Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA 1 MODUL 07 KARAKTERISTIK DIODA PENYEARAH DAN FILTER

Kelas Kelompok Nama NIM

: Tekkom A prak.1 :6 : Decka Mahayuni : J3D111079

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DIREKTORAT PROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2011

1. TUJUAN PRAKTIKUM Memahami karakteristik Dioda umum (Si & Ge) dan Dioda Zener dan penggunaan dioda-dioda tersebut Mempelajari bermacam-macam rangkaian penapis atau filter yang bias digunakan pada suatu sumber tegangan DC

2. PERALATAN DAN KOMPONEN PERCOBAAN a. Kit praktikum b. Osiloskop c. Generator sinyal d. Multimeter e. Kabel penghubung f. Komponen : -D,D1,D2,D3,D4,D5 = 1N 4002 - D6 = IN 60 - DZ = 5,2 Volt - RL = Potensio 10 k - R1 = 10 / 5 Watt - R2 = 180 / 5 Watt - C1, C3 = 1000 F / 50 Volt - C2, C4 = 2200 F / 50 Volt - L 1 = 2,5 mH / 1 A

3. TEORI PENUNJANG Penggunaan dioda yang paling umum adalah sebagai penyearah. Dioda menyearahkan tegangan AC hingga berubah menjadi tegangan DC. Persamaan penyearahan memperlihatkan tegangan DC (volt) yang dihasilkan oleh penyearah dengan dioda ini adalah : Vdc = Vm dan Ro = .............................................................

Dimana Vm adalah tegangan puncak maksimum AC (volt), f adalah frekuensi dari sinyal AC (Hz), dan C adalah besar kapasitor yang terpasang dan berfungsi sebagai filter di keluaran penyearah (F,farad). Tegangan dc ideal adalah yang memiliki nilai Ro = 0. Dari persamaan terlihat bahwa kondisi ini terpenuhi dengan memasangkan kapasitansi C sebesar mungkin. Proses penyearahan menghasilkan tegangan DC yang masih mengandung riak atau ripple (ripple),yaitu tegangan AC kecil yang menumpang diatas sinyal DC. Dengan C besar,dimasukkan untuk menekan tegangan ripel serendah mungkin. Selain itu C berfungsi sebagai regulator (penstabil) yang keluar dalam percobaan ini kita akan mencari nilai tahanan keluaran rangkaian sumber tegangan DC, Ro, dan membandingkan Ro untuk berbagai bentuk filter, dan melihat pengaruh pada besar tegangan ripel.

Karakteristik Dioda Dalam percobaan ini akan kita amati karakteristik I-V dari tiga jenis diode yaitu diode Ge, diode Si dan diode Zener. Kedua diode pertama adalah diode umum yang berbeda berdasarkan bahannya (germanium dan silicon). Dioda ketiga adalah diode silicon yang dibuat khusus, yaitu sebagai penstabil tegangan DC. Dengan menggunakan rangkaian pada kit praktikum yang tersedia,amati dan pahami : tegangan nyala diode (cut-in) dan tegangan rusak (breakdown). Dari kurva karakteristik yang diperoleh,dapat kita hitung juga besar resistansi dinamis dioda pada suatu titik kerja dikurva. Terakhir ialah mempelajari penggunaan diode berdasarkan karakteristik tersebut.

Penyearah Dalam percobaan,diamati tiga jenis penyearah gelombang sinus,yaitu penyearah gelombang setengah (half-wafe), penyearah gelombang penuh (full-wafe) menggunakan transformator tanpa center tap (dengan rangkain jembatan). Menggunakan kit praktikum yang tersedia,diamati dan dipahami : A. Perbedaan penyearah gelombang setengah dan gelombang penuh B. Pengaruh tegangan nyala atau cut-in serta bentuk karakteristik diode pada keluaran. C. Pengaruh beban untuk masing-masing penyearah

Filter
Dalam percobaan ini hanya akan kita amati beberapa jenis filter, khususnya tipe RC, yaitu filter C, filter R-C, dan filter C-R-C.

4. TUGAS PENDAHULUAN 1. Turunkan persamaan (1) penyerahan diatas 2. Carilah Besar R0 untuk filter C = 1000 F dan frekuensi input 50 Hz (penyearah jembatan) 3. Jelaskan bagaimana cara memperoleh R0 4. Carilah apa keuntungan dari penambahan komponen L (filter LC dan filter CLC) dibandingkan filter C,RC, dan CRC ? Jawab ; 1. Vdc = Vm 2. R0 = R0 = R0 = 0,000005 3. R0 dapat diperoleh dengan cara mencari frekuensi dan besar kapasitor yang digunakan pada sebuah rangkaian yang menghasilkan tegangan puncak maksimum . 4. dan Ro =

