Anda di halaman 1dari 68

# TUTORIAL OPENOFFICE.ORG CALC 2.

## Last Update: 02 Jun 2008

PENDAHULUAN................................................................................................................................3 A. PERBANDINGAN FITUR EXCEL DENGAN CALC.................................................................4 B. PENGGUNAAN FUNCTION DI CALC ......................................................................................5 Fungsi Teks.....................................................................................................................................5 Fungsi Matematika ........................................................................................................................5 Fungsi Tanggal dan Waktu.............................................................................................................9 Fungsi Statistika............................................................................................................................10 Fungsi Finansial............................................................................................................................11 Fungsi VLOOKUP........................................................................................................................13 C. PENGGUNAAN FASILITAS FILTER DI CALC.......................................................................17 Standard Filter................................................................................................................................17 AutoFilter untuk beberapa sheet dalam satu dokumen Calc.........................................................21 D. PENGGUNAAN DATA PILOT DI CALC ................................................................................21 E. PENGGUNAAN DATA PILOT (LANJUTAN)..........................................................................25 Analisis Data Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pulau Jawa selama tahun 2020.......................25 Komposisi Data Kepadatan Penduduk Indonesia tahun 2004.......................................................29 F. AREA KERJA DAN KOMPONEN CHART..............................................................................32 G. PENGGUNAAN CHART DI CALC ..........................................................................................36 Membuat grafik radar ...................................................................................................................36 Membuat grafik batang dan garis ( studi kasus untuk data series yang dibuat secara horizontal)39 Membuat Pie Chart 3D..................................................................................................................43 Mengedit Data Label di Openoffice.org Calc 2.4........................................................................44 Reverse Axis di Chart....................................................................................................................45 Membuat Schedule Chart Untuk Perencanaan Pekerjaan.............................................................46 H. PENGGUNAAN MACRO DI CALC .........................................................................................47 Record Macro................................................................................................................................47 Melihat Isi Program dari Hasil Record Macro..............................................................................52 Pemograman Macro dengan Openoffice.org Basic .....................................................................53 I. TIPS & TRIK................................................................................................................................57 PENUTUP..........................................................................................................................................69

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Last Update: 02 Jun 2008

PENDAHULUAN
Openoffice Calc merupakan salah satu aplikasi spreadsheet yang sekarang banyak dipakai dan dicari oleh pengguna, kenapa? Karena dari sisi kemudahan dan kelengkapan, aplikasi ini sudah dapat menandingi aplikasi komersial yang sejenis, misalnya Excel. Dan sebagai tambahan aplikasi ini bersifat open source artinya anda atau perusahaan anda dapat memakai aplikasi ini dengan bebas, dan tanpa rasa khawatir terbelit masalah lisensi. Bahkan beberapa fitur di aplikasi ini tidak anda dapatkan di aplikasi komersial tersebut, misalnya fasilitas konversi dokumen ke PDF. Beberapa fitur yang sangat berguna bagi anda dan perusahaan akan didapatkan ketika memakai aplikasi ini, seperti:

Teknologi Data Pilot yang dapat membantu dan memudahkan anda dalam membaca dan merubah data-data menjadi sebuah ringkasan data dalam bentuk tabel tabulasi yang sederhana sehingga didapatkan informasi yang sangat berguna. Formula yang lebih dinamis. Anda dapat menciptakan formula sesuai dengan kata-kata yang anda kehendaki (misalnya dalam mencari Untung anda dapat menuliskan formula = Jual -Beli dengan terlebih dahulu mendefinisikan kata-kata tersebut). Tombol SUM(). Dengan sekali klik anda lansung mendapatkan fungsi SUM atau Subtotal untuk range data anda.

Function Wizard. Dengan fasilitas ini anda akan dipandu setahap demi setahap dalam memakai fungsi baik yang sederhana maupun yang kompleks. Style and Formatting yang dapat membuat fleksibilitas dalam penformatan sel. Simpan dokumen dalam format OpenDocument, sebuah format standar internasional Dokumen Office. Dengan format ini anda dapat membuka dokument tersebut di aplikasi mana saja yang telah memenuhi standar internasional. Simpan ke dalam format PDF. Anda tidak perlu menginstall aplikasi tambahan untuk melakukannya. Dan yang tidak kalah penting anda masih dapat membuka dokument lama anda yang berformat Excel, atau menyimpan ke dalam format Excel untuk dikirimkan ke orang-orang yang masih terbelenggu oleh produk Microsoft ( untuk OpenOffice.org 2.4 mendukung sampai format M.Office 2003, sedangkan untuk M.Office 2007 Insya Allah akan di support oleh OpenOffice.org 3.x yang akan dirilis beberapa bulan ke depan). Jadi mulai sekarang, tidak perlu lagi anda ragu untuk beralih dan menggunakan aplikasi OpenOffice, dan biasakan memakai produk yang legal tapi handal.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

A.

## PERBANDINGAN FITUR EXCEL DENGAN CALC

1. Aturan penulisan formula dan fungsi. Excel

Pemisah nilai bisa menggunakan tanda comma (,) dan atau semi colon (;) contoh: =subtotal(9, B2:B5) dan atau =subtotal(9; B2:B5)

Calc

## Pemisah nilai menggunakan tanda semi colon(;) contoh: =subtotal(9; B2:B5)

2. Jumlah maksimal sheet, baris, dan kolom. Excel Sheet : dibatasi oleh memory komputer yang ada

Row (baris) : 1 sampai 10485576 (Excel 2007) Column (kolom) : A sampai XFD (Excel 2007)

## Row (baris) : 1 sampai 65536 Column (kolom) : A sampai IV

3. Format Angka Excel : Number, Currency, Accounting, Date, Time, Percentage, Fraction, Scientific, Text, Special, Custom. Calc : User-Defined ( format yang dibuat oleh user), Number (angka), Currency ( mata Uang), Date (Tanggal), Time (Waktu), Scientific (Bilangan Baku), Boolean Value( True atau False), Text ( teks, huruf, kata). Catatan : dengan Excel default formatnya 'general' sehingga jika kita mengetikkan 2.12345 akan ditampilkan 2.12345, tetapi untuk Calc default formatnya 'number' dengan dua digit dibelakang koma,sehingga akan ditampilkan 2.12 4. Page setup pada Calc Page setup: menu Format | Page... ( jika tidak dirubah, maka normalnya untuk paper format: Letter; Orientation: Portrait). 5. Export ke PDF Calc menyediakan fasilitas untuk mengeksport dokumen ke dalam format PDF. Fasilitasnya berada di menu File | Export as PDF... atau dengan mengklik icon PDF yang berada di toolbar.

Gambar A.1. tombol PDF export di toolbar 6. Pembuatan grafik untuk pivot table Calc tidak menyediakan fasilitas grafik pivot table, untuk membuat grafik pivot table gunakan fasilitas pembuatan grafik yang biasa. 7. Macro di Excel dan Calc Macro yang ditulis dengan VBA untuk Excel tidak dapat digunakan di Calc, begitu juga sebaliknya makro yang ditulis di OpenOffice.org Basic untuk Calc tidak dapat digunakan di Excel. Khusus macro dengan pemrograman di Calc, selain dengan OpenOffice Basic kita juga bisa membuat program dengan menggunakan Java Script, Bean Shell, dan Pyhton.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

B.

## PENGGUNAAN FUNCTION DI CALC

1. CONCATENATE(X;Y;Z...) menggabungkan beberapa data teks contoh: =CONCATENATE("Hello"; " "; "World"). Hasil Hello World 2. LEFT(X;Y) Mengambil beberapa huruf sebanyak Y dari sebelah kiri teks X contoh: =LEFT("Hello";3). Hasil Hel 3. RIGHT(X;Y) Mengambil beberapa huruf sebanyak Y dari sebelah kanan teks X contoh: =RIGHT("Hello";3). Hasil llo 4. MID(X;Y;Z) Mengambil beberapa huruf teks X sebanyak Z mulai dari posisi ke Y contoh: =MID("Hello";2;3). Hasil ell (mengambil 3huruf dari posisi ke 2 data teks) 5. LOWER(teks) mengubah teks menjadi huruf kecil semua contoh: =LOWER(HEllo) hello 6. UPPER(teks) mengubah teks menjadi huruf besar semua contoh: =UPPER(HEllo) HELLO 7. Bebarapa contoh fungsi yang lainnya

Fungsi Teks

## Gambar B.1. Contoh fungsi Teks

Fungsi Matematika
1. INT(X) Membulatkan bilangan pecahan X dengan pembulatan ke bawah contoh: =INT(2.75) hasilnya 2; =INT(-2.75) hasilnya -2 2. MOD(X,Y)

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Last Update: 02 Jun 2008

Sisa hasil pembagian bilangan X dengan bilangan Y contoh: =MOD(9;4) hasilnya 1 3. QUOTIENT(X;Y) Hasil bagi bilangan X dengan bilangan Y. Hasilnya berupa bilangan bulat contoh: =QUOTIENT(9;4) hasilnya 2; QUOTIENT(10;3.5) hasilnya 2 4. ROUND(X;Y) Menghasilkan nilai pembulatan bilangan X sampai jumlah digit desimal Y ( Y positif berarti pembulatan di kanan tanda desimal, Y negatif berarti pembulatan di kiri tanda desimal) contoh

Gambar B.2. Contoh Fungsi ROUND 5. ROUNDUP(X;Y) dan ROUNDDOWN(X;Y) Menghasilkan nilai pembulatan bilangan X ke atas ( Roundup) atau ke bawah (Rounddown) sampai jumlah digit desimal Y ( Y positif berarti pembulatan di kanan tanda desimal, Y negatif berarti pembulatan di kiri tanda desimal)

Gambar B.3. Contoh fungsi ROUNDUP DAN ROUND DOWN 6. SUM(RANGE) atau SUM(a;b;c;...) menjumlahkan nilai yang ada di range data atau a + b+ c+...

