Anda di halaman 1dari 35

Dengan

Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang



Abdurrahman Salman Ali



Rintihan Duka Fatimah al-Zahra Mutiara Hati Rasulullah Saw Diterjemahkan dari buku: Saug Nme Hadhrat-e Zahr Karya Abdurrahman Salman Ali

Catatan Penerbit
Buklet ini diterbitkan atas nama dan kecintaan kepada Nabi Islam, Rasul Allah Saw dan Ahlulbait As, serta hadiah untuk pencinta dan arifin perindu Kabah demikain juga untuk para pnziarah kubur Nabi Suci Muhammad Saw dan para sahabat yang setia kepada beliau. Kami berusaha menerbitkan buklet ini dengan semaksimal mungkin untuk tidak menggunakan perasaan dan keinginan pribadi, melainkan sepenuhnya bersandarkan pada sanad, hadis, sumber sejarah yang akurat, hadis para ulama Islam terutama ulama Ahlulbait As. Seluruh referensi yang digunakan terdapat di bawah setiap halaman (footnote), ketika dianggap perlu adanya penjelasan terhadap sebuah peristiwa maka hal itu akan dijelaskan pada catatan kaki pada buklet ini. Besar harapan kami semoga buklet ini menjadi hadiah dan oleh-oleh yang baik untuk para peziarah dan haji yang mulia. Ketahuilah kadar dan makna nilai diri demikian juga teman berjalan serta mereka yang bersama Anda dalam perjalanan mulia yang mencapai jumlah jutaan ini. Anda semua telah dipilih dan diundang untuk berziarah kepada kuburan para sahabat dan Rasulullah. Semoga Allah membalas semuanya dan saya mengharapkan doa dari Anda, semoga kita dapat meraih kemenangan menghadapi orang-orang kafir dan para tiran dunia. Abdurrahman Salman Ali Dzulhijjah 1432
5

Daftar Isi

Catatan Penerbit .......................................................................................................... 5 Pujian pada Rasulullah Dari Munajat Kedua Shahifah Sajjdiyah ................................. 9 Biografi Sayidah Fatimah al-Zahra .............................................................................. 11 Pernikahan ................................................................................................................ 13 Rintihan Duka Fatimah .............................................................................................. 23

Pujian pada Rasulullah Dari Munajat Kedua Shahifah Sajjdiyah


Segala puji dan syukur ke hadirat Allah yang telah mengutus Nabi Muhammad Saw dengan penuh harapan untuk tidak menyia nyiakan semua amanat masa lalu. Ya Allah, sampaikan salam kepada Muhammad penjaga wahyu-Mu, penuntun makhluk-Mu, hamba yang paling sempurna, imam rahmat, contoh kebaikan dan kunci berkat. Dia sendiri telah mempersiapakan dirinya untuk menghadapi segala derita dan kesulitan demi menjalankan perintah-Mu. Dia menjadikan badannya untuk setiap kesusahan di jalan-Mu dan kesulitan dalam menyebarkan agama-Mu. Sekalipun keluarga terdekatnya tidak menerima ajakan untuk mengikuti agama, musuh pun bertambah banyak demi untuk menggapai ridha-Mu. Dengan senyum beliau menghadapi perang dan mendapatkan kemenangan. Keluarga terdekatnya telah menjauhinya karena menolak kebenaran, orang-orang yang dari jauh, karena menerima agama-Mu telah menjadi dekat dengannya. Karena Engkau beliau membuat perjanjian dengan orang yang jauh dan menjadikan musuh kelaurga dekatnya. Demi tabligh risalah-Mu dia menghadapi kesulitan dan untuk mengajak umat agar mengikuti agama-Mu beliau telah menghadapi siksaan dan derita, kemudian dengan nasehat dan petuah beliau mengajak para penerima (agama) untuk melaksanakannya. Untuk mengagungkan agama-Mu dan memenangkannya atas orang-orang kafir beliau telah mengembara ketempat yang jauh, jauh dari rumah, jauh dari sanak famili dan jauh dari rasa dan perasaan. Apapun yang diinginkan oleh musuh-musuh-Mu telah dihadapinya dengan tabah dan tegar, dan apa yang dipikirkan oleh para sahabatnya akan dilaksanakannya dengan sempurna. Ya Allah, demi kesulitan dan kesudahan yang dihadapinya di jalan-Mu, berikan kepada beliau kedudukan dan derajat yang paling tinggi di surga, angkatlah hingga ketempat yang tertinggi; ketempat yang tidak seorangpun akan sampai dan ke tempat yang tidak ada lagi selainnya.
9

Ya Allah, limpahkanlah syafaat kepada mereka yang telah engkau janjikan, dimana syafaat beliau demi keluarganya yang suci dan umat yang iman mereka Engkau terima, dengan kemuliaan dan rahmat-Mu, Wahai Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.1

1. Shahifah Sajjdiyah, Ali bin Husein Zainal Abidin, munajat ke-2, hal. 15, Cetakan Kedua, Penerbit Astan

Quds Razavi, 1387 S. Shahifah Sajjadiyah adalah gita suci keluarga Nabi Saw karya Ali bin Husain bin Ali, yang terkenal sebagai Zainal Abidin, pemberi keindahan bagi mereka yang gemar ibadah, (atau Sajjad, gelar ini diberikan karena belaiu begitu banyak beribadah untuk mengabdi kepada Allah. Kitab ini memiliki 52 munajat dan doa yang arif. Karya ini begitu tingi nilainya untuk menjalin hubungan antara manusia dan Allah. Di antara topik doa-doa tersebut adalah doa untuk tetangga, doa untuk ayah dan ibu, doa untuk anak- anak, doa salat malam, doa takut kepada Allah, doa untuk memperindah Akhlaq, doa hari Arafah, doa hujan, doa permulaan dan perpisahan dengan bulan Ramadhan . . .dan ungkapan Arab yang digunakan dalam doa- doa tersebut sangat tinggi nilai sastranya dan begitu indah. Bagi mereka yang pandai berbahasa Arab akan dapat menikmatinya lebih dalam.matan lengkap kitab ini tedapat dalam lampiran sumber 4 dan juga dapat didownload.

10

Biografi Sayidah Fatimah al-Zahra


Fatimah Zahra adalah putri dari pasangan Rasullah Muhammad Saw dan Khadijah al Kubra As. Ayahnya yang mulia telah merubah sejarah dunia dan memosisikan dirinya di antara dua emperium super power, Persia dan Roma. Dengan semua penderitaan dan kesusahaan beliau berhasil menyebarkan agama Islam hingga ke Afrika Utara dan juga berhasil menaklukkan kekuatan dua imperium Barat dan Timur. Bundanya, Khadijah binti Khawalid, telah menghadiahkan semua harta kekayaan yang dimilikinya Allah dan Rasul-Nya, suaminya yang mulia. Allah pun menghadiahkan kembali seluruh isi alam keberadaan kepada pasangan mulia dan tidak ada bandingnya ini. Fatimah adalah sosok yang pernah disabdakan oleh Rasulullah dalam tuturannya: "Allah akan murka dengan murkanya Fatimah dan akan ridha dengan ridhanya. Fatimah adalah belahan jiwaku, barang siapa yang mengusiknya (maka ia telah) mengusikku, barangsiapa yang mencintainya (maka ia) mencintaiku. Empat wanita surga yang dikenal adalah: Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran dan Asiyah binti Muzahim (istri Firaun). Sehubungan dengan penciptaan Fatimah pun dinyatakan bahwa sebelum penciptaannya Allah berfirman kepada Rasulullah untuk meninggalkan kota dan keluarganya, sendirian tinggal di gua dan beribadah. Dan dalam kondisi spiritual yang tinggi seperti inilah Khadijah kemudian hamil [bentuk penciptaan seseorang yang tidak ada bandingnya]. 1

1. Suatu hari Jibril turun kepada Rasulullah dan mengatakan::" Allah yang Maha Suci menyampaikan salam

Fatimah adalah penghulu wanita alam semesta.

kepadamu dan menitahkan untuk menjauhi Khadijah selama empat puluh hari. Rasul memerintahkan Ammar yasir untuk menyampaikan perintah Allah tersebut dan dia diikut sertakan dalam mentaati perintah Ilahi

