P. 1
Lap Prakerin Salma

Lap Prakerin Salma

|Views: 67|Likes:
Dipublikasikan oleh Chadir Gokhil Meanh

More info:

Published by: Chadir Gokhil Meanh on Apr 17, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2012

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) DI BALAI PERLINDUNGAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (BPTPH) PROVINSI GORONTALO

Oleh:

Salma Mustapa

Program Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura

DINAS PENDIDIKAN NASIONAL KABUPATEN GORONTALO SMK GOTONG ROYONG TELAGA 2012

Pd Nip.LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN HASIL PRAKTIK KERJA INDUSTRI Satuan Pendidikan Prog.19820602 200901 2 005 Mengetahui dan Menyutujui Kepala Balai Kepala Sekolah Ir. 19781116 200604 2 006 Nip. Gorontalo 26 April 2012 Pembimbing Industri Pembimbing Sekolah Novianty Murad. Labanga. S. SP Yusnita Basiru. Abd Ajis K. MM Drs. Nurdin Hippy. Keahlian Lokasi Prakerin : SMK Gotong Royong Telaga : Budidaya Tanaman Pangan dan Hortikultura : Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Gorontalo Nama Peserta : Salma Mustapa Diajukan sebagai persyaratan akhir dalam mengikuti Praktik Kerja Industri (Prakerin) Tahun Pelajaran 2011/2012. .

4. sehingga dapat menyelesaikan penyusunan laporan ini sesuai yang diharapkan. Oleh karena itu kritik dan saran yang sifatnya membangun dari semua pihak demi kesempurnaan laporan ini. Bapak Ir.Nip. SP Selaku Pembimbing I 5. 2. Sri Endang Badu. 19590530 198703 1 004 Nip. Bapak Rubiyanto Maku. KATA PENGATAR Rasa syukur yang dalam saya sampaikan kehadirat Allah SWT. karena berkat karunia berupa nikmat kesehatan dan kesempatan kepada saya. Ibu. SP selaku Penanggungjawab Laboratorim BPTPH Provinsi Gorontalo. Bapak Aman Samani. MM selaku Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo. Nurdin Hippy. Ibu Novianti Murad. Bapak Drs. baik dari aspek penulisan maupun ketetapan kata dan bahasa yang dianjurkan. Labanga selaku Kepala Sekolah SMK Gotong Royong.Si Selaku Pembimbing III 6. SP selaku Ketua Prakerin . Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih banyak terdapat kekurangan. Dalam laporan ini saya membahas InventarisasiAgens Hayati Pada Tanaman Kedelai. Abdul Azis K. S. Tak lupa pula saya mengucapkan terima kasih kepada Yth : 1. 3.

S. Ibu Yusnita Y.7. Basiru. April 2012 Penulis .Semoga laporan ini dapat memberikan yang terbaik kepada kita semua. Gorontalo.Pd selaku Pembimbing dari Sekolah 8. Staf Dewan Guru dan Tata Usaha SMK Gotong Royong Telaga Yang telah banyak membantu dalam kegiatan prakerin. Staf BPTPH Provinsi Gorontalo 9.

1. Dapat menyerap perkembangan teknologi dan budaya kerja.2 Tujuan Tujuan dari Pelaksanaan PRAKERIN adalah : Dapat menambah wawasan siswa-siswi SMK. Menjadi tenaga kerja yang berwawasan mutu.BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Prakerin adalah satu program dari SMK yang kegiatannya terlibat langsung dalam pekerjaan dunia usah dan industri. bisnis kewirausahaan dan produktif. untuk itu melalui program prakerin ini kami berkesempatan untuk belajar atau terjun langsung ke dalam dunia usaha dan industri. . Dengan ilmu yang kami dapatkan dari sekolah. Ekonomis. Dalam program ini siswa diuji untuk beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan lingkungan dunia kerja yang sesungguhnya.

Dinas Pertanian dan . maka unit laboratorium lapangan yang ada di Gorontalo mengubah statusnya menjadi unit kerja tersendiri yang terlepas dari BPTPH Provinsi Sulawesi Utara. Melalui PERDA nomor 43 Tahun 2002 terbentuklah Kantor Perlindungan Tanaman. Hewan dan Ternak Provinsi Gorontalo yang merupakan salah satu Unit Kerja Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo.BAB II PROFIL DUDI 2. Sejarah BPTPH Provinsi Gorontalo Ketika Gorontalo masih merupakan Wilayah Provinsi Sulawesi Utara Institusi Perlindungan Tanaman di Daerah Gorontalo masih merupakan Laboratorium lapangan yang merupakan unit kerja dari Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Sulawesi Utara. Dengan adanya otonomi dareah dan terbentuknya Provinsi Gorontalo. 6 Tahun 2007 tanggal 16 Juli 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Provinsi Gorontalo Tahun 2007. Kemudian dengan adanya PERDA No.1. maka Kantor Perlindungan Tanaman. Hewan dan Ternak Provinsi Gorontalo yang semula merupakan unit kerja perangkat daerah tersendiri berubah menjadi Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) dan merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo.

