Anda di halaman 1dari 40

Masalah Kesehatan Lapangan

Agung Malinda Wijaya, dr


Seminar dan pelatihan kesehatan lapangan dengan pertolongan dan penanggulangan pada kegawat daruratan Resimen Mahasiswa STIKES Hang Tuah Surabaya 7 DAN 8 APRIL 2012

Wound Management
Penanganan Luka
Luka

Adalah Terputusnya Kesinambungan Jaringan Tubuh Akibat Suatu Trauma Atau Penyakit

PEDOMAN DASAR PERTOLONGAN LUKA


a. Jangan sentuh luka dengan tangan/alat kotor.
b. c. d. e. f. g. Jangan cuci luka dengan air tidak steril. Bersihkan dengan ANTISEPTIK. Bebaskan dari pakaian yang menutupi. Tutup dan balut dengan KASA STERIL. Bila ada pdarahan,balut tekan n tinggikan luka. Bila harus pasang kapas, pasang setelah kasa.

MACAM MACAM LUKA LUKA MEMAR LUKA LECET (EXCORIASI) LUKA IRIS (ROBEK/LASERASI) LUKA TUSUK LUKA TEMBAK LUKA BAKAR LUKA GIGITAN
4

Luka Memar
1) Luka disebabkan karena tumbukan keras dengan benda tumpul 2) Gejala:Pd tempat luka kebiruan, bengkak dan nyeri. 3) Pertolongannya : a) Bersihkan luka dari kotoran dengan kapas steril yang diberi betadine. b) Berikan obat anti nyeri tuk hilangkan rasa sakit c) Luka akan sembuh sendiri secara bertahap.
5

LUKA LECET ( EXCORIASI )


Tidak Dalam / Superficial Mengenai Sebagian Atau Seluruh Kulit ( Epidermis,

Dermis ) Tidak Mengenai Subkutis Sangat Nyeri

Luka Iris / Robek (Lacerasi)


1) Penyebab, akibat irisan benda tajam ATAU benda tumpul 2) Tanda-tandanya : a) Tepi luka rata (pd benda tajam), tdk teratur (pd tumpul) b) Bila Semua jaringan kulit spt akar rambut, pembuluh darah n saraf putus, maka perdarahannya banyak. c) Sudut luka runcing 3) Pertolongannya : a) Hentikan perdarahannya,dg pembalut penekan. b) Bersihkan luka dengan betadine. c) Beri obat betadine. d) Dibalut.
7

Luka Tusuk
1) Luka yg disebabkan o/ tusukan benda tajam 2) Gejala: Lubang kecil tp dalam, Perdarahan keluar/ke dalam 3) Pertolongannya: a) Periksa : - Kesadaran menurun atau tidak - Denyut nadi - Wajah pucat atau tidak. b) Luka tusuk di dada, perut, leher & kepala segera evakuasi c) Pd luka tusuk di lengan, tungkai, hentikan perdarahan dg pembalut penekan, stlh luka dibersihkan, lalu evakuasi. d) Jangan cabut benda yang menancap
8

Luka Tembak
1) Berat atau ringannya luka tembak tergantung pada : a) Lokasi luka c) Jenis peluru b) Jarak tembakan d) Arah peluru 2) Penyebabnya. Peluru oleh Senjata api 3) Gejala-gejalanya : a) Terdapat luka tembak (luka masuk kecil, luka keluar yg besar) b) Perdarahan bisa keluar, ke dalam. c) Jika perdarahan banyak pasien pucat n dpt tjd Syok. d) Merusak banyak jaringan

Pertolongannya
a. Hentikan perdarahan dengan pembalut penekan. b. Jika korban tersebut terlihat pucat, nadi cepat dan kecil, dan atau kesadaran menurun, maka kemungkinan tjd perdarahan ke dalam. c. segera bawa ke rumah sakit terdekat.