11

Adapun berkaitan dengan tanggal kelahiran Fatimah terdapat dua versi di antara ulama; ulama Ahlusunnah berpendapat 20 Jumadi Tsani tahun ke-5 sebelum Hijrah, sedangkan ulama Syiah tahun ke-5 setelah pengangkatan Rasul (bitsat). Fatimah melewati masa kecil dan masa-masa menyusui di Syi'ib Abu Thalib dalam pangkuan bundanya, Khadijah al-Kubra dan pada masa-masa tersebut Fatimah telah kehilangan bunda terkasihnya. Fatimah melewati masa kecilnya yang disertai dengan kesendirian dan menyaksikan perjuangan berat ayahnya pada masa awal-awal kedatangan Islam. Dia menjadi saksi berbagai kekejaman dan penghinaan musuh-musuh terhadap ayahnya. Seringkali disaksikan bagaimana dia menyeka dan menyuci kotoran dan debu dari kepala dan wajah ayahnya. Pelan tapi pasti, perang mulai berkecamuk dan kaum muslimin, wanita muda ini telah menyaksikan kehebatan perjuangan dan keberanian para sahabat pada masa awal-awal kedatangan Islam. Seiring dengan perjuangan ini kepribadiannya terbentuk. Dia telah siap untuk menghadapi semua kesulitan hidup di masa depan Rasulullah. Ummu Kultsum berkata, "Rasulullah menyerahkan urusan Fatimah kepadaku, dan aku mengurus masalah pendidikan dan tarbiyahnya. Tanggung jawab itu aku pegang, tapi demi Allah saya bersumpah, Zahra ternyata lebih santun dan beradab daripadaku, ia lebih mengetahui seluruh pekerjaan ketimbang diriku.1

tersebut. Kemudian dia berpuasa selama empat puluh hari dan setiap malamnya terus menerus dalam ibadah. Dengan berakhirnya empat puluauh hari tersebut, Jibril dan Mikail turun membawa sejumlah makanan sorga dan mengatakan agar hidangan tersebut untuk dimakan dan kemudian mendekati Khadijah. Allah Swt telah berjanji bahwa dari sulbimu akan dijadikan keturunan yang suci dan mulia. Khadijah berkata, "Rasulullah datang ke rumah, dan saya tidur di suatu tempat. Demi Allah bahwa Rasulullah belum lagi menjauh dariku, aku sudah merasakan bahwa aku telah mengandung Fatimah. Trikh Khtib Baghdd 5/87, Mizn al-I'tidl Dzahabi 3/540.
1.

Dalil al- Aimmah, hal. 12.

12

Pernikahan
Pada tahun ke-2 Hijrah, ketika keadaan Madinah telah tenang, banyak para pembesar Quraisy yang memiliki kedudukan dan terhormat berusaha menyampaikan pinangan kepada Fatimah al-Zahra, tapi untuk menjawab hal tersebut, Rasulullah bersabda: "Sehubungan dengan perkawinan Fatimah saya menunggu wahyu dari Allah."1 Waktu berlalu, hingga tiba giliran Ali bin Abi Thalib datang meminang Fatimah. Rasulullah begitu senang dan pergi menghampiri Fatimah untuk menanyakan pandangannya. Zahra Mardhiah hanya terdiam. Rasulullah mengucapkan Allahu Akbar. Diamnya Fatimah menunjukkan keridhaannya. Beliau kembali kepada Ali As dan melayangkan senyuman kepadanya dan bersabda:"Apakah engkau memiliki uang?" Ali As bersabda: Demi ibu dan ayahku saya bersumpah, apa yang aku miliki tidak ada yang tersembunyi dari padamu, selain dari pedang, perisai dan unta pengambil air (untuk mengairi pertanian) saya tidak memiliki apapun lagi. Rasulullah bersabda:"Saya akan mengizin putriku kawin denganmu hanya dengan perisai yang engkau miliki itu.2 Usman bin Afan membeli perisai Ali dengan 400 dirham, dan Ali memberikan uang tersebut kepada Rasulullah. Rasulullah mengirmkan sebagian sahabat dan istri mereka ke pasar untuk membelikan hantaran mas kawin. Merekapun membawa semua barang belanjaan yang telah dibeli ke hadapan Rasulullah. Adapun barang-barang belanjaan yang telah dibeli tersebut adalah:

1. Kasyf al-Ghumma, jil. 1 hal 93.

2. Dzakhir al-'Uqb, jil. 39, Bihr al-Anwr, 43.

13

Sebentuk pakian, sebuah mukenah, tempat tidur kayu, dua kasur kapuk Mesir, 4 buah bantal, satu korden wol, tikar anyaman, gilingan tepung gandum, tempat air dari kulit kambing, panci tembaga, mangkuk untuk memerah susu, tempat air minum, kendi tanah, tempayan tanah, tempat air, alas (taplak) dari kulit, tar tenda, teko tar. Ketika Rasulullah memandang barang barang tersebut Rasul menangis, beliau menengadah ke langit seraya bersabda: Ya Allah, bahagiakannlah kehidupan keluarga yang keadaannya sangat sederhana ini " Rasulullah menentukan mas kawin Fatimah sebanyak 400 mitsqal perak (1 mitsqal = 4.25 gram). Untuk inikah terebut telah dibacakan khutbah yang sangat indah. Khutbah lengkap dan rincian lamaran serta pernikahan ini disebutkan pada site.1 Waktu pelaksanaan perkawinan ini disebtukan usai perang Badar. Sebagian mengatakan pada bulan Ramadhan, sebagian berpendapat pada bulan Syawal atau Dzul Hijjah tapi pada tahun yang sama. Pada malam pengantin yang penuh berkat ini, Rasulullah menaikkan Fatimah pada kuda hiasnya dan Salman Parsi memegang tali kendalinya. Rasulullah, Hamzah, Aqil dan Jafar serta kerabat dari Bani Hashim lainnya mengikuti dari belakang. Para istri nabi secara bergiliran membacakan syair bagi Fatimah sepanjang perjalananan. Para wanita yang lain mengulanginya bersama-sama setiap bait pertama syaira yang dibaca, kemudian mengucapkan takbir hinggalah sampai di rumah Fatimah. Rasulullah menghampiri Ali dan meletakkan tangan Ali diatas tangan Fatimah dan bersabda:"Ali! Fatimah adalah amanat Allah dan Rasul-Nya untukmu. Jagalah dengan baik amanat Allah dan Rasul-Nya ini.2 Maka bermulalah kehidupan Fatimah sebagai istri, ibu dan juga tanggung jawab kemasyarakatan. Fatimah adalah teladan dan contoh bagi perempuan sepanjang perjalanan hidupnya. Beliau adalah contoh yang tidak ada bandingnya bagi wanita muslimin di sepanjang masa. Ali bin AbiThalib berkata, "Fatimah karena banyaknya mengemban kendi

1. Sumber 3, Bagian Kedua. 2. Syajarah Thuba, 254.

14

(tempat air dari tanah), kesan ikatan membekas di dadanya, tangannya menjadi tebal karena banyaknya menggiling (gandum) untuk membuat tepung. Bajunya penuh dengan kotoran dan debu karena banyaknya menyapu rumah.Dan karena sering berada di dekat tungku api maka asap membuat bajunya menjadi hitam. Sepanjang usianya yang singkat dan penuh berkat itu, Fatimah dikaruniai putra dan putri yang bernama: Hasan, Husein, Zainab, Ummu Kultsum dan Muhsin. Muhsin telah gugur sebagai syahid1 selagi masih dalam kandungan akibat keguguran yang dialami bundanya. Hal itu terjadi tatkala sebagian muslimin menyerang rumah Fatimah, sehingga beliau terhimpit di antara dinding dan pintu. Sehubungan dengan anak anak Fatimah dan kedudukan mereka, Rasulullah bersabda:"Allah meletakkan garis keturunan setiap nabi pada tulang belakangnya, tapi garis keturunan kami diletakkan pada sulbi (tulang punggung) Ali bin Abi Thalib."2 Fatimah membantu dan mendukung suami demikian juga menjaga dengan baik ayahnya dalam berbagai peperangan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada peristiwa perang Uhud, masa ketika Rasulullah menderita luka parah, Fatimah diizikan untuk mendekati tempat berkumpul (pangkalan) ayahnya sehingga dia dapat berusaha untuk membersihkan luka ayahnya dan mencegah pendarahan yang dialami ayahandanya. Untuk itu, Zahra membakar jerami dan abunya diletakkan pada luka Rasulullah hingga terhentilah pendarahan. Pada perang Khandaq (Ahzab), tentara Islam mengambil posisi di ketinggian kota Madinah. Setiap sahabat dan komandan perang, masing-masing memiliki kemah. Dewasa ini, kemah-kemah tersebut telah menjadi makam dengan nama-nama para sahabat dan komandan perang yang terlibat pada peperangan itu. Para peziarah Rasulullah, berkunjung ke makam ini untuk memberikan penghormatan kepada mereka yang disematkan namanya pada makam-makam ini. Makam-makan itu di antaranya bernama, Makam Fath diberikan pada Rasulullah, makam Ali bin Abi Thalib,

