PEMERIKSAAN AKTIVA TETAP

Sifat dan contoh Aktiva Tetap 2. Tujuan Pemeriksaan (Audit Objective) Aktiva Tetap 3. Prosedur Pemeriksaan Aktiva Tetap
1.

1

Tujuan pembelian adl utk dipergunakan dlm kegiatan operasional perush [tdk utk diperjual belikan] . and Equity. 2 . Sifat Aktiva Tetap: . Plant.Masa manfaat lebih dari 1 tahun.Jumlahnya cukup material.Sifat Aktiva Tetap Fixed Asset disebut juga Property. .

peroperating expenses.Gedung. HPH. lap parkir. Fixed Intangible Asset [AT yg tdk berbentuk. Fixed Tangible Asset [AT yg berbentuk. goodwill. termasuk pagar. bisa diraba] Contoh: . 3 . . delivery equipment/vehicles. emas. Contoh: hak patent. franchise. meisn. taman. shg tdk bisa dilihat. batubara.Tanah [land] .Contoh Aktiva Tetap Fixed Asset dibedakan mjd: 1. hak cipta (copy right). furniture & fixture. bisa dilihat. spt: pertambangan minyak. 2. diraba]. peralatan [equipment].Natural resources [sumber alam]. marmer.

Utk memeriksa apakah penambahan aktiva tetap dlm tahun berjalan betul-betul merupakan suatu capital expenditure. didukung oleh bukti-bukti yg lengkap dan dicatat dg benar.Tujuan Pemeriksaan (Audit Objective) Aktiva Tetap 1. Untuk memeriksa pembebananpenyusutan dlm periode yg diperiksa dilakukan dg cara yg sesuai dg SAK. 4. 5. diotorisasi oleh pejabat yg berwenang. Utk memeriksa apakah terdpt internal control yg baik atas Aktiva Tetap Utk memeriksa apakah persediaan yg tercantum di neraca betulbetul ada. 3. dan dimiliki perush. 6. dan apakah perhitungannya telah dilakukan dg benar. 2. masih digunakan. konsisten. 7. Untuk memeriksa apakah ada aktiva tetap yg dijadikan sbg jaminan Untuk memeriksa apakah penyajian aktiva tetap dalam laporan keuangan sesuai dg PABU. Utk memeriksa apakah disposal dari aktiva tetap sudah dicata dengan benar di buu perusaha dan telah diotorisasi oleh pejabat yg berwenang. 4 .

Pelajari dan evaluasi internal control atas aktiva. Periksa bukti pemilikan aktiva tetap. . Untuk penambahan lihat approvalnya dan kelengkapan supporting schedulnya. Vouch penambahan dan pengurangan aktiva tetap tersebut. Periksa fisik dari aktiva tetap tersebut [dg cara tes basis] dan periksa kondisi dan nomor kode dari aktiva tetap. Minta kpd client Top Schedule serta Supporting Schedule aktiva tetap yg berisikan: Saldo awal. Untuk pengurangan kita lihat otorisasinya dan jurnalnya apakah sudah dicatat dengan betul. 6. penambahan dan pengurangannya. 5. Periksa footing dan cross footingnya dan cocokkan totalnya dg General Ledger atau sub general ledger.Prosedur Pemeriksaan Aktiva Tetap 1. saldo awal dengan working paper tahun lalu. 4. BPKP. 2. Seperti: IMB. misalnya ada laba atau rugi atas penjualan aktiva tetap tersebut. STNK dll. saldo akhir. 5 3. baik utk harga perolehan maupun akumulasi penyusutannya.

12. Pelajari dan periksa apakah Capiltalization Policy yang dijalankan konsisten dg tahun sebelumnya. untuk memeriksa apakah ada aktiva tetap yg dijadikan sbg jaminan. Buat analisa ttg perkiraan Repair & Maintenance. kita periksa penambahannya dan apakan ada construction in progress yg hrs ditransfer ke aktiva tetap. Untuk construction in progress. 6 . 9.7. shg kita dpt mengetahui apakah ada pengeluaran yg seharusnya masuk dlm kelompok Capital Expenditure ttp dicatat sbg Revenue Expenditure. perjanjian kredit. jawaban konfirmasi dari bank. 10. Periksa notulen rapat. 11. Tes perhitungan penyusutan. 13. cross reference angka penyusutan dg biaya penyusutan diperkiraan laba rugi dan periksa alokasi/distribusi biaya penyusutan. 8. Periksa apakah aktiva tetap tsb sudah diasuransikan dan apakah Insurance Coveragenya cukup. Periksa apakah ada commitment yg dibuat oleh perusahaan untk membeli atau menjual aktiva tetap.

16 Periksa penyajiannya dalam lap keu. 15 Periksa atau tanyakan apakah ada aktiva tetap yg dijadikan agunan kredit bank. periksa lease agreement dan periksa apakah accounting treatmennya sudah sesuai dg standar akuntansi leasing.14 Jika ada aktiva tetap yg diperoleh mll leasing. apakah sesuai dg PABU. 7 .

yg mencantumkan tgl pembelian. d. Utk memeriksa apakah terdpt internal control yg baik atas aktiva tetap. jml penyusutan.1. c. dan nilai buku aktiva tetap. Digunakannya anggaran untuk penambahan aktiva tetap b. metode dan prosentase penyusutan. >> Jika Internal controlnya baik. 8 . akumulasi penyusutan. harga perolehan. Adanya kebijakan tertulis dari manajemen mengenai capitalization dan depresiation policy. Setiap penambahan dan penarikan aktiva tetap hrs diotoriasi oleh pejabat yg berwenang. nama supplier. maka luas pemeriksaan dlm substantif tes bisa dipersempit Ciri internal control yg baik atas aktiva tetap: a. Diadakannya kartu aktiva tetap [buku pembantu aktiva].

g. Gambarkan dlm flowchart maupun narasi. 9 . Bukti-bukti pemilikan aktiva tetap disimpan di tempat yg aman. Setiap aktiva tetap diberi nomor kode. Minimal setahun sekali dilakukan inventarisasi [pemeriksaan fisik aktiva tetap]. h. >> Utk memahami IC. Aktiva tetap diasuransikan dg jml insurance coverage yg cukup. lakukan tanya jawab dg client menggunakan ICQ. f. utk mengetahui keadaan dan kondisi aktiva tetap.e.

Misal: Mesin dg cost 100 jt dan akum. 10 . 4. Minta kpd client Top Schedule serta Supporting Schedule aktiva tetap >> Berisi: Saldo awal. 2. Periksa bukti pemilikan aktiva tetap. BPKP. 3. Seperti: IMB. Untuk pengurangan kita lihat otorisasinya dan jurnalnya apakah sudah dicatat dengan betul. penambahan dan pengurangannya. Vouch penambahan dan pengurangan aktiva tetap >> Untuk penambahan lihat approvalnya dan kelengkapan supporting schedulnya. misalnya ada laba atau rugi atas penjualan aktiva tetap tersebut. saldo awal dengan working paper tahun lalu. Periksa fisik dari aktiva tetap tersebut [dg cara tes basis] dan periksa kondisi dan nomor kode dari aktiva tetap. 1. Periksa footing dan cross footingnya dan cocokkan totalnya dg General Ledger atau sub general ledger. Penyusutan 80 jt dijual dg harga 30 jt scr tunai. baik utk harga perolehan maupun akumulasi penyusutannya. saldo akhir.2. STNK dll.

000 sudah diterima perusahaan dan dicatat dlm buku penerimaan kas. Mesin CR.000 10.000. Kas DR.000 100. 11 . Laba Penjualan AT 30. Periksa fisik dari aktiva tetap dan perhatikan kondisinya apakah masih dlm keadaan baik atau sudah rusak. Akum Peny.000 80.000. 5.000 Auditor juga harus memeriksa apakah uang kas sebesar 30.000 seringkali perush mencatat Debit Kas 30.>> jurnal seharusnya : DR.000 Kredit Mesin 30.000. Mesin CR.000.000.000.000.

