SIKAP (ATTITUDE

)

s

Robbins : attitude are evaluative statements or judgments concerning objects, people, or events (Robbins, 1993:177). Kreitner & Kinicki (2001:152) : Attitudes is defined as “a learned predisposition to respond in a consistently favorable or unfavorable manner with respect to a given object”.

s

Attitude merefleksikan bagaimana seseorang menyatakan senang atau tidak senang mengenai suatu objek tertentu. .SIKAP (ATTITUDE) s s Sikap adalah pernyataan atau petimbangan evaluatif . atau peristiwa. orang.dinyatakan dalam bentuk lebih menyukai atau kurang menyukai mengenai objek.

itu merupakan pernyataan mengenai nilai. Sikap berbeda dengan value.SIKAP (ATTITUDE) . Ketika saya mengatakan “saya menyukai pekerjaan saya”. suatu keyakinan bahwa tindakan diskrimasi itu tidak baik. berarti saya sedang mengekspresikan sikap saya mengenai pekerjaan saya. s s . akan tetapi keduanya memiliki hubungan sangat erat. dan harus dihindari....

SIKAP (ATTITUDE) .komponen afektif..komponen kognitif (dipertimbangkan scr rasional) .. s Sikap mengandung 3 komponen/aspek: .(pertimbangan rasa) .komponen behavioral (tindakan nyata) .

.KOMPONEN KOGNITIF s Cognitive component : komponen pengetahuan. untuk memberikan pendapat atau menyatakan sikap. dilandasi oleh pengetahuan. KOMPONEN AFEKTIF s Affective component : aspek emosional dari sikap ---> lebih menyukai A dari pada B.

karena saya lebih menyukai A.KOMPONEN BEHAVIORAL Bahavioral component : kemauan atau kesediaan untuk berperilaku dengan cara ttt. . thd suatu objek tertentu--> dari contoh di atas. tindakan saya tentu saja saya menghindari B.

orang tua. . . .guru.organisasi di mana mereka menjadi anggota. Beberapa faktor eksternal : . dan .kelompok.SUMBER YG MEMPENGARUHI SIKAP Sumber yang mendorong seseorang memiliki sikap tertentu berasal dari faktor internal (faktor yg berasal dari dirinya sendiri) ataupun faktor eksternal.kelompok sebaya. .

TIPE SIKAP DALAM ORGANISASI: . kesetiaan : sikap mau ikut bertanggung jawab dan .job satisfaction = kepuasan kerja sikap menyenangi pekerjaan -> nyaman bekerja -> berkinerja baik -> hasil yg baik-> dapat memperoleh kepuasan kerja. .job involvement = sikap mau berpartisipasi secara aktif terhadap pekerjaan. .organizational commitment = ketaatan.

Jenis-jenis perkerjaan yg menantang akan lebih menimbulkan kepuasan kerja.PENGEMBANGAN KEPUASAN KERJA (JOB SATISFICTION)    Mentally challenging work. Equitable reward  mendorong karyawan berprestasi: pemberian imbalan yg adil berdampak pada peningkatan status sosial. dan pengembangan karir/pribadi. pendorong unt lbh berprestasi. krn pekerjaan yg menantang merup. tanggung jawab. dapat memfasilitasi unt . Supportive working conditions: Kondisi kerja kondusif yg tercermin dlm kenyamanan kerja.

. Supportive leader: pimpinan yg demokratis lebih disukai d/p pimpinan yg otoriter . Adanya interaksi sosial yang familier.. dan stress. akan meningkatkan kepuasan kerja.PENGEMBANGAN KEPUASAN KERJA . akan tetapi perlu adanya dukungan dari rekan sekerjanya. saling percaya. saling menguntungkan. bebas dari konflik.  • Supportive colleques: Karyawan tidak cukup hanya difasilitasi dengan imbalan materi yang cukup.

akan menurunkan tingkat absensi. Kepuasan kerja dapat menghindari penurunan produktivitas organisasi (turnover) ..PENGEMBANGAN KEPUASAN KERJA . Kenyamanan dalam pekerjaan..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful