BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pembangunan pada dasarnya merupakan upaya pendayagunaan sumberdaya alam untuk memenuhin dan meningkatkan kesejahteraan umat mannusia. Demikian halnya pembangunan pendidikan merupakan serangkaian kegiatan dalam memanfaatkan dan mengelola sumber daya, salah satu diantaranya adalah dalam bentuk pelayanan pendidikan. Pembangunan gedung Fisip bertujuan untuk meningkatkan derajat pendidikan masyarakat melalui upaya pendidikan. Namun sebagaimana kegiatan lainya, kegiatan proyek pembangunan gedung Fisip apabila tidak dikelola dengan baik dapat pula mengakibatkan kerusakan lingkungan. Jenis kegiatan yang diduga dapat menimbulkan dampak lingkungan adalah pembangunan secara fisik gedung dan penggunaan berbagai bahan praktik laboratorium dalam pendalaman pendidikan. Selain hal tersebut di atas, sebuah gedung Fisip merupakan tempat berkumpulnya berbagai jenis penyakit; secara epidemiologis hal ini dapat berfungsi sebagai sarana penularan penyakit yaitu melalui infeksi silang (nosocomial infection). Terdapatnya vector penular penyakit wilayah tersebut, merupakan perantara penyebaran penyakit menular kelingkungan gedung Fisip yang dalam skala lebih luas dapat menjadi wabah. Untuk itu, upaya mengurangi dampak negative dari pembangunan gedung Fisip senantiasa harus mengacu pada dasar pembangunan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan dan juga berwawasan kesehatan. Untuk itu harus dilakukan Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Rencana pembangunan gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri (FISIP-UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan telah memliki ijin prinsip dari Departemen Kesehatan RI melalui surat nomor 1004/Menkes/IX/2004 tertanggal 7 September 2004 (Lampiran 1). Karenanya disusun Kerangka Acuan-Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (KA-ANDAL) sebagai langkah dalam pelaksanaan studi AMDAL.

KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan Banten

KA-ANDAL ini merupakan pedoman dalam melaksanakan Studi Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL), penyusunan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL). Dokumen tersebut dibutuhkan agar dampak negative (mudhorot) gedung Fisip yang akan dibangun dapat dieliminasi dan dampak positifnya (manfaat) dapat dikembangkan dalam kerangka peningkatan kesejahteraan manusia. 1.1.1 Peraturan Perundangan yang Berlaku Pelaksanaan studi Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, dilakukan dengan mengacu pada berbagai peraturan perundangan yang berlaku antara lain sebagai berikut: a. Undang-undang RI 1. Undang-undang N0. 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular 2. Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnnya 3. Undang-undang No. 4 Tahun 1992 tentang Permukiman dan Perumahan 4. Undang-undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan 5. Undang-undang No. 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang 6. Undang-undang No. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran 7. Undang-undang No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup 8. Undang-undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah 9. Undang-undang No. 25 Tahun 1999, tentang Penimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah. 10. Undang-undang No. 23 Tahun 2000, tentang Pembentukan Propinsi Banten b. Peraturan Pemerintah
KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan Banten

1. Peraturan Pemeritah RI Nomor 17 Tahun 1986 tentang Peraturan Kewenangan Pengaturan, Pembinaan dan Pengembangan Industri 2. Peraturan Pemeritah RI Nomor 13 Tahun 1987 tentang Ijin Usaha Industri 3. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 1997 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional 4. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1999 tentang Kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi sebagai Daerah Otonom 5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara 7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air 8. Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/ Kota 9. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pedoman Pengelolaan Persampahan. 10. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2008 tentang Air Tanah 11. Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air c. Peraturan Menteri, Keputusan Menteri, Keputusan Bapedalda, dan Surat Edaran 1. Peraturan Menteri Kesehatan No. 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air

KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan Banten

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No: 08 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. KEP-48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan 6. 5P/0746/M. Keputusan Kepala Bapedal No. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 288/ Menkes/ Sk/ III/ 2003 tentang Pedoman Penyehatan Sarana dan Bangunan Umum 11. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. KEP-299/11/ Tahun 1996 tentang Pedoman Teknis Kajian Aspek Sosial dalam Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 5. Keputusan Menteri Kesehatan N0. 876/Menkes/SK/VII/2001 tentang Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan 9. KEP-124/12/1997 tentang Panduan Kajian Aspek Kesehatan Masyarakat dalam Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 8. Keputusan MPE No. Kota Tangerang Selatan Banten .2. 11 Tahun 2006 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan Yang Wajib dilengkapi Dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 13. 45 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan Laporan Pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) 12. Keputusan Kepala Bapedal Republik Indonesia No. Keputusan Kepala Bapedal No. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No: 112 Tahun 2003 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik 10.PE/1991 tentang Pemeriksaan Keselamatan Kerja untuk Instalasi Peralatan dan Teknis 3. KEP-49/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Getaran 7. Kep-056 Tahun 1994 Tanggal 18 Maret 1994 tentang Pedoman Mengenai Ukuran Dampak Penting 4. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.

Peraturan Daerah No. Peraturan Daerah. Perda Propinsi Banten No. Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 2 tahun 2001 Tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas Jalan di Wilayah Kabupaten Tangerang KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. tentang Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Kota Tangerang Selatan Banten . 205 Tahun 1996 tentang Metode Pemantauan Emisi Udara 16. 51 Tahun 2002 tentang Pengendalian Dampak Lingkungan e. Perda Propinsi Banten No.14. Keputusan Kepala Bapedal No. Peraturan Daerah dan Keputusan Gubernur Propinsi Banten 1. Keputusan Bupati dan Keputusan Tingkat Tangerang Selatan yang Terkait 1. 1 Tahun 1998 tentang Penyelenggaraan Pajak Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan 2. Peraturan Daerah No. 5. Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 10 Tahun 2001.13 tahun 2010 tentang Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup dan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup 15. 23 Tahun 2000 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tangerang 3. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2000 tentang Ketertiban. Kebersihan dan Keindahan 4. 08 Tahun 2000 tentang Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Dalam Proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup d. Keputusan Kepala Bapedal No. 25 Tahun 2001 tentang SOTK Bapedal Propinsi Banten 2.

Implementasi di wilayah kabupaten tangerang tertuang dalam Perda Propinsi Banten No. pengendalian dan pengawasan pengambilan air bawah tanah dan air permukaan 7.2 Kebijaksanaan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kebijaksanaan pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup selain tertuang dalam UU No. Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 6 Tahun 2002 tentang pembinaan.6. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 7 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2009 tentang Organisasi Perangkat Daerah KotaTangerang Selatan. 12. 1. Tentang Pengelolaan Limbah Domestik 9. Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 47 Tahun 2009 tentang Perijinan. juga dalam PP No. 51 Tahun 2002 tentang Pengendalian Dampak Lingkungan dan keputusan Bupati Tangerang No. 10.122 Tahun 2005. 11. Kota Tangerang Selatan Banten . Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 070/660.68 Tahun 2005 tentang Perubahan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 15 Tahun 2004. Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang No. Fungsi dan Tata Kerja Badan Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan. 27 Tahun 1999 tentang AMDAL sebagai landasan kebijakasanaan pembangunan nasional.1/2000 tentang Komisi AMDAL dan UKL & UPL Kabupaten Tangerang.1. Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 28 Tahun 2009 tentang Rincian Tugas. Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 46 Tahun 2009 tentang Pemberlakuan Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang dan Bupati Tangerang di Kota Tangerang Selatan. 8. tentang Izin Pembuangan Limbah Cair. 27 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

adalah perikemanusiaan. Apabila hal ini dilakukan dengan baik. Kebijakan AMDAL diarahkan untuk penyusunan rencana pengelolaan lingkungan yang akan terjadi akibat pembangunan suatu proyek atau kegiatan. bahkan harus dapat menguntungkan (memberikan dampak positif kepada) masyarakat. professional dan bermutu. pengutamaan dan manfaat.2. hak asasi manusia. Penyelenggaraan upaya pendidikan harus bersifat menyeluruh. adil dan merata. Kota Tangerang Selatan. Bentuk pokok pengelolaan adalah Upaya Pendidikan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan.Secara umum pengelolaan lingkungan di Indonesia lebih banyak ditujukan untuk pengelolaan lingkungan yang mengalami kerusakan karena sebab alamiah maupun karena tindakan manusia.1 Tujuan Studi Tujuan dilaksanakannya studi ANDAL pembangunan Gedung FISIP-UIN Syarif Hidayatullah adalah untuk: a. berjenjang. termasuk didalamnya proyek pembangunan gedung FISIP-UIN Syarif Hidayatullah. terpadu. Kota Tangerang Selatan Banten . Ciputat. pemberdayaan dan kemandirian masyarakat. menjanjikan. Gedung FISIP-UIN akan memberikan kontribusi langsung pada peningkatan derajat pendidikan masyarakat sekitar dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarkat dan bangsa Indonesia pada umumnya. 1.2 Tujuan dan Kegunaan Studi 1. Sebagaimana diketahui prinsip dasar yang digunakan sebagai landasan pembangunan pendidikan. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Karenanya gedung FISIP-UIN Syarif Hidayatullah harus dikelola sedemikian dan terus menerus dipantau sehingga tidak memberikan dampak negative kepada lingkungan. serta tata pemerintah yang baik (Good Governance). berkelanjutan. Mengidentifikasi rencana kegiatan pembangunan Gedung FISIP-UIN Syarif Hidayatullah yang diperkirakan dapat menimbulkan dampak besar yang penting terhadap lingkungan hidup.

BAB II RUANG LINGKUP STUDI 2.1. LINGKUP RENCANA KEGIATAN YANG AKAN DITELAAH KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. perencanaan dan pengelolaan dampak lingkungan kegiatan Gedung FISIP-UIN Syarif Hidayatullah. guna menangani dampak besar dan penting yang mungkin timbul.2. 1.2 Kegunaan Studi Kegunaan studi ANDAL pembangunan Gedung FISIP-UIN Syarif Hidayatullah adalah untuk: a. Mengidentifikasi rona lingkungan hidup terutama komponen lingkungan hidup yang akan terkena dampak kegiatan c. terutama dalam pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan. Sebagai pedoman dan acuan dalam kegiatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.b. d. Kota Tangerang Selatan Banten . Mengidentifikasi serta memprakirakan dan mengevaluasi dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup yang mungkin timbul karena pembangunan Gedung FISIPUIN Syarif Hidayatullah. Membantu dalam proses pengambilan keputusan. Mengarahkan penyusunan RKL dan RPL dalam upaya menangani dampak besar. b.

