Anda di halaman 1dari 23

MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA

oleh: Muhammad Rifai Katili

Tujuan Matakuliah
Mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan mengenai konsep dan teori manajemen sumber daya manusia yang diperlukan guna mengelola SDM organisasi secara efektif dan efisien. Termasuk dalam hal ini adalah kemampuan melakukan riset terkait manajemen sumber daya manusia.

Filosofi Manajemen
Mary Parker Follet:

the art of getting things done through people


(seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang) mengapa seni?

Pengertian Manajemen ...

Mengkoordinasikan orang-orang lain untuk bekerja mencapai tujuan yang tidak akan tercapai bila dikerjakan secara individual. Aplikasi dari fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personel, pengarahan, dan pengawasan agar tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien.

Pengertian Manajemen
Proses mengkoordinasikan, mengintegrasikan menyederhanakan, dan mensinkronisasikan (coordination~integration~simplification~ syhncronization/CISS) sdm, material, metode dengan mengaplikasikan fungsi-fungsi manajemen.

Sumber Daya Manusia ...


SDM/Tenaga Kerja

Penduduk usia kerja (15-64 tahun) atau penduduk yang secara potensial dapat bekerja. Penduduk dalam suatu negara yang dapat memproduksi barang dan jasa jika ada permintaan terhadap tenaga mereka dan jika mereka mau berpartisipasi dalam aktivitas tersebut.

Sumber Daya Manusia


SDM/Karyawan

Satu-satunya aset organisasi yang unik karena memiliki pikiran, perasaan, dan perilaku. Jika dikelola dengan baik mampu memberi kontribusi bagi kemajuan organisasi secara aktif. Berbeda jenis pekerjaan, tingkat jabatan, pendidikan, status keluarga, status sosial lainnya.

Kategori Karyawan

Wajib

: Harus ada, kalau tidak organisasi rugi ada, organisasi tidak apa-apa.

Sunnah : Kalau ada organisasi lebih baik, kalau tidak Mubah : Ada atau tidak ada, organisasi sama saja. Makruh : Kalau tidak ada, organisasi akan lebih baik, kalau ada organisasi tidak apa-apa. Haram : Kalau tidak ada, organisasi akan lebih baik, kalau ada organisasi rugi.

Karyawan/SDM Wajib
1.Memiliki Kemampuan (ability) Tahu cara mengerjakan sesuatu, memiliki pengetahuan kontekstual dan kecakapan teknis. 2.Memiliki Kemauan (motivation) Mau melaksanakan suatu tugas, dan penuh semangat dalam melaksanakan tugas.

Karyawan/SDM Wajib
3.Memiliki Rasa Percaya Diri (self confidence) memiliki keyakinan bisa mengerjakan pekerjaan dengan sukses. 4. Memiliki Integritas (integrity) Jujur dalam kepribadian, pembawa amanah dengan ikhlas.

SDM yang dibutuhkan


Capable of response Flexible Adaptable Focused Lean and cost oriented Quality oriented Customer oriented Innovation oriented

Pengertian MSDM

MSDM adalah pemanfaatan/utilisasi sumber daya manusia untuk mencapai tujuan/objektif organisasi. Aktivitas, kebijakan, dan sistem yang mempengaruhi perilaku, sikap, dan kinerja karyawan dengan maksud untuk memaksimalkan perannya dalam pencapaian tujuan dan sasaran organisasi

Tujuan Umum MSDM

Untuk memastikan bahwa organisasi mampu mencapai keberhasilan melalui orang

Pendekatan SDM

Pendekatan untuk mengelola SDM:


Pendekatan Mekanis (pendekatan klasik) Pendekatan Paternalisme (pendekatan paternalistik) Pendekatan Sistem Sosial (pendekatan human relation)

Fungsi-fungsi MSDM
Fungsi Manajerial

Perencanaan (planning) Penempatan (staffing) Penggerakan (directing) Pembinaan (supervising) Pengendalian (controlling)

Fungsi-fungsi MSDM
Fungsi Operatif

Pengadaan (procurement) Pengembangan (development) Kompensasi (compensation) Integrasi (integration) Perawatan (maintenance)

Strategi Keunggulan Manajemen SDM

Modal Manusia (Human Capital)...

Modal Intelektual
Pengetahuan yang dimiliki, keluasan wawasan, kemauan belajar.

Modal Emosional
Kestabilan emosi , empati pada orang lain, kemampuan memahami oranglain, kesadaran akan kekuatan dan kelemahan diri sendiri.

Modal Ketabahan
Ketabahan dalam menghadapi kesulitan, daya juang untuk terus maju.

Modal Manusia (Human Capital)

Modal Sosial
Kemampuan bekerjasama dengan orang lain, membangun silaturahim.

Modal Etika
Kejujuran, perkataan dan perbuatan selalu sejalan, amanah.

Modal Kesehatan
Sehat, tidak mudah patah semangat, memiliki kekuatan fisik.

Human Investment
Investasi SDM? Melalui pendidikan !

Sarana investasi tenaga kerja terdidik Lapisan elite sosial dalam organisasi Meningkatkan derajat kesejahteraan karyawan Wahana membangun dan meningkatkan martabat organisasi

Human Investment
Pendidikan Penanaman modal human (manusia) pemberdayaan brain power modal intelektual (intellectual capital)

Teori Human Investment


Penghasilan seumur hidup dari mereka yang mempunyai tingkat pendidikan lebih tinggi akan lebih besar dari pada penghasilan seumur hidup mereka yang mempunyai tingkat pendidikan rendah, kendati biaya langsung dan tidak langsung yang juga lebih tinggi sudah ikut diperhitungkan private rate of return and social rate of return

Referensi
Randall S. Schuler dan Susan E. Jackson. (1997). Manajemen Sumber Daya Manusia Menghadapi Abad ke 21. Jilid 1. Edisi Keenam. Jakarta: Penerbit Erlangga. Siagian, Sondang P. (1999). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara. Suyanto dan Hisyam, Djihad. (2000). Pendidikan Di Indonesia Memasuki Milenium III, Yogyakarta: Adicita Karya Nusa. Sukamti, Umi. (1989). Management Personalia/Sumber Daya Manusia. Jakarta: P2LPTK Dikti Depdikbud