Anda di halaman 1dari 8

AKUNTANSI OPERASI PERUSAHAAN

Arkaputro Dewanto (409422421111)


Dhini Purbawati (40942219915) Shanti Riski Herdianawati (409422419914) Rentabela Elok Gumanti (409422421122) M. Syaafi A (409422421093)

GAMBARAN UMUM

Sesuai dengan karakteristik participation in partnership profit, maka setiap sekutu berhak atas alokasi laba atau rugi di setiap akhir periode sesuai perjanjian awal pendirian persekutuan.

Tujuan Operasional Akuntansi Operasi Perusahaan: untuk menentukan laba bersih periodik.

METODE DISTRIBUSI LABA/ RUGI

Metode metode yang digunakan untuk distribusi laba atau rugi yang dapat dipilih, meliputi: 1. Menggunakan Rasio yang ditetapkan Sebelumnya. 2. Menggunakan Rasio yang Sama. 3. Menggunakan Dasar Modal. 4. Menggunakan Pertimbangan Bunga Modal, dan atau Gaji dan atau Bonus, dan sisa laba rugi setelah pertimbangan tersebut dibagi berdasarkan kesepakatan.

DISTRIBUSI LABA/ RUGI BERSARKAN RASIO YANG DITETAPKAN SEBELUMNYA

Berdasarkan laba/ rugi yang ditetapkan sebelumnya jika diantara para sekutu saling mempercayai walaupun penyertaan dalam persekutuan diantara para sekutu tidak sama.

Keunggulan: Cara pendistribusian laba atau rugi relatif sederhana.

DISTRIBUSI LABA/ RUGI BERDASARKAN RASIO SAMA

Metode distribusi ini berdasarkan pembagian laba atau rugi yang sama diantara para sekutu.

Keunggulan: Cara pembagiannya yang relatif mudah. Kelemahan: tidak memotivasi sekutu untuk meningkatkan laba persekutuan secara optimal.

DISTRIBUSI LABA/ RUGI BERSARKAN MODAL

Saldo saldo modal persekutuan dapat dipilih dari beberapa model modal dibawah ini: 1. Modal Pendirian Persekutuan. 2. Model Awal Periode. 3. Modal Akhir Periode. 4. Modal Rata Rata.

DISTRIBUSI LABA/ RUGI MAJEMUK DENGAN MEMPERHITUNGKAN BUNGA MODAL DAN ATAU GAJI DAN ATAU BONUS

Distribusi Laba/ Rugi ini dengan memperhitungkan: 1. Bunga atas Saldo modal 2. Gaji 3. Bonus
Rumus: Bonus = x% ( Laba Bersih Laba Minimum )

Jika Bonus dihitung dari persentase laba setelah dikurangi bonus, Bonus = x% ( Laba Bersih Laba Minimum Bonus )

CONTOH KASUS