1. Trikh Baghdd, 1/161. Kanz al-Ummal, 11/Hadis 32892. 2. Fadhil al-Khamsa 3, 214 320.

15

makam Fatimah al-Zahra, makam Abu Bakar al-Shidiq, makam Umar al-Faruq dan makam Salman Parsi.1 Rasulullah di penghujung usia beliau, pergi menunaikan ibadah haji dan peristiwa ini merupakan peristiwa terkenal dalam sejarah dimana sekitar 120 ribu orang Muslimin dari berbagai negara berjumpa Rasulullah Saw. Setelah perjalanan ini, Rasulullah Saw memberikan pesan dan wasiat terakhir kepada orang-orang terdekatnya dan juga umat Islam. Bahkan tatkala penyakitnya semakin parah, beliau tetap menyampaikan nasihat-nasihat ihwal alur perjalanan dan masa depan umat. Dikenal dalam sejarah bahwa pada hari-hari terakhir yaitu pada bulan Safar tahun 15 hijriah, kondisi Rasulullah Saw semakin kritis sedemikian sehingga Rasulullah Saw sering jatuh pingsan dan kemudian siuman kembali. Pada hari-hari tersebut, pemimpin pemerintahan Islam yang masih baru itu dikuatirkan ihwal persiapan dan pengiriman pasukan untuk menghadapi pasukan Roma. Aisyah Umm al-Mukminin berkata, "Pada hari-hari akhir ini, Rasulullah banyak duduk menyendiri bersama Fatimah, dan mereka berdua lama berbicara. Saya bertanya kepada Fatimah apa yang terjadi? Fatimah menjawab, Saya tidak akan mengungkapkan apa yang disampaikan Rasulullah. Beberapa waktu setelah wafatnya Rasulullah saya bertanya (lagi), Fatimah menjawab, "Ayahandaku berkata bahwa Jibril setiap tahun satu kali datang menyampaikan al- Quran. Tapi tahun ini, Jibrail menyampaikan dua kali al-Quran kepadaku. Hal ini menujukkan bahwa tidak lama lagi aku akan pergi. Kemudian beliau bersabda: "Di antara Ahlulbaitku engkau adalah orang pertama yang akan berjumpa (bergabung) denganku. Aku adalah orang yang terbaik yang kelak akan engkau kunjungi? Tidakkah engkau merasa senang bahwa engkau akan menjadi penghulu para wanita sorga?2


1. Trikh Ibn Hisym 223, 282. Fath al-Bri li Syarh al-Bukhri 7/3 2

. Musnad Ahmad, 6/282.

16

Pada masa-masa ini, Rasulullah bersabda: "Berikan kepadaku tinda dan kertas, sehingga aku dapat menuliskan wasiat sehingga kalian tidak akan tersesat selepasku." Pada saat itu, terjadi pertikaian dan perbedaaan pendapat di antara mereka yang hadir di sekitar Rasul. Sebagian menyatakan bahwa Rasulullah tengah mengigau! Umar bin Khattab mengatakan: Penyakit Rasulullah telah bertambah parah, cukuplah bagi kita Kitabulllah (Hasbuna Kitbullah). (terjadi pertikaian untuk menjalankan perintah Nabi untuk membawakan kertas dan tinta sehinga beliau dapat menuliskan pesan terakhirnya) (Mendengar pertengkaran ini) Rasulullah bersabda: "Enyah kalian dari hadapanku. Tidak dibenarkan bertikai dan bertengkar di hadapanku.1 Sewaktu keluarga Rasul dan Bani Hasim serta sebagian sahabat tengah sibuk melakukan ritual pemandian dan pengafanan Rasulullah, namun sangat disayangkan sebagian sahabat lainnya, yang sudah menunggu-nunggu kesempatan seperti ini, berkumpul di suatu tempat yang bernama Saqifah Bani Sa'idah dan menyusun agenda suksesi pasca wafatnya Rasulullah Saw dan intrik menguasai pemerintahan.


1. Kamil Ibn Atsir, 2/320, Muassaah Dar al-Fikr Beirut. Shahih Bukhri, Kitb al-Ilm, Bab Kitbat al-Ilm.

Pertanyaan yang mendasar dan rasional dalam mempelajari sejarah Islam dan Rasul adalah bagaimana oang yang mulia ini dimana beliau memiliki pesan, tuntunan dan visi dari semua aspek kehidupan manusia tapi tapi untuk perjalanan nasib umat islam setelah wafatnya beliau tidak meninggalkan pesan. Dalam sirah (sejarah) beliau terdapat ribuan hadis, dapat dilihat bagaimana diajarkan bagaimana menggosok gigi, tidur, adab makan, adab jihad, berpakaian, sosialisasi, menjamu dan bertamu, hak tetangga, menjaga hak rumah tangga., pengaturan dan masalah ekonomi dan semua hal yang diperlukan oleh seorang manusia mulai dari lahir hingga qiyamat, semunya telah ada.bagaimana kita dapat menerima bahwa jiwa yang sempurna ini, manusia yang dicipakan dengan sempurna dan paling indah, beliau tidak melakukan apapaun dan hanya diam dalam urusan pengaturan negara dan pemerintahannya?. Inipun dengan persyaratan keadaan pada masa itu dimana negara dan pemerintahan islam selalu terancam dari sisi munafiq dan penentang dari dalam dan juga sisi imperatur Sasani (Iran) dan dari sisi lain adanya ancaman imperatur Rome, hingalah diketaui bagaimana beliau pada akhir hayatnya tetap memperingatkan untuk mempersiapakan pengirman tentara untuk menghadapi tentara Romawi? Para pembaca yan g ingin mendalami lagi pertanyaan ini dapat melihat pada sumber: Al Ghadir, Wasiat dan Imamah.

17

Setelah melakukan syura pemilihan dan menetapkan pengganti Rasulullah, mereka mulai melakukan pengambilan bai'at dari para sahabat yang sibuk mengurus jenazah Rasulullah dan tidak dapat hadir dalam syura tersebut. Ali bin Abi Thalib yang selalu bersama Rasulullah hingga detik-detik terakhir kehidupan Rasulullah, menempatkan kepala suci Rasulullah Saw di pangkuannya dan setelah itu sibuk dengan pelaksanaan proses penguburan tubuh suci Rasulullah, tidak mengetahui peristiwa (Saqifah) dan tidak menghadirinya. Setelah peristiwa itu, Fatimah pergi ke masjid Rasul dan menyampaikan pidato yang keras di hadapan umat. Fatimah memperingatkan umat akan bahaya berpecah-belah dan penyelewengan dari Sunnah Rasulullah Saw dan Kitabullah.1 Pada akhirnya, diputuskan untuk mengirimkan pesan kepada Ali bin Abi Thalib, dan membawanya ke tempat syura untuk berbai'at kepada khalifah. Ali berkata kepada pembawa pesan:"Maha Suci Allah! Orang ini mengaku sesuatu yang bukan menajdi haknya." Ketika berita sampai pada pemerintah, beberapa orang pergi untuk membawa Ali ke tempat pertemuan (Saqifah), mereka berteriak bahwa Ali harus pergi ke Saqifah untuk berbaiat pada khalifah. Fatimah pergi ke belakang pintu dan dengan suara keras beliau melarang orang orang itu untuk masuk kerumah. Beliau tidak dapat menyangka bahwa sahabat Rasulullah akan bertindak lancang seperti itu tanpa izin memasuki rumah, rumah yang senantiasa didatangi oleh Rasulullah setiap hendak pergi ke masjid untuk salat dan berkata, "Wahai Ahlulbait, waktu salat (telah tiba). Allah hendak menjauhkan seluruh keburukan dari kalian Ahlulbaitdan dan mensucikan kalian." Rasulullah melakukan hal ini selama enam hingga delapan bulan setelah turunnya ayat tathhir.2