Kertamukti) Kelurahan Cirendeu.1. Kota Tangerang Selatan.2.1).2.1. Jakarta.1. Lokasi Kegiatan FISIP-UIN Syarif Hidayatullah akan dibangun diatas lahan seluas ± 10.000 M2 hak milik UIN Syarif Hidayatullah. Lokasi rencana bangunan berada di Jl. Lokasi Rencana FISIP UIN SYAHID JAKARTA KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pemda (Jl. Lokasi Rencana Pembangunan Proyek FISI UIN SYAHID JAKARTA Gambar 2. Provinsi Banten (Lihat Gambar 2. Gambar 2. Rencana Pembangunan a. Kecamatan Ciputat. Kota Tangerang Selatan Banten .

sarana olah raga. Maket rencana Bangunan FISIP UIN sebagaimana Gambar 2.1 dan 2. sarana rekreasi. sarana perbelanjaan.000 M2 hak guna bangunan milik UIN (Lampiran 3) rencanakan bangunan berlantai 6 gedung pendidikan. Uraian Rencana Kegiatan Proyek Rencana pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.3. dimaksudkan untuk memberikan jasa pelayanan pendidikan baik kepada masyarakat sekitar ataupun masyarakat yang datang dari luar daerah yang akan menjadi mahasiswa FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk mempelajari ilmu-ilmu sosial dan politik. Gambar 2.4. Pemda (Jl. diatas batas fisik tapak Proyek Pembangunan FISIP UIN dapat di jelaskan sebagai berikut: Sebelah Utara Sebelah Timur Sebelah Selatan Sebelah Barat :Lapangn Sepak Bola ISCI (International Sport Club Indonesia) :Danau Situ Gintung :Gedung Fakultas Psikologi UIN :Jl. Diatas lahan seluas ± 10. b. hanya memerlukan tapak proyek lahan seluas >>>>>>>>>> sekitar >>>%. Lihat gambar 2.Menggunakan Gambar 2.5 Tahun 2002 tentang Perubahan atas PERDA Kabupaten Tangerang No.3 tahun 1996 tentang RTRW) merupakan wilayah permukiman.2. Dengan demikian >>>% lahan akan tetap merupakan lahan terbuka hijau. maka sarana pendidikan juga merupakan sarana yang sangat vital dan diperlukan untuk mampu memenuhi kebutuhan sosial masyarakat khususnya dalam peningkatan pengetahuan serta mampu menjadi perantara antara masyarakat dan para pemangku kepentingan (stake holder). Dalam satu wilayah pemukiman yang ideal disamping sarana ibadah. Kerta Mukti) Lokasi pembangunan FISIP UIN ini dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tangerang (PERDA No.3. RTRW Kota Tangerang Selatan KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kota Tangerang Selatan Banten .

B. Kelompok Ruang Staf    Kantor Staf S1 Jurusan A-D Kantor Staf S2 Jurusan A-B Ruang service 4. Maket Rencana Bangunan FISIP UIN Data teknis FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah sebagaimana disajikan pada beberapa table dan layout. D Ruang kelas S2 Jurusan A. Kota Tangerang Selatan Banten . Kelompok Ruang Penunjang  Musholla/masjid KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kelompok Ruang Kelas   Ruang Kelas S1 Jurusan A. B Ruang seminar Ruang penunjang (perpustakaan dan laboratorium komputer)   2.Gambar 2. C. yang akan dibangun terdiri atas bagian kebutuhan ruang. dengan penjelasan sebagai berikut : 1.4. FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan konsep mengembangkan 4 jurusan di tingkat S1 dan 2 jurusan di tingkat S2. Kelompok Ruang Dekanat    Kantor Dekanat Kantor administrasi Penunjang 3.

dibedakan berdasarkan layout ruang setiap lantai yaitu: 1.6 KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.6 4 321.      Ruang Unit Kegiatan Mahasiswa Kantin Ruang BEM/HIMA Plasa/ruang komunal Ruang ME Rumah jaga/Front office Lapangan olahraga Parker kendaraan roda 2/4 Pos satpam    Adapun perhitungan kebutuhan luasan ruang untuk masing-masing jenis ruang yang telah disebutkan di atas.8 50 19 14.1. Lantai Basement Tabel 2. Kota Tangerang Selatan Banten .4 195. Kebutuhan Ruang Lantai Basement NO 1 2 3 4 5 6 7 NAMA RUANG Auditorium Ruang Persiapan Toilet Putra Toilet Putri Toilet Diffabel Sirkulasi Ruang Penerima JUMLAH RUANG 1 1 LUAS (m2) 397.

6 565.9 275 55.7 KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.8 748.3 29 36.21 12.6 18 9.8 88. Kota Tangerang Selatan Banten .1.8 1178.7 8.8 51 16. Kebutuhan Ruang Lantai Dasar NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 NAMA RUANG Auditorium S-1 Ruang Monitor Ruang Satpam Ruang Audio Kontrol Toilet Putra Toilet Putri Toilet Diffable Ruang Koleksi + Librarian Book Store Ruang Baca Hall Sirkulasi Tangga + Lift 1 1 1 JUMLAH RUANG 1 1 1 1 LUAS (m2) 280. Lantai Dasar Tabel 2.3 190.8 9 10 11 12 13 Tangga Lift Ruang pompa Clean Water Grey water Rain water/fire hydrant 1 1 1 1 TOTAL 32.61 2.2 19.4 5.2 44.

4 JUMLAH RUANG LUAS (m2) KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tunggu R.7 6. Komputer Toilet Putra Toilet Putri 1 1 1 6 1 1 1 1 4 58. Kerja R.5 80 85 27.4 57 16 142 275 159 86 118.14 15 Ruang Panel Ruang Panel utama 1 1 TOTAL 7 10. Rapat Kecil Pantry R.1. Rapat Besar R. KAPRODI + Sekretarias Perpustakaan R. Kebutuhan Ruang Lantai Dasar NO 1 NAMA RUANG Ruang Dekan R. Pembantu Dekan Lounge Dekan Lounge R.7 29 36.6 3. Istirahat Toilet 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 R. Multimedia R. Kota Tangerang Selatan Banten . Lantai Tabel 2.5 8.5 35.5 2329.

Lantai 2 Tabel 12.4 5.8 52.6 2 163.6 1811.5 . Dosen (Kapasitas 1 org) R. Kelas besar (kapasitas 65 mahasiswa) 7 8 9 10 11 12 13 Toilet Putra Toilet Putri Toilet Diffable Sirkulasi Ruang Panel Tangga dan lift Balkon TOTAL KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.4 4 243. Panel Sirkulasi Tangga + Lift TOTAL 5.2 29 36.4 43.3 4. Kota Tangerang Selatan Banten JUMLAH RUANG 33 3 LUAS (m2) 557.5 16.9 493 7 127 35. Tamu Dosen Pantry Lounge R.7 2766. Kelas Kecil (kapasitas 4050 mahasiswa) 6 R.9 7 1342 190.15 16 17 18 Toilet Diffable R. 1 2 3 4 5 NAMA RUANG R.4 Kebutuhan Ruang Lantai 2 No.

Kota Tangerang Selatan Banten . Kelas Kecil (kapasitas 4050 mahasiswa) 6 R. Dosen (Kapasitas 1 org) R.4 43.4 5. 2011 6 204 29 36. Kelas besar (kapasitas 65 mahasiswa) 7 8 9 10 11 12 13 Ruang Pendadaran Toilet Putra Toilet Putri Toilet Diffable Sirkulasi Ruang Panel Tangga dan lift TOTAL Sumber: Analisis.Sumber: Analisis.2 4 JUMLAH RUANG 22 2 LUAS (m2) 372.9 7 127 1779.9 495.3 2 163.5 35 16.4 Kebutuhan Ruang Lantai 3 NO. 2011 5. Lantai 3 Tabel 12.6 KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 1 2 3 4 5 NAMA RUANG R. Tamu Dosen Pantry Lounge R.4 243.

2011 29 36. Lantai 5 Tabel 12. 1 2 3 4 5 NAMA RUANG R.4 363.8 6 JUMLAH RUANG 22 2 LUAS (m2) 372. Kota Tangerang Selatan Banten .9 498. Dosen (Kapasitas 1 org) R.4 43. Kelas besar (kapasitas 65 mahasiswa) 7 8 9 10 11 12 Toilet Putra Toilet Putri Toilet Diffable Sirkulasi Ruang Panel Tangga dan lift TOTAL Sumber: Analisis.4 Kebutuhan Ruang Lantai 4 KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.7 3 244. Kelas Kecil (kapasitas 4050 mahasiswa) 6 R. Lantai 4 Tabel 12.6 7.4 Kebutuhan Ruang Lantai 4 NO.5 35 16.4 5.6. Tamu Dosen Pantry Lounge R.7 7 127 1779.

022.20 2.8 7 8 9 10 11 12 Toilet Putra Toilet Putri Toilet Diffable Sirkulasi Ruang Panel Tangga dan lift 29 36.7 7 127 1779.4 43.81 491. Kota Tangerang Selatan Banten .376.4 6 363.154.09 4. 1 2 3 4 5 NAMA RUANG R.7 TOTAL Sumber: Analisis. Kelas Kecil (kapasitas 40-50 mahasiswa) JUMLAH RUANG 22 2 LUAS (m2) 372. Tamu Dosen Pantry Lounge R.6 6 R.5 35 16.No.9 498.4 5. 2011 ROOF TOP NO NAMA BARANG 1 2 3 Atap Dag Atap Roof Top Dag TOTAL JUMLAH 1. Dosen (Kapasitas 1 org) R.10 LUAS m2 m2 m2 m2 KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kelas besar (kapasitas 65 mahasiswa) 3 244.

Kelas Kap.6 X 5. Rapat Kecil R. Komputer R.6 X 4. Lab.00 LUAS m2 KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. yaitu: R. Kaprodi & Sekretaris (4. 65 org R. Sekretaris Dekan R. Rapat Besar Fasilitas Pendukung Lainnya 1 4 1 6 136 1 1 2 1 1 1 6 18 8 1 1 Ruang Ruang Ruang Ruang Ruang Ruang Ruang Lantai Ruang Ruang Ruang Ruang Ruang Ruang Ruang Ruang Tabel 12.2) R.Dari rencana desain enam lantai dan juga satu basement di atas. Administrasi S-1 (25 X 10) R. Kelas Kap. Pendadaran R. Dosen (3. 40-50 org R.4) R. dapat dibuat rangkuman jumlah ruangan yang dibutuhkan dalam perencanaan Gedung Perkuliahan FISIP UIN Syarif Hidayatullah.8 NO 1 NAMA RUANGAN MUSHOLA dan TEMPAT Kebutuhan Fasilitas Ruangan Luar JUMLAH 118. Multimedia R. Administrasi S-2 Perpustakaan Auditorium (18 X 24) R.2 X 5) R. Dekan R. Asisten Dekan (3. Kota Tangerang Selatan Banten .

50 m2 m2 m2 m2 500.2 3 4 5 6 WUDHU KANTIN.2.23 107.9 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 NAMA RUANG Lantai Basement Lantai Dasar Lantai 1 Lantai 2 Lantai 3 Lantai 4 Lantai 5 Roof Top Bangunan Pendukung TOTAL Sumber : analisis. Komponen Kegiatan Yang Akan Ditelaah Berkaitan Dengan Dampak Yang Akan Ditimbulkannya KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. yakni Ilmu Politik. Kota Tangerang Selatan Banten .58 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 m2 c.178.10 862. R.776. POMPA b.61 2.329. dan Hubungan Internasional. 2010 Total Luas Kebutuhan Ruang LUASAN 1. Sosiologi.77 18.022.00 862. adalah untuk menyediakan sarana pendukung pendidikan bagi mahasiswa FISIP UIN. terdiri dari: a.779. terdiri dari 2 RUANG Sirkulasi R.30 1. Tujuan dan Kegunaan Proyek Tujuan dari pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.779.30 1. 2010 40.811.50 1.70 1. terdiri dari 2 RUANG KM/HM.77 m2 m2 Tabel 12.20 62.84 34. R. R. Dimana FISIP juga merupakan fakultas baru memiliki tiga program studi (prodi).ME. TRAFO PARKIRAN SEPEDA MOTOR TOTAL Sumber : analisis.1. 2.60 2.779.309.70 4. GENERATOR c.

KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tahap Pra Konstruksi • Sosialisasi rencana kegiatan proyek pembangunan FISIP UIN. seperti jalur transportasi maupun jenis dan jumlah alat angkut yang dipakai. • Pembersihan dan penyiapan lahan. sifat tanah serta volumenya. baik jumlah dan asal tenaga kerja. Apabila diperlukan jumlah tenaga kerja tersebut bias bertambah sesuai dengan kebutuhan. a. yang memberikan jawaban yang jelas. seperti jenis. Tahap Konstruksi • Mobilisasi tenaga kerja. Tenaga kerja tersebut sebagian besar adalah tenaga kasar yang didatangkan dari luar daerah dan akan menempati base camp yang disediakan. Diperkirakan sekitar 60 orang tenaga kerja akan terlibat langsung dalam pelaksanaan proyek. baik pada tahap pra konstruksi. Kota Tangerang Selatan Banten . jumlah dan luasan. • Pekerjaan tanah maupun penggalian. Namun hal ini diperkirakan telah meningkatkan koefisien erosi dan air larian. Perataan tanah dilakukan seperlunya saja. • Pengangkutan dan penyimpanan muatan material bangunan. seperti jenis. Diperkirakan truk dengan kapasitas sekitar 5-10 M3 Ton akan mondar-mandir mengangkut bahan material yang diperlukan oleh proyek FISIP UIN. Dan juga telah diumumkan melalui (MEDIA/dll)???? b. Tata letak bangunan dan konstruksi disesuaikan dengan kondisi lahan yang kemiringannya cukup tajam 20 %. Masalah yang diakibatkan bisa kemacetan lalu-lintas. pencemaran udara dan bising. harus dilaksanakan serius dan sungguh untuk memberikan persepsi dan sikap positif penduduk sekitarnya. Pembersihan lahan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan bangunan. serta kerusakan jalan. konstruksi maupun pasca konstruksi. yang harus ditelaah adalah komponen kegiatan yang diperkirakan menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup.Komponen kegiatan pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam hal ini termasuk sosialisasi AMDAL FISIP dilakukan dengan membuka pos informasi. Penebangan pohon hanya dilakukan terhadap pohon yang terkena bangunan saja.

berarti pengoperasian seluruh kegiatan pendidikan dengan tiga program studi KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada tahap ini pekerjaan finishing dan pembuangan sisa material agar tidak berakibat negative pada lingkungan. dan sarana MCK. c. luasan. Tahap Pasca Konstruksi • Pengoperasian FISIP UIN Syarif Hidayatullah. terutama di Jl. Bising yang ditimbulkan oleh pemancangan tiang-tiang beton dapat mempengaruhi kehidupan disekitarnya baik manusia maupun satwa bebas yang ada di ekosistem tersebut. • Pembuangan sisa material/bahan dan penataan lahan serta pekerjaan minor. pile crawler dan juga molen truck akan didatangkan melalui jalan raya dan setelah selesai akan dikembalikan melalui jalan raya. Pekerja pendatang yang menghuni base camp merupakan komunitas baru yang mau tak mau harus berinteraksi dengan komunitas sosial disekitarnya. H. Lanscaping sangat penting untuk menimbulkan image keindahan terhadap totalitas estetika yang serasi. • Kegiatan konstruksi sipil dan base camp sangat memerlukan air bersih baik untuk bangunan maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari pekerja proyek yang jumlahnya cukJup banyak. crawler crane. Kota Tangerang Selatan Banten .• Mobilisasi peralatan berat. dan Stone Crusher. baik lokasi.Ir. pekerjaan sipil dan mekanik. tower crane. Pada tahap ini dibangun IPAL dan juga incinerator serta bak penyimpan sementara limbah radio aktif. Kemacetan lalu lintas merupakan akibat langsung dari mobilisasi alat ini. Kebutuhan air ini diambil dari air tanah dengan kedalaman sekitar 25 M. • Pemancangan tiang pancang 12 M untuk pondasi bangunan gedung bertingkat. Peralatan berat seperti bulldozer. Pekerjaan sipil dan mekanik merupakan pekerjaan paling dominan dalam rangkaian proyek ini. • Konstruksi bangunan dan fasilitas penunjang. Juanda yang memang sudah macet. • Pembuatan dan pengoperasian base camp termasuk kegiatan AMP.

serta limbah radioaktif dilaksanakan bekerjasama dengan BATAN dan BAPETEN. • Sektor Perdagangan Aktivitas penduduk pada sector perdagangan. agar tidak menimbulkan persepsi negative dari masyarakat yang semakin heterogen. yaitu kompleks perumahan dosen. termasuk didalamnya peningkatan kualitas dan kapasitas jalan. rumah makan dan warung yang menyediakan kebutuhan hidup sehari-hari. Dampak penghuni pemukiman cenderung positif sebagai penyedia perdagangan kebutuhan bahan-bahan pokok sehari-hari.• Pemeliharaan bangunan termasuk pengelolaan limbah cair melalui pengoperasian IPAL dan limbah padat menggunakan incinerator pengendalian limbah gas dan debu dari genset. • Pengatur lalu lintas meliputi upaya penyediaan lahan parker yang cukup dan tertata dan lalulintas jalan raya yang menjadi akses dari dan FISIP UIN. pada saat ni masih sesuai dengan RT RW. yaitu antara lain: • Pemukiman Di sebelah barat lokasi persis diseberang jalan tapak lokasi FISIP-UIN adalah daerah pemukiman penduduk. sebagian kecil dalam bidang jasa perdagangan.3. Adapun aktivitas penghuni pemukiman tersebut sebagian besar bergerak di bidang jasa pendidikan dan karyawan instansi tertentu.1. Kegiatan Lain di Sekitar Proyek dan Dampaknya Kegiatan lain yang ada di sekitar proyek yang dapat mempengaruhi lingkungan rencana pembangunan FISIP-UIN Syarif Hidayatullah. Kota Tangerang Selatan Banten . juga bisa berperan sebagai sector penunjang dalam bentuk penyedia jasa rumah kost atau kontrak untuk karyawan dan mahasiswa. karyawan UIN dan karyawan Departemen Agama sebagian yang lain adalah pemukiman penduduk asli. usaha fotokopi. Diperkirakan sector ini akan berkembang seiring denagn KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. serta pedagang kaki lima. • Hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat sekitar harus dibina terus dengan baik. mereka berprofesi sebagai pedagang tolo kelontong.

kerawanan dan kemacetan lalu-lintas. Danau ini akan menjadi pelengkap penderita (ekosistemnya akan rusak) apabila limbah cair dan sampah yang akan dibuang ke danau ini tidak dikelola terlebih dahulu dengan baik dan bijak. kondisi yang ada seperti saat ini. 2.2. karena lembaga ini sangat memerlukan sector penunjang dalam bentuk perdagangan ini. Upaya ini harus dilakukan karena konstruksi jalan ini tidak layak untuk dilewati kendaraan berat yang mengangkut material dan mobilisasi alat berat. • Situ Gintung Danau yang terletak persis di sebelah timur proyek FISIP UIN adalah berupa danau yang pada saat ini sedang dalam proses pemenuhan kembali isi volume air danau tersebut. Walaupun. Situ Gintung memberikan dampak yang sangat positif pada lingkungan hidup sekitarnya. dan merupakan akses utama menuju dan dari FISIPUIN. serta mempunyai potensi perikanan air tawar. Kota Tangerang Selatan Banten . Termasuk kemungkinan rencana effluent limbah cair dari gedung FISIP-UIN. LINGKUP KOMPONEN LINGKUNGAN HIDUP YANG DITELAAH KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Apabila ini tidak dilakukan maka jalan ini diperkirakan akan rusak berat dan macet. termasuk proyek. Sanitasi yang buruk. Diperkirakan jalan Pemda Kertamukti ini nantinya akan sangat vital.berkembangnya FISIP-UIN. serta berdampak negatif terhadap lingkungan sekitarnya. • Lalu Lintas Kondisi lalu lintas pada daerah proyek (Jalan Kertamukti) pada saat ini relatif tidak padat mengingat jalan tersebut tidak dilewati angkutan umum. Sebagain penduduk sekitar danau menggantungkan hidupnya dari danau Situ Gintung ini. Peningkatan kualitas jalan harus dilakukan sejak dini. bias menjadi penyebab kesemrawutan lingkungan. Namun apabila sector ini tidak di tata sejak dini dengan baik. demikian juga dengan pemasangan rambu lalu lintas dan pembuatan marka jalan. Danau Situ Gintung juga masih digunakan sebagai tempat wisata yang cuckup ramai terutama pada hari minggu dan hari libur lainnya. Jalan tersebut dilewati oleh angkutan pribadi yang menghubungkan jalan Ciputat Raya dan Legoso.

merupakan bentuk peningkatan flora daratan yang tentu telh berubah akibat dari pembangunan FISIP-UIN. mencakup temperatur. debu dan kebisingan • Fisiografi. Kota Tangerang Selatan Banten . dan sifat tanah • Tata ruang.2. mencakup kondisi dan pola aliran dan kondisi air tanah. tingkat pemanfaatan air dan kualitas air permukaan terutama Situ Gintung • Radiasi yang diukur adalah tingkat aktivitas radiasi bahan yang digunakan pada bagian radiology dan kedokteran nulir. ekosistem perairan (danau. mencakup kondisi topografi.2. Komponen lingkungan hidup yang di telaah selengkapnya dapat dirinci sebagai berikut: 2. bentuk lahan. Juga komponen biologi perairan. tempat-tempat yang peka terhdapa kebisingan. 2. baik yang sifatnya alami maupun binaan. mencakup parameter kualitas udara ambient. kelembaban dan curah hujan • Kualitas udara dan kebisingan. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.1.2. Keberhasilan landscaping dapat memberikan persepsi dan sikap positif kepada masyarakat sekitar. Komponen Biologi Komponen biologi mencakup kondisi flora dan fauna yang terdapat di lokasi proyek dan sekitarnya. Komponen Fisik Kimia • Iklim.3. yaitu biota perairan yang terdapat di Situ Gintung penting untuk ditelaah. jenis. sungai). 2. Komponen Sosio-EKonomi-Budaya • Kependudukan. Landscaping. struktur penduduk. seperti areal beleran curam.2. Penataan lahan terbuka hijau ini menjadi sangat oleh karena lokasi proyek merupakan cachment area (daerah penangkapan air) dari Situ Gintung.Komponen lingkungan hidup yang harus ditelaah terutama komponen lingkungan hidup yang sangat sensitif terhadap perubahan. mencakup tata guna lahan dan penggunaan lahan eksisting • Hidrologi. pemukiman padat. mobilitas penduduk. mencakup jumlah penduduk.

pendidikan. 2. tingkat pendidikan. merupakan gambaran pola epidemiologi penyakit di sekitar lokasi tapak proyek. • Kondisi traffic lalu lintas. serta sikap dan persepsi masyarakat terhadapa proyek. telekomunikasi. ISU-ISU POKOK Langkah awal dalam pengkajian Amdal adalah melakukan pelingkupan (scoping). 2. • Sanitasi lingkungan dan vector penyakit. serta taraf hidup penduduk. dan timbulan limbah cair. air bersih dan sarana lingkungan pemukiman lainnya.2. Komponen Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan • Keadaan insidensi dan prevalensi penyakit. Kota Tangerang Selatan Banten .3. Keadaan eksisting lalu lintas dan perkiraan dimasa mendatang. • Kondisi sosial budaya. arah dan jalur lalu lintas. ibadah.4. • Fasilitas dan tenaga kesehatan. mencakup mata pencaharian dan pendapatan penduduk. kehidupan sosial dan beragama. irigasi. serta lingkup dan kedalaman studi AMDAL dampak penting hipotetik dan isu pokok yang terkait dengan rencana kegiatan. Pengkajian isu pokok didasarkan pada informasi rencana kegiatan dan rona lingkungan hidup awal yang diformulasikan melalui diskusi antara pemrakarsa dan konsultan seta pengkajian KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. listrik. perilaku hidup bersih dan sehat. yaitu ketersediaan fasilitas kesehatan di wilayah studi dan juga tenaga medic dan para mediknya. • Prasarana dan sarana umum mencakup prasarana dan sarana jalan. dan binatang vector penular penyakit yang ada di daerah studi. mencakup pranata sosial. baik sekitar proyek maupun keseluruhan system lalu lintas jalan utama. penurunan kesling/sanitasi lingkungan gedung. Pelingkupan merupakan suatu proses berkesinambungan untuk menentukan lingkup permasalahan dan mengidentifikasi dampak potensial. termasuk kebersihan. Timbulan limbah padat.• Kegiatan ekonomi masyarakat. penulara vector penyakit.

