Anda di halaman 1dari 41

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

Click to Ayu Master subtitle style I Gusti edit Agung Diatri Indradewi, S.Kom

STIKI INDONESIA 2011 STIKI INDONESIA 20114/16/12

KONTRAK KULIAH
Aturan Perkuliahan :
Presensi minimal 75% Toleransi masuk kelas 10 menit setelah kuliah

dimulai
Evaluasi meliputi Tugas, Quiz, UTS, UAS, dan

Keaktifan

Pada saat ujian diharuskan hadir 10 menit

sebelum ujian dan paling lambat 10 menit setelah ujian dimulai


STIKI INDONESIA 2011 4/16/12

KONTRAK KULIAH
Pembobotan Penilaian :
Tugas Quiz UTS UAS

: 10% : 15% : 30% : 35% : 10%

Keaktifan

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

KONTRAK KULIAH
Grade Penilaian :
Nilai Absolut Nilai Huruf 86 78 85 71 77 66 70 56 65 41 - 55 < 40 A AB B BC C D E Bobot Nilai Huruf 4,0 3,5 3,0 2,5 2,0 1,0 0,0
4/16/12

STIKI INDONESIA 2011

Referensi
Logika Matematika untuk Ilmu Komputer, F.

Soesianto, Djoni Dwijono, 2006, ANDI OFFSET Pemrograman Komputer, Heri Sismoro, 2005, ANDI OFFSET

Pengantar Logika Informatika, Algoritma, dan

Algoritma & Pemrograman dalam Bahasa

Pascal dan C, Rinaldi Munir, 2003, Informatika Bandung

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

SILABUS
Logika Informatika dan Algoritma Algoritma dan Flowchart Analisis Masalah dan Penyelesaiannya Pemrograman Teknik Runtutan Teknik Percabangan Teknik Pengulangan

====================UTS====== ==============
STIKI INDONESIA 2011 4/16/12

SILABUS
Array Subrutin & Rekursi Prosedur Fungsi Pengantar Pemrograman Modular Record

====================UAS====== ==============
STIKI INDONESIA 2011 4/16/12

LOGIKA INFORMATIKA DAN ALGORITMA

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Logika Proposisional
Logika

Logos = word, speech, what is spoken, thought, reason

Logika :

Ilmu pengetahuan yang mempelajari atau berkaitan dengan prinsip-prinsip dan penalaran argumen yang valid
Logika proposisional :

Logika yang menjadi dasar penentuan nilai kebenaran dari suatu pernyataan, yakni benar (true) atau salah (false)
STIKI INDONESIA 2011 4/16/12

Aplikasinya dalam komputer : Perancangan sirkuit elektronik digital Menyatakan kondisi/syarat pada program Query-query basis data Aplikasi mesin pencari (search engine) di

internet

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Beberapa

pernyataan (statement) dapat langsung diterima kebenarannya tanpa harus diketahui kebenaran pembentukpembentuknya Contoh : Arsenal memiliki jumlah pendukung lebih banyak dibanding Liverpool atau Arsenal memiliki jumlah pendukung lebih sedikit dibanding Liverpool

Kalimat

tersebut kalimat abstrak

merupakan

contoh

dari

STIKI INDONESIA 2011

p or (not p)

4/16/12

Kalimat abstrak adalah valid jika bernilai

benar tanpa memedulikan kebenaran atau kesalahan dari proposisi-proposisi penyusunnya adalah : not (p and (not p)) or q

Contoh lain dari kalimat yang juga valid

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Proposisi ~Propositions
Proposisi

(pernyataan) adalah komponen dasar pembentuk kalimat logika (sentence) dalam logika proposisional kalimat deklaratif, yaitu kalimat yang dapat ditentukan nilai kebenarannya true atau false, tetapi tidak keduanya sekaligus

Kalimat yang dibentuk dari proposisi disebut

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Proposisi (pernyataan) dalam kalimat logika

dinyatakan dengan simbol-simbol proposisi, yaitu :


v v

Simbol atau nilai kebenaran (truth value) yaitu true atau false Simbol-simbol proposisional (propositional symbols), yaitu huruf-huruf p, q, r, s, t, ...

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Contoh proposisi : v v v v v

Hari ini mendung Jumlah penduduk Malaysia lebih banyak dari jumlah penduduk Indonesia Miss Universe 2011 berasal dari Angola 3 adalah bilangan prima yang pertama 15 habis dibagi dengan 3

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Sebaliknya, kalimat yang tidak dapat

ditentukan nilai kebenarannya, baik true maupun false, disebut kalimat terbuka
v v v v

Contoh kalimat terbuka :

Apakah hari ini ada hujan? Jangan pergi dulu! x + 5 > 10 Angka 13 adalah angka sial
STIKI INDONESIA 2011 4/16/12

Kalimat ~Sentences
Kalimat dalam logika proposisional dibangun

dari proposisi-proposisi dengan menggunakan propositional connectives , yaitu : not, and, or, exclusive or, if-then, if-and-only-if, if-then-else

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Aturan-aturan Setiap

proposisional :

pembentukan kalimat logika (proposition) adalah

proposisi kalimat (sentence)

