sebaliknya. 4. Bagaimanakah penggolongan perencanaan dalam hubungannya dengan pengambilan keputusan dalam manajemen operasi ? berikan contohnya ? Jawab :

Seperti pada PDCA dimana penggolongan perencanaan dikelompokkan sesuai dengan target kebutuhan atau prosesnya. Contoh misalnya proses perbaikan mutu suatu produk tidak akan disatukan dengan proses perjualan hanya saja ada ketergantungan dimana baiknya suatu produk akan baik pula target penjualan produk tersebut. 5. Apakah faktor biaya dan keuntungan selalu menjadi faktor utama dalam pemilihan lokasi, jelaskan mengapa ?. Jawab : Karena faktor lingkungan menentukan faktor sosial lingkungan tersebut. dan faktor lingkungan berdampak pada kebutuhan lingkungan (pelanggan) akan produk tersebut. faktor biaya dan keuntuingan dilokasi tertentu sangat berbeda didasari oleh situasi lingkungan tersebut seperti halnya antara perkotaan dan perdesaaan. 6. Sebutkan beberapa faktor yang berkaitan dengan masyarakat yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dalam pemilihan lokasi. Jawab : a. Dampak lingkungan b. Sosial lingkungan c. Pemasaran d. Target pencapaian produk e. Dll. 7. Sebutkan beberapa contoh pemilihan lokasi yang menggunakan metode pendekatan gravity ? Jawab : Metode pusat gravity. Metode ini digunakan untuk memilih sebuah lokasi usaha yang mampu meminimalkan jarak atau biaya menuju fasilitas-fasilitas yang sudah ada. Mulanya di buat suatu peta berskala dari tempat-tempat yang akan di tuju dengan memilih titik sembarang sebagai pusat koordinat. Jarak antar tempat berasumsi garis lurus, dan biaya distribusi per unit produk per kilometer adalah sama. Metode transportasi. Pada prinsipnya metode ini mencari nilai optimal yang dapat diperoleh dengan mempertimbangkan pemenuhan demand dan supply pada biaya transportasi yang terendah. 8. Apa yang dimaksud dengan penanganan material ? Mengapa penanganan material merupakan suatu hal yang penting dalam kegiatan operasi ? Jawab : adalah koordinasi dari rantai perjalanan sebuah material, dari bahan dasar hingga menjadi sebuah produk dan sampai kepada tangan pengguna dari produk tersebut. Apabila dikaitkan dengan penanganan bencana alam, koordinasi operasi kemanusiaan guna penanganan bencana adalah menyalurkan bantuan dari pusat ke lokasi baik berbentuk material maupun sumber daya manusia agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh korban bencana. 9. Mengapa faktor mutu sangat penting bagi setiap perusahaan/lembaga/institusi ? Jawab :

Sangat penting karena mutu adalah suatu upaya atau hasil yang dapat mempengaruhi ogranisasi tersebut maju atau mundur. dan dengan kendali mutu dapat menambah nilai jual suatu produk. 10. Sebutkan dua definisi tentang mutu. berikan interpretasi saudara ? Jawab : - Ukuran seberapa dekat sebuah barang atau jasa memiliki kesesuaian dengan standarstandar yang ditentukan. - sejumlah kriteria yang ditetapkan 11. Jelaskan secara singkat dimensi mutu bagi produk barang dan bagi produk jasa ? Jawab : a. Dimensi mutu produk : Kinerja, seberapa baik suatu produk melakukan apa yang memang harus dilakukan. - Features, pernik-pernik yang melengkapi atau meningkatkan fungsi dasar produk. Keandalan, berkaitan dengan kemampuan produk untuk bertahan selama penggunaan yang biasa. - Kesesuaian, Seberapa baik produktersebut sesuai dengan standar. Daya tahan (durability), ukuran umur produk dan teknologi modern memungkinkan hal ini. - Kemudahan perbaikan, produk yang digunakanuntuk jangka waktu tertentu sering harus diperbaiki. Keindahan, kualitas produk tidak saja tergantung dari kemampuan fungsional tetapi juga keindahan. - Persepsi terhadap kualitas, dimensi ini tidak didasarkan pada produk itu sendiri, tetapi citra atau reputasinya. b. Dimensi mutu jasa : - Berwujud, dapat dilihat pelanggan saat jasa sedang dikerjakan fasilitas, pegawai, perlengkapan, dan peralatan. - Keandalan, sama seperti produk, jasa juga harus handal. - responsive, pelanggan tidak ingin harus menunggu untuk dilayani. - Kapasitas, Pelanggan mengharapkan personil jasa yang sopan dan terpelajar. - Empaty, Personil jasa harus menunjukkan sifat perhatian yang tulus pada para pelanggan dan kebutuhan mereka. 12. Apakah yang dimaksud dengan biaya mutu. sebutkan komponen biaya mutu ? Jawab : Biaya mutu adalah pengeluaran uang karena melakukan kesalahan dalam produksi, sehingga terjadi ketidak kesesuaian antara standar yang harus dicapai dengan hasil nyata produksi. Ada beberapa jenis biaya mutu : Ongkos pencegahan, yakni ongkos yang dikeluarkan demi mencegah terjadinya produk yang salah. Pencegahan disini meliputi perancangan produk, penyusunan program pemantauan produksi dan pengendalian program pemantauan.