2. NURDIN HIPPY. MM KASUBAG TATA USAHA SALEH POMANTO.2 STRUKTUR BPTPH PROVINSI GORONTALO Struktur Organisasi Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo adalah sebagai berikut :     Kepala Balai Sub Bagian Tata Usaha Seksi Pelayanan Teknis Kelompok Jabatan Fungsional KEPALA BALAI Ir. SP KASIE YANTEK SALIM KIAY. SP KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL LPHP TUGAS TATA USAHA : TUGAS PELAYANAN TEKNIS : TUGAS KJF : . H.

sesuai dengan peraturan perundang-undangan. d. . penetapan diagnosa dan menyebarluaskan informasi OPT. Gorontalo Kab.3 Tugas Pokok dan Fungsi BPTPH  BPTPH Provinsi Gorontalo mempunyai tugas melaksanakan pengamatan. e. Melakukan peramalan OPT secara spesifik lokasi. Bonbol Kab. Melakukan pengamatan. peramalan. penerapan teknik pengendalian organisme pengganggu tumbuhan serta pengawasan pestisida. Melaksanakan ketata usahaan. Gorut : : : : : : 2. Pohuwato Kab. b. Melakukan penetapan rekomendasi pengendalian OPT. Melaksanakan pengawasan mutu dan residu serta pemantauan dampak penggunaan pestisida. Boalemo Kab. c.KOORDINATOR TIKAB Kota Kab.  Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud BPTPH mempunyai fungsi : a.

DIPA dan PO melakukan pengurusan penerimaan keuangan Negara bukan pajak/PAD. Urusan Rumah Tangga dan Perlengkapan - . perawatan. melakukan pengurusan surat masuk. melakukan pengiriman dan penerimaan berita melalui teleks. naskah. telegram. melakukan pengetikan dan penggandaan surat. perlengkapan dan rumah tangga meliputi : 1. surat menyurat dan kearsipan b. kearsipan. Sub bagian tata usaha mempunyai tugas melakukan urusan kepegawaian. menghimpun dan menyusun laporan berkala kantor melakukan penyiapan. keuangan. dan dokumen. radio telekomunikasi langsung. menyiapkan bahan penyelesaian kerugian Negara melakukan pencatatan dan pengklasifikasian laporan hasil pemeriksaan (LHP) serta menyiapkan bahan tindak lanjutnya. membukukan realisasi anggaran rutin dan pembangunan serta menyiapkan bahan pertanggung jawaban keuangan. menghimpun dan menyiapkan bahan usulan revisi DIK. dan faximil. surat menyurat. mengumpulkan. pengelolaan administrasi keuangan. penyusutan dan usulan penghapusan arsip 2. Administrasi Keuangan menyiapkan bahan dan menyusun rencana anggaran rutin dan pembangunan. perlengkapan dan rumah tangga balai dengan uraian tugas sebagai berikut : a. mengelola dan menyajikan data keuangan untuk bahan penyusunan laporan keuangan secara periodik. pengelolaan kepegawaian.

Seksi Pelayanan Teknis mempunyai tugas melakukan pelayanan teknis kegiatan perlindungan tanaman. penyelenggaraan upacara dan rapat dinas serta pelayanan tata usaha pimpinan.- menyiapkan perlengkapan. Menghimpun. kendaraan dinas. Mengoperasionalkan sistem dokumentasi serta kegiatan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura. d. penggunaan dan pemeliharaan rumah dinas. melakukan barang/jasa bahan dan menyusun rencana dan kebutuhan penyaluran - penggandaan. ketertiban. b. Penyiapan. e. kebersihan. hewan dan ternak Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud Seksi Pelayanan Teknis mempunyai fungsi : a.  Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala balai. Pengelolaan pengumpulan data dan dan dokumentasi sistem data kegiatan kegiatan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura. . perjalanan dinas. pembayaran langganan daya dan jasa. pengelolaan informasi perlindungan tanaman pangan dan hortikultura. gedung/bangunan dan peralatan kantor. mengelola dan menyajikan data kegiatan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura. c. Memberikan pelayanan administrasi teknis kegiatan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura. keamanan. penyimpanan - melakukan inventaris dan registrasi barang kekayaan Negara menyiapkan dan memproses usul penghapusan inventaris menyiapkan bahan dan menyusun laporan berkala tentang perkembangan dan mutasi barang-barang inventaris melakukan pembuatan pengurusan daftar gaji rumah dan tangga yang meliputi : - lembur.

