Anda di halaman 1dari 16

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah FAKTOR PENENTU PENINGKATAN PARIWISATA INDONESIA Abstraksi Penelitian ini

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah FAKTOR PENENTU PENINGKATAN PARIWISATA INDONESIA Abstraksi Penelitian ini
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah FAKTOR PENENTU PENINGKATAN PARIWISATA INDONESIA Abstraksi Penelitian ini
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah FAKTOR PENENTU PENINGKATAN PARIWISATA INDONESIA Abstraksi Penelitian ini

FAKTOR PENENTU PENINGKATAN PARIWISATA INDONESIA

Abstraksi

Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mendorong peningkatan jumlah wisatawan di beberapa objek wisata di Indonesia. Data dan informasi yang digunakan dalam riset ini diperoleh dari situs-situs resmi pemerintah daerah, beberapa situs perorangan, dan referensi beberapa buku penunjang. Penelitian ini menyimpulkan kondisi budaya, sosial, politik, dan infrastruktur mendorong peningkatan jumlah kunjungan sektor pariwisata Indonesia.

Keyword: Pariwisat, Infrastruktur

PENDAHULUAN

Pariwisata adalah kegiatan melakukan perjalanan dengan tujuan mendapatkan kenikmatan, mencari kepuasan, mengetahui sesuatu, memperbaiki kesehatan, menikmati olahraga atau istirahat, menunaikan tugas, dan berziarah. Wisatawan adalah orang yang bepergian dari tempat tinggalnya untuk berkunjung ke tempat lain dengan menikmati perjalanan dari kunjungannya itu. Hingga kini masih banyak definisi lain tentang pariwisata. Kebanyakan

mencerminkan sudut pandang atau kepentingan masing-masing. Perbedaan sudut pandangan atau kepentingan itulah yang menyebabkan adanya berbagai jenis pariwisata. Spillane membagi pariwisata atas enam jenis khusus, yaitu pariwisata untuk menikmati perjalanan, pariwisata untuk rekreasi, pariwisata untuk kebudayaan, pariwisata untuk olahraga, pariwisata untuk urusan usaha dagang, dan pariwisata untuk berkonvensi. Pariwisata untuk menikmati perjalanan dilakukan untuk berlibur, mencari udara segar, memenuhi keingintahuan, mengendorkan

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah konferensi, simposium, sidang dan seminar internasional. Banyak daerah

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah konferensi, simposium, sidang dan seminar internasional. Banyak daerah
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah konferensi, simposium, sidang dan seminar internasional. Banyak daerah

konferensi, simposium, sidang dan seminar internasional. Banyak daerah sebenarnya memiliki potensi pemasukan dari sektor pariwisata. Untuk itu perlu dikembangkan jenis-jenis pariwisata sesuai kondisi suatu daerah. Misalnya wisata bahari/tirta, wisata sejarah, wisata arkeologi, wisata budaya, wisata agama, wisata ziarah, wisata kesehatan, wisata wredha (orang tua), wisata remaja, wisata perkebunan (wisata agro), wisata nostalgia, wisata pendidikan/ilmiah, wisata alam, wisata petualangan, wisata dirgantara, wisata berburu, wisata belanja, dan wisata industri. Wisata bahari/tirta berhubungan dengan air/laut. Banyak pulau pantas dikembangkan menjadi objek wisata bahari/tirta, misalnya untuk bermain ski air, jet ski, speed boat, berenang, menyelam, dan menikmati keindahan bawah laut. Wisata sejarah umumnya berupa kunjungan ke tempat-tempat yang dianggap bersejarah. Contohnya tempat pembacaan naskah Proklamasi 1945 atau tempat kelahiran seorang tokoh nasional.

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah konferensi, simposium, sidang dan seminar internasional. Banyak daerah

ketegangan saraf, melihat sesuatu yang baru, menikmati keindahan alam, dan mendapatkan kedamaian. Pariwisata untuk rekreasi dilakukan sebagai pemanfaatan hari-hari libur untuk beristirahat, memulihkan kesegaran jasmani dan rohani dan menyegarkan keletihan. Pariwisata untuk kebudayaan ditandai serangkaian motivasi seperti keinginan belajar di pusat riset, mempelajari adat-istiadat, mengunjungi monumen bersejarah dan peninggalan purbakala dan ikut festival seni musik. Pariwisata untuk olahraga dibagi menjadi dua kategori, yakni pariwisata olahraga besar seperti Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games serta buat mereka yang ingin berlatih atau mempraktikkan sendiri, seperti mendaki gunung, panjat tebing, berkuda, berburu, rafting, dan memancing. Pariwisata untuk urusan usaha dagang umumnya dilakukan para pengusaha atau industrialis antara lain mencakup kunjungan ke pameran dan instalasi teknis. Pariwisata untuk berkonvensi berhubungan dengan

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Kegiatannya antara lain melihat perkebunan teh sekaligus cara

