Anda di halaman 1dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Navigasi dan Penentuan Posisi) XI / 03 Merencanakan pelayaran, menentukan posisi dan arah haluan kapal di zona pantai A 35 Jam x 45 menit KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menggunakan data arus dan asang surut pada perencanaan trek pelayaran

KOMPETENSI DASAR
1. Merencanakan trek pelayaran pada perairan yang dipengaruhi oleh arus dan pasang surut

MATERI PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Peralatan berupa katalog peta, peta laut, daftar pasang surut, daftar arus pasang, mistar jajar, penggaris segitiga, jangka potlot, jangka semat, pensil dan karet penghapus untuk membuat trek pelayaran dipersiapkan sesuai dengan SOP yang berlaku. Data dan informasi pasang surut dihimpun dan dianalisis untuk merencanakan pelayaran. Pengaruh arus pasang surut terhadap haluan kapal dilukis di peta dengan tepat sesuai SOP perencanaan trek pelayaran

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi

ALOKASI WAKTU TM
5

PS
8 (16)

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Konvensional Modul Buku Ilmu Pelayaran Datar

Dasar-dasar navigasi Arah mata angin Kesalahan pedoman Haluan dan jauh Informasi pasang surut. Pengaruh pasang surut pada trek pelayaran Trek pelayaran pada perairan yang dipengaruhi oleh pasang surut

Mendiagnosis manfaat data arus dan pasang surut pada perencanaan trek pelayaran Mempraktekkan dasardasar navigasi Menentukan arah mata angin Menetukan kesalahan pedoman Menentukan haluan dan jauh Membaca informasi pasang surut. Memahami pengaruh pasang surut pada trek pelayaran

Menggambar trek pelayaran pada perairan yang dipengaruhi oleh pasang surut Membuat perencanaan trek pelayaran dengan

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 1 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
menggunakan data perairan yang dipengaruhi oleh arus danpasang surut

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

2. Merencanakan trek pelayaran pada perairan tertutup.

Sistem pelampung lateral, kardinal, dan pelampung A

Menggunakan sistem pelampung lateral, kardinal, dan pelampung A pada perencanaan trek pelayaranperairan tertutup

Membedakan sistem pelampung lateral, kardinal, dan pelampung A Membuat perencanaan trek pelayaran pada perairan tertutup

Peralatan berupa katalog peta, peta laut, daftar pasang surut, daftar arus pasang, mistar jajar, penggaris segitiga, jangka potlot, jangka semat, pensil dan karet penghapus untuk membuat trek pelayaran dipersiapkan sesuai dengan SOP yang berlaku. Data dan informasi tentang perairan dangkal, berkarang, dan bahaya navigasi lainnya diidentifikasi untuk merencanakan pelayaran. Trek pelayaran pada perairan yang terhalang oleh bahaya navigasi

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi

2 (4)

2 (8)

Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Konvensional Modul Buku Ilmu Pelayaran Datar

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 2 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
dilukis di peta sesuai prosedur yang berlaku.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

3. Merencanakan trek pelayaran pada perairan dengan jarak pandangan terbatas

Sifat-sifat perairan dengan jarak pandang terbatas

Membuat perencanaan trek pelayaran pada perairan dengan jarak terbatas secara cermat Mengidentifikasi sifat-sifat perairan dengan jarak pandang terbatas Membuat rencana trek pelayaran pada perairan dengan jarak terbatas Menerapkan sikap kapal pada perairan dengan jarak pandang terbatas

Peralatan berupa katalog peta, peta laut, daftar pasang surut, daftar arus pasang, mistar jajar, penggaris segitiga, jangka potlot, jangka semat, pensil dan karet penghapus untuk membuat trek pelayaran dipersiapkan sesuai dengan SOP yang berlaku. Sikap kapal dalam keadaan pandangan terbatas diidentifikasi pada buku P2TL. Kaidah sikap kapal bertahan, tindakan menyusul kapal lain, mendekati tikungan, alur pelayaran sempit dalam kondisi pandangan terbatas diterapkan dalam merencanakan trek pelayaran sesuai dengan ketentuan P2TL aturan 9, 13, 17 dan 19. Langkah-langkah untuk bertahan, menyusul kapal lain dan mendekati tikungan, alur pelayaran sempit pada keadaan pandangan terbatas diikuti dengan

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi

2 (4)

2 (8)

Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Konvensional Modul Buku Ilmu Pelayaran Datar

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 3 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
benar. Perlengkapan isyarat perhatian digunakan sesuai dengan prosedur yang diberlakukan.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 4 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Navigasi dan Penentuan Posisi) XII / 06 Merencanakan pelayaran, menentukan posisi dan arah haluan kapal di zona pantai A 115 Jam x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU TM
6

KOMPETENSI DASAR
1. Merencanakan trek pelayaran pada alur pelayaran sempit

INDIKATOR
Peralatan berupa katalog peta, peta laut, daftar pasang surut, daftar arus pasang, mistar jajar, penggaris segitiga, jangka potlot, jangka semat, pensil dan karet penghapus untuk membuat trek pelayaran dipersiapkan sesuai dengan SOP yang berlaku. Sikap kapal saat bertahan, menyusul kapal lain dan mendekati tikungan pada alur pelayaran sempit diidentifikasi pada buku P2TL

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi

PS
2 (4)

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Konvensional Modul Buku Ilmu Pelayaran Datar

Sifat dan tanda-tanda alur pelayaran sempit Cara bertahan pada alur pelayaran sempit Cara menyusul dan mendekati tikungan alur pelayaran sempit

Membuat trek pelayaran pada alur pelayaran sempit secara cermat Melakukan prinsip bertahan pada alur pelayaran sempit denga benar

Melakukan penyusulan l dan mendekati tikungan pada alur pelayaran sempit Mengidentifikasi sifat dan tanda-tanda alur perairan sempit

KOMPETENSI DASAR PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

MATERI

KEGIATAN

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU

SUMBER SILABUS - PRODUKTIF Halaman 5 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

PEMBELAJARAN
2. Mengidentifikasi bahayabahaya navigasi

PEMBELAJARAN

TM
Peta laut digunakan untuk mengidentifikasi bahaya navigasi. Langkah-langkah untuk mengidentifikasi bahaya navigasi dilakukan berdasarkan informasi NTM dan BPI Peringatan bahaya navigasi di patuhi Alat bantu navigasi seperti baringan celah dan benang, baringan thomson digunakan untuk membaring bendabenda berbahaya. Tes Tertulis Tes Lisan Observasi 6

PS
2 (4)

PI
2 (8)

BELAJAR
Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Konvensional Modul Buku Ilmu Pelayaran Datar

Jenis-jenis bahaya navigasi NTM dan BPI untuk menghindari bahaya navigasi Peringatan bahaya navigasi di patuhi Cara menggunakan informasi NTM dan BPI untuk menghindari bahaya navigasi

Mengidentifikasi bahayabahaya navigasi dengan cermat Mengidentifikasi jenisjenis bahaya navigasi

Menggunakan informasi NTM dan BPI untuk menghindari bahaya navigasi Menggunakan alat bantu navigasi untuk kepentingan keselamatan bernavigasi pada perairan berbahaya dengan benar Menggunakan benda / alat bantu navigasi untuk kepentingan keselamatan bernavigasi pada perairan berbahaya

3. Menggunakan benda/alat bantu navigasi, baringan transit untuk bernavigasi pada perairan berbahaya

Benda-benda berbahaya Alat bantu navigasi untuk membaring target berbahaya Cara penggunaan alat bantu navigasi untuk kepentingan keselamatan bernavigasi pada perairan berbahaya

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi

2 (4)

2 (8)

Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Konvensional Modul Buku Ilmu Pelayaran Datar

4. Membaca dan menginter-pretasi peta laut

Jenis-jenis peta laut Simbol-simbol peta laut Cara menggunakan peta laut dalam pelayaran kapal

Menggunakan peta laut untuk kepentingan pelayaran kapal secara cermat Membaca peta laut

Beberapa peta laut di baca dan di interpretasi untuk kepentingan menjangka peta

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi

2 (4)

2 (8)

Menginterpretasi peta laut untuk kepentingan pelayaran kapal Menggunakan peta laut dalam pelayaran kapal

Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Konvensional Modul Buku Ilmu Pelayaran Datar

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 6 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
5. Menentukan dan melukis garis posisi

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Posisi kapal dilukis diatas peta dengan menggunakan alat jangka peta, mistar jajar. Posisi kapal dapat diketahui

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi 5

ALOKASI WAKTU TM PS
5 (10)

PI
5 (20)

SUMBER BELAJAR
Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Konvensional Modul Buku Ilmu Pelayaran Datar Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Konvensional Modul Buku Ilmu Pelayaran Datar Buku Pelayaran Astronomi

Cara membaring dengan baringan silang, baringan istimewa, dan baringan 3 benda Cara melukis posisi di peta laut

Membaring benda/alat bantu navigasi dengan bar silang, bar dengan permaci, bar istimewa, dan bar 3 benda dengan cermat Melukis dan menentukan posisi kapal di peta laut Mengukur benda angkasa dengan akurat Menghitung konversi bujur ke waktu dengan benar Menghitung waktu GMT, ZT, dan waktu Mintakat dengan benar Menghitung sudut jam benda angkasa dengan tepat Mengidentifikasi waktu rembang dengan benar

6. Menentukan posisi duga kapal

Prosedur menghitung dan menentukan posisi duga kapa berdasarkan pengaruh arus dan angin Mengukur benda angkasa dengan sekstan Menghitung waktu dan sudut jam benda angkasa Menggunakan daftar ilmu pelayaran, almanak nautika, kalkulator navigasi

Posisi duga kapal di tentukan dengan menggunakan daftar ilmu pelayaran, almanak nautika, kalkulator navigasi Posisi duga kapal di tentukan dengan perhitungan berdasarkan pengukuran benda angkasa

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi

10

8 (16)

2 (8)

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 7 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menghitung waktu lintang tengah hari, deviasi, titik tinggi, dan arah garis tinggi dengan tepat Menghitung waktu dan sudut jam benda angkasa Menggunakan daftar ilmu pelayaran, almanak nautika, dan kalkulator navigasi

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Prosedur menghitung dan menentukan posisi duga kapal berdasarkan pengukuran benda angkasa

Mengukur sudut benda angkasa dengan sekstan Menghitung konversi bujur ke waktu dengan benar Menghitung waktu GMT, ZT, dan waktu Mintakat dengan benar Menghitung sudut jam benda angkasa dengan tepat Mengidentifikasi waktu rembang Menghitung waktu lintang tengah hari, deviasi, titik tinggi, dan arah garis tinggi.

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 8 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN INDIKATOR

ALOKASI WAKTU TM PS
2 (4)

SUMBER BELAJAR PI
2 (8) Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Konvensional Modul Buku Ilmu Pelayaran Datar Buku Menjangka Peta

7. Menggunakan berita pelaut dan publikasi navigasi lainnya

Cara menggunakan berita pelaut dan publikasi navigasi meliputi : NTM dan BPI Buku kepanduan bahari Daftar ilmu pelayaran Daftar arus Daftar pasang surut Daftar suar Daftar stasiun pantai

Menggunakan publikasi navigasi dengan benar untuk kepentingan pelayaran

Menggunakan berita pelaut dan publikasi navigasi lainnya

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi

Mengidentifikasi berita pelaut dan publikasi navigasi meliputi : NTM dan BPI Buku kepanduan bahari Daftar ilmu pelayaran Daftar arus Daftar pasang surut Daftar suar Daftar stasiun pantai

8. Menentukan posisi kapal dengan alat navigasi elektronik

Cara mengoperasikan RADAR, GPS, RDF, dan Ecosounder Cara menentukan posisi kapal dengan RADAR, GPS, RDF, dan Ecosounder

Menggunakan RADAR, GPS, RDF, dan Ecosounder sesuai prosedur Menetukan posisi kapal dengan RADAR, GPS, RDF, dan Ecosounder sesui dengan prosedur

Alat bantu navigasi elektronik dioperasikan dalam navigasi pantai Posisi kapal ditentukan dengan mengguna-kan alat navigasi elektronik

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi

10

15 (30)

5 (20)

Publikasi Navigasi Peralatan Menjangka Peta Alat Navigasi Elektronik dan Konvensional Buku Navigasi Elektronik

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 9 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH : .......................................................... MATA PELAJARAN : Kompetensi Kejuruan (P2TL / Dinas Jaga) KELAS/SEMESTER : XI / 03 STANDAR KOMPETENSI : Melakukan dinas jaga di kapal KODE KOMPETENSI : B ALOKASI WAKTU : 14 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan P2TL

MATERI PEMBELAJARAN
Prinsip umum yang diatur pada per-aturan 1 3 dari P2TL 1972 Prinsip dasar tentang peraturan menge-mudi dan berlayar aturan 4 8 dari P2TL 1972 Prinsip mengemudi dan berlayar aturan 9 18 dari P2TL 1972

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Prinsip umum yang diatur pada peraturan 1 3 dari P2TL 1972 dijalankan dan ditentukan dengan benar Prinsip dasar tentang peraturan mengemudi dan berlayar aturan 4 8 dari P2TL 1972 diikuti dan diterapkan dengan benar Prinsip mengemudi dan berlayar aturan 9 18 dari P2TL 1972 dijalankan dan diterapkan dengan benar Ketentuan tentang pemasangan penerangan dan sosok benda aturan 2030 dan 27-31 dari P2TL 1972 dijalankan dan diterapkan dengan benar Ketentuan tentang isyarat bunyi dan cahaya aturan 32 34 dan 36 37 dari P2TL 1972 dijalankan dan

PENILAIAN
Tes Lisan Tes Tertulis Observasi

ALOKASI WAKTU TM
4

PS
1 (2)

PI
1 (4)

SUMBER BELAJAR
Modul Buku P2TL Isyarat Visual dan Sosok Benda

Menerapkan prinsip umum yang diatur pada per-aturan 1 3 dari P2TL 1972 Menerapkani prinsip dasar tentang per-aturan mengemudi dan berlayar aturan 4 8 dari P2TL 1972 Menerapkan prinsip mengemudi dan berlayar aturan 9 18 dari P2TL 1972

2. Menerapkan prinsipprinsip penyelenggaraan jaga navigasi

Ketentuan tentang pemasangan penerangan dan sosok benda aturan 20 23 dan 27 31 dari P2TL 1972 Ketentuan tentang isyarat bunyi dan cahaya aturan 32 34 dan 36 37 dari P2TL 1972

Menerapkan ketentuan tentang pemasangan pene-rangan dan sosok benda aturan 20 23 dan 27 31 dari P2TL 1972 Menerapkan ketentuan isyarat bunyi dan cahaya aturan 32 34 dan 36 37 dari P2TL 1972

Tes Lisan Tes Tertulis Observasi

2 (4)

2 (8)

Modul Buku P2TL Isyarat Visual dan Sosok Benda

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 10 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
diterapkan dengan benar

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Menerapkan pemasangan penerangan dan sosok benda aturan 20 23 dan 27 31 dari P2TL 1972 Menerapkan pemasangan penerangan dan sosok benda Ketentuan tentang isyarat bunyi dan cahaya aturan 32 34 dan 36 37 dari P2TL 1972

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 11 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH : .......................................................... MATA PELAJARAN : Kompetensi Kejuruan (P2TL / Dinas Jaga) KELAS/SEMESTER : XI / 03 STANDAR KOMPETENSI : Melakukan dinas jaga di kapal KODE KOMPETENSI : B ALOKASI WAKTU : 44 Jam x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
Pengamatan saat jaga laut Pelaksanaan tim kerja anjungan dan manajemen tim anjungan

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan prosedur kerja kelompok kerja anjungan yang efektif

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Melakukan jaga laut dengan sungguhsungguh Melaksanakan tim kerja anjungan sesuai dengan konvesi

INDIKATOR
Pengamatan saat jaga laut dijalankan dan diterapkan sesuai aturan Dinas Jaga Tim kerja anjungan dan manajemen tim anjungan dilakukan dengan sungguh-sungguh sesuai aturan Dinas Jaga

PENILAIAN
Tes Lisan Tes Tertulis Observasi 2

ALOKASI WAKTU TM PS
4 (8)

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul Buku P2TL Isyarat Visual dan Sosok Benda

Menerapkan prosedur kerja kelompok kerja anjungan yang efektif sesuai dengan konvensi Menerapkan informasi dari : buku kepan-duan bahari, NTM dan BPI, laporan berita cuaca dengan cermat dan sungguh-sungguh Me nentukan rute pelayaran dengan menggunakan informasi dari buku kepanduan bahari, NTM dan BPI, dan laporan berita cuaca dalam rute pelayaran

2. Menentukan rute pelayaran

Buku kepanduan bahari NTM dan BPI Menggunakan laporan berita cuaca Cara mengaplikasikan informasi dari buku kepanduan bahari, NTM dan BPI, dan laporan berita cuaca dalam menentukan rute pelayaran

Buku kepanduan bahari digunakan dengan cermat berdasarkan manual yang berlaku Untuk keselamatan pelayaran, NTM dan BPI digunakan dan diterapkan sesuai manual yang tersedia

Tes Lisan Tes Tertulis Observasi

4 (8)

2 (8)

Buku terbitan Navigasi Peralatan menjangka peta Log Book

Laporan berita cuaca digunakan sesuai dengan karakteristik peta

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 12 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : .......................................................... : Kompetensi Kejuruan (Navigasi dan Penentuan Posisi) : XII / 06 : Menentukan Posisi Kapal dengan Radar : C : 78 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi akurasi dan penampilan radar

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
3

PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Navigasi Elektronik RADAR Manual Book RADAR

Cara mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi dan penampilan radar

Mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi akurasi dan penampilan radar Menerapkan faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi dan penampilan radar Menjelaskan Prosedur pengoperasian radar sesuai dengan buku petunjuk pengoperasian Menjelaskan fungsi-fungsi tombol/switch radar Mengoperasikan radar sesuai dengan buku petunjuk pengoperasian Mengidentifikasi Gemagema palsu dan pengaruhnya Mengidentifikasi Jenisjenis gema dan penyebabnya Mengidentifikasi Sea return, radar interference

Faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi dan penampilan radar diidentifikasi

2. Menyalakan radar dan menjaga tampilan radar

Prosedur pengoperasian radar sesuai buku petunjuk pengoperasian alat Fungsi-fungsi tombol/ switch radar

Radar dinyalakan dan dijaga tampilannya dengan benar

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

5 (10)

Buku Navigasi Elektronik RADAR Manual Book RADAR

3. Mengetahui kesalahan interpretasi gema palsu, sea return, dll

Identifikasi gema-gema palsu dan pengaruhnya Jenis-jenis gema dan penyebabnya Interpretasi sea return, radar interference

Kesalahan interpretasi dari tampilan data pada display unit seperti adanya gema palsu, sea return, diidentifikasi dan diketahui

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

2 (4)

Buku Navigasi Elektronik RADAR Manual Book RADAR

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 13 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
4. Melaksanakan baringan, mengukur jarak dan target

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi 5

ALOKASI WAKTU TM PS
5 (10)

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Navigasi Elektronik RADAR Manual Book RADAR Buku Navigasi Elektronik RADAR Manual Book RADAR

Baring target Ukur jarak target

Membaring target dengan cermat Mengukur jarak target dengan cermat Mengidentifikasi Gema kapal berhenti dengan cermat Mengidentifikasi Gema kapal mendekat dengan cermat Mengidentifikasi Gema kapal berpotongan dengan cermat Mengidentifikasi Gema kapal berpapasan dengan cermat

Baringan, pengukuran jarak dan target dilaksanakan sesuai SOP

5. Mengidenfikasi gemagema kritis

Gema kapal berhenti Gema kapal mendekat Gema kapal berpotongan Gema kapal berpapasan

Gema-gema kritis yang dapat memba-hayakan pelayaran didentifikasi

2 (4)

6. Menghitung haluan dan kecepatan kapal lain

Cara menentukan haluan kapal lain Cara menghitung kecepatan kapal lain

Menentukan haluan dan kecepatan kapal lain dengan cermat Menentukan haluan kapal lain

Haluan dan kecepatan kapal lain dapat ditentukan dengan cepat dan tepat untuk keselamatan pelayaran

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

2 (4)

Buku Navigasi Elektronik RADAR Manual Book RADAR

7. Menentukan CPA, TCPA, meeting, over taking ships CPA TCPA Meeting

Menghitung kecepatan kapal lain dengan benar Menentukan C P A dengan cermat Menentukan T C P A dengan cermat Menentukan Meeting dengan cermat Menentukan Over taking dengan cermat

Over taking

CPA, TCPA, meeting, serta tindakan over taking ships pada kondisi kritis dapat dilakukan dengan cepat dan tepat

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

6 (12)

Buku Navigasi Elektronik RADAR Manual Book RADAR

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 14 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
8. Mendeteksi perubahan haluan dan kecepatan kapal lain

MATERI PEMBELAJARAN
Perubahan haluan kapal lain Perubahan kecepatan kapal lain

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
2

PS
3 (6)

PI

SUMBER BELAJAR
Buku Navigasi Elektronik RADAR Manual Book RADAR

Mengidentifikasi perubahan haluan dan kecepatan kapal lain dengan cermat Menentukani perubahan haluan dan kecepatan kapal lain dengan cermat

Perubahan haluan dan kecepatan kapal lain dideteksi dengan cepat

9. Menentukan perubahan haluan dan kecepatan kapal sendiri

Pengaruh perubahan haluan kapal sendiri Pengaruh perubahan kecepatan kapal sendiri

Mengidentifikasi pengaruh perubahan haluan kapal Mengidentifikasi pengaruh perubahan kecepatan kapal

Perubahan haluan dan kecepatan kapal sendiri dapat dilakukan dengan cermat dan akurat

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

3 (6)

Buku Navigasi Elektronik RADAR Manual Book RADAR

10. Menerapkan P2TL Berpapasan Berpotongan berhadapan menyusul disusul Mencegah tubrukan pada kondisi lainnya

Menentukan perubahan haluan dan kecepatan kapal sendiri Mengikuti prosedur untuk keselamatan kapal ketika berpapasan, berpotongan, berhadapan, menyusul, dan disusul

P2TL diaplikasikan untuk mencegah terjadinya tubrukan di laut.

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

10

6 (12)

Buku Navigasi Elektronik RADAR Manual Book RADAR Buku P2TL

Menerapkan P2TL dalam hal sikap kapal ketika berpapasan, berpotongan, berhadapan, menyusul, dan disusul

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 15 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Kompas magnit dan Kompas gasing) X / 02 Mengoperasikan dan merawat kompas magnit dan kompas gasing (gyro compass) D 20 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengemudikan kapal dengan haluan kompas magnit

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Haluan magnit pada kompas diterapkan setelah ditentukan nilai koreksinya (variasi dan deviasi)

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
4 5 (10)

PS

PI
5 (20)

SUMBER BELAJAR
ompas magnit dan gasing aftar Deviasi eta Laut extan aftar Pelayaran lmanak Nautika K D P S D A

Cara menggunakan kompas dan menentukan kesalahan kompas Membaca tabel koreksi kesalahan kompas

Menggunakan kompas dan menentukan kesalahan kompas Membuat tabel koreksi kesalahan kompas


2. Memelihara kompas

Menggunakan kompas dan menentukan kesalahan kompas Melakukan koreksi kesalahan kompas Menggunakan kompas dan menentukan kesalahan kompas

Nilai koreksi dihitung menggunakan rumus yang bersangkutan dengan peta dan arfah haluan yang digunakan

Rumus haluan magnit digunakan dengan cepat

Macam-macam kompas (magnit dan, gasing,) Prosedur pemeliharaan kompas magnit dan, gasing,

Membuat tabel koreksi kesalahan kompas Menjelaskan dengan cermat macam-macam kompas

Memelihara kompas magnit dan kompas gasing sesuai dengani prosedur r

Kompas menurut macamnya dipelihara sesuai dengan buku manual yang bersangkutan

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

2 (4)

o K ompas magnit dan gasing o M anual Book Kompas magnit dan gasing o M odul

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 16 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Kompas magnit dan Kompas gasing) X / 02 Mengoperasikan dan merawat kompas magnit dan kompas gasing (gyro compass) D 20 Jam x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
Salah tunjuk Kompas magnet Magnet bumi dan penyimpangan kompas kapal Gyro kompas Kesalahan pada kompas dan koreksi Aplikasi kompas dalam pelayaran

KOMPETENSI DASAR
1. Menentukan dan menggunakan deviasi kompas dengan meng-observasi benda-benda bumi

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Nilai deviasi kompas ditentukan dengan observasi benda-benda bumi

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
2

PS
4 (8)

PI

SUMBER BELAJAR
o ompas magnit dan gasing o anual Book Kompas magnit dan gasing o odul o lat Baring K

Menentukan dan menggunakan deviasi kompas dengan mengobservasi benda-benda bumi dengan akurat dan benar Menghitung nilai Deviasi dari hasil observasi. l

M A

Membuat tabel deviasi dari hasil perhitungan sesuai dengan prosedur Menggunakan Tabel deviasi dalam perhitungan Haluan

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 17 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
2. Menentukan dan menggunakan deviasi kompas dengan meng-observasi benda-benda angkasa

MATERI PEMBELAJARAN
Salah tunjuk Kompas magnet Magnet bumi dan penyimpangan kompas kapal Gyro kompas Kesalahan pada kompas dan koreksi Aplikasi kompas dalam pelayaran

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Nilai deviasi kompas ditentukan dengan observasi benda angkasa

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi dan Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
10

PS
4 (8)

PI

SUMBER BELAJAR
o ompas magnit dan gasing o anual Book Kompas magnit dan gasing o odul o lat Baring o extan o topwatch o am GMT o lmanak nautika dan Daftar pelayaran K

Menentukan dan menggunakan deviasi kompas dengan mengobservasi benda-benda angkasa dengan akurat dan benar

Menentukan salah tunjuk kompas magnet Menghitung nilai Deviasi dari hasil observasi benda angkasa Membuat tabel Deviasi dari hasil perhitungan

M A S S J A

SILABUS

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 18 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

.......................................................... Kompetensi Kejuruan (Meteorologi dan Oseanografi) X / 02 Mengidentifikasi berbagai macam parameter meteorologi dan oseanografi untuk kepentingan pelayaran E 76 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi kondisi cuaca yang membahaya-kan kapal

MATERI PEMBELAJARAN
Komposisi, struktur, dan distribusi atmosfir

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
6

PS
6 (12)

PI

SUMBER BELAJAR
Barometer Anemometer Faksimil Cuaca Thermometer Daftar Pasang Surut

Parameter meteorologi Lapisan atmosfir Jenis-jenis awan Kondisi cuaca

Mengiden-tifikasi kondisi cuaca yang membahayakan kapal

Menjelaskan lapisanlapisan atmosfir dan jenis awan MengidentifikasiKomposisi, struktur, dan distribusi atmosfir

komposisi , struktur, dan distribusi atmosfer digunakan dengan benar. Parameter meteorologi dimanfaatkan untuk keselamatan pelayaran

Data dan informasi tentang


2. Mengukur tekanan udara dan perubahanperubahannya Tekanan udara Satuan tekanan udara Peta isobar Alat pengukur tekanan Cara mengukur tekanan Koreksi tinggi, lintang, suhu, dan indeks

MengidentifikasiParameter meteorologi Mengidentifikasi Lapisan atmosfir Mengidentifikasi Jenis-jenis awan Mengidentifikasi kondisi cuaca yang membahayakan kapal

Menjelaskan lapisanlapisan atmosfir dan jenis awan Mengukur tekanan udara Menginterpretasikan peta isobar Membaca barometer sesuai dengan prosedur

Mengkomfersikan Satuan

Tekanan udara dan perubahan-perubahannya dapat ditentukan Alat pengukur tekanan udara ditempatkan sesuai dengan persyaratannya

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

8 (16)

Barometer Thermometer Peta Isobar Tabel Koreksi Lintang

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 19 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN
Pembacaan peralatan meteorologi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
tekanan udara Menghitung Tekanan udara dendan mengkonversikan koreksi lintang , suhu, index, tnggi

INDIKATOR
Tekanan udara dan sushu udara diukur susuai SOP yang dipersyaratkan. Pembacaan tekanan udara dan suhu udara dilakukan sesuai dengan prosedur Hasil pembacaan dikoreksi dengan koreksi tinggi, lintang, suhu, dan indeks Faktor luar yang dapat mempengaruhi pembacaan peralatan meteorologi di atas kapal diidentifikasi dengan benar.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

3. Menggunakan peralatan meteo-rologi di atas kapal

Barometer air raksa dan aneroid termometer dan macammacam termometer

Mengguna-kan dan menerapkan per-alatan meteorologi di atas kapal sesuai prosedur Menggunakan barometer air raksa dan aneroid Menggunakan macammacam termometer Menggunakan anemometer dan windfind Membaca kecepat-an angin dan arah angin Menggunakan dan menerapkan per-alatan meteorologi di atas kapal

Peralatan meteorologi di atas kapal diterapkan dan digunakan sesuai dengan SOP

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

8 (16)

anemometer dan windfind pembacaan kecepat-an angin dan arah angin

Barometer Air raksa dan aneroid Thermometer Anemometer dan windfind

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 20 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
4. Menginterpretasi berita dan peta cuaca

MATERI PEMBELAJARAN
Jenis informasi cuaca untuk pelayaran Cara memanfaatkan informasi cuaca pelayaran Penerapan informasi pelayaran pada kondisi tertentu

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
6

PS
4 (8)

PI

SUMBER BELAJAR
Barometer Thermometer Anemometer dan Windfind Hygrometer Peta cuaca

Menginterpretasi be-rita dan peta cuaca dalam kegiatan pelayaran Jmengidentifikasi j enis informasi cuaca untuk pelayaran Memanfaatkan informasi cuaca pelayaran Menerapan informasi pelayaran pada kondisi tertentu Menginterpretasi berita dan peta cuaca dalam kegiatan pelayaran Menggunakan daftar pasutng surut dan , arus pasang surutr untuk keselamat-an navigasi dan operasi penangkapan ikan

Berita dan peta cuaca dalam kegiatan pelayaran diinterpretasikan

5. Menggunakan daftar pasut, arus dan suhu air untuk keselamatan navigasi dan operasi penangkapan ikan

Pasang surut Arus pasang Suhu air lat

Daftar pasang surut dan arus pasang untuk keselamatan navigasi dan operasi penangkapan dipersiapkan diatas meja menjangka peta. Daftar pasut dan arus pasang di identifikasi secara cermat sesuai dengan petunjuk lokasi, hari, tanggal, dan waktunya Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pasang surut dan arus pasang digunakan dengan tepat

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

4 (8)

Barometer Thermometer Anemometer dan Windfind Hygrometer Peta cuaca Daftar arus pasang surut Daftar pasang surut

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 21 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
6. Menggunakan sumbersumber berita cuaca dan tipenya

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Informasi cuaca dari BMG dan NTM diperoleh dari sumber yang tepat Informasi dari BMG dan NTM diterapkan dengan benar untuk keselamatan pelayaran Cara menerapkan informasi cuaca dari BMG, NTM, peta isobar, dan peta isotherm dilakukan dengan benar

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
6

PS
4 (8)

PI

SUMBER BELAJAR
Barometer Thermometer Anemometer dan Windfind Hygrometer Peta cuaca Daftar arus pasang surut Daftar pasang surut Berita Badan Meteorologi dan Geofisika Peta Isotherm

Badan meteorologi dunia

Interpretasi NTM dan BPI Penerapan informasi cuaca dari BMG, NTM, peta isobar, dan peta isotherm

Menerapkan sumbersumber berita cuaca dan tipenya dalam keselamatan pelayaran Memahami Badan meteorologi dunia

Menginterpretasi kan NTM dan BPI Menerapan informasi cuaca dari BMG, NTM, peta isobar, dan peta isotherm

Memanfaatkan dan menerapkan sumbersumber berita cuaca dan tipenya dalam keselamatan pelayaran Menjelas-kan faktor-faktor yang mempengaruhi gelombang air laut Memahami Skala Beaufort Mengetahui Kedudukan bulan bumi dan matahari serta pengaruhnya terhadap gerakan air laut Memahami pengaruh suhu dan tekanan udara, terhadap gelombang air laut Mengukur tinggi gelombang Menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi gelombang air laut Cara menentukan tinggi gelombang dengan menggunakan skala Beaufort Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi 6 4 (8)

7. Mengukur tinggi gelombang yang dapat membahayakan keselamatan bernavigasi dan operasi penangkapan ikan

Skala Beaufort Kedudukan bulan, bumi , dan matahari serta pengaruhnya terhadap gerakan air laut

Barometer Skala Beaufort Thermometer Peta Cuaca Currentmeter

Suhu dan tekanan udara,


dan pengaruhnya terhadap gelombang air laut

Menentukan sikap untuk keselamatan pelayaran dan operasi penangkapan ikan pada kondisi gelombang yang dapat membahayakan pelayaran dilakukan dengan cepat dan tepat Faktor-faktor yang mempengaruhi gelombang air laut dijelaskan

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 22 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Olah Gerak dan Pengendalian Kapal Penangkap Ikan) XI / 03 Mengolah gerak dan mengendalikan kapal perikanan F 70 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengolah gerak kapal saat sandar, lepas sandar di pelabuhan dan antar kapal di laut

MATERI PEMBELAJARAN
Prosedur olah gerak saat sandar / lepas sandar dengan atau tanpa angin dan arus

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Faktor-faktor yang berkaitan dengan sandar, lepas sandar di pelabuhan dan antar kapal di laut diidentifikasi secara benar, dengan atau tanpa angin dan arus, diterapkan sesuai SOP

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
6

PS
8 (16)

PI
8 (24)

SUMBER BELAJAR
Modul Kapal Latih Model Kapal Tabel Trim

Mengolah gerak kapal dengan atau tanpa angin dan arus sesuai prosedur Melakukan olah gerak kapal saat sandar / lepas sandar dengan atau tanpa angin dan arus

2. Mengolah gerak kapal padasaat operasi penangkapan ikan

Olah gerak kapal purse seine Olah gerak kapal trawl Olah gerak kapal gill net Olah gerak kapal pole and line Olah gerak kapal long line

Mengolah gerak kapal pada saat operasi penangkapan ikan dengan purse seine , Trawl, Gill net, Pole and Line, dan Long Line Mengolah Gerak Kapal penangkapan ikan saat menuju daerah Penangkapan ikan dan menuju Pelabuhan

Prosedur olah gerak kapal purse seine pada saat operasi penangkapan diidentifikasi Prosedur olah gerak kapal trawl pada saat operasi penangkapan diidentifikasi Prosedur olah gerak kapal gill net pada saat operasi penangkapan diidentifikasi Prosedur olah gerak kapal pole & line pada saat operasi penangkapan diidentifikasi Prosedur olah gerak kapal longline pada saat operasi penangkapan

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

8 (16)

10 (40)

Modul Kapal Latih Model Kapal Tabel Trim Jaring Purse seine, Gillnet, Trawl, Pole and Line, dan Long Line

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 23 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
diidentifikasi Pengaruh angin, arus, dan ombak pada saat operasi penangkapan diperhitungkan Prosedur olah gerak kapal diterapkan dengan benar

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

3. Mengidentifikasi pengaruh angin, arus, pasang surut pada penanganan kapal 4. Mengolah gerak kapal di perairan dangkal

arus angin pasang surut saat mengolah gerak kapal Berlayar dengan kecepatan aman Mempertahankan kapal pada jalur yang aman

Mengidentifikasi pengaruh angin, arus, pasang surut pada olah gerak kapal Mengolah gerak kapal di perairan dangkal Berlayar dengan kecepatan aman Berlayar mempertahankan kapal pada jalur yang aman

Pengaruh angin, arus, pasang surut pada saat pengendalian kapal diidentifikasi

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

6 (12)

Kapal Latih General Arragement Kapal Alat pengukur cuaca Model kapal Kapal latih Peta Laut Alat pengukur kedalaman air

Seamanship yang berkaitan dengan kemampuan olah gerak kapal yang terbatas di perairan dangkal diterapkan sesuai dengan aturan P2TL Haluan dan kecepatan kapal di perairan dangkal diperhatikan Arah serta kecepatan angin, arus dan pasang surut diperhitungkan secara sungguh-sungguh

6 (12)

Kondisi kapal ketika memasuki perairan dangkal harus memperhatikan under keel clearance (UKC)

SILABUS
NAMA SEKOLAH PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT : .......................................................... SILABUS - PRODUKTIF Halaman 24 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : :

Kompetensi Kejuruan (Olah Gerak dan Pengendalian Kapal Penangkap Ikan) XI / 03 Mengolah gerak dan mengendalikan kapal perikanan F 82 Jam x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
2

KOMPETENSI DASAR
1. Mengolah gerak dan pengendalian kapal penangkap ikan pada cuaca buruk

MATERI PEMBELAJARAN
Mempelajari prosedur olah gerak kapal pada cuaca buruk

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Olah gerak dan pengendalian kapal penangkap ikan pada cuaca buruk dilakukan sesuai SOP Kapal dipersiapkan untuk menghadapi cuaca buruk sesuai SOP

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

PS

PI
16 (64)

SUMBER BELAJAR
Kapal latih Model Kapal Alat pendeteksi cuaca

Mengolah gerak kapal penangkap ikan pada cuaca buruk sesuai dengan prosedur

2. Mengolah gerak kapal saat memberikan pertolongan kepada orang-orang dan kapal lain dalam keadaan bahaya

Prosedur pelaksanaan penundaan (towing) kapal Olah gerak menolong korban laut Pola-pola pencarian korban

Mengolah gerak kapal saat memberikan pertolongan kepada orang-orang dan kapal lain dalam keadaan bahaya Melaksanakan penundaan (towing) kapal sesuai dengan prosedur

Olah gerak kapal saat memberikan pertolongan kepada orang-orang dan kapal lain dalam keadaan bahaya dilakukan sesuai prosedur

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

10 (20)

Kapal latih Model Kapal Peralatan Keselamatan Laut

3. Mengolah gerak kapal saat menunda-ditunda

Menerapkan prosedur melakukan olah gerak dan pengendalian kapal yang menunda atau ditunda

Mengolah gerak kapal saat menunda-ditunda kapal lain Mengidentifikasi prosedur melakukan olah gerak dan pengendalian kapal yang menunda atau ditunda

Prosedur dalam melakukan olah gerak dan pengendalian kapal yang menunda, ditunda diterapkan sesuai dengan aturan P2TL

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

6 (12)

Model Kapal Kapal Latih

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 25 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

PEMBELAJARAN
4. Mengolah gerak kapal saat menolong orang jatuh ke laut

TM
Prosedur olah gerak saat menolong orang jatuh ke laut Peralatan dan bahan olah gerak dan pengendalian kapal untuk menolong orang jatuh ke laut dipersiapkan sesuai SOP yang berlaku

PS
6 (12)

PI
Model kapal Kapal Latih Alat keselamatan di kapal

Prosedur olah gerak dan pengenda-lian kapal saat menolong orang jatuh ke laut Pengendalian kapal saat menolong orang jatuh ke laut Peralatan dan bahan olah gerak kapal saat menolong orang jatuh ke laut

Mengolah gerak dan pengendalian kapal saat menolong orang jatuh ke laut sesuai dengan prosedur Mengidentifikasi peralatan dan bahan olah gerak kapal saat menolong orang jatuh ke laut

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

Penggunaan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja serta langkah pengamanan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku Kebutuhan peralatan dan bahan diidentifikasi sesuai SOP yang berlaku Olah gerak kapal saat sandar, lepas sandar, labuh jangkar pada berbagai kondisi angin dan arus Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi 4 14 (28) Model Kapal Kapal Latih

5. Mengolah gerak saat sandar, lepas sandar, labuh jangkar pada berbagai kondisi angin dan arus

Prosedur sandar / lepas sandar dengan atau tanpa angin dan arus

Mengolah gerak kapal sandar/lepas sandar dengan atau tanpa angin dan arus sesuai prosedur Memperhitungkan pengaruh angin dan arus saat mengolah gerak kapal sandar/lepas sandar dengan atau tanpa angin dan arus sesuai prosedur

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 26 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN TM

ALOKASI WAKTU PS
4 (8)

SUMBER BELAJAR PI
Model kapal Kapal Latih Lift Raft Sekoci Life Jakcet Life Bouy

6.Mengolah gerak kapal dalam hal menaikkan orang dari sekoci atau life raft

Prosedur olah gerak dan pengendalian kapal saat menaik-kan orang dari sekoci atau life raft Peralatan dan bahan yang sesuai dengan SOP

Mengolah Gerak kapal saat menaikkan orang dari sekoci atau life raft sesuai dengan prosedur Memahami peralatan peralatan olah gerak dan pengendalian kapal saat menaik-kan orang dari sekoci atau life raft

Olah gerak kapal dalam hal menaikkan orang dari sekoci atau life raft dengan: Peralatan dan bahan dipersiapkan sesuai SOP yang berlaku Peralatan dan bahan dipersiapkan pada tempat yang aman

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

Penggunaan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja serta langkah pengamanan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku Kebutuhan peralatan dan bahan diidentifikasi sesuai SOP yang berlaku

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 27 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN


Melakukan teknik Bergerak di dalam jalur lalu lintas pemisah dengan cermat Melakukan teknik bergerak bebas dari garis pemisah lalu lintas Melakukan teknik bergerak meninggal-kan jalur pemisah Men gidentifikasi olah gerak di dalam jalur lalu lintas pemisah

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOK ASI WAKTU PS


6 (12)

TM
2

PI

SUMBER BELAJAR

7.Mengolah gerak kapal pada perairan dengan jalur pemisah dan alur pelayaran sempit

Prosedur olah gerak di dalam jalur lalu lintas pemisah Bergerak bebas dari garis pemisah lalu lintas Bergerak meninggalkan jalur pemisah

Olah gerak kapal pada perairan dengan jalur pemisah dan alur pelayaran sempit dilakukan dengan cermat dan aman

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

Model kapal

Kapal latih Peta perairan sempit Daftar pasang surut Peta alur pelayaran

Mel akukan teknik Bergerak bebas dari garis pemisah lalu lintas Melakukan teknik Bergerak meninggalkan jalur pemisah Mengolah Gerak kapal pada saat mendapat ombak samping dan ombak belakang sesuai dengan prosedur Mengidentifikasi pengaruh ombak samping dan ombak belakang saat mengolah gerak kapal

8.Mengolah gerak dengan kecepatan aman untuk menghindari kerusakan kapal akibat ombak samping dan ombak belakang

Prosedur olah gerak kapal pada saat mendapat ombak samping dan ombak belakang

Olah gerak kapal dengan kecepatan aman untuk menghindari kerusakan kapal akibat ombak samping dan ombak belakang

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

6 (12)

kapal

Kapal Latih Model

Alat pengukur gelombang dan arus

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 28 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi struktur dan bagian-bagian kapal perikanan

: : : : : :

.......................................................... Kompetensi kejuruan ( Bangunan dan Stabilitas Kapal Penangkapan Ikan) X / 02 Mengidentifikasi struktur bangunan kapal dan stabilitas kapal perikanan G 80 Jam x 45 menit KEGIATAN PEMBELAJARAN INDIKATOR PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Dem ontrasi

MATERI PEMBELAJARAN
Pengenal an bangunan kapal Kulit kapal Keeling Penataan ballast Dimensi dan bentuk kapal Haluan dan buritan Ruang kemudi dan ruang mesin Geladak dan palka Lambung dan lambung timbul

ALOKASI WAKTU TM
20

PS
10

PI
5

SUMBER BELAJAR
Kapal t kapal Model Modul Arragemen

Memahami bagian bagian bangunan kapal, kulit kapal, keeling dengan benar Memahami penataan ballast Memahami dimensi dan bentuk kapal Memahami haluan dan buritan Memahami ruang kemudi dan ruang mesin

Struktur dan bagian-bagian kapal perikanan diidentifikasi dideskripsikan dengan benar Bagian bangunan kapal meliputi : kulit kapal, penataan balas, dimensi kapal, haluan, buritan, ruang kemudi, ruang mesin, dek, palka dan lambung timbul ditunjukkan dengan benar

Memahami geladak dan palka yang ada di kapal Memahami lambung timbul kapal

2. Mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi trim dan stabilitas

Menentuk an titik-titik stabilitas (G, M) GM dan BM TPI Coeffisein block Efek dari densitas

Memahami titiktitik stabilitas (G, M) dengan benar Menghitung GM dan BM Menghitung TPI

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi trim dan stabilitas kapal diidentifikasi dengan akurat

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Dem ontrasi

10

10

( 2 0 )

Kapal

Model Modul

Memahami Coeffisein block Memahami Efek

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 29 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN
Hambata n dan propulsi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
dari densitas

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Memahami Titik-titik stabilitas


(G, M)GM dan BM TPI oeffisein block ,Efek dari densitasHambatan dan propulsi

3. Menggunakan data stabilitas, daftar trim dan stabilitas awal

ent awal statis melintang n stabilitas DWA

Displacem FWA dan Stabilitas Stabilitas Stabilitas Percobaa

Memah ami displacement, FWA dan DWA

Memah ami Stabilitas awal, Stabilitas statis, dan stabilitas melintang Menunjukkan percobaan stabilitas

Data dan informasi stabilitas kapal dan tabel trim sesuai dengan spesifikasi stabilitasnya di persiapkan

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Dem ontrasi

10

10 (20)

odel kapal ata Stabilitas kapal linometer idrostatic Curve Diagram odul aftar Trim

M D D C H M K D

4. Melakukan bongkar muat

Prosedur bongkar muat Karakteris tik produk perikanan Pemuatan dan pengikatan hasil tangkap

Melaks anakan bongkar muat sesuai dengan prosedur Memahami Karakteristik produk perikanan Memahami Pemuatan dan pengikatan hasil tangkap

Faktor-faktor yang berkaitan dengan penanganan hasil tangkapan dan pemuatannya yang berkaitan dengan keselamatan kapal penangkap ikan diidentifikasi dengan akurat. Pemuatan serta pengikatan hasil tangkapan dan alat tangkapnya dilakukan sesuai prosedur yang berkaitan dengan kesalamatan kapal penangkapan ikan diidentifikasi dengan akurat.

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Dem ontrasi

5 (20)

apal Penangkapan Ikan aftar muatan

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 30 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Pemuatan dan pembongkaran hasil tangkapan dilakukan sesuai prosedur yang direkomendasikan.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi kejuruan ( Bangunan dan Stabilitas Kapal Penangkapan Ikan) XII / 06 Mengidentifikasi struktur bangunan kapal dan stabilitas kapal perikanan G 32 Jam x 45 menit ALOKASI WAKTU INDIKATOR PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi teknik damage control

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

TM
4

PS
4 (8)

PI

SUMBER BELAJAR
Kapal Trim Modul Model Tabel

Menggunaka n Damage Control (DC)

Menjelaskan damage control Mengidentifik asikan tentang Damage control Mengidentifik asi damage control Mengidentifik asi pengaruh permukaan bebas dan gumpalan es dengan benar Mengidentifik asikan pengaruh permukaan bebas dan gumpalan es

Identifikasi teknik damage control Teknik dan prosedur damage control diidentifikasi sesuai dengan contingency plan Pengaruh permukaan bebas dan gumpalan es diidentifikasi dan dihitung dengan akurat untuk menjaga stabilitas kapal

2. Mengidentifikasi pengaruh permukaan bebas dan gumpalan es

Pengaruh permuka-an bebas dan gumpalan es

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

Kapal

Modul Model

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 31 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

3. Mengidentifikasi pengaruh genangan air di dek

Pengaruh genangan air di atas dek

Memahami pengaruh genangan air di atas dek Meidentifikasi kan pengaruh genangan air di atas dek Memahami komponen dinding sekat dan pintu kedap air Mengidentifik asi komponen dinding sekat dan pintu kedap air

Pengaruh genangan air di atas dek diidentifikasi dan dihitung dengan akurat untuk menjaga stabilitas kapal

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

4 (8)

Kapal latih

Model Kapal Modul

4. Mengidentifikasi integritas antara watertight dan weatherhight

Mengidentifik asi komponen dinding sekat dan pintu kedap air

Identifikasi integritas antara watertight dan weathertight

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

2 (4)

kapal

Model Modul

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 32 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
5. Pengaruh penanganan hasil tangkapan dan stowage factor terhadap stabilitas

MATERI PEMBELAJARAN
Cara menyusun ikan di palka

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi i. 2

ALOKASI WAKTU TM PS
3 (6)

SUMBER BELAJAR
odel kapal odul odel Palkah M M M

PI

Me mahami Penyusunan ikan di palka sesuai Standar Prosedur Operasional (SOP) Memahami Cara penyusunan ikan di palka Menyusun ikan di palka sesuai SOP

Identifikasi pengaruh penanganan hasil tangkapan dan stowage factor terhadap stabilitas

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 33 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Permesinan Kapal Penangkapan Ikan) X / 01 Mengoperasikan instalasi tenaga penggerak utama kapal H 38 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengoperasiakan dan merawat mesin penggerak utama

MATERI PEMBELAJARAN
Prinsip-prinsip dan cara kerja tenaga penggerak utama kapal Motor putaran tinggi dan rendah Prosedur pengoperasian mesin penggerak utama kapal

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Prinsip dasar motor penggerak kapal diidentifikasi dengan benar Pengoperasian mesin dilakukan sesuai dengan prosedur dan manual operasi yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. Perawatan mesin penggerak utama kapal dikoordinasikan dengan petugas jaga mesin

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

ALOKASI WAKTU TM PS
4 (8)

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul Mesin penggerak utama kapal Motor tempel

Memahami prinsip- prinsip dan cara kerja tenaga kapal

Memahami motor putaran tinggi dan rendah Menjalankan prosedur pengopera-sian

Memahami prinsip- prinsip dan cara kerja tenaga penggerak utama kapal Membandingkan motor putaran tinggi dan rendah Mendemonstrasikan prosedur pengoperasian


2. Menguraikan fungsi bagian baling-baling dan poros baling-baling macam- macam propeller poros propeller bantalan poros propeller stern tube koupling gear box

Menjaga mesin

Mengoperasikan dan merawat mesin penggerak utama kapal Menunjukkan macam macam propeller

Memahami bagian-bagian poros propeller Mengidentifikasi macammacam propeller, bagian poros propeller, bantalan poros, stern tube, koupling,

Menguraikan fungsi dan bagian-bagian baling-baling dan poros baling-baling

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

2 (4)

2 (8)

Propeler kapal Poros propeler Stren tube Kopling Gear Box

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 34 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
gear box Menguraikan fungsi dari bagian-bagian baling-baling dan poros baling-baling

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

3. Memahami fungsi Oily Water Separator (OWS) dan peralatan penyaringan oli 4. Mengoperasikan mesinmesin dek dan kemudi

Oily Water Separator (OWS) dan peralatan penyaringan oli

Memahami peng-gunaan Oily Water Separator (OWS) dan peralatan penyaringan oli Memahami jenis-jenis mesin bantu dan fungsinya Menggunakan mesin-mesin dek dan kemudi sesuai manual Mengoperasikan mesinmesin dek dan kemudi

Oily Water Separator (OWS) dan peralatan penyaringan oli dioperasikan dengan benar
Mesin-mesin dek dan kemudi dioperasikan dengan benar

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

3 (6)

3 (12)

Oil Water Separator Alat penyaring oli Modul Model Kemudi Mesin genset

Mempelajari cara mengoperasikan mesinmesin dek dan kemudi

4 (8)

6 (24)

5. Menggunakan sistem kontrol di atas kapal

sistem kelistrikan sistem mekanik sistem hidromekanik sistem perpipaan pengoperasian dalam keadaan darurat

Mengoperasian sistemsistem kontrol diatas kapal sesuai dengan manual prosedur Memaahami Sistem kelistrikan sistemmekanik, Sistem hidromekanik, sistem perpipaan Memahami Cara pengorganisa-sian dalam keadaan darurat Menggunakan sistem kontrol di atas kapal

Menggunakan sistem kontrol di atas kapal

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

4 (8)

2 (8)

Model sistem kontrol panel di atas kapal

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 35 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
6. Menghitung bahan bakar dan pelumas

MATERI PEMBELAJARAN
Mempelajari perhitungan bahan bakar dan pelumas

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Kebutuhan bahan bakar minyak dihitung menggunakan standar pendekatan baku Kebutuhan Oli dihitung dengan pendekatan rumus standar pendekatan baku

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi De montrasi

ALOKASI WAKTU TM
2

PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJAR
Modul

Menghitung kebutuhan bahan bakar dan pelumas Memahami Cara menghitung kebutuhan bahan bakar Memahami Cara menghitung kebutuhan pelumas

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 36 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training) X / 02 Melakukan pencegahan dan pemadaman kebakaran I 18 Jam x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
Syarat-syarat terjadinya kebakaran Bahan yang mudah terbakar Bahaya kebakaran dan meluasnya api Klasifikasi kebakaran dan media pemadam Explosidemo

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi klasifikasi api dan memilih media pemadamnya

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes tulis Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BERLAJAR
Modul BST Media pemadam kebakaran

Mengidentifikasi klasifikasi kebakaran serta memilih media pemadamnya dengan tepat dan cepat Smemahami yarat-syarat terjadinya kebakaran Memahami Bahan yang mudah terbakar Memahami Bahaya kebakaran dan meluasnya api

Segitiga api, bahan (material) yang mudah terbakar, bahan (material) yang meluaskan api diidentifikasi dengan benar Eksplosidemo dilakukan sesuai prosedur Klasifikasi kebakaran diidentifikasi sesuai dengan standar Indonesia

Memahami Klasifikasi kebakaran dan media pemadam Explosidemo

Empat jenis media pemadam diidentifikasi dengan benar

2. Menjelaskan pencegahan terjadinya kebakaran

Mengidentifikasi dan membuat klasifikasi api serta dapat memilih media pemadam yang sesuai Memahami sebab terjadinya kebakaran serta cara penanggulangannya dengan teliti Memahami Susunan konstruksi kapal Memahami petunjuk-

Sebab-sebab terjadinya kebakaran Petunjuk-petunjuk keselamatan


PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

Sebab-sebab terjadinya kebakaran dan cara penanggulangannya diuraikan dengan benar Denah ruangan kapal diidentifikasi dengan baik Denah penempatan alatalat pemadam kebakaran

Tes tulis Observasi Demontrasi

2 (8)

Modul BST Media pemadam kebakaran Denah Kapal Sijil Bahaya kebakaran

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 37 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
petunjuk keselamatan

INDIKATOR
diidentifikasi dengan baik Peralatan kapal yang dapat menimbulkan api dipastikan dalam keadaan baik

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BERLAJAR

Memahami sebab-sebab terjadinya kebakaran dan cara penanggulangannya serta menerapkan petunjuk-petunjuk keselamatan Memahami cara mendeteksi/ melakukan pengamatan dini sebelum terjadinya kebakaran Memahami jenis-jenis detektor kebakaran Memahami jenis-jenis alarm Memahami Cara kerja alarm Memahami jenis Alarm kebakaran otomatis

3. Melakukan pengamatan dini sebelum terjadinya kebakaran

Jenis-jenis detektor kebakaran Jenis-jenis alarm Cara kerja alarm Alarm kebakaran otomatis

Melakukan pengamatan dini sebelum terjadinya kebakaran

Tes tulis Observasi Demontrasi

2 (8)

Alat-alat detektor kebakaran diamati secara berkala Isyarat dini adanya bahaya kebakaran dapat dikenali dengan baik Jenis isyarat dini diidentifikasi pada kontrol panel

Modul BST Media pemadam kebakaran Detektor kebakaran

4. Melakukan pemadaman kebakaran menggunakan instalasi tetap

Sistem pemadam kebakaran instalasi tetap, pengertian dan persyaratan umum Jenis sistem pemadam kebakaran instalasi tetap Cara kerja setiap jenis sistem tersebut

Melakukan pemadaman kebakaran menggunakan instalasi tetap sesuai prosedur

Melakukan pemadaman kebakaran menggunakan instalasi tetap Komponen sistem pemadam kebakaran instalasi tetap diidentifikasi menurut jenisnya dengan benar Cara kerja berbagai system kebakaran didemonstrasikan

Tes tulis Observasi Demontrasi

4 (16)

Memahami Sistem pemadam ke-bakaran menggunakan instalasi tetap Melakukan pemadaman api menggunakan instalasi tetap

Modul BST Media pemadam kebakaran instalasi tetap

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 38 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
5. Menggunakan macammacam perlengkapan kebakaran lainnya

MATERI PEMBELAJARAN
Selang penyemprot kebakaran Peralatan pemadam kebakaran yang dapat bergerak Alat-alat pemadam api ringan Perlengkapan petugas pemadam api ringan Perlengkapan petugas pemadam kebakaran Alat-alat pelindung pernapasan Peralatan pertolongan pernapasan buatan Selimut-selimut api

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Baju tahan api digunakan sesuai ketentuan

PENILAIAN
Tes tulis Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BERLAJAR
Modul BST Media pemadam kebakaran Baju tahan api Breathing Apparatus Hose dan Nozzle spray Fire Ground

Menggunaan macammacam perlengkapan kebakaran dengan benar Memahami Selang penyemprot ke-bakaran Menggulung dan membuka selang pemadam ke-bakaran sesuai dengan prosedur

Peralatan bantu pernapasan digunakan di ruang berasap atau smoke chamber sesuai prosedur Selang penyemprot kebakaran digunakan sesuai prosedur

Melakukan pemadaman dengan alat pemadam api ringan Melakukan pemadaman api dengan alt media air

Alat-alat pemadam api ringan digunakan sesuai prosedur Selimut-selimut api digunakan sesuai prosedur


6. Menggunakan alat-alat pelindung pernapasan Pengertian tentang alatalat pelindung pernapasan Kegunaaan dari alat pelindung pernapas-an Jenis-jenis alat pelindung pernapas-an Teknik penggunaan alat pelindung pernapasan Perlengkapan alat pelindung pernapas-an Persyaratan peng-gunaan alat pelindung pernapasan Persyaratan untuk orang

Memahami Perlengkapan petugas pemadam kebakaran Memahami cara menggunakan Alat-alat pelindung pernapasan Melakukan pertolongan pernapasan buatan Menggunakan dan merawat alat-alat pelindung pernapasan sesuai dengan SOP Memahami cara kerja alatalat pelindung pernapasan Memahami kegunaaan dari alat pelindung pernapasan Memahami jenis-jenis alat pelindung pernapas-an

Menggunakan alat-alat pelindung pernapasan

Tes tulis Observasi Demontrasi

2 (8)

Modul BST Media pemadam kebakaran Breathing Apparatus Sijil darurat Smoke Chamber

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 39 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN
yang menggunakannya

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BERLAJAR

Memahami teknik penggunaan alat pelindung per-napasan Memahami perlengkapan alat pelindung pernapasan Memahami persyaratan penggunaan alat pelindung pernapas-an Memahami persyaratan untuk orang yang menggunakannya

7. Mengorganisasikan peran pemadaman kebakaran di kapal

Alarm darurat Bahan pengendali kebakaran dan sijil keadaan darurat Skema lokasi alat-alat pemadam Tata cara keselamatan perorangan Sistem penjagaan

Mengorganisasikan peran pemadaman kebakaran di kapal Memahami Sistim penjagaan setelah kebakaran Memahami cara penggunakan alarm darurat Memahami Sijil keadaan darurat Memahami Skema lokasi alat-alat pemadam di kapal Melakukan tata cara keselamatan perorangan

Sijil kebakaran dan uraian tugasnya diidentifikasi Bagan pengendali kebakaran dan sijil kebakaran ditunjukkan dengan benar Cara keselamatan perorangan didemonstrasikan sesuai prosedur Sistim penjagaan didemonstrasikan sesuai prosedur

Tes tulis Observasi Demontrasi

2 (16)

Modul BST Media pemadam kebakaran Sijil darurat Breathing Apparatus

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 40 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
8. Mendemonstrasikan metode pemadaman kebakan

MATERI PEMBELAJARAN
Pengetahuan tentang persiapan keselamatan kebakaran Alarm-alarm kebakar-an dan tindakan awal pemadaman kebakar-an Teknik pemadaman kebakaran

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Persiapan keselamatan kebakaran direncanakan sesuai prosedur Tindakan awal saat terjadi kebakaran didemonstrasikan sesuai prosedur Teknik pemadam kebakaran didemonstrasikan sesuai dengan prosedur

PENILAIAN
Tes tulis Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
4 (16)

SUMBER BERLAJAR
Modul BST Media pemadam kebakaran Fire Ground

Mendemonstrasikan pemadaman kebakaran sesuai SOP Memahami tentang persiapan keselamatan kebakaran Memahami alarm-alarm kebakaran dan tindakan awal

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 41 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI DIRASI PEMELAJARAN : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training) X / 02 Menerapkan prosedur darurat dan SAR J 24 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi jenisjenis keadaan darurat

MATERI PEMBELAJARAN
Prosedur penyelamat-an kapal tubrukan Prosedur penyelamat-an pada kondisi cuaca darurat Prosedur penyelamat-an kapal tenggelam Prosedur penyelamat-an kapal kandas Prosedur penyelamat-an kapal kebakaran Prosedur penyelamat-an orang jatuh ke laut

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Membuat klasifikasi prosedur kapal dalam keadaan darurat Memahami prosedur penyelamatan tubrukan kapal Memahami prosedur penyelamatan pada kondisi cuaca darurat Memahami prosedur penyelamatan kapal tenggelam Memahami prosedur penyelamatan kapal kandas Memahami prosedur penyelamatan kapal kebakaran Memahami prosedur penyelamatan orang jatuh ke laut

INDIKATOR
Klasifikasi keadaan darurat meliputi : orang jatuh ke laut, kemudi darurat, kapal kandas, kapal tubrukan, kapal terbakar, kapal tenggelam dan kapal bocor diidentifikasi dengan tepat Tugas-tugas umum dan kewajiban-kewajiban di atas kapal berkaitan dengan keadaan darurat direncanakan dengan baik Persiapan keadaan darurat di atas kapal dan perlengkapanperlenkapannya direncanakan dengan baik Merencanakan satuan tugas dalam keadaan darurat di atas kapal Membuat laporan mengenai kecelakaan kerja, kesehatan kerja dan hal-hal yang tidak diselamatkan

PENILAIAN
Tes tulis Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Sijil darurat

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 42 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
2. Menggunakan denah keadaan darurat

MATERI PEMBELAJARAN
Persiapan keadaan darurat Organisasi keadaan darurat Alarm keadaan darurat Denah peralatan kebakaran Pengawasan dan pemeliharaan alat keadaan darurat Latihan keadaan darurat secara berkala

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes tulis Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
4 (16)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Sijil darurat Alarm Darurat Denah darurat

Melakukan SOP denah keadaan darurat dalam menanggulangi situasi darurat Melakukan persiapan keadaan darurat Memahami organisasi keadaan darurat Memahami alarm keadaan darurat Memahami denah peralatan kebakaran Melakukan pengawasan dan pemeliharaan alat keadaan darurat Melakukan latihan keadaan darurat secara berkala Menerapkan pola penanggulangan keadaan darurat Melakukan pendataan dalam keadaan darurat Mempersiapkan peralatan dalam keadaan darurat Melakukan mekanisme kerja dalam keadaan darurat Menerapkan pola penanggulangan keadaan darurat

Menggunakan denah keadaan darurat

3. Menanggulangi keadaan darurat

Pendataan dalam keadaan darurat Peralatan dalam keadaan darurat Mekanisme kerja dalam keadaan darurat

Peralatan yang berhubungan dengan keselamatan kerja dipastikan berfungsi baik Data dari peralatan dikompilasi sesuai dengan petunjuk operasional yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. Mekanisme kerja dipatuhi menurut SOP yang diberlakukan

Tes tulis Observasi Demontrasi

4 (16)

Modul BST Sijil darurat Peralatan keselamata n kerja

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 43 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
4. Menerapkan isyarat bahaya

MATERI PEMBELAJARAN
Isyarat umum keadaan bahaya di kapal laut Isyarat kebakaran Isyarat meninggalkan kapal Isyarat orang jatuh ke laut Isyarat bahaya lainnya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menggunakan isyarat umum di kapal laut Menggunakan Isyarat kebakaran Menerapkan Isyarat meninggalkan kapal Mempraktekkan Isyarat orang jatuh ke laut Menggunakan Isyarat bahaya lainnya

INDIKATOR
Peralatan disiapkan sesuai SOP KODE KOMPETENSI isyarat diidentifikasi sesuai ketentuan yang diberlakukan Prosedur pengisyaratan isyarat bahaya dilakukan dengan benar Latihan-latihan bahaya/darurat diorganisasi dengan benar Sijil darurat diterapkan sesuai dengan ketentuan Tatacara khusus dalam keadaan darurat diterapkan sesuai SOP yang berlaku Tempat kerja disiapkan dan dibebaskan dari kemungkinan bahaya kecelakaan Penggunaan perlengkapan keselamatan serta langkah pengamanan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku

PENILAIAN
Tes tulis Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Sijil darurat Isyarat Bahaya

5. Tindakan dalam keadaan darurat

Sijil darurat Tata cara khusus dalam keadaan darurat Latihan-latihan bahaya/darurat

Melakukan ketentuan tindakan dalam keadaan darurat Memahami Sijil darurat

Tes tulis Observasi Demontrasi

6 (24)

Modul BST Sijil darurat Peralatan darurat

Melakukan tata cara khusus dalam keadaan darurat Menggunakan perlengkapan keselamatan dalam keadaan darurat/bahaya

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 44 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
6. Menggunakan lintas penyelamatan diri

MATERI PEMBELAJARAN
lintas penyelamatan diri Komunikasi intern dan sistem alarm penyelamatan diri

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Merkah-merkah lintas penyelamatan diri difamiliarisasikan berdasarkan pada ketentuan yang berlaku Lintas penyelamatan diri didemonstrasikan /dilakukan sesuai SOP yang berlaku Komunikasi intern dan system alarm dilakukan dengan benar Kebutuhan peralatan untuk pertolongan orang jatuh ke laut, pertolongan dan penyelamatan kapal dalam keadaan bahaya disiapkan sesuai SOP Tempat berkumpul (Muster Station) disiapkan dan dibebaskan dari kemungkinan bahaya kecelakaan Perlengkapan K-3 serta langkah pengamanan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku

PENILAIAN
Tes tulis Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Sijil darurat Denah lintasan penyelama tan diri

Melakukan tindakan darurat melalui lintas penyelamatan diri dengan cermat Mengetahui lintas penyelamatan diri

Melakukan komunikasi intern dan sistem alarm

7. Melakukan SAR untuk kapal lain sesuai standar prosedur yang ditentukan Prosedur menolong orang yang jatuh ke laut Prosedur menolong kapal dalam keadaan bahaya Latihan penyelamatan kapal dalam keadaan bahaya

Menerapkan prosedur penerapan SAR untuk kapal lain sesuai standar yang ditentukan Memahami prosedur menolong orang yang jatuh ke laut Memahami prosedur menolong kapal dalam keadaan bahaya Melakukan penyelamatan kapal dalam keadaan bahaya

Tes tulis Observasi Demontrasi

4 (16)

Modul BST Sijil darurat Alat-alat keadaan darurat

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 45 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training) X / 02 Menerapkan pelayanan medis di atas kapal K 20 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi susunan tubuh manusia dan fungsinya

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Susunan tubuh dan atomi manusia diidentifikasi secara benar Fungsi bagian/organ tubuh manusia diidentifikasi secara benar Tindakan pertolongan dalam situasi darurat dilakukan sesuai dengan SOP

PENILAIAN
Tes tulis Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul BSTt Torso manusia Kerangka manusia Modul BST Kotak P3K Tensi meter Stetoskop Resusitasi Kit

Susunan tubuh manusia Fungsi dari setiap tubuh manusia

Menguraikan dengan benar susunan tubuh manusia Memahami fungsi dari setiap tubuh manusia

2. Menerapkan prinsip umum P3K

Urutan tindakan yang harus dilaksanakan segera di dalam situasi darurat Isi daftar pemeriksaan pada situasi darurat

Menjelaskan urutan tindakan yang harus dilaksanakan segera di dalam situasi darurat

Tes tulis Observasi Demontrasi

2 (8)

Menjelaskan isi daftar pemeriksaan pada situasi darurat Membuat daftar pemeriksaan pada situasi darurat

Menerapkan prisip-prinsip umum P3K secara cepat dan tepat

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 46 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
3. Melakukan pertolongan pertama pada pendarahan, resusitasi paru, jantung dan penanganan goncangan/shock

MATERI PEMBELAJARAN
Penyebab pendarahan dan macamnya Bahaya-bahaya pendarahan Tindakan untuk membatasi pen-darahan Kegunaan dari bantuan pernapasan dan pemijatan jantung

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Penyebab pendarahan diidentifikasi secara benar Tindakan pertolongan pendarahan dilakukan sesuai prosedur Bantuan pernafasan buatan dan pemijatan jantung, baik seorang diri maupun dengan bantuan orang lain, dilakukan sesuai prosedur Faktor penyebab shock diidentifikasi secara tepat Pertolongan penderita shock dan tanda-tanda shock dilakukan sesuai prosedur

PENILAIAN
Tes tulis Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
6 (24)

SUMBER BELAJAR
Modul BSTt Kotak P3K Tensi meter Stetoskop Resusitasi Kit Boneka peraga Bandage bidai dan mitela

Melakukan pertolongan yang berkaitan dengan pendarahan, resusitasi paru, jantung dan penanganan goncangan/shock dengan cermat Memahmi penyebab pendarahan dan macamnya Memahami bahaya-bahaya pendarahan Melakukan tindakan untuk membatasi pendarahan Memahmi kegunaan dari bantuan pernapasan dan pemijatan jantung Melakukan tata cara bantuan pernapasan seorang diri dan dengan bantuan orang lain Melakukan penanganan kasus jantung berhenti. Memahami faktor-faktor utama penyebab shock Memahami tanda-tanda dari shock dan tindakan yang tepat untuk menangani shock Memahami tindakan yang diperlukan pada penanganan shock Mendemontrasikan cara yang tepat untuk meletakkan korban saat

Tata cara memberikan bantuan pernapasan seorang diri dan dengan bantuan orang lain. Tata cara menangani kasus jantung berhenti Faktor-faktor utama penyebab shock Tanda-tanda dari shock dan tindakan yang tepat untuk menangani shock Tindakan yang diperlukan pada penanganan shock

4. Melakukan pertolongan korban pingsan/tidak sadarkan diri dalam cara yang tepat untuk meletakkan korban saat keadaan darurat

Korban pingsan saat keadaan darurat ditempatkan dengan

Tes tulis Observasi Demontrasi

2 (8)

Modul BSTt Kotak P3K Tensi meter

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 47 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
keadaan darurat

MATERI PEMBELAJARAN
tanda-tanda dan bahaya dari korban tidak sadarkan diri tindakan yang tepat untuk dilaksanakan pada korban pingsan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
keadaan darurat Mengenali tanda-tanda dan bahaya dari korban tidak sadarkan diri Mempraktekkan tindakan yang tepat untuk dilaksanakan pada korban pingsan

INDIKATOR
posisi yang benar Tanda-tanda korban tidak sadarkan diri dikenali secara benar Penanganan orang pingsan dilakukan sesuai dengan SOP

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Stetoskop Resusitasi Kit Boneka peraga Bandage bidai dan mitela

5. Melakukan pertolongan pada luka bakar, luka terkena air panas dan kecelakaan yang disebabkan oleh aliran listrik Mengidentifikasi tandatanda dari luka bakar dan terkena air panas serta kecelakaan yang disebabkan oleh aliran listrik Tindakan yang tepat untuk luka bakar dan luka terkena air panas

Memberikan pertolongan pada korban pingsan/tidak sadarkan diri dalam keadaan darurat Melakukan pertolongan pada luka bakar, luka terkena air panas dan kecelakaan yang disebabkan oleh aliran listrik Tanda-tanda luka bakar dan terkena air panas diidentifikasi sesuai prosedur Pertolongan korban luka bakar dan terkena air panas dilakukan sesuai prosedur Pertolongan korban luka dan terkena racun binatang laut dilakukan sesuai prosedur Pertolongan korban luka bakar akibat zat kimia dilakukan sesuai prosedur Pertolongan korban kecelakaan akibat tersengat aliran listrik dilakukan sesuai prosedur Tes tulis Observasi Demontrasi 6 (24) Modul BSTt Kotak P3K Tensi meter Stetoskop Resusitasi Kit Boneka peraga Bandage bidai dan mitela

Tindakan yang tepat untuk luka bakar oleh bahan kimia khususnya pada bagian mata. Tindakan yang tepat untuk kecelakaan yang disebabkan oleh aliran listrik.

Memahamil tanda-tanda dari luka bakar dan terkena air panas serta kecelakaan yang disebabkan oleh aliran listrik Melakukan tindakan yang tepat untuk luka bakar dan luka terkena air panas

Melakukan tindakan yang tepat untuk luka bakar oleh bahan kimia khususnya pada bagian mata. Melakukan tindakan yang tepat untuk kecelakaan yang disebabkan oleh aliran listrik. Memberikan pertolongan

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 48 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
pada luka bakar, luka terkena air panas dan kecelakaan yang disebabkan oleh aliran listrik

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

6. Melakukan penyelamatan dan pengangkutan korban/penderita akibat kecelakaan

Cara mengangkat korban dengan seorang diri dan dengan bantuan orang lain Mengenal dan menggunakan alat-alat pengangkutan korban Bahaya-bahaya dari pengangkutan korban yang meng-alami cidera pada tulang panggul dan patah tulang

Melakukan penyelamatan dan pengangkutan korban/penderita akibat kecelakaan dengan cermat Melakukan pengangkatan korban dengan seorang diri dan dengan bantuan orang lain Menggunakan alat-alat pengangkutan korban Melakukan pengangkutan korban yang meng-alami cidera pada tulang panggul dan patah tulang

Pengangkatan korban seorang diri dan dengan bantuan orang lain dilakukan sesuai prosedur Alat pengangkutan korban digunakan secara benar

Tes tulis Observasi Demontrasi

2 (8)

Modul BSTt Kotak P3K Tensi meter Stetoskop Resusitasi Kit Boneka peraga Bandage bidai dan mitela Tandu

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 49 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Hukum Maritim dan Peraruran Perikanan) XI / 3 Menerapkan hukum laut dan peraturan perikanan L 18 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi tugas dan tanggung jawab kapal perikanan untuk memperoleh, menjaga validitas hukum dan membawa sertifikat dan dokumen yang harus ada pada kapal perikanan

MATERI PEMBELAJARAN
Tugas dan tanggung jawab sebuah kapal perikanan Kelengkapan dokumen kapal perikanan Pengurusan administrasi kapal perikanan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Tugas dan tanggung jawab sebuah kapal dijelaskan dan diterapkan sesuai aturan P2TL Kelengkapan dokumen kapal diidentifikasi berdasarkan aturan administrasi pelabuhan Pengurusan administrasi kapal dilakukan berdasarkan aturan kesyahbandaran

PENILAIAN
Tes tertulis Tes lisan Observasi

ALOKASI WAKTU TM
2

PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJAR
Buku P2TL UU Perkapalan Dokumen kapal UU perikanan

Memahami tugas dan tanggung jawab sebuah kapal Memahami kelengkapan dokumen kapal

2. Mengidentifikasi tanggung jawab atas Code of Conduct for Responsible Fisheries (FAO-CCRF)

Mempelajari tentang azas umum CCRF Pengelolaan perikanan Operasi penangkapan Manajemen kawasan pesisir Manajemen pasca panen

Memahami pengurusan administrasi kapal Menerapkan tugas dan tanggung jawab sebuah kapal, melengkapi dokumen, dan pengurusan administrasi kapal perikanan Menerapkan tanggung jawab kapal sesuai dengan ketentuan CCRF

Memahami azas umum CCRF Memahami pengelolaan perikanan Memahami operasi penangkapan ikan Memahami manajemen kawasan pesisir Memahami manajemen pasca panen

Identifikasi tanggung jawab atas Code of Conduct for Responsible Fisheries

Tes tertulis Tes lisan Observasi

2 (4)

UU perikanan Buku CCRF Dokumen usaha

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 50 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
3. Mengidentifikasi tanggung jawab hukum yang berkaitan dengan P2TL

MATERI PEMBELAJARAN
Konvensi P2TL Jalur pelayaran Perlengkapan navigasi Tugas jaga kapal

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menerapkan tanggung jawab hukum sesuai ketentuan P2TL

INDIKATOR
Ketentuan-ketentuan P2TL dijelaskan sesuai aturan 1 dan 2 Penerapan alur pelayaran sesuai aturan 9 Perlengkapan navigasi ditunjukkan sesuai aturan 20 Tugas jaga dilakukan sesuai aturan STCW-F resolusi 7

PENILAIAN
Tes tertulis Tes lisan Observasi

ALOKASI WAKTU TM
2

PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJAR
UU perikanan Buku CCRF Buku P2Tl Dokumen usaha

Menjelaskan Konvensi P2TL Memahami Jalur pelayaran Memahami Perlengkapan navigasi Melakukan Tugas jaga kapal Menerapkan ketentuan hukum dan peraturan perundangan perikanan yang berlaku Memahami ukuran dan kategori kapal penangkap ikan Memahami daerah penangkapan ikan Memahami izin penangkapan ikan Menerapkan peraturan perundangan berkaitan dengan seluruh aspek penangkapan ikan Memahami Spesifikasi alat tangkap Memahami Persyaratan lisensi perikanan Memahami persyaratan sertifikasi bagi awak kapal

4. Mengidentifikasi ketentuan umum peraturan nasional yang berkaitan dengan kapal perikanan

Ukuran dan kategori kapal penangkap ikan Daerah penangkapan ikan Izin penangkapan ikan


5. Mengidentifikasi peraturan perundangan yang berkaitan dengan seluruh aspek penangkapan ikan Mempelajari tentang spesifikasi alat tangkap Persyaratan lisensi perikanan Persyaratan sertifikasi bagi awak kapal

Ukuran dan jenis kapal penangkap ikan di identifikasi sesuai SIP yang dimiliki Daerah penangkapan diidentifikasi sesuai dengan SIP yang dimiliki Cara pengurusan ijin penangkapan dijelaskan sesuai SOP Ditjen Tangkap

Tes tertulis Tes lisan Ob servasi

1 (2)

U U perikanan D okumen kapal D okumen perizinan usaha

Spes ifikasi alat tangkap dijelaskan berdasarkan standar Ditjen Tangkap Pers yaratan lisensi/surat ijin perikanan diidentifikasi berdasarkan SOP yang berlaku Pers yaratan sertifikasi bagi awak kapal dikualifikasi dan diidentifikasi sesuai

Tes tertulis Tes lisan Ob servasi

1 (2)

U U perikanan D okumen kapal D okumen perizinan usaha

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 51 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
peraturan Menhub yang berlaku

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 52 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Komunikasi) XI / 03 Melakukan berbagai jenis komunikasi di kapal M 74 Jam x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
Isyarat morse bendera tangan Isyarat morse dgn Cahaya Isyarat semopore Isyarat bendera Internasional

KOMPETENSI DASAR
1. Melakukan komunikasi dengan KODE KOMPETENSI isyarat visual

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Komunikasi dengan isyarat morse bendera tangan dilakukan sesuai prosedur Komunikasi dengan isyarat cahaya dilakukan sesuai prosedur Komunikasi dengan isyarat semaphore dilakukan sesuai prosedur Komunikasi dengan isyarat bendera internasional dilakukan sesuai prosedur Komunikasi dengan isyarat morse bunyi dilakukan sesuai prosedur

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demo ntrasi

ALOKASI WAKTU TM
10

PS
5 (10)

PI
5 (20)