Berdasarkan proses pelingkupan yang dilakukan terhadap komponen rencana kegiatan dikaitkan dengan rona lingkungan awal diperoleh beberapa isu pokok. tokoh masyarakat dan instansi yang bertanggung jawab.6. terhadap rencana kegiatan secara keseluruhan. 2.6. Pemusatan Dilakukan dengan pengelompokan dampak penting hipotetik berdasarkan lingkungan atau sumber dampak. Keseluruhan dampak bermuara pada persepsi (masyarakat dan pemerintah).2) dan Bagan ALIR Dampak (Gambar 2.8.2) memperlihatkan komponen dan sub-komponen yang akan terkena dampak kegiatan. 2. sedangkan pada Bagan Alir Dampak (Gambar 2.pustaka. Dalam langkah ini akan dihasilkan suatu hal yang menjadi pegangan dalam membuat Kerangka Acuan ANDAL yaitu isu pokok. Identifikasi dampak potensial Metodenya menggunakan matrisk interaksi dari kegiatan proyek dengan lingkungan.7) merupakan pola pikir yang memperlihatkan terjadinya alur dampak maupun turunan dampak. dan selanjutnya). sebagai berikut: 1. Kota Tangerang Selatan Banten .5. Hasil evaluasi ini adalah dampak penting hipotetik. 2. adalah sebagai berikut: a. Evaluasi dampak potensial Dilakukan dengan memilih yang penting-penting menurut pertimbangan pakar. hasilnya diperoleh dampak potensial.7) dari informasi yang diperoleh tersebut. Proses pelingkupan ditentukan dengan membangun Matriks Interaksi Dampak (Tabel 2. Tahap Konstruksi KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada Matriks Interaksi Dampak (Tabel 2. b. c. Dampak yang mungkin terjadi dapat berupa dampak langsung (primer) maupun dampak tidak langsung (sekunder. Langkah-langkah dalam proses pelingkupan yang akan dilakukan sebagaimana Gambar 2. 2. tersier.5. Pendekatan Matriks Interaksi Dampak dan Bagan Alir Dampak tersebut akan saling melengkapi justifikasi isu pokok terpilih.

4) Menurunnya estetika dan sanitasi lingkungan akibat eceran tanah galian dan bertumpuknya sampah sisa konstruksi jika tidak dikelola dengan baik. 5) Terbukanya kesempatan kerja dan peluang berusaha. 5) Terbukanya kesempatan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat disekitar lokasi KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tahap Operasi 1) Menurunnya kualitas udara dan peningkatan kebisingan akibat aktifitas pedagang dan mahasiswa serta pengunjung gedung FISIP-UIN. 4) Meningkatnya sampah padat yang dapat menurunkan estetika dan sanitasi lingkungan. mobilisasi alat dan bahan dan konstruksi proyek 2. alat dan bahan material konstruksi. 3) Meningkatnya volume sampah padat akibat kegiatan pekerja konstruksi yang menghasilkan sampah dan sisa puing bangunan. peningkatan kebisingan dan getaran disekitar lokasi akibat kegiatan keluar masuk kendaraan pengangkut tanah galian. 7) Gangguan kantibmas akibat pengangkutan tanah galian.1) Penurunan kualitas udara. Kota Tangerang Selatan Banten . 2) Penurunan kualitas air tanah disekitar lokasi akibat pemakaian air tanah saat beroperasi. 6) Persepsi negative masyarakat akibat pengotoran lingkungan dan meningkatnya lalu lintas disekitar lokasi serta pekerjaan konstruksi. bahan dan peralatan konstruksi. 3) Penurunan kualitas air saluran drainase akibat kegiatan FISIP-UIN yang menghasilkan limbah cair. 2) Pengotoran dan pengrusakan badan jalan serta peningkatan arus lalu lintas disekitar proyek akibat pengangkutan galian.

Secara kematis digambarkan melalui Gambar 2.6) Meningkatnya volume lalu lintas akibat kegiatan yang berkaitan dengan FISIP-UIN dan perdagangan. sampah padat dan kebisingan. 8) Gangguan kantibmas akibat pengoperasian FISIP-UIN.8. Unsur-unsur tersebut diatas merupakan dampak penting potensial yang diperkirakan akan timbul akibat kegiatan pembangunan FISIP-UIN. limbah cair. 7) Munculnya persepsi negative masyarakat akibat meningkatnya volume lalulintas. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kota Tangerang Selatan Banten .

Kota Tangerang Selatan Banten .5. Bagan Alir Dampak Tahap Pra Konstruksi Proyek Pembangunan FISIP-UIN KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.PRA KONSTRUKSI Survey Awal Perijinan Perubahan Tata Guna Lahan Perijinan Desain Teknis Penyiapan Lahan Perubahan Kontur tanah Persepsi Masyarakat Gambar 2.

Kota Tangerang Selatan Banten .Gambar 2.5. Diagram Alir Pelingkupan Proyek Pembangunan FISIP-UIN KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Batas Administrasi Secara administrasi lokasi tapak proyek pembangunan FISIP-UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Oleh karena tapak lokasi proyek di Kelurahan Cirendeu berbatasan langsung dengan wilayah Kelurahan Pisangan. Kota Tangerang Selatan Banten . dan metode penelaahan/peralatan. quarry. seluas 10. terletak dalam satu wilayah Kelurahan Cirendeu. maka batas administrasi yang KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.4. batas ekologis dan batas sosial dengan mempertimbangkan kendala-kendala dalam pelaksanaan studi.2. seperti keterbatasan sumber daya. Kecamatan Ciputat. batas administrasi. termasuk juga dalam wilayah proyek adalah lokasi base camp.000 M2. seperti dapat dilihat pada gambar secara rinci dapat di kemukakan sebagai berikut: 2.4. Dasar penentuan batas wilayah studi.2. waktu.BATAS WILAYAH STUDI Lingkup wilayah studi AMDAL Pembangunan FISIP-UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Secara lebih jelas batas proyek diuraikan sebagai berikut: - Sebelah utara berbatasan dengan Lapangn Sepak Bola ISCI (International Sport Club Indonesia) - Sebelah timur berbatasan dengan danau Situ Gintung Sebelah selatan berbatasan dengan Gedung Fakultas PSIKOLOI dan PASCA SARJANA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta - Sebelah barat berbatasan dengan Jalan Pemda Kertamukti serta gedung Pusat Teknologi dan Informasi Nasional (PUSTIKNAS).4. 2. borrow area (jalur transportasi). Kota Tangerang Selatan. Batas Proyek Batas proyek (tapak proyek) mencakup seluruh areal yang akan digunakan untuk pembangunan FISIP-UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. dana. merupakan resultan dari batas kegiatan proyek (tapak proyek).1.

Berdasarkan karakteristik kegiatan proyek dan topografi hamparan lahan. dimana komponen lingkungan hidup yang terdapat pada ruang tersebut diperkirakan akan mengalami perubahan yang mendasar. maka batas sosial di tentukan mencakup lokasi-lokasi pemukiman dikelurahan yang terdapat di dalam batas administratif.diambil. Propinsi Banten. Dengan mempertimbangkan karakteristik kegiatan proyek serta kondisi sosial masyarakat setempat. Batas Sosial Batas sosial merupakan tempat berlangsungnya berbagai interaksi sosial yang memiliki norma-norma tertentu yang sudah mapan. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Terjadinya dinamika sosial (interaksi dinamis) masyarakat pendatang dengan penduduk sekitar proyek. 2.4.3. Danau Situ Gintung dan juga ruas-ruas jalan yang akan dilalui kendaraan pengangkut material dan bahan bangunan dari quarry ke lokasi proyek.7. Kota Tangerang Selatan Banten . batas wilayah studi secara definitif ditetapkan seperti tercantum pada Gambar 2. Kecamatan Ciputat. Kelompok masyarakat ini dilalui oleh atau berdekatan dengan rencana FISIP-UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Berdasarkan kajian diatas dan dengan mempertimbangkan teknis serta sumber daya dan waktu yang tersedia. Batas Ekologis Batas ekologis ruang penyebaran dampak dari kegiatan pembangunan FISIP-UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. meliputi Kelurahan Pisangan dan Kelurahan Cirendeu. Kota Tangerang Selatan. yang akan di bangun.4. Topografi tapak proyek berbatasan langsung dan dalam satu coachman area dengan Situ Gintung. maka batas ekologis mencakup bagian dari danau yang terletak di sebelah timur lokasi proyek. 2. Karena Situ Gintung dan jalan raya yang akan dilalui kendaraan proyek diperkirakan akan menderita dampak cukup berat. melalui media transportasi air dan udara. kelompok masyarakat sekitar diperkirakan akan mengalami perubahan mendasar.4.

kelurahan Pisangan. Batasan Wilayah Studi Proyek Pembangunan FISIP-UIN Batas studi meliputi wilayah kelurahan Cirendeu. sebagian kelurahan Cempaka Putih. H.7. sebagian ekosistem Situ Gintung. Kota Tangerang Selatan Banten . sekitar Jalan Ir. BAB III KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Juanda dan sebagian ruas jalan Raya Lebak Bulus.Gambar 2.