1. Fatimah Zahra selepas ayahnya memiliki dua khutbah bersejarah, yang pertama tentang perampasan kebun

prbadinya yang diwariskan dari ayahnya (Fadak) yang lain adalah khutabah di Masjid Nabi ketika para sahabat sedang bertikai tentang masalah pemerintahan dan penerus Rasulullah. Pidato yang lugas, penuntutan hak, bijaksana menunjukkan kebesaran pribadi hasil dari tarbiyah maknawi Rasul dan keistimewaan pribadi wanita mulia ini dapat dilihat pada sumber 3.
2. Qs. Al-Ahzab (33):33. Sumber:

Kalimat al-Ghara fi Tafdhil al-Zahra, hal. 192.

18

Pada akhirnya, seseorang yang hadir menendang pintu rumah dan Fatimah yang hendak menjaga hijabnya bersembunyi di belakang pintu. Beberapa orang berhamburan memasuki rumah menyebabkan buah hati Rasul terhimpit di antara pintu dan dinding, sehingga putranya Muhsin yang masih dalam kandunganya, meninggal karena keguguran dalam keadaan teraniaya. Para penyerang memasuki kamar, mengambil jubah Ali dan melilitkannya (ke tubuh) Ali dan memaksanya untuk pergi ke Saqifah untuk berbaiat kepada penguasa yang baru. Fatimah mencegah mereka membawa Ali, sewaktu sudah tampak badannya terluka, beliau mengahdapi para penyerang dan berkata lantang, "Saya bersumpah demi Allah! Saya tidak mengizinkan putra pamanku dibawa. Celakalah kalian!. Betapa cepat kalian berkhianat kepada Allah dan RasulNya dan melanggar hak kami Ahlulbait padahal Rasulullah telah berwasiat kepada kalian supaya mengikuti, mencintai, mentaati kami. Seorang sahabat memerintahkan Qunfudz (pembantu Abu Bakar) untuk memukul Fatimah agar dapat membuka jalan. Orang itu sedemikian memukul lengan Zahra dengan cambuk sehingga pukulan tersebut menyisakan bekas luka.1 Dalam tragedi yang menyedihkan ini, mereka membawa kayu bakar dan membakar pintu rumah Fatimah Zahra. Tulang rusuk Fatimah patah terhimpit pintu dan dinding, mereka memukul lengan Zahra dengan cambuk dan sarung pedang, mereka menampar muka beliau dan putranya Mukhsin pun gugur (keguguran), dan memaksa Ali keluar dari rumah untuk mengambil baiat darinya. Kesemua ini bertentangan dengan pesan dan wasiat Rasulullah. Bibit perpecahan, pertikaian dan pertumpahan darah dalam umat Muhammad Saw mulai bersemi semenjak peristiwa itu.2 Fatimah yang dirundung kesedihan karena telah kehilangan buah hatinya Rasulullah. Kesedihannya semakin menjadi berlipat ganda tatkala menyaksikan pertikaian, pengelompokan di antara umat Islam yang baru saja tumbuh berdiri dan masa depan Islam. Siang dan malam beliau menangis dan merintih. Suatu hari para tetangga dan

1

. Mirat al-Uql, 5/320.

2. Sumber 3, Bagian Ketiga.

19

pembesar Madinah menjumpai Ali bin Abi Thalib Kw, mereka memintanya supaya menenangkan Fatimah. Mereka berkata:"Wahai Abal Hasan! Fatimah menangis siang dan malam. Tangisannya sangat menggangu kami. Mintalah kepadanya untuk meluapkan kesedihannya pada malam hari atau siangnya." Ali Kw menyampaikan pesan itu kepada Fatimah. Fatimah menjawab lirih, "Katakan kepada mereka bahwa aku tidak akan lama lagi tinggal bersama mereka. Aku akan segera meninggalkan mereka. Kemudian Ali bin Abi Thalib, membuatkan Fatimah gubuk kecil di belakang dinding kuburan Baqi' di pinggir kota Madinah, sehingga beliau dapat meluapkan kesedihannya di sana dan pada malam harinya Ali pergi menjemput Fatimah dengan Hasanain (Hasan dan Husain) kemudian membawanya ke rumah. Gubuk kecil itu dinamai Bait al-Ahzan (Rumah Kesedihan).1 Dalam catatan sejarah dikenal bahwa Fatimah bertahan hidup hanya sekitar 45 sampai 90 hari setelah wafatnya Rasulullah. Perlahan keadaan Fatimah kian hari kian memburuk. Pada hari-hari inilah sebagian wanita Muhajirin dan Ansar serta sahabat pergi membesuknya. Saat-saat seperti inilah Fatimah menyampaikan khutbah yang kedua. Sebuah khutbah yang sarat makna dan patut direnungi. Pada akhir hidupnya, Fatimah meninggalkan wasiat kepada suaminya, supaya dimandikan dan dikuburan pada malam hari sehingga orang-orang yang menganiayanya tidak hadir dalam pengantaran jenazahnya dan tidak mensalatinya.2 Suaminya dengan bantuan Asma', memandikan beliau dan pergi menguburkan jenazah diikuti Abbas, Fadhl bin Abbas, Miqdad, Aqil, Abu Dzar, Salman Farisi, Ammar dan putranya Hasan dan Husain. Untuk menghilangkan tanda-tanda tempat penguburan yang sebenarnya, mereka membuat tujuh kuburan, dan ketika pagi hari masyarakat berdatangan hendak menguburkan tubuh Fatimah, mereka sudah terlambat, karena buah hati Rasulullah telah dikuburkan.


1. Bihr al-Anwr 43/151.

2. Raudhat al- W'idhin 1/92.

20

Pada hari ini, para tetamu Rasulullah di Madinah, dapat mengajukan pertanyaan pada diri merka sendiri bahwa Rasulullah hanya memiliki seorang putri yang telah dinyatakan dalam ayat suci dan hadis Rasul, namun mengapa kita tidak mengetahui dimana gerangan beliau dikuburkan? Mengapa Fatimah menginginkan kuburannya untuk disembunyikan dan tetap menjadi misteri hingga hari Kiamat?
21


22

Rintihan Duka Fatimah


Salam bagi putri Rasulullah, salam bagi mutiara hati Rasul , salam bagi putri Rahmatan Lilalamin (Rahmat bagi seluruh alam). Salam bagi wanita yang nama ayahnya dibesarkan dan dimuliakan dalam Quran. Salam untuk wanita yang akhir Kitab Ilahi al-Quran sebagai mukjizat ayahnya. Di berbagai tempat dalam kitab ini mengalir pembicaraan wahyu kepada ayahnya. Salam kepada putri yang ayahnya setelah dilahirkan sibuk berzikir,1 Allahu akbar walhamdulillah wa ashila Subhanallah wa bukratan katsira. Salam untuk putri yang ayahnya dihiasi dengan akhlaq yang baik dan mulia, Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur.2 Salam bagi putri yang ayahnya memiliki semua harta di dunia tapi hidup dengan sangat sederhana. Salam untuk wanita yang ayah dan ibunya demi agama Allah memilih memutuskan hubungan dengan rekan, keluarga dan kabilahnya serta berperang dan menjalin hubungan dengan para budak, rakyat serta dan bangsa yang terjauh. Salam untuk putri Khadijah Kubra. Salam untuk wanita yang bundanya adalah orang yang paling mulia dan pendukung pertama Rasululullah pada agama Allah.3

