Anda di halaman 1dari 3
‘Sengketa Lahan RSUD Kaur Terus Berlanjut \ | BINTUHAN — Sengketa lahan i lokasi RSUD Kaur tak kunjung selesai. Hj..Asnawati yang meng- ~ aku sebagai pemilik lahan, tidak terima eksekusi yang dilakukan Pemkab Kaur pada Senin (10/11) Jalu. Alasannya, Jahan tersebut te- Jah memiliki kekuatan hokum te- tap (ingkra). ‘Menurut Asmawati, permohonan kasasinya telah dikabulkan oleh Mahkamah Agung (MA) RI. Jadi berdasarkan penetapan MA dengan surat No : 1295 K/Pdt/2007; ter- maktub pembatalan penetapan PN Manna No: O1/Pdt-P/2006/PN MN, tanggal 22 November 2006. Dari penetapan MA tersebut, maka termohon kasasi dalam hal.ini Pemkab Kaur yang diwakili Su- mitro, SH— penasehat hukum (PH), untuk membayar biaya per- ., kara dalam semua tingkatan peng- adilan sebesar Rp 500 rib. Dijelaskan, tindakan eksekusi se- perti diungkapkan Sumitro, SH, nyata-nyata tidak benar. Tindskan Pemkab Kaur melalui Sumitro, SH tersebut hanya berdasarkan surat penetapan PN’Manna dengan No~ * mor; 01/Pdt-Eks/2008/PN.MN. ~ yang jelas-jelas memenangkan di Padahal isi dari penetapan itu ti- dak sesuai dengan penetapan MA rinya selaku pemilik lahan yang © Saya selaku pemilik sah lahan tersebut tetap tak menerima per- nyataan Sumitro, SH tersebut. Ha- sil penetapan MA jelas mengam- bulkan permohonan kasasi saya,”” tegas Hj. Asmawati. . Perlu diketahui, sebelumnya lah- an milik Hj, Asnawati itu dikata- kan seluas 7.050 M2. Tapi bela- kangan diketahui lahan tersebut telah diwariskan pada Mustafa sa- Jah seorang anggota keluarganya seluas 5.000 hektare. Karenanya Pemkab Kaur hanya mengakui lah- an milik Asnawati tinggal 2.050 M2. Lalu Pemkab Kaur mengalo- kasikan dana ganti rugi sebesar Rp _ 4,100,000 dengan harga Rp 2000/ vO Sebelufmnya, Kuasa Hukum Pem- kab Kaur Sumitro, SH, berpatokan bahwa polemik lahan tersebut tie dak ada persoalan lagi, Karena pu- tusan MA telah ingkra. Yakni me- merintahkan PN Manna menunjuk jurvsita untuk melakukan penawa- ran pembayaran atas gant. rugi la- han yang terkena proyek pemba- ngunan RSUD Kaur kepada Asna- wati. Jika yang bersangkutan me- nolak, maka diikuti dengan peni- * tipan uang ke Kas PN Manna se- bagai uang titipan. Putusan MA itu juga memberi kesempatan pada Pemkab Kaur menguasai lahan, de- mi kepentingan umum yakni pem- bangunan RSUD Kaur. Meski demikian Hj. Asmawati tetap tak menerima. Dia merasa haknya telah dirampas dan telah, melaporkan tindakan tersebut ke Polres Kaur. Hal itu diakui Kapol-. res Kaur melalui Lakhar Kasat Reskrim AKP Gunar Rahadiyanto, SIK, pada Rabu (26/11) kemarin. Menurutnya, laporan itu telah di- terima dan masih ditangani pe- nyidik. Polres Kaur Rabu kemarin telah mengirim anggota Brigpol Tom-, son Sembiring untuk betkoordina:, si dengan Pengadilan Negeri Man- na, Koordinasi itu berkaitan de- ngan kejelasan hasil keputusan atas kasus perdata tersebut. Saat ini penyidik masih melaku- kan penanganan terhadap laporan dugaan tindak pidana penyerobotan ddan pengerusakan itu. Narmun untuk kejelasannya tunggu hasil penangas nan penyidik. Tupi yang pasti, se ‘mua laporan yang berkaitan dengan hukum tentu akan ditindaklanjuti. Jika terbukti ada, tindak pidana.. < akan kita tangani,’” demikian Gunar: Rahadiyanto.(cal) : i Eksekusi Lahan RSUD Dikawal Polisi Kaur BINTUHAN - Eksekusi penggusuran lahan un- tuk rumah sakit yang dilaksanakan Senin (10/11) ke- marin melibatkan personel Polres dan Polsek Kaur dengan. su dltabubavs coh RARgONECIN AT hal yaiie tidak diinginkan, Hal tersebut diakui kuasa hukum Pemkab Kaur Sumitro. SH, Selasa (1 AL) kemarin. Menurumya_ pelaksanaan ‘eksekusi itu sudah memenuhi ketentuan hhukum yang berlaku. Yakni melaksanakan hasil pu tusan kasasi yang djkeluarkan Mabkamah Agung (MA) RI. memuat penguatan hast! pulusan PeTB® dilaanegeri, ™Pumisan MA RJ itu sudah ingkra. Jadi tidak ada can nueTiT iii persdatan'lagl us duh Labass itu. memberikan kesempatan bagi Pemkab Kaur untuk rmengussai lahan itu guna diperuntokan bagi kepent ingan umm, Dalam hal ini pembangunan gedung di Tingkungan RSUD Kaur,” yjar Sumitro. Perlo diketahur. sebélurmnya tahan tersebut telah ~ terjadi sengketa antara Pemkab Kaur dengan dua pe- milik Jahan yakni Busran dan Hj. Asnawati. Mereka tah enerima lahan mereka diambil Pemkab Kaur fengan CArU UEENY siya sspampl Verse oY yang diberikan diangeap tidak sesuai. Karenanya ka- ‘is Tahan pada irea RSUD Kaur itu bergulir ke PN ‘Munna hingga ke MA di Jakarta. Dijelaskan Sumitro jika penilaian besaran ganti -_~.- 0 rugi dinilai belum sesuai, tenta sangat keliru. Karena langkah penetapan besaran ‘ganti rugi lahan bagi ked- va area milik warga Desa Cahaya Bhatin itu sudah penuhi ketentuan milai jual objek pajak (NJOP) set- emnpat. Yakui Ry ZUUUIMoIOT piu catia lino he ‘Tapi mereka tetap tidak menerima. TTindakan mereka sangat disayangkan, Karena se suai ketentuait hukum bahwa tanah dikuasai negara. ‘Kalau untuk kepentingan umum, tentunya: negara ber- hhak menguasa lahan ins dengan cara diganti gi, Ita sudah dilekukan oleh Pemkab Kaur. ‘Bahkan dana gan- ti rugi telah dititipkan i PN Manna,” ujar Sumitro. Sementara itu, informasinya Hj. Asnawati selaku jalads outu pomilik shan dengan Inasan seperempat hektare dikawasan RSUD Kaur tevap wah esnand tH dakan eksekusi yang cilakukan Pemmkab Kaur terse- but Bahkan pada Senin (11/11) kemarin, tindakan eksekusi itu telah dilaporkan pada Polres Kaur. Yak- ni dengan dugaan penyerobotan dan pengerusakan di Jahan yang masih tetap diakui sebagai miliknya tersebut. Lalu bagaimana tindakan Ny. Asnawati? "Upaya Nw denawati i i yaad ea ep ca Ny. Pbiiarr es abe ppempub jelur hukum Jebih baik. Karena bisa me F berikan Kejelasan hukum atas persoalan taneh itu, demikian Sumitro.(cal) : Se ante " RINTITHAN = Tibdakan ngée we ty. ASLaAWaL, yaug wlap vei ne IYI IMBLguaaL RA KUL Kaur bakal berbuntut panjang, Pasalnya, jika Asnawati tidak menghargai keputusan Mahkamah Agung GMA) RI yang sifatnye mengikat dan telah ichracht, maka Pemkab akan melaporkan yang ber- sangkutan ke.polisi. | ‘Hal ita djungkapkan kuasa, hu- ‘kum Pemkab Kaur Sumitro, SH,» Kamnis (27/11)-kematin. Menurut-" NAS Shea INERT OA ATH wal uicduiup tugbuna dan melakukan pemagaran kembali adalah pelanggaran hukum. Unsur pidana jelas atas tindakan itu. Yak- ni menghalang- halangi upaya pem- bangunan fasilitas unum dilaku- kar, pemerintah, ‘Apal lagi jika me- ngacu pada putusan iA menyebut- wa area imu tel; a berpindah r: “Saat ini an ke Bagi- ‘Kan Hj. Aenea nindaklarjutinya mntik melanin. 1 Kali LuUaK a flu No pyilisi, BULLY, Sumitro, SH, juga berharap dan mengajak Hj: Asnawati membacd keputusan MA itu secara menyelu- fuk, Jangan dibaea sepateng-sem-. tong. Jika belum mengerti, hendaknya Hj. Asnawati berkoor- dinasi dengan’ ahli hukum. Selain itu, disarankan jika Hj. Asnawati tetap belum menerima, maka dia bisa menemipuh upaya nuknimt nanding waiam natin Daudlug Lisa diakukan dengan gugetan perdata soal ganti rugi yang diinginkannya. Gugatan itu disampaikan ke Pengadilan Ting- gi. 7 Sementara itu, pada penegasan- nya TT. Aduawati fulays ugutal bahwa tidak menerima tindakan dilakukan Pemkab Kaur. Dia tetap mengacu pada ketetapan . MA No 1295.K/Padt.2007, bahwa - . diinya, spot pada lingkat weogagt. (eM) : |. Kala -