SUMBER BELAJAR
B uku Internationa l Code Signal B endera Semapure B endera Internasiona l M orse cahaya Buku Internationa l Code Signal Morse Bunyi

Melakukan komunikasi dengan KODE KOMPETENSI isyarat visual dengan cermat sesuai SOP Melakukan isyarat morse bendera tangan Melakukan isyarat morse dengan cahaya Melakukan isyarat semapore Melakukan isyarat bendera Internasional Melakukan isyarat morse dengan bunyi Melakukan komunikasi dengan KODE KOMPETENSI isyarat bunyi

2. Melakukan komunikasi dengan KODE KOMPETENSI isyarat bunyi

Mempelajari isyarat morse dengan bunyi

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demo ntrasi

10

5 (10)

5 (20)

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 53 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
3. Melakukan komunikasi dengan telepon dan komunikasi radio

MATERI PEMBELAJARAN
Prosedur penggunaan radio Prosedur penggunaan telepon Prosedur penggunaan telegraph

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Komunikasi dengan radio telephoni dilakukan sesuai prosedur Komunikasi dengan radio telegraph dilakukan sesuai prosedur

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demo ntrasi

ALOKASI WAKTU TM
4

PS
3 (6)

PI
3 (12)

SUMBER BELAJAR
B uku Internationa l Code Signal R adio Komunikasi R adio Telegraph Modul Parasute Signal Red Hand Flare Smoke signal Green hand flare

Melakukan komunikasi dengan telepon dan komunikasi radio dengan cermat Melakukan prosedur penggunaan radio telepon Melakukan prosedur penggunaan telepon Melakukan prosedur penggunaan telegraph Mengidentifikasi jenis dan fungsi tanda-tanda bahaya sesuai standar IMO Mendemontrasikan Parasute signal Mendemontrasikan Red hand flare Mendemontrasikan Green hand flare Mendemontrasikan Smoke signal Melakukan isyarat bahaya darurat yang sesuai dengan standar IMO Memahami tanda bahaya kapal tengelam Memahami tanda Kapal minta pertolongan Memahami tanda bahaya kapal terbakar Memahami tanda kapal

4. Mengidentifikasi jenis dan fungsi tanda-tanda bahaya sesuai standar IMO

Parasute signal Red hand flare Green hand flare Smoke signal


5. Menggunakan isyarat bahaya darurat yang sesuai dengan standar IMO Tanda bahaya kapal tengelam Tanda Kapal minta pertolongan Tanda bahaya kapal terbakar Tanda kapal yang sedang kandas Tanda kapal yang tidak terkendalikan

Parachute signal digunakan sesuai dengan prosedur dan fungsinya Red hand flare digunakan sesuai dengan proswedur dan fungsinya Smoke signal digunakan sesuai denganprosedur dan fungsinya

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demo ntrasi

2 (4)

2 (8)

Tanda bahaya kapal tenggelam diisyaratkan sesuai prosedur Tanda kapal minta pertolongan diisyaratkan sesuai prosedur

Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demo ntrasi

2 (4)

2 (8)

Tanda bahaya kapal terbakar diisyaratkan sesuai prosedur Tanda kapal yang sedang kandas diisyaratkan sesuai prosedur

Model kapal Model lampulampu navigasi Sosok benda Genta/peluit /sirine Bendera Internasiona l

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 54 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
yang sedang kandas

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

6. Melakukan SAR untuk kapal lain sesuai standar prosedur yang ditentukan Prosedur menolong orang jatuh ke laut Prosedur menolong kapal dalam keadaan bahaya Latihan penyelamatan kapal dalam keadaan bahaya

Memahami tanda kapal yang tidak terkendalikan Memahami prosedur menolong orang jatuh ke laut Memahami prosedur menolong kapal dalam keadaan bahaya Mendemontrasikan penyelamatan kapal dalam keadaan bahaya Melakukan SAR untuk kapal lain sesuai standar prosedur yang ditentukan

Tanda kapal tidak terkendali diisyaratkan sesuai prosedur Tes Tertulis Tes Lisan Observasi Demo ntrasi 4 2 (4) 2 (8) Modul BST Red Hand Flare Smoke Signal Green Hand Flare Parasute Signal Life Bouy Life Jakcet

Menolong orang jatuh ke laut dilakukan sesuai prosedur Menolong kapal dalam keadaan bahaya dilakukan sesuai prosedur Penyelamatan kapal dalam keadaan bahaya dilakukan sesuai prosedur

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 55 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training) X / 02 Menerapkan prosedur penyelamatan diri di atas kapal N 36 Jam x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
keselamatan Prinsip untuk bertahan hidup di laut Petunjuk

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan prinsip umum bertahan hidup di laut

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Petunjuk keselamatan diterapkan sesuai dengan prosedur Prinsip untuk bertahan hidup di laut diterapkan dengan cara yang dipersyaratkan

PENILAIAN
T es tulis bservasi emontrasi O D

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
6 (24)

SUMBER BELAJAR
M odul BST e Jacket e Bouy Lif Lif

Menerapkan prinsip umum bertahan hidup di laut dengan cermat Memahami petunjuk keselamatan Melakukan prinsip untuk bertahan hidup di laut Menerapkan jenis-jenis tindakan keadaan darurat dan evakuasi di atas kapal Memahami jenis keadaan darurat Melakukan tindakan pencegahan keadaan darurat Memahami Sijil dan isyarat keadaan darurat Memahami perlengkapan penyelamatan diri Mendemontr asikan cara meninggalkan


2. Menerapkan jenis-jenis tindakan keadaan darurat dan evakuasi di atas kapal Jenis keadaan darurat Tindakan pencegah-an keadaan darurat Sijil dan isyarat keadaan darurat Perlengkapan penyelamatan diri Cara meninggalkan kapal Penguasaan diri dan kepanikan Menjauhkan diri dari kapal

Jenis keadaan darurat, tindakan pencegahan keadaan darurat, dan sijil isyarat keadaan darurat diidentifikasi Perlengkapan penyelamatan diri di laut diidentifikasi menurut SOLAS Cara-cara meninggalkan kapal sesuai prosedur didemonstrasikan Teknik penguasaan diri mengatasi kepanikan didemonstrasikan Teknik menjauhkan diri dari kapal dengan cara yang benar

es tulis bservasi emontrasi

T O D

6 (24)

odul BST e Jacket e Craft e Boat il darurat e Bouy

M Lif Lif Lif Lif Sij

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 56 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
kapal

INDIKATOR
didemonstrasikan

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Memahami penguasaan diri dan kepanikan Menjauhkan diri dari kapal

3. Menggunakan sekoci penolong dan pesawat luput maut

penolong penolong

Sekoci Rakit

luput maut

Pesawat

Mendemontr asikan penggunaan sekoci penolong, rakit penolong dan pesawat luput maut Memahami bagian-bagian Sekoci penolong, Rakit penolong, dan Pesawat luput maut

Sekoci penolong, rakit penolong, dan pesawat luput maut diidentifikasi dan digunakan sesuai dengan prosedur

es tulis bservasi

T O

6 (24)

odul BST e Jacket

M Lif

emontrasi

e Bouy e Boat e Craft il darurat

Lif Lif Lif Sij M Lif

4. Menggunakan alat-alat penolong perorangan

penolong berenang

Pelampung Baju

Mendemontr asikan penggunakan alatalat penolong perorangan Mendemontr asikan penggunaan pelampung penolong Mendemontr asikan penggunaan baju berenang Mendemontr asikan penggunaan pakaian cebur

cebur

Pakaian

Pelampung penolong digunakan sesuai dengan prosedur Jaket penolong dikenakan sesuai dengan prosedur Pakaian cebur dikenakan sesuai prosedur Pakaian pelindung panas digunakan sesuai prosedur

es tulis bservasi

T O

6 (24)

odul BST e Jacket

emontrasi

e Bouy

Lif

Sarana pelindung panas

I mmersion Suite T hermo Protected Aids Bo uy Rescue Kit

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 57 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Mendemontr asikan penggunaan sarana pelindung panas

5. Melakukan penyelamatan diri di laut dan melaksanakan pembagian tugas

Bahayabahaya dalam mempertahan-kan hidup di laut Penggunaan pesawat luput maut dan tindakan-tindakan yang diperlukan

Melakukan cara-cara penyelamatan diri di laut dan melaksanakan pembagian tugas Memahami Bahaya-bahaya dalam mempertahankan hidup di laut Memahami penggunaan pesawat luput maut dan tindakantindakan yang diperlukan

Bahayabahaya dalam mempertahankan hidup di laut diidentifikasi Cara-cara bertahan hidup selama berada di pesawat luput maut ditunjukkan sesuai prosedur

es tulis bservasi emontrasi

T O D

6 (24)

odul BST e Jacket e Bouy

M Lif Lif

2 (8)

6. Mengoperasikan permesinan sekoci dan perlengkapannya

Menghidupka n mesin sekoci Sistem pendingin mesin sekoci Sistem pemancaran air pada sekoci

Mengoperasi kan mesin sekoci dan perlengkapannya dengan cermat Mendemontr asikan cara menghidupkan mesin sekoci Memahami sistem pendingin mesin sekoci Memahami sistem pemancaran air pada sekoci

Cara kerja mesin sekoci diidentifikasi dengan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku Mesin sekoci dioperasikan dengan benar sesuai manual yang bersangkutan

es tulis bservasi emontrasi

T O D

I mmersion Suite T hermo Protected Aids Bo uy Rescue Kit Pe sawat luput maut M odul BST Se koci (mesin) D ewi-dewi

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 58 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
7. Mengoperasikan perlengkapan radio darurat

MATERI PEMBELAJARAN
Instalasi radio telegraf untuk sekoci penolong Radio jinjing untuk pesawat luput maut Rambu radio darurat petunjuk posisi (EPIRB)

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Instalasi radio jinjing untuk sekoci penolong diidentifikasi dan dioperasikan sesuai manual dan ketentuan ITU Radio jinjing untuk pesawat luput maut dioperasikan Rambu radio darurat petunjuk posisi (EPIRB) didemonstrasikan

PENILAIAN
es tulis bservasi emontrasi D T O

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
odul BST adio jinjing art adio telegrap R IRB EP St M R

Mengoperasi kan perlengkapan radio darurat dengan cermat Memahami instalasi radio telegraf untuk sekoci penolong Memahami Radio jinjing untuk pesawat luput maut

8. Melakukan tindakan penyelamatan diri di atas pesawat luput maut

Tugas-tugas penyelamatan diri Cara penggunaan perlengkapan pesawat luput maut Cara pembagian makanan dan air minum

Memahami Rambu radio darurat petunjuk posisi (EPIRB) Melakukan tindakan penyelamatan diri di atas pesawat luput maut sesuai ketentuan dan SOP yang berlaku

Melakukan tugas-tugas penyelamatan diri Melakukan cara penggunaan perlengkapan pesawat luput maut Melakukan cara pembagian makanan dan air minu

Tugas penyelamatan secara prosedur didemonstrasikan Perlengkapan pesawat luput maut didemonstrasikan penggunaannya Cara-cara pembagian makanan dan air minum di atas pesawat luput maut didemonstrasikan

es tulis bservasi emontrasi

T O D

2 (8)

odul BST e Jacket sawat luput maut e Bouy

M Lif Lif Pe

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 59 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : .......................................................... : Kompetensi kejuruan (Basic Safety Training) : X / 02 : Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja : O : 16 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan penyelenggaraan keselamatan dan kesehatan kerja awak kapal penangkap ikan

MATERI PEMBELAJARAN
Prosedur tindakan untuk keselamatan kerja awak kapal penangkap ikan Penggunaan tindakantindakan pencegahan keselamatan kerja awak kapal berkaitan dengan pengoperasian alat tangkap ikan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Tindakan pencegahan keselamatan awak kapal saat pengoperasian alat tangkap diperagakan sesuai prosedur Tindakan menyelamatkan awak kapal diperagakan sesuai prosedur

PENILAIAN
Tes tulis Tes lisan Demontrasi Observasi

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Peraturan keselamatan kerja SOLAS 1976

Menyelenggaraan praktekpraktek keselamatan dan kesehatan kerja awak kapal penangkapan ikan sesuai prosedur

Melakukan keselamatan kerja awak kapal penangkap ikan Menggunakaan tindakantindakan pencegahan keselamatan kerja awak kapal berkaitan dengan peng-operasian alat tangkap ikan

2. Mendemonstrasikan ketentuan FAO/ILO/IMO tentang awak kapal penangkap ikan

Pengetahuan prosedur keselamatan pada kapal penangkap ikan Mendemonstrasikan pengetahuan prosedur dan teknik operasi penangkapan yang aman

Memahami ketentuan FAO/ILO/IMO tentang awak kapal penangkap ikan

Memahami keselamatan pada kapal penangkap ikan Mendemonstrasikan pengetahuan prosedur dan teknik operasi penangkapan yang aman Memperagakan langkahlangkah keselamatan pada kapal penangkapan ikan Memperagakan langkah-

Langkah-langkah keselamatan pada kapal penangkapan ikan diperagakan sesuai prosedur Langkah-langkah teknik operasi penangkapan yang aman didemonstrasikan sesuai prosedur

Tes tulis Tes lisan Demontrasi Observasi

2 (8)

Modul BST Peraturan keselamatan kerja SOLAS 1976 STCW-F

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 60 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
langkah teknik operasi penangkapan

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

3. Mengidentifikasi sebabsebab kecelakaan

Unsur-unsur penyebab kecelakaan Metode pendekatan untuk mengetahui kecelakaan

Mengidentifikasi sebabsebab terjadinya kecelakaan Memahami unsur-unsur penyebab kecelakaan Memahami metode pendekatan untuk mengetahui kecelakaan Menggunakan peralatan keselamatan kerja Memahami perlengkapan keselamatan kerja, seperti: wear pack, sepatu kerja, helm kerja, sarung tangan dan masker pelindung Memahami cara menggunakan perlengkapan keselamatan kerja

Pengetahuan Keselamatan Kerja dijelaskan sesuai dengan aturan K3 Pengetahuan tentang Kesehatan Kerja dijelaskan sesuai dengan aturan

Tes tulis Tes lisan

2 (8)

Modul BST Peraturan keselamatan kerja SOLAS 1976

4.

Menggunakan peralatan keselamatan kerja

Peralatan keselamatan kerja Perlengkapan keselamatan kerja, seperti: wear pack, sepatu kerja, helm kerja, sarung tangan dan masker pelindung Cara menggunakan perlengkapan keselamatan kerja

Perlengkapan keselamatan kerja yaitu: wear pack, sepatu kerja, helm kerja, sarung tangan, dan masker pelindung digunakan dengan benar Penggunaan perlengkapan keselamatan kerja didemonstrasikan sesuai prosedur

Tes tulis Tes lisan Observasi Demontrasi

2 (8)

Modul BST Peraturan keselamatan kerja SOLAS 1976 Peralatan keselamatan kerja

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 61 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
5. Menjelaskan tindakan pencegahan untuk memasuki ruangan tertutup

MATERI PEMBELAJARAN
Mempelajari tentang : Mempersiapkan alat pelindung pernapasan Menggunakan alat pelindung pernapasan Menolong korban dengan menggunakan alat pelindung pernapasan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes tulis Tes lisan

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
4 (16)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Peraturan keselamatan kerja SOLAS 1976 Breathing Apparatus Life Line Smoke and Dark Chamber

Memadamkan api kecil dalam ruangan berasap dengan menggunakaan alat pelindung pernapasan.

Melakukan tindakantindakan untuk memasuki ruangan tertutup Mempersiapkan alat pelindung pernapasan Menggunakan alat pelindung pernapasan Menolong korban dengan menggunakan alat pelindung pernapasan Memadamkan api kecil dalam ruangan berasap dengan menggunakaan alat pelindung pernapasan Memahami peraturan keselamatan dan kesehatan kerja di atas kapal Menerapkan peraturan keselamatan dan kesehatan kerja di atas kapal

Mampu melakukan tindakan pencegahan untuk memasuki ruangan ter-tutup

6.

Menerapkan peraturan keselamatan dan kesehatan kerja di atas kapal

Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja di atas kapal Penerapan peraturan keselamatan dan kesehatan kerja di atas kapal

Alat pelindung pernafasan disiapkan sesuai prosedur Alat pelindung pernafasan digunakan sesuai prosedur Alat pelindung untuk menolong korban digunakan sesuai prosedur Alat pelindung untuk memadamkan api kecil digunakan sesuai prosedur

Tes tulis Tes lisan

2 (8)

Modul BST Peraturan keselamatan kerja SOLAS 1976

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 62 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
7. Melakukan tindakan pencegahan kecelakaan di atas kapal

MATERI PEMBELAJARAN
Proses terjadinya kecelakaan di atas kapal Konsep penanggulangan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Terjadinya proses kecelakaan ditunjukkan secara benar Penggunaan konsep penanggulangan diterapkan secara benar

PENILAIAN
Tes tulis Tes lisan

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Peraturan keselamatan kerja SOLAS 1976

Memahami proses terjadinya kecelakaan di atas kapal Memahami Konsep penanggulangan kecelakaan di atas kapal Menerapkan tindakan pencegahan kecelakaan di atas kapal

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 63 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training) X / 02 Menerapkan hubungan kemanusiaan dan tanggungjawab sosial di atas kapal P 8 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi aspek umum hubungan antar manusia

MATERI PEMBELAJARAN
Perkembangan perilaku kelompok Masalah-masalah sosial Terjadinya konflik Kedudukan awak kapal

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Hubungan kemanusiaan dan tanggungjawab sosial di atas kapal diterapkan dengan benar

PENILAIAN
Tes tulis

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Struktur Organisasi di Kapal Perjanjian Kerja Laut

Mengidentifikasi hubungan kemanusiaan dan tanggungjawab sosial di atas kapal Mengidentifikasi perkembangan perilaku kelompok Mengidentifikasi masalah-masalah sosial Mengidentifikasi terjadinya konflik Mengidentifikasi kedudukan awak kapal

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 64 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
2. Menerapkan hubungan antar manusia dalam kehidupan sosial di kapal

MATERI PEMBELAJARAN
Manajemen perkapalan Tujuan, fungsi dan hambatan Organisasi manajemen perkapalan Sistem kerja di kapal

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Manajemen Perkapalan diidentifikasi dengan cermat Organisasi diatas kapal dibuat sesuai kebutuhan diatas kapal Tugas pokok dan fungsi setiap personil dijabarkan dengan jelas sesuai ketentuan perusahaan Sistem kerja di kapal diatur dan dilaksanakan sesuai tugas pokok dan fungsinya

PENILAIAN
Tes tulis

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Struktur Organisasi di Kapal Perjanjian Kerja Laut

Memahami hubungan antar manusia dalam kehidupan sosial di kapal sesuai hak dan tanggungjawabnya Memahami manajemen perkapalan Memahami tujuan, fungsi dan hambatan Memahami organisasi manajemen perkapalan Memahami sistem kerja di kapal Menerapkan hubungan antar manusia dalam kehidupan sosial di kapal sesuai hak dan tanggungjawabnya Memahami Aspek-aspek sosial di atas kapal Memahami keharmonisan dan motivasi Memahami disiplin Memahami tanggungjawab individu Memahami previsi Memahami dampak penggunaan alkohol dan obat-obatan Menerapkan prinsip dasar hubungan sosial dalam lingkungan kerja

3. Menerapkan hubungan sosial dalam lingkungan kerja

Aspek-aspek sosial di atas kapal Keharmonisan dan motivasi Disiplin Tanggungjawab individu Prevasi Penggunaan alkohol dan obat-obatan

Aspek sosial diidentifikasi dengan benar Keharmonisan dan motivasi dipelihara dengan baik Kedisiplinan ditegakkan sesuai norma-norma yang berlaku baik nasional maupun internasional

Tes tulis

2 (8)

Modul BST Struktur Organisasi di Kapal Perjanjian Kerja Laut

Tanggungjawab individu
dilaksanakan sesuai dengan batas kewenangannya dan KODE KOMPETENSI etik sosial yang berlaku diatas kapal

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 65 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
4. Menerapkan Kepemimpinan di atas kapal

MATERI PEMBELAJARAN
Kepemimpinan Gaya Kepemimpinan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Kepemimpinan di atas kapal diidentifikasi dan diaplikasikan sesuai dengan kondisi masing-masing kapal perikanan.

