Perang Cumbok adalah perang yang terjadi pada tahun 1946 hingga 1947 dan berpusat di Pidie, timbul

karena adanya kesalahan peran dan tafsir dari kaum ulama dan Uleebalang (kaum bangsawan) terhadap proklamasi Indonesia, 17 Agustus 1945. Bagi kaum ulama, proklamasi ini berarti telah berakhirnya kezaliman yang sudah lama dialami bangsa Indonesia, khususnya Aceh dari penjajahan Belanda dan Jepang. Sementara, sebagian pihak lain dari kaum bangsawan melihat larinya Jepang harus diganti dengan Belanda sebagai upaya untuk memulihkan kekuasaan tradisional mereka yang sebagian besar telah dimimalkan Jepang dan besar ketika Belanda berkuasa. Ulama Aceh dipimpin Teungku Daud Beureueh dengan Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA), melihat proklamasi sebagai yang harus dimaknai secara nyata di Aceh. PUSA didirikan atas musyawarah ulama untuk mempersatukan pola pikir para ulama, dalam perkembangannya PUSA menjadi motor yang menggerakkan berbagai konflik dalam sejarah Aceh, termasuk dalam peristiwa Perang Cumbok. Sebagian warga Aceh pro Ulee Balang memplesetkan PUSA sebagai pembunuh Uleebalang Seluruh Aceh. Tidak semua Uleebalang ingin Belanda kembali dan berkuasa. Proklamasi hanya menjadi momentum puncak untuk terjadinya konflik antara ulama dan Uleebalang di sekitar Pidie. Akhirnya, Uleebalang dipimpin Teuku Keumangan dengan Panglimanya T.Daud Cumbok dan perlawanan rakyat dipimpin Daud Beureueh dengan panglimanya Husin ALMujahid. Dalam perlawanan, pasukan Cumbok bahkan telah menguasai kota Sigli, Pidie. Namun penguasaan itu tidak berlangsung lama karena adanya mobilitas perlawanan rakyat yang dilakukan ulama mengakibatkan pasukan Cumbok terpaksa kembali ke markas di Lamlo atau kota Bakti. Sesampai di Lamlo, pasukan Cumbok digempur pasukan rakyat dan pemberontakan ini akhirnya dapat ditumpas pada Januari 1946. Teuku Daud Cumbok ditangkap dan dihukum mati, sementara harta peninggalan para Uleebalang dikuasai kaum Ulama. Sumber :http://acehpedia.org

Cumbok, Sepotong Sejarah Gelap
Suara itu bergetar. "Saya tidak mau membicarakannya," kata Profesor Teuku Ibrahim Alfian, ahli sejarah dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Ayah dan ibu Ibrahim memang selamat dari Perang Cumbok, Aceh, 1946. Tapi nenek, kakek, pamaaan, juga banyak sepupunya jadi korban massa yang marah pada keluarga uleebalang, bangsawan. "Saya tak tahu di mana kubur mereka sampai kini," kata Ibrahim. Dan bukan hanya Ibrahim Alfian yang berduka. "Kita semua menangis mengenang kejadian berdarah itu," kata Farhan Hamid, anggota DPR dari Fraksi Reformasi. Farhan adalah anak ketiga dari Teungku Abdul Hamid-akrab dipanggil Ayah Hamid-ulama, juga sahabat Teungku Daud Beureueh. Seperti disebut James T. Siegel, antropolog dari University of California, dalam bukunya The Rope of God(1962), Perang Cumbok tak bisa lepas dari konteks tatanan sosial pada saat itu. Tatanan yang sengaja dibangun demi kepentingan Belanda.

meriam saling berbalas. Pasar malam di Lam Meulo. Senapan. anak-anak para uleebalang. Hari ke-empat. pemerintah pusat memaklumkan Teuku Daud Cumbok pengkhianat Republik dan harus dihukum. "Daud Beureueh kami ungsikan ke rumah penduduk di Desa Garot. "Saya ini sudah uzur. kubu uleebalang tak sejelas itu. guna mempelajari karakter masyarakat Aceh. . pengadilan. puluhan orang bersiap-siap menghabisi belasan bocah. 17 Agustus 1945. 1867. Terlalu pahit. Ada 103nanggroe di Aceh. Rumah indah milik Teuku Oemar Keumangan beserta seluruh isinya-senilai Rp 12 juta saat itu-dibakar habis. Anak-anak itu lantas dilindungi di pesantren milik keluarganya. punya judi dan mabuk sebagai menu utama-simbol pelecehan ulama. memakmurkan rakyatnya. Di tengah-tengah suasana gandrung kemerdekaan. Jepang masuk pada 1942. Akhirnya. Para korban termasuk orang tua dan anakanak uleebalang yang tak berdosa. tapi segenap ulama Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA)-dipimpin Teungku Daud Beureueh-lalu menyambutnya gegap-gempita. Tapi ada Teuku Daud Cumbok yang lebih merindukan kembali datangnya Belanda. ribuan rakyat. Sultan Aceh diminta tunduk pada kedaulatan Hindia Belanda. lebih baik tak usah ngomongin hal itu. rakyat bersama ulama di pihak lain. Desember 1945. dan tentara Angkatan Perang Indonesia (API)-sebagian komandannya kaum ningrat-menyerang markas Cumbok di Lam Meulo. Dalam The Atjehnese (1906). langsung menyatakan sumpah setianya. markas Daud Cumbok." katanya." kenang M. Lalu. Ia memerintahkan penurunan bendera MerahPutih. Kala terbit sengketa di masyarakat. Teuku Hamid Azwar. Sang kabar tak cepat sampai. Serombongan orang meminta ayahnya datang ke sebuah lapangan. Tapi. Belanda menugasi Snouck Hurgronje. uleebalang seperti Oemar berpihak pada Belanda. Tapi Teuku Ahmad Jeunib." kata Nur Ibrahimy. yang berpusat di Batavia. Pada 10 Januari 1946. Teuku Umar. yang kini Direktur Asia Research Institute (ARI). ulama. Sang uleebalang menampik. proklamasi kemerdekaan menajamkan polarisasi itu. Pertempuran resmi berakhir 17 Januari 1946. Daud Cumbok malah gembar-gembor Indonesia belum siap merdeka. Kekuasaan sebesar itu mendorong bangsawan seperti Teuku Haji Cik Mohamad Johan Alam Syah. dan Teungku Cik Di Tiro (1867-1942). kemarahan massa tak lekas reda. dan akomodatif terhadap ulama. yang jelas-jelas menyatakan setia pada Republik-tidak luput dari pembantaian. Metareum. juga penjara sendiri. Ada Teuku Nyak Arief. Snouck menganjurkan Belanda memanfaatkanuleebalang. Farkhan Hamid ingat satu peristiwa yang dituturkan oleh ayahnya. berteriak: "Tunjukkan padaku hukum Allah yang membenarkan tindakan ini. penggerebekan rumah para pemimpin PUSA. "Dia sangat berani. Sejak itulah muncul gelombang perang panjang lagi mahal yang melahirkan pahlawan nasional sekelas Cut Nyak Dien. Nama Lam Meulo diganti menjadi "Kota Bakti" guna menghormati ratusan orang yang gugur di sana. revolusi sosial meletup. polisi. Namun. Tiga hari pertempuran sengit berlangsung. dia tidak mau disebut identitasnya. polarisasi lama mulai menampakkan wujud yang pukul rata: para uleebalangdi satu pihak. menantu Daud Beureueh. Wajarkah hal ini? Tak demikian bagi Profesor Anthony Reid." Massa terdiam. Sebaliknya Teuku Keumangan Oemar. kalau tidak boleh dibilang nekat dan sembrono." kata Reid. "Mereka punya hakim. Ayah Hamid terperanjat. dan Teuku Ahmad Jeunib yang mendukung Republik. Setiap uleebalang punya wewenang penuh mengendalikan nanggroe (negeri). Nur El Ibrahimy. Ia jadi gila kuasa: menguasai lebih dari separuh areal persawahan di nanggroe. Salah satu keturunan uleebalang yang selamat berhasil dihubungi TEMPO. Singapura. Ada banyak cerita tentang dia. mereka kabur ke hutan. ahli ilmu Islam. penulis buku The Blood of the People _ Revolution and the End of Traditional Rule in Northern Sumatra. dari Peusangan. Di sana.Awalnya. menolak berkomentar. Demi memenangi perang. Ia mengadopsi teknologi irigasi dan pendidikan.

