Anda di halaman 1dari 8

Tugas 2

Definisi paspor
Surat Perjalanan adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas Pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar Negara (sesuai dengan pasal 1 huruf 3 Undang-undang No. 9 Tahun 1992 tentang Keimigrasian); Jenis jenis paospor dan berdasarkan kegunaanya 1. Paspor Biasa;

Paspor Biasa diberikan kepada Warga Negara Indonesia yang akan melakukan perjalanan ke luar dan atau masuk ke wilayah Negara Republik Indonesia, Paspor Biasa diberikan atas dasar permintaan, Paspor Biasa berlaku paling lama 5 (lima) tahun sejak tanggal diterbitkan. Paspor Biasa terdiri dari dua jenis yaitu 48 (empat puluh delapan) halaman dan 24 (dua puluh empat) halaman untuk Warga Negara Indonesia. Paspor 24 (dua puluh empat) halaman diberikan kepada Calon Tenaga Kerja Indonesia yang akan bekerja ke Luar Negeri. 2. Paspor Diplomatik;

Paspor Diplomatik diberikan kepada Pegawai Negeri, Pejabat Negara tertentu yang akan melakukan perjalanan ke luar wilayah Negara Republik Indonesia untuk melaksanakan tugas diplomatic, Paspor Diplomatik diberikan juga istri atau suami dan anak dari Pegawai Negeri atau Pejabat Negara atau Warga Negara Indonesia tertentu sebagimana dimaksud dalam ayat (1), Permintaan Paspor Diplomatik diajukan kepada Menteri Luar Negeri atau Pejabat yang ditunjuk, Paspor Diplomatik berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal diterbitkan. 3. Paspor Dinas;

Paspor Dinas diberikan kepada Pegawai Negeri, Pejabat Negara tertentu, atau Warga Negara Indonesia tertentu yang akanmelaksanakan tugas Pemerintah Republik Indonesia yang tidak bersifat diplomatik, Pemberian Paspor Dinas dilakukan oleh Menteri Luar Negeri atau Pejabat yang ditunjuk, Paspor Dinas berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal diterbitkan. 4. Paspor untuk Orang Asing;

Paspor untuk Orang Asing diberikan kepada orang asing yang bertempat tinggal di wilayah Negara Republik Indonesia dan akan melakukan perjalanan ke luar wilayah Negara Republik Indonesia, Paspor untuk Orang Asing hanya diberikan kepada orang asing yang : mempunyai Izin Tinggal Tetap; tidak mempunyai Surat Perjalanan yang sah dari negaranya atau negara lain; Dalam waktu yang dianggap layak tidak dapat memperoleh Surat Perjalanan yang sah dari negaranya atau negara lain; dan Tidak terkena tindak pencegahan. Paspor Orang Asing berlaku untuk 1 (satu) kali perjalanan ke luar dan masuk wilayah Indonesia dan berlaku 2 (dua) tahun sejak tanggal diterbitkan. Paspor untuk Orang Asing berisi 24 (dua puluh empat) halaman. 5. Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk Warga Negara Indonesia;

Dalam keadaan tertentu (seperi apa), kepada Warga Negara Indonesia baik yang berada di wilayah maupun di luar wilayah Negara Indonesia dapat diberikan Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk Warga Negara Indonesia sebagai pengganti Paspor Biasa, Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk Warga Negara Indonesia berlaku untuk perjalanan ke luar atau masuk wilayah Negara Republik Indonesia dan berlaku 3 (tiga) tahun. Surat Perjalanan Laksana Paspor terdiri dari 16 (enam belas) halaman. 6. Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk Orang Asing;

Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk Orang Asing diberikan kepada orang asing yang berada di wilayah dan luar wilayah Negara Republik Indonesia yang tidak mempunyai Surat Perjalanan yang sah dari negaranya atau negara lain dan untuk keperluan masuk dan atau keluar wilayah Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (1) huruf a, b dan c Undang-undang Nomor 9 Tahun 1992 tentang Keimigrasian. Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk oran asing terdiri dari 16 (enam belas) halaman. 7. Surat Perjalanan Laksana Paspor Dinas.

Surat Perjalanan Laksana Paspor Dinas diberikan sebagai pengganti Paspor Dinas kepada Warga Negara Indonesia yang ke luar dan atau masuk kembali ke wilayah Negara Republik Indonesia dalam rangka melaksanakan tugas pemerintah yang tidak memerlukan Paspor Dinas; atau kehilangan Paspor Dinas di luar wilayah negara Republik Indonesia. Surat Perjalanan Laksana Paspor Dinas berlaku 1 (satu) kali

perjalanan dan berlaku paling lama 1 (satu) tahun. (Jenis paspor dan kegunaannya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 1995 tentang Surat Perjalanan Republik Indonesia) masa berlaku paspor 5 tahun, terhitung dari tanggal pembuatan, kalo melewati masa berakhir tentu saja harus diperpanjang(membuat paspor yg baru lagi seperti semula) tanpa kecuali. Syarat syarat pembuatan paspor Permintaan Paspor Biasa dilakukan dengan mengisi formulir yang telah ditentukan dengan melampirkan beberapa persyaratan yang terdiri dari: a. Bukti Domisili/Kartu Tanda Penduduk (KTP); atau resi Kartu Tanda Penduduk (bukan surat permohonan Kartu Tanda Penduduk), dilengkapi dengan Surat Keluar/ Surat Pindah bagi Daerah yang telah mengeluarkan Kartu Keluarga atau keterangan bertepat tinggal dari Kecamatan. b. Bagi warga negara Indonesia yang bertempat tinggal di luar wilayah Indonesia berupa Kartu Tanda Penduduk negara setempat atau bukti/petunjuk/keterangan izin yang menunjukan bahwa pemohon bertempat tinggal dinegara tersebut. c. Bukti identitas diri (Untuk meyakinkan kebenaran identitas pemohon agar melampirkan salah satu bukti identitas diri sebagi berikut : 1. Akte kelahiran; 2. Akte perkawinan/Surat Nikah; 3. Ijazah; 4. Surat Babtis; 5. Surat ketarangan ganti nama; 6. Bukti Kewarganegaran Republik Indonesia bagi warga negara Indonesia yang memperoleh kewarganegaraan berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. d.atau resi Surat Izin dari Instansi yang berwenang bagi yang akan bekerja di Luar Negeri; SPRI untuk warga negara Indonesia yang lama, bagi pemohon yang telah memiliki SPRI untuk warga negara Indonesia atau yang namanya tercantum dalam SPRI untuk warga negara Indonesia yang dimiliki oleh orang tuanya. (Prosedur Permohonan Paspor Republik Indonesia berdasarkan pasal 4 Keputusan Menteri Kehakiman Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.01-IZ.03.10 Tahun 1995 Tentang Paspor Biasa, Paspor Untuk Orang Asing, Surat Perjalanan Laksana Paspor Untuk Warga Negara Indonesia dan Surat Perjalanan Laksana Paspor Untuk Orang Asing)

Definisi visa
izin (persetujuan) memasuki negara lain atau tinggal sementara di negara lain yg berwujud cap dan paraf yg dibubuhkan oleh pejabat perwakilan negara yg bersangkutan pd paspor pemohon; (nomina) untuk keluar negeri pertama-tama anda perlu paspor (hubungi calo terdekat atau kantor imigrasi setempat) kemudian tentukan tujuan anda dan persiapkan cara transportasi pilihan. (hubungi travel agent terdekat, langganan, atau atas rekomendasi seseorang yang anda percaya) visa bisa diurus oleh pihak travel agent, atau dalam kasus tertentu (AS) anda wajib melakukan interview. visa didapat berdasarkan aplikasi (jadi hanya bisa dikeluarkan bila anda meminta dan berniat memasuki negara tertentu dalam kurun waktu tertentu) jadi perhatikan panjang visa dan tujuan visa (ada untuk berekreasi, bekerja, dll). dan perhatikan anda memenuhi setiap ketentuan. hal terakhir yang anda inginkan adalah berada dinegeri orang dan dianggap illegal imigrant atau lebih parah lagi dianggap teroris, hanya karena anda berbohong dalam aplikasi visa anda. pada beberapa negara memberlakukan bebas visa (hubungi travel agent untuk informasi lebih jauh atau langsung ke keduataan negara yang bersangkutan), artinya anda dapat masuk negara tersebut tanpa visa selama dalam rangka tertentu (seperti berwisata) dan dalam jangka waktu tertentu.