Gambar B.4. Contoh fungsi SUM 7. SUMIF(Range; Kriteria; Sum_Range) atau SUMIF(Sum_Range; Kriteria) Menjumlahkan rentang data pada Sum_Range dengan kriteria yang ada pada rentang data Range. Jika hanya dua parameter yang ditulis, maka parameter pertama yang menjadi Sum_range

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Gambar B.6. Contoh 2 fungsi SUMIF

8. SUBTOTAL(Index;Range) Menghasilkan nilai subtotal pada rentang data Range sesuai dengan fungsi Indexnya. Biasanya digunakan bersamaan fungsi filter.

## Gambar B.7. Contoh fungsi SUBTOTAL

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Last Update: 02 Jun 2008

Function index 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Function AVERAGE COUNT COUNTA MAX MIN PRODUCT STDEV STDEVP SUM VAR VARP

## Tabel B.1. Index untuk fungsi SUBTOTAL

9. COUNTIF(Range, Kriteria) Menghitung jumlah sel yang ada di range data sesuai dengan kriteria yang dibuat.

Gambar B.8. Contoh fungsi COUNTIF 10. Beberapa contoh fungsi matematika yang lainnya

## Gambar B.10. Contoh fungsi RAND() dan RANDBETWEEN()

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Fungsi Tanggal dan Waktu

1. DATE(Year;Month;Day) 2. format tanggal

Gambar B.12. Contoh fungsi DATE 3. EDATE(Start date;Months) 4. penjumlahan bulan dengan tanggal

## Gambar B.14. Contoh fungsi TODAY 7. NOW() 8. menampilkan waktu sekarang

Gambar B.15. Contoh fungsi NOW 9. DAYS (EndDate; StartDate) menghitung selisih hari dari dua tanggal

Gambar B.16. Contoh fungsi NOW 10. TIME(Hour; Minute; Second) format waktu

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar B.17. Contoh fungsi TIME 11. YEARS(Start date; End date; Type) menghitung selisih tahun dari dua tanggal 12. MONTHS(Start date; End date; Type) menghitung selisih bulan dari dua tanggal 13. WEEKS(Start date; End date; Type) menghitung selisih minggu dari dua tanggal Keterangan : type tipe perbedaan ( 0 = interval; 1 = sesuai dengan kalender)

## Gambar B.18. Contoh fungsi YEARS, MONTHS, WEEKS

Fungsi Statistika
1. COUNT(range) menghitung banyaknya sel yang berisi bilangan dari rentang data 2. COUNTA(range) menghitung banyaknya sel yang berisi bilangan dan teks dari rentang data

Gambar B.19. Contoh fungsi COUNT dan COUNTA 3. LARGE(range; x) mengembalikan nilai terbesar ke-x 4. SMALL(range; x) mengembalikan nilai terkecil ke-x

## Gambar B.20. Contoh fungsi LARGE & SMALL

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

10

## Last Update: 02 Jun 2008

5. MIN(range) mencari nilai terbesar dari range data 6. MAX(range) mencari nilai terkecil dari range data 7. MEDIAN(range) mencari nilai tengah dari range data yang terurut 8. AVERAGE(range) mencari nilai rata-rata dari range data 9. MODE(range) mencari nilai yang sering muncul dari range data 10. RANK(nilai;range;type) mencari peringkat suatu nilai dari range data (type: 0 = descending; 1 = ascending) 11. STDEV(range) mencari nilai standar deviasi dari range data 12. VAR(range) mencari nilai variant dari range data

Gambar B.21. Contoh fungsi MAX, MIN, AVERAGE, MEDIAN, MODE, RANK, STDEV, VAR 13. FORECAST (X;RangeY;RangeX) Memperkirakan nilai Y jika diketahui X berdasarkan persamaaan regresi linier

## Gambar B.22. Contoh fungsi FORECAST

Fungsi Finansial
1. PV(Rate; NPER; PMT; FV; Type) menghitung nilai sekarang (present value) dari suatu investasi jangka panjang berdasarkan periode, pembayaran yang tetap, dan tingkat bunga yang tetap Keterangan: Rate: Nilai suku bunga per periode NPER : jumlah periode adalah jangka waktu penanaman modal PMT : Payment adalah pembayaran per periode jika jumlah pembayaran maisn-masing periode sama. FV : Future value adalah nilai kemudian atau nilai modal pada akhir jangka waktu. Bersifat pilihan, jika tidak diisi, maka akan diasumsikan nilainya 0. Type: Type pembayaran yang dilakukan ( 0 = di akhir periode; 1 = di awal periode). Bersifat pilihan, jika tidak diisi, maka akan diasumsikan nilainya 0. contoh: Berapa nilai investasi sekarang jika pembayaran per periodenya (PMT) Rp 1.000.000 selama lima tahun (NPER), nilai suku bunga per tahunnya (rate) 12%, dan akan memperoleh lima
/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt 11

## tahun berikutnya(FV) Rp 5.000.000?

Gambar B.23. Contoh fungsi PV 2. FV(Rate; NPER; PMT; PV; Type) Untuk menghitung nilai kemudian (future value) dari suatu investasi dengan besar pembayaran yang sama(anuitas), untuk tingkat bunga yang tetap dalam periode tertentu. Nilai PV dan Type bersifat pilihan, jika tidak diisi, maka akan diasumsikan nilainya 0. Contoh: Seseorang ingin mendepositosikan uang selama satu tahun, suku bunga 5% pertahun ( atau 5%/12 perbulan). Pembayaran deposito yang dilakukan pada setiap awal sebesar Rp 100.000 untuk jangka waktu12 bulan. Berapa nilai uang tersebut setelah jangka waktu 12 bulan?

Gambar B.24. Contoh fungsi FV 3. NPV(rate; nilai1;nilai2;nilai3;...) Untuk menghitung nilai bersih saat ini (Net Present Value) dari suatu investasi dengan mengggunakan tingkat bunga (discount rate), aliran pembayaran yang akan datang (negatif) dan pemasukan artau income (nilai positif). nilai1;nilai2;nilai3;... menunjukkan nilai pembayaran (payment) dan nilai penerimaan (income) contoh: Seseorang ingin menghitung kelayakan suatu investasi sebesar Rp 15.000.000 yang dilakukan di muka selama 4 tahun dengan tingkat bunga 15% pada suatu proyek. Dari proyek tersebut, dia memperkirakan menderita kerugian Rp. 6.000.000 pada tahun pertama, mengharapkan penerimaan Rp. 8.000.000 untuk tahun kedua; penerimaan Rp.12.000.00 untuk tahun ketiga, penerimaan Rp 16.000.000 untuk tahun keempat. Berapa nilai bersihnya sekarang?

Gambar B.25. Contoh fungsi NPV 4. RATE(nper;pmt;pv;fv;type;guess) Menghasilkan tingkat suku bunga dalam suatu periode dari suatu anuitas. Nilai guess (terkaan) berkisar 0 sampai 1 dan bersifat opsional, jika tidak diisi maka akan diasumsikan nilainya 0,1 contoh: Seseorang ingin mempertimbangkan suatu investasi sebesar Rp. 5.000.000 untuk periode 5 tahun, dengan pembayaran Rp 1.500.000 setiap tahun. Berapa nilai ratenya.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

12

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar B.26. Contoh fungsi RATE 5. NPER(rate;pmt;pv;fv;type) Menghasilkan jumlah periode untuk mengembalikan suatu investasi berdasarkan jumlah pembayaran dan bunga yan tetap. Contoh: misalkan kita menyanggupi kredit rumah dengan angka sebesar Rp 2.000.000 per bulan, dan kita ingin tahu berapa lama waktu yang diperlukan untuk melunasi pinjaman sebesar Rp 150.000.000 dengan suku bunga 13% pertahun.

Gambar B.27. Contoh fungsi NPER 6. PMT(rate;nper;pv;fv) Menghitung nilai angsuran secara periodik untuk melunasi nilai pinjaman berdasarkan periode; pembayaran yang konstan; dan nilai suku bunga yang konstan. Contoh: seseorang mempunyai hutang Rp7.500.000 yang diangsur selama 2 tahun dengan bunga 13 % per tahun. Berapa nilai angsuran yang harus dibayar perbulannya?

## Gambar B.28. Contoh fungsi PMT

Fungsi VLOOKUP
VLOOKUP adalah fungsi untuk mencari suatu nilai di suatu tabel rujukan berdasarkan nilai di suatu sel. Tabel rujukan untuk VLOOKUP ini terdiri dari beberapa kolom dengan satu kolom paling kiri sebagai rujukan kunci untuk pencarian, dan kolom lainnya di sebelah kanan sebagai nilai yang dicari. =VLOOKUP(Search criterion;array;index;Sort order) =VLOOKUP(Kriteria pencarian; array; index; Pengurutan) Kriteria pencarian adalah nilai yang dijadikan dasar pencarian untuk dicocokkan dengan kolom pertama di tabel rujukan. Array adalah tabel rujukan, bisa dalam format rentang sel, bisa juga menggunakan RANGE yang sudah dibuat untuk suatu tabel. Minimal terdiri dari dua kolom. Indeks adalah nomor kolom di tabel rujukan yang akan diambil nilainya. Nomor kolom paling kiri adalah 1, seterusnya dihitung berurut ke kanan. Pengurutan adalah parameter tambahan yang tidak harus digunakan. Diisi dengan nilai boolean FALSE (atau 0) jika kolom pertama tabel rujukan tidak dalam kondisi urut. Kosongkan jika kolom rujukan tersebut dalam kondisi urut. Tabel rujukan dengan kolom terurut mempercepat pencarian dan selalu akan menghasilkan nilai walaupun jika data yang dicari tidak ada akan memberikan nilai paling akhir. Di tabel rujukan yang tidak terurut, data pencarian harus persis sama, jika tidak akan muncul pesan Error: Value Not Available. Contoh penggunaan:

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

13

## Gambar B.29. Tabel data sekolah dengan NPSN terurut

Contoh pemanggilan fungsi VLOOKUP ke tabel rujukan di atas. Parameter pertama VLOOKUP yaitu "kriteria pencarian" yang terlihat pada contoh adalah sel G30 yang merujuk ke NPSN no. 1. Parameter keduanya (array) adalah rentangan nilai ke tabel rujukan diatas. Parameter terakhir (indeks) adalah 2, yaitu kolom nilai yang diambil dari tabel rujukan.

