Anda di halaman 1dari 7

Analisis Stakeholder

Pada akhir 2010 lalu, salah satu armada maskapai penerbangan asal Australia,Q a n t a s A i r w a ys , m e n g a l a m i s e b u a h i n s i d e n k e g a g a l a n m e s i n d i w i l a ya h u d a r a Indonesia. Peristiwa tersebut terjadi tepatnya pada tanggal 3 November 2010, padap u k u l 1 1 . 0 0 W I B , d i w i l a ya h u d a r a B a t a m K o t a , B a t a m . 1 Peristiwa engine failure tersebut terjadi pada salah satu pesawat dengan kode penerbangan QF -32, milikQantas Airways berjenis Airbus A-380, beberapa saat setelah pesawat take-off daribandara Changi-Singapore menuju Sydney-Australia.A i r b u s A - 3 8 0 a d a l a h p e s a w a t b u a t a n A i r b u s C o r p o r a t i o n , d e n g a n m e s i n j e t buatan RollsRoyce. Pesawat tersebut juga merupakan pesawat jet superjumboterbesar di dunia yang pernah ada. Peristiwa engine failure yang menimpa A-380t e r s e b u t m e n ye b a b k a n b e b e r a p a b a g i a n m e s i n p e s a w a t t e r l e p a s d a n j a t u h d i wilayah Batam Kota dan sekitarnya. 2 Sontak peristiwa tersebut menyita perhatian dunia dan media, baik media lokal maupun internasional.Dengan adanya pemberitaan dan peristiwa tersebut, tentunya ada pihak-pihakt e r t e n t u , khususnya rekanan dari Qantas Airways ( stakeholder ) y a n g a k a n terpengaruh dan ikut merasakan dampak adanya peristiwa tersebut. Masing-masing stakeholder , memiliki pengaruh serta otoritas ya n g berbeda terhadap k e g i a t a n o r g a n i s a s i o n a l Q a n t a s A i r w a ys . P e r b e d a a n t e r s e b u t d a p a t dibedakan d e n g a n melakukan analisis stakeholder, dengan langkah langkahnya yaitu yang pertamamengidentifikasi semua stakeholder yang berpotensi berdasarkan hubungannya d e n g a n o r g a n i s a s i , m e m p r i o r i t a s k a n s t a k e h o l d e r m e n u r u t a t r i b u t ya n g d i m i l i k i , memprioritaskan stakeholder menurut hubungannya dengan situasi yang sedangdihadapi organisasi, serta memprioritaskan publik menurut strategi komunikasi.Untuk langkah yang pertama, yaitu mengidentifikasi seluruh stakeholder yangberpotensi mempengaruhi kegiatan organisasional Qantas Airways berdasarkanhubungannya dengan organisasi, berikut adalah beberapa pihak yang merupakan s t a k e h o l d e r , j u g a pihak-pihak yang mungkin ikut mempengaruhi k e p u t u s a n organisasional Qantas Airways terkait peristiwa tersebut :1 . C E O Q a n t a s A i r w a ys ( A l a n J o y c e ) 2. Qantas Stockholder 3 . M e n t e r i P e r h u b u n g a n 4 . R o l l s R o y c e 5. Otoritas Singapore & Australia6.Australian Licensed Aircraft Engineers Association (ALAEA) 1

Antaranews.com (posting 4 November 2010) ; metrotvnews.com (posting 4 November2010) ; Okezone.com (posting 4 November 2010) ; Reuters.com (posting 4 November2010) ; tribunnews.com (posting 4 November 2010) ; Jawa Pos (edisi 5 November 2010) ;Suara Pembaruan (edisi 5 November 2010) 2 Tempointeraktif.com (posting 4 November 2010) ; metrotvnews.com (posting 5November 2010)

7.Lembaga Investigasi Kecelakaan Udara, Prancis (BEA) 8. Kompetitor yang menggunakan armada serupa (Singapore Airlines;Lufthansa; Air France; dan Emirates)9.Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)10.Media11.Pemerintah Kota Batam12.Warga Kota Batam13.Qantas Passengers / Customer Untuk langkah-langkah selanjutnya, berikut merupakan hasil analisis akhir padaatribut yang dimiliki masing-masing stakeholder, hubungannya dengan situasi yangsedang dihadapi Qantas Airways, sekaligus alasan yang melatarbelakanginya, yangsaya rangkum pada masing-masing pihak stakeholder terkait. 1.CEO Qantas Airways Chief Executive Officer Qantas Airways, Alan Joyce, merupakan stakeholder Q a n t a s yang memiliki kontrol serta otoritas sangat kuat terhadap k e g i a t a n organisasional Qantas. Karenanya, ia dapat dikategorikan sebagai enabling linkage dari Qantas airways atas otoritasnya untuk menjalankan kegiatan organisasionalQantas.B e r i k u t n y a t e r k a i t a t r i b u t y a n g d i m i l i k i , A l a n Joyce memiliki power untukmenentukan kebijakan apapun yang akan diambil Qantas, juga legitimacy serta urgency t e r k a i t s i t u a s i ya n g s e d a n g d i h a d a p i Q a n t a s , ya n g d a l a m h a l i n i a d a l a h adanya insiden engine failure . Karena ketiga atribut tersebut dimiliki oleh Alan Joyceselaku CEO Qantas Airways, ia dapat dikategorikan sebagai definitive stakeholder dan memiliki prioritas tertinggi untuk mengambil keputusan b e r i k u t n y a u n t u k mengatasi permasalahan Qantas terkait in siden engine failure yang dialami salahsatu armadanya. Beberapa keputusan serta pernyataannya terkait insiden Qantas, j u g a telah dikutip di official website Q a n t a s s e r t a b e b e r a p a m e d i a y a n g memberitakan insiden engine failure tersebut. 3 2.Qantas Stockholder

Tidak banyak media yang menyoroti keterkaitan antara insiden engine failureyang dialami Qantas dengan respon para pemegang saham Qantas Airways. Namunterlepas dari hal tersebut, para stockholder Qantas (khususnya para stockholder dalam jumlah besar) juga memeliki wewenang untuk ikut menentukan keputusan 3 Tempointeraktif.com Qantas Kandangkan Seluruh A380 (posting 4 november 2010) ;tribunnews.com (posting 10 November 2010) ;www.qantas.com.auQantas RefutesEngineers Union Claim & Aircraft has Landed Safely

yang akan diambil Qantas dalam menghadapi masalahnya. Sehingga dalam hal inipara stockholder dapat dikategorikan sebagai enabling linkage dari Qantas Airways.Sedangkan berdasarkan atribut, pada umumnya stockholder hanya memiliki power dan legitimacy saja. Akan tetapi, dalam kasus ini, insiden yang dialami Qantasm e n y e b a b k a n s a h a m Qantas menurun cukup drastis. 4 Karenanya, kemudian stockholder Qantas memiliki power , legitimacy , juga urgency yang sama dengana t r i b u t ya n g d i l i k i C E O Q a n t a s , s e h i n g g a d a p a t dikategorikan sebagai definitivestakeholder. 3. Menteri Perhubungan Dalam hal ini Menteri Perhubungan, Freddy Numberi b e r p e r a n s e b a g a i perwakilan dari Pemerintahan Indonesia. Meskipun dalam insiden ini Qantas tidaksedang dalam rute menuju salah satu bandara di Indonesia, akan tetapi dampakyang ditimbulkan terjadi di wilayah Indonesia, yaitu Batam. Selain itu, Qantas jugamerupakan salah satu Maskapai yang beroperasi di bandara Indonesia, meskipun h a n ya d i J a k a r t a . K a r e n a n ya , Freddy Numberi sebagai governmental regulator menduduki posisi enable linkage

, dan memiliki atribut power dan legitimacy dalami n s i d e n e n g i n e f a i l u r e ya n g d i a l a m i Q a n t a s d i w i l a ya h B a t a m . S e h i n g g a d a p a t dikategorikan sebagai dominant stakeholder dari Qantas Airways . Dimana dalamkasus ini, Freddy Numberi meminta Qantas untuk mengganti rugi segala kerusakanyang terjadi di Batam. 5 4.Rolls-Royce Rolls-Royce merupakan perusahaan pembuat mesin untuk pesawat jenis AirbusA-380. Seluruh pesawat jenis A-380 yang dimiliki oleh Qantas dipasangi mesin jenis trent 900 buatan Rolls-Royce. Dalam hal ini, insiden yang dialami Qantas adalah engine failure yang disebabkan karena adanya salah s atu komponen mesin yangk u r a n g sempurna, yaitu bagian fuel injection y a n g m e n ye b a b k a n t e r j a d i n ya k e b o c o r a n m i n ya k p a d a m e s i n . 6 Hal tersebut kemudian ditemukan juga pada 4 Reuters.com (posting 4 November 2010) ; Kontan (edisi 9 November 2010) 5 Metrotvnews.com Menhub: Qantas harus Ganti Rugi Kerusakan di Batam (posting 4November 2010) 6 www.qantas.com.auQantas Refutes Engineers Union Claim

Leave a Comment