Anda di halaman 1dari 40

GIGI

Happy Harmono

2.1 ENAMEL - bagian paling keras dr tubuh, - tersusun 96 % calcium hidroksiapatit berasal dr epitel ektoderm. -struktur gigi yg lain berasal dr mesoderm (ectomesenchyme).

Kristal hidroksiapatit tersusun membtk prisma yg tersusun sejajar diikat bhn interprismatik Selama pembentukan, email diletakkan berlapis-lapis. Pada preparat tampak sbg garisgaris paralel thd permuk. email. Garis-garis ini disbt Retzius. Pada tempat ttt terdpt juluran yg memasuki email dr batas dentin-email disbt enamel tuft.
Bbrp juluran yg masuk dr permuk. bebas disbt lamel email.

Gambar 12.1 A, Garis Retzius / inkremental; B, Dentino-enamel junction

Gambar 12.2. A, Stria of Retzius; B, Enamel tuft; C, Enamel lamella; D, Dentino-enamel junction

2.2 DENTIN Dentin mrpk materi keras = tulang, dgn substansi dasar yg telah mengapur, dgn banyak serat kolagen. Garam kalsium terutama dlm bentuk hidrosiapatit. Juga tdpt garam amorf. Garam anorganik membentuk 70 % berat dentin.

Dentin tersusun berlapis-lapis paralel thd rongga pulpa. Lapis satu dgn lapis lain dipisahkan oleh bagian jar. yg kurang bermineral yg membtk grs inkremental dr Von Ebner. Dentin ditembus banyak kanalikuli halus yg disbt tubuli dentin yg berjln scr radier dr rongga pulpa ke email pd mahkota & ke arah sementum pd akar gigi.
Sejml tubuli bercbg & meluas kedlm email disbt Spindel email. Tubuli dentin punya juluran protoplasma (serat Tomes) yg berasal dr odontoblas, yg membatasi dinding pulpa.

Pd akar gigi dekat permuk. sementum, dentin mengandung rongga kecil yg berbtk granula disbt lapisan granula Tomes. Dentin punya bagian-bagian, Predentin mrpk lapisan yg tdk mengalami mineralisasi yg terdpt pd batas dentin dan rongga pulpa. Batas dentin & enamel dinamakan dentino enamel junction. Dentin yg dibentuk selama erupsi gigi disbt sbg dentin primer, sedang dentin yg dibtk setelah erupsi disbt dentin sekunder. Dentin peka thd stimulus nyeri walau didlm dentin tdk terdpt saraf, ttp stimulus tersbt dihantarkan melalui tonjolantonjolan sitoplasma dr odontoblast.

Gambar 12.3: A, Contour line of Owen; B, Mantle layer of dentin; C, Circumpulpal layer of dentin; D, Dentin tubule;

E, DEJ

2.3 PULPA DENTIS Didalam ruang pulpa gigi terdpt : 1. sel-sel seperti sel mesenkim & bahan interselluler. 2. sabut-sabut retikuler 4. bhn dsr metakromatik 3. sabut kolagen yang halus 5. sel limphosit, makrofag. Suatu arteri masuk keruang pulpa dr arah apikal gigi melalui for. apikalis membtk anyaman kapiler & keluar berupa venule. Juga terdpt saraf tak bermyelin yg mengiringi pemblh darah, serta sabut saraf bermyelin yg berfungsi penghantar sensoris yg mempunyai ujung-ujung free ending di sekitar odontoblast. Sel odontoblast terdpt diruang pulpa di permuk. dlm dentin, sel mempunyai inti basal & banyak mitokondria & golgi apparatus. Semakin tua ruang pulpa mengecil krn berjalannya aktivitas odontoblast.

Gambar 12.4: A, Cell-rich zone; B, Odontoblastic layer; C, Cell-free zone; D, Dentin E. Pulp core

2.4 SEMENTUM Sementum punya sifat & struktur yg menyerupai dgn tulang (45-50% CaOH2P(PO)4) yg berupa lapis tipis dipermuk. akar gigi. Lapis sementum dr arah servikal ke apikal gigi makin tebal. Disekitar apikal sementum mengandung sel-sel sementosit (sementum selluler), ttp kearah servikal mengandung sementum aselluler.