## Gambar B.30. Contoh fungsi VLOOKUP

Database Range dapat dibuat untuk menggantikan parameter array di formula VLOOKUP. Berikut cara membuatnya: Klik B3, tarik sambil menahan mouse ke E26 buka menu Data | Define Range, kemudian tulis nama range, klik tombol OK.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

14

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar B.31. Jendela dialog Define Database range Dengan menggunakan DATABASE RANGE, parameter kedua dari VLOOKUP bisa digantikan dengan nama DATABASE RANGE. Contoh 2: Contoh penggunaan VLOOKUP di OpenOffice.org berikut untuk memperlihatkan perbedaan penggunaan parameter terakhir "pengurutan".

Gambar B.32. Contoh VLOOKUP untuk tabel rujukan tidak EXACT MATCH Tabel Rujukan dibuat urut, kemudian parameter pengurutan di set = 1, yang membuat VLOOKUP akan mencari nilai terdekat yang paling mendekati di tabel rujukan. Untuk itu di tabel rujukan cukup di buat batas bawah nilai saja. Perhatikan ketika parameter pengurutan di set = 0, VLOOKUP akan menampilkan #N/A jika tidak ada data

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

15

## Last Update: 02 Jun 2008

yang tepat.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

16

## C. PENGGUNAAN FASILITAS FILTER DI CALC

Standard Filter
Tabel berikut adalah tabel nama-nama karyawan PT. XYZ.

Gambar C.1. Tabel karyawan PT.XYZ Dari tabel tersebut kita akan melakukan filter sesuai dengan kriteria yang kita inginkan seperti berikut:

Dimulai dengan huruf A Tidak dimulai dengan huruf A dimulai dengan kata ES atau MU Dimulai dengan huruf vokal mengandung kata IA
17

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Last Update: 02 Jun 2008

Diakhiri dengan huruf I Terdiri dari lima huruf Terdiri dari lima huruf dimana huruf ketiganya berupa huruf T dengan ketentuan, kriteria tersebut tidak meperhatikan huruf besar dan huruf kecil.

Langkah-langkah

Pindahkan kursor ke A1 pilih menu Data | Filter | AutoFilter. Akan muncul di sel A1 tombol menu filter seperti berikut:

## Gambar C.2. Tabel Nama yang telah di Auto filter

Pilih Standar Filter. Akan muncul jendela Standard Filter seperti berikut:

Gambar C.3. Jendela Standard Filter Keterangan: Operator yang terdiri dari OR dan AND, gunakan ini jika kriteria kita lebih dari satu. Contoh: dimulai dengan kata ES atau MU, karena terdiri dari dua kriteria, maka kita gunakan operator OR. Batas maksimum sampai tiga kriteria Field Name: Nama kolom yang difilter Condition: Kondisi kriteria yang diinginkan, terdiri dari =; <;>; <=; >=; <> (tidak sama dengan); Largest (terbesar) contoh: 3 terbesar dengan mengisi angka 3 di kotak value; Smallest (terkecil) contoh: 2 terkecil dengan mengisi angka 2 di kotak value; Largest % ( satu terbesar); Smallest % ( satu terkecil). Value: nilai kriteria yang diinginkan, dapat diinput secara manual dengan memilih dari daftar yang sudah ada, bakan dapat diinput dengan regular expression ( dengan terlebih dahulu mencentangkan kotak Regular Expression)

Area Option yang terdiri dari: Case sensitif (akan membedakan huruf besar dan huruf kecil); Range contains column label ( jika kolom data memiliki label/judul); Regular Expression (jika nilai kriteria berupa regular expression); No Duplication ( jika hasil filter ada yang sama maka akan diambil satu saja).

Centangkan kotak Regular Expression karena kriteria yang diinginkan berupa regular expression. ( Catatan: Lihat Pembahasan mengenai Regular Expression di Bab Tips dan Trik)
18

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

Hasil Filter

## Gambar C.6. Jendela Filter dan hasil filter

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

19

## Gambar C.8. Jendela Filter dan hasil filter

Mengandung kata IA

## Terdiri dari lima huruf

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

20

## AutoFilter untuk beberapa sheet dalam satu dokumen Calc

Secara default jika kita melakukan autofilter di suatu sheet (misalkan di Sheet1), maka untuk Calc hanya akan ada satu range data yang dibuatkan, sehingga jika kita membuat lagi autofilter di Sheet yang lain (misalkan di sheet2), maka otomatis nilai range datanya menjadi range data untuk sheet2. Akibatnya AutoFilter di Sheet1 akan hilang karena range datanya telah digunakan oleh sheet2. Agar kita tetap dapat melakukan autofilter beberapa sheet secara bersamaan, maka lakukan langkah berikut: 1. Definisikan range data untuk masing-masing sheet (buka menu Data | Define Range, isikan nama dan Range,). Contoh : untuk Sheet1, Nama range RD1 dengan range A1:B5 \$Sheet1.\$A\$1:\$B\$50. Untuk Sheet2, Nama RangeRD2 dengan Range A1:C40 \$Sheet2.\$A\$1:\$C\$40. 2. Pilih Sheet1, buka menu Data | Select Range, pilih RD1. Tekan tombol OK. Pilih menu Data | Filter | AutoFilter. 3. Pilih Sheet2, buka menu Data | Select Range, pilih RD2. Tekan tombol OK. Pilih menu Data | Filter | AutoFilter

D.

## PENGGUNAAN DATA PILOT DI CALC

Untuk melakukan pivot dari suatu tabel atau data, kita menggunakan fungsi DataPilot yang setara dengan PivotTable di Excel. DataPilot digunakan untuk menggabungkan, membandingkan, menganalsis data yang besar, sehingga terbentuk suatu data yang ringkas dan mudah dipahami. Contoh: Di bawah ini merupakan data Report untuk Nilai Safety di Perusahaan KST tiap departemen selama tahun 2009 (bukan nilai sebenarnya).

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

21

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar D.1. Data Report untuk Nilai Safety di Perusahaan KST tahun 2009 Langkah-langkah pembuatan Data Pilot: 1. Pilih rentang data dengan mengklik A1 sampai N52 2. Pilih menu Data | DataPilot | Start.. 3. Pilih Current Selection pada jendela Select source , click OK

Gambar D.2. jendela dialog Select Source 4. Jendela Data pilot akan muncul seperti di bawah ini

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

22

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar D.3. Jendela Data Pilot 5. Misalkan kita ingin membandingkan total nilai Safety selama 3 bulan (Januari, Februari, Maret) tiap departemen. Drag (tarik) tombol departemen ke Column Field, drag tombol SAFETY EQUIPMENT ke Row Fields, drag tombol Jan, tombol Feb, dan tombol Mar ke Data Fields. Hasilnya seperti di bawah ini:

## Gambar D.4. Proses drag & drop di jendela data Pilot

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

23

## Last Update: 02 Jun 2008

6. Di bawah data report tepatnya pada kolom A baris 54 akan muncul tabel pivot seperti berikut:

## Gambar D.5. Hasil Data Pilot

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

24

E.

## Di bawah ini disajikan beberapa contoh penggunaan Data Pilot.

Analisis Data Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pulau Jawa selama tahun 2020.
Tabel berikut merupakan tabel mengenai jumlah korban kecelakaan lalulintas di pulau Jawa pada tahun 2020. Tabel tersebut merupakan hasil rekayasa data dan bukan merupakan kondisi yang sebenarnya.