PENILAIAN
Tes tulis

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Struktur Organisasi di Kapal Perjanjian Kerja Laut

Memahami prinsipprinsip kepemimpinan

Memahami gaya Kepemimpinan Menerapkan kepemimpinan di atas kapal

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 66 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Penangkapan Ikan Yang Bertanggung Jawab/CCRF) X / 01 Menerapkan tatalaksana perikanan yang bertanggungjawab Q 76 Jam x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
Prinsip umum dan aturan penangkapan yang bertanggung jawab Tingkat kematian ikan akibat penangkapan ikan Praktek penangkapan yang bertanggung jawab Manajemen kemitraan Pendugaan dan inventarisasi SDA Upaya penangkapan ikan yang tidak benar dan berlebihan Pembuangan hasil tangkapan sampingan

KOMPETENSI DASAR
1. Menjelaskan CCRF (Code of Conduct for Responsible Fisheries)

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Prinsip umum dan aturan penangkapan yang bertanggung jawab, kematian ikan akibat penangkapan, pendugaan dan inventarisasi SDA serta manajemen kemitraan dipelajari sesuai petunjuk teknis Ketentuan CCRF (Code of Conduct for Responsible Fisheries) diterapkan dalam praktek perikanan Ketentuan CCRF (Code of Conduct for Responsible Fisheries) dipatuhi dengan sungguh-sungguh

PENILAIAN
Tes tertulis Tes Lisan Observasi

ALOKASI WAKTU TM
8

PS

PI
4 (16)

SUMBER BELAJAR
UU Perikanan Buku CCRF Log Book

Memahami ketentuan CCRF (Code of Conduct for Responsible Fisheries) Memahami Prinsip umum dan aturan penangkapan yang bertanggung jawab MemahamiTingkat kematian ikan akibat penangkapan Memahami Praktek penangkapan yang bertanggung jawab Memahami Manajemen kemitraan Memahami Pendugaan dan inventari-sasi SDA Memahami Upaya penangkapan ikan yang tidak benar dan berlebihan

Memahami Pembuangan hasil tangkapan sampingan Menerapkan ketentuan CCRF (Code of Conduct for Responsible Fisheries) 2. Mendefinisikan efek samping kerusakan habitat Penandaan peralatan yang hilang

Memahami pencegahan

Sifat peralatan yang menyentuh dasar,

Tes tertulis Tes Lisan

2 (8)

UU Perikanan

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 67 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
akibat hilangnya alat tangkap ikan

MATERI PEMBELAJARAN
Pengembangan dan mekanisme penggunaan Perawatan jaring/alat tangkap dan peralatan dalam keadaan darurat / waktu operasi penangkapan ikan Laporan kehilangan alat tangkap ikan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
kerusakan habitat akibat hilangnya alat tangkap ikan

INDIKATOR
mengganggu/ merusak habitat dan metoda pemanfaatan sumberdaya perikanan diidentifikasi Kerusakan habitat ikan akibat operasi penangkapan ikan dan hilangnya alat tangkap diidentifikasi dan dianalisis Kerusakan habitat ikan akibat operasi penangkapan ikan dan hilangnya alat tangkap ikan dihindari sesuai SOP yang berlaku Penandaan dan pelaporan alat tangkap ikan yang hilang mekanisme penggunaan dan perawatan alat tangkap serta alat bantunya dalam keadaan darurat/ waktu operasi penangkapan ikan dipelajari sesuai petunjuk teknis Seluruh peralatan dioperasikan secara hatihati untuk menghindari kerusakan habitat

PENILAIAN
Observasi

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Buku CCRF Log Book

Memahami Penandaan peralatan yang hilang Memahami Pengembangan dan mekanisme penggunaan alat tangkap Melakukan Perawatan jaring/alat tangkap dan peralatan dalam keadaan darurat / waktu operasi penangkap-an ikan Membuat laporan kehilangan alat tangkap ikan Melakukan pecegahan kerusakan habitat akibat hilangnya alat tangkap ikan

3. Mengidentifikasi kerusakan habitat ikan akibat operasi penangkapan ikan

Sifat peralatan yang menyentuh dasar, mengganggu/merusak habitat Metoda pemanfaatan sumberdaya perikanan

Memahami kerusakan habitat ikan akibat operasi penangkapan ikan Memahami Sifat peralatan yang menyentuh dasar,

Mengidentifikasi kerusakan habitat ikan akibat operasi penangkapan ikan

Tes tertulis Tes Lisan Observasi

4 (16)

UU Perikanan Buku CCRF Log Book

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 68 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
mengganggu/ merusak habitat

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Memahami Metoda pemanfaatan sumberdaya perikanan Mengidentifikasi kerusakan habitat ikan akibat operasi penangkapan ikan 4. Menguraikan tujuan memelihara daya dukung sumberdaya laut Persediaan stock sumberdaya perikanan Mempertahankan basis persediaan kelautan dan perikanan

Memahami pentingnya memelihara daya dukung sumberdaya perikanan Memahami Persediaan stock sumberdaya perikanan Memahami cara mempertahankan basis persediaan kelautan dan perikanan Menguraikan tujuan memelihara daya dukung sumberdaya perikanan

Stock sumberdaya perikanan, tujuan, upaya pemeliharaan dan daya dukungnya diidentifikasi dan di analisis Tujuan pemeliharaan daya dukung sumberdaya perikanan di identifikasi dan di analisis dengan benar Daya dukung sumberdaya perikanan di analisis untuk keberlanjutan SDI Produk perikanan untuk konsumsi dan manfaatnya sebagai bahan makanan yang baik diidentifikasi Dalam penerapan peraturan perikanan dapat digunakan pendekatan sosial bioekonomi Stock sumberdaya perikanan, tujuan, upaya pemeliharaan dan daya dukungnya diidentifikasi dan di analisis Tujuan pemeliharaan daya dukung sumberdaya perikanan di identifikasi dan di analisis dengan

Tes tertulis Tes Lisan Observasi

UU Perikanan Buku CCRF Log Book

5. Menjelaskan manfaat ikan sebagai bahan makanan yang baik

Produk perikanan untuk konsumsi manusia Pendekatan sosial bioekonomi dalam peraturan perikanan

Memahami manfaat ikan sebagai makanan yang baik Memahami Produk perikanan untuk konsumsi manusia Memahami Pendekatan

Tes tertulis Tes Lisan Observasi

UU Perikanan Buku CCRF Log Book

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 69 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
sosial bio-ekonomi dalam peraturan perikanan

INDIKATOR
benar

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Menjelaskan manfaat ikan sebagai bahan makanan yang baik

Daya dukung sumberdaya perikanan di analisis untuk keberlanjutan SDI Produk perikanan untuk konsumsi dan manfaatnya sebagai bahan makanan yang baik diidentifikasi Dalam penerapan peraturan perikanan dapat digunakan pendekatan sosial bioekonomi Penggunaan kapal/alat tangkap yang berlebihan, peraturan domestik dan interanasional serta solusi konflik secara partisipatif diidentifikasi Sebab-sebab terjadinya konflik kapal / alat tangkap diidentifikasi sesuai ketentuan Terjadinya konflik kapal/alat tangkap dapat diidentifikasi dengan cermat menggunakan kaidah kebijakan lokal Alat tangkap selektif, metoda penangkapan selektif, by catch, ukuran mata jaring, ukuran optimal hasil tangkapan, dan faktor-faktor selektifitas spesies diidentifikasi dan di analisis. Tes tertulis Tes Lisan Observasi 2 UU Perikanan Buku CCRF Log Book Tes tertulis Tes Lisan Observasi 2 (8) UU Perikanan Buku CCRF Log Book

6. Mengidentifikasi sebabsebab terjadinya konflik kapal / alat tangkap

Penggunaan fungsi yang berlebihan Peraturan domestik dan interanasional Solusi konflik secara partisipatif

Memahami cara Menghindari terjadinya konflik kapal/alat tangkap Memahami dampak Penggunaan fungsi yang berlebihan Memahami Peraturan domestik dan interanasional Memahami Solusi konflik secara partisipatif Mengidentifikasi sebabsebab terjadinya konflik kapal / alat tangkap Memahami Definisi alat tangkap selektif Memahami Metoda penangkapan selektif Memahami By catch Menjelaskan penggunaan alat tangkap yang selektif

7. Menjelaskan pentingnya selektifitas alat tangkap ikan

Definisi alat tangkap selektif Metoda penangkapan selektif By catch

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 70 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Selektifitas alat tangkap (jenis dan ukuran) diterapkan sesuai aturan yang berlaku Aturan selektifitas alat tangkap serta faktorfaktor selektifitas spesies ikan diterapkan dan diikuti dengan benar. Menjelaskan tentang selektifitas ukuran alat tangkap ikan Tes tertulis Tes Lisan Observasi 6 4 (16) UU Perikanan Buku CCRF Log Book

8. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi selektifitas ukuran

Ukuran mata jaring Ukuran optimal hasil tangkapan

Memahami aturan selektifitas alat tangkap ikan Memahami Ukuran mata jaring Memahami Ukuran optimal hasil tangkapan

9. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi selektifitas spesies

Mempelajari tentang faktor-faktor selektifitas spesies

Menjelaskan penerapkan aturan selektifitas ukuran alat tangkap ikan Menjelaskan faktor-faktor selektifitas spesies Mengidentifikasi tentang faktor-faktor selektifitas spesies Menguraikan faktor-faktor selektifitas spesies

Menjelaskan faktor-faktor yang mem-pengaruhi selektifitas spesies

Tes tertulis Tes Lisan Observasi

UU Perikanan Buku CCRF Log Book

10.Menjelaskan berbagai faktor yang dapat mengoptimalkan enerji yang digunakan dalam perikanan industri

Optimasi energi dalam usaha skala kecil dan besar Teknologi yang dapat diterima secara sosial Navigasi dan deteksi

Memahami optimasi energi dalam usaha skala kecil dan besar Memahami teknologi yang dapat diterima secara sosial Memahami Navigasi dan deteksi Memahami Optimasi

Optimasi energi dalam usaha skala kecil dan besar, teknologi yang dapat diterima secara sosial dalam industri perikanan di identifikasi dengan benar sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku

Tes tertulis Tes Lisan Observasi

UU Perikanan Buku CCRF Log Book

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 71 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
energi dalam usaha skala kecil dan besar

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

11.Mengidentifikasi tanggung jawab pemerintah dalam hal perikanan

Penyebaran informasi Pengelompokkan stock ikan untuk pengendalian

Mengidentifikasi tanggungjawab pemerintah dalam bidang perikanan Memahami Penyebaran informasi Mengidentifikasi Pengelompokkan stock ikan untuk pengendalian Memahami tanggungjawab pemerintah dalam bidang perikanan Mengidentifikasi tanggungjawab pemerintah atas kapal dan awak kapal Memahami Pendidikan dan pelatihan para nelayan


12.Mengidentifikasi tanggung jawab pemerintah atas kapal dan awak kapal penangkap ikan Pendidikan dan pelatihan para nelayan Proses pengendalian wilayah penangkapan

Tugas pemerintah dalam penyebaran informasi dan pengelompokkan stock ikan untuk pengendalian diidentifikasi Tanggungjawab pemerintah dalam bidang perikanan yang berkaitan dengan stok ikan dan pengendaliannya diidentifikasi untuk diterapkan

Tes tertulis Tes Lisan Observasi

UU Perikanan Buku CCRF Log Book

Memahami Proses pengendalian wilayah penangkapan Menguraikan tanggungjawab pemerintah atas kapal dan awak kapal

Tanggung jawab pemerintah dalam pendidikan dan pelatihan para nelayan, proses pengendalian wilayah penangkapan serta kapal dan awaknya diidentifikasi sesuai konvensi Tanggung jawab pemerintah atas kapal dan awak kapal dicermati dengan sungguh-sungguh

Tes tertulis Tes Lisan Observasi

UU Perikanan Buku CCRF Log Book

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 72 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
13.Mengidentifikasi tindakan yang dapat dilakukan oleh Penguasa Pelabuhan

MATERI PEMBELAJARAN
Patroli kelautan Penggunaan bahan-bahan yang berbahaya untuk lingkungan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Prinsip patroli kelautan, penggunaan bahan-bahan yang berbahaya untuk lingkungan serta peraturan pelabuhan di identifikasi dengan benar Peraturan-peraturan pelabuhan diterapkan dalam setiap kegitan kepelabuhanan sesuai ketentuan Peraturan-peraturan pelabuhan diikuti dengan sungguh-sungguh

PENILAIAN
Tes tertulis Tes Lisan Observasi

ALOKASI WAKTU TM
6

PS

PI
4 (16)

SUMBER BELAJAR
UU Perikanan Buku CCRF Log Book

Memahami peraturanperaturan pelabuhan Memahami Patroli kelautan Memahami Penggunaan bahan-bahan yang berbahaya untuk lingkungan Mengidentifikasi penerapan peraturanperaturan pelabuhan

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 73 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Penanganan dan Penyimpanan Hasil Tangkapan) X/1 Menerapkan penanganan dan penyimpanan hasil tangkap R 62 Jam @ 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
Kebersihan personil Penyiapan deck dan peralatannya Penyiapan palka

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan kegiatan penanganan ikan secara higienis

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Aspek higienis para petugas betul-betul dipersiapkan sesuai SOP Deck dan peralatannya disiapkan dengan cermat sesuai prosedur penyiapan peralatan yang higienis Penyiapan palka dilakukan dengan terampil sesuai SOP

PENILAIAN
Tes tertulis Tes Lisan Observasi 4

ALOKASI WAKTU TM PS
14 (28)

PI

SUMBER BELAJAR
Model palkah Alat pembersih palkah Bahan pembersih palkah Kapal latih

Memahami kegiatan

penanganan ikan secara higienis Menerapkan kegiatan penanganan ikan secara higienis

2. Menempatkan hasil tangkapan di atas dek dengan benar

Penanganan cepat Penyortiran dan pemilahan ikan rusak Pengetahuan pengaruh sinar matahari dan angin dalam waktu lama

Memahami penempatan
hasil tangkapan di atas dek secara tepat, cepat dan higienis Menempatkan hasil tangkapan di atas dek secara tepat , cepat dan higienis

Persiapan penanganan hasil tangkap diatas deck dilaksanakan sesuai prosedur Penanganan hasil tangkapan diatas deck dilaksanakan dengan benar sesuai prosedur Penyortiran dan pemilihan ikan dilakukan dengan teliti sesuai prosedur

Tes tertulis Tes Lisan Observas Demonstras

16 (32)

Model palkah Alat penanganan ikan Bahan penanganan ikan Kapal latih

Pengaruh sinar matahari dan angin untuk menghindari kerusakan hasil tangkapan

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 74 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
3. Melakukan persiapanpersiapan untuk menyimpan hasil tangkapan

MATERI PEMBELAJARAN
Cara-cara Penghilangan darah, pembuangan isi perut dan pencucian sebelum penyimpanan Cara-cara Penyimpanan cepat Cara-cara Penyimpanan cepat dengan pendingin Pemahaman keuntungan dan kerugian berbagai jenis sistem penyimpanan Kondisi-kondisi khusus untuk persiapan, penyimpanan, pembekuan udang dan lainnya Penyimpanan produk beku dan penanganannya

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Persiapan-persiapan untuk menyimpan hasil tangkapan dilakukan sesuai SOP Pembersihan darah, pemembuangan isi perut, dan pencucian sebelum penyimpanan dilakukan dengan cermat sesuai SOP Proses penyimpanan hasil tangkapan dilakukan dengan cepat dan cermat sesuai SOP Pengaturan suhu ruang penyimpanan/ ruang pendingin dilakukan sesuai SOP Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hasil tangkapan seperti Parasit, Bakteri pathogen, Virus, Biotoxin, Biogenic amines, dan Bahanbahan kimia diidentifikasi dengan cermat dan teliti sesuai SOP Kerusakan kualitas hasil tangkapan yang disebabkan oleh Parasit, Bakteri pathogen, Virus, Biotoxin, Biogenic amines, dan Bahanbahan kimia diidentifikasi dengan cermat dan teliti sesuai SOP

PENILAIAN
Tes tertulis Tes Lisan Observasi 4

ALOKASI WAKTU TM PS
16 (32)

PI

SUMBER BELAJAR
Model palkah Alat pembersih palkah Bahan pembersih palkah Kapal latih

Memahami

prosedur penyimpanan hasil tangkapan

Melakukan penyimpanan
hasil tangkapan sesuai dengan prosedur Memahami berbagai cara penyimpanan hasil tangkapan

4. Mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi kualitas hasil tangkapan

Parasit Bekteri patogen Virus Biotoxins Biogenic Amines Bahan-bahan kimia

Memahami faktor-faktor
yang mempengaruhi kualitas hasil tangkapan

Tes tertulis Tes Lisan Observasi

Mengidentifikasi
tindakan-tindakan yang dapat mempengaruhi kualitas air hasil tangkapan

Model palkah Ikan hasil tangkapan UU mutu ikan

SILABUS
PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT SILABUS - PRODUKTIF Halaman 75 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

.......................................................... Kompetensi Kejuruan (Penanganan dan Penyimpanan Hasil Tangkapan) XI / 03 Menerapkan penanganan dan penyimpanan hasil tangkap R 14 Jam @ 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Sistem HACCP diterapkan Tes tertulis dalam penanganan ikan Tes Lisan secara hati-hati sesuai SOP Observasi ISO-9000 diterapkan sesuai SOP 4

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan prinsipprinsip jaminan mutu

MATERI PEMBELAJARAN
Sistem HACCP Aplikasi ISO-9000 dan sertifikasi

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN

PS
16 (32)

PI

SUMBER BELAJAR
Model palkah Alat pembersih palkah Bahan pembersih palkah Kapal latih Modul Ikan hasil tangkapan Es Model palkah

Memahami prinsipprinsip untuk menjamin mutu sesuai HACCP

Menerapkan prinsipprinsip untuk menjamin mutu sesuai sistem HACCP 2. Mengidentifikasi faktorfaktor penyebab terjadinya pembusukan ikan dan cara mengatasinya Bagian tubuh ikan yang mudah busuk dan pengamatan kebusukan ikan Menghindari kebusukan, penggunaan dan kebutuhan es dan metode-metode pendingin lainnya

Memahami faktor-faktor
yang mempengaruhi terjadinya pembusukan ikan

Mengidentifikasi
terjadinya pembusukan ikan sesuai prosedur

Bagian tubuh ikan yang mudah busuk diidentifikasi dengan teliti berdasarkan morfologi ikan

Tes tertulis Tes Lisan Observasi

4 (8)

Upaya menghindari proses kerusakan/pembusukan hasil tangkapan dengan menggunakan es dan teknik pendingin lainnya diterapkan sesuai SOP dalam HACCP

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 76 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

3. Mengidentifikasi pengaruh dari stabilitas kapal ikan pada saat pembongkaran, penanganan dan penyimpanan terhadap mutu

Pemahaman bahayabahaya karena salah penanganan Pemahaman perubahan titik pusat G dan pengaruh permukaan bebas (khusus dalam jumlah besar) terhadap hasil tangkapan

Memahami pengaturan
stabilitas kapal saat pembongkaran, penanganan dan penyimpanan agar tidak mempengaruhi mutu

Bahaya-bahaya akibat kesalahan dalam penanganan diidentifikasi berdasarkan ketentuan HACCP

Tes tertulis Tes Lisan

Model palkah Kapal latih

Mengidentifikasi
pengaturan stabilitas kapal saat pembongkaran, penanganan dan penyimpanan agar tidak mempengaruhi mutu

Pergeseran-pergeseran titik pusat G dan pengaruh permukaan bebas terhadap stabilitas kapal dan dampaknya terhadap kerusakan mutu hasil tangkapan diidentifikasi dengan benar.