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Kegiatannya antara lain melihat perkebunan teh sekaligus cara
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Kegiatannya antara lain melihat perkebunan teh sekaligus cara

Kegiatannya antara lain melihat perkebunan teh sekaligus cara memetik dan mengolah teh, melihat perkebunan apel, melihat hutan jati, dan melihat perkebunan tebu. Wisata nostalgia bertujuan mengenang kembali peristiwa yang dialami seseorang. Mengunjungi tempat pembuangan tawanan di Boven Digul atau tempat tahanan politik di Pulau Buru, bagi sementara orang merupakan objek wisata nostalgia yang menarik. Wisata pendidikan/ilmiah berupa kegiatan mengunjungi tempat-tempat seperti laboratorium penelitian, observatorium, planetarium, kebun raya, balai penelitian tanaman dan peternakan. Wisata alam mengajak para wisatawan mengunjungi tempat yang memiliki pemandangan atau keindahan alam memesona, seperti Ngarai Sianok (Sumatera Barat), cagar alam Cibodas (Jawa Barat), dan Taman Sibolangit (Sumatera Utara). Wisata belanja adalah kegiatan mengunjungi tempat atau pusat-pusat penjualan barang/produk. Berbagai daerah biasanya mempunyai ciri khas masing-masing. Misalnya Cibaduyut

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Kegiatannya antara lain melihat perkebunan teh sekaligus cara

Wisata arkeologi berkenaan dengan situs-situs arkeologi, museum, candi, dan tempat-tempat yang memiliki peninggalan arkeologi. Misalnya situs Banten Lama, situs Trowulan, Museum Nasional dan Candi Borobudur. Wisata budaya adalah kunjungan ke suatu tempat untuk menikmati hasil budaya atau kebudayaan suatu daerah. Definisi kebudayaan sendiri sangat luas, antara lain mencakup kesenian. Wisata agama berhubungan dengan upacara- upacara tradisional keagamaan seperti peringatan 1 Sura, Sekaten, Mauludan, Galungan, dan Waisak. Wisata ziarah adalah kunjungan ke tempat-tempat ziarah, misalnya ke makam para wali, Sendangsono (dianggap Lourdes-nya Indonesia), dan makam-makam tokoh sejarah/yang dikeramatkan. Wisata ziarah berkaitan dengan semua agama yang ada di Indonesia. Wisata kesehatan mulai digalakkan akhir-akhir ini, objek utamanya adalah tempat permandian air panas (belerang) dan spa. Wisata perkebunan (wisata agro) juga mulai digalakkan beberapa tahun lalu.

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Sebaiknya setiap daerah (provinsi) memiliki produk unggulan. Misalnya

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Sebaiknya setiap daerah (provinsi) memiliki produk unggulan. Misalnya
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Sebaiknya setiap daerah (provinsi) memiliki produk unggulan. Misalnya

Sebaiknya setiap daerah (provinsi) memiliki produk unggulan. Misalnya Jakarta dengan produk unggulannya wisata belanja dan wisata sejarah. Yogyakarta dengan wisata budaya dan wisata alam. Dengan demikian Pemerintah Pusat mudah melakukan pembinaan. Diharapkan dengan adanya produk unggulan yang dimiliki suatu daerah, kepariwisataan Indonesia yang sedang terpuruk ini sedikit demi sedikit dapat bangkit kembali.

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Sebaiknya setiap daerah (provinsi) memiliki produk unggulan. Misalnya

(sentra sepatu), Sidoarjo (sentra kerajinan kulit), dan Pekalongan (sentra batik).

Karena karakteristik setiap daerah berbeda, sudah barang tentu tidak semua daerah dapat menyelenggarakan setiap jenis pariwisata. Jakarta, misalnya, tidak mungkin memopulerkan wisata alam dan wisata petualangan, atau wisata berburu. Yang paling mungkin adalah wisata nostalgia dan wisata sejarah, mengingat di J akarta terdapat banyak bangunan lama berciri kolonial. Atau juga wisata belanja, wisata budaya, dan wisata pendidikan/ilmiah. Ini karena Jakarta banyak memiliki sentra perdagangan, museum, dan tempat edukatif-rekreatif. Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur cocok untuk wisata budaya dan wisata arkeologi. Banyak candi dan situs arkeologi terdapat di sana. Objek- objek wisata sejarah, wisata agro, wisata remaja, dan wisata petualangan juga banyak memiliki daerah-daerah tersebut. Bali cocok untuk wisata budaya. Sementara daerah-daerah di luar Jawa cocok untuk wisata alam, wisata petualangan, wisata budaya, dan wisata berburu.

