Anda di halaman 1dari 42

EGRA GRAMATIKA (5) FATHUR ROHMAN (6)

Loading . . .

Cancel

BARANG PUBLIK VS BARANG SWASTA


KARAKTERISTIK BARANG PUBLIK
1. Nonrival consumption: tidak ada persaingan dalam

mengkonsumsinya. exm: jalan raya, matahari. 2. Nonexcludability: tidak dapat dikecualikan exm: pertahanan keamanan

BARANG PUBLIK VS BARANG SWASTA


BARANG PUBLIK 1. Pertukarannya menghasilkan manfaat eksternal dan beban eksternal bagi pihak lain. 2. Biaya marginal untuk distribusi kepada konsumen adalah nol. 3. Kebutuhannya akan dirasakan secara bersamasama dalam masyarakat. 4. Manfaat yang dihasilkan tidak terbatas pada konsumen tertentu saja yang membeli barang itu, tapi juga bagi konsumen lain. 1. BARANG PRIVAT Pertukarannya tidak menghasilkan eksternalitas. 2. Biaya merginal untuk distribusi kepada konsumen bukan nol. 3. Kebutuhannya dirasakan secara perorangan. 4. Manfaat yang dihasilkan terbatas hanya bagi pembeli.

TEORI BARANG SWASTA

EFISIENSI KONSUMEN
3 Asumsi:
a. Hanya ada 2 konsumen b. Hanya ada 2 barang swasta: makanan dan pakaian

c. Distribusi pendapatan sudah tertentu

KURVA KESEIMBANGAN KONSUMEN

DIAGRAM KOTAK KONSUMEN


Pe KB2 P1 T KB3 KB4 F KB1 KA3 KA2 oB
TITIK T BUKAN TITIK OPTIMUM, SEBAB DENGAN MENGUBAH KOMBINASI MAKANAN DAN PAKAIAN, DAN B DAPAT MENDAPATKAN KEPUASAN YANG LEBIH TINGGI.

KA1
oA p2 ME

PARETO OPTIMUM KONSUMEN


Pareto optimum

TPM TPM : marginal rate of substitution angka yg menunjukkan kesediaan konsumen menukarkan satu unit terakhir suatu barang untuk mendapatkan beberapa unit barang lainnya. Persamaan matematis: Kepuasan marginal makanan =harga makanan Kepuasan marginal pakaian harga pakaian

PARETO OPTIMUM KONSUMEN


Kepuasan B Ub

Ub1

Pada titik F, kepuasan B sebesar Ub1 dan kepuasan A Ua1. Jika A berusaha meningkatkan kepuasannya ke titik D, yaitu sebesar Ua2, maka kepuasan B berkurangdari Ub1 jke Ub2.
D

Ub2

Ua1

Ua2

Ua

kepuasan A

KURVA KEMUNGKINAN KEPUASAN


Ua
Didapat dari beberapa kurva kemungkinan konsumsi. KKB ( kurva kemungkinan konsumsi besar ) didapat dengan mencari KK yang paling luar.

FKb1 .T FKb2 KKB FKb3 Ub

EFISIENSI PRODUSEN
2 asumsi:

Hanya terdapat 2 produsen yang menghasilkan 2 jenis barang (X dan Y) 2. Produsen hanya menggunakan 2 faktor produksi (Tanah (T) dan Tenaga Kerja (B))
1.

KURVA KEMUNGKINAN KONSUMSI BESAR


HASIL (KG)

H1

T1 (T)

TANAH

B1 KERJA (B)

TENAGA

KURVA HASIL FISIK TOTAL (HFT)


T
T2
Tingkat produksi pada H1 didapat dari penggunaan sebanyak T1 tanah dan TK sebanyak B1.

T1 T3

K K1PS=H1

B2

B1

B3

KURVA PRODUKSI SAMA


T T2
T1 T3 produksi dapat pula dicapai dengan kombinasi T2B2 atau T3B3, tergantung dana dan sumber daya yang tersedia.
Jumlah

B3

B1

B2

KURVA ANGGARAN T

TE

Menunjukkan kombinasi tanah dan tenaga kerja yang dapat diperoleh dengan sejumlah anggaran tertentu.

BE

KESEIMBANGAN PRODUSEN
TT (TANAH) OY (MAKANAN)

T1 T2

D F Q KPSY1 Terjadi pada persinggungan kurva anggaran dengan KPS.

KPSX1

OX (PAKAIAN)

B1

B2

BT(TENAGA KERJA)

PARETO OPTIMUM PRODUSEN


TT (TANAH) OY (MAKANAN)

T1 T2

KPSY1 D

F
KPSX2

KPSX1

OX (PAKAIAN)

B1

B2

BT(TENAGA KERJA)

KURVA KEMUNGKINAN PRODUKSI


PAKAIAN (X) GKP

P1

Po D

M1

Mo

MAKANAN (Y)

ALOKASI OPTIMUM PRODUSEN dan KONSUMEN


Pakaian (x)

P1

OB

P0

PM/Pp

OA

Mo

M1

TEORI BARANG PUBLIK


Barang publik misalnya pertahanan nasional, jalan raya,

kehakiman, pekerjaan umum, dan sebagainya. Barang swasta dapat di hasilkan oleh perusahaan swasta tetapi dapat juga dihasilkan oleh perusahaan negara. Misalnya kereta api, jasa penerbangan. Barang publik juga dapat di hasilkan oleh perusahaan atau perusahaan negara. Jadi yang dimaksud dengan suatu barang publik yang di sediakan oleh pemerintah merupakan barang milik pemerintah yang di biayai oleh anggaran belanja negara tanpa melihat siapa yang melaksanakan pekerjaannya. Misalnya jalan raya negara merupaka pembiayaan yang dilakukan melalui anggaran negara dan jalan tersebut dpat di pekerjakan oleh pihak swasta atau oleh pemerintah sendiri.