1. Trikh Ya'qubi, 3/8. Sirah Halabi, 1/92 2. (Qs. Al-Qalam [68]:4) 3.

Diriwayatkan dari Aisyah Umm al-Mukminin, suatu hari Rasulullah belajar dari Khadijah dan saya

berkata:"Khadijah tidak lebih adalah seorang wanita tua dan Allah telah memberikan kepadamu yang lebih baik dari padanya. Rasulullah marah dengan ucapan ku itu dan bersabda:"Demi allah saya bersumpah, bagiku tidak ada yang lebih baik dari pada Khadijah. Ketika semua orang dalam keadaan kafir dan pergi menyembah berhala, Khadijah beriman kepada ku, ketika semua orang menolak (memusuhi) ku maka dia menerima (menemani) ku, ketika semua orang membaikot ku , Khadijah memberikan semua harta dan benda yang

23

Salam kepada wanita yang ibunya adalah orang yang pertama menerima Islam.1 Salam untuk wanita yang ibunya adalah wanita terbaik umat.2 Salam pada wanita yang ibunya menghadiakan kepada Islam apapun yang dimilikinya.3 Salam untuk wanita yang suaminya dibesarkan dalam haribaan Nabi Pamungkas (khatamun nabiyyin). Salam pada wanita yang dideskripsikan suaminya oleh Rasululllah dalam sabdanya,: "(Orang ini) Ali adalah saudara, khalifah dan pelanjutku di antara kalian, maka dengarkan perkataannya dan taatilah dia.4 Salam kita untuk wanita yang suaminya adalah sahabat dan pengikut setia Rasul, dan demi menyelamatkan jiwa Rasul, ia bersedia untuk tidur di tempat tidur Rasul sehingga Rasulullah dapat selamat dari bahaya kematian dan melanjutkan Hijrahnya ke Madinah.5


dimilikinya, dan Allah memberikan kepadaku keturunan melaluinya, sementara wanita yang lain tidak memberikan keturunan. Sumber: Tadzkirat al-Khawwsh, 303.
1. Ibid. 2. Ibid

3. Hadis Nabawi: Musnad Ahmad bin Hanbal 1/143. Tadzkirat al-Khawws, 302. 4.

Trikh Thabari 2/63. Kmil ibn Atsir, 2/62. Trikh Dimasyq, 1/86. Tafsir Majma al-Bayn, 7/206. Irsyd

Mufid, 42. Hadis indzr: Ketika ayat :"Dan berikan peringatan kepada kerabat kerabt mu yang terdekat."Asy Syuara' 214, turun kepada Rasulullah, beliau mengundang kerabat dekatnya dan juga dari kaum Quraisy , termasuk paman pamannya; Hamzah, Abu Thalib, abbas dan Abu Lahab, dan setelah memakan santapan beliau bersabda:"Wahai kerabat Abdul Muthalib, demi Allah saya bersumpah bahwa saya tidak mendapatkan seorang pemuda Arabpun yang lebih baik dari pada saya untuk saya hadiahkan kepada kalian, untuk diberikan kepada keluarganya sendiri . . . sekarang siapa diantara kalian yang bersedia untuk membantu menyebarkan risalah ini sehingga dia akan dijadikan sebagai saudara, penerus dan wakil saya? Rasulullah dua kali mengulangi pertanyaan tersebut tapi tidak ada yang menjawab. Setiap kali pertanyaan diajukan hanya Ali bin Abi Thalib yang masih muda belia berdiri dan mengatakan:"Wahai Rasul Tuhanku, saya akan mendukungmu." Rasulullah mengambil tangan Ali dan mengangkatnya seraya berkata: "Ini adalah saudaraku, Khalifahku di antara kalian, maka dengarkanlah dan taatilah dia."
5. Thabari 2/199. Musnad Ahmad bin Hanbal, 1/33. Mustadrak Hakim 3/4. Ibnu Asakir, 1/137. Usd al-Ghabah,

4/54. Bihr al-Anwr, 19/60.

24

Salam kita untuk wanita yang suaminya dengan keberanian maju ke medan perang, dan dalam perang Uhud dengan begitu beraninya sehingga Jibril turun kepada Rasulullah dan mendeskripsikan Ali dengan ungkapan: Tidak ada kecuali Ali dan tidak pedang kecuali Dzulfikar.1 Salam kita untuk wanita yang suaminya ketika di perang Khandak. menang bertarung melawan pendekar Arab. Dari peristiwa itu Rasulullah bersabda:"Hari ini seluruh iman telah menghadapi seluruh kafir. 2 Salam kita untuk wanita yang suaminya ketika rukuk, memberikan infaq dan untuknya turunlah wahyu, Sesungguhnya wali Allah dan RasulNya dan mereka yang beriman, mendirikan salat dan memberikan zakat ketika mereka sedang ruku'.3 Salam untuk wanita yang suaminya bangga dengan mendengar ucapan yang keluar dari bibir Rasul Islam yang bersabda dimana sesungguhnya orang ini (Ali) adalah saudara, pengganti dan pelanjut ku di antara kalian. Dengarkan ucapannya dan taatilah dia.4 Salam untuk wanita yang lingkungan rumahnya sangat bersahaja dan sederhana tapi dari rumah yang sangat bersahaja tersebut muncullah putra-putri terbaik dan tersuci untuk Islam. Salam untuk wanita yang oleh Rasulullah diwajibkan untuk mencintainya dan keluarganya.1

1.

Kamil ibn Katsir, 2/154. Trikh Dimsyq, 1/145. Farid al-Simthain, Hamuni 1/257. Raudhat al-Kfi, hadis

90. Penjelasan lengkap tentang peran Ali bin Abi Thalib dalam mendukung (membantu) Rasulullah pada sumber No 1.
2. Yanbi al-Mawaddah, bab 23. Qadatun, 2/108. Hayt al-Haiwn, 1/348. Syarh Nahj al-Balgha Ibn Abi al-

Hadid, 19/61.
3. Qs. Al-Maidah (5):55. Tafsir Thabari, 6/156. Ibn Abbas meriwayatkan tentang seorang faqir yang memasuki

masjid dan meminta pertolongan, karena sedang dalam pertengahan salat, maka tidak ada yang memperhatikan dia. Ali dalam keadan ruku mengulurkan cincin (yang ada di jari tangannya) untuk diambil dan diberikan kepada orang faqir tersebut. Setleah peristiwa ini turunlah wahyu surat al Maidah ayat 55:"Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya dan orang yang beriman, yang mendirikan salat dan menunaikan zakat seraya ruku (tunduk) kepada Allah."
4. Trikh Thabari, 2/63. Kamil Ibnu Atsir, 2/62. Trikh Dimasyq, 1/86. Tafsir Majma al-Bayn, 7/206.

25

Salam untuk wanita yang kedua putranya dinamai Rasulullah Hasan dan Husain sebagai pemimpin ahli sorga.2 Salam untuk bunda yang dicirikan putra-putranya oleh sebagai: 'Hasan dan Husein, setelah aku dan ayahnya adalah penduduk bumi yang terkemuka dan ibunya yang mulia adalah wanita yang terbaik di atas bumi.3 Salam untuk ibu yang putranya, Husein telah menjadi korban di Karbala demi untuk menyelamatkan agama Allah, menghilangkan ranting dan daun bid'ah serta penyelewengan4 dan mendapatkan syahadah dengan bibir kering (yang kehausan) meski ia berada di antara sungai yang mengalir deras. Salam untuk ibu yang putrinya Zainab al Kubra, untuk menyampaikan perjuangan Husein dipaksa menjadi tahanan yang diarak berjalan dari Iraq ke Suriah hingga Mesir. Salam dan hormat kita untuk wanita yang Rasulullah mensifatinya dengan bersabda: Allah akan arah dengan marahnya Fatimah dan akan ridha dengan ridhanya (Fatimah).5 Fatimah adalah belahan jiwaku, barang siapa yang menyakitinya adalah menyakitiku, dan barang siapa mencitainya adalah mencintaiku.6 Fatimah adalah penghulu para wanita seluruh alam.7

1. Pada surah al-Syura (42):23, pada literatur-literatur tafsir Ahlusunnah, Tafsir Fakrurrazi. Durr al-Mantsur,

al-Suyuthi. Dzakhair al-Uqb, hal. 20, Al-Ghadir, jil. 20. Zamakhsyari dalam tafsirnya mengatakan: "Ketika ayat, Katakan:"Aku tidak tidak meminta kepadamu suatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan." (Qs. Al-Syura [42]: 23) turun kepada Rasulullah, orang-orang bertanya kepada Rasulullah tentang siapakah orang yang dekat denganmu yang berteman dan mencintainya menjadi wajib untuk kita?. Rasulullah menjawab: Ali, Fatimah dan keturunnya.
2. Sunan Ibnu Majah, 1/56. Sunan Tirmidzi, 5/614, Hadis 3768. Bihr al-Anwr, 43/265. 3. Bihr al-Anwr, 43/261. Uyun Akhbr al-Ridh, 2/62.