Demikian juga data rona lingkungan hidup yang diperkitakan terkena dampak dari kegiatn proyek pembangunan RSP FKIK UIN. Metode Pengumpulan dan Analisis Untuk memperloleh data/informasi bagi kebutuhan pembuatan AMDAL RSP FKIK-UIN dilakukan dengan cara pengumpulan data primer maupun data skunder.1. Kota Tangerang Selatan Banten .1.METODE STUDI 3. Aspek Geofisik Kimia 1.1. Data kegiatan yang diperkirakan meimbulkan dampak besa dan penting pada lingkungan diperoleh dari data sekunder dari kegiatan sejenis dan setudi pustaka. Data primer merupakan data yang diperoleh melalui sampling(pengambilan contoh) pad wilayah studi yaitu daerah yang diperkirakan akan terkena dampak.Data rona lingkungan diperoleh dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Adfapun data sekunder merupakan data yang data yuang diperoleh dari data dokumen atau laboan(laporan) yang berisi hasil pengukuran atau pengamatan yang pernah dilakukan sebelumnya oleh berbagai instansi yang terkait seta studi pustaka dari berbagai sumber. Iklim Pengumpulan Data Data rona lingkungan komponen iklim meliputi iklim makro maupun iklim mikro yang dikumpulkan meliputi parameter sebagai berikut: KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada perinsipnya data yang dikumpulkan terdiri atas: data primer dan data sekunder. 3. Data yanfg dikumpulkan tersebut berupa data rencana kegiatan yang menimbulkan dampak besar dan penting bagi lingkungan idup dan sebaiknya data lingkungan hidup yang menimbulakn dampak besar dan penting terhadap kegiatan proyek.Sedangkan data lingkungan yang diperkirakan menimbulakn dampak besar dan penting pada kegiatan proyek diperoleh dari data primer dan sekunder.

dianalisis untuk mendapatkan pola arah dan kecepatan angin dengan metode Wind Rose. Aspek geofisik . baik air bersih maupun air limbah. Analisi Data Selanjutnya data iklim yang diperoleh akan dianalisis dengan membandingkan klasifikasi dengan metode Schimdt & Fergusson.Pada dasarnya pengkajian aspek toprgrafi ini didekati dengan caraobservasi lapangan dan mempelajari peta topografi dari penelitian yang telah dilakukan.rata-rata. 2. erosi dan sedimentasi. Geofisik. Data curah hujan ( jumlah dan hari hujan). Data angin yang didapat. data suhu udara dan kelelmbaban nisbi udara dianalisis untuk mengetahui.peratur rata – rata d) Kelembaban e) Kecepatan angin Data tersebut di atas diperoleh dari satasiun pengamatan iklim terdekat (Bandara Sukarno-Hatta. Lahan dan Tanah Pengumpulan DataLangsung Topografi lokasi proyek sangat penting untuk dikaji.Pengkajian masalah topografi berkaitan langsung dengan masalah grafitasi dari tata air dilingkungan proyek. lahan dan tanah ini didekati dengan cara observasi lapangan. analisis contoh batuan serta mempelajari peta maupun studi pustaka dari penelitian yang telah dilakukan pada saat pembangunann gedung wisma syahida dan gedung pasca sarjana UIN. lahan yang dipelajari adalah fenomena geologi dan fisiologi serta serta aspek tanah yang berhubungan langsung dengan masalah kemampatan lahan. Cengkareng) selama sepuluh bulan terakhir. Topografi.a) Tipe iklim b) Curah hujan c) Tem. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.bulanan. Kota Tangerang Selatan Banten . Pada dasarnya pemahaman aspek geofisik. air tanah.

Sampel diambil KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 1 Komponen Kualitas Air Permukaan 2 Kualitas Air Permukaan Situ Gintung Saluran air buangan 3 Air Larian Tapak Proyek Lokasi Tapak Proyek Baku Mutu kemen LH No.Analisis Data Analisis yang dilakukan dengan mengaitkan antara data dan peta kontur lahan dan tanah yang ada dengan rancangan kegiatan.10 meter dari penggir danau Situ Gintung. Kota Tangerang Selatan Banten . sedangakan parameter lainya dianalisis di Labolatorium. Hidrologi Pengumpulan Data Loaksi sampling air permukaan untuk mengukur masing-masing keperluan dapat dilihat pada tabel 3-1. Parameter suhu dan pH diperksa langsung (in situ) menggunakan termometer (untuk suhu) dan pH-meter (untuk pH). Lokasi titik pengambilan sample kualitas air permukaan seperti terlihat pada Gambar 3-1. Jumlah sempel air permukaan yang diambil sebanyak 2 (dua) titik. KEP 52/MENLH/10/1995 - Kualitas air permukaan diperiksa dengan mengambil contoh air dari danau (Situ Gintung) yang terletak 150 M disebelah Utara lokasi proyek dan selokan. 3.Salah satu peta yang penting adalah peta geologi sekitar lokasi proyek dan juga data hasil sounding saat pembangunan gedung Syahida dan gedung Pasca Sarjana UIN. Komponen Hidrologi yang dianalisis No. Titik 1diambilpada saluran yang melewati lahan proyek dan titik ke-2 terletak +.

dan kecendrugan terjadinya tumbuhan gulma dan pendangkalan Situ Gintung. Kota Tangerang Selatan Banten Gambar Peta .Sampel air bersih diambil dari sumur yang sehari-hari dipakai oleh penduduk untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Parameter.Titik 1 diambil pada sumur gali/sumur dangkal dengan kedalaman <8 meter. Metode.dan dimasukkan kedalam jerigen. 4. Sedangkan parameter kualitas air bersih pada Tabel 3-4. Observasi terhadap air larian digunakan untuk memilih koefisien air larian yang selanjutnya digunakan untuk menghitung tingkat erosi. Kualitas air permukaan diperoleh dengan penghitungan dan air larian diperleh denan observasi terhadap lahan tapak proyek. Analisis Data Data yang diperoleh dianalisis untuk melihat kondisi system hidrologi yang ada.Paramenter. dan peralatan analisi kualitas air yang dilakukan. disajikan dalam Tabel 3-4. KEP-52/MENLH/10/1995.Selanjutnya diberi label. titik kedua diambil dair sumur pompa dalam penduduk yang menggunakan jet pump.Contoh air bersih diambil dari sumur perumahan penduduk sekitar sebanyak 2 (dua) titik. disajikan pada Tabel 3-3.Selanjutnya dibawa ke laboratorium untuk dianalisis. kemudian diberi label. Lokasi titik sample kualitas air bersih seperti terlihat pada Gambar 3-1. metode dan peralatn analisis kualiatas air permukaan yang dilakukan. Sample diambil dan diletakan dalam jerigen plastic 2 liter dan diberi label. Kualitas Air Bersih Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dilakukan sesuai dengan metode standar sampling yang diatur dalam Standar Nasional Indonesia pada beebrapa lokasi. Data kualitas air digunakan untuk memperkirakan kebutuhan air dalam neraca air dilokasi proyek. Gambar 3-1. yaitu untuk mendapatkan rona awal dari lokasi studi. Kualitas air dihubungkan dengan kualitas air menurut Kepmen LH No. Lokasi pengambilan sempel KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

kekeruhan Gravitimentri Seka 4. Suhu Air 2.Dish/Hach pec. Warna Air 0 Metode Analisis Peralatan C Pemuaian Spectrofotometr ik Thermometer Secchi. SIFAT FISIK 1. TDS a Gravitimentri Organoleptik Turbidimeter& Titrimentri - Timbangan Analitik KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Spectrofoto meter) Colo r Unit 3. Bau la Silic 5. Parameter Sifat Fisik dan Kimia Kualitas Air Permukaan Yang Akan Diteliti Parameter Satu an A. (Hach. Kota Tangerang Selatan Banten .Keterangan : = Titik sampel air permukaan dan biota akuatik = Titik sampel udara dan kebesingan = Titik sampel air sumur penduduk Tabel 3-3.

Erlenmeyer Buret. Sulfida (S) 8. Detergent 17. Phenol 15. pH 2. Nitrit (H- Spec. Minyak Lemak 14. Varianttechton NO2) 7. Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Varianttechton Metode Asam Askorbat Metode Sulfonik Metode Iodometrik Titrasi Electometer Mg/l Mg/l Mg/l Metode Winkies Spec. Klorida (Cl) 12. pipet. Oksigen Biokimiawi (BOK) 11. Kota Tangerang Selatan Banten . Sifat Kimia 1.Grav itime tri B. Kebutuhan Oksigen 16. Ammonia (H- Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Elektometer Metodhe Phenol Disulfonik Metode Asam Kalsium pH meter Fisher Model Spec. Nitrat (H- NO3) 4. Erlenmeyer Spec. Ortho Fosfat(P-PO4) 5. Zat KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Varianttechton Mg/l Metode Asam Askorbat Spec. Phospor Total(P-total) 6. pipet. Varianttechton NH3) 3. Sulfat (SO4) 13. Varianttechton Buret. 02 terlarut (DO) 10. CO2 9.

Untuk kualitas air bersih air minum baku mutu berdasarkan pada Permenkes No. Erlenmeyer Buret.03. Spectrofotometr i Tetimetri Hach Spec.teroksidasi KMnO4 Mg/l Mg/l Metode Mercuri Nitrat Mg/l Mg/l Metode BoCl2 Spectrofotometr i Spectrofotometr i Tetimetri DO meter Horiba Buret. Erlenmeyer Analisi Data Penulisan Kualitas Airdilakukan dengan membandingakan nilai parameter hasil pengukuran dengan nilai baku mutu kualitas air yang ada.545/SK.a-Perek/1993. pipet.416/Menkes/Per/XI/1990 (kalo gak salah sekarang sudah diperbarui dengan PERMENKES terbaru No. Erlenmeyer Spec. Kota Tangerang Selatan Banten . pipet.492 tahun 2010). Untuk analisis kualitas air permukaan dugunakan SK Bupati No. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. pipet. Varianttechton Hach Spec. COD Reactor Buret.

Phospor Total(P-total) Mg/l Metode Asam Askorbat Spec.(Hach Spectrofotometer) Color 3.Tabel 3-4 Parameter Sifat Fisik dan Kimia Kualitas Air Bersih Yang Akan Diteliti Parameter A. pH 2. Ammonia (H-NH3) 3. Varianttechton KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. TDS Gravitime tri B. Varianttechton NO3) 4. SIFAT FISIK 1. kekeruhan Sekala Silica 4. Suhu Air 2. Sifat Kimia 1. Nitrat (H- Gravitimentri Turbidimeter & Titrimentri - Organoleptik Gravitimentri Timbangan Analitik Mg/l Elektometer Metodhe Phenol Disulfonik pH meter Fisher Model Spec. Bau 5. Warna Air 0 Satuan Metode Analisis Peralatan C Pemuaian Spectrofotometrik Uni t Thermometer Secchi Dish/Hach pec. Ortho Mg/l Metode Asam Kalsium Fosfat(P-PO4) 5. Kota Tangerang Selatan Banten .

Mercuri (Hg) 17. Mangan (Mn) 24. Minyak Lemak 20. Arsen 10. Erlenmeyer (DO) 13. Sianida 9. Timbal (Pb) 18. Detergent 26. Varianttechton Arsen Digester Buret. Klorida (Cl) 15. Zn. Hn & K 27. Hl. Sulfat (SO4) 16. Cu 25. pipet. Erlenmeyer Spec. CO2 12. Oksigen Biokimiawi (BOK) 14. Sulfida (S) 8. pipet. Erlenmeyer Buret. 02 terlarut Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Metode Asam Askorbat Metode Sulfonik Metode Iodometrik Spectrofotometri Colorimetrik Titrasi Titrasi Electometer Metode Winkies Spec. Varianttechton Spec. Erlenmeyer DO meter Horiba Buret. pipet. Boron 19. pipet. Phenol 21. Kota Tangerang Selatan Banten .6. Nitrit (H- NO2) 7. Alkalinitas Total 11. Varianttechton Buret. Cn. Erlenmeyer KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kimiawi besi (Fe) 23. Cn & Mg Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Metode Mercuri Nitrat Metode BoCl2 Spectrofotometri Ekstraksi Dithizon Spectrofotometri Spectrofotometri Spectrofotometri Buret. Kebutuhan Oksigen 22. Cr. pipet. Varianttechton Spec.

Zat Mg/l Tetimetri Spec. Erlenmeyer AAS Parkin Elmer Hach Spec. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. pipet. pipet. COD Reactor Tetimetri Buret. Flame Photometer Buret. Kota Tangerang Selatan Banten . Hach Spec. Erlenmeyer Buret. Varianttechton teroksidasi KMnO4 Mg/l Mg/l Spectrofotometri Mg/l Mg/l Mg/l Mg/l Flame Photometer Spectrofotometri Tetimetri Spectrofotometri Spectrofotometri AAS Parkin Elmer Spec. Varianttechton Spec. pipet. Varianttechton Hach Spec.28.

Parameter Kualitas Udara No . Lokasi pengambilan sempel terlihat pada Gambar 3-1. Udara Pengumpulan Data Penentuan wilayah studi kualitas udara dan kebeisingan didasarkan pada sebaran dampak poeencemaran udara dan kebisingan yang ditimbulkan oleh aktifitas-aktivitas selama masa kontruksi dan operasi.Titik sampling pengukuran kualitas udara diukur di 2 (dua) titik lokasi. 1 2 Variabel/Paramete r Debu Karbon Monoksida(CO) 3 Nitrogen Oksida (NOx) 4 Sulfur Oksida (SOx) Pararosanili n KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Parameter kualitas udaradan kebisingan yang diukur dapat dilihat pada tabel 3-5 berikut: Tabel 3-5.Erlenmeyer Buret. Erlenmeyer 5. Kota Tangerang Selatan Banten Metode Analisis Gravimetri NDIR Peralatan Hi-Vol NDIR Analizer Saltzman Spektofotometer Spektofotometer .Pengambilan sampel dilakukan masing-masing dengan durasi 4 jam. pipet.Titik 1 dipemukiman penduduk. pinggir jalan.Titik ke II dihalaman gedung fakultas kedokteran dan Ilmu Kesehatan.

5 Hidrokarbon Flume Ionization Gas Chromatograph y Analisis Data Penilaian Kualitas Udara dilakukan dengan membandingkan nilai parameter hasil pengukuran dengan nilai baku mutukualitas udara yang ada. wawancara. dan observasi pada lokasi distribusi air bersih penduduk. 7. Lokasi studi kebisingan akan didasarkan pada pemikiran dampakyang akan ditimbulkan oleh aktivitas proyek pada masa Kontruksi dan Oprasi. Alat yang digunakan untuk mengukur kebisingan adalah sound level meter.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah telaah dokumen. Kota Tangerang Selatan Banten . Kebisingan Pengumpulan Data Pengukuran yang akan dilakukan dengan merujuk Kepmen LH No. Penentuan lokasi tersebut didasarkan pada perkiraan sebaran noise ke daerah sekitarnya.Titik 1 di pemukiman penduduk. pinggir jalan.Titik ke II di halaman gedung Fakultas Kedokteran. Analisis Data Penilaian tingkat kebisingan dilakukan dengan membandingkan nilai yang diperoleh dari hasil pengukuran dengan nilai baku mutu kebisingan yang ada untuk keperluan pemukiman. Analisis Data KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Lokasi pengambilan sampel kebisingan dapat dilihat pada Gambar 3-1.Titik sampling pengukuran kebisingan diukur di 2 (dua) titik lokasi.Pengambilan sample dilakukan di pagi dan sore. 48/1996. Neraca Air Pengumpulan Data Data dikumpulkan dri sumber-sumber air bersih yang digunakan oleh Ruamah Sakit Pendidikan untuk keperluan pembangunna dan operasional sehari-hari maupun untuk keperluan oprasional Fakultas Kedokteran. 6.

Flora dan Fauna Darat Pengumpulan Data Pengumpulan data flora darat dilakukan dengan membuat petak sampling 10 X 10 M2 . transect walk di lokasi studi. 8. sinar β dan foton γ serra sianr X. Data fauna diperoleh dengan wawancara dengan penduduk dan observasi pada pagi/sore hari khusus dilakukan untuk memperoleh data satwa (Burung) liar. Radiasi Zat Radioaktif Pengumpulan Data Data tingkat radiasi lingkungan awal tidak dikumpulkan. karena dari pelingkupan tidak ditemukan sumber-sumber yang mengeluarkan radiasi baik pengion maupun non pengion. melalui film dabge yang dikenakan oleh setiap petugas yang berkaitan dengan atau menggunakan pocket dosimeter. Observasi dan Wawancara pada penduduk sekitar. Kota Tangerang Selatan Banten .2. Pembandingan dilakukan menggunakan computer dengan program “densisoft”.1. 3. Analisis Data Hasil pengukuran tingkat radiasi mSv(mili Sievert) diabandingakan dengan filem controlnya. Namun demikian RSP FKIK-UIN mambangun bagian radiologi dan Kedokteran Nuklir. Analisis Data KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. menggunakan partikel α.Analisis hasil pengukuran dengan dosimeter harus dikalikan terlebih dahulu dengan harga factor kalibrasi sesuai sekala yang digunakan. Aspek Biologi 1. oleh karena itu dalamoprasional sehari-hari harus dilakukan pemantauan dampak radiasi. Pemantauan juga dilakukan terhadap pengelola bahan radioaktif unutk mengetahui berapa Bq (Bequarel) atau Ci (Curie) tingkat aktifitas radiasinya.Perkiraan kebutuhan air bersih dilakukan dengan membandingkan kebutuhan ideal renacana pembangunan Rumah Sakit Pendidikan.

bentos dan nekton. dan unutk zooplankton digunakan pengawet formalin 5%. Kota Tangerang Selatan Banten . Metode Pengumpulan data Flora dan Fauna Akuatik No Jenis Data Tela ah Dok ume n 1 Plankton v v Plankton Net 2 Benthos v v Eykman Metode PengumpulanData Obs erva si Wawa ncara Alat Yang Digunak an KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Sampel plankton diambil dan diamsukan kedalam botol dan diberi larutan lugol untuk phytoplankton. Flora dan Fauna Akuatik Pengumpulan Data Dialakukan pengumpulan data parameter biota akuatik dengan mengamati dan pengambilan sampel pada 2 (dua) titik di Situ Gintung dan saluran pembuangan parameter yang dikumpulakan adalah: Phytoplankton. dengan cara membandingkan hasil pengamatan dengan daftar satwa yang dilindungi oleh Undang-undang. 2. Pengambilan sampel plankton dilakukan penan Plankton Net. diawetkan dengan formalin 4% dan diberi label. Observasi dan Wawancara pada penduduk sekitar.Masing-masing diberi label.Selanjutnya sample dianalisis di Laboratorium. Pengambian sampel dialkukan denagn Eykman Dredge. terutama yang memeiliki karamba atau menangkap ikan di Situ Gintung.Dialkuakn analisis pada flora dan fauna. Data nekton diperoleh dari pengamatan dan wawancara dengan penduduk yang bermukim disekitar Situ Gintung.Sampel dimasukan dalam kantung plastic. Zooplankton.Selanjutnya dianalisis di Laboratorium. Analisis ditujuakan untuk mengetahui adanya satwa yang dilindungi dan juga keragaman jenisnya.

Dredge 3 Nekton v v v Catatan

Analisis Data Dilakukan analisis plankton dan Bentos, meliputi indeks keragaman, kelipahan relative dan indeks dominasi.Analisis nekton dilakukan dengan mempelajari produktivitas dan niali ekonomi.

3.1.3. Aspek Sosial Ekonomi Budaya 1. Sosial Ekonomi Pengumpulan Data Jenis data yang dikumpulkan (secara purposive random sampling) Meliputi: a). Profil kependudukan di wilayah studi (jumlah, kepadatan, persebaran dan laju pertumbuhan penduduk) b). Struktur mata pencarian penduduk c). Peluang bekerja dan berusaha d). Dinamika pola usaha e). Taraf hidup masyarakat f). Prasarana dan sarana transportasi g). Pusat-pusat pertumbuhan wilayah

KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan Banten

Analisis Data Dapat diperoleh melalui sumber primer dan skunder. Data primer diperoleh melalui metode survei dan wawancara mendalam pada beberapa lokasi yang diperkirakan terkena dampak di Desa pisangan, kecamatan ciputat,abupaten Tanggerang. Adapun data sekunder diperoleh melalui pengumpulan dari berbagai lembaga-lembaga pemerintah daerah atau instansi yang terkait. Pada Tabel 3-6, berikut dipaparkan metode ayang akan digunakan menurut jenis data yang dikumpulkan.

Tabel 3-6 Metode Pengumpulan Data Sosial Ekonomi Metode pengumpulan data No Jenis Data Penelaahan Dokumen 1 2 3 4 5 Kependudukan Struktur mata pencarian penduduk Peluang bekerja dan berusaha Taraf hidup masyarakat Dinamika dan pola usaha masyarakat Prasarana dan sarana transportasi Pusat-pusat pertumbuhan wilayah 8 Sikap masyarakat terhadap Proyek                Wawancara mendalam Observasi  -

6

7

-

 

KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan Banten

Data hasil pengamatan dan pengukuran, baik data kuantitatif maupun kualitatif akan dianalisis menggunakan metode sebagai berikut Kepadatan penduduk Kepadatan penduduk merupakan rasio antara jumlah penduduk (pt) dan luas total area administratif (L) tertentu pada suatu waktu tertentu pula. Angka ini mewakili satu jiwa per km2 D = Pt/L (jiwa/per km2) Laju pertumbuhan penduduk Persamaan yang digunakan merupakan turunan dari fungsi proyeksi pertumbuhan penduduk secara geometrik. Pt = Po (1+r)t Dimana : Pt = Jumlah penduduk pada akhir tahun ke-t Po = Jumlah penduduk pada tahun awal analisis r = Laju pertumbuhan penduduk per tahun t = Selang waktu (tahun) Rasio jenis kelamin (RJK) Angka ini menunjukkan banyaknya penduduk laki-laki (Pi) per 100 penduduk perempuan (Pp) RJK = Pi/Pp X 100 Rasio Beban Tanggungan (RBT)

KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan Banten

persaingan dan konflik di kalangan komunitas masyarakat adat/lokal. Sedangkan penduduk yang produktif berumur antara 15-64 tahun (P 15-64). Sikap masyarakat terhadap rencana pembangunan proyek RSP FKIK UIN Syarif Hidayatullah Ciputat dan fasilitas penunjangnya Data primer diperoleh melalui metode survei dengan teknik wawancara mendalam yang dilengkapi dengan observasi. Sosial Budaya Pengumpulan data Jenis data yang dikumpulkan (secara purposive random sampling) meliputi : a). Pranata ekonomi yang berkembang dikalangan masyarakat khususnya dikalangan masyarakat penduduk asli e). Komunitas masyarakat adat/lokal dan masyarakat pendatang b). dan antara masyarakat adat/lokal dengan masyarakat pendatang f). Sumber utama informasi adalah tokoh masyarakat dan pemimpin formal pada lokasi yang diperkirakan terkena dampak. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Angka ini mengukur penduduk yang belum atau tidak produktif per 100 penduduk produktif. RBT = (P 0-14 + P 65+)/ P 15-64 X 100 Tingkat Pendapatan Penduduk Rata-rata pendapatan = Jumlah pendapatan rumah tangga Jumlah rumah tangga contoh 2. Kota Tangerang Selatan Banten . Potensi kerjasama. Pelapisan sosial di kalangan masyarakat adat/lokal dan pendatang c). Acuan yang digunakan untuk penduduk belum produktif adalah penduduk yang berumur antara 0-14 tahun (P + 65 0-14 ) ditambah penduduk yang berumur 65 tahun ke atas (P ). Sistem nilai dan moral di kalangan masyarakat d).