Gambar E.1. Tabel jumlah korban kecelakaan lalulintas di pulau Jawa pada tahun 2020

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

25

## Last Update: 02 Jun 2008

Dari tabel tersebut akan dibuatkan laporan sebagai berikut: 1. Jumlah kecelakaan tiap bulan per provinsi Hasil laporan yang diharapkan sebagai berikut:

Gambar E.2. Tabel yang diharapkan mengenai jumlah kecelakaan tiap bulan per provinsi 2. Jumlah korban luka ringan, luka berat, dan meninggal selama tiga bulan pertama di Jakarta. Hasil laporan yang diharapkan sebagai berikut:

Gambar E.3. Tabel yang diharapkan mengenai Jumlah korban luka ringan, luka berat, dan meninggal selama tiga bulan pertama di Jakarta 3. Komposisi jumlah korban kecelakaan lalu lintas untuk masing-masing wilayah. Hasil laporan yang diharapkan sebagai berikut:

Gambar E.4. Tabel yang diharapkan mengenai Komposisi jumlah korban kecelakaan lalu lintas Langkah-langkah Pilih range Data A1: E61 Buka jendela Data Pilot dari menu Data | DataPilot | Start. Buat data pilot sesuai dengan laporan yang diharapkan. 1. Jumlah kecelakaan tiap bulan per provinsi: Pada jendela Data Pilot, drag Bulan ke Row Fields, Total ke Data Fields, Wilayah ke Column Fields. Tekan Tombol More, kemudian pilih Result To: New Sheet, Tekan tombol OK. Hasilnya sebagai berikut:

Gambar E.5. Tabel Data Pilot mengenai Jumlah kecelakaan tiap bulan per provinsi
/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt 26

## Last Update: 02 Jun 2008

2. Jumlah korban luka ringan, luka berat, dan meninggal selama tiga bulan pertama di Jakarta. Pada jendela Data Pilot, drag data Bulan ke Row Fields, Luka Ringan, Luka Berat, dan meninggal ke Data Fields. Untuk menampilkan tiga bulan saja, maka pilih data Bulan yang berada di Row Fields, kemudian klik tombol Option. Klik tombol Option dari jendela Data Field. Pada Jendela Data Field Options, lakukan konfigurasi sebagai berikut: Sort By: Bulan (Ascending) Hide Items: centangkan item May, Jun, Jul, Aug, Sep, Oct, Nov, Des. Tekan tombol OK pada jendela Data Field Options, dan Data Field. Tekan tombol More pada jendela Data Pilot. Pilih Result To: New Sheet, kemudian hilangkan tanda centang pada kotak Total Columns. Untuk menampilkan wilayah DKI Jakarta saja (dan karena hanya satu item) maka ada tiga alternatif filter yang dapat dilakukan yaitu: a. Lewat jendela Filter di tabel hasil data pilot Drag Wilayah ke Column Field, kemudian tekan tombol OK. Dari tabel hasil data pilot, klik kanan dan pilih filter. Pada jendela filter, lakukan konfigurasi berikut:

## Gambar E.6. Jendela Filter Hasilnya sebagai berikut:

Gambar E.7. Tabel data pilot mengenai jumlah korban luka ringan, luka berat, dan meninggal selama tiga bulan pertama di Jakarta Agar tampilan data fieldnya berbentuk kolom-kolom, maka tarik sel Data dan sisipkan ke antara sel DKI Jakarta dan sel 304.

gambar Gambar E.8. Merubah tampilan Data Field dari bentuk baris ke bentuk kolom tampilan data pilotnya berubah menjadi seperti berikut:

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

27

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar E.9. Hasil Perubahan ke bentuk kolom b. Lewat Hide Items pada jendela Data Fields Options Drag Wilayah ke Column Fields, kemudian lakukan langkah sepert filter pada Bulan, dengan Hide Items: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa timur, DI Yogyakarta. Tekan tombol OK pada jendela Data Fields Options, Data Field, dan Data Pilot. Hasilnya akan sama dengan cara pertama. c. Lewat Page Fields pada jendela Data Pilot Page fields berguna untuk dijadikan filter pada tabel hasil data pilot, filternya tergantung dengan data yang dimasukkan ke Page Fields Drag Wilayah ke Page Fields. Tekan tomobol OK. Hasilnya sebagai berikut

Gambar E.10. Tabel Data Pilot Dengan tambahan menu Filter Tekan tombol menu filer dan pilih DKI Jakarta. Tarik sel Data dan masukkan ke sel kosong yang berada disebelahnya.

Gambar E.11. Tabel Data Pilot Dengan filter DKI Jakarta Catatan: Pada Calc metode pengurutan di Data Pilot masih terbatas pada metode pengurutan teks , belum bisa diurutkan sesuai urutan bulan. Sehingga terlihat bulan Feb ditampilkan pada urutan pertama. 3. Komposisi jumlah korban kecelakaan lalu lintas untuk masing-masing wilayah. Pada Jendela Data Pilot, Drag (tarik) data Wilayah ke Row Fields, drag data Total ke Page Fields. Tekan tombol More pada jendela Data Pilot. Pilih Result To: New Sheet. Pilih data Total pada Data Fields, kemudian tekan tombol Option. Tekan tombol More pada jendela Data Field. Pada area Displayed Value, pilih Type: % of Total. Tekan Tombol OK pada jendela Data Field dan jendela Data Pilot. Hasil tabelnya akan muncul seperti berikut:

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

28

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar E.12. Tabel Data Pilot mengenai Komposisi jumlah korban kecelakaan lalu lintas sebelum di format Ubah format sel 0.14 sampai sel 1 dengan cara memilih range data dari sel 0.14 sampai sel 1, kemudian pilih Cells... pada menu Format. Pilih Tab Numbers pada jendela Format Cells, kemudian pilih Category: Percent. Tekan tombol OK. Hasil akhirnya sebagai berikut:

Gambar E.13. Tabel Data Pilot mengenai Komposisi jumlah korban kecelakaan lalu lintas setelah di format Catatan: Pada hasil laporan yang diharapkan ada tiga kolom yang ingin ditampilkan yaitu kolom Wilayah, Jumlah dan Persen. Tetapi karena di jendela Data Pilot kita tidak bisa memasukkan data Total ke area Data Fieds lebih dari satu (hal ini bagi penulis menjadi suatu kelemahan yang sebaiknya perlu diperbaiki di versi selanjutnya), maka kita memilih apakah data mau ditampilkan dalam bentuk Normal, atau dalam bentuk persen. Sedangkan di Excel 2007, kita dapat memasukkan data yang sama lebih dari satu kali ke area yang sama (Row Fields atau Column Fileds atau Data Fields), bahkan dapat diganti Label kolomnya.

## Komposisi Data Kepadatan Penduduk Indonesia tahun 2004

Tabel berikut merupakan tabel Kepadatan penduduk tiap propinsi di Indonesia. Kolom Kepadatan merupakan hasil bagi data Luas Wilayah dengan jumlah Penduduk yang didapat dari situs Web Departemen Dalam Negri Republik Indonesia.Dari tabel tersebut ada dua yang ingin dihasilkan yaitu, tabel kelas data dan grafik dari tabel tersebut.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

29

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar E.14. Tabel Kepadatan Penduduk RI tahun 2004 Langkah-langkah: Pilih range Data A1: E34 Buka jendela Data Pilot dari menu Data | DataPilot | Start. Pada jendela Data Pilot drag (tarik) data Provinsi ke Data Fields, kemudian tekan tombol Options. Pilih Function: Count pada jendela Field. Tekan tombol OK Tarik data Kepadatan ke Row Fields. Tekan tombol More. Pilih Result To: New Sheet. Tekan tombol OK. Dari hasil Tabel Data Pilot, pilih sembarang sel pada kolom Kepadatan kemudian pilih menu Data | Group and Outline | Group. Lakukan konfigursi sebagai berikut pada Jendela Grouping. Gambar E.15. Jendela Grouping

## Hasil Grouping akan tampak seperti berikut:

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

30

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar E.16. Tabel Data Pilot setelah dikelompokkan Pilih Range Data A3:B10 dari tabel data pilot tersebut. Tekan icon Chart di standard toolbar. Pada Jendela Chart Wizard, atur konfigurasinya sebagai berikut: Chart Type: Pie Normal 3D Look realistic Data Range: Sesuai Default Data Series: Sesuai Default Chart Elements: Title Komposisi Kepadatan Penduduk RI; Sub Title: Tahun 2004.

Masuk ke area edit chart (Lihat Bab mengenai area kerja dan komponen Chart). Klik ganda Data Series. Pilih Tab Data Labels pada jendela data series. Centangkan kotak Show Value as number dan kotak Show Value as percentage pada jendela Data Label. Pilih Separator: New Line. Pilih Tab Characters, kemudian pilih size:10. Tekan tombol OK Grafiknya akan tampak seperti berikut:

## Gambar E.17. Chart Komposisi Kepadatan Penduduk RI tahun 2004

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

31

F.
Mengedit Chart

## AREA KERJA DAN KOMPONEN CHART

Klik Sekali Chart: untuk mengedit ukuran, posisi, arrange, dan alignment chart Klik sekali di luar area chart: keluar dari pengeditan chart

## Mengedit Komponen Chart

Sebelum melakukan pengeditan komponen chart, sebaiknya perlu mengenal area kerja chart di Calc seperti ditunjukkan gambar di bawah ini

Gambar F.1. Komponen-komponen Chart Klik Ganda Chart: untuk memasuki area kerja chart, dimana kita bisa melakukan pengeditan komponenkomponen chart. Edit Komponen: ada dua cara. Pertama, klik ganda komponen. Kedua, klik sekali komponen kemudian klik kanan|Object Properties (atau klik sekali komponen kemudian pilih menu : Format | Object Properties. Berikut adalah hal-hal yang penting yang dapat kita edit dari komponen tersebut dan atau dari menu dan

tombol :
/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt 32

## Last Update: 02 Jun 2008

X Axis: mengedit garis sumbu X (bentuk, warna, ketebalan, dsb) dan label-labelnya. Contoh hasil edit X Axis untuk modifikasi label ( bagian tab Label):

## Gambar F.3. Beberapa bentuk modifikasi Order pada X axis label

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

33

## Last Update: 02 Jun 2008

Chart Area: biasanya untuk mengedit background dari area chart ( ada di bagian tab area).

## Gambar F.4. Penambahan Background di Chart Area

Y Axis: mengedit garis sumbu Y (bentuk, warna, ketebalan, dsb) dan label-labelnya.Contoh hasil edit Y Axis untuk modifikasi scala label ( bagian tab scala):

## Gambar F.5. Modifikasi scala label di Y Axis

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

34

## Last Update: 02 Jun 2008

Data Series: mengedit hal yang berkaitan dengan data series seperti pemberian warna, menampilkan nilai series, pemberian garis statistik (mean, variance, dsb), kurva regresi, dsb. Contoh hasil edit Data series untuk mengubah warna (bagian tab area), menampilkan nilai di batang (bagian tab data labels), memberi persamaan garis statistik (bagian tab statistics):

## Gambar F.6. Hasil edit Data series

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

35

G.