5. PELAKSANAAN PERCOBAAN a. Karakteristik dioda Y

R2 Dz

a. Buatlah rangkaian seperti gambar diatas b. Sumber tegangan didapatkan dari function generator dengan tegangan sebesar 6V AC dan frekuensi 50 Hz c. Hubungkan terminal X dan Y kekanal osiloskop d. Dengan mengubah-ubah besar tegangan masukan Vi amati dan catat tegangan cut-in,tegangan breakdown dan bentuk karakteristik diode e. Ulangi untuk beberapa jenis diode lainnnya (D5 & D6)

b. Penyearah dan Filter

D C1 RL

+ Gambar - Penyearah setengah gelombang

a. Buatlah rangkaian penyearah setengah gelombang seperti gambar diatas b. Hubungkan function generator dengan rangkaian (besar tegangan 6V AC/50 Hz), pasang beban berupa variable resistor, dengan keluaran rangkaian adalah Vo c. Amati secara kualitatif bentuk gelombang, frekuensi gelombang, dan pengaruh pemasangan C (C1 dan C2) terhadap tegangan tripel d. Untuk suatu nilai C konstan, ubah besarnya beban dan amati pengaruhnya pada tegangan tripel

e. Buat rangkaian penyearah gelombang penuh seperti pada gambar dibawah ini

C1

RL

Gambar rangkaian penyearah gelombang penuh. f. Amati secara kualitatif bentuk dan frekuensi gelombangnya g. Pasanglah sebuah nilai C yang lain dan amati bentuk ripelnya dan amati juga pengaruh pemebebana pada bentuk ripelnya h. Pengukuran Ro : Lepaskan beban, ukur dengan multimeter tegangan keluarannya (maksimum 10 volt DC). Hubungkan kembali beban dan aturlah hingga diperoleh tegangan output = tegangan hasil pengukuran diatas. Resistansi keluaran rangkaian Ro besar tahanan RL i. Gantilah Filternya dengan filter C-R-C (gambar berikut) dengan memasang penghubung yang sesuai, ulangi langkah percobaan (g i)

R1

C1

C3

RL

6. HASIL PERCOBAAN a. Karakteristik Dioda X

R2

Y
Jenis Dioda Tegangan Cut-in Tegangan breakdown Karakteristik Dioda Vi Bentuk Gelombang Keluaran (6 VAC 50 Hz)

Zener 1N 4002 1N 60

6,2 v

100

Dioda zener Dioda silicon Dioda Germanium

7,2 v 143 v

b. Penyearah dan Filter Penyearah setengah-gelombang (half wave rectifier)

D C1 RL Vo

6 VAC 50 Hz

GAMBAR C1 (2200 F, 50 V)

C2 (560 F, 4 V)

Rangkaian penyearah gelombang penuh (full wave rectifier) 1

D1

D2

C1 D3 D4

RL

Vo

GAMBAR 6 VAC 50 Hz C1 C2

Rangkaian penyearah gelombang penuh (full wave rectifier) 2

R1 D1 D2 C1 D3 D4 C3 RL Vo

6 VAC 50 Hz

GAMBAR C1

7.

ANALISA HASIL PERCOBAAN

Pada percobaan kali ini, analisa yang kami dapat adalah bahwa suatu rangkaian yang dimasukkan beberapa komponen seperti dioda, resistor, dan lainnya berpengaruh besar pada rangkaian tersebut, hal itu ditunjukkan pada hasil pengukuran menggunakan multimeter maupun osiloscope.

8. KESIMPULAN Sebuah rangkaian yang dirangkai dengan menggunakan beberapa macam dioda dan resistor, yang ternyata tegangan yang dihasilkan maupun gambar yang dihasilkan pada osiloscope dipengaruhi oleh dioda, resistor dan beban yang diberi pada rangkaian tersebut.

9. TUGAS DAN PERTANYAAN 1. Tegangan cut-in dioda (volt) : Ge : ..; Si : ; Zener :. 2. Tegangan breakdown dioda (volt) : Ge : ..; Si : ; Zener :. 3. Apakah perbedaan utama masing-masing dioda pada seluruh percobaan yang dilakukan ? 4. Pada percobaan penyearah, apakah perbedaan antara penyearah gelombang penuh dengan dua dioda dan penyearah gelombang penuh jembatan (bridge rectifier)?

5. -

Resistansi keluaran Ro. Untuk C1 = 1000 F Untuk C2 = 2200 F Dan Filter C-R-C Dan Filter C-L-C

R0 : R0 : R0 : R0 :

Jawab : 1. Ge : 6,2 v ; Si : 6,2 ; Zener : 6,2 2. Ge : 100 ; Si : 100 ; Zener : 100 3. Percobaan 1, dioda yang digunakan ada beberapa jenis yaitu Dioda zener, 1N 4002 dan 1N 60, tegangan yang dihasilkan yaitu cut-in 6,2 V dan breakdown 100, sedangkan pada percobaan 2 dan 3 Dioda yang digunakan yaitu Dioda 1N 4002 sehingga tegangan yang dihasilkan semua hampir sama namun pada percobaan 2, 3 dan 4 tegangan dipengaruhi juga oleh beban. 4.

5. Untuk C1 = 1000 F Untuk C2 = 2200 F Dan Filter C-R-C Dan Filter C-L-C

R0 : 10 R0 : 22 R0 : R0 :

10. DAFTAR PUSTAKA http://www.wordpress-dioda-karakteristik.com http://www.wikipedia-dioda-zener.com