FAKTOR PENDORONG PARIWISATA INDONESIA

Tumbuhnya sektor pariwisata di suatu Negara disebabkan karena banyaknya wisatawan yang mengunjungi kawasan wisata tersebut. Oleh karena itu, wisatawan menjadi kunci dalam industri tesrebut. Beberapa faktor yang mempengaruhi dan memberikan insentif kepada para wisatawan untuk mendatangi suatu objek wisata diantaranya adalah:

  • 1. Harga, harga yang tinggi pada suatu daerah tujuan wisata maka akan

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah menerapkan biaya yang murah bagi wisatawan domestic. Penerapan

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah menerapkan biaya yang murah bagi wisatawan domestic. Penerapan
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah menerapkan biaya yang murah bagi wisatawan domestic. Penerapan

menerapkan biaya yang murah bagi wisatawan domestic. Penerapan harga tersebut secara langsung dapat mendorong peningkatan tingkat kedatangan wisatawan di beberapa objek wisata tersebut. 2. Pendapatan, apabila pendapatan suatu negara tinggi maka kecendrungan untuk melakukan kegiatan wisata akan semakin tinggi dan kegiatan usaha pada daerah tujuan wisata tersebut dapat dianggap menguntungkan. Berdasarkan rata-rata survey yang dilakukan oleh Lepmida, besaran pengeluaran masyarakat di Indonesia untuk kegiatan pariwisata mencapai 30%. Proporsi ini relative besar sehingga dapat diartikan bahwa dari pedapatan per kapita Indonesia sebesar sekitar Rp21 juta, Rp7 juta dipergunakan dalam kegiatan usaha. Atau apabila dilihar dari GDP secara keseluruhan, maka dari Rp5.600 triliun pendapatan nasional Rp1.600 triliun digunakan dalam kegiatan pariwisata. Paradigma proporsi tersebut merupakan potensi yang sangat

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah menerapkan biaya yang murah bagi wisatawan domestic. Penerapan

memberikan imbas/timbal balik pada wisatawan yang akan bepergian/calon wisata, sehingga permintaan wisatapun akan berkurang begitupula sebaliknya. Berdasarkan penelitian IMF, Indonesia merupakan Negara dengan tingkat biaya hidup ke 92 tertinggi di dunia. Peringkat tersebut jauh dibandingkan beberapa Negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, bahkan Singapura. Hal ini mengakibatkan tingkat harga pariwisata di Indonesia menjadi relative lebih murah bagi para wisatawan dari Negara-negara tersebut. Oleh karena itu, kondisi ini menguntungkan bagi sektor pariwisata terutama untuk pasar wisatawan asing. Bagi pasar wisatawan domestic, tingkat harga juga menjadi hal yang penting mengingat semakin mahal biaya yang harus dikeluarkan oleh wisatawan, maka menjadi disinsentif bagi wisatawan untuk mengunjungi objek wisata tersebut. Mengingat hipotesis tersebut, telah banyak objek-objek wisata yang

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Dan tak

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Dan tak
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Dan tak

potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Dan tak kalah pentingnya, secara sosial budaya dan politik masyarakat Indonesia mempunyai jalinan sejarah dinamika interaksi antar kebudayaan yang dirangkai sejak dulu. Interaksi antar kebudayaan dijalin tidak hanya meliputi antar kelompok sukubangsa yang berbeda, namun juga meliputi antar peradaban yang ada di dunia. Beberapa contoh wisata budaya yang berkembang dengan baik dan mendapatkan apresiasi yang baik pula adalah objek wisata candi Borobudur dengan berbagai atraksi dan hiburan yang ada didalamnya.

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Dan tak

besar bagi kelangsungan pariwisata di Indonesia.

  • 3. Sosial Budaya, dengan adanya sosial budaya yang unik dan bercirikan atau dengan kata lain berbeda dari apa yang ada di negara calon wisata berasal maka, peningkatan permintaan terhadap wisata akan tinggi hal ini akan membuat sebuah keingintahuan dan penggalian pengetahuan sebagai khasanah kekayaan pola pikir budaya mereka. Keanekaragaman kebudayaan Indonesia dapat dikatakan mempunyai keunggulan dibandingkan dengan negara lainnya. Indonesia mempunyai

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Candi Borobudur Sumber: thamoy.wordpress.com Sendratari Ramayana di Borobudur

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Candi Borobudur Sumber: thamoy.wordpress.com Sendratari Ramayana di Borobudur
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Candi Borobudur Sumber: thamoy.wordpress.com Sendratari Ramayana di Borobudur
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Candi Borobudur Sumber: thamoy.wordpress.com Sendratari Ramayana di Borobudur
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Candi Borobudur Sumber: thamoy.wordpress.com Sendratari Ramayana di Borobudur

Candi Borobudur

Sumber: thamoy.wordpress.com

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Candi Borobudur Sumber: thamoy.wordpress.com Sendratari Ramayana di Borobudur

Sendratari Ramayana di Borobudur

Sumber: www. nindajogja.com

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah mengunjunginya. Hal tersebut tercermin dari jumlah kunjungan setiap

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah mengunjunginya. Hal tersebut tercermin dari jumlah kunjungan setiap
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah mengunjunginya. Hal tersebut tercermin dari jumlah kunjungan setiap

mengunjunginya. Hal tersebut tercermin dari jumlah kunjungan setiap tahun yang selalu meningkat.

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah mengunjunginya. Hal tersebut tercermin dari jumlah kunjungan setiap

Kekentalan budaya di kawasan candi Borobudur tersebut secara bertahun-tahun selalu mengundang minat para wisatawan untuk

3800 3700 3600 3500 3400 3300 3200 3100 3000 2900 2004 2006 2005 2003
3800
3700
3600
3500
3400
3300
3200
3100
3000
2900
2004
2006
2005
2003

Jumlah kunjungan Cando Borobudur (ribu orang)

Sumber: BPS, diolah

pemerintah

orde

baru

ke

4. Sospol (Sosial Politik), dampak sosial politik belum terlihat apabila keadaan DTW dalam situasi aman dan tenteram, tetapi apabila hal tersebut berseberangan dengan kenyataan, maka Sospol akan sangat terasa dampak/pengaruhnya dalam terjadinya permintaan. Indonesia pernah mengalami krisis politik pada saat peralihan

orde

reformasi. Pada saat tersebut tingkat kunjungan ke Indonesia otomatis mengalami penurunan yang signifikan. Aliran devisa yang berasal dari wisatawan asing pun ikut turun secara signifikan. Kondisi politik tidak hanya mempengaruhi wisatawan asing.

Wisatawan domestic pun juga

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah dengan isu keamanan. Namun kesuksesan pemerintah mengkondisikan pemilu

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah dengan isu keamanan. Namun kesuksesan pemerintah mengkondisikan pemilu
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah dengan isu keamanan. Namun kesuksesan pemerintah mengkondisikan pemilu

dengan isu keamanan. Namun

kesuksesan

pemerintah

mengkondisikan pemilu yang aman dinilai sukses dalam menstimulasi kegiatan pariwisata di Indonesia. Hal ini terlihat pada jumlah kunjungan di Indonesia yang justru meningkat pada tahun 2004 yang notabenenya adalah tahun diadakannya pemilu langsung pertama di Indonesia.

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah dengan isu keamanan. Namun kesuksesan pemerintah mengkondisikan pemilu

mengalami penurunan yang signifikan. Kedua hal ini akan secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia. Kondisi sosial politik lain yang mempengaruhi pariwisata di Indonesia adalah Pemilihan Umum. Pemilihan umum seringkali memicu kondusi yang tidak memungkinkan bagi para wisatawan untuk melakukan kegiatan wisata terkain

5600000 5400000 5200000 5000000 4800000 4600000 4400000
5600000
5400000
5200000
5000000
4800000
4600000
4400000

1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008

Jumlah Kunjungan di Indonesia

Sumber: BPS, diolah

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Panjang Jalan (Km) 437.759 Jumlah Pelabuhan Ferry 37

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Panjang Jalan (Km) 437.759 Jumlah Pelabuhan Ferry 37
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Panjang Jalan (Km) 437.759 Jumlah Pelabuhan Ferry 37

Panjang Jalan (Km)

437.759

Jumlah Pelabuhan Ferry

37

Jumlah

Maskapai

13

Penerbangan Berjadwal

Jumlah Bandara Kapasitas Boeing

29

  • 6. Intensitas Keluarga, banyak atau sedikitnya keluarga juga berperan serta dalam permintaan wisata hal ini dapat diratifikasi bahwa jumlah keluarga yang banyak maka keinginan untuk berlibur dari salah satu keluarga tersebut akan semakin besar, hal ini dapat dilihat dari kepentingan wisata itu sendiri.

  • 7. Harga barang Substitusi, disamping kelima aspek diatas, harga barang pengganti juga termasuk dalam aspek permintaan, dimana barang- barang pengganti dimisalkan sebagai pengganti DTW yang dijadikan cadangan dalam berwisata seperti : Bali sebagai tujuan Wisata utama di Indonesia, akibat suatu dan lain hal Bali tidak dapat memberikan kemampuan dalam memenuhi syarat-syarat DTW

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Panjang Jalan (Km) 437.759 Jumlah Pelabuhan Ferry 37

5.

