Anda di halaman 1dari 1

Contoh Kasus Buruh Protes Pesangon, Eks Karyawan Segel Mal di Semarang

Sekitar 70 eks karyawan Pasaraya Sri Ratu Peterongan Semarang berunjuk rasa menuntut pesangon. Demi melampiaskan kejengkelannya, mereka menyegel pusat perbelanjaan itu. Unjuk rasa dilakukan saat mal yang terletak di Jalan MT Haryono, Semarang itu masih tutup, Rabu (22/6/2011). Mereka membentangkan sejumlah poster dan berorasi bergantian. Eks karyawan ini memprotes, karena manajemen tak memenuhi janjinya, yakni memberi pesangon dan uang penghargaan kepada karyawan yang di-PHK 9 Juni 2011 lalu. Manajemen hanya memberikan separuh nilai pesangon. "Kami minta perusahaan membayar 2 kali pesangon dan uang penghargaan karena kami bekerja di sini sudah lama, antara 10 sampai 15 tahun," kata Koordinator Serikat Pekerja Nasional Pasaraya Sri Ratu Peterongan, Karsono. Persoalan tersebut sebenarnya telah dilaporkan ke Disnakertrans, tapi gagal membuahkan hasil. Sebab itu, eks karyawan ini terus mendesak dengan cara lain, yakni berunjuk rasa ke kantor. Pasaraya Sri Ratu disebut-sebut mengangkat karyawan lagi usai mem-PHK. Padahal sebelumnya alasan PHK adalah efesiensi. Eks karyawan menduga, kebijakan itu diambil untuk menghindari tingginya pengeluaran gaji bagi karyawan lama. Sebelum membubarkan diri, salah satu peserta aksi memasang poster bertulis "Disegel" di pintu masuk Pasaraya Sri Ratu. Meski penuh nuansa emosional, aksi berlangsung tertib. Sejumlah aparat kepolisian mengawal dari awal hingga akhir.