## PENGGUNAAN CHART DI CALC

Contoh: di bawah ini merupakan contoh data tingkat safety untuk department AD selama tahun 2009 (bukan data sebenarnya), dengan nilai maksimum 20 untuk masing-masing Safety Equipment. Akan dibuat grafik radar tingkat safety pada bulan January 2009 Gambar G.1. Data tingkat safety Departemen AD tahun 2009

## Langkah-langkahnya sebagai berikut:

Pilih Range Data dari A78 sampai B83 Tekan tombol grafik yang ada di toolbar atau lewat menu Insert | Chart...

## Gambar G.2. tombol grafik di toolbar

Pada jendela Chart Wizard, pilih tipe grafik atau chart dengan tipe Net, kemudian pilih Lines Only seperti dibawah ini

## Gambar G.3. Pemilihan tipe chart

Tekan tombol Next, untuk lanjut ke langkah ke dua, kemudian akan muncul pilihan data range, karena di awal kita sudah memilih data range, pilihan ini kita biarkan saja.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

36

## Gambar G.4. Pemilihan Data Range Keterangan

Data Series in rows : Pilih ini jika nilai dari data series dibuat secara horizontal Data Series in column : Pilih ini jika nilai dari data series dibuat secara vertikal ( untuk contoh kali ini kita pilih Data series in column) First row as label : baris pertama dari range data akan dijadikan label First column as label : kolom pertama dari rage data akan dijadikan label ( untuk contoh kali ini kita centangkan ke dua-duanya).

Gambar G.5. Keterangan mengenai komponen tabel yang berkaitan dengan Chart

Tekan tombol next untuk lanjut ke langkah tiga, akan muncul jendela untuk pengaturan data range tiap data series. Perhatikan nilai-nilainya. Jika sudah sesuai dengan yang kita inginkan, tekan tombol next.

## Gambar G.6. Pemilihan Data Series

Langkah terakhir adalah mengisi elemen dari chart seperti judul, sub judul, nama untuk sumbu x,
37

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Last Update: 02 Jun 2008

nama untuk sumbu y, pilihan menampilkan legenda, dan pilihan menampilkan grids. Isi elemen tersebut seperti di bawah ini

## Gambar G.7. Pemilihan elemen chart

Tekan tombol Finish, kemudian akan muncul chart seperti gambar berikut:

## Gambar G.8. Chart Tingkat Safety Departemen AD Catatan:

Untuk membuat chart pada bulan yang lainnya seperti bulan Agustus, cara memilih range datanya sebagai berikut: pilih range data dari A78 sampai A83, tekan tombol Ctrl di keyboard, tahan jangan dilepas, kemudian pilih range data dari I78 sampai I83. Untuk melakukan pengeditan chart, double click pada chart, setelah itu akan muncul menu38

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Last Update: 02 Jun 2008

menu dan tombol-tombol untuk pengeditan chart. Silahkan dilihat masing-masing isi menunya dan fungsi tombol-tombolnya.

## Gambar G.9. Toolbar dan menu untuk pengeditan chart

Membuat grafik batang dan garis ( studi kasus untuk data series yang dibuat secara horizontal)
Contoh: Dengan data yang sama pada pembuatan grafik radar, kita akan membuat grafik batang dan garis Tingkat Safety Departemen AD untuk Safety Equipment 5S/5P dan Rencana Tanggap Darurat. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

Pilih Range Data dari A78 sampai M80, kemudian klik tombol grafik di toolbar.

## GambarG.12. Memilih data range

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

39

## Gambar G.13. Memilih Data Series

Gambar G.14. Mengisi element chart Hasilnya akan seperti di bawah ini

Gambar G.15. Chart tingkat Safety Departemen AD periode 2009 Agar grafik batangnya berbentuk histogram( tidak ada spasi antar batang) caranya sebagai berikut: klik ganda grafik ( atau klik kanan | edit) klik sekali di batang buka menu Format | Object Properties ( atau klik kanan | Object Properties) di bagian jendela Data series pilih tab Option isi Setting Spacing = 0% klik tombol OK. Hasilnya akan seperti berikut:
/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt 40

## GambarG.16. Chart tanpa spasi

Mengubah Skala Apabila kita meinginkan nilai maksimum pada skala sumbu Y = 20 dengan interval = 4; Langkahlangkahnya sebagai berikut: Klik ganda chart pilih menu format Axis Y Axis isi parameter di tab scale seperti berikut( atau klik ganda chart klik di Y Axis klik kanan, pilih Object Properties):

## Gambar G.17. Mengubah Skala Y Axis

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

41

## Last Update: 02 Jun 2008

Memberi label nilai pada tiap-tiap batang Klik ganda chart pilih menu Insert | Data Labels centangkan kotak show value as Number klik tombol OK

## Membuat Pie Chart 3D

Perhatikan tabel berikut:

Gambar G.19. Tabel Frekuensi jumlah penduduk 51 negara Dari tabel tersebut kita akan membuat Chart berbentuk Pie 3D. Langkah-langkah: Pilih range data (A2:B8) klik tombol Chart di Toolbar. Akan muncul jendela Chart Wizard yang akan membantu kita setahap demi setahap dalam membuat Chart Tahap Chart Type:Pilih Chart type : Pie Normal centangkan 3D look pilih Realistic di kotak pilihan 3D. Tekan tombol next

Gambar G.20. Memilih Tipe chart berupa Pie 3D Tahap Data Range : langsung saja tekan tombol next karea di awal kita sudah membuat range data. Tahap Data Series : langsung saja tekan tombol next karena secara otomatis sudah dipilihkan. Tahap Chart Element: Isi Title:Komposisi jumlah penduduk (dalam %); Subtitle: 51 Negara tekan tombol finish. Atur ukuran Chart sedemikian rupa Pemberian Label persen pada masing masing potongan Pie klik ganda Chart klik di salah satu potongan klik kanan object properties atau pilih menu Format Object Properties akan muncul jendela Data series Pilih tab Data Labels centangkan kotak show value as percentage, pilih Placement: Inside Pilih tab character, pilih size:14 tekan tombol OK. Hasilnya akan nampak seperi berikut

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

42

## Mengedit Data Label di Openoffice.org Calc 2.4

Melanjutkan dari pembahasan mengenai komponen chart, kali ini kita membahas fitur-fitur baru yang tersedia di OpenOffice.org Calc 2.4 untuk pengeditan Chart khususnya mengenai data series, yaitu:

Menampilkan secara bersamaan label dengan format angka dan persen. centangkan kotak pada bagian Show value as number dan Show value as percentage. Menampilkan masing-masing bagian data label dengan pemisah (separator) berupa new line, spasi, koma, semi koma. Pada bagian separator pilih pemisah yang dikehendaki. Memilih format number untuk label. Tekan tombol number format, dan atau tekan tombol percentage format. Fleksibilitas dalam penempatan label. Pada bagian Placement, pilih penempatan yang dikehendaki

Tipe Column Chart: above, below, center, outside, inside, near origin Tipe Bar Chart: right, left, center, ouside, inside, near origin. Tipe Pie Chart: Best fit, ouside, inside, and center.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

43

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar G.22. Fitur-fitur baru dalam pemformatan data series di OpenOffice.org 2.4

## Reverse Axis di Chart

Reverse Axis merupakan fitur pengeditan chart untuk membalik urutan penomoran angka/teks pada sumbu X atau Y). Langkah-langkah:

klik ganda chart untuk memasuki mengedit chart Pilih menu Format | Axis | X axis atau Y Axis, akan muncul jendela X Axis atau Y Axis Pilih tab scale lalu centangkan kotak Reverse Direction.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

44

## Membuat Schedule Chart Untuk Perencanaan Pekerjaan

Dari tabel Perencanaan Pekerjaan di bawah ini, akan dibuatkan Schedule chart.

## Gambar G.24. Tabel rencana kerja Langkah-langkah:

Pilih Range data A1:C9 Klik Icon Chart Pilih Type Chart Type: Bar dengan bentuk Stacked, kemudian lakukan steps selanjutnya, Tekan tombol finish Klik ganda chart, kemudian klik ganda Data Series yang bewarna biru Pada jendela Data Series atur properties data series sebagai berikut: Tab Borders Line Properties style : Invisible Tab Area Fill: None Tekan Tombol OK Klik Ganda Y Axis, Pada jendela Y Axis atur properties dari Y Axis sebagai berikut: Tab Label Centangkan Overlap; Rotate text: 45 degrees Tab Numbers Hilangkan centangan source format; Category: Date Tab Scale: Axis Scale Minimum = 08/30/2007; Maximum = 11/07/2007; Major Interval = 3; Minor Interval = 3;
45

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

H.

## PENGGUNAAN MACRO DI CALC

Record Macro
Contoh : Macro untuk mengurutkan data Langkah-langkah: a) Buat di sheet dengan datanya sebagai berikut:

Gambar H.1. tabel Data1 belum terurut b) c) d) e) Pilih menu Tools | Macros | Record Macro Pindah ke kolom A2, kemudian drag mouse ke bawah sampai A6 Pilih menu Data | Sort Setelah selesai mengurutkan , tekan tombol stop recording, akan muncul jendela untuk menyimpan macro yang kita buat.

Gambar H.2. kotak dialog untuk berhenti record f) Untuk memudahkan pencarian macro yang telah disimpan, tekan tombol New Library, isikan dengan nama library yang kita kehendaki misalnya MacroSaya, setelah itu tekan tombol New Module lalu isikan dengan nama yang dikehendaki, misalnya ModulUrut.
/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt 46

## Last Update: 02 Jun 2008

Kemudian isi macro name dengan nama yang dikehendaki, misalnya Urut1. Gambarnya seperti berikut:

## Gambar H.3. Jendela Penyimpanan macro

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

47

## Last Update: 02 Jun 2008

g) Buat data di sheet yang lain dengan ketentuan jumlah baris, jumlah kolom, dan posisi baris dan kolomnya harus sama dengan sheet yang telah kita record. Contohnya seperti berikut:

Gambar H.4. Tabel Data2 belum terurut h) Jalankan makro. Ada beberapa alternatif cara yang dilakukan untuk menjalankan macro yang telah kita buat, yaitu: i. Lewat menu tools Pilih menu Tools | Macros | Run macro. Pilih library MacroSaya Module Urut Urut1. Tekan tombol Run. Hasilnya seperti berikut:

## Gambar H.6. Tabel Data 2 sudah terurut

ii. Lewat pembuatan tombol macro. Pilih menu View | Toolbars | Form Controls. Pilih tombol push button, pindahkan ke sheet , tekan mouse lalu drag untuk membuat tombol macro.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

48

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar H.7. Form Control Klik kanan di tombol makro pilih Control, akan muncul jendela Properties button, pada bagian tab general isikan Label dengan teks Urutkan ( tanpa tanda kutip). Pada bagian tab Event tekan tombol triple dot yang terletak di sebelah kanan mouse button pressed.

## Gambar H.9. Jendela Properties Button

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

49

## Last Update: 02 Jun 2008

Pada jendela Assign Action tekan tombol Assign Macro. Pada jendela Macro Selector pilih macro Urut1 di bagian library MyMacro | Macrosaya | ModuleUrut kemudian tekan tombol OK. Tekan OK di jendela Assign Action. Tutup jendela properties

## Gambar H.10. Jendela Macro Selector

Gambar H.11. Jendela Assign action Tekan tombol Design mode on / off di form control untuk mengaktifkan tombol makro. Terakhir jalankan makro dengan menekan tombol makro berlabelkan Urutkan. Hasilnya persis sama dengan cara pertama.

Gambar H.12. Mengaktifkan dan menjalankan tombol Macro Catatan : pembuatan tombol makro akan kebih menghemat waktu karena kita tinggal
/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt 50

## Last Update: 02 Jun 2008

menyalin (copy) tombol makro tersebut ke sheet sheet yang lain, yang ingin kita urutkan datanya.

## Melihat Isi Program dari Hasil Record Macro

Pada pembahasan mengenai penggunaan macro di Calc, kita telah mencoba teknik membuat macro dengan Record. Untuk melihat apa isi yang terkandung di dalamnya, coba buka menu Tools | Macros | Organize Macros | OpenOffice.org Basic. Pada jendela OpenOffice.org Basic pilih modul yang telah anda buat, tekan tombol edit Contoh berikut merupakan hasil record macro untuk memberi style pada sel berupa huruf tebal, perataan tengah, dan backgorund merah.
Rem -------------------------------------------------------------------Rem rem digunakan untuk membuat komentar rem contoh1 merupakan nama macro rem --------------------------------------------------------------------rem Awal Program sub contoh1 rem ---------------------------------------------------------------------rem define variables dim document as object dim dispatcher as object rem ---------------------------------------------------------------------rem mendapat akses ke dokumen document = ThisComponent.CurrentController.Frame dispatcher = createUnoService("com.sun.star.frame.DispatchHelper") rem ---------------------------------------------------------------------rem membuat huruf tebal dim args1(0) as new com.sun.star.beans.PropertyValue args1(0).Name = "Bold" args1(0).Value = true dispatcher.executeDispatch(document, ".uno:Bold", "", 0, args1()) rem ---------------------------------------------------------------------rem rata tengah dim args2(0) as new com.sun.star.beans.PropertyValue args2(0).Name = "HorizontalAlignment" args2(0).Value = com.sun.star.table.CellHoriJustify.CENTER dispatcher.executeDispatch(document, ".uno:HorizontalAlignment", "", 0, args2()) rem ---------------------------------------------------------------------rem warna background merah dim args3(0) as new com.sun.star.beans.PropertyValue args3(0).Name = "BackgroundColor" args3(0).Value = 8388608 dispatcher.executeDispatch(document, ".uno:BackgroundColor", "", 0, args3()) end sub rem Akhir program rem ----------------------------------------------------------------------

Hal yang perlu diketahui bahwa setiap kita melakukan record macro maka secara otomatis akan membuat dua object yaitu document dan dispatcher.
dim document as object dim dispatcher as object 'merujuk kepada dokument yg sedang kita buat 'sebagai objek untuk melakukan pengiriman perintah 51

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Last Update: 02 Jun 2008 document = ThisComponent.CurrentController.Frame dispatcher = createUnoService("com.sun.star.frame.DispatchHelper")

Kemudian setiap melakukan event(tindakan) pada dokumen kita seperti membuat huruf tebal, maka secara otomatis akan dibuatkan variabel yang bertipe array berstruktur ( memiliki properti name dan value).
dim args1(0) as new com.sun.star.beans.PropertyValue args1(0).Name = "Bold" args1(0).Value = true

## setelah itu akan mengeksekusi objek dispatcher

dispatcher.executeDispatch(document, ".uno:Bold", "", 0, args1())

dimana .uno:Bold adalah sebuah perintah untuk pembuatan karakter tebal. dan seterusnya untuk event-event berikutnya.

## Pemograman Macro dengan Openoffice.org Basic

Pada pembahasan sebelumnya, kita telah mencoba membuat macro dengan record macro, sekarang akan dicoba membuat macro dengan pemrograman. Pembahasan akan langsung kepada contoh-contoh pengunaan macro di Calc. 1. Export Spreadsheet ke format csv dengan macro Dengan cara biasa, sebenarnya kita sudah bisa menyimpan dokumen spreadsheet kita ke dalam bentuk format cvs yaitu dengan memilih menu File | Save As..., dan pada jendela dialog save as pilih Save As type: text CSV(.csv). Sekarang dengan macro anda dapat juga menyimpan dengan format csv. Ada dua cara menyimpan dokumen ke format csv: memunculkan terlebih dahulu jendela dialog Save As atau disimpan langsung kedalam folder yang sudah ditentukan sebelumnya. Untuk memulai membuat macro, coba buka menu Tools | Macros | Organize Macros | OpenOffice Basic, kemudian di jendela dialog OPenOffice.org Basic macro tekan tombol Organize, kemudian pilih library tempat untuk menyimpan macro di jendela OPenOffice.org Basic Organize, setelah itu tekan tombol new, isi nama module. setelah membuat module baru, tekan tombol edit, akan muncul aplikasi OpenOffice Basic tempat anda menulis macro. Tuliskan macro seperti berikut:
Rem menyimpan dokumen ke format csv dengan memunculkan kotak dialog sub withdialog rem ---------------------------------------------------------------------rem mendefinisikan variabel dim document as object dim dispatcher as object rem ---------------------------------------------------------------------rem akses ke dokumen document = ThisComponent.CurrentController.Frame dispatcher = createUnoService("com.sun.star.frame.DispatchHelper") rem ---------------------------------------------------------------------rem memunculkan kotak dialog dispatcher.executeDispatch(document, ".uno:SaveAs", "", 0, Array()) end sub Rem sub rem rem menyimpan dokumen ke format csv langsung ke folder yang ditentukan nodialog ---------------------------------------------------------------------mendefinisikan variabel 52

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

Last Update: 02 Jun 2008 dim document as object dim dispatcher as object rem ---------------------------------------------------------------------rem akses ke dokumen document = ThisComponent.CurrentController.Frame dispatcher = createUnoService("com.sun.star.frame.DispatchHelper") rem ---------------------------------------------------------------------dim args1(3) as new com.sun.star.beans.PropertyValue dim waktu as date dim swaktu as string waktu = now() swaktu = trim(str(month(waktu)))& trim(str(day(waktu)))& trim(str(year(waktu))) &"_" & trim(Str(Hour(waktu))) & "." & trim(Str(Minute(waktu))) & "." & trim(Str(Second(waktu))) rem ---------------------------------------------------------------------rem menyimpan ke folder D:/data dengan nama tes + waktu sekarang args1(0).Name = "URL" args1(0).Value = "file:///D:/Data/tes"&swaktu &".csv" rem ---------------------------------------------------------------------rem simpan ke format csv args1(1).Name = "FilterName" args1(1).Value = "Text - txt - csv (StarCalc)" rem ---------------------------------------------------------------------rem jika ada nama file yg sama, akan langung di overwrite args1(2).name = "Overwrite" args1(2).value = True args1(3).Name = "SelectionOnly" args1(3).Value = true dispatcher.executeDispatch(document, ".uno:SaveAs", "", 0, args1()) end sub

Kemudian buat dua tombol di sheet tempat anda bekerja ( lihat cara pembuatan tombol) beri label masing masing tombol (export1 to Csv dan Export2 to csv). berikan macro ditombol tersebut( lihat cara memberi macro ke tombol). untuk tombol pertama beri macro withdialog, untuk tombol kedua beri macro nodialog. 2. Membuat link antar sheet. Pertama-tama, beri nama tiga sheet dengan nama : home, page1, page2. kemudian buka OpenOffice.org basic. Isikan program macro seperti berikut:
Rem --------------------------------------------------------rem macro untuk link ke halaman page 1 Sub linkpage1 Dim oDocument As Object, oSheet As Object, oCell As Object oDocument=ThisComponent rem Mendapatkan sheet page1 oSheet=oDocument.Sheets.getByName("page1") rem Medapatkan sel A1 oCell=oSheet.getCellByposition(0,0) ThisComponent.getCurrentController().select(oCell) end sub rem --------------------------------------------------------Rem macro untuk link ke halaman page 2 Sub linkpage2 Dim oDocument As Object, oSheet As Object, oCell As Object oDocument=ThisComponent /media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt 53

