Anda di halaman 1dari 2

Man jadda wajada! Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil!

Allahumma zidna i Iman war zuqna fahman Tuhan tambahkan ilmu kami dan anugerahkanlah pemahaman Tuhan memudahkan jalan kalian ke surga, malaikat membentangkan sayap buat kalian, bahkan penghuni langit dan bumi sampai ikan paus di lautan memintakan ampun bagi orang yang berilmu. Reguklah ilmu di sini dengan membuka pikiran, mata dan hati kalian. Kami datang dari semua sudut bumi Untuk menjadi gelas yang kosong Yang siap diisi Mengharap ilmu dan hikmah Dengan hati yang lapang Dari kebijakan para guru kami yang ikhlas Di Pondok Madani yang damai Daftar Belanja Murid Semester Pertama PM Buku 1. Kamus Arab-Indonesia oleh Prof. Mahmud Yunus 2. Kamus Inggris-Indonesia oleh Hassan Shadily-John M. Echols 3. Al-Quran 4. Durusul Lughoh Arabiah dan Muthalaah 5. Nahwu Sharaf 6. English Lesson 7. English Grammar 8. Paket buku pendukung jilid 1 buku Mandela: The Biography, BJ Habibie, Mutiara dari Timur, Bung Hatta, Pribadinya dalam KenanganMarthin Luther King, Jr: Stride Toward Freedom, dan Mohammed, the Man of Allah. Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung, jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang akan terjadi di depan. Karena yang kita tuju bukan sekarang, tapi ada yang lebih besar dan prinsipil, yaitu menjadi manusia yang telah menemukan misinya dalam hidup, |Akhi, tahukah kalian apa yang membuat orang sukses berbeda dengan orang yang biasa? tanya Ustad Salman bertanya retoris. Menurut buku yang sedang saya baca, ada dua hal yang paling penting dalam mempersiapkan diri untuk .sukses, yaitu going the extra miles. Tidak menyerah dengan rata-rata. Kalauorang belajar 1 jam, dia akan senapan, tapi kalian punya pilihan, untuk takut atau tetap tegar. Kalian punya pilihan di lapisan diri kalian paling dalam, dan itu ada hubungannya dengan pengaruh luar, Apa pun yang terjadi, jangankan sebuah surat dari Randai, serbuan dari Tyson, bahkan langit yang runtuh, tidak akan aku izinkan menggoyahkan tekad dan cita-citaku. Aku ingin menemukan misi hidupku

yang telah disediakan Tuhan. Aku tulis tanda pentung sepuluh kali untuk menegaskan tekad ini, dan aku tulis Amin sebagai doa untuk Bacalah Al-Quran dan hadist dengan mata hati kalian. Resapi dan lihatlah mereka secara menyeluruh, saling berkait menjadi pelita bagi kehidupan kita, Sejauh ini Mushabaqah Tilawatil Quran tingkat dunia cukup dikuasai Indonesia. Aku kira Teuku bisa jadi penerus dominasi H. Muammar ZA dan H. Nanang Qosim, Qari asli Indonesia, yang menjadi juara dunia mengaji dengan mengalahkan orangorang Arab ketika perlombaan ini diadakan di Timur Tengah. Untuk pertama kalinya aku hanyut ketika melagukan syair nakal Abu Nawas bersama sebelum shalat Maghrib. Syair ini kami lantunkan dengan syahdu, meminta segala ampun hadap segala dosa kami yang bertabur seperti butir pasir ribuan orang bersipongang bagai guruh ke segala arah. naik dengan nada meratap. Efeknya menjalar dalam ke urat hatiku. Aku jiwai dengan sepenuh hati setiap bait-baitnya Ilahi lastu lilfirdausi ahla, Walaa aejwa ala naaril jahiimi Fahabli taubatan uaghfir dzunubi, Fainaka ghafirudz-dzanbil adzimi. Dzunubi mitslu adaadir-rimali, Fahabli taubatan ya Dzal Jalaali, Wa umri naqishu fi kulli yaumi, Wa dzanbi zaaidun kaifa htimali wahai Tuhan, hambamu yang pendosa ini datang bersimpuh kehadapanMu mengakui segala dosaku mengadu dan memohon kepadaMu kalau engkau ampuni itu karena Engkau sajalah yang bisa mengampun tapi kalau tolak, kepada siapa lagi kami mohon ampun selain kepada Mu? Supaya Amak tidak penasaran, ini adalah jadwal harian kami: 04.00- 5.30 Kegiatan kami set iap hari dimulai jam 4. Agak susah bangun sepagi ini. Waktu ini diisi untuk shalat Subuh berjamaah di dalam kamar masing-masing. Kami bergantian menjadi imam untuk teman-teman sekamar. Setelah itu ada praktek bahasa dan penambahan kosa Waktu bebas. Biasanya dipakai untuk olahraga, mandi, cuci, dan kegiatan lainnya. Yang paling enak adalah bersantai sejenak di bawah menara di dekat masjid bersama beberapa teman dekat. 17.15-18.30 Kami sebanyak 3000 orang murid sudah harus berkumpul di masjid Jami untuk membaca Quran, shalat berjamaah dan kemudian dilanjutkan membaca Quran dikamar. 18.30-19.30 Makan malam. Antrian makan biasanya agak panjang. 19.30-20.00 Shalat berjamaah Isya di kamar lagi. 20.00-22.000 Belajar malam dibimbing wali kelas di kelas. Kami bebas membaca buku pelajaran apa saja. 22.00-04.00 Istirahat dan tidur Selain jadwal harian, ada juga jadwal mingguan. Misalnya set iap hari Minggu dan Kamis adalah waktu khusus latihan pidato. Selasa dan Jumat ada latihan percakapan bahasa asing dan lari pagi. Sementara Kamis sore adalah latihan pramuka. Begitulah Amak, kehidupan ambo dan kawan-kawan di sini. Padat, penuh, capek, tapi banyak yang bisa dipelajari. Sekali lagi mohon maaf atas kesalahan ambo selama ini. Tolong didoakan ambo sehat walafiat dan bisa belajar dengan baik disini. Wejangan Kiai Rais terasa dekat, Jangan berharap dunia yang berubah, tapi diri kita lah yang harus berubah. Ingat anak-anakku, Allah berfirman, Dia tidak akan mengubah nasib sebuah kaum, sampai kaum itu sendirilah yang melakukan perubahan. Kalau kalian mau sesuatu dan ingin menjadi sesuatu, jangan hanya bermimpi dan berdoa, tapi berbuadah,