4. Kota di selatan Iraq di provinsi Najaf Asyraf, tempat kuburan Ali bin Abi Thalib. 5. Mizn al-I'tidl 1/111, Mustadarak Shahihain 3/29. Kanz al-Umml 12/111. 6. Shawiq al-Muhriqah, 289.

Immah wa Siysah hal 31. Kanz al-Umml 12/111. Khashaish, Nisai. Shahih Hilyat al-Auliy 2/39. Musykil al-Atsar Thahawi 1/170, Syarh Nahj al-

Muslim, bb fadhil Shahbah.


7. Mustadrak Ala al-Shahihain 3/170.

Balgha Ibnu Abi al-Hadid, 9/193.

26

Salam untuk wanita yang dirinya dan ibunya termasuk sebagai wanita terbaik sorga.1 Salam untuk wanita yang paling dicintai oleh Rasulullah.2 Salam untuk wanita yang sebelum diciptakan datanglah perintah Allah dan Rasulullah selama selama 40 hari harus meninggalakan kota dan keluarganya untuk tingal di dalam goa dan beribadah.3 Salam untuk wanita yang sebelum lahirnya telah berbicara kepada ibunya dan sendirian di masa awal Islam telah memberikan ketenangan pada ibunya dari penindasan Quraiys.4 Salam untuk wanita yang untuk kelahirannya, para wanita ahli sorga, para istri nabi Ilahi telah datang kepada ibunya untuk merawatnya.5 Salam dan hormat kami untuk wanita yang namannya telah dipilih rasul dengan izin Allah.1

1. Dzakhir al-Uqb, /52, Mustadrak Hakim, 3/160, 3/185.

Rasulullah kali ini bersabda:"Pemuka wanita sorga

adalah Khadijah binti Khawilid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran dan Asiyah binti Muzaham (Istri Firaun).
2. Sesuai nukilan dari Aisyah Umm al-Mukminin.

Aisyah umul Mukminin meriwayatkan:"tidak ada wanita

yang lebih dicintai Rasulullah kecuali Fatimah, selain Rasulullah tidak adaya oang yang lebih jujur lainnya kecuali Fatimah. Ahlulbait 116.
3. Lihat footnote no. 2.

. Setelah perkawinan Khadijah dan

4. Raudhat al-Fayiq 314, Al-Janatul Ashimah 190, Musnad Fatimah 77.

Rasulullah, wanita di Mekah tidak mau berbicara dengannya dan diapun tidakmau berbicara.Suatu hari Rasulullah memasuki rumah dan dilihatnya Khadijah sedang berbicara, beliau bertanya:"Khadijah dengan siapa engkau berbicara?" Khadijah menjawab:Ketika saya hamil seorang anak, maka saya akan menyendiri dan berbicara denganya." Rasulullah tersenyum seraya bersabda:"Khadijah, saudaraku Jibril memberikan berita kepadaku bahwa keturunanku adalah seorang putri dan seorang manusia yang suci dan Allah memerintahkan untuk menamainya dengan Fatimah. Allah akan menjadikan dari keturunannya para pemimpin mulia dimana mukminin akan dihiayati oleh mereka.
5. Shiddiqat al-Kubr, Majma' Jahani Ahlulbait, hal 75, Cetakan Pertama, 1427 H.

Ketika Fatimah dilahirkan,

Khadijah mengutus seseorang untuk meminta bantuan dari wanita Mekah, merekapun hendak membalas dendam kepada Khadijah karena tidak meu mendengarkan nasehat mereka dan kawin dengan Muhammad yang faqir dan papa. Mereka tidak mau menolong. Pada mulanya Khadijah menjadi khawatir dan sedih. Tiba tiba dirasakannya bahwa ada empat wanita berada di dekatnyaSatu diantaranya mengatakan, Khadijah saya adalah Sara istri Ibrahim dan wanita ini adalah Asyiyah binti Muzahim (istri Fir'aun) dan yang lain adalah Maryam binti Imran dan dan yang satu lagi adalah Kultsum saudari Musa bin Imran.

27

Salam untuk wanita nama nama dan sifatnya adalah Fatimah, Zahra, Mardhiyah, Radhiyah, Shiddiqah, Thahirah, Muhditasah, Kautsar, Ummu Abiha, dan . . . yang semuanya mengalir pada sifat dan kedudukannya.2 Salam pada wanita yang sangat mirip dengan Rasulullah.3 Salam untuk wanita yang dengan pernyataan Rasul Islam, digelari sebagai ummu abiha (ibu untuk ayahnya) dan ummul aimah - ibu para Imam setelah Rasulullah dan ibu Ahlulbaitkeluarga- Rasulullah.4 Salam untuk wanita yang murah hati dimana pengatur dunia Islam (Imam Mahdi) adalah dari ketururunannya dan Ahlulbait Rasulullah. 5 Salam bagi wanita yang menjadi teladan dalam adab dan pengetahuan.6 Salam dan hormat kami bagi satu-satunya wanita yang pintu rumahnya dan pintru Rasulullah yang terbuka langsung ke masjid nabi. Salam dan hormat kita untuk wania yang ikhlas dalam ibadah dan pengabdiannya dimana Rasulullah menyatakan dengan sabdanya:"Allah telah membuat hati dan badan putri semuanya dibentuk dari iman dan senantiasa menuju pada ketaatan dan tuntunan Allah.1

1. Tsaqib al-Manqib 187. Musnad Fatimah 75. Pada sumber ini terdapat dalil dan falsafah dari setiap nama

dan sifat. Setelah perkawinan Khadijah dan Rasulullah, wanita di Mekah tidak mau berbicara dengannya dan diapun tidakmau berbicara.Suatu hari Rasulullah memasuki rumah dan dilihatnya Khadijah sedang berbicara, beliau bertanya:"Khadijah dengan siapa engkau berbicara?" Khadijah menjawab:Ketika saya hamil seorang anak, maka saya akan menyendiri dan berbicara denganya." Rasulullah tersenyum seraya bersabda:"Khadijah, saudaraku Jibril memberikan berita kepadaku bahwa keturunanku adalah seorang putri dan seorang manusia yang suci dan Allah memerintahkan untuk menamainya dengan Fatimah. Allah akan menjadikan dari keturunannya para pemimpin mulia dimana mukminin akan dihiayati oleh mereka.
2. Bihr al-Anwr 43/105. Manqib 3/233. Dalil dan falsafah penamaan ini disebutkan pada literatur ini. 3.

Mustadrak Hakim 3/161. Muntakhab al-Atsr 192. Kanz al-Umml 12/105. Ibu dari Anas bin Malik

mengatakan:"Wajah Fatimah bagaikan bulan purnama, putih dan bercahaya, rambutnya panjang berwarna hitam, dia lebih mirip dengan Rasulullah dibanding orang lain.
4. Yanbi' al-Mawadah 2/83. Muntakhab al-Atsr, 192. Kanz al-Umml, 12/105. 5. Ibid. 6.

Ummu Salamah mengatakan: Rasullullah memberikan tanggung jawab mentarbiyah fatimah kepadaku.

Tapi demi Allah bahwa dia lebih beradab dan lebih pandai dari padaku. Dalil Aimmah 12.

