P. 1
Perang Cumbok Adalah Perang Yang Terjadi Pada Tahun 1946 Hingga 1947 Dan Berpusat Di Pidie

Perang Cumbok Adalah Perang Yang Terjadi Pada Tahun 1946 Hingga 1947 Dan Berpusat Di Pidie

|Views: 139|Likes:
Dipublikasikan oleh D'jier Lom

More info:

Published by: D'jier Lom on Apr 19, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2012

pdf

text

original

Perang Cumbok adalah perang yang terjadi pada tahun 1946 hingga 1947 dan berpusat di Pidie, timbul

karena adanya kesalahan peran dan tafsir dari kaum ulama dan Uleebalang (kaum bangsawan) terhadap proklamasi Indonesia, 17 Agustus 1945. Bagi kaum ulama, proklamasi ini berarti telah berakhirnya kezaliman yang sudah lama dialami bangsa Indonesia, khususnya Aceh dari penjajahan Belanda dan Jepang. Sementara, sebagian pihak lain dari kaum bangsawan melihat larinya Jepang harus diganti dengan Belanda sebagai upaya untuk memulihkan kekuasaan tradisional mereka yang sebagian besar telah dimimalkan Jepang dan besar ketika Belanda berkuasa. Ulama Aceh dipimpin Teungku Daud Beureueh dengan Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA), melihat proklamasi sebagai yang harus dimaknai secara nyata di Aceh. PUSA didirikan atas musyawarah ulama untuk mempersatukan pola pikir para ulama, dalam perkembangannya PUSA menjadi motor yang menggerakkan berbagai konflik dalam sejarah Aceh, termasuk dalam peristiwa Perang Cumbok. Sebagian warga Aceh pro Ulee Balang memplesetkan PUSA sebagai pembunuh Uleebalang Seluruh Aceh. Tidak semua Uleebalang ingin Belanda kembali dan berkuasa. Proklamasi hanya menjadi momentum puncak untuk terjadinya konflik antara ulama dan Uleebalang di sekitar Pidie. Akhirnya, Uleebalang dipimpin Teuku Keumangan dengan Panglimanya T.Daud Cumbok dan perlawanan rakyat dipimpin Daud Beureueh dengan panglimanya Husin ALMujahid. Dalam perlawanan, pasukan Cumbok bahkan telah menguasai kota Sigli, Pidie. Namun penguasaan itu tidak berlangsung lama karena adanya mobilitas perlawanan rakyat yang dilakukan ulama mengakibatkan pasukan Cumbok terpaksa kembali ke markas di Lamlo atau kota Bakti. Sesampai di Lamlo, pasukan Cumbok digempur pasukan rakyat dan pemberontakan ini akhirnya dapat ditumpas pada Januari 1946. Teuku Daud Cumbok ditangkap dan dihukum mati, sementara harta peninggalan para Uleebalang dikuasai kaum Ulama. Sumber :http://acehpedia.org

Cumbok, Sepotong Sejarah Gelap
Suara itu bergetar. "Saya tidak mau membicarakannya," kata Profesor Teuku Ibrahim Alfian, ahli sejarah dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Ayah dan ibu Ibrahim memang selamat dari Perang Cumbok, Aceh, 1946. Tapi nenek, kakek, pamaaan, juga banyak sepupunya jadi korban massa yang marah pada keluarga uleebalang, bangsawan. "Saya tak tahu di mana kubur mereka sampai kini," kata Ibrahim. Dan bukan hanya Ibrahim Alfian yang berduka. "Kita semua menangis mengenang kejadian berdarah itu," kata Farhan Hamid, anggota DPR dari Fraksi Reformasi. Farhan adalah anak ketiga dari Teungku Abdul Hamid-akrab dipanggil Ayah Hamid-ulama, juga sahabat Teungku Daud Beureueh. Seperti disebut James T. Siegel, antropolog dari University of California, dalam bukunya The Rope of God(1962), Perang Cumbok tak bisa lepas dari konteks tatanan sosial pada saat itu. Tatanan yang sengaja dibangun demi kepentingan Belanda.