- Ongkos penilaian terhadap bahan baku, ukuran bahan, jenis bahan, daya tahannya dan rancangan teknisnya, apakah sudah sesuai atau tidak dengan standar. - Ongkos Internal, yakni karena produknya cacat sehingga harus dikerjakan ulang, dibuan, diperbaiki, atau diganti sebelum produk itu dijual kepasar. - Ongkos eksternal, yaitu ongkos karena produk yang sudah dibeli oleh konsumen tidak memuaskan, sehingga konsumen menuntut ganti rugi, mengembalikannya atau menimbulkan citra buruk pada perusahaan. 13. Uraikan begaimana konsep siklus PDCA dalam usaha peningkatan berkesimanbungan ? Jawab : Salah satu alat pengendali mutu yang sangat penting untuk menjamin penyempurnaan yang berkesinambungan adalah siklus Deming atau Roda deming Yang dikenal dengan PDCA : Artian PDCA : P (Plan) : Apa yang harus dilakukan dan bagaiman menjalankannya? Menyusun rencana yang akan dilakukan, atau menentukan masalah yang akan diatasi atau kelemahan yang akan diperbaiki dan mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut. D (Do): Kerjakan apa yang telah direncanakan. Melaksanakan rencana yang telah disusun sebelumnya dan memantau proses pelaksanaanya. C (Check) : Apakah hasil yang terjadi sesuai dengan perencanaan?, Meneliti apa yang telah dilaksanakan dan menentukan kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki, disamping hal-hal yang sudah benar dilakukan. berdasrkan kelemahan-kelemahan tersebut disusun rencana perbaikan untuk dilaksanakan selanjutnya. A (Action) : Bagaimana tindak lanjut untuk meningkatkannya di kemudian hari ? Melaksanakan keseluruhan rencana peningkatan perbaikan, termasuk perbaikan kelemahan-kelemahan yang telah ditemukan. 14. Jelaskan apa yang dimaksud dengan ISO 9000 ?. Bagaimana penerapan ISO 9000 di dunia indrustri menurut pengamatan saudara ? Jawab : ISO 9000 adalah kumpulan standar untuk sistem manajemen mutu (SMM) yang dikeluarkan oleh organisasi internasional di bidang standarisasi. dimana isinya menetapkan persyarata-persyaratan dan rekomendasi untuk desain dan penilaian SMM suatu organisasi yang bertujuan untuk menjamin organisasi yang bersangkutan mampu menyediakan produk yang memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditetapkan. - Penerapan ISO 9000 di dunia indrustri sangatlah penting guna mengukur sejauh mana penerapannya atau suatu kendali mutu guna menghasilkan produk-produk yang berkualitas. 15. Uraikan secara singkat delapan prinsip manajemen mutu yang merupakan dasar dalam ISO 9000 ? Jawab : Prinsip 1 : Fokus pada pelanggan/Perhatian Pada Pelanggan Organisasi tergantung pada pelanggan mereka. Karena itu, manajemen organisasi harus memehami kebutuhan pelanggan sekarang dan yang akan datang, harus memenuhi kebutuhan pelanggan dan giat berusaha melebihi harapan pelanggan.

