Anda di halaman 1dari 8

Oleh: Sumi lestari, S.Psi, M.

Si

Berjabat

tangan Sebutkan nama dan tujuan Anda Ambil buku catatan, tape recorder Pastikan tape recorder bekerja dengan baik

Mulai

dengan pembicaraan ringan , pertanyaan terbuka Simak untuk mendapatkan respon Lihat perubahan yang terjadi

1. Wawancara awal Mengumpulkan informasi yang membantu klinisi/interviewer memutuskan apakah klien datang ke tempat yang benar. * Pertanyaan umum: bisakah saya bekerja sama dengan orang ini? * Akankah orang ini mendapat manfaat dari treatment yang saya berikan? 2. Wawancara identifikasi problem * Identifikasi masalah dengan DSM-IV Axis I dan axis lain * landasan penentu treatment

5. Crisis Interview 3. Wawancara orientasi Untuk menjelaskan pada klien -Untuk menyediakan dukungan,mengumpulkan tentang asesmen, data assessment, dan treatment atau prosedur yang menyediakan bantuan, akan dijalani. dalam waktu relatif singkat. Contohnya : relaksasi mampu 4. Termination Interview mengurangi kecemasan. penjelasan prosedur dan perlindungan atas informasi 6. Wawancara observasional berharga menyediakan kesimpulan dan interpretasi hasil assessment

Tingkatan dimana interviwee menentukan isi dan tema pembicaraan 1. Nondirective interview Klinisi seminimal mungkin terlibat dalam pembicaraan dengan klien dan dalam pemilihan topik.
2. Structured interview Klinisi melibatkan perencanaan hati-hati dalam penentuan bentuk pertanyaan dan jawabannya Klinisi seminimal mungkin terlibat dalam pembicaraan dengan klien dan dalam pemilihan topik.

1. Awal wawancara 2. Pertengahan wawancara A. Teknik nondirektif : Open-ended question, active listening, paraphrasing B. Teknik direktif 3. Menutup wawancara

1. Komunikasi Verbal 2. Komunikasi Nonverbal


penampilan fisik

gerakan
kontak mata ekspresi wajah luapan emosi cara berbicara