Ia jadi gila kuasa: menguasai lebih dari separuh areal persawahan di nanggroe. Terlalu pahit. polarisasi lama mulai menampakkan wujud yang pukul rata: para uleebalangdi satu pihak. Metareum. puluhan orang bersiap-siap menghabisi belasan bocah. Snouck menganjurkan Belanda memanfaatkanuleebalang. Ia mengadopsi teknologi irigasi dan pendidikan. menantu Daud Beureueh. Ia memerintahkan penurunan bendera MerahPutih. markas Daud Cumbok. Sebaliknya Teuku Keumangan Oemar. Tapi. Kala terbit sengketa di masyarakat. penulis buku The Blood of the People _ Revolution and the End of Traditional Rule in Northern Sumatra. dan akomodatif terhadap ulama. punya judi dan mabuk sebagai menu utama-simbol pelecehan ulama. 1867. Jepang masuk pada 1942. "Saya ini sudah uzur." kenang M. dari Peusangan. Ada banyak cerita tentang dia. yang berpusat di Batavia. Sejak itulah muncul gelombang perang panjang lagi mahal yang melahirkan pahlawan nasional sekelas Cut Nyak Dien." kata Reid. polisi. dan Teungku Cik Di Tiro (1867-1942). proklamasi kemerdekaan menajamkan polarisasi itu. "Daud Beureueh kami ungsikan ke rumah penduduk di Desa Garot. yang jelas-jelas menyatakan setia pada Republik-tidak luput dari pembantaian. Akhirnya. pengadilan. Rumah indah milik Teuku Oemar Keumangan beserta seluruh isinya-senilai Rp 12 juta saat itu-dibakar habis." kata Nur Ibrahimy. Wajarkah hal ini? Tak demikian bagi Profesor Anthony Reid. Desember 1945. Nama Lam Meulo diganti menjadi "Kota Bakti" guna menghormati ratusan orang yang gugur di sana. Singapura." katanya. Ada Teuku Nyak Arief. Serombongan orang meminta ayahnya datang ke sebuah lapangan. "Dia sangat berani.Awalnya." Massa terdiam. Sang kabar tak cepat sampai. Tapi Teuku Ahmad Jeunib. langsung menyatakan sumpah setianya. lebih baik tak usah ngomongin hal itu. yang kini Direktur Asia Research Institute (ARI). Pada 10 Januari 1946. uleebalang seperti Oemar berpihak pada Belanda. Para korban termasuk orang tua dan anakanak uleebalang yang tak berdosa. penggerebekan rumah para pemimpin PUSA. berteriak: "Tunjukkan padaku hukum Allah yang membenarkan tindakan ini. guna mempelajari karakter masyarakat Aceh. Pasar malam di Lam Meulo. "Mereka punya hakim. pemerintah pusat memaklumkan Teuku Daud Cumbok pengkhianat Republik dan harus dihukum. Di tengah-tengah suasana gandrung kemerdekaan. Daud Cumbok malah gembar-gembor Indonesia belum siap merdeka. dia tidak mau disebut identitasnya. Anak-anak itu lantas dilindungi di pesantren milik keluarganya. kemarahan massa tak lekas reda. Teuku Hamid Azwar. juga penjara sendiri. Salah satu keturunan uleebalang yang selamat berhasil dihubungi TEMPO. menolak berkomentar. Ada 103nanggroe di Aceh. Teuku Umar. Hari ke-empat. memakmurkan rakyatnya. rakyat bersama ulama di pihak lain. Pertempuran resmi berakhir 17 Januari 1946. ribuan rakyat. kubu uleebalang tak sejelas itu. Demi memenangi perang. Setiap uleebalang punya wewenang penuh mengendalikan nanggroe (negeri). Tiga hari pertempuran sengit berlangsung. Lalu. revolusi sosial meletup. ulama. Ayah Hamid terperanjat. Sultan Aceh diminta tunduk pada kedaulatan Hindia Belanda. dan Teuku Ahmad Jeunib yang mendukung Republik. Di sana. Kekuasaan sebesar itu mendorong bangsawan seperti Teuku Haji Cik Mohamad Johan Alam Syah. Farkhan Hamid ingat satu peristiwa yang dituturkan oleh ayahnya. anak-anak para uleebalang. Nur El Ibrahimy. Sang uleebalang menampik. Senapan. dan tentara Angkatan Perang Indonesia (API)-sebagian komandannya kaum ningrat-menyerang markas Cumbok di Lam Meulo. kalau tidak boleh dibilang nekat dan sembrono. ahli ilmu Islam. tapi segenap ulama Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA)-dipimpin Teungku Daud Beureueh-lalu menyambutnya gegap-gempita. Dalam The Atjehnese (1906). Namun. Belanda menugasi Snouck Hurgronje. 17 Agustus 1945. Tapi ada Teuku Daud Cumbok yang lebih merindukan kembali datangnya Belanda. . meriam saling berbalas. mereka kabur ke hutan.