28

Salam dan hormat kita untuk wanita yang karena lamanya beribadah kakinya menjadi bengkak dan pada salatnya tampak hembusan nafasnya dipenuhi ketakutan pada Allah.2 Salam dan hormat kita untuk wanita yang pada umurnya yang pendek dan penuh berkat, sama sekali tidak ada kekotoran dan cela, tidak ada hambatan dalam menjalankan semua kewajiban dan ibadahnya kepada Khaliq yang Maha Esa.3 Salam dan hormat kita untuk wanita yang dipesani hadis suci tsaqalain agar umat berpegang teguh padanya dan keluarganya, di sanalah Rasul bersabda:"Saya tinggalkan dua (hal) yang berat kepada kamu sebagai amanat, kalau kalian berpegang teguh pada keduanya maka pastilah kalian tidak akan sesat. Kedua (hal ) tersebut adalah Kitab Allah dan keluargaku (Itrah - Ahlulbait). Keduanya tidak akan terpisahkan hingga sampai keduanya menemui ku di haudh (telaga kautsar).4 Salam dan hormat kita untuk wanita yang perkawinannya dilaksanakan atas izin Allah dan Rasul-Nya.5

1. Bihr al-Anwr, 43/56-57.

2. I'lm al-Din 247, 'Iddat al-D'i, 151. 3. Nama Al- Thhirah berdasarkan sanad hadis nabi ini, bersumber: Trikh Baghdd 12/231. Kanz al-Umml,

12/109.
4.

Shahih Muslim 7/122. Sunan Darami 2/142, Mustadrak al-Hakim, 3/109 dan 148. Rasulullah

bersabda:"Sesungguhnya aku meninggalkan dua pusaka, Kitab Allah dan Itrah (keluarga) ku. Apabila kalian berpegang teguh dengan keduanya tidak akan sesat selamanya dan keduanya tidak akan berpisah hingga keduanya menjumpaiku di Haudh (telaga Kautsar) . . .inti makna hadis tsaqalain adalah pertanyaan Rasulullah ihwal Ahlulbaitnya adalah setara dengan Kitab Allah, beliau besabda: Ahlulbaitku memiliki kemampuan untuk menjelaskan wahyu Ilahi, dan mereka tidak terpisahkan dengan kitab Allah sehingga nanti berjumpa denganku di hari kiamat. Sesungguhnya kalau saja sumber hadis dan tafsir semua mazhab Islam datang dari Ahlulbait Rasulullah, maka hari ini muslimin tidak akan menghadapi permasalahan, perpecahan, pengelompokan di dunia Islam.
5.

Kasyf al-Ghummah, 1/353. Dzakhir al-Uqb, 39. Bihr al-Anwr, 43/145. Banyak sekali hadis yang

meriwayatkan tentang pernikahan putri Rasulullah adalah "pernikahan langit"., dimana ada beberapa titik yang dapat diperhatikan:pada tahun kedua Hijarah terjadi ketenangan nisbi di Madinah. Beberapa orang pembesar dan terpandang telah berusaha melamar Fatimah, putri Rasulullah. Semuanya dijawab dengan penolakan dengan mengatakan:" Sehubungan perkawinan Zahra saya menunggu perintah Allah. " Jabir bin

29

Salam dan hormat para malaikat untuk wanita yang diturunkan baginya surah Al-Kautsar dan al-kautsar bermakna kebaikan yang banyak.1 Salam dan hormat para malaikat untuk wanita yang diturunkan baginya dan keluarganya surah al-Dahr (Al- Insan).2 Salam dan hormat para malaikat untuk wanita yang mana ayat tathir, Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan (kotoran) dosa dari kamu, hai Ahlulbaitdan memberishkan kamu dengan sebersih bersihnya. (Qs. Al-Ahzab [33]:33) diturunkan untuknya dan keluarganya.3

Abdullah al-Anshari: Ketika Rasulullah mengawinkan Fatimah dengan Ali bin Abi Thalib, beliau datang dari atas Arsh untuk melakukan perkawinan ini. Bihar al-Anwr 43/145. Dari Ibn Abi Hadid As Syafii meriwayatkan: Dengan kesaksian para malaikat Ilahi, perkawinan Ali bin Abi Thalib dan Fatimah dilaksakakan setelah Allah mengawinkan mereka di langit. Sumber: Syarh Nahj al-Balghah Ibn Abi al-Hadid Syafii 9 /193. Dari Muhammad bin Ali bin Al Hasan bin Ali, dari Rasulullah, diriwayatkan: Saya seperti kamu juga adalah seorang putra, kawin diantara kalian, anak anakku pun akan kawin dengan kalian, kecuali Zahra yang perinah perkawinannya datang dari Allah.
1. Tafsir Kabir, 32/132, sesuai nukilan dari Ibnu Abbas Ra.

2. Suatu hari putra-putra Rasulullah, Hasan dan Husain jatuh sakit. Ayah dan ibunya serta para pembantunya

bernazar untuk puasa tiga hari bagi kesembuhannya. Setelah beberapa hari kemudian Hasan dan Husain pulih kembali. Ali, Fatimah dan Fiddha (pembantu Fatimah) mulai berpuasa. Ketika hendak berbuka puasa terdapat lima keping roti tersedia di atas suprah, tapi sebelum mereka menyantapnya, seorang fakir mengentuk pintu rumah, dan meminta bantuan. Pemilik rumah memberikan roti yang tersedia kepada fakir tersebut. Mereka berbuka dengan hanya meminum air. Puasa kedua, ketiga juga begitu, kejadian yang sama terjadi. Hari keempat, Ali bin Abi Thalib membawa Hasan dan Husain mengunjungi Rasulullah. Ketika Rasulullah memandang putra putra itu, beliau tahu kalau mereka sedang kelaparan, beliau berkata:"Saya begitu menderita melihat kalian dalam keadaan seperti ini ."Rasulullah berdiri dan bersama sama mereka pergi kerumah Ali. Beliau melihat Fatimah sedang beribadah di mihrab. Tapi matanya cekung karena lemah akibat kelaparan, Rasulullah begitu terharu melihat keadan ini, pada saat-saat seperti inilah Jibril turun dan mengatakan: "Wahai Muhammad!. Terimalah ayat ini. Allah mengucapkan selamat kepada keluarga ini. Dan dibacakanlah surat Dahr (Insan) kepada Rasulullah .Tafsir Kabir Fakhrurazi, Tafsir Kassyf Zamakhsyari. Usd al-Ghaba, 5/530.
3. Suatu Hari Rasulullah berada di rumah Ummu Salamah. Ali, Fatimah, hasan dan Husein datang berkunjung.

Rasulullah menyilakan mereka duduk di sekelilingnya, kemudian dia menutupkan selimut kepada mereka

30

Salam dan hormat para malaikat Allah untuk wanita yang diturunkan untuknya, ayah dan keluaraganya ayat Mubahalah.1 "Siapa yang membantahmu (tentang kisah Isa)sesudah datan gilmu (yang meyakinkan kamu) maka katakanlah (kepadanya):"marilah kita memanggil anak anak kami dan anak anak kamu, istri istri kami dan istri istri kamu, diri kami dan diri kamu, kemudian kita 'bermubahalah' kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah dilemparkan kepada orang orang yang dusta." (Qs. Ali Imran [3]:61). Salam dan hormat para malaikat Allah untuk wanita yang berdampingan dengan para sahabat mendampingi Rasul Islam dan melayani dan merawat Rasulullah di berbagai

