Anda di halaman 1dari 1

MUNTAH

Muntah dikoordinasi oleh reflek visceral dan somatik yang dikontrol oleh pusat muntah di medulla oblongata. Muntah diawali dengan salivasi dan mual, yang kemudian diikuti dengan gerakan menelan berulang-ulang yang mengarah dengan adanya relaksasi sphincter gastroesophageal. Selanjutnya glottis menutup,, hewan menahan nafas, musculus abdomen berkontraksi (untuk menaikkan tekanan intraabdominal), cardia akan relaksasi, dan isi dari gastrium akan dikeluarkan (Kirk dan Bistner, 1985). Aksi dari muntah terdiri dari tiga stadium: mual, muntah-muntah, dan muntahan. Pada tiap stadium selalu terjadi perubahan motilitas gastrointestinal. Akibat dari terjadinya muntah yang terjadi secara terus menerus adalah pneumonia aspirasi, pengosongan volume dan cairan elektrolit, serta ketidakseimbangan asam basa (Ettinger, 1989).

Dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit


muntah berkepanjangan dan berlebihan akan menguras tubuh air (dehidrasi) dan dapat mengubah status elektrolit. muntah lambung menyebabkan hilangnya asam (proton) dan klorin langsung. Dikombinasikan dengan pasang basa yang dihasilkan, ini menyebabkan alkalosis metabolik hypochloremic (tingkat klorida rendah bersama dengan tinggi HCO 3 dan CO 2 dan meningkatkan pH darah) dan sering hipokalemia (deplesi kalium). hipokalemia adalah akibat tidak langsung dari ginjal kompensasi atas kerugian asam. Dengan hilangnya asupan makanan individu akhirnya bisa menjadi kurus. Sebuah hasil sering terjadi kurang dari satu muntah isi usus, termasuk asam empedu dan HCO 3 - yang dapat menyebabkan asidosis metabolik.

Alkalosis Metabolik adalah suatu keadaan dimana darah dalam keadaan basa karena tingginya kadar bikarbonat. Penyebab Alkalosis metabolik terjadi jika tubuh kehilangan terlalu banyak asam. . Contoh adalah kehilangan sejumlah asam lambung selama periode muntah yang berkepanjangan atau bila asam lambung disedot dengan selang lambung (seperti yang kadang-kadang dilakukan di rumah sakit, terutama setelah pembedahan perut). Pada kasus yang jarang, alkalosis metabolik terjadi pada seseorang yang mengkonsumsi terlalu banyak basa dari bahan-bahan seperti soda bikarbonat. Aalkalosis metabolik dapat terjadi bila kehilangan natrium atau kalium dalam jumlah yang banyak mempengaruhi kemampuan ginjal dalam mengendalikan keseimbangan asam basa darah.