Apabila

p adalah suatu kalimat maka demikian juga negasinya (not p) dan q adalah suatu kalimat maka demikian juga konjungsinya (conjunction), yaitu (p and q) dan q adalah suatu kalimat maka STIKI INDONESIA 2011 juga 4/16/12 demikian disjungsinya (disjunction), yaitu (p or q)

Apabila p

Apabila p

Apabila p dan q adalah suatu kalimat maka

demikian juga ekivalensinya (equivalence), yaitu (p if and only if q)

Apabila p, q dan r adalah suatu kalimat maka

demikian juga kondisionalnya (conditional), yaitu (if p then q else r)

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Notasi ~Notation
Notasi penghubung pada logika

proposisional :

Notasi Englishlike Notasi Konvensional not and or exclusive or if-then if-and-only-if if-then-else
STIKI INDONESIA 2011

tidak ada
4/16/12

Contoh penulisan dengan notasi konvensional

dari kalimat :

(if((p or q) and (if q then r)) then (if (p and q) then (not r))) adalah : ((p q) (q r)) ((p q) ~r)

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Interpretasi ~Interpretation
Interpretasi

adalah pemberian (asignment) nilai kebenaran (true atau false) pada setiap simbol proposisi dari suatu kalimat logika not p or q

Contoh :

Interpretasi terhadap p dan q : p false q true


STIKI INDONESIA 2011 4/16/12

Aturan Semantik ~Semantic Rule


Suatu aturan yang digunakan untuk

menentukan arti suatu kalimat logika atau nilai kebenaran (truth value) dari suatu kalimat (sentence)
1. Negation Rule (Aturan NOT)

p True False

~p False True

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

2. Conjunction Rule (Aturan AND)

p True True False False

q True False True False

pq True False False False

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

3. Disjunction Rule (Aturan OR)

p True True False False

q True False True False

p q True True True False

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

4. Exclusive OR Rule (Aturan XOR)

p True True False False

q True False True False

p q False True True False

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Dari aturan disjungsi dan konjungsi, muncul

sifat-sifat aljabar logika :


a. Hukum Idempoten

p p =p p p =p
b. Hukum Komutatif

p q =q p p q =q p
STIKI INDONESIA 2011 4/16/12

c. Hukum Asosiatif

(p q) r = p (q r) (p q) ^ r = p (q r)
d. Hukum Distributif

p (q r) = (p q) (p r) p (q r) = (p q) v (p r)
e. Hukum Identitas

p false

=p
4/16/12

p true INDONESIA 2011 =p STIKI

f. Hukum Komplemen

p ~p= true p ~p= false ~(~p) = p


g. Hukum De Morgan

Negasi dari konjungsi dan disjungsi ~(p q) ~(p q) = ~p ~q = ~p ~q


4/16/12

STIKI INDONESIA 2011

4. Implication Rule (Aturan IF-THEN)

p True True False False

q True False True False

pq True False True True

Jika p q adalah implikasi, maka : q p adalah konvers ~p ~q adalah invers STIKI INDONESIA 2011
4/16/12

5. Biimplication Rule (Aturan IF-AND-

ONLY-IF)
p True True False False

True False True False

True False False True

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

6. Conditional Rule (Aturan IF-THEN-ELSE)

p True True True True False False False False

q True True False False True True False False

r if p then q else r True True False True True False False False True True False False True True False False
4/16/12

STIKI INDONESIA 2011

Tabel Kebenaran ~Truth Table


Suatu metode untuk menentukan nilai

kebenaran dari suatu kalimat logika dengan menginterpretasi setiap simbol proposisi dan menggunakan aturan semantik (semantic rule)

Contoh :

Diberikan kalimat logika sebagai berikut : not (p and(not p)) or q Tentukan nilai kebenaran dari kalimat tersebut
STIKI INDONESIA 2011 4/16/12

Penyelesaian :

~p

p ~p F F F F

~(p (~p)) T T T T

~(p ~p) q T T T T

T T F F

T F T F

F F T T

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Sifat-Sifat Kalimat Logika


Tautologi

Jika pada tabel kebenaran untuk semua pasangan nilai variabel-variabel proporsional yang ada bernilai true
p T F ~p F T p ~p T T

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Kontradiksi

Jika pada tabel kebenaran untuk semua pasangan nilai variabel-variabel proporsional yang ada bernilai false
p T F ~p F T p ~p F F

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Kontingensi

Jika pada tabel kebenaran untuk semua pasangan nilai variabel-variabel proporsional yang ada menghasilkan nilai yang bervariasi antara true atau false
p T F ~p F T p ~p T F

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Metode Inferensi
Suatu

teknik/metode untuk menurunkan kesimpulan berdasarkan hipotesa yang diberikan, tanpa harus menggunakan tabel kebenaran

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Rule of Addition

p pq
Rule of Simplification

pq p pq q

STIKI INDONESIA 2011

4/16/12

Modus Ponens

p q p q
Modus Tollens

p q q ~p
STIKI INDONESIA 2011 4/16/12

Dilemma Konstruktif

(p q) (r s) p r q s
Dilemma Destruktif

(p q) (r s) ~q ~s ~p ~r
Penyerapan (abs)
STIKI INDONESIA 2011 4/16/12