Anda di halaman 1dari 1

NAMA NPM

: DESI SUSANTI : 110111090063

FAKULTAS HUKUM B SORE TUGAS HUKUM ACARA PERADILAN TATA USAHA NEGARA Asas-asas dalam Peradilan Tata Usaha Negara.

1. Asas praduga rechtmatig (benar menurut hukum, presumptio iustea causa), asas ini menganggap bahwa setiap tindakan penguasa selalu harus dianggap berdasarkan hukum (benar) sampai ada pembatalan. Dalam asas ini gugatan tidak menunda pelaksanaan KTUN yang digugat (Pasal 67 ayat (1) UU No.5 tahun 1986); Contoh : seorang terdakwa dalam hal ini penguasa harus selalu dianggap benar berdasarkan hukum atas segala tindakannya.

2. Asas pembuktian bebas. Hakimlah yang menetapkan beban pembuktian. Hal ini berbeda dengan ketentuan 1865 BW (lihat Pasal 101, dibatasi ketentun Pasal 100); Contoh : seorang penguasa yang bersalah atas tindakannya maka yang menetapkan beban pembuktiannya adalah hakim.

3. Asas keaktifan hakim (dominus litis). Keaktifan hakim dimaksudkan untuk mengimbangi kedudukan para pihak yang tidak berimbang (lihat Pasal 58, 63, ayat (1) dan (2), Pasal 80 dan Pasal 85) 4.