Anda di halaman 1dari 2

Asam linoleat

Asam linoleat adalah asam lemak tak jenuh dengan ikatan rangkap pada atom karbon C keenam dari ujung metilnya. Karena ikatan rangkap ini, maka asam linoleat terkenal sebagai omega-6. Rumus kimia dari asam linoleat adalah C17H29COOH dengan struktur sebagai berikut:

Asam linoleat merupakan asam lemak esensial, yaitu asam lemak yang dibutuhkan oleh tubuh nmaun tidak dapat disintesis di dalam tubuh. Asam linoleat banyak terdapat dalam minyak nabati yang berasal dari kacang kacangan. Asam linoleat memiliki banyak kegunaan dalam tubuh, akan tetapi, omega-6 harus dikonsumsi dengan perbandingan yang tepat dengan omega tiga, yaitu sekitar 1 : 1 sampat 4 : 1. Dengan perbandingan yang tepat omega 3 (asam linolenat) dan omega 6 akan mencegah berbagai macam penyakit, seperti kanker, serangan jantung, arterosklerosis, dll. Kebanyakan diet Barat mempunyai perbandingan omega 6:omega 3 yang jauh melebihi batas, yaitu 15:1 sampai 30:1. Ketimpangan ini tidak mencegah peyakit seperti seharusnya, justru memicu penyakit tersebut. Pebandingan omega6:omega3 yang tepat terdapat dalam diet Jepang yang banyak mengkonsumsi ikan telur dan sumber omega 3 lainnya. Omega 3 dan Omega 6 bekerja secara antagonis dalam inflamasi (radang). Inflamasi adalah respon sistem kekebalan tubuh menghadapi gangguan dari luar tubuh seperti virus atau mikroorganisme patogen, sel yang rusak, iritasi, terbakar, dll. Omega 6 dipakai untuk mengasilkan Prostaglandin II yang berfungsi untuk memicu reaksi inflamasi saat tubuh terserang zat asing, untuk mengkarantina zat asing tersebut dan mengirim sel darah putih, sementara Omega 3 dipakai untuk menghasilkan Prostaglandin II, yang berfungsi untuk menghentikan inflamasi dan memulai proses penyembuhan. Karena itulah omega 6 dan omega 3 harus dikonsumsi secara seimbang Akan tetapi, menurut riset dari AHA ( American Heart Association), kekurangan omega 6 justru lebih meningkatkan resiko terkena penyakit kardiovaskular dibanding mengurangi resiko. AHA menyarankan konsumsi omega 6 sebanyak 5%-10% asupan energi setiap hari.

Dalam industri omega 6 diekstrak dan dipakai sebagai suplemen makanan, biasanya pada susu formula untuk bayi. Sekarang susu formula bayi lebih banyak mengandug AA (asam arachidonat) dibanding asam linoleat karena yang dibutuhkan oleh bayi dalam pertumbuhan mata dan otak adalah AA. Bayi memang mampu mensintesis AA dari asam linoleat, tetapi lajunya lambat. Maka untuk mempercepat dalam susu formula sekarang diberi suplemen AA.

Anonym, Easing Liver Inflammation: Balancing Omega-3's and Omega-6's (http://www.hepatitiscentral.com/mt/archives/2010/02/easing_liver_in.html akses tanggal 16 April 2012) Franzen-Castle,Lisa.D, Paula Ritter-Gooder.2010.Omega3 nd Omega-6 Fatty Acids (http://elkhorn.unl.edu/epublic/live/g2032/build/g2032.pdf akses tanggal 16 April 2012) Harris, William. S et al.2009.Omega-6 Fatty Acids and Risk for Cardiovascular Disease (http://circ.ahajournals.org/content/119/6/902.full.pdf akses tanggal 16 April 2012) El-Badry Ashraf Mohammad et al.2007.Omega 3 Omega 6: What is right for the liver (http://www.ysonut.es/pdf/Ysodoc/D060303.pdf ) Anonim. Inflamation.(http://en.wikipedia.org/wiki/Inflammation akses tanggal 16 April 2012 ) Anonim.Ischaemic Heart Disease.(http://en.wikipedia.org/wiki/Ischaemic_heart_disease akses tanggal 16 April 2012) Weil,Andrew.2007. Balancing Omega-3 and Omega6.(http://www.drweil.com/drw/u/QAA400149/balancing-omega-3-and-omega-6.html akses tanggal 16 April 2012 ) Kresser, Chris. How too much omega-6 and not enough omega-3 is making us sick.(http://chriskresser.com/how-too-much-omega-6-and-not-enough-omega-3-is-makingus-sick akses tanggal 16 April 2012) Anonim.Omega-6 fatty acid.(http://en.wikipedia.org/wiki/Omega-6_fatty_acid akses tanggal 16 April 2012) Anonim.2011.Omega-6.(http://www.omega6.net/ akses tanggal 16 April 2012)