http://majalah. Dengan target pertumbuhan yang minimal tersebut. Sayang. Juga tidak ada stimulus fiskal yang signifikan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. akibat visi dan strategi yang jelas serta kerja keras. Tidak aneh jika surplus transaksi berjalan diperkirakan akan berkurang dari US$ 5.1 miliar pada tahun 2003 menjadi US$ 3. Isinya sangat sumir. terutama dari penerbitan surat utang dalam maupun luar negeri. sehingga ada satu tahun penerapan strategi sebelum kontrak IMF berakhir.5 persen pada tahun 2006. Melihat target-target makro yang ingin dicapai dan daftar rencana tindak terlihat bahwa apa yang disebut exit strategy tersebut sangat mengecewakan. waktu yang tersedia cukup banyak.9 miliar pada tahun 2006. Rendahnya target tax ratio tersebut merupakan dampak dari tidak adanya rencana terobosan dalam kebijakan perpajakan.6 miliar pada tahun 2006. exit strategy tersebut lebih merupakan respons administratif dan prosedural ketimbang respons substantif. Bandingkan dengan Cina. Dengan target ekspor sangat minimal tersebut. mudah diduga bahwa ekonomi Indonesia akan semakin vulnerable (rentan) pasca-IMF. seperti terlihat pada targettax ratio (persen GDP) hanya 13. untuk merumuskan exit strategy dari IMF.tempointeraktif. Rendahnya target tax ratio tersebut juga berarti bahwa pembiayaan tambahan akan dicari. sampai akhir Desember 2002. dan berbagai istilah lainnya yang bertujuan "menyamarkan" pewarisan utang tanpa adanya upaya sistematis untuk mengurangi stok utang. kemudian diganti dengan istilah debt switching.com/id/arsip/2003/08/18/KL/mbm.id. Target pertumbuhan ekspor juga sangat minimalis. hampir empat bulan. Secara umum. Baru kemudian. dan 14. Dengan target-target makro Indonesia yang sangat minimal tersebut. target mobilisasi pendapatan di dalam negeri juga sangat rendah. kita sudah memasuki tahap implementasi dari strategi yang dirumuskan tersebut pada awal tahun 2003. sulit mengharapkan ada peningkatan lapangan kerja yang berarti.1 persen (2005). 14.5 persen (2004).1 persen untuk tahun 2003. Sasaran makro-ekonomi yang dirancang juga sangat minimal. terutama ekstensifikasi.20030818. Pemerintah baru membentuk tim exit strategy pada bulan April 2003 karena masih sibuk mencari berbagai alasan untuk bisa memperpanjang kontrak IMF. waktu yang ada malah disia-siakan.html 18 AGUSTUS 2003 Indonesia Pasca-imf: Akan Lebih Baik? Dr. pemerintah merumuskan apa yang disebut sebagai exit strategy.5 miliar tahun 2004 dan merosot menjadi US$ 30. Rizal Ramli Ekonom. suatu kebiasaan yang sebaiknya dihindari. setelah adanya tekanan opini publik yang semakin luas. tidak ada kejelasan strategi maupun rumusan kebijakan yang jelas dan terukur.5 persen untuk tahun 2006. dengan target pertumbuhan ekonomi 5 persen tahun 2004.KL89639. Yang ada hanya daftar modifikasi dari sejumlah peraturan dan undang-undang yang diklaim sebagai stimulus regulatif. mantan Menteri Koordinator Perekonomian RI Sudah sejak tahun lalu kami dengan sejumlah teman-teman Indonesia Bangkit mengambil inisiatif menyusun strategi alternatif pasca-kontrak IMF (November 2002) sebagai sumbangan pikiran setelah adanya ketetapan MPR Agustus 2002 tentang pengakhiran kontrak dengan IMF. Sebetulnya. 13. Semula kami berharap bahwa pemerintah juga akan melakukan discourse yang sama sehingga dapat dicari strategi dan kebijakan yang optimal pasca-IMF. Selain itu. Jika langkah itu dilakukan. 5 persen tahun 2005. yang berhasil meningkatkan cadangan devisanya sebesar US$ 146 miliar dan India US$ 46 miliar pada tahun 1997 hingga Juni 2002. dan 5. cadangan devisa bruto diramalkan akan merosot dari US$ 35 miliar tahun 2003 menjadi US$ 33. sekadar "numpang lewat" hanya naik 4-7 persen pada tahun 2003 sampai tahun 2006. Pada periode yang sama peningkatan cadangan devisa neto Indonesia hanya US$ 6 miliar. Adapun beban utang dalam negeri Rp 650 triliun akan diwariskan kepada generasi yang akan datang dengan terus mengganti-ganti istilah rescheduling (penjadwalan kembali) utang dengan istilah debt re-profiling. .

produk Indonesia lebih kompetitif. Bagaikan lulusan murid SMA. Dengan target minimalis. tetapi belum melihat Indonesia dari prospek potensi pemulihan ekonomi. adanya perbaikan iklim usaha. dan law enforcement. Faktor domestik yang paling penting untuk mencapai stabilitas finansial tersebut adalah adanya kesepakatan partai politik untuk membiarkan Megawati sampai tahun 2004. Di samping itu. ramalan akan adanya financing gap. jangan bermimpi bahwa pengangguran akan dapat dikurangi dan kesejahteraan mayoritas bangsa kita akan dapat ditingkatkan. Semula kami sangat berharap bahwa exit strategy yang dirumuskan pemerintah merupakan suatu pergeseran paradigma dari stabilitas yang digerakkan oleh faktor-faktor eksternal menjadi faktor-faktor internal. harus ada target-target makro dan sektoral yang lebih optimal dan rangkaian kebijakan untuk mencapainya. Harus diakui bahwa saat ini Indonesia telah mencapai suatu stabilitas finansial dalam bentuk penguatan nilai tukar rupiah. Sedangkan aliran modal ke Cina dan Thailand terutama berbentuk penanaman modal berjangka panjang yang tertarik oleh potensi ekonomi Cina dan Thailand yang sangat prospektif. jika terjadi peningkatan penggunaan kapasitas terpasang industri mendekati 90 persen (saat ini hanya mencapai sekitar 60 persen). peningkatan cadangan devisa. tingkat bunga global mencapai titik terendah sejak tahun 1950-an dan inflasi global juga sangat rendah. Padahal. Pergeseran paradigma tersebut akan menjadi kado yang sangat indah untuk ulang tahun Republik Indonesia yang ke-58. Sayang . penurunan inflasi dan tingkat bunga. Adanya perbedaan karakter dari aliran modal tersebut terjadi karena investor hanya melihat Indonesia dari perubahan kurva risiko. Respons investor akan sangat berbeda jika stabilitas yang tercipta merupakan akibat dari faktor-faktor internal (internally-driven stability). sehingga memungkinkan untuk menurunkan tingkat inflasi dan tingkat bunga di dalam negeri.sehingga dapat diperkirakan bahwa akan ada alasan lagi untuk kelompok pro-IMF kembali meminta bantuan lembaga keuangan internasional itu di kemudian hari. Jika tidak. sehingga ada sumber daya tambahan yang dapat dipergunakan sebagai stimulus untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Kondisi itu sebetulnya memungkinkan investasi masuk. yang kemungkinan akan balik arah setelah kasus pengeboman Marriott. serta kepemimpinan politik dan ekonomi yang lebih kuat. stabilitas yang dicapai akan lebih kukuh dan prospek ekonomi Indonesia akan lebih menarik bagi investor berjangka panjang. bukan sekadar menikmati kekuasaan dan ritual seremonial. Untuk bisa keluar dari kerangka berpikir minimalis tersebut. justru akan ada tambahan penerimaan. dengan target-target makro dan sektoral yang lebih optimal seperti simulasi tim Indonesia Bangkit. jangan bermimpi diterima di universitas terbaik. ketahanan dan kemandirian ekonomi Indonesia akan lebih kukuh. Inti persoalannya adalah apakah pemerintah sungguh-sungguh memiliki niat untuk memperkukuh dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Namun stabilitas finansial tersebut dicapai terutama sebagai akibat dari faktor-faktor eksternal (externally-driven stability). Kontribusi kesepakatan politik tersebut terhadap penurunan risiko sosial politik di Indonesia cukup tinggi. Hanya dengan pergeseran paradigma tersebut. Tapi ada perbedaan yang sangat signifikan antara aliran modal ke Indonesia dibandingkan dengan ke Cina dan Thailand. dan sebagainya akan menjadi kenyataan (self-fulfilling prophecy). Jika hal tersebut yang terjadi. Jika ada niat sungguh-sungguh dan semangat kerja keras. Upaya untuk menciptakan stabilitas yang digerakkan oleh faktor-faktor internal akan jauh lebih sulit. reserve gap. Melemahnya dolar AS terhadap semua mata uang lainnya di dunia sejak satu setengah tahun lalu sangat membantu memperkuat nilai tukar rupiah. Aliran spekulatif tersebut masuk karena pengurangan risiko sosial politik. Aliran modal yang masuk ke Indonesia selama satu tahun terakhir terutama adalah modal akuisisi untuk pembelian aset BPPN oleh pemilik lama dan aliran portofolio yang bersifat spekulatif. Misalnya. dan semangat kerja keras. target-target tidak bisa sekadar "numpang lewat" atau minimalis. jika target nilainya hanya angka 5 dan 6. karena sangat ditentukan oleh adanya terobosan strategi dan kebijakan. Kepemimpinan dengan visi yang jelas dan kapasitas implementasi yang lebih kuat.