Sabut-sbt kolagen ligamen periodontal masuk kedlm sementum membentuk ikatan didlm struktur semen disbt sbg Sharpeys fibers. Pd permuk. luar sementum terdpt sementoblast yg berfungsi membtk sementum.

TOOTH Muco-gingival junction


FREE GINGIVA

Periodontal ligament

ATTACHED GINGIVA

Crest of Alveolar bone

Alveolar mucosa
lies outside alveolar bone

Gambar 12.5: A, Periodontal ligament fibers; B, Sharpey's fibers; C, Dentino-cementum junction; D, Cementoblasts; E, Acellular cementum

2.5 MEMBRAN PERIODONTAL

Tdr sabut-sabut jar. ikat yg menyelubungi akar gigi, yg disatu sisi berinsersi pd sementum & disisi lain berinsersi pd : 1. permuk. tulang alveolar sbg Sharpeys fibers. 2. jar. ikat gingiva 3. bagian superfisial mendekati servikal gigi yg bersebelahan melewati superfisial alveolar crest interdental.
Dlm periodontal membran terdpt sel-sel fibroblast, osteoblast & sementoblas, serta sel sisa epithel root sheath dr Hertwig yg bisa membentuk dental cyst, pengapuran atau cementicles.

Gambar 12.6: A, Dentin; B, Cementum; C, Periodontal ligament; D, Osteon; E, Interstitial space; F, Arrest lines in cribiform plate; G, Cribiform plate.

Cribiform plate Cancelous bone

3.1 PERTUMBUHAN GIGI Komponen gigi berasal dr mesoderm kecuali enamel yg dr ectoderm. Proses pertumbuhan gigi 1. Dimulai sejak janin 5 minggu dimn tampak ectoderm dr mulut yg berbentuk penebalan spt tapal kuda pd RA & RB, yg mrpk bentukan labiodental lamina. Labiodental lamina ini bercabang yg sisi labial membtk vestibulum oris, sedang sisi lingual dinamakan lamina dentalis. Pd lamina dentalis terbtk 10 tonjolan tooth germ atau disbt Bud stage atau enamel knot dr enamel organ yg mrpk bakal gigigigi decidua.

Gambar 12.7: A, Dental lamina; B, Mesenchymal neural crest

2. Ketika janin berusia 1012 mg disebelah lingual dr tooth germ gigi decidua yg telah terbtk diatas, dentallamina membtk tooth germ (bud stage) lagi utk gigi permanen 3. Dibwh bud stage jar. mesenchime memadat membtk primordeum dr dental papila. Papilla ini bertumbuh & menyebabkan invaginasi dr dsr tooth germ shg bentuknya berubah menyerupai topi (cap stage). Sampai disini tooth germ disbt sbg enamel organ dgn dental papilla dibawahnya.

Gambar 12.8: Bud Stage

Gambar 12.9: Cap stage : A, Enamel organ; B, Dental lamina; C, Vestibular lamina; D, Dental Papilla; E, Dental sac

Cap stage

4. Lebih lanjut diikuti pemadatan jar. disekitar enamel organ. Bagian yg memadat yg mengelilingi enamel organ disbt dental sac (dental follicle) yg akan membentuk sementum & membran periodontal. Selanjutnya dental sac memutuskan hub. dgn dental lamina & merpk tahapan bell stage lebih lanjut.
Gambar 12.10: Bell stage : A, Inner enamel epithelium; B, Outer enamel epithelium; C, Stellate reticulum; D, Successional lamina; E, Dental lamina; F, Dental papilla; G, Dental sac.

5. Perkembangan enamel organ. Sel-sel dlm enamel organ mengalami differensiasi shg btknya spt bintang & berhub. satu dgn yg lainnya melalui tonjolan-tonjolan sitoplasmanya. Diantara sel-sel dipisahkan oleh cairan. Struktur ini disbt sbg stellate retikulum atau enamel pulp. Di permuk. cembung dr enamel organ dilapisi oleh outer epitelium, sedang pd yg menutupi dental pulp sel-sel nya berbtk silindris disbt inner epitelium enamel yg kmd menjadi ameloblast. Diatas ameloblast ada 2 atau bbrp lapis epitel kubis stratum intermedium.