Infrastruktur Dari satu sisi pemerintah memperoleh pendapatan dari pariwisata, tetapi disisi lain pemerintah banyak mengeluarkan untuk pariwisata. Salah satu pengeluaran terbesar pemerintah bagi pariwisata adalah investasi dan pemeliharaan infrastruktur. Investasi infrastruktur pada umumnya disiapkan pemerintah bagi kepentingan ekonomi seluruh sektor tidak hanya sektor pariwisata saja. Hanya bagian kecil dalam aktivitas pariwisata infrastrukturnya dibangun oleh sektor pariwisata. Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mendukung sepenuhnya pengembangan pariwisata, karena melihat akan tumbuhnya pendapatan dari kegiatan pariwisata yang terwujud dari adanya pengembangan tersebut. Untuk ini pemerintah akan memberi bantuan pengeluaran bagi pengembangan pariwisata tersebut. Indonesia telah memiliki berbagai jenis infrastruktur yang mendukung peningkatan kegiatan pariwisata, diantaranya adalah:

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah mengembangkan kawasan alternatif sebagai daerah tujuan wisata. Salah

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah mengembangkan kawasan alternatif sebagai daerah tujuan wisata. Salah
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah mengembangkan kawasan alternatif sebagai daerah tujuan wisata. Salah

mengembangkan kawasan alternatif sebagai daerah tujuan wisata. Salah

satunya adalah Kawasan Gunung Salak Endah (GSE) yang terletak di sebelah barat Kota Bogor, GSE ini terletak di sekitar kaki Gunung Salak. Di sini banyak terdapat obyek alami yang bisa menjadi daya tarik wisata, di antaranya:

  • 1. Wana Wisata Kawah Ratu Kawah Ratu berada di kawasan GSE pada ketinggian 1.338 m Dpl, dengan suhu berkisar 10-20 derajat C. Kawah ini memiliki daya tarik yang unik bagi setiap pengunjung, yaitu dengan aktivitas geologinya. Sepanjang hari kepundan selalu mendidih dan mengeluarkan gas alam Sulfat (H2S) dengan baunya yang khas, dan tekadang mengeluarkan suara gemuruh, akibat semburan uap air panas yang membentuk kabut.

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah mengembangkan kawasan alternatif sebagai daerah tujuan wisata. Salah

sehingga secara tidak langsung wisatawan akan mengubah tujuannya kedaerah terdekat seperti Malaysia (Kuala Lumpur dan Singapura). 8. Harga barang Komplementer, merupakan sebuah barang yang saling membantu atau dengan kata lain barang komplementer adalah barang yang saling melengkapi, dimana apabila dikaitkan dengan pariwisata barang komplementer ini sebagai obyek wisata yang saling melengkapi dengan Obyek Wisata lainnya.

KAWASAN WISATA GUNUNG SALAK ENDAH JAWA BARAT

Sebagai contoh adalah potensi yang dimiliki oleh salah satu objek wisata Gunung Salak di kawasan Puncak, Jawa Barat. Kawasan Puncak merupakan

kawasan primadona di Jawa Barat bahkan saat ini telah dijadikan salah satu

dari “Seven Wonder of West Java”.

Pemerintah Kabupaten Bogor khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata saat ini tengah mengupayakan dan mulai

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Seribu Sumber: www.wahyo.files.wordpress.com 3. Curug Ngumpet Curug

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Seribu Sumber: www.wahyo.files.wordpress.com 3. Curug Ngumpet Curug
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Seribu Sumber: www.wahyo.files.wordpress.com 3. Curug Ngumpet Curug
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Seribu Sumber: www.wahyo.files.wordpress.com 3. Curug Ngumpet Curug

Curug Seribu

Sumber: www.wahyo.files.wordpress.com

  • 3. Curug Ngumpet Curug Ngumpet memiliki ketinggian lebih kurang 45 meter, dengan panorama alam yang indah dan asri. Untuk menuju ke obyek wisata ini, dapat ditempuh dengan jarak lebih kurang 38 km dari Bogor. Jika dari Desa Gunung Sari dapat ditempuh dengan jarak lebih kurang 9 km yang dilanjutkan jalan setapak lebih kurang 200 meter.

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Seribu Sumber: www.wahyo.files.wordpress.com 3. Curug Ngumpet Curug
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Seribu Sumber: www.wahyo.files.wordpress.com 3. Curug Ngumpet Curug

Kawah Ratu

Sumber: www.artventure.110mb.com

  • 2. Curug Seribu Curug seribu merupakan curug yang paling indah dan paling menarik di kawasan wisata GSE, lokasinya berada lebih kurang 7 km dari Loka Purna. Jika kita menuju ke curug ini akan terlihat pemandangan alam yang indah dan alami dan memiliki daya tarik tersendiri bagi yang melihatnya. Curug Seribu tingginya melebihi 100 meter, dan terlihat indah dan menakjubkan.

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Cigamea Sumber: www. wahyo.files.wordpress.com 5. Kerajinan Tangan

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Cigamea Sumber: www. wahyo.files.wordpress.com 5. Kerajinan Tangan
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Cigamea Sumber: www. wahyo.files.wordpress.com 5. Kerajinan Tangan
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Cigamea Sumber: www. wahyo.files.wordpress.com 5. Kerajinan Tangan

Curug Cigamea

Sumber: www. wahyo.files.wordpress.com

  • 5. Kerajinan Tangan Dikawasan wisata GSE terdapat juga potensi kerajinan tangan yang cukup banyak dan sangat beragam, antara lain seni menganyam dari bambu yang berada di Kampung Cikoneng, pengrajin sapu injuk dan steer racing besi yang dimodifikasi dengan kayu, pengrajin ini bisa ditemui di Desa Pamijahan.

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Cigamea Sumber: www. wahyo.files.wordpress.com 5. Kerajinan Tangan
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Curug Cigamea Sumber: www. wahyo.files.wordpress.com 5. Kerajinan Tangan

Curug Ngumpet

Sumber: www. anmur1.files.wordpress.com

  • 4. Curug Cigamea Di kawasan GSE, Curug Cigamea letaknya tak jauh dar jalan menuju ke Pasir Reungit, Kawah Ratu dan menuju Curug Seribu. Panoramanya sangat indah sekali walaupun tingginya tidak melebihi 50 meter. Suasananya terasa alami dan begitu segar untuk dinikmati. Hembusan angin dan ditambah gemericik air akan membuat betah berada di sini.

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah memadai dibanding alternatif lainnya. Potensi objek wisata alam

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah memadai dibanding alternatif lainnya. Potensi objek wisata alam
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah memadai dibanding alternatif lainnya. Potensi objek wisata alam

memadai dibanding alternatif lainnya. Potensi objek wisata alam di kawasan GSE ini tentunya akan lebih dioptimalkan pengelolaannya sehingga diharapkan mampu meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke kawasan sini. Sehingga Kawasan Gunung Salak Endah menjadi obyek wisata primadona bagi wisatawan dan menjadi wisata alternatif selain Kawasan Puncak Bogor. Anda ingin wisata alternatif selain puncak? Gunung Salak Endah adalah pilihan yang tepat sebagai daerah tujuan wisata Anda.

  • 2. Hotel dan Akomodasi Belum banyak hotel berkelas rendah yang terdapat di kawasan ini. Kebanyakan penginapan di kawasan ini bergaya resort. Salah satunya adalah Michael Resort dengan berbagai piilihan bungalow. Kondisi ini menjadi daya tarik bagi para pengunjung karena adanya privasi bagi pengunjung yang meninginkan ketenangan dan liburan untuk beristirahat.

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah memadai dibanding alternatif lainnya. Potensi objek wisata alam
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah memadai dibanding alternatif lainnya. Potensi objek wisata alam

Kerajinan Tangan

Sumber: www.promolagi.com

Akomodasi di Kawasan Gunung Salak Endah

  • 1. Akses Menuju GSE Akses untuk menuju GSE adalah jalur Cemplang-Pamijahan-GSE, akses jalur ini memiliki jarak dan waktu tempuh dari jalan raya Bogor- Leuwiliang terpendek dibanding tiga alternatif yang lain, (Cikampek-GSE- Cibatok-GSE dan Tamansari-Gunung Bunder-GSE). Kondisi fisik jalan yang meliputi kontur, kelurusan dan lebar jalan maupun lahan pengembangan secara umum lebih

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Berdasarkan kesimpulan- kesimpulan diatas, dapat ditarik beberapa saranwww.bps.go.id www.dephub.go.id www.emperordeva.wordpress.com www.indonesia.go.id www.jabarprov.go.id Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved 15 " id="pdf-obj-14-6" src="pdf-obj-14-6.jpg">

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Berdasarkan kesimpulan- kesimpulan diatas, dapat ditarik beberapa saranwww.bps.go.id www.dephub.go.id www.emperordeva.wordpress.com www.indonesia.go.id www.jabarprov.go.id Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved 15 " id="pdf-obj-14-11" src="pdf-obj-14-11.jpg">
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Berdasarkan kesimpulan- kesimpulan diatas, dapat ditarik beberapa saranwww.bps.go.id www.dephub.go.id www.emperordeva.wordpress.com www.indonesia.go.id www.jabarprov.go.id Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved 15 " id="pdf-obj-14-14" src="pdf-obj-14-14.jpg">

Berdasarkan kesimpulan- kesimpulan diatas, dapat ditarik beberapa

saran bagi pemerintah sebagai pengambil kebijakan dalam sektor pariwisata di Indonesia, diantaranya adalah:

  • 1. Pemerintah harus menjaga kondisi sosial politik di Indonesia, sehingga Indonesia dan objek-objek wisata didalamnya menjadi kondusif bagi para wisatawan.

  • 2. Persaingan harga dan biaya hidup juga harus dikontrol oleh pemerintah sehingga daya saing objek wisata di Indonesia dapat bertahan dan meningkat seiring berjalannya waktu. Peningkatan infrastruktur seperti jalan raya dan bandara untuk lebih meningkatkan minat wisatawan mengunjungi objek-objek wisata yang ada di Indonesia.

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah Berdasarkan kesimpulan- kesimpulan diatas, dapat ditarik beberapa saranwww.bps.go.id www.dephub.go.id www.emperordeva.wordpress.com www.indonesia.go.id www.jabarprov.go.id Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved 15 " id="pdf-obj-14-24" src="pdf-obj-14-24.jpg">

KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan beberapa temuan

diatas,

dapat ditarik

beberapa

kesimpulan

sebagai berikut.

  • 1. Pariwisata di Indonesia merupakan salah satu sektor pendorong perekonomian yang signifikan, mengingat pada sektor tersebut terdapat berbagai pelaku industri mulai dari pelaku rumah tangga hingga investor dengan modal besar.

  • 2. Beberapa faktor pendorong tumbuhnya pariwisata di Indonesia diantaranya adalah faktor-faktor budaya dan keindahan alam. Sedangkan faktor yang dipengaruhi oleh manusia diantaranya adalah kondisi sosial politik, keunggulan harga, dan inftastruktur.

REFERENSI

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved

5 Juli 2010

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah <a href=www.prasetijo.wordpress.com www.wikipedia.com ANALIS Fadjar AD, Direktur Eksekutif fadjar_ad@lepmida.com Muhammad Hanri, Analis muhammad.hanri@gmail.com Susan Meliana , Analis Susan.meliana@lepmida.com Elia Joseph , Analis Elia.joseph@lepmida.com DISCLAIMER The information provided on this report is not intended for distribution to, or use by, any person or entity in any jurisdiction or country where such distribution or use would be contrary to law or regulation or which would subject Lepmida.com or any of its affiliates and subsidiaries to any registration requirement within such jurisdiction or country. Neither the information, nor any opinion contained in this report constitutes a solicitation, or offer by Lepmida.com to buy or sell any securities, futures, options or other financial instruments or provide any investment advice or service. Disclaimer of Warranty and Limitation of Liability of The information on this report is provided "AS IS". Although the information provided on this report is obtained or compiled from sources Lepmida.com believes to be reliable, Lepmida.com does not guarantee the accuracy, validity, timeliness or completeness of any information or data made available on this report for any particular purpose. Neither Lepmida.com, nor any of its directors, officers or employees, will be liable or have any responsibility of any kind for any loss or damage incurred by the viewer in the event of any failure or interruption of this site, or resulting from the act or omission of any other party involved in making this site or the data contained therein available to the viewer , or from any other cause relating to the access to, inability to access, or use of the report or these materials, whether or not the circumstances giving rise to such cause may have been within the control of Lepmida.com or of any vendor providing software or services support. In no event will Lepmida.com or any such parties be liable to the viewer for any direct, special, indirect, consequential, incidental damages or any other damages of any kind even if Lepmida.com have been advised of the possibility thereof. Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved 16 " id="pdf-obj-15-6" src="pdf-obj-15-6.jpg">

Studi, Investasi Pariwisata Daerah

5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah <a href=www.prasetijo.wordpress.com www.wikipedia.com ANALIS Fadjar AD, Direktur Eksekutif fadjar_ad@lepmida.com Muhammad Hanri, Analis muhammad.hanri@gmail.com Susan Meliana , Analis Susan.meliana@lepmida.com Elia Joseph , Analis Elia.joseph@lepmida.com DISCLAIMER The information provided on this report is not intended for distribution to, or use by, any person or entity in any jurisdiction or country where such distribution or use would be contrary to law or regulation or which would subject Lepmida.com or any of its affiliates and subsidiaries to any registration requirement within such jurisdiction or country. Neither the information, nor any opinion contained in this report constitutes a solicitation, or offer by Lepmida.com to buy or sell any securities, futures, options or other financial instruments or provide any investment advice or service. Disclaimer of Warranty and Limitation of Liability of The information on this report is provided "AS IS". Although the information provided on this report is obtained or compiled from sources Lepmida.com believes to be reliable, Lepmida.com does not guarantee the accuracy, validity, timeliness or completeness of any information or data made available on this report for any particular purpose. Neither Lepmida.com, nor any of its directors, officers or employees, will be liable or have any responsibility of any kind for any loss or damage incurred by the viewer in the event of any failure or interruption of this site, or resulting from the act or omission of any other party involved in making this site or the data contained therein available to the viewer , or from any other cause relating to the access to, inability to access, or use of the report or these materials, whether or not the circumstances giving rise to such cause may have been within the control of Lepmida.com or of any vendor providing software or services support. In no event will Lepmida.com or any such parties be liable to the viewer for any direct, special, indirect, consequential, incidental damages or any other damages of any kind even if Lepmida.com have been advised of the possibility thereof. Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved 16 " id="pdf-obj-15-11" src="pdf-obj-15-11.jpg">
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah <a href=www.prasetijo.wordpress.com www.wikipedia.com ANALIS Fadjar AD, Direktur Eksekutif fadjar_ad@lepmida.com Muhammad Hanri, Analis muhammad.hanri@gmail.com Susan Meliana , Analis Susan.meliana@lepmida.com Elia Joseph , Analis Elia.joseph@lepmida.com DISCLAIMER The information provided on this report is not intended for distribution to, or use by, any person or entity in any jurisdiction or country where such distribution or use would be contrary to law or regulation or which would subject Lepmida.com or any of its affiliates and subsidiaries to any registration requirement within such jurisdiction or country. Neither the information, nor any opinion contained in this report constitutes a solicitation, or offer by Lepmida.com to buy or sell any securities, futures, options or other financial instruments or provide any investment advice or service. Disclaimer of Warranty and Limitation of Liability of The information on this report is provided "AS IS". Although the information provided on this report is obtained or compiled from sources Lepmida.com believes to be reliable, Lepmida.com does not guarantee the accuracy, validity, timeliness or completeness of any information or data made available on this report for any particular purpose. Neither Lepmida.com, nor any of its directors, officers or employees, will be liable or have any responsibility of any kind for any loss or damage incurred by the viewer in the event of any failure or interruption of this site, or resulting from the act or omission of any other party involved in making this site or the data contained therein available to the viewer , or from any other cause relating to the access to, inability to access, or use of the report or these materials, whether or not the circumstances giving rise to such cause may have been within the control of Lepmida.com or of any vendor providing software or services support. In no event will Lepmida.com or any such parties be liable to the viewer for any direct, special, indirect, consequential, incidental damages or any other damages of any kind even if Lepmida.com have been advised of the possibility thereof. Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved 16 " id="pdf-obj-15-14" src="pdf-obj-15-14.jpg">
5 Ju li 2010 Studi, Investasi Pariwisata Daerah <a href=www.prasetijo.wordpress.com www.wikipedia.com ANALIS Fadjar AD, Direktur Eksekutif fadjar_ad@lepmida.com Muhammad Hanri, Analis muhammad.hanri@gmail.com Susan Meliana , Analis Susan.meliana@lepmida.com Elia Joseph , Analis Elia.joseph@lepmida.com DISCLAIMER The information provided on this report is not intended for distribution to, or use by, any person or entity in any jurisdiction or country where such distribution or use would be contrary to law or regulation or which would subject Lepmida.com or any of its affiliates and subsidiaries to any registration requirement within such jurisdiction or country. Neither the information, nor any opinion contained in this report constitutes a solicitation, or offer by Lepmida.com to buy or sell any securities, futures, options or other financial instruments or provide any investment advice or service. Disclaimer of Warranty and Limitation of Liability of The information on this report is provided "AS IS". Although the information provided on this report is obtained or compiled from sources Lepmida.com believes to be reliable, Lepmida.com does not guarantee the accuracy, validity, timeliness or completeness of any information or data made available on this report for any particular purpose. Neither Lepmida.com, nor any of its directors, officers or employees, will be liable or have any responsibility of any kind for any loss or damage incurred by the viewer in the event of any failure or interruption of this site, or resulting from the act or omission of any other party involved in making this site or the data contained therein available to the viewer , or from any other cause relating to the access to, inability to access, or use of the report or these materials, whether or not the circumstances giving rise to such cause may have been within the control of Lepmida.com or of any vendor providing software or services support. In no event will Lepmida.com or any such parties be liable to the viewer for any direct, special, indirect, consequential, incidental damages or any other damages of any kind even if Lepmida.com have been advised of the possibility thereof. Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved 16 " id="pdf-obj-15-16" src="pdf-obj-15-16.jpg">

ANALIS

Fadjar AD, Direktur Eksekutif

Muhammad Hanri, Analis

Susan Meliana , Analis

Elia Joseph , Analis

DISCLAIMER

The information provided on this report is not intended for distribution to, or use by, any person or entity in any jurisdiction or country where such distribution or use would be contrary to law or regulation or which would subject Lepmida.com or any of its affiliates and subsidiaries to any registration requirement within such jurisdiction or country. Neither the information, nor any opinion contained in this report constitutes a solicitation, or offer by Lepmida.com to buy or sell any securities, futures, options or other financial instruments or provide any investment advice or service. Disclaimer of Warranty and Limitation of Liability of The information on this report is provided "AS IS". Although the information provided on this report is obtained or compiled from sources Lepmida.com believes to be reliable, Lepmida.com does not guarantee the accuracy, validity, timeliness or completeness of any information or data made available on this report for any particular purpose. Neither Lepmida.com, nor any of its directors, officers or employees, will be liable or have any responsibility of any kind for any loss or damage incurred by the viewer in the event of any failure or interruption of this site, or resulting from the act or omission of any other party involved in making this site or the data contained therein available to the viewer , or from any other cause relating to the access to, inability to access, or use of the report or these materials, whether or not the circumstances giving rise to such cause may have been within the control of Lepmida.com or of any vendor providing software or services support. In no event will Lepmida.com or any such parties be liable to the viewer for any direct, special, indirect, consequential, incidental damages or any other damages of any kind even if Lepmida.com have been advised of the possibility thereof.

Vibiz Regional Research Center © 2010 Lepmida.com, All Rights Reserved