Anda di halaman 1dari 15

PRAKTEK KERJA LAPANGAN DI RSUD KOTA SEMARANG

PEMBAHASAN SHORT WAVE DIATHERMY (SWD) TYPE LDT.CD31


NAMA : EDGAR FATIMA DE ASSIS NIM : 09.4.012

PENDAHULUAN
Kemajuan alat kesehatan menjadi salah satu tantangan bagi para teknisi elektromedik untuk dapat lebih meningkatkan pengetahuanya dalam merencanakan, memasang, memelihara serta memperbaiki peralatan kesehatan yang ada dirumah sakit agar dapat berdaya guna secara optimal dalam menyelenggarakan peningkatan pelayanan kesehatan

TUJUAN
Pelaksanaan praktek kerja lapangan di rumah sakit mempunyai maksud dan tujuan antara lain : Tujuan Umum : Mahasiswa dapat menguasai dan menerapkan teknik perencanaan, pemasangan, pengujian, pemeliharaan dan perbaikan alat-alat kesehatan. Serta memahami sistem manajemen pemeliharaan peralatan kesehatan.

Tujuan Khusus Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi pada dunia kerja bidang elektromedik. Menyiapkan lulusan Teknik Elektromedik sebagai sumber daya manusia yang berkualitas dalam profesinya sebagai calon teknisi elektromedik. Mengenal dan memahami sistem kerja dari peralatan-peralatan yang berada di RSUD Kota Semarang, khususnya peralatan medis.

VISI,MISI DAN MOTO RSUD KOTA SEMARANG


1. Visi dari RSUD Kota Semarang adalah Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang menjadi rumah sakit kepercayaan publik. 2. Misi dari RSUD Kota Semarang adalah:
Meningkatakan pelayanan kesehatan yang profesional dan terjangkau. Meningkatkan pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia. Meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pelayanan unggulan.

3. Moto dari RSUD Kota Semarang adalah melayani dengan iklas.

PEMBAHASAN SWD TYPE LDT.CD31


1. Pengertian Short Wave Diathermy adalah suatu alat terapi yang menggunakan energi elektromagnetik yang dihasilkan oleh arus bolak balik frekuensi tinggi. Frekuensi yang diperbolehkan pada pemakaian SWD adalah 13.66MHz, 27.12MHz, dan 40.68MHz. Yang paling sering digunakan adalah frekuensi 27.12MHz

SPESIFIKASI ALAT
Nama Alat Merk Type Ruangan Kelistrikan Daya Berat : Short Wave Diathermy (SWD) : Ultra Short Wave Diathremy Apparatus : LDT.CD31 : Poli Therapy : Tegangan 220VAC, Frekuenzi 40.68MHz : 700Watt : 85Kg

KONTROL PANEL
1. Indikator output
2. Lampu indikator warna kuning

3. Lampu indikator warna


hijau 4. Selektor daya tembus ke

jaringan
5. Selektor dosis 6. Selektor waktu

CARA PENGOPERASIAN ALAT


1. Lakukan pemasangan aksesoris alat . 2. Lakukan pemasangan elektroda (condensator) ke tubuh pasien yang akan diterapi. 3. Hubungkan kabel power ke jala-jala PLN. 4. Nyalakan alat dengan power swich pada posisi ON 5. Lakukan pemanasan alat kurang lebih 5 menit 6. Lakukan pensettingan intensitas dosis pada selektor dosis sesuai dengan kebutuhan pasien. 7. Aturlah waktu terapi sesuai dengan kebutuhan pasien. 8. Lakukan proses terapi. 9. Setelah proses terapi selesai, matikanlah alat dengan menekan power switch pada posisi OFF.

BLOK DIAGRAM

WIRING DIAGRAM

PEMELIHARAAN SHORT WAVE DIATHERMY


Pelaksanaan pemeliharaan short wave diathermy apparatus adalah sebagai berikut : 1. Lakukan pembersihan seluruh bagian alat. 2. Lakukan pelumasan pada bagian- bagian yang bergerak. 3. Lakukan pengecekan atau tightening. 4. Lakukan pengecekan fungsi dan kondisi bagian alat. 5. Lakukan penggantian bahan pemeliharaan alat. 6. Lakukan pemeriksaan kinerja dan aspek keselamatan kerja. 7. Lakukan penyetelan atau adjustment

KESIMPULAN
Pemberian Terapi Short Wave Diathermy pada pasien harus dilakukan dengan baik supaya hasilnya maksimal. Dengan adanya Praktek Kerja Lapangan dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dari perkuliahan secara langsung pada pekerjaan lapangan. Pemeliharaan secara berkala merupakan salah satu cara untuk memperpanjang umur alat dan agar alat dapat dipakai setiap saat. Didalam perbaikan diperlukan ketelitian sehingga hasil yang diperoleh maksimal dan aman digunakan oleh pasien.

SARAN
1. Penggunaan Short Wave Diathermy harus sesuai dengan prosedur pemeriksaan agar hasilnya maksimal dan tidak merusak jaringan pada bagian tubuh yang akan di terapi 2. Pada bagian tubuh pasien yang akan di terapi harus diolesi gell. 3. Short Wave Diathermy harus dilengkapi dengan berbagai macam jenis probe electrode dalam 1 mesin Short Wave Diathermy(sirkuit mesin) agar bisa disesuaikan dengan bagian tubuh yang akan di terapi 4. Sebagai teknisi harus diberikan keleluasaan dan kebebasan dalam pengerjaan alat dan pengambilan keputusan tentang alat, selama itu tidak melanggar atau menyimpang dari etika profesi sebagai seorang teknisi

TERIMA KASIH