Ameloblast dipisahkan dgn pulpa dentis oleh lamina basalis. Pertemuan atr lapisan outer enamel epithelium dgn iner enamel epithelium disbt cervical loop yg nantinya apabila akar dibentuk akan membentuk epitelial root sheath dari Hertwig. Epitelial root sheath dr Hertwig ini yg akan menentukan bentuk akar gigi & menstimulasi differens. odontoblast dr mesenchim. Setelah dentin akar mulai terbtk root sheath akan menghilang & meninggalkan sisa berupa gerombolan sel-sel epitel malassez

Gambar 12.11: A, Cervical loop; B, Least differentiated; C, Most differentiated

6. Sekitar mg 20 tjd apposition yaitu mulai dibtk dentin. Sabutsabut retikuler dibtk dlm pulpa dentin terutama pd batasanya dgn ameloblast yg disbt sabut dr Korff. Sabut ini bergabung dgn lamina basalis & menebal disbt membrana primormativa. Sel-sel mesenkim yg berada didekat membran primormativa tsb membesar & membtk lapisan yg tdr sel-sel silindris disbt sel odontoblast.

Sabut-sabut Korff diantara odontoblast membesar & arahnya sejajar dgn membrana primormativa. Disekitar sabut tsb terbtk bhn dasar 1/2 padat. Bhn dasar & kolagen ini disbt sbg predentin. Predentin akan mengalami pengapuran mjd dentin.
Odontoblast membtk sabut kolagen & bhn dasar organiknya. Mula-mula odontoblast melekat pd membran primormativa ttp sewaktu pembentukan dentin ia terus bertahan terletak dipermuk. ttp ia memanjangkan tonjolan sitoplasmanya dlm saluran kanalikuli dentinalis.

Tonjolan sitoplasma odontoblast didlm kanalikuli ini disbt dentinal fibers atau Tomes fibers.

7. Enamel akan terbentuk setelah selapis dentin terbentuk. Segmen dr ameloblast yg dekat dentin tampak granuler, bagian ini disbt Tomes process. Bagian ini yg mengeluarkan bahan organik yg mrpk matriks enamel prismata/rod. Bedanya dgn odonblast, ameloblast secara sinkron mundur dgn membentuk matriks, sedang odontoblast tonjolan sitoplasmanya tetap tinggal krn terkurung dlm dentin.

Pengendapan mineral terus berjln ttp selalu ada segmen pendek dekat ameloblast yg tak mengapur. Bhn interprismatik jg mengapur. Kalsifikasi yg lengkap hanya tjd sesudah prismata mencapai panjang yg sepenuhnya.

Sesudah enamel sls dibentuk, ameloblast membentuk primary enamel cuticle. Enamel organ sekarang hanya berupa bbrp lapisan sel-sel kubis atau disbt reduced enamel epitelium.
Pd waktu erupsi dibtk secondary enamel cuticle oleh reduced enamel epithelium. Primary & secondary enamel epithelium keduanya membtk membrane dr Nasmyth. yg menutupi enamel, & akan menghilang krn digunakan utk mengunyah. Reduced enamel epithelium pd waktu gigi erupsi bergabung dgn epitel ggv & mrpk perlekatan atr gigi & ggv (attached epithelial cuff).

Gambar 12.12: A, Reduced enamel epithelium; B, Maturative / protective ameloblasts; C, Capillary

8. Pembentukan sementum Sesudah pembentukan dentin dimulai mk epithelial root sheath menghilang. Sel-sel dr dental sac atau dental follicle dekat dentin mjd sementoblast & mulailah dibtk sementum pd permuk. akar gigi, caranya sama spt pembentukan tulang. Dental sac jg membtk osteoblast utk tulang proc. alveolaris & sabut-sabut kolagen yg mrpk komponen fibrous dr periodontal membran.

terimakasih