tanpa panduan seorang connoisseur. Yang perlu adalah apa yang dalam pemasaran dan periklanan disebut brand-name. tajam. mereka akan memilih berdasarkan pertimbangan yang rasional: menelaah agenda yang ditawarkan sang calon.. orang pun bertepuk: nah. Kini kita tak tahu apa gerangan yang pernah ditulis (atau dipikirkan) Megawati. Indonesia akan melahirkan pemimpin yang mencerminkan tingkat kecerdasan baru itu. para pemilih lebih cenderung kepada selebriti ketimbang partai-partai. atau logo. meneliti prestasi dan tabiatnya. Kini kita punya seorang Hamzah Haz. sekadar "numpang lewat" tanpa ada pergeseran paradigma yang berarti. Indonesia pernah dipimpin Bung Karno. di 021-7255624 ext 486 18 AGUSTUS 2003 Schwarzenegger JIKA ide tentang rakyat adalah ide tentang pasar. Pada saat yang sama.. Juga pilihan calon kepala negara bagian mereka. seorang lulusan perguruan tinggi dengan erudisi yang mengesankan. Laris. Pemilihan tahun depan buat pertama kali juga akan jadi sebuah persaingan sekian puluh calon presiden. Saya tak hanya menulis tentang California. perhiasan. sebagaimana ia muncul dalam Terminator. ketika rakyat lebih "sadar politik". Apa gerangan yang jadi pedoman bagi para pemilih kelak? Pernah kita berangan-angan bahwa akan ada saatnya. Tak perlu orang ramai tahu adakah mutunya telah teruji untuk memimpin sebuah masyarakat yang.sekali bahwa harapan tersebut hanya fatamorgana. dengan tulisan-tulisan yang terpelajar. sebagaimana mereka tak punya banyak harapan kepada kerja para wakil di DPR dan DPRD. karena target yang sangat minimalis.. Pemilihan Umum 2004 tampaknya belum akan menampilkan seorang bintang film tenar. Tapi apa yang kemudian terjadi? Dulu. para pemilih sedang kecewa. ini dia! Di Indonesia. Ketika Schwarzenegger muncul. dan membandingkannya dengan partai dan tokoh lain. Kini orang ingin menerapkan demokrasi yang langsung sebagaimana mereka jadi konsumen yang memesan baju. sebagaimana lazimnya. Indonesia pernah punya Bung Hatta. demokrasi akan memilih seorang Arnold Schwarzenegger. yang prestasinya hanya sayup-sayup sampai ke telinga banyak orang. atau merek. Praktis: tidak perlu menelisik dan mencari-cari lagi. Pilihlah dia. "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. yang mudah dikenal. sebuah film yang dinikmati hampir semua orang. Tak perlu sebuah lembaga yang mengelola seleksi kepemimpinannya. Di California. laris. orang akan menghadapi jorjoran sekian puluh partai politik yang hampir semua tanda gambarnya tak bisa kita ingat. film. mengutarakan pikiran. Tanpa perantara. dan menggugah. lagu. Mereka kehilangan kepercayaan kepada partai-partai. Tapi di sini pun. dan tak henti-hentinya berjuang bersungguh-sungguh hingga ia baru menikah setelah Indonesia merdeka. praktis!-itu mungkin teriak penjaja dalam politik di sebuah zaman ketika media akhirnya menyederhanakan segala hal. Dulu. penuh dengan konflik. Tak perlu program. menelaah. dan pemilihan umum jadi toko kelontong besar. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF. . Pernah kita percaya bahwa karena pendidikan sudah semakin membaik (sebuah premis yang entah datang dari mana). Indonesia yang tak lama lagi akan memilih presidennya barangkali akan mengalami proses yang kini terjadi di negara bagian Amerika Serikat yang mengandung Hollywood di salah satu sudutnya itu. langsung melalui Internet. mereka bersua dengan begitu banyak pilihan. seorang ekonom yang banyak membaca.

