Anda di halaman 1dari 7

TUGAS METODE NUMERIK

PENCARIAN AKAR PERSAMAAN


KELOMPOK 2
1. ARI SEPTIANDA (A1C009006)
2. BERTHA SISKA PRATIWI (A1C009009)
3. FITRI DAMAYANTI (A1C009019)
4. PERMANA PRIA UTAMA (A1C009036)
5. UCI BERTANIKA VALENTIN (A1C009044)

PENCARIAN AKAR

DENGAN ALGORITMA BISECTION

Persamaan kuadrat dengan c=0 :

Toleransi galat untuk 5 angka bena


(
)
(
)
(
)
(
)
(
)

Iterasi 1:
(

(
)
( )
, karena bernilai negative,
pada iterasi 1 menjadi batas atasnya.

untuk iterasi berikutnya tetap dan

Iterasi 2:

(
)
( )
, karena bernilai negative,
pada iterasi 2 menjadi batas atasnya.
|

( )

( )

( )

0.632289524
ea > es jadi iterasi masih lanjut

untuk iterasi berikutnya tetap dan

Iterasi 3:

-0.0032953

(
)
( )
karena bernilai negative
pada iterasi 3 menjadi batas atasnya.

( )

( )

( )

(
|

0.863441217
ea > es jadi iterasi masih lanjut

Iterasi 4:

untuk iterasi berikutnya tetap dan

(
)
( )
karena bernilai positif,
pada iterasi 4 menjadi batas bawahnya.

( )

( )

( )
(

untuk iterasi berikutnya tetap dan

3.193578733
ea > es jadi iterasi masih lanjut

Iterasi 5:

-8.79375

(
)
( )
karena bernilai positif,
pada iterasi 5 menjadi batas bawahnya.
|

( )

( )

( )
(

untuk iterasi berikutnya tetap dan

0.739738535
ea > es jadi iterasi masih lanjut

Iterasi 6:

(
)
( )
karena bernilai negative,
pada iterasi 6 menjadi batas atasnya.

( )

( )
( )

|
1.331704725

|
)

untuk iterasi berikutnya tetap dan

ea > es jadi iterasi masih lanjut


.
.
.
.
.
Seterusnya sampai iterasi ke-10:
Iterasi 10
-8.789453125
(

-8.789648438

0.000291844

-8.7896
(

0.00021095
|
|

( )

( )
( )
(

0
ea < es jadi iterasi dihentikan.

|
)

TABEL HASIL PERHITUNGAN DENGAN BISECTION


ITERASI
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

x_bawah
-8.8
-8.8
-8.8
-8.8
-8.79375
-8.790625
-8.790625
-8.78984375
-8.78984375
-8.789648438

x_atas

f(x_bawah)

f(x_atas)

-8.7
-8.75
-8.775
-8.7875
-8.7875
-8.7875
-8.7890625
-8.7890625
-8.789453125
-8.789453125

0.0176
0.0176
0.0176
0.0176
0.007144922
0.001922949
0.001922949
0.000618036
0.000618036
0.000291844

-0.1479
-0.065625
-0.02413125
-0.003295312
-0.003295312
-0.003295313
-0.000686646
-0.000686646
-3.43338E-05
-3.43338E-05

Xr (5 angka
bena)
-8.75
-8.775
-8.7875
-8.7938
-8.7906
-8.7891
-8.7898
-8.7895
-8.7896
-8.7896

f(xr) dihitung
dengan Excel
-0.065625
-0.02413125
-0.003295312
0.007144922
0.001922949
-0.000686646
0.000618036
-3.43338E-05
0.000291844
0.000128753

f(xr) dengan 5
angka bena
-0.065625
-0.024131
-0.0032953
0.0072285
0.0018813
-0.000624036
0.00054497
0.000043948
0.00021095
0.00021095

Galat
Hampiran
0.632289524
0.863441217
3.193578733
0.739738535
1.331704725
1.873298836
0.919357029
3.799990898
0

KESIMPULAN :
Metode bisection menggunakan prinsip mencari akar persamaan dengan memperkecil interval yang memuat nilai pembuat nol
fungsi. Dari hasil iterasi yang telah kami lakukan, dengan selang lokasi akar yang dimulai dari interval (-8.7 , -8.8) yaitu
. iterasi dihentikan pada iterasi ke-10 karena terlihat bahwa nilai Xr pada iterasi ke-9 dan ke-10
diperoleh hasilnya sama yaitu mendekati -8.7896. sehingga diperoleh nilai galat hampiran lebih kecil dari toleransi galat (e a < es) dan
karena kami menggunakan pembulatan dengan 5 angka bena jadi toleransi galat yang kami gunakan yaitu

jadi, dari hasil iterasi yang telah dilakukan, lokasi akar pembuat nol fungsi berada antara -8.789648438 dan -8.789453125

).