Disamping itu data primer diperoleh melalui survei lapangan dengan jumlah sampel 50 KK. Transportasi Pengumpulan Data Data yang dikumpulkan adalah data alat transportasi yang digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari. dengan keinginan masyarakat yang mencerminkan kebutuhan idealnya. meliputi penyediaan lahan parkir. Insidensi dan Prevalensi Penyakit Pengumpulan Data Data sekunder kejadian penyakit diperoleh dari puskesmas terdekat. 3.Ir. Prediksi kepadatan lalu-lintas pada masa operasi RSP dianalisis sampai jaringan jalan utama. Survei dilakukan dengan teknik random sampling (kuisioner lampiran 5).Analisis Data Analisi data dilakukan secara kualitatif untuk mengetahui keadaan sosial budaya masyarakat. baik transportasi umum maupun pribadi. Analisis Data Analisis data dilakukan dengan mengunakan teknik epidemiologi.1. Aspek Kesehatan Masyarakat dan Kesehatn Lingkungan 1. Perkiraan lalu-lintas dimasa akan datang. Data yang dibutuhkan meliputi jenis dan jumlahnya. dari klinik UIN dan juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggerang.Juanda). 3.4. dengan memperhatikan keseimbangan antara unsur-unsur epidemiologi (host-agent-environment) KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. termasuk mengangkat issue sosial budaya yang mengemuka di masyarakat khususnya yang berkaitan dengan pembangunan RSP UIN. Kota Tangerang Selatan Banten . Analisis Data Analisis dilakukan dengan membandingkan keadaan alat transportasi yang ada dan kelancaran mobilitas. Tingkat kemacetan lalu lintas pada jalan akses dari dan ke RSP. angkutan umum dan jaringan lalu-lintas sampai ke jalan raya (Jl.H.

Analisis data Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik epidemiologi lingkungan. Survei dilakukan dengan teknik random sampling. 3.untuk memperkirakan kecenderungan tranformasi penyakit (terutama penyakit menular) yang muncul dimasa mendatang. disamping itu pada data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara di wilayah studi. Analisis data KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. tikus. kecenderungan dan analisis resiko lingkungan yang mungkin terjadi dimasa mendatang serta pengelolaan sampah dan limbah cair sesuai dengan spesifikasinya masing-masing. Data tentang akses pengobatan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan . Sanitasi Lingkungan dan vector Penyakit Pengumpulan data Data sekunder tentang sanitasi dasar. kecoa) diperoleh dari data sekunder puskesmas terdekat dan juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggeran. kesehatan lingkungan termasuk pengelolaan sampah dan limbah cair serta adanya vector penyakit (nyamuk. klinik UIN dan juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggerang. 2. Dengan memperkirakan kebutuhan minimal sarana sanitasi dasar. lalat. Kota Tangerang Selatan Banten . Fasilitas Dan Tenaga Kesehatan Pengumpulan data Data sekunder sarana dan tenaga kesehatan yang ada diperoleh dari puskesmas terdekat. Disamping itu data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan survei pengumpulan data dengan jumlah sampel 50 KK.

tenaga kesehatan dan akses terhadap sarana pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dengan penduduk yang dilayaninya. Pada tabel 3-7. Tabel 3-7 Metode pengumpulan data kesehatan masyarakat dan lingkungan Metode pengumpulan data No Jenis data Penelaahan dokumen 1 Inseden dan prevalensi penyakit 2 Sanitasi Lingkungan    Wawancara mendalam   observas i KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Analisis dilakukan dengan membandingkan data fasilitas dan tenaga kesehatan dengan rasio fasilitas. Kota Tangerang Selatan Banten . Berikut dipaparkan metode pengumpulan data kesehatan masyarakat yang akan digunakan sesuai dengan jenis data yang dikumpulkan.

3 4 Vektor penyakit menular Jenis dan jumlah fasilitas kesehatan       5 6 Jumlah tenaga medis Akses ke sarana pelayanan kesehatan -      3. Metode formal ini akan dilakukan dengan pembuatansuatu model .z) = Qj [exp {-y2} ] [exp {-(z-H)2} + exp { .z) Qj = konsentrasi zat pencemar (μ/m3) = besar emisi spesies (j. Untuk melakukan prediksi dampak akan digunakan metode formal dan atau metode analogi serta metode penilaian para ahli.g/dt) KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.y.2. Untuk pencemaran dengan model Gaussian. Metode Formal Dengan metode formal dilakukan untuk menghitung komponen lingkungan yang sifat sistemnya dapat dihitung atau dikuantifikasi. a. atau perhitungan matematis antara lain: 1.( z+H)2} ] 2σ2z 2σ2z 2σ2z 2πμσyσz Dimana :Cj (x.y. (professional judgement). Formula Model Gaussian adalah sebagai berikut: Cj (x. Metode prakiraan dampak Penting Pada prinsipnya prakiraan akan dilakukan dengan membandingkan perbedaan kualitas tanpa proyek dan dengan adanya proyek. Kota Tangerang Selatan Banten .

z = koefisien dispersi harizontal Guassin (m) = koifisien dispersi vertikal Gaussin (m) = kecepatan angin rata-rata arah sumbu x (m/dt) = tinggi efektif cerobong (m) = koordinat titik-titik yang diamati terhadap titik referensi pada sistem sumbu ruang 2. dB (A) r : jarak dari sumber.meter b.σy σz μ H X.A Dimana Q : volume air limpahan (m3/detik) C : koefisien aliran I : Intensitas hujan (mm/jam) A : Luas daerah (m2) 3.I. dB (A) PWL : Tingkat kebisingan pada sumber. Kebisingan dari kegiatan konstuksi dapat diprediksikan dengan anggapan sebagai sumber titik dengan menggunakan formal sebagai berikut : L = PWL – 20 log 10( r )-8 Dimana : L : Tingkat kebisingan yang diperkirakan. Volume air limpahan dengan model : Q = 0.C.278. Pendekatan analogi KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.y. Kota Tangerang Selatan Banten .

Selain itu metode prakiraan dampak dilakukan pula dengan cara membandingkan dengan baku mutu lingkungan yang bersumber dar : Baku Mutu Air Badan Air sesuai dengan kep-02/MENKLH/I/1988 (lampiran) kriteria air untuk proses dan bahan baku. Lamanya dampak berlangsung d. Pendekatan ini digunakan untuk memperkirakan dampak sosekbud dan lingkungan binaan. Peraturan Pemerintah no 41 tahu 1999 tentang pengendalian pencemaran udara. Jumlah manusia yang akan terkena dampak b. Kota Tangerang Selatan Banten . c. Metode Penilaian Para Ahli Dengan metode ini hubungan kegiatan terhadap komponen/parameter lingkungan di prakirakan berdasarkan pengetahuan/pengalaman para ahli yang tergabung dalm tim studi ini.Pendekatan ini dilakukan dengan mempelajari dampak lingkungan yang timbul akibat kegiatan sejenis yang telah berlangsung pada areal tertentu ditempat yang sama atau di tempat lain yang kondisi lingkungannya identik dengan kondisi lingkungan wilayah studi. sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam mempertimbangkan dampak di wilayah studi. Intensitas dampak e. serta berdasarkan keputusan kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Nomer : kep -056 Tahun 1994 tanggal 18 Maret 1994 yang ditentukan melalui kriteria: a. Pendekatan ini digunakan untuk memprakirakan dampak perairan baik fisik maupun biologi serta untuk memprakirakan dampak sosekbud. Prakiraan dampak dilakukan dengan mengacu pada kriteria dampak penting menurut penjelasan pasal 15 ayat 1 Undang-undang Nomer : 23 tahun 1997. Banyaknya komponen lingkungan yang akan terkena dampak KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Luas wilayah persebaran dampak c.

Kemungkinan adanya netralisasi atau akumulasi antara dampak yang satu dengan dampak lainnya dengan cara diskusi di antara anggota tim studi ANDAL. Kota Tangerang Selatan Banten . cukup penting 5.f.3. Untuk mempermudah penelusuran dampak maka metode diagram alir yang dilengkapi matrik dengan pembobotan juga digunakan. Metode Evaluasi Dampak Penting Evaluasi dampak penting dimaksudkan untuk menilai dampak kumulatif akibat adanya proyek terhadap semua komponen lingkungan sejak tahap pra-kontruksi sampai tahap pasca operasi. Kurang penting 3. Besar 3. terlebih dahulu ditetapkan interval nilai sebagai berikut : . kecil 3. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. evaluasi dampak penting juga dimaksudkan sebagai upaya untuk mengevaluasi arah dan kecenderungan semua perubahan yang akan terjadi dalam ruang dan waktu tertentu secara holistik dan kausatif sebagai akibat adanya aktifitas dari rencana kegiatan. sedang 1. Sedangkan pemberian nilai penting dan besarnya dampak. Prakiraan dampak penting ini dilakukan dengan mempertimbangkan : a.Besarnya dampak : 5. penting . Berbalik atau tidak berbaliknya dampak. Selain itu. Kemampuan lingkungan (dari rona awal) dalam menetralisir/meredam dampak b. Sifat kumulatif dampak g.Pentingnya dampak : 1.

2. Komponen lingkungan.3. sekunder. 056 tahun 1994 dengan mengunakan pendekatan Holistik dan kausatif serta pendekatan arah pengelolaan lingkungan: 3.1. tersier. Hasil prakiraan dampak penting yang akan terjadi terhadap komponen dan parameter lingkungan sebagai akibat kegiatan proyek ini akan dievaluasi dengan berpedoman kepada peraturan pemerintah N0.Untuk mengevaluasi dampak penting secara holistik berbagai perubahan lingkungan tersebut atau yang bersifat mendasar. dan komponen kegiatan yang paling banyak menimbulkan dampak. Kota Tangerang Selatan Banten . digunakan metode matrik dan bagan alir dampak penting. Dengan alat bantu ini pendekatan yang dilakukan dapat terarah lagi untuk mengetahui komponen lingkungan yang paling banyak terkena dampak. apabila memang tidak memungkinkan untuk melakukan melalui sumber dampak. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.kep. Selain itu juga akan membantu memprioritaskan pengelolaan lingkungan dari beberapa komponen lingkungan yang terkena dampak dan kegiatan sebagai sumber dampak. Pendekatan Arah Pengelolaan Lingkungan Dengan alat bantu sebagaimana tersebut diatas maka selanjutnya dilakukan pendekatan pengelolaan lingkungan dengan mengacu pada : Sumber dampak. apabila komponen kegiatan atau komponen lingkungan yang memang dapat diatasi melalui sumber dampaknya. Pendekatan Holistik & Kausatif Pendekatan disini dilakukan dengan mengunakan diagram alir untuk mengetahui sumber-sumber dampak serta dampak-dampak turunan atau dampak primer. misal dampak dari meningkatnya pencemaran udara akibat banyaknya kendaraan yang masuk ke lokasi proyek.3. dal lain sebagainya. 27 tahun 1997 dan keputusan Bapedal RI N0. Selain dari itu juga akan dilengkapi dengan alat bantu dengan metode matrik. misal pencemaran kualitas air dari aktifitas mobilitas material dan peralatan. pada ruang dan waktu tertentu akibat adanya proyek. 3.

SKM. b. Kes KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kota Tangerang Selatan Banten .BAB IV PELAKSANAAN STUDI 4. 5. Penanggungjawab : Dr. M. Kertamukti No. Nama Instansi : (Pusat Pengkajian Islam Masyarakat) PPIM UIN Jakarta Alamat : Jl. Ciputat 15419 Tangerang Selatan c. Pembangunan Perumahan (PP) Alamat : : : Direktur Penanggungjawab Jabatan 4. d.1.2. Nama Instansi : PT. H. b. Identitas Pemrakasa a. Pisangan Barat. c. Penyusun Studi AMDAL a. Arif Sumantri.