RESERVATION pemesanan tempat

Apabila kita ingin keluar daerah ato ke Negara asing sebelumnya kita harus memesan tempat terlebih dahulu untuk kelancaran dan biasanya kita mempunya data tempat penginapan atau tempat meeting yang akan kita tuju. Pemesanan terjadi jika kitatelah deal dengan tempat tertentu menjadi hak kita bias leat tefon ataupun dating ketempat VAKSINASI penanaman bibit penyakit (msl cacar) yg sudah dilemahkan ke dl tubuh manusia atau binatang (dng cara menggoreskan atau menusukkan jarum) agar orang atau binatang itu menjadi kebal thd penyakit tsb:

Imunisasi adalah pemberian vaksin untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu. Vaksin adalah suatu obat yang diberikan untuk membantu mencegah suatu penyakit. Vaksin membantu tubuh untuk menghasilkan antibodi. Antibodi ini berfungsi melindungi terhadap penyakit. Vaksin tidak hanya menjaga agar anak tetap sehat, tetapi juga membantu membasmi penyakit yang serius yang timbul pada masa kanak-kanak. Vaksin secara umum cukup aman. Keuntungan perlindungan yang diberikan vaksin jauh lebih besar daripada efek samping yang mungkin timbul. Dengan adanya vaksin maka banyak penyakit masa kanak-kanak yang serius, yang sekarang ini sudah jarang ditemukan.
Biasanya dilakukan jika seseorang telah turun dari air port atau akan mau pergi naik pesawat contoh seperti orang yang akan melakukan ibadah haji harus davaksin meningitis sebelum berangkat

Definisi 'fiskal'
1. berkenaan dng urusan pajak atau pendapatan negara Apa Itu Risiko Fiskal?

Ada beberapa definisi risiko fiskal dari berbagai sumber. Cebotari, Aliona, dkk (2008) mendefinisikan risiko fiskal sebagai the possibility of deviations in fiscal variables from what was expected at the time of the budget or other forecast. Risiko fiskal adalah kemungkinan penyimpangan dalam variabel-variabel fiskal dari apa yang diharapkan pada saat penyusunan anggaran maupun perkiraan lainnya. Sumber risiko fiskal terutama berasal dari guncangan ekonomi makro dan realisasi kewajiban kontinjensi. Brixi, Hanna Polackova dan Allen Schick (2002) mendefinisikan risiko fiskal sebagai a source of financial stress that could face a government in the future. Risiko fiskal adalah sumber tekanan finansial yang mungkin dihadapi oleh pemerintah di masa depan. Risiko fiskal terutama terjadi karena terjadinya peristiwa yang tidak tentu. Risiko fiskal sering dihubungkan dengan kewajiban kontinjensi pemerintah. Schick, Allen (tanpa tahun, dapet presentasinya dari sini) memberikan alternatif definisi risiko fiskal sebagai the contingency of future revenues or expenditures on uncertain future events. Sementara itu, dalam subbab Risiko Fiskal dalam Nota Keuangan dan APBN Tahun 2012, risiko fiskal didefinisikan sebagai potensi tambahan defisit APBN yang disebabkan oleh sesuatu di luar kendali Pemerintah. Risiko fiskal disebabkan oleh beberapa hal, antara lain realisasi ekonomi makro yang berbeda dengan asumsi yang digunakan dalam menyusun APBN, syarat dan ketentuan dalam utang Pemerintah Pusat, realisasi kewajiban kontinjensi Pemerintah, dan konsekuensi kebijakan desentralisasi fiskal.

Syarat Permohonan Surat Keterangan Fiskal (SKF) Submitted by Mas Ahmad on Saturday, 26 Feb 2011 Warning : Artikel atau peraturan pajak ini dipublish beberapa saat/ waktu yang lalu sehingga mungkin saja saat ini sudah tidak relevan lagi, karena sifat pajak yang dinamis.

Sesuai dengan PER - 69/PJ./2007, syarat untuk mendapatkan surat keterangan fiskal atau SKF adalah sebagai berikut; 1. 2. Tidak sedang dilakukan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan; dan mengisi formulir permohonan sebagaimana contoh pada Lampiran I dan Koreksi Positif dan Negatif untuk Penghitungan Fiskal sebagaimana contoh pada Lampiran II Peraturan Direktur Jenderal Pajak ini dengan dilampiri dokumen sebagai berikut : o fotokopi Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan untuk tahun terakhir beserta tanda terima penyerahan Surat Pemberitahuan tersebut; o fotokopi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang dan Surat Tanda Terima Setoran Pajak Bumi dan Bangunan tahun terakhir; dan o fotokopi Surat Setoran Bea (SSB) Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), khusus untuk Wajib Pajak yang baru memperoleh hak atas tanah dan atau bangunan baik karena pemindahan hak (antara lain jual beli, tukar menukar, hibah, pemasukan dalam perseroan atau badan hukum lainnya), maupun pemberian hak baru Jangka waktu penyelesaian permohonan SKF adalah 10 hari kerja sejak prmohonan diterima lengkap.

TUGAS MODERN OFFICE DOSEN : TINI MARTINI SPd MM NAMA: ILHAM WAHID NIM: 201101407

Tugas 1 Standard prosedur kerja loper ethical Penyerahan barang ke outlet Objective: 1. Mencapai DOT 2. Mencegah munculnya complain dari pelanggan dan principal 3. Dokumen dan pelunasan segera diterima dengan lengkap Adm. Ekspedisi dan kasir Job description 1. Barang dikirim ke outlet sesuai alamat yang tercantum pada faktur penjualan 2. Barang diserahkan kepada outlet satu persatu dicocokan dengan faktur 3. Minta tanda tanggan,nama jelas, tanggal dan setempel outlet pada faktur lembar 1 s/d 4 4. Untukl penjualan : a. Serahkan faktur (lembar 1,4), surat pesanan (lembar 2), faktur pajak standar (lembar 1) ke outlet b. Meminta pembayaran dalam bentuk uang/BG/Cek dan dihitung secara teliti terlebih dahulu c. Faktur (lembar2, 3) dan SPT harus dibawa kembali kekantor d. Isi SPT, slip warkat, slip transfer dan serahkan ke kasir bersama uang\BG\CEk, bukti transfer yang diterima dari outlet e. Penjualan CO)D tunai (CT), pembayaran harus tunai saat barang diserahkan. f. Penjualan COD Giro (CG), pembayaran boleh tunai atau dengan BG\cek dengan tanggal jatuh tempo saat barang diserahkan

5. Untuk penjualan kredit: a. Serahkan faktur (lembr4), surat pesanan (lembar 2)ke outlet b. Bawa faktur (lembar1 s\d 3) untuk diserahkan ke Adm. Ekspedisi 6. Setiap kali penyelesaikan [engiriman, loper wjib mengisi lembar ekspedisi dengan memberikan tanda v untuk yang berhasil terkirim dan tanda x beserta alasannya untuk faktur yang tidak terkirim. 7. Barang yang tidak terkirim harus dilaporkan kepada kepala ekspedisi dan dilengkapi dengan dokumen penjualan yang dibawa saat pengiriman 8. Loper wajib merawat kendaraan roda dua yang di invetariskan oleh perusahaan seperti tunr up,ganti oli,dan kerusakan lain -lainnya 9. Loper wajib melaporkan setiap kendala kendala dijalan