Prinsip 2 : Kepemimpinan Pimpinan puncak organisasi menetapkan kesatuan tujuan dan arah dari organisasi. mereka harus menciptakan dan memelihara lingkungan internal agar orang-orang dapat menjadi terlibat secara penuh dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi. Prinsip 3 : Pelibatan Orang / Partisipasi Setiap Orang Orang pada semua tingkat merupakan faktor yang sangat penting dari suatu organisasi dan keterlibatan mereka secara penuh akan memungkinkan mereka digunakan untuk mamfaat organisasi. Prinsip 4 : Pendekatan Proses Suatu hasi yang diinginkan akan tercapai secara lebih efisien, apabila aktivitas dan sumber-sumber daya yang berkaitan dikelola sebagai suatu proses. suatu proses mengubah masukan (input) terukur kedalam keluaran (output) terukur melalui sejumlah langkah berurutan yang terorganisasi. Prinsip 5 : Pendekatan Sistem Pada Manajemen Pengindentifikasian, pemahaman dan pengelolaan dari proses-proses yang saling berkaitan sebagai suatu sistem akan memberikan kontribusi pada efektivitas dan efisiensi organisasi dalam mencapai tujuan-tujuannya. Prinsip 6 : Perbaikan berkesinambungan/Peningkatan Berkelanjutan Perbaikan berkesinambungan dari kinerja organisasi secara keseluruhan harus menjadi tujuan tetap dari organisasi. perbaikan berkesinambungan didefinisikan sebagai suatu proses yang berfokus pada upaya terus menerus meningkatkan efektivitas dan/atauefisiensi organisasi untuk memenuhi kebijakan dan tujuan dari organisasi itu. perbaikan berkesinambungan membutuhkan langkah-langkah konsolidasi yang progresif, merespon perkembangan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan sehingga akan menjamin suatu evolusi dinamis dari sistem manajemen mutu.

Prinsip 7 : Pendekatan Fakta Pada Pengambilan Keputusan Keputusan yang efektif adalah berdasarkan pada analisa data dan informasi untuk menghilangkan akar penyebab masalah, sehingga masalah-masalah mutu dapat terselesaikan secara efektif dan efisien. keputusan manajemen organisasi sebaiknya ditujukan untuk meningkatkan kinerja organisasi dan efektivitas implementasi sistem manajemen mutu. Prinsip 8 : Hubungan Yang Saling Menguntungkan Dengan Pemasok Suatu organisasi dan pemasoknya adalah saling tergantung, dan suatu hubungan yang saling menguntungkan akan meningkatkan kemampuan bersama dalam menciptakan nilai tambah. 16. Pelanggan merupakan unsur yang sangat signifikan dalam manajemen mutu, jelaskan jika pendapat itu benar atau kurang tepat menurut pengamatan anda ? Jawab :

Benar karena pelanggan perupakan konsumen yang berkelanjutan, dengan terpenuhinya harapan pelanggan maka perusahaan akan semakin maju dan kapasitas nilai pendapatan perkapitanya akan bertambah. jika pelanggan semakin bayak maka pengendalian mutu berhasil demikian sebaliknya. 17. Apakah keuntungan dari penerapan spesialisasi dalam tugas, dan apa pula kekurangannya ? Jawab : Kerana dapat memahami peran, memahami indicator kerjanya, terlibat dalam pemecahan masalah, memudahkan mengevaluasi kinerjanya dan berpeluang untuk berkembang. kekurangannya tidak menciptakan penyediaan sumber daya yang cukup. 18. Jelaskan job enlargement dan job enrichment ?. Berikan contohnya ? Jawab : - Job Enlargement (Usaha pembesaran) adalah suatu usaha untuk membuat pekerjaan lebih bervariasi. Contohnya : Melakukan inspeksi, melakukan operasi secara berulang, dll - Job Enrichment (Usaha penggayaan) adalah suatu upaya usaha membangununtuk pekerjaan yang lebih tinggi rasa tantangan dan prestasi. Contohnya : Akumulasi pencapaian harus mengarah pada penebangan pertumbuhan pribadi diserta dengan rasa tanggung jawab. 19. Mengapa kondisi kerja merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam perancangan sistem kerja ?. Berikan contoh pengaruh salah satu faktor fisika dalam suasana kerja ? Jawab : Kondisi kerja yang harmoni dan kondusif akan membuat pekerja itu merasa nyaman. Contoh : menimbulkan kejenuhan dalam bekerja, faktor keamanan kurang menunjang. dll 20. Jelaskan secara singkat prinsip studi gerakan. Bagaimana prinsip-prinsip gerakan ini dikelompokkan ? Jawab : Belajar melalui pergerakan dapat menuntun tingkat keberhasilan pengendalian mutu, prinsip gerakan ini dikelompok disesuaikan dengan tingkatan dan kebutuhan.