Med. 8. 1. Zulfikar. 6. SKM. Si Indriani K. Kota Tangerang Selatan Banten . Ed Ir. M. 5. 12. SKM Said Muchsin. M. SE. SKM Firman Hidayat. 10. M.1 Tabel 4.d. 7. Arifin. 9. Nama Dr. dengan komposisi seperti tercantum pada tabel 4. SKM Ahli Teknik Sipil Ahli Fisika dan Kimia Ahli Hidrologi Ahli Lingkungan Ahli Biologi Ahli SosBud Ahli Sosek Ahli Tata Ruang Ahli Kesehatan Masyarakat Komputer Administrasi Komputer AMDAL KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. H. Jabatan : Direktur Divisi Kesehatan Pemberdayaan Masyarakat (KPM) PPIM UIN Jakarta Tim penyusun AMDAL ini terdiri dari ………… orang tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu. M. Komposisi Tim Penyusun Studi AMDAL Pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta No. Kes Jabatan Ketua Tim/ Ahli Teknik Lingkungan 2. M.Si dr. Arif Sumantri.Si Prof. SKM Ayu Pradipta WHP.1. sesuai dengan ruang lingkup kegiatan studi. Murodi. Dr. 3. Fika Ekayanti. MA Ahmad Zaidi.Si Dr. M. 11. 13. ST N. Agus Salim. 4. Siti Jamilah. Etyn Yunita. MBA Ir.

Ahli Teknik Sipil Rincian tugas ahli teknik sipil antara lain. • Analisis dan evaluasi dampak kegiatan proyek terhadap sarana dan prasarana.Keterangan: *) Curriculum Vitae masing-masing anggota (Lampiran 6) Uraian tugas dan tanggung jawab masing-masing tenaga ahli secara rinci adalah sebagai berikut: a. meliputi: • Penyusunan deskripsi rencana kegiatan proyek. Kota Tangerang Selatan Banten . • menyiapkan laporan pendahuluan. • Melakukan kordinasi dan konsultasi dengan Pemberian Tugas (Direksi Pekerjaan). b. Ketua Tim/Ahli Lingkungan Ketua Tim mempunyai tanggung jawab teknis untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan penyusunan dokumen AMDAL. dan instansi terkait. • Pengumpulan data tentang sarana dan prasarana dilokasi proyek dan sekitarnya yang mungkin terkena dampak proyek. sesuai dengan persyaratan teknis tercantum dalam Kerangka Acuan. Tugas Pokok antara lain: • Penyusunan program kerja detail. komisi Penilai AMDAL. laporan bulanan konsep laporan akhir dan laporan akhir berupa Dokumen AMDAL dengan bantuan anggota tim yang bersangkutan. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. • Mengkordinir pelaksanaan pekerjaan yang yang dilakukan oleh semua anggota tim.

• Perumusan upaya pengelolaan lingkungan. • perumusan alternatif penanganan dampak fisik termasuk saran upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan. • penyusunan laporan hasil studi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya. meliputi: • Pengumpulan dan analisis data kimia meliputi kualitas air permukaan dan air bersih air minum di lokasi proyek dan sekitarnya. c. khususnya melalui pendekatan teknologi. Ahli Hidrologi KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. e. d. • perumusan alternatif penanganan dampak kimia termasuk saran upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan. Kota Tangerang Selatan Banten . Ahli Fisika Rincian tugas Ahli Fisika antara lain. • penyusunan laporan hasil studi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya. • Pendugaan dan evaluasi dampak kegiatan proyek terhadap komponen lingkungan fisik. kualitas udara dan kebisingan dilokasi proyek dan sekitarnya. meliputi: • Pengumpulan dan analisis data fisikmeliputi fisiografi. sesuai dengan hasil dan analisis dan saran dari tenaga ahli lainnya. • penyusunan laporan hasil studi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya. • Pendugaan dan evaluasi dampak kegiatan proyek terhadap komponen lingkungan kimia. Ahli Kimia Rincian tugah Ahli Kimia antara lain.

meliputi : • Pengumpulan dan analisis data teknologi lingkungan yang mungkin dikembangakan disekitar proyek. Ahli Biologi Rincian tugas Ahli Biologi antara lain.Rincian tugas ahli Hidrologi antara lain. hidrologi. • Analisis dan evaluasi dampak kegiatan proyek terhadap lingkungan yang bisa dipecahkan dengan teknologi lingkungan • Perumusan upaya pengelolaan lingkungan. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. • Penyusunan laporan hasil studi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya. • Pendugaan dan evaluasi dampak kegiatan proyek terhadap komponen lingkungan hidrologi (perubahan pola aliran sungai. khususnya melalui pendekatan teknologi. dan drainase dilokasi proyek dan sekitarnya. Ahli Lingkungan Rincian tugas Ahli Teknik Lingkungan antara lain. Kota Tangerang Selatan Banten . pencemaran air). • penyusunan laporan hasil studi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya. • Perumusan Alternatif penanganan dampak hidrologi termasuk saran ipaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan. g. f. meliputi : • Pengumpulan dan analisis data biologi (flora dan fauna) dilokasi proyek dan sekitarnya. sesuai dengan hasil analisis dan saran dari tenaga ahli lainnya. meliputi: • Pengumpulan dan analisis data iklim.

Pendugaan dan evaluasi dampak kegiatan proyek terhadap komponen lingkungan sosial dan ekonomi. Ahli Sosial Ekonomi Rincian tugas Ahli Sosial Ekonomi antara lain. penyusunan laporan hasil studi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya. • perumusan alternatif penanganan dampak sosial dan ekonomi termasuk saran upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. meliputi : • • Pengumpulan dan analisis data sosial Budaya di wilayah studi dan sekitarnya. Pendugaan dan evaluasi dampak kegiatan proyek terhadap komponen lingkungan sosial dan budaya. • penyusunan laporan hasil studi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya. Kota Tangerang Selatan Banten . meliputi : • • Pengumpulan dan analisis data sosial ekonomi di wilayah studi dan sekitarnya. • i. • perumusan alternatif penanganan dampak sosial dan budaya termasuk saran upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan.• Pendugaan dan evaluasi dampak kegiatan proyek terhadap komponen lingkungan biologi (flora dan fauna). • h. penyusunan laporan hasil studi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya. Ahli Sosial Budaya Rincian tugas Ahli Sosial Budaya antara lain. • perumusan alternatif penanganan dampak biologi termasuk saran upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan.

Perkiraan Persentase omponen-komponen biaya studi tersebut disajikan pada Tabel 4. • penyusunan laporan hasil studi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannnya. meliputi: • Pengumpulan dan analisis data lalu lintas di jaringan ajalan sekitar lokasi proyek. Ahli Kesehatan Masyarakat Rincian tugas Ahli Kesehatan Masyarakat antara lain.j. Biaya Studi Pelaksanaan studi AMDAL pembangunan gedung FISIP UIN ini dibiayai dengan dana APBN. Kota Tangerang Selatan Banten .3. • Pendugaan dan evaluasi dampak kegiatan proyek terhadap aspek lalu lintas dan kerusakan jalan serta keselamatan lalu lintas. • Pendugaan dan evaluasi dampak kegiatan proyek terhadap komponen kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan. meliputi : • Pengumpulan dan analisis data kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan di wilayah studi sekitar. k. Ahli Teknik Lalu Lintas Rincian tugas Ahli Lalu Lintas antara lain. • perumusan alternatif penanganan dampak terhadap lalu lintas termasuk saran upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan. • penyusunan laporan hasil studi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya. • perumusan alternatif penanganan dampak kesehatan masyarakat termasuk saran upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan. 4.2 berikut: KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Tabel 4. Konsultasi masyarakat Pelaporan dan presentasi Material dan peralatan kantor Lain-lain Pajak (Ppn) TOTAL 20 3 2 10 100 Persentase (%) 45 10 10 4. Uraian Honorarium tenaga ahli Survey Lapangan Pengumpulan data dan analisis Laboratorium 4.4.1 Jadwal Pelaksanaan studi AMDAL Proyek Pembangunan Gudung FISIP-UIN KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. dengan jadwal kegiatan sebagaimana tercantum pada Gambar 4. 2.Jangka Waktu Pelaksanaan Studi Pelaksanaan studi AMDAL Pembangunan gedung FISIP UIN ini direncanakan selama 3 (tiga) bulan kalender. 5.1. 6.1. 3.2 persentase Komponen Biaya Studi AMDAL No.4. 1. Gambar 4. 7. Waktu dan Produk Pelaksanaan Studi 4. Kota Tangerang Selatan Banten .

Studi Kepustakaan d. Persiapan Kegiatan OKT NOV DES a. Penyusunan KA ANDAL Pengumpulan data sekunder b. Planton dan bentos 5. Presentasi h. Penyajian KA-ANDAL g. Sosialisasi Masyarakat f. Penyusunan Dokumen AMDAL KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sosial d. Peninjauan Lapangan c.No 1. Survey Lapangan a. a. Analisis Laboratorium a. Biologi c. Kota Tangerang Selatan Banten . Kualitas air c. Fisika-kimia b. Konsultasi UIN e. Pengurusan administrasi/perizinan b. Perbaikan KA-ANDAL 3. Kualitas udara b. Kesehatan Masyarakat & lingkungan 4. Mobilisasi Personil 2.

harus diserahkan sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar pada akhir bulan November 2011. Dokumen ANDAL b. Laporan pendahuluan b. Laporan Akhir 4. Perbaikan Dokumen g. 6.a. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kota Tangerang Selatan Banten . Laporan tersebut berisi rencana kerja konsultan secara rinc. Konsep Laporan Akhir c.Produk Studi Produk pelaksanaan studi AMDAL. antara lain mencakup program kerja detai dan metode studi b) Dokumen KA-ANDAL KA ANDAL yang sudah diperbaiki sesuai masukan sidang Komisi. sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditetapkan tersebut diatas adalah: a) Draft KA-ANDAL Draft KA ANDAL yang sudah siap dipresentasikan. Perbaikan ANDAL. Dokumen RPL d. kepada UIN. harus diserahkan sebanyak 25 (duapuluh lima) eksemplar pada pertengahan bulan November 2011.RKL dan RPL Pelaporan a. Konsultasi UIN f.2. Ringkasan Eksekutif e. Presentasi di Komisi AMDAL h.4. Dokumen RKL c.

RKL.c) Draf ANDAL. RKL. KA-ANDAL Proyek Pembangunan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. d) Dokumen ANDAL. Untuk memperoleh pengesahan Walikota Tangerang Selatan. RKL dam RPL serta ringkasan Eksekutif Draft ANDAL. RPL dan Ringkasan Eksekutif Dokumen ANDAL. paling lambat awal tahun 2012. RKL. RPL dan Ringkasan Ekskutif harus diserahkan kepada UIN sebanyak 25 (duapuluh lima) eksemplar. Kota Tangerang Selatan Banten . untuk dipresentasikan di Tim Teknis dan Komisi Penilai AMDAL Kota Tangerang Selatan. RPL dan Ringkasan Ekskutif yang telah diperbaiki sesuai dengan masukan waktu presentasi harus diserahkan sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar kepada UI N.