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 77 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR : .......................................................... : Kompetensi Kejuruan ( Daerah, Metode dan Teknik Penangkapan) :X/2 : Melakukan penangkapan ikan dengan berbagai alat : S : 50 Jam @ 45 menit MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN INDIKATOR PENILAIAN
Tes Tertulis Tes lisan Observasi Demonstrasi

ALOKASI WAKTU TM
4

PS
10 (20)

PI
16 (64)

SUMBER BELAJAR
Kapal latih Jaring lingkar dan Payang Modul

1.

Mengoperasikan Jaring lingkar dan Payang

Konstruksi Jaring lingkar dan Payang Fishing ground Jaring lingkar dan Payang Persiapan penangkapan dengan Jaring lingkar dan Payang Teknik pengoperasian Jaring lingkar dan Payang

Memahami penangkapan ikan dengan Jaring lingkar dan Payang Memahami konstruksi Jaring lingkar dan Payang Memahami fishing ground Jaring lingkar dan Payang

Konstruksi Jaring lingkar dan Payang dikuasai untuk tujuan efektivitas penangkapan Fishing ground Jaring lingkar dan Payang diidentifikasi sesuai peta daerah penangkapan Persiapan penangkapan dengan Jaring lingkar dan Payang dilakukan dengan benar

Melakukan persiapan penangkapan dengan Jaring lingkar dan Payang Menentukan fishing ground Jaring lingkar dan Payang

Melakukan operasi penangkapan dengan Jaring lingkar dan Payang Mengkonstruksi Jaring lingkar dan Payang

Teknik pengoperasian Jaring lingkar dan Payang dilakukan dengan cermat sesuai prosedur Penanganan hasil tangkapan ikan dilakukan sesuai prosedur/persyaratan yang diminta oleh pasar

2.

Mengoperasikan Jaring insang dan Bubu

Mempelajari tentang :

Konstruksi Jaring insang dan Bubu

Memahami penangkapan ikan dengan Jaring Insang dan Bubu Memahami konstruksi Jaring Insang dan Bubu

Mampu mengoperasikan Jaring insang dan Bubu Konstruksi Jaring insang dan Bubu dikuasai untuk tujuan efektivitas

Tes Tertulis Tes lisan Observasi Demonstrasi

16 (64)

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

Fishing ground jaring payang

Kapal latih Jaring insang dan Bubu Modul

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 78 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
penangkapan

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Teknik pengoperasian Jaring insang dan Bubu

Memahami fishing ground Jaring Insang dan Bubu

Melakukan persiapan penangkapan dengan Jaring Insang dan Bubu Menentukan fishing ground Jaring Insang dan Bubu

Fishing ground Jaring insang dan Bubu diidentifikasi sesuai peta daerah penangkapan Persiapan penangkapan dengan Jaring insang dan Bubu dilakukan dengan benar

Melakukan operasi penangkapan dengan Jaring Insang dan Bubu Mengkonstruksi Jaring Insang dan Bubu

Teknik pengoperasian Jaring insang dan Bubu dilakukan dengan cermat sesuai prosedur Konstruksi Jaring insang dan Bubu digambarkan dengan benar Penanganan hasil tangkapan ikan dilakukan sesuai prosedur/persyaratan yang diminta oleh pasar

SILABUS

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 79 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: .......................................................... : Kompetensi Kejuruan ( Daerah, Metode dan Teknik Penangkapan) : XI / 4 : Melakukan penangkapan ikan dengan berbagai alat : S : 100 Jam @ 45 menit

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes lisan Observasi Demonstrasi

ALOKASI WAKTU TM PS
10 (20)

PI
22 (88)

SUMBER BELAJAR
Kapal latih Trawl Net Modul

1.

Mengoperasikan Trawl Net

Net

Konstruksi Trawl Fishing ground Trawl Net Teknik pengoperasian Trawl Net

Memahami penangkapan ikan dengan Trawl Net Memahami konstruksi Trawl Net Memahami fishing ground Trawl Net Melakukan persiapan penangkapan dengan Trawl Net Menentukan fishing ground Trawl Net Melakukan operasi penangkapan dengan Trawl Net Mengkonstruksi Trawl Net

Konstruksi jaring Trawl Net dikuasai untuk tujuan efektivitas penangkapan Fishing ground Trawl Net diidentifikasi sesuai peta daerah penangkapan Persiapan penangkapan dengan Trawl Net dilakukan dengan benar Teknik Trawl Net dilakukan dengan cermat sesuai prosedur Konstruksi Trawl Net digambarkan dengan benar Penanganan hasil tangkapan ikan dilakukan sesuai prosedur/persyaratan yang diminta oleh pasar

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 80 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN
Mempelajari tentang : Konstruksi Pancing (line) Teknik pengoperasian Pancing (line)

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes Tertulis Tes lisan Observasi Demonstrasi

ALOKASI WAKTU TM PS
10 (20)

PI
16 (64)

SUMBER BELAJAR
Kapal latih Jring lingkar Modul

2.
Mengoperasikan Pancing (line)

Memahami penangkapan ikan dengan Pancing (line) Memahami konstruksi Pancing (line) Memahami fishing ground Pancing (line) Melakukan persiapan penangkapan dengan Pancing (line) Menentukan fishing ground Pancing (line) Melakukan operasi penangkapan dengan Pancing (line) Mengkonstruksi Pancing (line)

Konstruksi Pancing (line) dikuasai untuk tujuan efektivitas penangkapan Persiapan penangkapan dengan Pancing (line) dilakukan dengan benar

Teknik pengoperasian Pancing (line) dilakukan dengan cermat sesuai prosedur Penanganan hasil tangkapan ikan dilakukan sesuai prosedur/persyaratan yang diminta oleh pasar

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 81 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER TANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : .......................................................... : Kompetensi Kejuruan ( Manajemen Kapal Penangkapan Ikan) : XII / 06 : Menerapkan prinsip-prinsip manajemen kapal penangkap ikan : T : 76 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan Konsep manajemen kapal penangkap ikan

MATERI PEMBELAJARAN
Fungsi-fungsi manajemen Aplikasi manajemen di kapal penangkap ikan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Fungsi manajemen kapal penangkapan ikan diterapkan sesuai prinsip manajemen Manajemen kapal penangkapan ikan diterapkan sesuai prinsip manajemen Struktur organisasi pada setiap jenis kapal perikanan di identifikasi Tugas dan fungsi jabatan sesuai struktur organisasi pada setiap jenis kapal perikanan diidentifikasi sesuai dengan jabatannya Wewenang dan tanggung jawab jabatan di kapal diterapkan sesuai dengan aturan Hukum Maritim

PENILAIAN
Tes Tetulis Tes Lisan Observasi

ALOKASI WAKTU TM
6

PS
3 (6)

PI
3 (12)

SUMBER BELAJAR
Modul UU Perikanan Buku Manajemen Usaha Penangkapan Ikan

Memahami fungsi-fungsi manajemen

Memahami aplikasi manajemen di kapal penangkap ikan Menerapkan fungsi-fungsi manajemen kapal penangkap ikan

2. Menerapkan Organisasi Kapal

Struktur organisasi di kapal Tugas dan fungsi Wewenang dan tanggung jawab

Memahami organisasi kapal sesuai ketentuan yang berlaku Membuat Struktur organisasi di kapal Memahami tugas dan fungsi awak kapal

Tes Tetulis Tes Lisan Observasi

3 (6)

3 (12)

Memahami kewenangan dan tanggung jawab awak kapal Mengorganisasikan kapal sesuai ketentuan yang berlaku

Modul UU Perikanan Buku Manajemen Usaha Penangkapan Ikan UU Perkapalan

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 82 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
3. Menjelaskan organisasi kelembagaan perikanan

MATERI PEMBELAJARAN
Organisasi pelabuhan umum Organisasi pelabuhan perikanan Kesyahbandaran dan unsur-unsur terkait

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Struktur organisasi pelabuhan umum dijelaskan sesuai aturan Hukum Maritim Struktur organisasi Kesyahbandaran dijelaskan sesuai aturan Hukum Maritim

PENILAIAN
Tes Tetulis Tes Lisan Observasi

ALOKASI WAKTU TM
6

PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJAR
Modul UU Perikanan Buku Manajemen Usaha Penangkapan Ikan UU Perkapalan

Membandingkan organisasi kelembagaan perikanan Memahami organisasi pelabuhan umum Memahami organisasi pelabuhan perikanan Memahami Kesyahbandaran dan unsur-unsur terkait

4. Menerapkan perencanaan operasi penangkapan ikan dan docking kapal

Rencana operasi penangkapan ikan Peta wilayah penangkapan Operasi penangkapan ikan Rencana docking tahunan Pemeliharaan berkala

Menjelaskan organisasi kelembagaan perikanan Merencanakan operasi penangkapan ikan dan docking kapal

Memahami peta wilayah penangkapan Memahami operasi penangkapan ikan Memahami rencana docking tahunan

Memahami pemeliharaan berkala Melakukan perencanaan operasi penangkapan ikan dan docking kapal secara akurat 5. Melakukan perhitungan eksploitasi per trip Mempelajari tentang perhitungan biaya eksploitasi per trip Menghitung secara cermat kebutuhan eksploitasi kapal per trip Mengidentifikasi perhitungan biaya eksploitasi per trip Menghitung biaya eksploitasi kapal per trip

Rencana operasi penangkapan ikan ditunjukkan pada peta Operasi penangkapan ikan dipraktekkan sesuai prosedur Rencana docking tahunan dibuat sesuai prosedur Pemeliharaan kapal berkala diterapkan sesuai prosedur

Tes Tetulis Tes Lisan Observasi

2 (4)

2 (8)

Modul UU Perikanan Buku Manajemen Usaha Penangkapan Ikan UU Perkapalan Peta Fishing Ground

Biaya eksploitasi per trip dihitung

Tes Tetulis Tes Lisan Observasi

2 (4)

2 (8)

Modul UU Perikanan Buku Manajemen Usaha Penangkapan Ikan

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 83 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
6. Menentukan daerah penangkapan

MATERI PEMBELAJARAN
Penentuan daerah penangkapan Perhitungan jarak tempuh dan jalur pelayaran

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Daerah penangkapan ikan ditentukan dengan benar Jalur dan jarak tempuh dihitung sesuai prinsip berlayar yang efektif dan efisien

PENILAIAN
Tes Tetulis Tes Lisan Observasi

ALOKASI WAKTU TM
4

PS
2 (4)

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul UU Perikanan Buku Manajemen Usaha Penangkapan Ikan Peta Fishing Ground Modul UU Perikanan Buku Manajemen Usaha Penangkapan Ikan Peta Fishing Ground Log Book

Mengidentifikasi daerah penangkapan ikan sesuai musim penangkapan ikan Memperhitungkan jarak tempuh dan jalur pelayaran

7. Melakukan monitoring daerah penangkapan

Monitoring daerah penangkapan Monitoring posisi penangkapan Pencatatan jenis ikan tangkapan

Menentukan daerah penagkapan ikan sesuai musim penangkapan ikan Mengakses semua informasi tentang daerah penangkapan untuk kepentingan operasi penangkapan ikan

Melakukan monitoring daerah penangkapan untuk kepentingan operasi penangkapan ikan

Monitoring daerah penangkapan ikan dilakukan dengan caracara sesuai prosedur Pencatatan jenis ikan tangkapan dilakukan

Tes Tetulis Tes Lisan Observasi

2 (4)

2 (8)

8. Membuat laporan daerah dan hasil tangkapan Pelaporan posisi kapal pada setiap wilayah penangkapan Pelaporan hasil tangkapan (jumlah dan jenis) Pemetaan daerah penangkapan, jenis dan jumlah ikan tangkapan

Melakukan monitoring posisi penangkapan Melakukan pencatatan jenis ikan tangkapan

Memahami pembuatan laporan hasil penangkapan dan daerah penangkapan Melakukan pelaporan posisi kapal pada setiap wilayah penangkapan Melakukan pelaporan hasil tangkapan (jumlah dan jenis) Melakukan pemetaan daerah penangkapan, jenis dan jumlah ikan tangkapan Membuat sistem pelaporan hasil penangkapan dan

Laporan posisi kapal pada wilayah penangkapan dibuat sesuai dengan ketentuan setiap perusahaan Laporan hasil tangkapan (jumlah dan jenis) dibuat Peta daerah penangkapan ikan berdasarkan jenis ikan dibuat

Tes Tetulis Tes Lisan Observasi

2 (4)

2 (8)

Modul UU Perikanan Buku Manajemen Usaha Penangkapan Ikan Peta fishing Ground Log Book

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 84 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
daerah penangkapan

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 85 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Hukum Maritim dan Peraturan Perikanan) XII / 06 Melaksanakan kegiatan di pelabuhan sesuai peraturan yang berlaku U 28 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi peraturan-peraturan di pelabuhan

MATERI PEMBELAJARAN
Peraturan kesyahbandaran Administrasi kepelabuhanan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Peraturan kesyahbandaran dijalankan dan diterapkan sesuai prosedur

PENILAIAN
Tes tertulis Tes Lisan Observasi

ALOKASI WAKTU TM
2

PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJAR
Modul UU perikanan UU perkapala n

Memahami peraturanperaturan pelabuhan Memahami Peraturan kesyahbandaran Memahami Administrasi kepelabuhanan Memahami prosedur yang berhubungan dengan pabean dan imigrasi Mengidentifikasi tentang prosedur pabean

Administrasi pelabuhan dijalankan dan diterapkan sesuai prosedur Tes tertulis Tes Lisan Observasi 2 2 (4)

2. Menjalankan prosedur yang berhubungan dengan pabean dan imigrasi

Prosedur pabean Prosedur imigrasi

Mengidentifikasi tentang prosedur imigrasi Melaksanakan prosedur yang berhubungan dengan pabean dan imigrasi 3. Mengidentifikasi aturanaturan khusus Mempelajari tentang aturan-aturan khusus

Prosedur pabean dijalankan dan diterapkan sesuai aturan yang berlaku Prosedur imigrasi dijalankan dan diterapkan sesuai aturan yang berlaku

Modul UU perikanan UU perkapala n

Memahami aturan-aturan khusus Mengidentifikasi aturanaturan khusus

Aturan-aturan khusus dijalankan dan diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Tes tertulis Tes Lisan Observasi

2 (4)

Modul UU perikanan UU perkapala n

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 86 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
4. Merencanakan persiapan keluar pelabuhan

MATERI PEMBELAJARAN
Dokumen kapal Administrasi pelabuhan Laporan persiapan keluar pelabuahan Penentuan alur pelayaran

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Dokumen-dokumen kapal diidentifikasi sesuai SOP yang berlaku Administrasi pelabuhan dipraktekkan dan diterapkan sesuai SOP yang berlaku Laporan persiapan keluar pelabuhan disiapkan sesuai prosedur yang berlaku Trek pelayaran dibuat dan ditentukan sesuai aturan menjangka peta Jam sandar ditentukan sesuai order dan SOP yang berlaku Tempat sandar ditentukan sesuai order ukuran kapal dan SOP Komunikasi dengan stasiun darat diterapkan sesuai dengan prosedur komunikasi Administrasi perkapalan disiapkan sesuai prosedur pelabuhan kapal

PENILAIAN
Tes tertulis Tes Lisan Observasi

ALOKASI WAKTU TM
2

PS
4 (8)

PI

SUMBER BELAJAR
Modul UU perikanan UU perkapala n Dokumen Kapal

Merencanakan keluar pelabuhan Memahami dokumen kapal Memahami administrasi pelabuhan Memahami laporan persiapan keluar pelabuahan Menentukan alur pelayaran

5. Merencanakan persiapan memasuki pelabuhan

Penentuan jam sandar Penentuan tempat sandar Komunikasi dengan stasion darat Persiapan administrasi pelaporan

Merencanakan masuk pelabuhan Memahami penentuan jam sandar Memahami penentuan tempat sandar Memahami komunikasi dengan stasion darat Memahami persiapan administrasi pelaporan

Tes tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

4 (8)

Kapal latih Peta pelabuhan Radio komunikas i Dokumen kapal

SILABUS
PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT SILABUS - PRODUKTIF Halaman 87 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU

: : : : : :

.......................................................... Kompetensi kejuruan (Navigasi dan Penentuan posisi kapal) X / 02 Menggunakan sistem elektronik untuk navigasi dan penangkapan ikan V 12 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan dasar-dasar elektronika alat navigasi elektronik

MATERI PEMBELAJARAN
Dasar-dasar elektronika alat navigasi elektronik

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Dasar-dasar elektronika alat navigasi elektronik karakteristiknya digunakan

PENILAIAN
Tes tertulis

ALOKASI WAKTU TM
4

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Modul Buku navigasi elektronik

Memahami dasar-dasar elektronika pada alat navigasi elektronik Menerapkankan dasardasar elektronika pada alat navigasi elektronik Memahami prinsip dasar pengopera-sian peralatan elektronik ntuk navigasi dan pe-nangkapan ikan Menerapkan prinsip dasar pengoperasian peralatan elektronik untuk navigasi dan penangkapan ikan

2. Menerapkan prinsip dasar pengoperasian peralatan elektronik untuk navigasi dan penangkapan ikan

Prinsip dasar pengoperasian peralatan elektronik untuk navigasi Prinsip dasar pengoperasian peralatan elektronik untuk penangkapan ikan

Prinsip dasar pengoperasian peralatan navigasi elektronika untuk navigasi dikuasai Prinsip dasar pengoperasian peralatan navigasi elektronik untuk keberhasilan penangkapan ikan digunakan Prinsip dasar pengoperasian peralatan navigasi elektronik untuk navigasi diterapkan dengan benar Prinsip dasar pengoperasian peralatan navigasi elektronik untuk operasi penangkapan diperagakan

Tes tertulis Tes lisan Observasi

4 (8)

Modul Buku navigasi elektronik Alat navigasi elektonik

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 88 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi kejuruan (Navigasi dan Penentuan posisi kapal) XII / 06 Menggunakan sistem elektronik untuk navigasi dan penangkapan ikan V 62 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Mengoperasikan Echo Sounder

MATERI PEMBELAJARAN
Prinsip echosounder Penempatan transducer Kertas echogram Pengoperasian echosounder

KEGIATAN PEMBELAJARA N

INDIKATOR
Persiapan pengoperasian seperti penempatan transducer, pemilihan dan penggunaan kertas echogram serta bagianbagian penting lainnya dilakukan dengan benar Pengoperasian elchrosounder dilakukan dengan benar sesuai manual operasi Interpretasi data dan informasi echo sounder dilakukan dengan cermat dan akurat

PENILAIAN
Tes Tertuli Tes Lisan Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
6

SUMBER BELAJAR
Modul Echosounder Manual Book Echosounde r

PS
10 (20)

PI
2 (8)

Memahami cara pengoperasian alat echosounder sesuai dengan manual dari pembuatnya Memahami prinsip kerja echosounder Memahami penempatan transducer Mengoperasikan alat echosounder

Upaya-upaya untuk menjaga akurasi echosounder dilakukan dengan tepat

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 89 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN
Prinsip sistem navigasi satelit Pengoperasian Navigasi satelit Penentuan posisi kapal

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU INDIKATOR PENILAIAN TM


Prinsip kerja pengoperasian dan penentuan posisi kapal dengan system navigasi satelit digunakan dengan benar Persiapan pengoperasian sistim navigasi satelit dilakukan dengan cermat Peralatan navigasi satelit dioperasikan dengan cermat sesuai manual operasi Data dan informasi sistim navigasi satelit diinterpretasi dan digunakan untuk menentukan posisi kapal dengan akurat dan cermat Upaya-upaya untuk menjaga akurasi sistem navigasi satelit dilakukan dengan tepat Tes Tertuli Tes Lisan Observasi Demontrasi 6

PS
5 (10)

PI
5 (20)

SUMBER BELAJAR
Modul GPS Manual Book GPS Peta Laut

2. Mengoperasikan peralatan Sistim Navigasi Satelit

Memahami cara pengoperasian alat Navigasi satelit sesuai dengan manual dari pembuatnya Memahami prinsip sistem navigasi satelit

Memahami penentuan posisi kapal dengan sisitim navigasi satelit mengoperasikan alat navigasi satelit

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 90 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
3. Mengoperasikan fish finder dan sonar untuk menemukan gerombolan ikan

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Prinsip kerja dan teknik pengoperasian sonar dan fish finder dikuasai dengan benar Persiapan pengoperasian Sonar dan fish finder dilakukan sesuai SOP Sonar dan fish finder dioperasikan dengan cermat sesuai manual operasi Data dan informasi Sonar dan fish finder diiterpretasi untuk mendeteksi keberadaan gerombolan ikan dengan cermat sesuai SOP

PENILAIAN
Tes Tertuli Tes Lisan Observasi Dem ontrasi 8

ALOKASI WAKTU TM PS
4 (8)

PI
4 (16)

SUMBER BELAJAR
Fish Finder dan sonar Manua l book fish finder dan sonar Modul

Mempelajari cara mengoperasikan :sonar, fish finder

Memahami cara pengoperasian fish finder dan sonar sesuai dengan manual dari pembuatnya Memahami prinsip kerja Sonar, Fish finder

Mengoperasikan alat fish finder dan sonar

Upaya-upaya untuk menjaga akurasi tampilan data dan informasi dilakukan dengan benar

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 91 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
4. Mengoperasikan Radio Direction Finder (RDF)

MATERI PEMBELAJARAN
Cara pengoperasian RDF Cara penggunaan dan Radio Buoy Penentuan posisi dengan RDF

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Prinsip kerja pengoperasian dan penentuan posisi kapal dengan RDF digunakan dengan benar Persiapan pengoperasian RDF dilakukan dengan cermat Peralatan RDF dioperasikan dengan cermat sesuai manual operasi Data dan informasi RDF diinterpretasi dan digunakan untuk menentukan posisi kapal dengan akurat dan cermat Upaya-upaya untuk menjaga akurasi data RDF dilakukan dengan tepat

PENILAIAN
Tes tertulis rvasi ontrasi Dem lisan Tes Obse 4

ALOKASI WAKTU TM PS
3 (6)

PI
3 (12)

SUMBER BELAJAR
RDF dan Radio Bouy Manual Book RDF dan Radio Bouy Modul

Memahami cara pengoperasian RDF dan mengidentifikasi Radio Buoy sesuai dengan MO Memahami prinsip kerja RDF dan Radio Buoy Menentukan posisi kapal dengan RDF Mengoperasikan RDF dan Radio Bouy dengan benar

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 92 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Bahan Alat Tangkap) X / 01 Melakukan perawatan alat tangkap ikan W 40 Jam x 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Merawat alat tangkap ikan dan peralatan dek

MATERI PEMBELAJARAN
Alat tangkap ikan dan perawatannya Benang sintetis dan alami Perbandingan benang sintetis dan alami serta tujuan penggunaannya Konstruksi benang, tali dan tali baja Pelampung, pemberat dan peralatan lain Bahan pengawet alat tangkap ikan Menjelaskan konstruksi alat tangkap ikan Mempelajari tentang pemilihan alat tangkap ikan dan bahan untuk konstruksi alat tangkap ikan Cara mereparasi alat tangkap ikan Membuat konstruksi dan aplikasi serta kegunaan setiap peralatan deck yang sesuai dengan alat tangkap yang ada

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR

PENILAIAN
Tes tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

ALOKASI WAKTU TM
6

PS
14 (28)

PI

SUMBER BELAJAR
Alat Tangkap Ikan Bahan Alat tangkap Bahan pengawet Alat menjurai

Memahami perawatan alat tangkap ikan sesuai prosedur Memahami benang sintetis dan alami Memahami perbandingan benang sintetis dan alami serta tujuan penggunaannya Memahami konstruksi benang, tali dan tali baja Memahami pelampung, pemberat dan peralatan lain

Perawatan alat tangkap ikan dilakukan secara teratur sesuai sifat bahannya.

Perbaikan alat tangkap ikan dilakukan sesuai prosedur untuk setiap jenis alat tangkap ikan Peralatan deck/ pendukung alat tangkap dirawat secara berkala.

Memahami bahan pengawet alat tangkap ikan Menjelaskan konstruksi alat tangkap ikan

Memahami tentang pemilihan alat tangkap ikan dan bahan untuk konstruksi alat tangkap

Alat tangkap ikan diidentifikasi dan dirawat dengan benar disesuaikan spesifikasi bahan alat dan bahan pengawet Jenis-jenis alat tangkap ikan, jenis-jenis benang dan tali, konstruksi benang dan tali, jenisjenis pelampung dan pemberat serta peralatan lainnya diidentifikasi

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 93 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
ikan

INDIKATOR
dengan benar Perawatan alat tangkap, berbagai jenis benang dan tali, pelampung dan pemberat didentifikasi dan dipelajari.

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Melakukan perbaikan alat tangkap ikan Memahami konstruksi dan aplikasi serta kegunaan setiap peralatan deck yang sesuai dengan alat tangkap yang ada Melakukan perawatan alat tangkap ikan dan peralatan dek

2. Merawat alat bantu penangkapan ikan Mempelajari tentang peralatan penting untuk operasi penangkapan, fungsi dan perawatan rutin termasuk fishing lures, rumpon, lampu penangkapan, kapal lampu dan terumbu karang buatan

Memahami perawatan alat bantu penangkap ikan Mengidentifikasi tentang peralatan penting untuk operasi penangkapan, dan perawatan rutin termasuk fishing lures, rumpon, lampu penangkapan, kapal lampu dan terumbu karang buatan Melakukan perawatan alat bantu penangkap ikan

Peralatan bantu operasi penangkapan dirawat secara teratur Perawatan pendukung penangkapan seperti fishing lures, rumpon, lampu penangkapan, kapal lampu dan terumbu karang buatan dilakukan secara rutin.

Tes tertulis Tes Lisan Observasi Demontrasi

16 (32)

Peralatan alat bantu penangkapan ikan Modul

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 94 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Kompetensi Kejuruan (Basic Safety Training) X / 02 Melakukan pencegahan polusi lingkungan laut X 12 Jam @ 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Melakukan pencegahan pencemaran lingkungan laut

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR
Pencegahan pencemaran lingkungan laut, bahan penyebab pencemaran dan pengaruhnya serta hukum dan perundangundangan tentang polusi laut dipelajari Jenis dan pengaruh bahan pencemar sesuai ketentuan Marpol 73/74 serta cara pencegahannya diidentifikasi dengan teliti. Ketentuan hukum dan perundang-undanmgan mengenai polusi diimplementasikan sesuai ketentuan perundangan atau konvensi

PENILAIAN
Tes tulis

ALOKASI WAKTU TM

PS

PI
2 (8)

SUMBER BELAJAR
Modul BST Marpol 73/78 Hukum dan perundangundangan Polusi

Pencegahaan pencemaran lingkungan laut dan perairan Identifikasi bahan-bahan penyebab pencemaran dari kapal sesuai Marpol 73/78 Pengaruh bahaya dari tiap-tiap bahan penyebab polusi Hukum dan perundangundangan tentang polusi

Memahami pencegahan pencemaran lingkungan laut sesuai prosedur Memahami bahan-bahan penyebab pencemaran dari kapal sesuai Marpol 73/78 Memahami Pengaruh bahaya dari tiap-tiap bahan penyebab polusi

Memahami hukum dan perundang-undangan tentang polusi Melakukan pencegahan pencemaran lingkungan laut

2. Mengidentifikasi sumbersumber pencemaran lingkungan laut

Penyebab pencemaran laut Klasifikasi tumpahan minyak dari kapal Sebab terjadinya tumpahan minyak dari kapal Tingkat pencemaran

Memahami penanggulangan sumber penyebab pencemaran lingkungan laut Memahami penyebab pencemaran laut Memahami klasifikasi tumpahan minyak dari

Penyebab pencemaran laut, klasifikasi tumpahan minyak dan penyebab tumpahan minyak serta tingkat pencemaran diidentifikasi dengan cermat dan teliti

Tes tulis

2 (8)

Modul BST Marpol 73/78 Hukum dan perundangundangan Polusi

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 95 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
kapal

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR


3. Menanggulangi pencemaran lingkungan laut dan perairan

Memahami penyebab terjadinya tumpahan minyak dari kapal Memahami tingkat pencemaran Mengidentifikasi sumber penyebab pencemaran Memahami pola-pola penanggulangan pencemaran lingkungan laut dan perairan Memahami tindakan pencegahan terhadap pencemaran laut Memahami cara pengisian oil record book Memahami penggunaan pelampung pencegahan tumpahan minyak Tindakan pencegahan terhadap pencemaran laut diidentifikasi dan dipersiapkan sesuai dengan SOP Oil record book diisi dengan teliti Tes tulis 2 (8) Modul BST Marpol 73/78 Hukum dan perundangundangan Polusi

Tindakan pencegahan terhadap pencemaran laut

Pengisian oil record book Menggunakan pelampung pencegahan tumpahan minyak Tindakan pada saat pelaksanaan dan setelah bunker

Memahami tindakan pada saat pelaksanaan dan setelah bunker Menerapkan pola-pola penanggulangan pencemaran lingkungan laut dan perairan 4. Mengenal peralatan pencegah pencemaran laut Prinsip kerja pemisahan minyak dengan air Prinsip kerja secara graviti Prinsip kerja oily water separator Prinsip kerja incenerator

Pelampung pencegah menyebarnya tumpahan minyak digunakan dengan tepat Tindakan-tindakan pencegahan dan penanggunagan pencemaran setelah kegiatan bunker dilakukan sesuai prosedur

Memahami bagianbagian peralatan pencegahan pencemaran laut melalui manual Memahami prinsip kerja pemisahan minyak dengan air Memahami prinsip kerja

Peralatan pencegahan pencemaran laut dikenali Prinsip kerja pemisahan minyak dengan air, prinsip kerja secara graviti, prinsip kerja oily water separator dan prinsip kerja incenerator di pelajari dengan cermat

Tes tulis

2 (8)

Modul BST Marpol 73/78 Hukum dan perundangundangan Polusi

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 96 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
secara graviti

INDIKATOR
Bagian-bagian peralatan pencegahan pencemaran laut dikenali dengan cermat sesuai manual Bagian-bagian peralatan pencegahan pencemaran lingkungan laut dikenali dan dikuasai

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Memahami prinsip kerja oily water separator Memahami prinsip kerja incenerator

5. Mengoperasikan dan perawatan peralatan pencegah pencemaran laut

Prosedur pengoperasian peralatan pencegah pencemaran laut Prosedur perawatan peralatan pencegah pencemaran laut

Memahami perawatan peralatan pencegahan pencemaran lingkungan laut sesuai manual Memahami prosedur pengoperasian peralatan pencegah pencemaran laut

Memahami prosedur perawatan peralatan pencegah pencemaran laut Mengoperasikan peralatan pencegahan pencemaran laut 6. Mencegah dan menanggulangi pencemaran laut Prosedur pencegahan dan penanggulangan polusi laut

Peralatan pencegahan pencemaran laut dioperasikan sesuai manual dan SOP Peralatan pencegahan pencemaran lingkungan laut dirawat dengan cermat sesuai manual/ SOP Peralatan pencegahan pencemaran laut dioperasikan sesuai SOP

Tes tulis

2 (8)

Modul BST Marpol 73/78 Hukum dan perundangundangan Polusi

Peralatan oil boom, alat pengumpul pencemaran, chemical dispersant, sinking agent dan sorbent Cara pembersihan tumpahan minyak di kapal

Memahami prosedur pencegahan dan penanggulangan pencemaran laut Memahami peralatan oil boom, alat pengumpul pencemaran, chemical dispersant, sinking agent dan sorbent Memahami cara pembersihan tumpahan minyak di kapal

Prosedur pencegahan dan penanggulangan pencemaran laut dilikuti sesuai SOP Berbagai peralatan dan bahan pencemaran laut seperti oil boom, alat pengumpul pencemaran, chemical dispersant, sinking agent dan sorbent diidentifikasi dan digunakan dengan tepat.

Tes tulis

2 (8)

Modul BST Marpol 73/78 Hukum dan perundangundangan Polusi

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 97 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Melakukan pencegahan pencemaran dan penanggulangan pencemaran laut

INDIKATOR

PENILAIAN

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Pembersihan tumpahan minyak di kapal dilakukan dengan cermat dan akurat serta sesuai dengan ketentuan pencegahan pencemaran (Marpol 73/74)

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 98 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Muatan Lokal Bahasa Jepang 92 Jam @ 45 menit MATERI PEMBELAJARAN
Ungkapan dasar seharihari Budaya jepang seharihari

KOMPETENSI DASAR
1 Memahami ungkapanungkapan dasar pada interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Memahami ungkapan dasar sehari-hari Memahami budaya Jepang sehari-hari Mengucap ulang ungkapan dasar seharihari Mencatat ungkapan dasar sehari-hari Memahami kata-kata benda-benda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun Mengucap ulang katakata benda-benda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun Mencatat kata-kata benda-benda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun Memahami huruf Hiragana, Katakana, dan Kanji Menuliskan huruf Hiragana, Katakana, dan Kanji dengan benar Membaca huruf Hiragana, katakana, kanji

INDIKATOR
Ungkapan dasar sehari-hari diucap ulang dengan benar Susunan huruf ungkapan dasar ditulis dengan benar

PENILAIAN
Tes Lisan Tes tulis

ALOKASI WAKTU TM
8

PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJAR
Modul Shin NiHon go Benda sekitar

2 Menyebutkan bendabenda, orang, ciri-ciri, waktu, hari, bulan, dan tahun

Kosa kata dasar bendabenda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun

Kosa kata dasar benda-benda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun Susunan huruf kata dasar benda-benda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun

Tes Lisan Tes tulis

10 (20)

Modul Shin NiHon go Benda sekitar

3
Mengenal huruf-huruf Hiragana, katakana, dan kanji

Huruf Hiragana, Katakana, dan Kanji

Huruf Hiragana, Katakana, dan Kanji ditulis dengan benar

tulis

Tes

10 (20)

Modul Shin NiHon go Benda sekitar

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 99 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
4 Membaca kata-kata sederhana dalam huruf Hiragana, katakana, dan kanji

MATERI PEMBELAJARAN
Kata-kata sehari-hari Kata-kata sederhana dalam huruf Hiragana, Katakana, dan Kanji

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Memahami kata-kata sederhana dalam huruf Hiragana, katakana, dan Kanji Membaca kata-kata sederhana dalam huruf Hiragana, katakana, dan Kanji Mengucap ulang katakata sederhana dalam huruf Hiragana, katakana, dan Kanji Mencatat kata-kata sederhana dalam huruf Hiragana, katakana, dan Kanji Membaca artikel sederhana dengan benar Menjelaskan arti artikel sederhana dengan benar Menyimpulkan isi artikel sederhana. Menulis huruf dan kata dengan menggunakan huruf Hiragana, Katakana, dan Kanji Menulis kalimat dengan menggunakan huruf Hiragana, Katakana, dan Kanji Menulis surat kegiatan sehari-hari o o

INDIKATOR
Katakata dalam huruf Hiragana, katakana, dan Kanji dibaca dengan benar o Katakata dalam huruf Hiragana, katakana, dan Kanji ditulis dengan benar

PENILAIAN
Tes Lisan Tes tulis

ALOKASI WAKTU TM
8

PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJAR
Modul Shin NiHon go Benda sekitar

5 Memahami artikel sederhana

Artikel sederhana dalam huruf Hiragana, Katakana, dan Kanji

Artikel sederhana diartikan dengan benar

Tes Lisan Tes tulis

4 (8)

Modul Shin NiHon go Benda sekitar

6 Menulis huruf hiragana, katakana, dan kanji 7 Mampu menulis kalimatkalimat dalam huruf hiragana, katakana, dan kanji

Huruf Hiragana, Katakana, dan kanji Kata Hiragana, Katakana, dan kanji o Kalimat Hiragana, Katakana, dan kanji

o Penulisan huruf, kata, kalimat sesuai dengan kaidah tulisan o Penulisan kalimat sesuai dengan kaidah tulisan

Tes Lisan Tes tulis

5 (10)

Modul Shin NiHon go

Tes Lisan Tes tulis

5 (10)

Modul Shin NiHon go

8
Menulis surat

o Cara menulis surat o Kosa kata sehari-hari

Surat ditulis dengan benar dan dimengerti oleh yang membacanya

Tes tulis Tes lisan

5 (10)

Modul Shin NiHon go

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 100 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

SILABUS
NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI ALOKASI WAKTU : : : : : : .......................................................... Muatan Lokal Bahasa Sunda 100 Jam @ 45 menit

KOMPETENSI DASAR
1. Memahami ungkapanungkapan dasar pada interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan

MATERI PEMBELAJARAN
Ungkapan dasar seharihari Budaya Sunda sehari-hari

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Memahami ungkapan dasar sehari-hari Memahami budaya Sunda sehari-hari Mengucap ulang ungkapan dasar seharihari Mencatat ungkapan dasar sehari-hari Memahami kata-kata benda-benda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun Mengucap ulang katakata benda-benda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun Mencatat kata-kata benda-benda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun Memahami huruf Sunda Menuliskan huruf Sunda dengan benar Membaca huruf Sunda

INDIKATOR
Ungkapan dasar sehari-hari diucap ulang dengan benar Susunan huruf ungkapan dasar ditulis dengan benar

PENILAIAN
Tes Lisan Tes tulis

ALOKASI WAKTU TM
8

PS
4 (8)

PI

SUMBER BELAJAR
Modul Shin NiHon go Benda sekitar

2
Menyebutkan bendabenda, orang, ciri-ciri, waktu, hari, bulan, dan tahun

Kosa kata dasar bendabenda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun

Kosa kata dasar benda-benda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun Susunan huruf kata dasar benda-benda, orang, waktu, hari, bulan, dan tahun

Tes Lisan Tes tulis

10 (20)

Modul Shin NiHon go Benda sekitar

Mengenal huruf-huruf Sunda

Huruf Sunda

Huruf Sunda ditulis dengan benar

Tes tulis

10 (20)

Modul Shin NiHon go Benda sekitar

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 101 dari 102

KURIKULUM SMK 1 KOTA yyy

KOMPETENSI DASAR
4 Membaca kata-kata sederhana dalam Sunda

MATERI PEMBELAJARAN
Kata-kata sehari-hari Kata-kata sederhana dalam huruf Sunda

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Memahami kata-kata sederhana dalam huruf Sunda Membaca kata-kata sederhana dalam huruf Sunda Mengucap ulang katakata sederhana dalam Sunda Mencatat kata-kata sederhana dalam huruf Sunda Membaca artikel sederhana dengan benar Menjelaskan arti artikel sederhana dengan benar Menyimpulkan isi artikel sederhana. Menulis huruf dan kata dengan menggunakan huruf Sunda Menulis kalimat dengan menggunakan huruf Sunda o

INDIKATOR
Katakata dalam huruf Sunda dibaca dengan benar o Katakata dalam huruf Sunda ditulis dengan benar

PENILAIAN
Tes Lisan Tes tulis

ALOKASI WAKTU TM
8

PS
4 (8)

PI

SUMBER BELAJAR
Modul Shin NiHon go Benda sekitar

5 Memahami artikel sederhana

Artikel sederhana dalam huruf Sunda

Artikel sederhana diartikan dengan benar

Tes Lisan Tes tulis

4 (8)

Modul Shin NiHon go Benda sekitar

6
Menulis huruf Sunda

Huruf Sunda Kata Sunda

o Penulisan huruf, kata, kalimat sesuai dengan kaidah tulisan o Penulisan kalimat sesuai dengan kaidah tulisan Surat ditulis dengan benar dan dimengerti oleh yang membacanya

Tes Lisan Tes tulis

5 (10)

Modul Shin NiHon go

o Kalimat Sunda

Mampu menulis kalimatkalimat dalam huruf Sunda

Tes Lisan Tes tulis

5 (10)

Modul Shin NiHon go

8
Menulis surat

o Cara menulis surat o Kosa kata sehari-hari

Menulis surat kegiatan sehari-hari

Tes tulis Tes lisan

5 (10)

Modul Shin NiHon go

PROGRAM KEAHLIAN : NAUTIKA PERIKANAN LAUT

SILABUS - PRODUKTIF Halaman 102 dari 102