Anda di halaman 1dari 1

.:: Situs Resmi Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat ::.

Analisis SWOT

IDENTIFIKASI FAKTOR KEKUATAN, KELEMAHAN/KENDALA, PELUANG, TANTANGAN/ANCAMAN,


DAN STRATEGI

Terselenggaranya secara efektif dan efisien dalam mengkoordinasikan percepatan


terwujudnya kesejahteraan rakyat dan penanggulangan kemiskinan dengan prinsip
demokrasi, pemerataan, dan keadilan, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan
Rakyat dalam melaksanakan tugasnya tidak terlepas dari berbagai permasalahan
yang ada. Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dalam melaksanakan
tugas dan fungsi tersebut pada prakteknya mengkoordinasikan kegiatan secara
vertikal dan horizontal.

Secara horizontal Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat berkoordinasi


dengan kementerian koordinator lainnya, dan secara vertikal Kementerian Koordinator
Bidang Kesejahteraan Rakyat sesuai tugas dan fungsinya mengkoordinasikan departemen/kementerian/
instansi terkait lainnya yang menjadi tanggungjawabnya.

Dalam mengkoordinasikan baik secara horizontal maupun vertikal, terdapat hal-hal


yang terkadang terjadi tumpang tindih, ketidakjelasan, ada kesan bahwa koordinator
ingin mencampuri urusan rumah tangganya, dan bahkan saling berebut pekerjaan.
Batasan-batasan pekerjaan koordinasi antar instansi sampai saat ini belum ada
kesamaan persepsi sehingga jika berlangsung terus menerus akan menimbulkan tidak
sinergis dan pemborosan. Kegiatan koordinasi yang dilakukan departemen/kementerian/instansi
lain seperti dalam hal layanan kesehatan, layanan pendidikan, pemberdayaan perempuan,
pengembangan daerah tertinggal, layanan kesejahteraan sosial, perumahan, penanggulangan
bencana dan penanganan pengungsi.

Hal lain yang perlu diperjelas sehingga tidak menimbulkan permasalahan adalah
keberadaan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan departemen/kementerian/instansi
lain yang dikoordinasikan diatur dengan suatu Peraturan Presiden, namun ada
beberapa departemen/kementerian/instansi lain yang dikoordinasikan Kementerian
Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dalam melaksanakan tugas dan fungsi,
substansinya diatur oleh suatu undang-undang seperti Undang-undang Nomor 23
Tahun 1992 Tentang Kesehatan, Undang-undang 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan
Lingkungan Hidup, Undang-undang 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Selain itu sebagaimana telah diutarakan sebelumnya bahwa dalam mewujudkan kesejahteraan
rakyat dan penanggulangan kemiskinan, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan
Rakyat secara tidak langsung melakukan kegiatan koordinasi secara vertikal dengan
berbagai Pemerintah Daerah. Sebagaimana diketahui Undang-undang Nomor 32 Tahun
2004 Tentang Pemerintah Daerah mengatur bahwa Pemerintah Daerah mempunyai kewenangan
untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi
dan tugas pembantuan. Pemberian otonomi kepada daerah diarahkan untuk mempercepat
terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan
dan peranserta masyarakat. Sekaitan dengan hal tersebut bagaimana dengan tugas
dan fungsi Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dalam melaksanakan
tugas dan fungsi tentang kesejahteraan rakyat ?

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah dalam koordinasi perencanaan dan
penyusunan kebijakan kesejahteraan rakyat dan penanggulangan kemiskinan, dimana
masih belum adanya ketegasan antara tugas dan fungsi yang dilakukan Kementerian
Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dengan unit kerja perencanaan pembangunan
nasional.

http://www.menkokesra.go.id Powered by Joomla! - @copyright Copyright (C) 2005 Open Source Matters.Generated:
All rights reserved
15 December, 2008, 15:19