dan 5. sulit mengharapkan ada peningkatan lapangan kerja yang berarti. waktu yang ada malah disia-siakan.1 miliar pada tahun 2003 menjadi US$ 3.1 persen (2005).5 miliar tahun 2004 dan merosot menjadi US$ 30. suatu kebiasaan yang sebaiknya dihindari. cadangan devisa bruto diramalkan akan merosot dari US$ 35 miliar tahun 2003 menjadi US$ 33. yang berhasil meningkatkan cadangan devisanya sebesar US$ 146 miliar dan India US$ 46 miliar pada tahun 1997 hingga Juni 2002. Sayang. Isinya sangat sumir.5 persen (2004). 14. dengan target pertumbuhan ekonomi 5 persen tahun 2004. Jika langkah itu dilakukan. mudah diduga bahwa ekonomi Indonesia akan semakin vulnerable (rentan) pasca-IMF. Sasaran makro-ekonomi yang dirancang juga sangat minimal. kemudian diganti dengan istilah debt switching. Melihat target-target makro yang ingin dicapai dan daftar rencana tindak terlihat bahwa apa yang disebut exit strategy tersebut sangat mengecewakan. Yang ada hanya daftar modifikasi dari sejumlah peraturan dan undang-undang yang diklaim sebagai stimulus regulatif.1 persen untuk tahun 2003. Baru kemudian.tempointeraktif. waktu yang tersedia cukup banyak. Rizal Ramli Ekonom.5 persen pada tahun 2006. Bandingkan dengan Cina. dan 14. Secara umum. untuk merumuskan exit strategy dari IMF. Tidak aneh jika surplus transaksi berjalan diperkirakan akan berkurang dari US$ 5.html 18 AGUSTUS 2003 Indonesia Pasca-imf: Akan Lebih Baik? Dr. dan berbagai istilah lainnya yang bertujuan "menyamarkan" pewarisan utang tanpa adanya upaya sistematis untuk mengurangi stok utang. 5 persen tahun 2005. hampir empat bulan.5 persen untuk tahun 2006. Rendahnya target tax ratio tersebut juga berarti bahwa pembiayaan tambahan akan dicari.http://majalah. Pada periode yang sama peningkatan cadangan devisa neto Indonesia hanya US$ 6 miliar. . mantan Menteri Koordinator Perekonomian RI Sudah sejak tahun lalu kami dengan sejumlah teman-teman Indonesia Bangkit mengambil inisiatif menyusun strategi alternatif pasca-kontrak IMF (November 2002) sebagai sumbangan pikiran setelah adanya ketetapan MPR Agustus 2002 tentang pengakhiran kontrak dengan IMF.9 miliar pada tahun 2006.KL89639. pemerintah merumuskan apa yang disebut sebagai exit strategy. tidak ada kejelasan strategi maupun rumusan kebijakan yang jelas dan terukur. kita sudah memasuki tahap implementasi dari strategi yang dirumuskan tersebut pada awal tahun 2003. Target pertumbuhan ekspor juga sangat minimalis.id. sekadar "numpang lewat" hanya naik 4-7 persen pada tahun 2003 sampai tahun 2006. setelah adanya tekanan opini publik yang semakin luas.com/id/arsip/2003/08/18/KL/mbm. Dengan target pertumbuhan yang minimal tersebut. 13. Rendahnya target tax ratio tersebut merupakan dampak dari tidak adanya rencana terobosan dalam kebijakan perpajakan. Adapun beban utang dalam negeri Rp 650 triliun akan diwariskan kepada generasi yang akan datang dengan terus mengganti-ganti istilah rescheduling (penjadwalan kembali) utang dengan istilah debt re-profiling. akibat visi dan strategi yang jelas serta kerja keras. sampai akhir Desember 2002. sehingga ada satu tahun penerapan strategi sebelum kontrak IMF berakhir. Selain itu. exit strategy tersebut lebih merupakan respons administratif dan prosedural ketimbang respons substantif. Sebetulnya. terutama dari penerbitan surat utang dalam maupun luar negeri. Dengan target ekspor sangat minimal tersebut. terutama ekstensifikasi. seperti terlihat pada targettax ratio (persen GDP) hanya 13.20030818. Semula kami berharap bahwa pemerintah juga akan melakukan discourse yang sama sehingga dapat dicari strategi dan kebijakan yang optimal pasca-IMF. Pemerintah baru membentuk tim exit strategy pada bulan April 2003 karena masih sibuk mencari berbagai alasan untuk bisa memperpanjang kontrak IMF.6 miliar pada tahun 2006. Dengan target-target makro Indonesia yang sangat minimal tersebut. target mobilisasi pendapatan di dalam negeri juga sangat rendah. Juga tidak ada stimulus fiskal yang signifikan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Adanya perbedaan karakter dari aliran modal tersebut terjadi karena investor hanya melihat Indonesia dari perubahan kurva risiko. Inti persoalannya adalah apakah pemerintah sungguh-sungguh memiliki