FUNGSI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT


Untuk membahas pemilihan masyarakat akan kombinasi

barang swasta dan barang publik dapat di lakukan dengan menggunakan fungsi kesejahteraan masyarakat (FKM = social welfare function). Kurva FKM menggambarkan tingkat pertukaran marginal (marginal rate subtitution). Antara konsumsi masyarakat terhadap barang publik dan barang swasta yang menghasilkan tingkat kepuasan yang sama bagi masyarakat.

Barang pemerintah

P0

P1

P2 P3 0 T0 T1 T2 T3 S1 S2

S3

Barang Swasta

Fungsi Kesejahteraan Masyarakat

Setelah kita mengetahui kurva FKM, yang

menunjukan preferensi masyarakat terhadap barang publik dan barang swasta, selanjutnya kita harus dapat menyatakan berapakah jumlah produksi yang optimal bagi masyarakat tersebut.

BARANG PEMERINTAH

P1 P2 P3 P4

B C

D
E

L1

L2

L3

L4

BARANG SWASTA

BARANG PEMERINTAH

PE

E S4 S3 S2 S1

LE

BARANG SWASTA

TEORI PIGOU
Pigou berpendapat bahwa barang publik harus di sediakan

sampai suatu tingkat di mana tingkat kepuasan marginal akan barang publik sama dengan ketidakpuasan marginal (marginal disutility) akan pajak yang di pungut untuk membiayai rpogram-program pemerintah atau untuk menyediakan barang-barang publik.

TEORI PIGOU
Kepuasan Batas Brg publik (KBP)

A
B C

Budget pemerintah

D Ketidakpuasan Batas Membayar Pajak (KMP)

E
F

TEORI BOWEN
Bowen mengemukakan suatu teori mengenai penyediaan

barang-barang publik dan teorinya didasarkan pada toeri harga seperti halnya pada penentuan harga pada barangbarang swasta. Barang swasta adalah barang yang mempunyai sifat pengecualian, dimana pemilik suatu barang dapat mengecualikan orang lain dari manfaat suatu barang tersebut. misalnya sepatu, bbei dapat mengecualikan adil dalam menikmati manffat sepatunya dan melarang adil untuk menggunakan sepatu bei.

KURVA BOWEN
$
G F Barang Swasta

CD = AB

S
D A B

PX

dA
XA XB XC

dB

QX

Bowen mendefinisikan barang publik sebagai barang

di mana pengecualian tidak di tetapkan. Jadi sekali suatu barang publik sudah tersedia maka tidak seorangpun dapat di kecualikan dari manfaat barang tersebut, misalnya saja pertahanan nasional, tidak seorangpun dapat di kecualikan dari manfaat pertahanan nasional.

KURVA BOWEN
$

D A B

P
P P

A B X

S
M

Barang Publik LM = KJ

B X

L
I K

A X

dB
H

QX

QX

TEORI ERIC LINDHAL


Erick lindahl mengemukakan analisis mirip dengan

teori yang di kemukakan olen bowen, hanya saja pembayaran masing-masing konsumen tidak dalam bentuk harga absolut akan tetapi berupa presentase dari total biaya penyediaan barang publik. Sekali lagi kita anggap bahwa dalam perekonomian hanya ada dua orang konsumen.

TEORI ERCIK LINDAHL

TEORI SAMUELSON
Samuelson menyempurnakan teori pengeluaran

pemerintah dengan sekaligus menyertakan barang sektor swasta. Samuelson menyatakan bahwa adanya barang publik yang mempunyai dua karakteristik (non-exclusionary dan non- rivalry) tidaklah berati bahwa perekonomian tidak dapat mencapai kondisi pareto optimal atau tingkat kesejahteraan masyarakat optimal.

Barang Swasta (Y) Barang Swasta (Y)

H G

L C

J Barang Publik (X) B

A
Q
IC1M IC 2M

Barang Swasta (Y)

L F

K E D

J P
IC 2N IC1N

J Barang Publik (X)

SWF1 SWF 2

SWF 3

Kesejahteraan N

Kurva Kemungkinan Kepuasan

Kesejahteraan M

MB MC

MBN MB M

DM N dN
Barang Publik

J dM

TEORI ANGGARAN
Teori lain yang menerangkan mengenai penyediaan

barang-barang publik adalah teori alokasi barang-barang publik melalui anggaran (budget). Teori ini di dasarkan kepada suatu analisa di mana setiap orang membayar atas penggunann barang barang publik dengan jumlah yang sama, yaitu sesuai dengan sistem harga untuk barang-barang swasta (private goods).

R Barang Swasta (Y) Barang Swasta (Y) Barang Swasta (Y)


Tax M N

F U E

L K

Barang Publik (X)

Tax

Q T O A B L K D C L K

PCC M
IC 2M IC1M Barang Publik (X)

Tax

P S O

PCC N IC N

Barang Publik (X)