10

Luka Bakar
Luka bakar adalah kerusakan jaringan tubuh yang disebabkan karena suhu tinggi (lebih dari 600 C) atau bahan kimia dapat yang timbulkan panas Penyebab a) Api b) Cairan / benda panas c) Bahan kimia seperti lysol, kreolin, dsb. d) Sinar terik matahari e) Listrik f) Radiasi
11

Gejala-gejalanya

Tingkat 1

Tingkat 2

Tingkat 3

12

RULE OF NINE 9 9 9 9

9
Punggung atas

Punggung Bawah

9 1 9 9
9 9
13

Pertolongan Luka Bakar


a) Siram / rendam air bersih (jangan air es !). b) Tutup luka bakar dengan kain steril / bersih yg lembab. c) Bila ada, oleskan obat salep seperti Borzalf steril, Levertan zalf steril, Bioplacenton .(jangan odol/kecap!) d) Balut longgar-longgar. e) Berikan banyak minum (hanya bila sadar!). f) Dijaga korban jangan sampai kedinginan. g) Jangan pecahkan bulae (gelembung)!! h) Periksa kesadaran, nadi dan luasnya luka bakar. Jika >10% , kesadaran ,nadi kecil dan cepat, sgra diinfus. i) Bawa ke rumah sakit terdekat !!
14

Luka gigitan manusia


Pengobatan
(1) Luka dioles dengan mercurochrome 2% atau dengan yodium tinctuur 3% atau dengan betadine. (2) Taburi dengan bubuk sulfa steril bila ada (3) Tutup dengan kain steril dan kapas (4) Kemudian dibalut.
15

Luka gigitan anjing gila


(Rabies)
Gejala anjing yang menderita Rabies : (1) Kelakuan ganjil, tidak seperti biasanya. (2) Kadang pendiam, lalu menjadi galak mendadak. (3) Tidak mau makan. (4) Suka menggigit anjing lain/orang yg mendekatinya/benda apa saja yang diberikannya. (5) Suka lari kian kemari. (6) Mulut berbuih dan bunyi gonggongannyaberbeda. (7) Takut melihat air. (8) Ekornya dijatuhkan ke bawah selangkangannya.
16

Pertolongan :
1. Segera kirim ke Rumah Sakit 2. Luka gigitan dibersihkan dg air sabun, kemudian dibilas lagi dg air garam yang hangat. 3. Bila lukanya tidak beraturan dan dalam, susah untuk dibersihkan, maka luka diperlebar dg irisan baru yang steril, sehingga bisa dibersihkan betul. 4. Luka ditutup dengan kain kasa steril,betadin dan dibalut.

17

GIGITAN ULAR
(1) Cek kesadaran penderita,n cek ABC nya. (2) Kenali penyebabnya dari luka gigitan. (3) Membersihkan luka dengan sabun. (4) Merendahkan luka dari jantung. (5) Beri penekanan pada pembuluh darah Lymphe dg membalut atas n bawah luka tuk hambat menjalarnya racun menuju jantung n otak dg perban elastis. (6) Bila korban alami henti napas, beri napas buatan. (7) Berikan istirahat. (8) Segera evakuasi untuk mendapatkan ABU.
18

Harus diingat pada luka gigitan ular :


a. Pemasangan pembalut, bukan untuk menghentikan perdarahan.
b. Apabila tidak jelas, maka dianggap gigitan ular berbisa. c. Jangan sekali-sekali mengisap bisa ular dengan mulut.

d. Korban jangan disuntik dengan morphine sebab suntikan


morphine dapat menimbulkan penekanan pernapasan sehingga bisa terjadi henti napas. e. Setelah ditolong, korban harus istirahat.

19

Jenis Luka Tertentu Menurut Lokasinya

Luka di Kepala
Ada tiga macam luka di kepala : a) Luka kepala di luar tengkorak (Extra cranial) b) Luka tengkorak terbuka (Open cranial cerebral wound) c) Luka tengkorak tertutup (closed cranial cerebral wound) Pertolongan : 1. Bersihkan dan Tutup luka. 2. Cek kesadaran dan ABC-nya. 3. Kirim ke RS.
21

LUKA PADA MATA


Pertolongannya : a) Jangan sekali-kali mencoba membersihkan mata yang sudah terluka. b) Tutup mata dengan pembalut cepat. c) Segera evakuasi ke RS.

22

LUKA LEHER
BILA LUKA HEBAT BIASANYA KORBAN MUDAH MENINGGAL Sering Akibat Trauma Gejala: Luka, perdarahan...atasi!! Patah tulang leher, awas lumpuh! Henti napas,...jaga jalan napas,napas buatan

23

LUKA TEMBUS DADA


Pertolongannya a) Korban ditidurkan atau setengah duduk. b) Cegah agar udara tidak masuk ke dlm dada melalui luka tsb dg berikan pembalut / kain kasa ber-vaselin dan beri perekat di 3 sisinya. c) Tidak diberi analgesic (anti nyeri). d) Korban dilarang berbicara, krn lbh memudahkan udara msk ke dlm ruangan dada (memperberat keadaan). e) Laksanakan evakuasi segera !!
24

LUKA PERUT
Pertolongan : a) Tidurkan korban posisi setengah duduk, bila lukanya melintang, n tidur telentang bila lukanya membujur. b) Bila korban dalam keadaan Syok, atasi segera. c) Hentikan Perdarahan. d) Bila ada luka terbuka, ditutup dengan kasa steril atau pembalut cepat yang besar. e) Balut dengan kain segitiga (mitella). f) Lipat kedua tungkai. g) Segera evakuasi.
26

Keracunan
Intoxication

Keracunan makanan/minuman
suatu keadaan yang disebabkan oleh racun yg ada dlm makanan/minuman yg kita konsumsi.

Racun dpt berupa :


hasil produksi beberapa bakteri (Staphilococcus, E.Coli, dll) Bahan kimia (pewarna, pestisida, plastik,logam berat) Hasil produksi dr jamur, parasit,micro organisme lain

Gejala: Keluhan sal. Pencernaan (mual, muntah, nyeri perut, hiper/hipo peristaltik, diare, dll) Penanganan : Selain o/ asam/basa kuat atau bhn korosif lainnya, bahan yg tertelan dapat dimuntahkan o/ asam keras : antasid 4 tab sekaligus Minum air yg byk, pemberian susu /air kelapa ckp bermanfaat beri hidrokarbon norit 5 tab sekaligus

Keracunan bhn organophospat


Keracunan bhn organophospat dan karbamat seperti pestisida, baygon dan sejenisnya. Gejala : Diare, urin tertahan, miosis, kejang otot, cemas, mulut berbusa krn hipersalivasi, kram perut, muntah, bronkospasme (sesak), lakrimasi (kluar air mata), hiperperistaltik, letargi (lemah). Kematian lbh sering krn depresi pernafasan.

Penanganan : a. Airway : jaga jln napas ttp terbuka, bersihkan dari muntahan dan liur, kalau perlu tindakan pembebasan tk lanjut. b. Breathing : beri oksigen 100% c. Circulation : pasang infus, pantau tanda2 vital (nadi, napas, tensi, suhu) (di RS) d. Bilas lambung e. Obat : karbon aktif (25-100gr dlm 300800cc), atropine inj 2-4mg tiap 5-10mnt

Keracunan Gas
Sulit di deteksi, sgt berbahaya. Plg sering gas CO (tdk bau,tdk bwarna). CO~Hb sgt kuat (200x dibanding O2~Hb) Gejala: Pusing, mual, sesak, sakit kepala, penglihatan terganggu,pingsan, nyeri dada. Jangka panjang / dosis besar menyerang sistem pernapasan, kardiovaskular dan saraf pusat.

Penanganan : a. Airway : jaga jln napas ttp terbuka b. Breathing : beri oksigen 100% c. Circulation : pasang infus, pantau tanda2 vital (nadi, napas, tensi, suhu) d. Terapi O2 hiperbarik sgt bermanfaat

Keracunan bahan iritan


Dapat terkena di mata dan kulit.
Mata, gejala : mata perih, silau bila kena cahaya, air mata berlebihan, perlekatan. Kulit, gejala : gatal, nyeri bhkn panas, kulit merah (~ biduran), lapisan gelembung isi air, terkelupas

Penanganan : a. Mata : Bawa ke tempat yg tdk menyilaukan Irigasi mata dg NaCl 0,9% / air bersih mengalir selama 10 mnt Tutup dan bebat mata, RUJUK !! b. Kulit : Luka kering, perlakukan kering Luka basah, bersihkan dg air bersih / NaCl 0,9% Salep Hidrokortison 1 2,5% Gatal : ctm, dexamethason

Pingsan
Syncope

Kondisi kehilangan kesadaran secara mendadak yang disebabkan kurangnya aliran darah (hypovolemia) dan kadar oksigen (hypoxia) di otak dan bersifat sementara. Penyebab: overstimulasi saraf vagus, penurunan tekanan darah, anemia, dehidrasi, syok, hipoglikemi Gejala awal : pusing (dizziness), penglihatan kabur, tinitus (denging), rasa panas di badan.

Pertolongan
Bawa ke tempat yg sejuk dan jangan di kerumuni. Longgarkan pakaian, jgn smp kedinginan. Jaga jalan napas tetap plong. (jangan beri bantal, trutama bl akibat kecelakaan/jatuh dari ketinggian) Beri minum hanya bila sadar !! Bila ada perdarahan, hentikan! Bila tidak kunjung sadar, bawa ke RS terdekat.