niat untuk memperkukuh dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Padahal. Sedangkan aliran modal ke Cina dan Thailand terutama berbentuk penanaman modal berjangka panjang yang tertarik oleh potensi ekonomi Cina dan Thailand yang sangat prospektif. target-target tidak bisa sekadar "numpang lewat" atau minimalis. tingkat bunga global mencapai titik terendah sejak tahun 1950-an dan inflasi global juga sangat rendah. dengan target-target makro dan sektoral yang lebih optimal seperti simulasi tim Indonesia Bangkit. justru akan ada tambahan penerimaan.sehingga dapat diperkirakan bahwa akan ada alasan lagi untuk kelompok pro-IMF kembali meminta bantuan lembaga keuangan internasional itu di kemudian hari. Untuk bisa keluar dari kerangka berpikir minimalis tersebut. ramalan akan adanya financing gap. Namun stabilitas finansial tersebut dicapai terutama sebagai akibat dari faktor-faktor eksternal (externally-driven stability). Jika hal tersebut yang terjadi. yang kemungkinan akan balik arah setelah kasus pengeboman Marriott. karena sangat ditentukan oleh adanya terobosan strategi dan kebijakan. jangan bermimpi bahwa pengangguran akan dapat dikurangi dan kesejahteraan mayoritas bangsa kita akan dapat ditingkatkan. jika terjadi peningkatan penggunaan kapasitas terpasang industri mendekati 90 persen (saat ini hanya mencapai sekitar 60 persen). Jika ada niat sungguh-sungguh dan semangat kerja keras. peningkatan cadangan devisa. sehingga memungkinkan untuk menurunkan tingkat inflasi dan tingkat bunga di dalam negeri. ketahanan dan kemandirian ekonomi Indonesia akan lebih kukuh. Tapi ada perbedaan yang sangat signifikan antara aliran modal ke Indonesia dibandingkan dengan ke Cina dan Thailand. Kontribusi kesepakatan politik tersebut terhadap penurunan risiko sosial politik di Indonesia cukup tinggi. dan law enforcement. Melemahnya dolar AS terhadap semua mata uang lainnya di dunia sejak satu setengah tahun lalu sangat membantu memperkuat nilai tukar rupiah. Pergeseran paradigma tersebut akan menjadi kado yang sangat indah untuk ulang tahun Republik Indonesia yang ke-58. serta kepemimpinan politik dan ekonomi yang lebih kuat. Di samping itu. Kondisi itu sebetulnya memungkinkan investasi masuk. stabilitas yang dicapai akan lebih kukuh dan prospek ekonomi Indonesia akan lebih menarik bagi investor berjangka panjang. Aliran spekulatif tersebut masuk karena pengurangan risiko sosial politik. jangan bermimpi diterima di universitas terbaik. Upaya untuk menciptakan stabilitas yang digerakkan oleh faktor-faktor internal akan jauh lebih sulit. Kepemimpinan dengan visi yang jelas dan kapasitas implementasi yang lebih kuat. harus ada target-target makro dan sektoral yang lebih optimal dan rangkaian kebijakan untuk mencapainya. produk Indonesia lebih kompetitif. Hanya dengan pergeseran paradigma tersebut. sehingga ada sumber daya tambahan yang dapat dipergunakan sebagai stimulus untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Sayang . Jika tidak. tetapi belum melihat Indonesia dari prospek potensi pemulihan ekonomi. jika target nilainya hanya angka 5 dan 6. Misalnya. bukan sekadar menikmati kekuasaan dan ritual seremonial. Semula kami sangat berharap bahwa exit strategy yang dirumuskan pemerintah merupakan suatu pergeseran paradigma dari stabilitas yang digerakkan oleh faktor-faktor eksternal menjadi faktor-faktor internal. Dengan target minimalis. Harus diakui bahwa saat ini Indonesia telah mencapai suatu stabilitas finansial dalam bentuk penguatan nilai tukar rupiah. Bagaikan lulusan murid SMA. Faktor domestik yang paling penting untuk mencapai stabilitas finansial tersebut adalah adanya kesepakatan partai politik untuk membiarkan Megawati sampai tahun 2004. dan semangat kerja keras. penurunan inflasi dan tingkat bunga. Aliran modal yang masuk ke Indonesia selama satu tahun terakhir terutama adalah modal akuisisi untuk pembelian aset BPPN oleh pemilik lama dan aliran portofolio yang bersifat spekulatif. dan sebagainya akan menjadi kenyataan (self-fulfilling prophecy). adanya perbaikan iklim usaha. reserve gap. Respons investor akan sangat berbeda jika stabilitas yang tercipta merupakan akibat dari faktor-faktor internal (internally-driven stability).