Kelompok Jabatan Fungsional adalah memangku jabatan fungsional pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT) 2. Melakukan penilaian kelayakan serta mengusul pengadaan dan penghapusan sarana kegiatan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura. k. pendayagunaan dan pemeliharaan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala balai. m.f. hewan dan ternak. waktu . Melakukan infentarisasi dan identifikasi serta menyusun rencana kebutuhan sarana kegiatan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura. Melakukan l.  Kelompok Jabatan Fungsional 1. 3. j. i. Melakukan pengaturan pelayanan dan pemantauan penggunaan sarana kegiatan perlindungan tanaman. Kelompok Jabatan Fungsional membawahi : sarana kegiatan pengajuan sarana kegiatan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura secara tepat jenis. mutu. g. jumlah. h. berkala sewaktu-waktu penyiapan. Jenis dan fungsi jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada poin 1 adalah jenis jabatan fungsional pengendali OPT yang diatur berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku. Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada poin 1 dipimpin oleh seorang pemangku jabatan fungsional senior yang ditunjuk oleh Kepala Balai dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada kepala balai. Menyusun penyiapan laporan dan pemeliharaan maupun sarana kegiatan tentang perlindungan tanaman pangan dan hortikultura. Melakukan dan tempat. Membuat laporan kegiatan perlindungan tanaman pangan dan hortikultura.

Mengumpulkan dan mengevaluasi laporan dari PHP di tingkat kabupaten/kota. dan dikoordinasinya. Pestisida kimia) dan penerapan PHT yang bersifat spesifik lokasi Pemeliharaan tanaman indikator di rumah kaca 2. pemetaan hasil pengamatan PHP Perencanaan. Laboratorium Pengamat Hama dan Penyakit (LPHP) yang berfungsi : Pengamatan dan peramalan OPT Penerapan dan pengembangan metode pengamatan dan OPT yang bersifat spesifik lokasi Pemantauan DFI Pengumpulan analisis data. 3. Membuat laporan yang terdiri dari laporan setengah bulanan dan laporan bulanan berdasarkan laporan dari PHP. Melakukan pengamatan tentang : Keadaan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang berkembang di wilayah kerja baik melalui pengamatan keliling maupun pengamatan tetap. Petugas Pengamat Hama dan Penyakit (PHP) a. Keadaan bencana alam yang terjadi di wilayah kerja Keadaan faktor iklim terutama curah hujan Pestisida yang beredar dan digunakan petani Kasus keracunan pestisida . Koordinator pengamat hama dan penyakit (koordinator PHP) yang berfungsi : Melakukan pengawasan dengan administrasi hak dan ketatausahaan kewajiban PHP yang yang berhubungan tugas. pengamatan dan pengambilan contoh Pengembangan teknologi pengendalian OPT (Pestisida Nabati.1. Agens Hayati.

e. h.b. Membuat laporan yang terdiri dari laporan peringatan dini. c. f. g. atau OPT lainnya agar lebih baik hasilnya. sedangkan laporan setengah bulanan dan laporan bulanan dibuat dan disampaikan secara berkala. i. Memfasilitasi hubungan kelayakan kelompok tani dengan pemerintah setempat. Laporan peringatan dini dibuat dan disampaikan setiap saat berdasarkan keadaan tingkat populasi dan intensitas serangan OPT pada saat melakukan pengamatn keliling. Memberikan informasi dan rekomendasi pengendalian OPT. Turut serta dalam pembinaan dan pelembagaan / pemasyarakatan PHT kepada para alumni SL-PHT. identifikasi masalah. sebagai membuat bahan analisis dalam ekosistem pengalaman pengambilan . Memfasilitasi kerja sama kelompok tani misalnya dalam pengendalian tikus. Memfasilitasi hubungan kelompok-kelompok tani dengan BPTPH dan LPHP/LAH dalam melaksanakan kajian teknik. Melakukan berdasarkan keputusan. Melakukan studi-studi pengembangan dan perbaikan teknologi perlindungan tanaman pangan dan hortikultura. dan laporan bulanan berdasarkan hasil pengamatan di lapangan. d. laporan setengah bulanan.

