Anda di halaman 1dari 3

Good Corporate Governance

Pengertian dan Prinsip-prinsip GCG PENGERTIAN GCG 1. Sumber Pertama: http://www.berkahmadani.co.id/index.php? option=com_content&view=article&id=11%3Agcg&catid=28%3Aarticlesmicrofinance&Itemid=29&lang=en Definisi Corporate governance (CG) dari Cadbury Committe of the United Kingdom (1999) yakni: seperangkat peraturan yang mengatur hubungan antara pemegang saham, pengurus (pengelola) perusahaan, pihak kreditur, pemerintah, karyawan serta para pemegang kepentingan intern dan ekstern lainnya yang berkaitan dengan hak-hak dan kewajiban mereka, atau dengan kata lain suatu sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan" Definisi diatas menjelaskan bahwa CG adalah sistem yang bisa digunakan untuk mengatur dan mengendalikan perusahaan. CG timbul dari kebutuhan usaha akan tatakelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), yang menegakkan prinsip-prinsip transparan, dapat dipercaya, bertanggung jawab dan berkeadilan 2.Sumber Kedua http://www.pertamina.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3111&Itemid=507 Etika bisnis sendiri merupakan bagian in-tegral dari nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG). Nilai-nilai GCG itu hanya lima kaidah: (1) Transparansi (Transparency); (2) Akuntabilitas (Accountability); (3) Responsibilitas (Responsibility); (4) Independensi (Independency); (5) Kesetaraan dan kewajaran (Fairness). 3.Sumber Ketiga http://ekisonline.com/index.php?option=com_content&task=view&id=285&Itemid=27 Corporate governance merupakan suatu konsepsi yang secara riil

dijabarkan dalam bentuk ketentuan/peraturan yang dibuat oleh lembaga otoritas, norma-norma dan etika yang dikembangkan oleh asosiasi industri dan diadobsi oleh pelaku industri, serta lembaga-lembaga yang terkait dengan tugas dan peran yang jelas untuk mendorong disiplin, mengatasi dampak moral hazard, dan melaksanakan fungsi check and balance. Sejumlah perangkat dasar yang diperlukan untuk pembentukan GCG pada bank syariah antara lain: sistem pengendalian intern, manajemen risiko,

ketentuan yang mengarah pada peningkatan keterbukaan informasi, sistem akuntansi, mekanisme jaminan kepatuhan syariah, dan audit ekstern. 4.Sumber Keempat http://www.bpkp.go.id/?idunit=21&idpage=326 PENGERTIAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE Secara umum istilah good corporate governance merupakan sistem pengendalian dan pengaturan perusahaan yang dapat dilihat dari mekanisme hubungan antara berbagai pihak yang mengurus perusahaan (hard definition), maupun ditinjau dari "nilai-nilai" yang terkandung dari mekanisme pengelolaan itu sendiri (soft definition). Tim GCG BPKP mendefinisikan GCG dari segi soft definition yang mudah dicerna, sekalipun orang awam, yaitu: "KOMITMEN, ATURAN MAIN, SERTA PRAKTIK PENYELENGGARAAN BISNIS SECARA SEHAT DAN BERETIKA" Prinsip GCG: 1.Sumber Pertama http://www.berkahmadani.co.id/index.php? option=com_content&view=article&id=11%3Agcg&catid=28%3Aarticlesmicrofinance&Itemid=29&lang=en CG timbul dari kebutuhan usaha akan tatakelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), yang menegakkan prinsip-prinsip transparan, dapat dipercaya, bertanggung jawab dan berkeadilan. 2.Sumber Kedua http://ekisonline.com/index.php?option=com_content&task=view&id=285&Itemid=27 Di situ disebutkan bahwa good corporate governance adalah tatakelola bank yang menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan (transparancy), (responsibility), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban

independensi (independency), dan kewajaran (fairness).Dalam bagian penjelasan umum PBI No. 8/4/PBI/2006 dikemukakan mengenai arti dari setiap prinsip GCG tersebut, yaitu sebagai berikut: Pertama transparansi (transparancy) diartikan sebagai keterbukaan dalam mengemukakan informasi yang material dan relevan serta keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan. Kedua, akuntabilitas (accountability) yaitu kejelasan fungsi dan pertanggungjawaban bank sehingga pengelolaannya berjalan efektif. Ketiga, pertanggungjawaban (responsibility) yaitu kesesuian pengelolaan bank dengan peraturan

perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip pengelolaan bank yang sehat. Keempat, independensi (independency) yaitu pengelolaan bank secara profesional tanpa pengaruh/tekanan dari pihak manapun. Kelima, kewajaran (fairness) yaitu keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi hak-hak stake holder yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.GCG pada lembaga keuangan, khususnya bank memiliki keunikan bila dibandingkan governance pada lembaga keuangan non-bank. Hal ini lebih disebabkan oleh kehadiran deposan sebagai suatu kelompok stakeholders yang kepentingannya harus diakomodir dan dijaga. Sementara itu khusus dalam perbankan syariah dikenal adanya prinsip-prinsip syariah yang mendukung bagi terlaksananya prinsip GCG dimaksud, yakni keharusan bagi subjek hukum termasuk bank untuk menerapkan prinsip kejujuran (shiddiq), edukasi kepada masyarakat (tabligh), kepercayaan (amanah), dan pengelolaan secara profesional (fathanah). 3.Sumber Ketiga http://cahyana-ahmadjayadi.web.id/wp-content/uploads/2008/11/makalahdi_pln_130303.doc Adapun prinsip-prinsip yang terkandung dalam upaya mewujudkan good governance adalah :

Kepastian hukum Partisipasi Transparansi Daya Tanggap Persamaan Hak Visi strategis Efektif dan Efisien Akuntabilitas Profesionalitas Pengendalian