Anda di halaman 1dari 6

IMMUNE SYSTEM (dr. JOHN.W.H.

SITOHANG )
IMMUNE SYSTEM TERDIRI DARI 4 ORGAN LYMFOID DAN BEBERAPA JENIS SEL MOTIL YANG BERFUNGSI SEBAGAI PERTAHANAN TUBUH. ORGAN YANG BERPERAN YAITU : THYMUS,LYMFONODUS,LIEN,M.A.L.T (MUCOSAL ASSOCIATED LYMFOID TISSUE)= LYMFOID NODULE PADA SALURAN CERNA.(G.A.L.T) R.E.S ( RETICULO ENDOTHELIAL SYSTEM) ADALAH : LIEN,HEPAR,LYMFONODUS,THYMUS, TONSILLA,BONE MARROW. M.A.L.T MELIPUTI ORGAN/ JARINGAN: 1. WALDEYER RING 2. PEYER PATCH 3. LYMFOID AGGREGATE DALAM APPENDIX,GASTER,USUS BESAR,OESOPHAGUS 4. TONSIL,BRONCHUS SEL YANG BERPERAN : LYMFOSIT,DENDRITIC CELLS,LEKOSIT, PMN,TROMBOSIT,MACROPHAGES. INFEKSI PADA ORANG NORMAL UMUMNYA SINGKAT DAN JARANG MENIMBULKAN KERUSAKAN PERMANEN,HAL INI DISEBABKAN TUBUH MANUSIA MEMPUNYAI SISTEM IMMUN YANG MELINDUNGI TUBUH TERHADAP UNSUR PATOGEN(BAKTERI,VIRUS,FUNGUS,PROTOZOA DAN PARASIT). SEL-SEL DALAM KOMPONEN SISTEM IMMUN BERASAL DARI SUMSUM TULANG ( STEM CELL) BERDEFERENSIASI MENJADI BERBAGAI JENIS SEL BEREDAR MELALUI DARAH,LIMFE DAN JAR.LIMFORETIKULER RANGSANGAN TERHADAP SEL TRJADI APABILA TERDAPAT ZAT ASING (ANTIGEN)=IMMUNOGEN. SISTEM IMMUN DAPAT MEMBEDAKAN ZAT ASING ( NON SELF) DARI ZAT YANG BERASAL DARI TUBUH SENDIRI ( SELF),PADA KEADAAN PATOLOGI SISTEM IMMUN TIDAK DAPAT MEMBEDAKAN SELF DAN NON SELF SEHINGGA TERBENTUK ZAT ANTI TERHADAP TUBUH SENDIRI DISEBUT AUTOANTIBODI BILA SISTEM IMMUN TERPAPAR ZAT ASING MAKA TERJADI 2 RESPON IMMUN :

1. RESPON IMMUN NON SPESIFIK 2. RESPON IMMUN SPESIFIK

Felix HAdi Nainggolan

NON SPECIFIC IMMUNE REPONSES


= IMMUNITAS BAWAAN ( INNATE IMMUNITY) ADALAH RESPON TERHADAP ZAT ASING DAPAT TERJADI WALAUPUN SEBELUMNYA TIDAK PERNAH TERPAPAR ZAT TERSEBUT. MANIFESTASI RESPON IMMUN DNG CARA: FAGOSITOSIS REAKSI IMFLAMASI

1. 2.