maka dg cara pertama tidak dpt diketahui. Pemeriksaan bukti fisik pemilikan Aktiva Tetap. ttp ada kelemahannya yaitu bila ada aktiva tetap yg sudah lama dibeli atau tidak dipakai lagi. Yg dites hanya penambahan dalam tahun berjalan yang jumlahnhya besar. >> Pendapat pertama memang akan lebih cepat pelaksanaannya. kendaraan. 12 . dan nomor polisi kendaraan yg tercantum di BPKP dan STNK dg yg terdpt di kendaraan. tetapi masih tercantum dlm daftar aktiva tetap. >> Hrs dicocokkan nomor mesin. Diutamakan penambahan yg baru serta beberapa aktiva tetap yg lama.` >> tentang pemeriksaan fisik aktiva tetap scr tes basis ada dua pendapat: 1. gedung. Perhatikan juga apakah surat-surat tanah. 2. chasis. atas nama perusahaan. 6.

000 harus dikapitalisir.d 15 dihitung satu bulan penuh sedang tgl 16 s. 13 . >> Ada beberapa kemungkinan depreciation policy. misalnya di atas Rp. Campuran antara jumlah dan masa manfaatnya. 3.d 31 dihitung setengah bulan. misal pembelian tgl 1 s. Pada tgl pembelian 2. 2. 500. Pada tgl pemakaian 3. Juga perlu diketahui masa penyusutannya. Berdasarkan jumlahnya. apakah penyusutan dimulai: 1. >> Ada beberapa kemungkinan capitalization policy: 1. Berdasarkan masa manfaatnya.7. Pelajari dan periksa apakah Capiltalization Policy serta depreciation policynya dijalankan konsisten dg tahun sebelumnya.

Buat analisa ttg perkiraan Repair & Maintenance. 9. maka disusutkan dg istilah : deplesi. Tanah: tidak disusutkan krn umurnya tidak terbatas. bangunan. >> Aktiva Tetap yg disusutkan: Gedung. Penilaian ttg cukup tidaknya insurance coverage adalah atas dasar jumlah yg mendekati harga pasar. 14 . mesin. 10. >> Jangan terlalu besar atau terlalu kecil. genteng. >> Lihat contoh kertas kerjanya. Periksa apakah aktiva tetap tsb sudah diasuransikan dan apakah Insurance Coveragenya cukup.8. dll. >> Harus diperhatikan kemungkinan client untuk memperkecil laba dengan mencatat capital expenditure sbg revenue expenditure. Tes perhitungan penyusutan dan alokasi biaya penyusutan. Ttp bila tanah tsb digunakan utk bahan baku pembuatan batu bata.

Periksa apakah ada commitment yg dibuat oleh perusahaan untk membeli atau menjual aktiva tetap. 13. jawaban konfirmasi dari bank. perjanjian kredit. Periksa notulen rapat. 11.>> Auditor hrs memeriksa akurasi perhitungan penyusutan yg dibuat client. dan biaya penjualan. 12. Untuk construction in progress. 15 . dan ketepatan alokasi biaya penyusutan sbg bagian dari biaya produksi tidak langsung. biaya umum. kita periksa penambahannya dan apakan ada construction in progress yg hrs ditransfer ke aktiva tetap. untuk memeriksa apakah ada aktiva tetap yg dijadikan sbg jaminan.

>> Baik di Neraca: cost dan accumulated depreciation. periksa lease agreement dan periksa apakah accounting treatmennya sudah sesuai dg standar akuntansi leasing. rincian garis besar aktiva tetap.14 Jika ada aktiva tetap yg diperoleh mll leasing. apakah sesuai dg PABU. Periksa penyajiannya dalam lap keu. >> Aktiva tetap yg dijaminkan harus diungkapkan dlm catatan atas laporan keuangan. maupun di Lampiran: rincian aktiva tetap. 16 . di Catatan atas lap keu: kebijakan kapitalisasi dan penyusutan. shg auditor harus memeriksa tanda terima penyerahan bukti-bukti kepemilikan. di Lap Laba Rugi: Biaya penyusutan. >>Jika aktiva tetap dijaminkan berarti bukti kepemilikan diserahkan ke bank. 15 Periksa atau tanyakan apakah ada aktiva tetap yg dijadikan agunan kredit bank. 16.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful