Anda di halaman 1dari 23

KUESIONER MANAJEMEN KEPERAWATAN DI RUANG INTERNE RSUD DR.RASIDIN PADANG Data Umum 1. No. Responden 2. Umur 3.

Jenis kelamin 4. Pendidikan terakhir 5. Golongan 6. Lama bekerja - Di rumah sakit Di ruang interne : : : : : : a) 0-5 th b) 6-10 th c) 11-15 th d) >15 th : a) 0-5 th b) 6-10 th c) 11-15 th d) >15 th

Petunjuk untuk mengisi lembaran kuesioner: Beri tanda silang pada jawaban yang saudara anggap paling benar. Isilah kuesioner dengan jujur dan tepat, jawaban ini bermanfaat untuk memaksimalkan pelaksanaan asuhan keperawatan kepada klien di Ruang bedah wanita dan jawaban yang saudara berikan terjaga kerahasiannya dan tidak mempengaruhi Asuhan keperawatan yang akan di lakukan. Daftar Pertanyaan: Pendokumentasian Asuhan Keperawatan A. Pengetahuan 1. Apakah yang dimaksud dengan pendokumentasian asuhan keperawatan....
a.

Segala sesuatu yang ditulis atau tercetak yang dapat diandalkan sebagai catatan tentang bukti bagi perawat yang berwenang dalam asuhan keperawatan

b. Catatan yang ditulis oleh perawat c. Bukti-bukti dari tindakan yang dilakukan d. Semuanya benar
2.

Yang bukan merupakan tujuan pendokumentasian adalah... a. Sebagai alat komunikasi antar anggota tim kesehatan b. Sebagai dokumen untuk memperlihatkan rincian biaya yang harus dibayar oleh klien untuk pelayan yang telah diberikan oleh lembaga perawatan kesehatan

c. Sebagai informasi untuk mempelajari penyakit dan respon klien terhadap penyakit tersebut d. Memenuhi tugas sebagai perawat 3. Data apa sajakah yang perlu didokumentasikan.... a. Pengkajian klien dari masuk sampai pulang b. Data dasar, pengkajian, diagnosa medis, daftar masalah klien, tindakan medis, diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan, tindakan keperawatan, catatan perkembangan c. Tindakan apa saja yang dilakukan pada pasien d. Pengkajian biopsikososiospiritual, intervensi, implementasi, evaluasi 4. Apa manfaat pendokumentasian.... a. Aspek legal b. Memudahkan administrasi c. Pedoman pemberian askep d. A dan C benar 5. Apakah yang perlu disiapkan dalam kegiatan pendokumentasian... a. Format pengkajian b. Format implementasi dan evaluasi c. Format renpra
d.

Semuanya dilakukan

6. Apa hubungan antara kelengkapan pendokumentasian status dengan kualitas pemberian asuhan keperawatan.... a. Kelengkapan pendokumentasian status menunjukkan tingkat kualitas pemberian asuhan keperawatan b. Pendokumentasian status tidak mempengaruhi tingkat kualitas pemberian asuhan keperawatan c. Kelengkapan pendokumentasian status belum tentu menunjukkan pemberian asuhan keperawatan yang profesional d. Tidak ada hubungannya

7. Kapan pendokumentasian asuhan keperawatan dilakukan...

a. Pada klien kritis saja b. Pada tindakkan kolaborasi c. Setiap tindakan yang dilakukan pada klien d. Semua salah 8. Apa saja hal yang harus diperhatikan dalam pendokumentasian asuhan keperawatan..... a. Informasi klien dan perawatan yang diberikan harus berdasarkan fakta b. Catatan harus akurat c. Informasi yang dicatatkan harus singkat, tentang perawatan klin d. Semuanya benar 9. Yang merupakan metode pencatatan adalah..... a. Berdasarkan format saja b. Pencatatan yang memberikan penekanan pada masalah klien c. Metode pencatatan cek-list d. Tidak ada yang benar 10. Tindakan yang harus diinformasikan atau didokumentasikan pada waktu terjadinya kasus adalah.... a. b. c. TTV Pemberian pengobatan Persiapan untuk pemeriksaan diagnostik atau pembedahan

a. Semua benar 11. Apakah pendokumentasian asuhan keperawatan harus dilakukan secara berkelanjutan? a. Ya b. Tidak 12. Jika tidak apa alasannya? .................................................................................................................... ................................................................................................................

13. Apakah saudara mengalami kendala dalam melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan yang telah dilakukan....

a. Ya b. Tidak 14. Jika ya, apa kendala yang saudara hadapi? .................................................................................................................... ................................................................................................................ 15. Apakah saudara selalu mendokumentasikan asuhan keperawatan yang diberikan pada klien sesuai dengan format yang ada...... a. Ya b. Tidak 16. Jika tidak, apa alasannya? .................................................................................................................... .................................................................................................................... .........................................................................................................

B. Sikap

Berilah tanda checklist (v) pada jawaban yang menurut saudara paling tepat No. Pertanyaan SS S TS STS 1 Menurut Saya pendokumentasikan asuhan keperawatan diberikan kepada klien sesuai dengan format yang ada 2 penuliskan pengkajian harus sesuai format yang tersedian 3 Saya menganggap penulisan rencana keperawatan harus sesuai dengan diagnosa yang ditemukan 4 implementasi yang dilakukan harus sesuai intervensi yang ada 5 evaluasi tidak harus dilakukan terhadap tindakan keperawatan yang telah saya lakukan 6 Menurut Saya penyegaran tentang pendokumentasian asuhan keperawatan tidak diperlukan 7 Saya menganggap supervisi tentang pendokumentasian asuhan keperawatan tidak perlu 8 Pendokumentasian keperawatan menurut saya tidak ada hambatan Keterangan : SS = Sangat Setuju S = Setuju TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju

C. Observasi No Tindakan yang Diobservasi

Tanggal : Ya Tidak

Hari ke : Ya Tidak

4 5

Pertawat melakukan pengkajian lengkap pada pasien baru masuk ruangan INTERNE Perawat menentukan diagnosa keperawatan berdasarkan hasil pengkajian Perawat menentukan rencana tindakan yang akan dilakukan berdasarkan diagnosa prioritas Perawat melakukan pendokumentasian dari tindakan yang telah dilakukan Pendokumentasian catatan eperawatan klien yang diberikan berkelanjutan oleh shif berikutnya dan sesuai dengan kondisi pasien

A. KEWASPADAAN UNIVERSAL a. Pengetahuan

1. Apakah

saudara

pernah

mendengar

atau

membaca

istilah

kewaspadaan universal? a. Pernah b. Tidak pernah 2. Menurut saudara kewaspadaan universal adalah... a. Upaya untuk meningkatkan perilaku waspada di kalangan petugas kesehatan b. Upaya mencegah infeksi melalui cairan tubuh tanpa melihat status infeksi pasien c. Upaya menanggulangi meningkatnya angka infeksi nosokomial 3. Menurut saudara, alasan dasar diterapkannya kewaspadaan universal di rumah sakit adalah, karena. a. Ancaman penyebaran Hepatitis B dan C serta HIV/ AIDS b. Bahaya global penyakit infeksi c. Ancaman UU kesehatan menekankan pada pelayanan prima 4. Menurut saudara, kapan perawat harus mencuci tangan? a. Sebelum dan sesudah melakukan tindakan ke pasien b. Setelah melakukan tindakan ke pasien c. Sesuai kondisi 5. Menurut saudara kapan seorang perawat harus memakai sarung tangan? a. Menggunakan sarung tangan ketika akan kontak dengan pasien b. Menggunakan sarung tangan steril untuk tindakan invasif pada pasien c. a dan b benar 6. Menurut saudara langkah ke-5 dari 7 langkah tindakan dalam mencuci tangan adalah: a. Menggosok telapak tangan

b. Menggosok punggung tangan c. Menggosok ibu jari 7. Menurut saudara bagaimana cara mengelola alat kesehatan bekas pakai? a. Merendam dengan larutan klorin 0,5 % selama 10 menit, b. mencuci alat dengan air mengalir c. Mencuci alat dengan air mengalir tanpa sabun 8. Bagaimana cara mengelola jarum suntik dan benda tajam bekas pakai? a. Langsung di buang ke tempat sampah b. Membuang bekas jarum suntik secara terpisah dengan spuit nya c. Membengkokkan atau mematahkan jarum yang telah digunakan 9. Menurut saudara tindakan apa saja yang memungkinkan terjadinya penularan infeksi? a. Mengganti linen b. Membersihkan atau mengganti balutan luka pada pasien c. a dan b benar

A. Sikap Berilah tanda checklist (v) pada jawaban yang menurut saudara paling tepat No. Pertanyaan SS S TS STS 1 Saya menganggap perlu cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan 2 Saya memakai hand scoon dalam melakukan setiap tindakan 3 Memakai masker diperlukan untuk melindungi diri dari penyakit infeksi 4 Saya menganggap peralatan yang telah digunakan pasti telah terkontaminasi oleh bakteri

Bila tubuh saya tertusuk jarum suntik yang telah terkontaminasi dengan cairan tubuh pasien, saya akan segera mencuci daerah tusukan dengan air mengalir dan sabun 6 Mencuci tangan tidak harus selalu menggunakan sabun 7 Dalam menutup jarum suntik, kita harus menggunakaan kedua tangan 8 Jarum yang telah digunakan dapat dipakai kembalil 9 Apabila saya tertusuk jarum suntik, saya akan mendiamkan saja 10 Kita tidak perlu memisahkan antara limbah medis, limbah berbahaya dan limbah rmah tangga Keterangan : SS = Sangat Setuju S = Setuju TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju

B. OBSERVASI No 1 2 3 4 Tindakan yang Diobservasi Mencuci tangan sebelum dan sesudah tindakan Memakai hand scone dalam melakukan setiap tindakan Menggunakan masker setiap melakukan tindakan Jika tertusuk jarum suntik yang telah terkontaminasi tubuh pasien segera mencuci daerah tusukan dengan air mengalir Mencuci tangan dengan menggunakan sabun Tanggal : Ya Tidak Hari ke : Ya Tidak

7 8

Menutup jarum suntik dengan satu tangan dengan tutup jarum berada diatas meja Tidak menggunakan kembali jarum yang sudah dipakai Memisahkan antara limbah medis, limbah berbahaya dan limbah rumah tangga

Observasi cuci tangan 7 langkah NO 1 GERAKAN Gosok bagian telapak tangan dengan telapak tangan satunya lalu masukan jarijari tangan kanan ke sela-sela jari tangan 2 kiri Pindahkan telapak tangan kanan ke DILAKUKAN ADA TIDAK

punggung tangan kiri, gosokan tanpa saling melepaskan lalu masukkan jari-jari tangan kanan ke sela tangan kiri. Lakukan 3 4 pada tangan yang sama Gosoklah garis telapak tangan Lakukan penggosokkan kuku. Kuku-kuku harus dalam keadaan pendek

Bersihkan jempol tangan kanan dengan menggenggamnya dengan tangan kiri lalu putar-putar, lakukan pada tangan yang satunya lagi Pegang pergelangan tangan kanan dan bergantian dengan tangan kiri Bersihkan tangan dengan air mengalir, lalu keringkan dengan handuk Total

6 7

Metoda Tim A. Pengetahuan 1. Menurut saudara metode tim adalah ? a. Perawat ruangan dibagi menjadi dua sampai tiga tim yang terdiri dari atas tenaga profesional, tekhnikal, dan pembantu dalam suatu kelompok kecil yang saling membantu. b. Metode yang mempunyai dua orang perawat primer dan beberapa perawat pelaksana yang masing-masing bertanggung jawab dua sampai tiga orang pasien. c. Setiap perawat diberikan satu tugas untuk semua pasien di ruangan tempat perawat bekerja. 2. Menurut saudara apa keuntungan metode tim? a. Memungkinkan komunikasi tim terbentuk dalam konprensi tim yang biasanya memerlukan waktu yang sulit ubtuk dilaksanakan pada waktu sibuk. b. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh. c. Memberikan asuhan keperawatan pada pasien dibawah tanggung jawab nya. 3. Metode apa yang digunakan di ruangan saudara saat ini?

.................................................................................................................... ................................................................................................................ 4. Apakah menurut saudara metode asuhan keperawatan yang digunakan sekarang sudah efektif? a. Sudah b. Belum 5. Jika belum apa alasannya? .................................................................................................................... .................................................................................................................... .............................................................................................................. 6. Bagaimana konsep metode tim yang saudara ketahui? .................................................................................................................... .................................................................................................................... ..............................................................................................................

B. Observasi Kepala Ruangan No Tindakan yang Diobservasi 1 Menyusun dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan pelayanan diruang rawat dan kerjasama diruang rawat serta kerjasama dengan petugas lain diruang rawat Kepala ruangan mengidentifikasi jumlah perawat yang dibutuhkan berdasarkan aktivitas dan kebutuhan klien bersama ketua tim Menyusun jadwal / daftar dinas dengan tenaga keperawatan Mengevaluasi atau mengendalikan pendayagunaan tenaga keperawatan dan obat-obatan Kepala ruangan mengatur, Tanggal : Ya Tidak Hari ke : Ya Tidak

3 4

membimbing dan menilai pelaksanaan asuhan keperawatan Membuat laporan harian / mengenai pelayanan askep dan kegiatan lain diruangan Kepala ruangan mendelegasikan tugas saat tidak berada di tempat kepada ketua tim

Ketua Tim No Tindakan yang Diobservasi 1 Ketua tim menyusun rencana jangka pendek seperti rencana harian dan rencana bulanan. Ketua tim merencanakan atau membuat askep Ketua tim mengobservasi pelaksanaan asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat pelaksana. Ketua tim melaksanakan suvervisi kepada anggota timnya. Ketua tim membagi alokasi pasien kepada perawat pelaksana.

Tanggal : Ya Tidak

Hari ke : Ya Tidak

2 3

4 5

Anggota Tim No Tindakan yang Diobservasi 1 Anggota tim telah melakukan tindakan sesuai dengan kelompok lainnya.

Tanggal : Ya Tidak

Hari ke : Ya Tidak

3 4 5

Anggota tim memberikan asuhan keperawatan pada pasien di bawah tanggung jawabnya Anggota tim bekerja sama dengan sesama anggota tim dan antar tim Anggota tim memberi laporan kepada ketua tim Anggota tim melakukan implementasi kepada pasien masing-masing

Konfrensi A. Pengetahuan 1. Jika di ruangan saudara memggunakan metode tim, bersediakah saudara untuk pre dan post konfrens? a. Bersedia b. Tidak bersedia 2. Jika bersedia kapan waktu yang tepat untuk melakukan pre dan post konfrens? a. Setiap ada permasalahan yang perlu diselesaikan dengan segera. b. Sebelum dan sesudah melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien. c. Setiap pertukaran shift dinas. 3. Berapa lama sebaik nya waktu untuk konfrens? a. 10 15 menit b. 15 30 menit c. Sesuai kebutuhan 4. Jika diadakan konfrens, siapa yang sebaiknya memimpin konfrens? .................................................................................................................. 5. Apakah alasan nya?

.................................................................................................................... .................................................................................................................... ..............................................................................................................

B. Sikap Berilah tanda checklist (v) pada jawaban yang menurut saudara paling tepat No. Pertanyaan SS S TS STS 1 Pre dan post konfrens perlu dilakukan sebelum dan sesudah melaksanakan asuhan keperawatan pada klien 2 Konfrens keperawatan harus dilakukan pada setiap pergantian shift dinas (pagi, sore, malam) 3 Catatan pasien dapat digunakan untuk membantu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien dan kompetensi tenaga yang memberikan pelayanan tersebut 4 Dalam melakukan pencatatan, perawat tidak harus mencantumkan waktu dan tanggal pencatatan 5 Setiap implementasi keperawatan yang dilakukan harus segera dicatat 6 Perawat tidak perlu melakukan evaluasi

keperawatan secara terus-menerus Timbang terima dilakukan pada setiap pasien baru dan pasien yang memiliki permasalahan yang belum atau dapat teratasi serta pasien yang membutuhkan observasi lanjut 8 Saat melakukan timbang terima perawat harus mengkaji secara penuh terhadap masalah keperawatan, kebutuhan, dan tindakan yang telah atau belum dilaksanakan serta hal-hal penting lainnya selama perawatan 9 Lama timbang terima untuk setiap pasien lebih dari 5 menit untuk kondisi apapun Keterangan : SS = Sangat Setuju S = Setuju TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju 7 C. Observasi Konfrensi No Tindakan yang Diobservasi 1 Mengadakan pre konfrensi keperawatan di ruangan 2 Mengadakan post konfrensi keperawatan diruangan 3 Kepala ruangan terlibat dalam konfrensi keperawatan Pre konfrensi Post konfrensi 4 Ketua tim terlibat dalam konfrensi keperawatan Pre konfrensi Post konfrensi 5 Anggota tim terlibat dalam konfrensi keperawatan Pre konfrensi Post konfrensi Pre Konfren

Tanggal : Ya Tidak

Hari ke : Ya Tidak

No 1

Tindakan yang Diobservasi Ka Ru menyampaikan jumlah pasien serta klasifikasi pasien berdasarkan tingkat ketergantungan Ka Ru membagi tugas kepada ma masing-masing tim Ka Tim membagi tugas kepada masing-masing PA Ka Tim membacakan diagnosa keperawatan masing-masing pasien Ka Tim membacakan intervensi keperawatan yang akan dilakukan kepada setiap pasien Ka Ru mengarahkan dan memotivasi staf keperawatan dalam melaksanakan tugas

Tanggal : Ya Tidak

Hari ke : Ya Tidak

2 3 4 5

Post Konfren No Tindakan yang Diobservasi 1 2 Ka Ru melaporkan jumlah pasien Ka Ru meminta laporan evaluasi asuhan keperawatan dari masingmasing tim Ka Tim melaporkan evaluasi dan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan untuk perawat dinas shift selanjutnya Ka Ru bersama Ka Tim dan PA mencari solusi terhadap permasalahan yang ditemui selama pemberian pelayanan keperawatan

Tanggal : Ya Tidak

Hari ke : Ya Tidak

Timbang Terima A. Pengetahuan 1. Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan timbang terima/ overan? a. Kepala ruangan, ketua tim, seluruh perawat yang dinas pada shift tersebut, dan salah satu perawat shift sebelumnya. b. Kepala ruangan, ketua tim, seluruh perawat yang dinas pada shift sebelum dan saat overan. c. Kepala ruangan, ketua tim, seluruh perawat yang dinas pada shift sebelumnya 2. Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum melakukan timbang terima/ overan? a. Buku timbang terima dan status klien. b. Status klien, buku timbang terima, dan alat tulis. c. Buku timbang terima, daftar terapi klien, dan alat tulis. 3. Apa saja yang disampaikan pada saat timbang terima/ overan? a. Jumlah pasien, data (subjektif dan objektif), intervensi keperawatan dan kolaborasi yang akan dilaksanakan. b. Jumlah pasien, identitas klien, diagnosa medis, data (subjektif dan objektif), intervensi keperawatan, dan kolaborasi yang belum dilaksanakan. c. Jumlah pasien, identitas klien, diagnosa medis, data (subjektif dan objektif), masalah keperawatan, intervensi keperawatan, dan kolaborasi yang sudah dan belum dilaksanakan. 4. Berapa lama timbang terima/ overan dilakukan untuk setiap pasien? a. < 5 menit

b. c.