REAKSI FAGOSITOSIS : LEKOSIT,MAKROFAG BERGERAK BERADA DEKAT DENGAN PARTIKEL BAKTERI (ANTIGEN SASARAN)DENGAN MELEPAS FAKTOR LEUKOTAKTIK DAN KEMOTAKTIK BAKTERI MENGALAMI OPSONISASI ( DILAPISI OLEH IMMUNOGLOBULIN DAN KOMPLEMEN C3b BAKTERI MASUK DALAM SEL MELALUI CARA ENDOSITOSIS DILISIS DALAM KANTUNG FAGOSOM MELALUI PROSES OKSIDASI-REDUKSI,ENZIM LISOZIM,KEASAMAN FAGOSIT. REAKSI INFLAMASI : JIKA TERDAPAT INFEKSI SEL SISTEM IMMUN MENUJU SASARAN TEMPAT INFEKSI DAN TERJADI PROSES: 1. 2. PENINGKATAN ALIRAN DARAH DILOKASI PENINGKATAN PERMEABILITAS KAPILER AKIBAT RETRAKSI SEL ENDOTEL

3. MIGRASI SEL LEKOSIT KELUAR VASKULER KETIGA REAKSI TERJADI KARENA DILEPASNYA MEDIATOR HISTAMIN,VASOACTIVE AMINE,ANAFILATOKSIN SEHINGGA SEL PMN TERANGSANG BERGERAK MENUJU LOKASI MASUKNYA ANTIGEN AKIBATNYA PERMEABILITAS DINDING VASKULER MENINGKAT DAN TERJADI EKSUDASI PROTEIN PLASMA DAN CAIRAN, GEJALA INI DISEBUT RESPON INFLAMASI AKUT.

SPECIFIC IMMUNE REPONSES


RESPON IMMUN YANG TERJADI MERUPAKAN INTERAKSI ANTARA LIMFOSIT DAN FAGOSIT. RESPON DIMULAI DENGAN AKTIFITAS MAKROFAG ATAU ANTIGEN PRESENTING CELL ( APC) YANG MEMPROSES ANTIGEN SEHINGGA MENIMBULKAN INTERAKSI DENGAN SEL IMMUN SPESIFIK ( LIMFOSIT). TERDAPAT 2 SUBPOPULASI LIMFOSIT YAITU LIMFOSIT B ( HUMORAL ) DAN LIMFOSIT T ( SELULER) MESKIPUN ANTIGEN DAPAT DIMUSNAHKAN PADA KONTAK PERTAMA ( RESPON PRIMER)DAN SEL SISTEM IMMUN BER INVOLUSI NAMUN RESPON TERSEBUT AKAN MEMBENTUK KLON LIMFOSIT YANG DISEBUT MEMORY CELL YANG AKAN MENGENALI ANTIGEN YANG SAMA DIKEMUDIAN HARI (RESPON SEKUNDER).

Felix HAdi Nainggolan

RESPON IMMUN SPESIFIK TERBAGI ATAS 3 GOLONGAN YAITU:

1.HUMORAL IMMUNITY B-LYMFOSIT PRODUKSI ANTIBODI YANG MEMFASILITASI MACROFAG DAN NEUTROFIL UNTUK PROSES FAGOSITOSIS DAN MENCERNA BAKTERI. 2.CELL-MEDIATED IMMUNITY ( CELLULER IMMUNITY) T-LYMFOSIT, YANG MENGIKAT PERMUKAAN PARASIT ATAU SEL YANG TERINFEKSI VIRUS DAN MELISIS DENGAN MENGELUARKAN ENZIM HIDROLITIC DAN PROTEIN PENGHANCUR MEMBRAN 3.INTERAKSI ANTAR RESPON IMMUN SELULAR-HUMORAL ( ADCC = ANTIBODY DEPENDENT CELL MEDIATED CYTOTOXICITY). ANTI BODI BERFUNGSI MELAPISI ANTIGEN SASARAN SEHINGGA SEL NK ( NATURAL KILLER) YANG MEMPUNYAI FRAGMEN Fc ANTIBODI TERSEBUT DAPAT MELEKAT ERAT PADA SEL ANTIGEN SASARAN.

Immunoglobulin ( Ig)
MOLEKUL DIBENTUK OLEH B-LIMFOSIT PADA PERMUKAAN SEBAGAI ANTIGEN RESEPTOR DAN SEBAGAI ANTIBODI YANG DISEKRESIKAN KEDALAM CAIRAN EKSTRASELULER. ANTIBODI ADAPTORIKAT ANTIGEN MELALUI SPESIFIK BINDING SITE AKTIFASI KOMPLEMEN DAN SEL IMMUN Ig MERUPAKAN MOLEKUL PROTEIN YANG SAMA DALAM HAL STRUKTUR DAN SIFAT BIOLOGIK TETAPI BERBEDA DALM SUSUNAN ASAM AMINO. STRUKTUR TDD 2RANTAIBERAT(HCHAIN)IDENTIK DAN 2 RANTAI RINGAN ( L-CHAIN ) YANG IDENTIK

TERDAPAT 5 KELAS UTAMA DALAM SERUM.


IgG: MERUPAKAN 75 % DARI IMMUNOGLOBULIN TOTAL,DAPAT MENEMBUS PLASENTA, MUDAH BERDIFUSI KEDALAM JARINGAN EKSTRAVASKULER,HALF LIFE 23 HARI,DAPAT MELAPISI MIKROORGANISME SHG MUDAH DIFAGOSITOSIS. IgA :MERUPAKAN 15 % DARI TOTAL Ig. FUNGSI UTAMA DALAM CAIRAN SEKRESI (SALIVA,AIR MATA,KOLOSTRUM,SEKRET BRONHUS,VAGINA,PROSTAT) DAN SEL PLASMA DALAM JARINGAN LIMFOID, MEMBATASI ABSORBSI ANTIGEN YANG BERASAL DARI MAKANAN, HALF LIFE : 5-6 HARI IgM: 10 % DARI TOTAL Ig,UKURAN PALING BESAR,IMMUNOGLOBULIN PERTAMA YANG DIBENTUK ATAS RANGSANGAN ANTIGEN TETAPI RESPONNYA PENDEK HANYA BEBERAPA HARI MENENTUKAN INFEKSI AKUT ATAU TIDAK. TIDAK DAPAT MENEBUS PLASENTA SEHINGGA ADANYA ANTIBODI IgM DARI BAYI BARU LAHIR MENUNJUKAN RESPON TERHADAP INFEKSI BAYI TSB.

Felix HAdi Nainggolan

IgD :KONSENTRASI DALAM SERUM SEDIKIT TETAPI DALAM DARAH TALI PUSAT TINGGI,PERAN BIOLOGIK BELUM JELAS,SANGAT SENSITIF TERHADAP ENZIM PROTEOLITIK,HALF LIFE 2-3 HARI. IgE : HANYA 0,004 % DARI Ig TOTAL,TERDAPAT DALAM CAIRAN SEKRESI, MEMPUNYAI KEMAMPUAN MELEKAT ERAT PD PERMUKAAN SEL MASTOSIT DAN BASOFIL MELALUI RESEPTOR Fc,PERAN DALAM REAKSI HYPERSENSITIFITAS TIPE SEGERA MISALNYA PADA RINITIS,ASMA,URTIKARIA DAN REAKSI ANAFILAKTIK.