.4 Visi Misi dan Motto BPTPH Provinsi Gorontalo Visi Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo “ Membangun Perlindungan Tanaman Yang Inovatif “. . Lingkungan nyaman ....2...... mandiri dan berwawasan lingkungan” Motto Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo Tanaman aman . Misi Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo ”Mewujudkan sistem perlindungan tanaman yang efektif. Petani tenteram .

. Dalam panitia PRAKERIN telah dibagi pembimbing lapangan untuk turun langsung memantau perkembangan siswa selama melaksanakan PRAKERIN pada Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo. diselenggarakan oleh Sekolah Menengah Kejuruan Gotong Royong Telaga melalui panitia PRAKERIN. pembimbing dari sekolah bekerja sama dengan pembimbing dari Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo untuk melatih dan membimbing para siswa dalam pelaksanaan PRAKERIN.1 Perencanaan Program Prakerin Perencanaan Program Prakerin ini. Selama pelaksanaan PRAKERIN.BAB III PELAKSANAAN PRAKERIN 3.2 Realisasi Program Pelaksanaan PRAKERIN pada Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo yaitu para siswa diajarkan cara mengenal pertumbuhan tanaman yang dilindungi oleh musuh alami dan kerusakan tanaman yang diakibatkan oleh hama dan penyakit. 3.

Beberapa jenis yang ditemukan pada tanaman kedelai dan dapat menurunkan populasi hama. adalah sebagai berikut:  Coccinellidae  Paederus fuscipes curt  Andrallus spinidens Fabricius  Sycanus annulicornius fabricius  Metioche vittaticollis stal  Mantis sp  Agriocnememis spp  Conocephalus longipennis de haan . AGENS HAYATI Secara umum yang dimaksud dengan agens hayati adalah upaya petani atau kelompok tani untuk melindungi tanaman atau pertanaman yang dibudidayakan dari gangguan organism pengganggu tumbuhan (OPT) dengan menggunakan berbagai sarana pengendalian . membunuh atau memengsa binatang lainnya. Berdasarkan bahan dan sarana yang digunakan pengendalian dikelompokan dalam beberapa jenis salh satunya dengan memanfaatkan agens hayati yang dikelompokkan dalam 4 (empat) kelompok yaitu: a. Predator Predator adalah organisme yang hidup bebas dengan memakan.A. sehingga prodsoi atau hasil diharapkan dapat diselamatkan.

Parasitoid pada pertanaman jarring kedelai ayun dapat diamati keberadaannya serangga dan dengan menggunakan mengumpulkan (sweepnet) serangga inang (telur.atau pupa) terparasid pada pertanaman kedelei. . termasuk parasioid hama pada pertanaman kedelai. Keberadaan berbagai jenis musuh alami.ninfa. c. parasitoid parasitoid adalah serangga yang memarasid atau hidup dan berkembang dengan menumpang serangga lain (inang).bakteri dan virus. member peringatan kepada para petani untuk bertindak lebih hati-hati dalam menggunakan insektisida agar tidak berdampak buruk terhadap kelangfsungan hidup musuh alami terutama parasitoid (Tengkano et al.1992). pathogen serangga pathogen serangga adalah jasad renik (micro organisme) yang menyebabkan infeksi dan menimbulkan penyakit pada serangga hama pathogen serangga dapat digolongkan kedalam kelompok jamur . Oecophyllla smaragdina F  Lycosa pseudoannulata boesenber & strand  Tetragnatha spp  Episyrphus balteatus Deg  Chrysophidae/hemerobiidae b.larva.

nutrisi. agens antagonis melakukan mekanisme antara lain: hiperparasitisme. lilies. Agens antagonis Agens antagonis merupakan organisme yang mempunyai pengaruh menekan aktivitas pantogen dalam menimbulkan penyakit .hal ini terjadi karena adanya kompetisi ruangan. . dan adanya faktor lingkungan.d. Dalam menekan populasi dan aktifitas patogen. dan menghasilkan zat pertumbuhan tanaman. persaingan. antibiosis.

diantaranya aman terhadap lingkungan biaya relative lebih murah.oleh karena itu proses produksi yang ramah lingkungan dalam pengendalian OPT perlu dikembangkan. 4.1 KESIMPULAN Musuh alami merupakan salah satu komponen pengendalian hama terpadu yang dapat dimanfaatkan pada berbagai pola tanam . pengendalian hama dan penyakit dengan memanfaatkan mesuh alami memberikan banyak keuntungan dari pada pengendalian kimiawi .BAB IV PENUTUP 4. dan dapat menjaga keseimbangan ekosistem karena musuh alami dapat berkembang secara alami dilapangan. .2 SARAN Di era kesehatan globalisasi dituntut serta masyaraka yang sudah sadar aman atas bagi produk-produk pangan yang konsumen.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->