Anda di halaman 1dari 2

HUKUM KETIGA TERMODinamika Entropi zat mumi pada titik not absolut Entropi dapat dipandang sebagai besaran

makroskopis yang mengukurketidakteraturan sistem, yang berarti suatu sifat menyangkut sejumlah besar molekulyang tersusun secara tidak teratur dalam ruangan termasuk distribusi energinya.Sebagai ilustrasi, dua buah balon yang sama besar dan saling berhubungan melaluisebuah kran. Satu balon berisi N molekul gas ideal, sedangkan balon yang satu hampa udara. Jika kran dibuka, maka gas akan berdifusi ke dalam balon yang kosong secarasecara spontan, sehingga distribusi gas dalam dua buah balon menjadi merata.Kebolehjadian untuk menemukan sebuah molekul gas pada salah satu balonadalah . Kebolehjadian untuk menemukan dua buah molekul dalam balon yangsama adalah () 2 , dan kebolehjadian untuk menemukan N molekul berada dalambalon yang sama adalah () N . Kebolehjadian semakin kecil dan praktis mendekati nol apabila harga N sangat besar (misalnya sebesar tetapan Avogadro). Gas yangberdifusi secara spontan dan mengisi stiap ruang yang ada dalam balon merupakankeadaan dengan kebolehjadian yang paling tinggi, atau keadaan yang palingmemungkinkan.Jika W menyatakan besarnya kebolehjadian sistem untuk mencapai suatukeadaan tertentu, maka menurut Boltzmann dan Planck hubungan antara entropi dankeboleh jadian diberikan oleh ungkapan S = k ln W (k = tetapan Boltzmann) . (37) Entropi dapat dihubungkan dengan kekacauan atau ketidakteraturan sistem.Keadaan sistem yang kacau ialah keadaan di mana partikel-partikel (molekul, atom atau ion) tersusun secara tidak teratur. Makin kacau susunan keadaan sistem, makinbesar kebolehjadian keadaan sistem dan makin besar entropi. Oleh karena itu zatpadat kristal pada umumnya mempunyai entropi yang relatif rendah dibandingkandengan cairan atau gas. Gas mempunyai entropi yang paling tinggi karena keadaansistem paling tidak teratur.Seperti telah diuraikan di atas bahwa makin kacau atau tidak teratur susunanmolekul, makin tinggi harga W dan entropi. Sebaliknya makin teratur susunanmolekul sistem, makin rendah harga W dan entropi. Kalau suatu zat murnididinginkan hingga dekat 0 K, semua gerakan translasi dan rotasi terhenti danmolekul-molekul mengambil kedudukan tertentu dalam kisi kristal. Molekul hanyamemiliki energi vibrasi yang sama besar sehingga berada dalam keadaan kuantumtunggal. Ditinjau dan kedudukan dan distribusi energi,

penyusunan molekul-molekuldalam suatu kristal yang sempurna pad 0 K hanya dapat dilaksanakan dengan satucara. Dalam hal ini W = 1 dan ln