CLUSTER OF DIFFERENTIATION
MELALUI METODE PRODUKSI ANTIBODI MONOKLONAL DAPAT DIKENAL BERBAGAI MOLEKUL PADA PERMUKAAN LEKOSIT SECARA SPESIFIK DENGAN MEMBEDAKAN SATU DARI YANG LAIN JENIS DAN STADIUM DIFERENSIASI JUGA FUNGSI. DIKENAL TERDAPAT 78 KELOMPOK CD CD 4 DAN CD 8 merupakan ekspresi sel LIMFOSIT-Th (CD 4)BEREAKSI DENGAN ANTIGEN BILA ANTIGEN DISAJIKAN BERSAMA DENGAN MHC II. SEDANGKAN CD8(Tc) BEREAKSI DENGAN MHC I. MEMPRODUKSI LIMFOKIN DAN INTERLEUKIN MHC I DAN MHC II ( MAJOR HISTOCOMPATABILITY COMPLEX) ADALAH MOLEKUL PROTEIN BESAR YANG MERUPAKAN BAGIAN DARI KROMOSOM,TERDAPAT PADA PLASMA MEMBRAN SEMUA SEL MANUSIA. MACROFAG SEKRESI : CYTOKINE,INTERLEUKIN 1,2 LIMFOSIT-T TERDIRI DARI T SUPPRESSOR=Ts,T CYTOTOXIC=Tc,T HELPER=Th INTERFERON: TDD BERBAGAI JENIS PROTEIN YANG DAPAT MENGHAMBAT/ MENGGANGGU REPLIKASI VIRUS SEHINGGA VIRUS TAK BERKEMBANG DENGAN CARA HAMBAT PROTEIN DAN ASAM NUKLEAT VIRUS.

REAKSI KOMPLEMEN
KOMPLEMEN ADALAH MEDIATOR DLM REAKSI ANTIGEN-ANTIBODI,TDD 20 JENIS PROTEIN YANG BERBEDA. PROTEIN TBTK DLM HATI DAN R.E.S KOMPONEN KOMPLEMEN DAPAT BERINTERAKSI DENGAN ANTIBODIAKTIFITAS BIOLOGIK LISIS SEL / REAKSI INFLAMASI MEMBRAN SEL DAN

Felix HAdi Nainggolan

Thymus Merupakan lymfoepithelial organ Lokasi : mediastinum Dibungkus oleh capsula fibrosa Terdiri dari : cortex dan medulla Medulla terdapat badan Hassall ( lamell konsentris berisi filamen keratin,sel berdegenerasi,kalsifikasi. Mengalami involusi setelah pubertas. Merupakan tempat seleksi dan diferensiasi T-limfosit

LYMFONODUS LAPISAN LUAR : CAPSULA FIBROSA LOKASI : AXILLA,LIPAT PAHA,SEPANJANG PEMBULUH DARAH LEHER,THORAX,ABDOMEN ( MESENTERIC) HILLUS: TEMPAT MASUKNYA A/V/N DAN PEMBULUH LIMFATIK TERDIRI DARI CORTEX DAN MEDULLA CORTEX TERDAPAT POPULASI SEL T-LIMFOSIT,MEDULLA : B-LIMFOSIT PERDARAHAN : AFFEREN VESSEL MASUK MELALUI KAPSUL SEDANGKAN EFFEREN VESSEL MELALUI HILLUS

TONSILLA PALATINA TERDAPAT 2 TONSIL PADA DINDING LATERAL PHARYNX TERDIRI 2 PERMUKAAN : BAGIAN POSTERIOR DILAPISI CAPSULA FIBROSA SEDANGKAN ATERIOR DILAPISI EPITEL BERLAPIS GEPENG TAKBERTANDUK KRIPTUS YANG MENGHADAP LUMEN YANG SERING TERISI: SEL LIMFOSIT MATI,DESQUAMASI SEL EPITEL DAN BAKTERI

LIEN DILAPISI OLEH CAPSULA FIBROSA TERDIRI DARI PULPA ALBA DAN PULPA RUBRA. PULPA ALBA TERDAPAT ARTERI SENTRALIS PULPA RUBRA TERDAPAT ARTERI PENICILLI,ARTERI PULPA,SPLENIC CORD YANG BERISI JARINGAN RETIKULER,MAKROFAG,T/B LIMFOSIT,SEL PLASMA,ERITROSIT,TROMBOSIT,GRANULOSIT HISTOFISIOLOGI: PRODUKSI LIMFOSIT DAN TEMPAT PENGHANCURAN ERITROSIT,TEMPAT PENYIMPANAN DARAH ,PERTAHANAN TUBUH.

Felix HAdi Nainggolan

Felix HAdi Nainggolan