5 10 menit Sesuai kebutuhan

B. Sikap Berilah tanda checklist (v) pada jawaban yang menurut saudara paling tepat No. Pertanyaan SS S TS STS 1 Menurut saya timbang terima dilakukan pada saat pergantian sift 2 Timbang terima seharusnya dipimpin oleh kepala ruangan atau ketua tim 3 Timbang terima harus diikuti oleh semua perawat yang telah dan akan dinas selanjutnya 4 Menurut saya timbang terima dilakukan pada setiap jam pergantian dinas 5 Saya menganggap timbang terima harus dengan membawa status pasien, buku timbang terima dan alat tulis 6 Pada saat timbang terima harus disampaikan : jumlah pasien, diagnosa medis, keadaan pasien, terapi, persiapan op atau tindakan diagnostik, diagnosa keperawatan dan keadaan lingkungan 7 Informasi yang disampaikan harus akurat, singkat, sistematis dan menggambarkan kondisi klien 8 timbang terima tidak harus berorientasi pada permasalahan klien 9 Saya menganggap timbang terima

dilakukan cukup diluar kamar pasien dengan suara yang keras dan terdengar oleh pasien disebalahnya 10 Perawat tidak harus menanyakan keluhan klien saat timbang terima 11 Hasil timbang terima tidak perlu didokumentasikan di buku timbang terima Keterangan : SS = Sangat Setuju S = Setuju TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju C. Observasi No Tindakan yang Diobservasi 1 2 3 Mengadakan timbang terima/overan tepat pada saat pergantian shif Timbang terima dipimpin oleh kepala ruangan/ketua tim Timbang terima diikuti oleh sermua perawat yang telah dan akan dinas selanjutnya Timbang terima dilakukan pada setiap jam pergantian dinas Timbang terima dengan membawa status pasien, buku timbang terima dan alat tulis Pada saat timbang terima disampaikan : jumlah pasien, diagnosa medis, keadaan pasien, terapi, persiapan op atau tindakan diagnostik, diagnosa keperawatan dan keadaan lingkungan Informasi yang disampaikan akurat, singkat, sistematis dan menggambarkan kondisi klien Timbang terima berorientasi pada permasalahan klien Timbanng terima di kamar klien menggunakan suara yang cukup dan tidak didengar pasien disebelahnya dan

Tanggal : Ya Tidak

Hari ke : Ya Tidak

4 5

8 9

10 11

menjaga privasi klien Perawat menanyakan keluhan klien saat timbang terima Hasil timbang terima didokumentasikan di buku timbang terima

PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN 1. Apakah saudara ada memeriksa kelengkapan obat-obat pasien? a. Selalu a. Selalu seperti sholat? a. Selalu b. Jarang c Tidak pernah 4.Apakah saudara ada melakukan blader training/ latihan otot perkemihan sebelum melepaskan kateter? a. Selalu b. Jarang c Tidak pernah 5.Apakah saudara ada mencek kepatenan infuse yang terpasang koreksi seperti meylon atau NaCl 3%? a. Selalu baring yang lama? a. Selalu b. Jarang c Tidak pernah b. Jarang c Tidak pernah 6.Apakah saudara ada melakukan ROM aktif dan pasif pada pasien tirah b. Jarang b. Jarang c Tidak pernah c Tidak pernah 2. Apakah saudara ada menganjurkan pasien untuk makan? 3.Apakah saudara ada mengingatkan pasien untuk melaksanakan ibadah

KEBERSIHAN DAN PENATALAKSANAAN RUANGAN 1. Apakah menurut anda tempat sampah diruangan sudah mencukupi kebutuhan? a. Ya yang tertutup? a. Ya a. Ya 5 cukup rapi? a. Ya b. Tidak 6. Apakah menurut anda tata ruangan seperti saat sekarang ini sudah mendukung sebagai tempat perawatan/tempat rawat inap? a. Ya baik? a. Ya untuk semua pasien disini? a. Ya b. Tidak b. Tidak 8. Apakah menurut anda pertukaran udara di ruangan ini cukup memadai b. Tidak 7. Apakah menurut anda masing-masing ruangan sudah berfungsi dengan b. Tidak b. Tidak 4. Apakah menurut anda kebersihan ruangan saat ini sudah terjaga? Apakah menurut anda, ruangan dan barang-barang milik pasien sudah b. Tidak 2. Apakah menurut anda pada setiap ruangan dibutuhkan tempat sampah