Anda di halaman 1dari 5

Karangan Argumentasi Mechanical Engineering

Sugeng Haryono, Harry.sman69@gmail.com

Pada umumnya, apapun jurusan atau disiplinnya, kalau diseriusi akan membuahkan hasil yang optimal, dimana harus ada suatu optimasi diri, optimasi yang dilakukan untuk diri sendiri. Apalagi, kalau dibarengi dengan rasa menjiwai disiplin tersebut, sudah barang tentu akan mendapatkan hasil yang lebih optimal. Begitu pula, dengan jurusan teknik mesin. Kebanyakan orang, terutama di Indonesia yang hidupnya dibawah garis kemiskinan berpendapat bahwa, seseorang yang masuk kuliah pada jurusan teknik mesin akan mempelajari disiplin ilmu tentang mesin-mesin, terutama mesin otomotif, dan pendapat itu tidak bisa dipersalahkan begitu saja, karena mereka mengacu pada kenyataan yang ada, bahwa semua perguruan tinggi di Indonesia, baik itu negeri maupun swasta, telah menyebutnya dan membuka jurusan teknik mesin. Bagi saya pribadi, lebih senang menyebutrnya Teknik Mekanika (Mechanical Engineering), dari pada Teknik Mesin, karena cakupannya lebih luas disiplin ilmu yang dipelajari dan dikembangkan, yaitu dari penerapan prinsip-prinsip fisika untuk analisis, desain, ilmu material, dan sistem perawatan. Menurut American Heritage Dictionary, itu adalah cabang teknik yang meliputi generasi dan aplikasi suatu konsep mekanika, kinematika, termodinamika, mekanika fluida, perpindahan panas, ilmu material, dan energi, yang mana nantinya seorang insinyur mekanika mampu untuk menerapkankan prinsip-prinsip inti dan pengetahuan lain di lapangan untuk merancang dan menganalisa suatu pabrik, industri peralatan dan mesin,

sistem pemanas dan pendingin, kendaraan bermotor, pesawat terbang, kapal, robot, peralatan medis, industri petrokimia, industri perminyakan, dan lain-lain. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, dari historisnya, khususnya di perguruan tinggi yang memiliki Jurusan Teknik Mesin, seiring dengan tuntutan kompetensi akan sering mengembangkan dan memperbaiki kurikulum termasuk di dalamnya menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu disiplin ilmu atau subjek yang terbelah menjadi beberapa disiplin ilmu, tergantung pada fakultas yang tersedia dan sarana untuk penelitian. Subyek dasar Jurusan Teknik Mesin meliputi: Statika dan dinamika Kekuatan bahan dan mekanika Instrumentasi dan pengukuran Termodinamika, perpindahan kalor, konversi energi, dan HVAC Mekanika fluida dan dinamika fluida Mekanisme desain (termasuk kinematika dan dinamika) Manufaktur teknologi atau proses Hidrolika dan pneumatik Matematika, kalkulus Engineering design Mekatronika dan teori kontrol Teknik Material Drafting, CAD (termasuk padat pemodelan), dan CAM

Pada Jurusan Teknik Mesin juga mendapatkan mata kuliah matematika teknik, metoda numerik, mekatronika, dan lain-lain yang berhubungan dengan program studi pilihan, sehingga seorang insinyur teknik mesin juga diharapkan untuk bisa memahami dan

menerapkan konsep dasar dari ilmu kimia, teknik kimia, teknik elektro, dan teknik fisika diharapkan mampu mengaplikasikannya. Dengan demikian, ini berarti sejalan dengan apa yang menjadi tujuan atau sasaran program studi Teknik Mesin pada universitas atau perguruan tinggi lainnya di Indonesia, yang mendidik mahasiswa agar lebih memahami dan memiliki rasa tanggung jawab yang selalu mengedepankan moral dan mental, sehingga kelak pada saatnya tiba akan lebih banyak memberikan manfaat pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara dalam penerapan disiplin ilmu yang dimiliki diharapkan mampu merancang bangun, membuat, mengoperasikan, merawat, memperbaiki perangkat/bangunan mesin berskala kecil maupun besar untuk kepentingan industri maupun non industri, mampu memimpin, mengorganisir, mengatur, mengendalikan suatu bentuk organisasi, melakukan pengembangan, dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi serta institusi yang berkaitan dengan bidang keilmuannya. Pada umumnya Teknik Mesin pada universitas atau perguruan tinggi pada saat ini, masih memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih salah satu dari tiga program konsentrasi, yaitu: 1. Konversi Energi Membekali pemahaman konversi energi yang secara umum menguasai perangkat yang berkaitan dengan rekayasa pengalihan energi dari satu bentuk ke bentuk lain. 2. Konstruksi Mesin Menguasai konstruksi mekanik dari suatu bangunan mesin yang berorientasi efisiensi dan kekuatan konstruksi. 3. Industri Manufaktur Memberi pemahaman teoritis serta perangkat yang berkaitan dengan sistem pengelolaan modern yang efisien dari suatu industri yang di dalamnya terdapat bangunan/perangkat mesin.

Dewasa ini perkembangan dan penerapan teknologi yang merambah hampir keseluruh bidang kehidupan, tak terkecuali pada bidang industri, khususnya industri perminyakan, dimana sarjana teknik mesin sangat dibutuhkan pada industri perminyakan, terutama untuk pengembangan dan pembangunan dalam bidang rancang bangun fasilitas (engineering facility) yang menyangkut sistim perpipaan (piping system) yang meliputi pipe stress analysis, piping material specification, dan piping design. Ini adalah salah satu peluang emas untuk jurusan teknik mesin, karena perihal perpipaan dalam industri perminyakan, yang menjadi salah satu syarat utamanya, adalah dari sarjana teknik mesin.

Daftar Pustaka
http://teknik.unas.ac.id:8080/ http://teknik.unas.ac.id:8080/mesin.do