dia adalah sebuah Coca-Cola atau McDonald's. Para cendekia kini telah jadi makhluk yang dicurigai. Apa pun yang dikatakan kaum "neo-liberal". penemu-sekarang mendapatkan seorang George W. dia punya brandname ("Bush") yang sudah dikenal orang banyak.. Pernah ada masanya kita tahu bahwa buku yang laris belum tentu buku yang bermutu. Semuanya tak akan tertelan oleh siapa pun. laris dan tak laris. seperti Megawati. melainkan konsumen yang dipilihkan. Nike. baiklah saya sebutkan bahwa Amerika Serikat juga punya pengalaman mirip: negeri yang pernah punya presiden seorang Thomas Jefferson ini-seorang filosof. BMW. Pernah kita mendasarkan informasi kita tentang "bermutu" atau "tidak" kepada satu atau dua orang penilai yang berwibawa. Di toko kelontong. Pasar seakan-akan jadi total. Tapi dewasa ini. yang dengan pengetahuan umum yang terbatas mengutarakan yang hanya sedikit diketahuinya dalam bahasa Inggris yang juga terbatas. mereka pun akhirnya berpedoman kepada "laris. dan ketika tak ada mediasi lagi antara yang menawar dan yang menawarkan-karena mediasi itu pun ditentukan oleh kriteria laku atau tak laku.Agar tak tampak bahwa Indonesia hanya satu-satunya kisah kemerosotan. ada yang terancam ketika pasar jadi total: ketika perhitungan laku dan tak laku. Selalu ada mediasi: agen-agen periklanan yang canggih dan humas yang bisa membuat merah atau biru apa saja yang hitam. Dengan kampanye yang dibiayai uang berjuta-juta. ilmuwan. iklan televisi dan radio dan surat kabar. Benetton. Dan ketika para konsumen merasa mampu langsung menentukan pilihannya. dia. Megawati. tingkat mutu. laris. bukan konsumen yang memilih. melalui berita yang datang setiap jam dan hampir dari segenap penjuru.. juga dipilih. bermacam ragam hal ditawarkan. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF.. praktis". Tapi orang lupa bahwa pasar yang total hanyalah sebuah ilusi. di 021-7255624 ext 486 . Bush. Agaknya sesuatu telah berlangsung dalam politik dewasa ini-sesuatu yang barangkali bisa disebut sebagai pengkelontong-an informasi. menguasai semuanya. Dewasa ini. Tapi apa lacur. dan segmen pembeli. Estee Lauder. Tampaknya. itulah yang terjadi-melalui Internet. Schwarzenegger. arsitek. Bahkan ide tentang "bermutu" itu sendiri sudah dirobohkan. di tengah hiruk-pikuk apa dan siapa para tokoh yang berseliweran. bukan penilaian para penilai itu saja yang digugat. Seperti Schwarzenegger. menurut jenis. Bush. seakan-akan di sana ada kekuasaan para cendekia yang memaksa. Semuanya menghambur serentak. Goenawan Mohamad "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. Tak ada yang telah diseleksi lebih dulu. Wibawa dianggap sebagai sebuah dosa.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->