P. 1
BAGIAN D dan E

BAGIAN D dan E

|Views: 20|Likes:
Dipublikasikan oleh Aryo Adiwoso

More info:

Published by: Aryo Adiwoso on Apr 16, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2012

pdf

text

original

BAGIAN D Ketika anda akan menentukan sample untuk pengujian transaksi penjualan, bagaimana anda menentukan populasi transaksi

penjualan.Seperti telah diterangkan diatas PT RMS melakukan penjualan tunai, penjualan kredit dan penjualan berbasis konsinyasi Untuk menentukan populasi transaksi penjualan yang terdapat 3 macam ( Penjualan Berbasis Tunai, Penjualan Kredit dan Penjualan Konsinyasi )Maka Populasinya akan dibagi menjadi 3 Penjualan Berbasis Tunai  Penjualan Kamar Penginapan  Penjualan Makanan Restaurant  Penjualan Factory Outlet Penjualan Kredit  Penjualan eceran untuk pelanggan tertentu ( Anggota Keluarga dan Kerabat RMS ) yang dibayar dalam 30 hari dan  Penjualan Partai kepada took-toko di Medan, Cirebon, Makassar, Surabaya yang RMS sendiri baru menerima pembayarannya 20 hari Penjualan Konsinyasi  Penjualan yang diperoleh PT RMS dengan cara konsinyasi dari perusahaan-perusahaan garment Untuk menentukan Sample transaksi penjualan yang terdapa3 macam ( Penjualan Berbasis Tunai, Penjualan Kredit dan Penjualan Konsinyasi ) auditor melakukan jdgement terutama pada resiko nilai yang dapat dipertanggungjawabkan ( Reliazable Value ), Penjualan berbasis tunai resiko ketidak tertagihannya kecil selain itu jumlahnya transaksinya banyak dengan nilai yang kecil mungkin bias digunakan simple random sample. Penjualan berbasis kredit dapat menggunakan directed sample selection karena penjualan dalam partai besar dan hanya sebulan sekali. Penjualan berbasus konsinyasi harus mengambil sample lebih banyak karena pengendalian terhadap retur barang yang lemah, sehingga kemungkinan terdapat error nya besar. BAGIAN E Prosedur Audit 1) Hal paling pertama adalah melakukan Tanya jawab dengan klien.Apa saja bisnis si klien? Didapat kesimpulan bahwa bisnisnya terbagi dalam 3 golongan, yaitu atas Penginapan, Restaurant dan FO.Ditanya apakah hotelnya ramai? Pada hari apa saja? Hari kerja atau hari libur? Sehingga diharapkan auditor dapat menentukan rate hunian yaitu berapa persen

Untuk penjualan secara kredit ( Piutang ) apakah terdapat penyisihan piutang tak tertagih ( Bad Debt Expense ) dan apakah besaran yang ada wajar? Melakukan observasi ( pengamatan ) terhadap penginapan pada hari libur dan hari kerja. untuk pelanggan-pelanggan yang memiliki catatan yang kurang baik terhadap utang piutang seharusnya perusahaan memiliki. sample yang akan di konfirmasi juga berdasarkan judgement auditor atau tingkat materialitasnya atau biasanya kantor-kantor akuntan public memiliki kebijakan masing-masing terhadap jumlah sample yang akan diambil di nilai dari tingkatan materialitas akun yang bersangkutan. Cirebon.2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) kamarnya terjual dikali dengan harga per unit kamar sehingga dapat melakukan prosedur analitis terhadap penjualan kamar. . Melihat perusahaan memiliki limit kredit ke pelanggannya. Makassar dan Surabaya Melakukan konfirmasi piutang kepada toko2 pada point nomer 3.Jumlah invoice tergantung judgement auditor.Yaitu sebelum tanggal 31 December dan setelahnya. Melakukan subsequent test. Melakukan sampling test terhadap transaksi dalam point bagian D ke bukti-bukti pendukung ( Catatan ke bukti ) biasanya sih yang issuenya untuk akun –akun penjualan kredit dan onsinyasi uyaitu Saldo Piutang Melakukan review atas piutang –piutang yang nilainya besar misalnya piutang ke took di Medan. sehingga penjualan kredit hanya boleh di berikan ke pelanggan yang memang di bawah limit kredit.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->