semuanya. Pada waktu itulah Jibril menurunkan ayat Thadhhir kepada Rasulullah, Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan (kotoran) dosa dari kamu, hai Ahlulbaitdan memberishkan kamu dengan sebersih bersihnya. (Qs. Al-Ahzab [33]:33). Rasulullah mengangkat kedua tangannya, beberapa kali beliau mengatakan: Ya Allah, mereka ini semua adalah Ahlulbaitku. Jauhkan semua kotoran dari mereka dan sucikan mereka sesuci-sucinya. Ummu Salamah datang dan mengatakan: "Wahai Rasulullah apakah saya pun adalah Ahlulbaitmu?" Rasulullah menjawab: "Bukan, sesungguhnya engkau berada dalam kebaikan. Setelah turunnya ayat ini, Rasulullah sekitar 6 (hingga 7 bulan) setiap Subuh, ketika pergi ke masjid untuk menjalankan salat Subuh, Rasulullah berdiri di dekat pintu rumah Fatimah dan berseru, "Wahai Ahlulbait, waktu shalat (telah tiba), Allah ingin menghilangkan semua kotoran dari kalian Ahlulbait dan mensucikan kalian sesuci-sucina." Sumber: Shahih Muslim, Bb Fadhil al-Shahabah, 292, 302. Shahih Turmidzi 5 hadis 3787. Musnad Ahmad 6/296. Kalimat al-Ghara fi al-Tafdhil al-Zahra, 192. Durr al-Mantsur, tafsir ayat Tathir, Tahdzib al-Tahdzib, 2/258.
1. Pada tahun ke sepuluh Hijriah, kaum Kristen Najran hendak berperang dengan Rasulullah, mereka saling

berhadapan. Namun kemudian ditetapkanlah bahwa mereka akan saling melemparkan kutukan, antara Rasulullah dan pihak mereka. Pada hari yang telah dijanjikan, turunlah perintah kepada Rasulullah untuk membawa keluarga (Ahlulbait)nya untuk melakukan mubhalah. Beliau pergi bersama Ali bin Abi Thalib, Fatimah Zahra, Hasanain menuju tempat mubhala. Para pembesar Nasrani ketika melihat wajah penuh cahaya dan tindakan dari Ahlulbait, mereka menjadi gentar dan meminta Rasulullah untuk membatalakan mubahalah tersebut. Semua ahli sejarah baik dari Ahlusunnah maupun Syiah sepakat bahwa ayat 61 surat Ali Imran adalah dikenal sebagai ayat mubahalah. Yaitu tentang Rasulullah dan Ahlulbaitnya yang pergi ke suatu tempat untuk melakukan mubahalah, dan hari itupun dikenal sebagai hari Mubhalah. Sumber: Kalimat al- Ghara 181. Kasyyaf Zamakhsyari, tafsir ayat 61 surat Ali Imran. Shahih Muslim, kitb fadhil shahbah. Tafsir Kabir Fakhru Razi ayat 61 surat Ali Imran. Shawaiq al-Muhriqah 238. Asbb al-Nuzl Waqidi 75.

31

peperangan. Wanita yang setelah perang Uhud membersihkan dan mengobati luka ayahnya.1 Salam dan hormat para malaikat Allah untuk wanita yang hampir dua dekade hidup dan berjuang di sisi Rasulullah, namun ia tidak dikenal dengan baik dan tertindas di antara umat ayahnya.2 Salam dan hormat para malaikat Allah untuk wanita yang setelah wafatnya Rasulullah kehormatannya dijatuhkan, dan warisan tanah Fadak untuknya dari ayahnya telah dirampas.3 Salam dan hormat para malaikat Allah untuk wanita yang setelah wafat ayahnya, karena mempertahankan agama dan syariah, rumahnya telah diserang dan pintu rumahnya dibakar. 4 Salam dan hormat para malaikat Allah untuk wanita yang badannya telah terluka dan rusuknya patah untuk mempertahakan agama dan sunah Nabawi, dan di jalan dan tempat umum dia telah ditampar orang yang bukan muhrimnya dan dalam serangan tersebut putranya Muhsin telah gugur (dari kandungannya).5 Salam dan hormat kita dan para malaikat Allah untuk wanita yang ditindas setelah wafatnya Rasulullah, telah terluka di tangan para sahabat dan pengikut ayahnya yang kemudian syahid (gugur di jalan Allah) setelah dua atau tiga bulan kemudian. Salam kita untuk wanita yang berada di pusat pemerintahan ayahnya, dan di kota perjuangan dan perlawanan suaminya, di Madinah, di jantung pemerintahan Islam, dimana semua ungkapan sudah menjadi begitu singkat sehinga beliau berwasiat agar dimandikan


1. Fadhil al-Khamsa, 3/161.

2. Dalam Shahih Bukhari, terdapat lebih dari 6000 hadis namun hanya terdapat 18 hadis yang menceritakan

tentang putri dan cahaya mata dan Kautsar Ahlulbait Rasulullah.


3. Sumber 3 Bagian Kedua. 4. Ibid. 5. Ibid.

32

dan dikuburkan pada malam hari, sehinga para pembunuhnya tidak muncul dan turut serta dalam upacara penguburannya.1 Salam dan hormat kita dan para malaikat Allah untuk wanita yang tertindas, yang tumbuh di Madinah, berjuang di Madinah dan di kota ini begitu banyak terdapat kesan perjuangan dan taqwa serta nilai tinggi kemanusiaan tapi dia tidak memberikan izin kepada kita untuk mengunjungi kuburannya . . .! Mungkin Fatimah menginginkan untuk sepanjang sejarah hingga hari kiamat agar supaya saya, anda, para peziarah Rasulullah, peneliti dan ahli Islam selalu bertanya: "Apakah Rasulullah yang mulia tidak pernah menceritakan tentang keadaan dan kemuliaan Fatimah, apakah dia tidak membaca tentang pemimpin para wanita semua alam, apakah tidak pernah dikatakan barang siapa menyakiti Fatimah adalah menyakiti ku dan . . .? Jadi kenapa kuburan Fatimah masih tetap tersembunyi?. Iya, Madinah terbenam dalam kegelapan malam, semua muslimin sedang lelap tidur!. Terdiam kelu dan kegelapan malam berkuasa, rintihan Ali bin Abi Thalib ketika memandikan dan menguburkan Fatimah masih terdengar. Dia ketika akad nikah telah berjanji kepada Rasulullah untuk menjaga Fatimah dengan baik sebagai amanat. Malam ini, ketika Fatimah di kuburkan dalam kegelapan dan keterasingan serta ketertindasan, dimana tampak lengan Fatimah yang bilur, badannya penuh lebam luka, tulang rusuknya patah, pada wajahnya tampak bekas tamparan. Kemelut pada anak anak Fatimah yaitu AhlulbaitRasulullah yang mana Rasulullah berulang ulang berpesan untuk mereka. Hati Ali benar benar hancur karena Hasan beru berusia 9 tahun, Husain berusia 7 tahun dan Zainab Kubra baru berusia 5 tahun2 pada usia ini lah anak anak ini melihat tubuh luka ibunya di makamkan. Salam kita untuk syahid pertama dari keluarga Rasul Islam.

1. Ibid, Bagian Terakhir.

2. Berdasarkan hadis nabawi hanya Hasan dan Husein adalah Ahlulbait (keluarga) Rasulullah

33


34

Sumber: [1] http://www.emamsajjad.com/Portal.aspx?Cultcure=ar (Full Text in Arabic) [2] http://www.tebyan.net/index.aspx?pid=70162 (Full Text in English) Penjelasan: Tulisan lengkap dari buku Shahifah Sajjadiyah dapat di baca di dalam situs Tibyan dengan bahasa Inggris, Perancis, Rusia, Turki, Arab, Urdu dan Farsi [3] http://www.ahlulbaytportal.com/site/0/files/book/pdf/6722.pdf (Full Text in Arabic) [4] http://www.ahlulbaytportal.com/site/0/files/book/pdf/6724.pdf (Full Text in Arabic) [5] http://www.ahlulbaytportal.com/site/0/files/book/pdf/6725.pdf ( Full Text in Arabic) [6] http://www.al-islam.org/ghadir/incident.htm (Summarized English Text on the event) Penjelasan: Bagi pembaca yang hali dalam bahasa Arab dapat membaca Kitab al Ghadir dari berbagai sumber dari para pemikir, ahli hadis, penafsir dan ahli sejarah dunia Islam . [7] http://abna.ir/index.asp?lang=3 __ Penjelasan: Situs ini berisikan informasi dan berita dunia Islam dengan bahasa: Arab, Urdu, Inggris, Persia, Azeri, Turki, Perancis, Spanyol, Belanda, Rusia, India, Cina, Indonesia dan Melayu.

35