Last Update: 02 Jun 2008 oSheet=oDocument.Sheets.getByName("page2") oCell=oSheet.getCellByposition(0,0) ThisComponent.getCurrentController().select(oCell) end sub rem --------------------------------------------------------Rem macro untuk link ke halaman home Sub linkhome Dim oDocument As Object, oSheet As Object, oCell As Object oDocument=ThisComponent oSheet=oDocument.Sheets.getByName("home") oCell=oSheet.getCellByposition(0,0) ThisComponent.getCurrentController().select(oCell) end sub

Setelah itu pilih sheet Home, buat dua tombol untuk link ke sheet page1 dan page2 , beri label tombol pertama dengan label page1 dan tombol ke dua dengan label page2. kemudian beri macro tombol pertama dengan macro linkpage1, dan tombol kedua dengan macro linkpage2. Pindah ke sheet page1, buat tombol untuk link ke sheet home, kemudian beri label Home, tambahkan macro linkhome. Pindah ke sheet page2, buat tombol untuk link ke sheet home, kemudian beri label Home, tambahkan macro linkhome. 3. Mendapatkan Informasi Sel Sel secara umum memiliki tiga tipe contens (isi) yaitu : angka (value) atau teks(string) atau formula. Untuk mendapatkan nilai dari sel tersebut kita bisa gunakan kombinasi beberapa fungsi berikut:
getCellByPosition(x;y).

Mendapatkan sel berdasarkan posisi xdan y. Dimana x (kolom) dan y (baris), posisinya dihitung mulai dari 0. Misalkan:
xSheet.getCellByPosition(1,0) range1.getCellByPosition(1,0)

## kolom kedua dan baris pertama dari sheet yaitu B1

seandainya range1 = A3:B5, maka posisi sel itu berada pada kolom kedua dan baris pertama dari range1 yaitu B5
getCellRangeByName. Mendapatkan

## seperti di sheet. Misalkan:

getCellRangeByName("A2") mendapatkan sel A2 getCellRangeByName("A3:B5") mendapatkan range sel A3:A5
getCellRangeByPosition(kiri, atas, kanan, bawah). Mendapatkan

sel atau range sel berdasarkan posisi kiri atas range data sampai kanan bawah range data dan posisinya dihitung mulai dari 0. Misalkan:
getCellRangeByPosition(0,2,1,4) >> mendapatkan range sel A3:B5

Contoh Macro: Buat dua macro dengan nama getCellInfo dan getCellInfoByRange seperti berikut:
Rem -----------------------------------------------------------------------rem ----------Mendapatkan info sel A1 dari Sheet pertama-------------------Sub getCellInfo dim A1_Value, A1_String, A1_Formula dim xSheet ' Mendapatkan sheet pertama xSheet = ThisComponent.Sheets(0) ' mendapatkan value, string, dan formula dari sel A1 A1_Value = xSheet.getCellByPosition(0,0).value A1_String = xSheet.getCellByPosition(0,0).string A1_Formula = xSheet.getCellByPosition(0,0).Formula 'menampilkan informasi sel /media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt 54

Last Update: 02 Jun 2008 'berupa value, string, dan formula print "Value:" &A1_value &" ;String: " &A1_String &" ;Formula: " &A1_Formula End Sub Rem ----------------------------------------------------------------------rem -----Mendapatkan info sel A4 dari sheet pertama range A3:B5 -----------Sub getCellInfoByRange Dim range1 as Object ' Mendapatkan sheet pertama xSheet = ThisComponent.Sheets(0) ' Mendapatkan range A3:B5 range1 = xSheet.getCellRangeByName("A3:B5") ' bisa juga dengan menggunakan fungsi getCellRangeByPosition ' range1 =getCellRangeByPosition(0,2,1,4) ' mendapatkan info sel A4 A4_value = range1.getCellByPosition(0,1).string ' menampilkan info string dari sel A4 print A4_value End Sub

Contoh Penggunaan: Buka Sheet pertama anda, isi sel A1 dengan formula = NOW(), isi nilai range A3:B5 seperti gambar berikut:

Gambar H.13. Tabel contoh Jalankan macro getCellInfo, akan muncul pesan seperti berikut:

Gambar H.14 Pesan hasil macro getCellInfo Jalankan macro getCellInfoByRange, akan muncul pesan seperti berikut:

## Gambar H.15 Pesan hasil macro getCellInfoByRange

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

55

I.

## TIPS & TRIK

Penggunaan tanda \$ dalam formula. Pemberian tanda dolar disamping kiri baris (disimbolkan dengan angka) atau kolom (disimbolkan dengan huruf) pada suatu formula , akan menyebabkan kedudukan baris atau kolom tersebut menjadi konstan jika kita copy ke sel yang lain. Contoh: Perhatikan gambar berikut:

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

56

## Last Update: 02 Jun 2008

Freezing Baris dan Kolom Setiap baris/ kolom yang kita freezing, maka ketika ketika mengulung (scroll) layar. Maka baris/kolom tersebut tidak ikut tergulung. Langkah-langkah freezing sebagai berikut: Klik sel B2 untuk freezing baris pertama dan kolom pertama, kemudian pilih menu Window | Freeze. Untuk menormalkan, pilih lagi menu Window | Freeze.

Gambar I.2. Freezing baris dan kolom Klik sel A2 untuk freezing baris pertama saja. Klik sel B1 untuk freezing kolom pertama saja. Catatan: Dari contoh di atas baris/kolom yang akan di frezzing adalah baris/kolom yang terletak di sebelah atas dan sebelah kiri dari sel yang terpilih.

## Penggunaan Gool Seek Perhatikan contoh berikut

Gambar I.3. tabel contoh untuk penggunaan gool seek Bila kita menginginkan luas lingkarannya 500, maka berapa nilai jari-jarinya?. Untuk mengetahui jawabannya kita gunakan fungsi goal seek. Langkah- langkahnya adalah pilih Tools | Goal Seek. Pada jendela Goal Seek, isikan datanya seperti berikut:

Gambar I.4. Jendela Goal Seek Tekan tombol OK, kemudian tekan tombol Yes pada pop up seperti di bawah ini.

## Gambar I.5. jendela konfirmasi memasukkan hasil goal seek

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

57

## Gambar I.6. Tabel hasil

Mengabaikan nilai sel yang kosong Gunakan fungsi ISBLANK untuk menentukan apakah suatu sel memiliki nilai atau kosong.

Gambar I.7. contoh fungsi ISBLAK VLOOKUP ( Tabel rujukan berupa rentangan nilai data) contoh : Sale \$0 - \$49 nilai ratenya 25%; Sale \$50 - \$99 nilai ratenya 22.5 %; dan seterusnya seperti gambar berikut:

## Gambar I.8. Tabel untuk penggunaan Vlookup

Validasi data Untuk meminimalisir kesalahan dalam menginput nilai, user biasanya diberi batasan-batasan pengisian seperti hanya boleh angka saja, tidak boleh negatif dan sebagainya. Untuk memberi batasan tersebut gunakan fungsi validity yang ada di menu Data | Validity. Contoh :

## Gambar I.9. tabel yang akan divalidasi

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

58

## Last Update: 02 Jun 2008

Kolom Umur hanya boleh diisi dengan angka yang lebih besar atau sama dengan 10, sedangkan untuk kolom hari lahir hanya boleh diisi dengan nama hari seperti Senin, Selasa, sampai Minggu. Langkah- langkah : Klik kolom B untuk memilih semua baris di kolom B (kolom umur) lalu pilih menu Data | Validity. Isikan nilai-nilai berikut (lihat gambar) kemudian tekan tombol OK

## Gambar I.11. Mengisi pesan kesalahan jika user salah input

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

59

## Last Update: 02 Jun 2008

Klik kolom C untuk memilih semua baris di kolom C (kolom hari lahir) lalu pilih menu Data | Validity. Isikan nilai-nilai berikut (lihat gambar) kemudian tekan tombol OK

## Gambar I.14. Memasukkan Pesan kesalahan

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

60

## Last Update: 02 Jun 2008

Proteksi sel dari perubahan Pilih sel atau range data yang akan diproteksi pilih menu Format | Cell tandai kotak hide formula untuk menyembunyikan formula.

Gambar I.15. jendela format sel Pilih Menu Tools | Protect Document | Sheet isi kotak password dan kotak Confirm tekan tombol OK

## Gambar I.16. Jendela membuat Password

Menghitung Perbedaan waktu Contoh : Menghitung selisih waktu dari pukul 21.20 sampai 07.30

Gambar I.17. Contoh menghitung selisih perbedaan waktu Melihat semua fungsi yang didukung oleh OpenOffice.org Calc Pilih Menu Insert | Function List Melihat contoh penggunaan fungsi di OpenOffice.org Calc Pilih menu Help | OpenOffice.org Help di bagian tab Contents pilih Spreadsheets | Functions Types and operator.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

61

## Berpindah dari satu sel ke sel yang lain dengan keyboard

Kombinasi Kunci
Control+ Control+ Control+ Control+ Control+Home Control+End Alt+PgDn Alt+PgUp Control+PgDn Control+PgUp

Penjelasan
Berpindah satu sel ke kanan Berpindah satu sel ke kiri Berpindah satu sel ke atas Berpindah satu sel ke bawah Berpindah ke kolom terakhir data atau ke kolom IV Berpindah ke kolom pertama data atau ke kolom A Berpindah ke baris pertama data atau ke baris 1 Berpindah ke baris terakhir data atau ke baris 65536 Berindah ke sel A1 Berpindah ke sel pojok kanan bawah data Berpindah satu layar ke bawah Berpindah satu layar ke atas Berpindah satu sheet ke kanan

Berpindah satu sheet ke kiri Tabel I.1. kombinasi kunci utnuk berpindah dari satu sel ke sel lain

Memilih semua sel klik kotak kecil antara kolom A dan baris 1

Select all
Gambar I.18. Memilih semua sel

Memasukkan angka sebagai teks Misalkan jika kita memasukkan nomor seluler 08562456, maka secara otomatis calc akan menghilangkan anka 0 di awal, agar angka nol tetap ada tambahkan tanda petik tunggal (') di awal nomor sehingga menjadi '08562456 dan secara otomatis angka tersebut telah berubah menjadi teks.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

62

## Last Update: 02 Jun 2008

Membuat tabel frekuensi Berikut adalah contoh nilai ujian dari 51 mahasiswa. Nilai-nilai tersebut akan dikelompokkan menjadi 4 kelas (0-25; 26-50; 51-75;76-100).

Gambar I.19. Data Nilai Mahasiswa Pada kolom Frekuensi akan kita isi nilainya untuk masing-masing kelas data. Langkahnya sebagai berikut:

klik sel F2 Masukkan fungsi berikut =frequency(A2:C18;E2:E4) dengan A2:C18 adalah rentang data untuk Data nilai MHS, E2:E4 rentang data untuk kelas data ( kenapa E2: E4 ? Bukannya E2:E5? dicoba saja kedua-duanya mana hasilnya yang benar).

Tekan Ctrl + Shift + Enter secara bersamaan. Hasilnya akan nampak seperti berikut:

## Gambar I.20. Hasil pembuatan data frequensi

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

63

## Last Update: 02 Jun 2008

Tips membuat konstanta Misalkan kita akan membuat konstanta bilangan e = 2.718281828 Pilih menu Insert | Names | Define Isikan name dengan e, isikan Assign to dengan 2.718281828 klik tombol OK.

## Gambar I.21. Contoh penggunaan konstanta

Tips membuat Note (catatan tambahan) di calc klik kanan sel pilih Insert Note Menampilkan formula atau fungsi dari suatu sel Perhatikan gambar berikut:

Gambar I.22. Formula dari B1 akan ditampilkan di C1 Akan ditampilkan formula B1 di sel C1. Caranya adalah dengan mengetikkan di C1 fungsi =FORMULA(B1). Hasilnya seperti pada gambar I.21.

Regular Expression Beberapa fungsi dapat menggunakan regular expression sebagai parameter, contohnya fungsi COUNTIF (range; kriteria) dimana parameter kriteria dapat dinyatakan dengan regular expression seperti lebih kecil dari(<), lebih besar dari (>), dan sebagainya untuk angka, atau untuk teks bisa seperti kata yang dimulai dari ...., kata yang diakhiri dengan ..., dan sebagainya. Berikut ini contoh penulisan regular expression dalam penggunaan fungsi COUNTIF. (catatan: huruf besar dan kecil tidak berpengaruh, misalnya kata Linux, linux, LinUX, akan dianggap sama)
Apa yang diinginkan Menghitung jumlah sel yang hanya mengandung kata Linux Menghitung jumlah sel yang tidak sama dengan kata Linux Menghitung jumlah sel yang dimulai dengan kata Li Regular Expression =COUNTIF(RANGE;Linux) =COUNTIF(RANGE;<>Linux) =COUNTIF(RANGE;Li.*) Linux Linu Linux Mania Contoh teks / angka yang diinginkan Linux LINUX

Menghitung jumlah sel yang tidak dimulai dengan kata Li Menghitung jumlah sel yang diakhiri dengan kata ux Menghitung jumlah sel yang tidak diakhiri dengan kata ux Menghitung jumlah sel yang berisi kata Li

=COUNTIF(RANGE;<>Li.*) =COUNTIF(RANGE;.*ux) =COUNTIF(RANGE;<>.*ux) =COUNTIF(RANGE;.*Li.*) Be Linuxer Pegal Linu WinLinux WinLinux Lux

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

64

## Last Update: 02 Jun 2008

Menghitung jumlah sel yang tidak berisi =COUNTIF(RANGE;.*Li.*) kata Li Menghitung jumlah sel yang terdiri dari 3 karakter =COUNTIF(RANGE;...) Sun Ice Linux

Menghitung jumlah sel yang terdiri dari =COUNTIF(RANGE;..+n+..) 5 karakter dimana karakter ketiga berupa huruf n Menghitung jumlah sel yang dimulai dengan huruf vokal =COUNTIF(RANGE;[aiueo].*)

Menghitung Jumlah sel yang lebih besar =COUNTIF(RANGE;>0) dari 0 Menghitung Jumlah sel yang tidak sama =COUNTIF(RANGE;<>100) dengan 100

## Tabel I.2. Contoh penggunaan regular expression pada fungsi COUNTIF

Conditional Formatting ( Penformatan sel sesuai dengan kondisi yang kita inginkan) Perhatikan tabel Order di bawah ini

Gambar I.23. Tabel sebelum di berikan style Untuk Kolom Ship Date kita ingin memberi warna latar belakang sel dengan merah untuk tanggal Ship Date < Today dan kuning untuk Ship Date < Today + 5. Langkah-langkah:

Definisikan format sel klik sembarang sel beri warna latar belakang dengan merah pilih menu Format | Styles and Formatting( atau tekan F11) pada jendela Styles and formating klik tombol New Style from Selection beri nama style name : merah Tekan tombol OK . Lakukan langkah yang sama untuk format sel warna kuning dan beri nama style name: Kuning

## Gambar I.24. Jendela style and formatting

Format sel untuk kolom ship date Pilih rentang data B4:B8

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

65

## Last Update: 02 Jun 2008

Gambar I.25. memilih rentang data di kolom shipdate Pilih menu Format | Conditional Formatting masukkan nilai-nilainya seperti gambar berikut:

Gambar I.26. jendela conditional formatting Tekan tombol OK. Hasilnya akan nampak seperti gambar berikut:

## Membuat format numbers sendiri (user defined)

Selain dari format Numbers yang telah disediakan Calc, kita juga bisa membuat format number sesuai dengan keinginan kita. Namun sebelumnya kita harus mengenal berbagai simbol format seperti yang ada di tabel berikut:
Simbol # Fungsi Batasan maksimal jumlah digit angka.
66

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

## Last Update: 02 Jun 2008

Jika digit angka sebelah kiri titik desimal melebihi jumlah simbol # maka: tetap ditampilkan sesuai input Jika digit angka sebelah kanan titik desimal melebihi jumlah simbol # maka: akan dipotong sesuai jumlah #, dan melakukan proses pembulatan.

0 (nol)

Batasan maksimal jumlah digit angka. Aturannya sama dengan simbol #, namun jika kurang dari jumlah simbol 0 maka akan ditambahkan simbol 0 sebanyak kekurangannya Pembatas penulisan bilangan desimal Pembatas penulisan bilangan ribuan Merubah ke dalam bentuk persen Format bilangan pecahan Format bilangan scientific atau bilngan baku

. (titik) , (koma) % ? E

Tabel I.3. Beberapa simbol untuk melakukan pemformatan Numbers Contoh Penggunaan:
Data input 123.123 12.12 123.123 12.1 1234.1234 Format #.# ###.### 0.0 000.00 #,#.# Hasil 123.1 12.12 123.1 012.10 1,234.1 Keterangan Jumlah digit sebelah kiri titik tetap ( walaupun melebihi jumlah #), sebelah kanan dibulatkan menjadi 1 digit Jumlah digit sebelah kiri titik tetap, sebelah kanan tetap Jumlah digit sebelah kiri titik tetap ( walaupun melebihi jumlah 0), sebelah kanan dibulatkan menjadi 1 digit Jumlah digit sebelah kiri titik bertambah satu digit 0 ( karena kurang satu digit), sebelah kanan ditambah satu digit 0 (karena kurang satu digit) Ribuan dipisahkan dengan koma

1234567.12 #,#.# 1234.12 0.123 0.123 0.123 12345678 0,####.# 0% 0.0% 0.00%

1,234,567.1 Ribuan dipisahkan dengan koma 01,234.1 12% 12.3% 12.30% Ribuan dipisahkan dengan koma

##.###E+ 12.346E+06 Dua digit di sebelah kiri titik, tiga digit sebelah kanan titik, dan bilangan 00 pangkat sebanyak dua digit. Dibaca : 12.346 kali 10 pangkat 06

## Tabel I.4 Contoh penggunaan simbol untuk pemformatan

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

67

## Last Update: 02 Jun 2008

PENUTUP Tutorial OpenOffice Calc yang disajikan di atas penulis sadari belum mendekati kesempurnaan, tentunya akan diusahakan untuk penambahan atau perbaikan materi ke depannya. Diharapkan juga partisipasi aktif dari pengguna tutorial ini untuk membeikan masukan baik berupa saran maupun berupa pertanyaaan jika ada materi yang kurang jelas atau yang belum disajikan di tutorial ini. Segala pertanyaan atau masukkan dapat menghubungi penulis lewat email ahmadsuhairi@gmail.com. Sedangkan Update dari materi tutorial OpenOffice Calc ini dapat diperoleh di Gapura.

/media/terabak/OpenOffice/Pub-Dok-OOoCalc2_4.odt

68