Tak perlu sebuah lembaga yang mengelola seleksi kepemimpinannya. atau logo. ketika rakyat lebih "sadar politik". Pada saat yang sama. tajam. perhiasan. sebagaimana ia muncul dalam Terminator. ini dia! Di Indonesia. seorang ekonom yang banyak membaca. mereka akan memilih berdasarkan pertimbangan yang rasional: menelaah agenda yang ditawarkan sang calon. Indonesia yang tak lama lagi akan memilih presidennya barangkali akan mengalami proses yang kini terjadi di negara bagian Amerika Serikat yang mengandung Hollywood di salah satu sudutnya itu. mereka bersua dengan begitu banyak pilihan. mengutarakan pikiran. para pemilih lebih cenderung kepada selebriti ketimbang partai-partai. Juga pilihan calon kepala negara bagian mereka. Pilihlah dia.sekali bahwa harapan tersebut hanya fatamorgana. sebuah film yang dinikmati hampir semua orang. Tapi apa yang kemudian terjadi? Dulu. . "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. yang mudah dikenal. orang akan menghadapi jorjoran sekian puluh partai politik yang hampir semua tanda gambarnya tak bisa kita ingat. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF. tanpa panduan seorang connoisseur. Tak perlu program. Praktis: tidak perlu menelisik dan mencari-cari lagi. para pemilih sedang kecewa. demokrasi akan memilih seorang Arnold Schwarzenegger. Mereka kehilangan kepercayaan kepada partai-partai. dan tak henti-hentinya berjuang bersungguh-sungguh hingga ia baru menikah setelah Indonesia merdeka. dan membandingkannya dengan partai dan tokoh lain. laris. Ketika Schwarzenegger muncul. seorang lulusan perguruan tinggi dengan erudisi yang mengesankan. Pernah kita percaya bahwa karena pendidikan sudah semakin membaik (sebuah premis yang entah datang dari mana). sekadar "numpang lewat" tanpa ada pergeseran paradigma yang berarti. lagu. Kini orang ingin menerapkan demokrasi yang langsung sebagaimana mereka jadi konsumen yang memesan baju. Dulu. sebagaimana mereka tak punya banyak harapan kepada kerja para wakil di DPR dan DPRD. langsung melalui Internet. film. dengan tulisan-tulisan yang terpelajar. sebagaimana lazimnya. menelaah. Indonesia pernah dipimpin Bung Karno. atau merek.. di 021-7255624 ext 486 18 AGUSTUS 2003 Schwarzenegger JIKA ide tentang rakyat adalah ide tentang pasar. Tapi di sini pun. karena target yang sangat minimalis.. Yang perlu adalah apa yang dalam pemasaran dan periklanan disebut brand-name. orang pun bertepuk: nah. yang prestasinya hanya sayup-sayup sampai ke telinga banyak orang. dan menggugah. Di California. Saya tak hanya menulis tentang California. Apa gerangan yang jadi pedoman bagi para pemilih kelak? Pernah kita berangan-angan bahwa akan ada saatnya. Kini kita tak tahu apa gerangan yang pernah ditulis (atau dipikirkan) Megawati. Pemilihan tahun depan buat pertama kali juga akan jadi sebuah persaingan sekian puluh calon presiden. dan pemilihan umum jadi toko kelontong besar. Indonesia pernah punya Bung Hatta. Pemilihan Umum 2004 tampaknya belum akan menampilkan seorang bintang film tenar. Tak perlu orang ramai tahu adakah mutunya telah teruji untuk memimpin sebuah masyarakat yang. Indonesia akan melahirkan pemimpin yang mencerminkan tingkat kecerdasan baru itu.. meneliti prestasi dan tabiatnya. penuh dengan konflik. Laris. Kini kita punya seorang Hamzah Haz. praktis!-itu mungkin teriak penjaja dalam politik di sebuah zaman ketika media akhirnya menyederhanakan segala hal. Tanpa perantara.

praktis".Agar tak tampak bahwa Indonesia hanya satu-satunya kisah kemerosotan. Megawati. Silahkan hubungi Pusat Data Analisa Tempo untuk mendapatkan versi arsip dalam bentuk PDF. di tengah hiruk-pikuk apa dan siapa para tokoh yang berseliweran. iklan televisi dan radio dan surat kabar. Goenawan Mohamad "Nikmati tulisan lengkap artikel ini pada versi cetak dan versi digital majalah Tempo" Silahkan hubungi customer service kami untuk berlangganan edisi cetak di 021-5360409 ext 9. dia. Tak ada yang telah diseleksi lebih dulu. Bush. Nike. bukan konsumen yang memilih. Bush. Estee Lauder. Agaknya sesuatu telah berlangsung dalam politik dewasa ini-sesuatu yang barangkali bisa disebut sebagai pengkelontong-an informasi. menurut jenis. Pernah ada masanya kita tahu bahwa buku yang laris belum tentu buku yang bermutu. dan segmen pembeli. dan ketika tak ada mediasi lagi antara yang menawar dan yang menawarkan-karena mediasi itu pun ditentukan oleh kriteria laku atau tak laku. bukan penilaian para penilai itu saja yang digugat. Dengan kampanye yang dibiayai uang berjuta-juta. Schwarzenegger. Para cendekia kini telah jadi makhluk yang dicurigai. seakan-akan di sana ada kekuasaan para cendekia yang memaksa. itulah yang terjadi-melalui Internet. laris dan tak laris. Pernah kita mendasarkan informasi kita tentang "bermutu" atau "tidak" kepada satu atau dua orang penilai yang berwibawa. Apa pun yang dikatakan kaum "neo-liberal". Di toko kelontong. Tampaknya. Benetton. Semuanya tak akan tertelan oleh siapa pun. bermacam ragam hal ditawarkan. Dewasa ini. juga dipilih. arsitek. laris. melalui berita yang datang setiap jam dan hampir dari segenap penjuru. ada yang terancam ketika pasar jadi total: ketika perhitungan laku dan tak laku. penemu-sekarang mendapatkan seorang George W. BMW.. Semuanya menghambur serentak. Seperti Schwarzenegger. seperti Megawati. melainkan konsumen yang dipilihkan.. Tapi apa lacur. dia adalah sebuah Coca-Cola atau McDonald's. yang dengan pengetahuan umum yang terbatas mengutarakan yang hanya sedikit diketahuinya dalam bahasa Inggris yang juga terbatas. mereka pun akhirnya berpedoman kepada "laris. di 021-7255624 ext 486 . Pasar seakan-akan jadi total. Tapi orang lupa bahwa pasar yang total hanyalah sebuah ilusi. Dan ketika para konsumen merasa mampu langsung menentukan pilihannya. Bahkan ide tentang "bermutu" itu sendiri sudah dirobohkan. Selalu ada mediasi: agen-agen periklanan yang canggih dan humas yang bisa membuat merah atau biru apa saja yang hitam. tingkat mutu. dia punya brandname ("Bush") yang sudah dikenal orang banyak. menguasai semuanya. Wibawa dianggap sebagai sebuah dosa.. ilmuwan. Tapi dewasa ini. baiklah saya sebutkan bahwa Amerika Serikat juga punya pengalaman mirip: negeri yang pernah punya presiden seorang Thomas Jefferson ini-seorang filosof.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful