Anda di halaman 1dari 19

1.

Stenosis katup mitral (MS) Definisi Merupakan suatu keadaan dimana terjadi gangguan aliran darah dari atrium kiri melalui katup mitral oleh karena obstruksi pada level katup mitral. Kelainan struktur mitral ini menyebabkan gangguan pembukaan sehingga timbul gangguan pengisian ventrikel kiri pada saat diastol. Symtomps: Asimptomatis Simptomatis - Ada riwayat menderita demam rematik akut - Dispnu: dispnu deffort, ortopnu, paroxysmal nocturnal dispnu - Jantung berdebar-debar - Hemoptisis - Fenomena trombo-emboli 2. Insufisiensi katup mitral (MI) Symptoms: Asimptomatis Simtomatis - Palpitasi - Lemah - Dispnu deffort - Ortopnu - Paroxysmal nocturnal dyspnea 3. Stenosis katup aorta (AS) Symptoms: Angina Sesak napas Mengalami sinkop 4. Insufisiensi katup aorta Symptoms: Sering tanpa keluhan sampai umur pertengahan Sesak napas Dispnu deffort Angina pectoris Asma kardial Palpitasi

5. Kor pulmonal kronik Definisi Kor pulmonal adalah hipertrofi/dilatasi ventrikel kanan akibat hipertensi pulmonal yang disebabkan penyakit parenkim paru atau pembuluhdarah paru yang tidak berhubungan dengan kelainan jantung kiri. Symptoms: Dispnu Dapat tidur terlentang 6. Endokarditis bakterialis definisi Endokarditis infektif (EI) adalah infeksi mikroba pada permukaan endotel jantung. Infeksi biasanya paling banyak mengenai katup jantung, namun dapat juga terjadi pada lokasi defek septal, atau korda tendinea atau endokardium mural. Symptoms: Demam Lemah Keringat malam banyak Berat badan merosot Sakit sendi 7. Perikarditis akut Definisi Perikarditis adalah peradangan perikard parietalis, viseralis, atau keduanya. Respons perikard terhadap peradangan bervariasi dari akumulasi cairan atau darah (efusi perikard), deposisi fibrin, proliferasi jaringan fibrosa, pembentukan granuloma atau kalsifikasi. Symptoms: Nyeri dada substernal atau parasternal 8. Bronkiektasis Definisi Bronkiektasis adalah suatu penyakit yang ditandai dengan dilatasi (ektasis) dan distorsi bronkus lokal yang bersifat patologis dan berjalan kronik, persisten atau ireversibel. Perubahan-perubahan dalam dinding bronkus berupa destruksi elemen-elemen elastis, otot-otot polos bronkus, tulang rawan dan pembuluh-pembuluh darah.

bronkus yang terkena umumnya adalah bronkus kecil (medium size), sedangkan bronkus besar umumnya jarang. Symptoms: Batuk produktif berupa nanah/darah, berjumlah banyak terutama pada pukul 2.00-3.00 dini haridan disebut Maulvolle Expectoration Sering disertai: Panas Anoreksi Anemi Malaise Palpitasi Gelisah Hemoptisis 9. Efusi pleura Symptoms: Dari asimptomatis sampai keluhan berupa: Nyeri dada Sesak napas Batuk Panas Lebih senang tidur/baring ke satu arah (sisi yang berisi cairan) Keluhan-keluhan tersebut bergantung pada jumlah dan jenis cairan; kalau banyak atau purulen keluhan lebih berat 10. Karsinoma paru (tumor paru) Symptoms: Batuk berdahak Hemoptisis Suara jadi parau Berat badan merosot Serak dan stridor 11. Pneumotoraks Definisi Pneumotoraks adalah keadaan terdapatnya udara atau gas dalam rongga pleura. Pada keadaan normal rongga pleura tidak berisi udara, supaya paru-paru leluasa mengembang terhadap rongga dada.

Symptoms: Ada riwayat aktivitas Sakit dada Sesak napas Keringat dingin Batuk kering 12. Asma bronkial Symptoms: Sesak napas Batuk Dada serasa terikat yang datang seara tiba-tiba, terutama oleh suatu faktor pencetus (trigger) Di luar serangan keluhan hilang Ada riwayat alergis dalam keluarga 13. Tuberkulosis paru Definisi Tuberkulosis paru (TB) adalah suatu penyakit infeksi kronik Symptoms: Hanya menyerupai influenza Selera makan menurun Demam samar-samar malam hari, lamanya berminggu-minggu Batuk kering Hemoptisis (batuk darah) Sakit dada, sesak Lemah (malaise) 14. Bronkitis akut Symptoms: Gatal-gatal di kerongkongan Sakit di bawah sternum Batuk kering/batuk berdahak Sering merasa panas atau linu Bronkitis kronis Symptoms: Batuk-batuk lama 15. Bronko pneumonia Definisi

Pneumonia adalah peradangan yang mengenai parenkim paru, distal dari bronkiolus terminalis yang mencakus bronkiolus respiratorius, dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasijaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat. Symptoms: Demam menggigil Batuk dengan sputum purulen Sakit dada Berat badan menurun 16. Kolera Definisi Kolera adalah penyakit infeksi yang disebabkan vibrio cholerae. Symptoms: Tiba-tiba diare - tinja yang encer/lembek - segera disusul menyerupai air cucian beras, berbau amis Mual-muntah menyusul diare 17. Disentri basiler Definisi Disentri basiler atau shigellosis adalah suatu infeksi akut pada kolon yang disebabkan kuman genus shigella. Symptoms: Berak lendir dan darah Tenesmus Demam Sakit perut 18. Disentri amuba (amebiasis) Definisi Disentri amuba adalah penyakit infeksi usus besar yang disebabkan oleh parasit usus Entamoeba histolytica. Symptoms: Kolitis ringan sampai berat Berak darah Lendir Sakit perut

19. Demam tifoid (tifus abdominalis) Symptoms: Demam terutama sore atau malam hari Obstipasi Anoreksi Batuk-batuk 20. Dengue (DBD) Symptoms: Suhu meningkat tiba-tiba Sakit kepala supra/retro orbital Nyeri otot dan tulang belakang (breakbone fever) Waktu sikat gigi gusi berdarah Sakit perut dan diare Mual muntah Derajat I (ringan), Demam Dengue/DF Symptoms: Demam 5-7 hari, bifasik (saddle back fever) Sefalgi hebat Nyeri retroorbital Mialgi Nyeri tulang/sendi Mual-muntah Timbul ruam pada awal penyakit (1-2 hari) lalu hilang (hari ke-6 sampai ke-7) terutama di kaki/tangan atau telapak kaki/tangan Mungkin ada perdarahan spontan, tetapi tidak ada hemokonsentrasi Derajat II (sedang), Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) Symptoms: Selain hal diatas Terjadi perdarahan spontan (gusi, saluran cerna, batuk darah) Ada kebocoran plasma - peningkatan hematokrit - efusi pleura/peritonium - hipoproteinemi Hepatomegali Derajat III (berat), DSS (Dengue Shock Syndrome) Symptoms:

Terjadi pada saat suhu turun antara pada hari ke-3 sampai ke-7 Mula-mula letargi atau gelisah Lalu timbul tanda-tanda syok

Derajat IV (sangat berat), DSS Symptoms: Ada tanda-tanda syok yang berat (nadi tidak teraba dan tensi tidak terukur) Derajat III dan IV disebut Dengue Shock Syndrome (DSS)/Sindrom Syok Dengue (SSD)

21. Filariasis Symptoms: Akut: Sefalgi Anoreksi Menggigil Demam 3-5 hari, interval tidak teratur Kronis Ekstremitas semakin membesar (elefantiasis) 22. Malaria Symptoms: Keluhan periodik klasik dan khas berurutan: - menggigil/dingin - panas - keringat - lalu apireksi Kadang-kadang perioditas tidak jelas, hanya jelas pada awalnya Malaise Anoreksi-mual-muntah Selfagi, pusing Mialgi Nyeri tulang 23. Ankilostomiasis necatoriasis/unceriasis Symptoms: Ground itch (gatal pada sela jari kaki) Batuk/hemoptisis sampai sesak napas Mules di perut Anoreksi Lesu

24. Rabies Symptoms: Demam Sefalgi Mialgi Malaise Anoreksi, mual, muntah Sakit tenggorokan Batuk nonproduktif Pernah digigit hewan, terutama anjing Rasa nyeri, kesemutan, dan panas di sekitar luka 25. Influenza Symptoms: Demam tiba-tiba Menggigil Sefalgi Mialgi Batuk Pilek Sakit menelan Diagnosis mudah bila ada wabah 26. Diabetes melitus Symptoms: Pada tahap awal ditemukan 3 poli (3p atau 3 banyak), yaitu: Poliuri (banyak kencing) Polidipsi (banyak minum) Polifagi (banyak makan) Lemah Berat badan merosot Flour albus/keputihan Pada tahap lanjut ditemukan: Rasa kesemutan Kulit rasa panas Impotensi Gatal-gatal pada kulit atau kemaluan Visus menurun Sering bisul atau luka yang tidak mau sembuh

Gigi mudah goyah Keguguran Anak lahir besar

27. Hipotiroidisme dan Miksedema Symptoms: Rasa lemah dan capek Tidak tahan hawa dingin Kulit kering/kurang keringat Lamban Muka rasa bengkak Rambut rapuh Rambut alis mata lateral rontok Bicara lamban Berat badan meningkat Pelupa Dispnu Suara parau/serak Otot lembek Depresi Obstipasi Edema ekstremitas Kesemutan Rambut rontok Pendengaran kurang Menorag 28. Hipertiroidisme Symptoms: Gelisah Palpitasi Kaget Mudah tersinggung Mudah gugup Banyak keringat Lingkungan selalu terasa panas sehingga menyenangi hawa dingin Capek sampai sulit berdiri Menstruasi tidak teratur Berat badan merosot karena: - metabolisme meningkat - sering diare

- selera makan menurun 29. Ulkus peptikum Symptoms: Nyeri epigastrium hilang timbul Hilang 2 jam setelah makan Nyeri datang secara periodik beberapa minggu Berkurang setelah minum antasida, susu hangat, atau habis muntah Nyeri tengah malam Pirosis Mual dan muntah Selera makan umumnya normal 30. Kolitis ulserosa nonspesifik (kolitis ulseratif) Symptoms: Berak darah atau diare berat Anemi Demam dan tahikardi yang hilang timbul Konstipasi tenesmus 31. Sirosis hati Symptoms: Ada riwayat hepatitis/minum khamar Mula-mula tidak terasa lalu terjadi perlahan-lahan Sering rasa mules dan kembung Rasa capek, lemah Berat badan merosot Impoten, libido menurun Kalau lanjut hematemesis-melena Amenore 32. Hepatitis Hepatitis virus A (HVA) Symptoms: Mual anoreksi muntah Malaise Demam Sindrom mirip influenza Urine seperti teh tua Setelah ikterus muncul,keluhan berkurang/hilang

Hepatitis virus B (HVB) Symptoms: Mual anoreksi muntah Malaise Demam Sindrom mirip influenza Kadang-kadang suhu turun, ikterus timbul Hepatitis C akut (HVC) Symptoms: Pernah disuntik atau transfusi darah Ringan, nonspesifik dan intermiten Merasa capek Sakit atau mules di perut kuadran kanan atas Mual-anoreksi Otot dan sendi sakit Berat badan turun

Hepatitis virus E akut (HVE) Symptoms: Sakit kepala Sakit/distensi perut Menggigil Demam Anoreksi Mual Muntah Urine warna gelap Yang jarang terjadi: Nyeri sendi Diare Gatal dan urtikaria 33. Tumor hati Symptoms: 34. Glomerulonefritis Suatu proses inflamasi akibat pengendapankompleks Ag-Ab pada glomerulus, menyebabkan kerusakan pada membrana basalis, mesangium, dan endotel kapiler.

Symptoms of Glomerulonefritis akuta (GNA): Edema mendadak mulai pada muka/kelopak mata, lalu kaki atau pada kemaluan Oliguri/anuri Hematuri 35. Infeksi saluran kemih Symptoms: Disuri Polakisuri Urgensi (terdesak miksi) Nyeri supra pubis Tenesmus (rasa nyeri dan ada keinginan miksi walaupun buli-buli kosong Keluhan-keluhan tersebut umumnya karena sistitis Stranguri (kencing susah + kejang otot pinggang) Nokturi Panas, menggigil, mual-muntah umumnya karena pielonefritis Enuresis noktural sekunder (ngompol pada orang dewasa) Prostatismus (sulit memulai miksi, arusnya kurang deras, berhenti sementara miksi) 36. Sindrom nefrotik Symptoms: Bengkak seluruh tubuh dimulai dari kelopak mata, lalu dada, perut/asites, tungkai dan genitali Bengkak demikian sudah berulang Urine keruh 37. Hipertensi Symptoms: Selfagi Pusing Migrain Insomnia Rasa berat di tengkuk Epistaksis Tinitus Penglihatan berkunang-kunang Palpitasi Nokturi Sering marah

38. Anemia Suatu tanda bahwa hemoglobin kurang dari 12gr% eritrosit atau hematokrit kurang dari normal Symptoms: Lemah Mudah kena infeksi Sakit kepal, pusing Konsentrasi kurang Keluhan gastrointestinal: - anoreksi - mual - muntah - diare - kadang meteorismus - glositis Menstruasi tidak teratur sampai amenore Polakisuri, nokturi (banyak kencing waktu malam) 39. Leukemia Leukimia akut Symptoms: Lebih sering pada anak-anak Sakit baru dirasakan beberapa hari atau minggu Sering disertai perdarahan (gusi, epistaksis, menoragi) Malaise, lekas capek Anoreksi Sering demam walaupun tanpa infeksi Sakit kepala Nyeri sendi dan tulang Leukimia granulositik CML Symptoms: Berlangsung perlahan-lahan Anoreksi Gusi sering berdarah Rasa penuh/tidak enak di perut (abdominal discomfort) Lemah Keringat malam Sering demam tanpa infeksi

Leukiamia limpositik kronik CLL Symptoms: Sekitar 25% tanpa keluhan Hampir sama dengan gejal CML: - malaise - mudah capek - berat badan menurun - anoreksi - demam yang tidak diketahui sebabnya - mudah kena infeksi - gatal-gatal di kulit 40. Dekompensasi jantung kiri (gagal jantung kiri GJKI) Symptoms: Dispnu d;effort Ortopnu Paroksismal dispnu (asma kardial) Batuk 41. Dekompensasi jantung kanan (gagal jantung kanan GJKA) Symptoms: Bisa merupakan lanjutan GJKI Dispnu d;effort Ortopnu Paroksismal dispnu (asma kardial) Batuk 42. Gagal ginjal kronik (GGK) Penurunan fungsi ginjal yang menahun dan umumnya ireversibel, nefron kedua ginjal rusak. Symptoms: Anoreksi mual muntah Gatal gatal Kulit mudah lecet Insomnia Impotensi Amenore Malaise Kelemahan otot-otot Nokturi Poliuri

Konsentrasi menurun Bingung Sefalgi Nafsu seks menurun

43. Gagal hati (koma hepatik) Gangguan beberapa zat kimia (terutama amonia, GABA) terhadap neuron otak, akibat kerusakan sel-sel hati. Symptoms: Ada riwayat penyakit hati, sirosis hepatis Sesuai dengan beratnya koma Lemah Keluhan-keluhan sesuai dengan faktor pencetus - azotemi spontan/diuretik - Alkalosis metabolik - sedatif, tranquilizer,analgesik - perdarahan saluran cerna - diet protein tinggi - infeksi - obstipasi 44. Koma nonketotik hiperglikemik Kegagalan pankreas menghasilkan insulinakibat stres yang mendorong pengeluaran glukagon sehingga kadar glukosa sangat meningkat. Symptoms: Biasanya terjadi perlahan-lahan beberapa hari atau minggu Loyo Poliuri Polidipsi Usia lanjut Tidak ada riwayat DM Ada penyakit dasar lain Sering muncul karena obat-obatan: tiazid, furosemid, propranonol, manitol, digitalis dll. Ada faktor pencetus: infeksi, stres perdarahan 45. Koma hipoglikemik Symptoms: 46. Angina pektoris

Rasa nyeri/tidak enak di daerah jantung atau substrenal (chest discomfort), terutema dipacu oleh kegiatan jasmani atau stres, mereda bila istirahat atau makan nitrat sublingual. Dapat pula menjalar sampai leher dan lengan kiri. Symptoms: Nyeri prekardial selama 15-20 menit Sesak napas Capek dan keringat dingin 47. Infark miokard Symptoms: Rasa tidak enak tiba-tiba di daerah perikardium (anterior chest discomfort), berlangsung lebih dari 30 menit. Sesak Mual/muntah Lemah Diaporesis palpitasi 48. Artitis reumatoid Symptoms: Nyeri, hangat dan bengkak pada sendi Morning stiffness Malaise Demam Berat badan menurun Terjadi perlahan-lahan 49. Artitis gout (pirai) Symptoms: Nyeri akut nokturnal terutama pada art. Metatarsofalangeal pertama Serangan pertama umumnya mengenai satu sendi, sangat akut dan sakit (curial pain) Ada periode asimptomatis antara serangan akut Berespon baik terhadap kolkisin atau NSAID 50. Demam reumatik Symptoms: