BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat

pengangguran yang tinggi yang disebabkan oleh kecilnya peluang kerja. Kecilnya peluang kerja di Indonesia mengakibatkan masyarakat Indonesia berinisatif membuka usaha di sektor riil, usaha kecil dan mandiri. Usaha kecil dan mandiri tersebut ada beragam jenisnya, antara lain, warung kopi, warung telepon, warung internet, warung kelontong, hingga warung makan. Namun dari sekian banyak usaha tersebut, tidak diketahui bagaimana sistem pembukuannya. Apakah mereka menggunakan standar akuntansi, pencatatan manual, atau bahkan tidak dicatat sama sekali. Begitu juga dengan penentuan harga makanan, kebanyakan dari usaha tersebut hanya menerka dari jumlah belanja atau mengikuti harga pada umumnya. Untuk itu disini kami mencoba mencari tahu bagaimana sistem pencatatan pada usaha kecil dengan mengambil sampel warung makan padang putri minang jalan jengkol. B. Rumusan Masalah a. Bagaimana sistem pencatatan pada usaha warung padang Putri Minang? b. Bagaimana sistem pencatatan yang tepat untuk warung makan padang tersebut sesuai dengan prinsip Akuntansi Biaya? C. Tujuan penelitian a. Mengetahui sistem pencatatan pada usaha warung padang b. Mengidentifikasi sistem pencatatan yang tepat untuk warung makan padang c. Memenuhi tugas akuntansi biaya

Usaha Kecil di Indonesia .4 Metode penelitian Dalam penelitian ini kami menggunakan metode deskriptif dan wawancara Bab II Landasan Teori a.1. Akuntansi Biaya secara garis besar b.

Kesimpulan dan Saran Proses pembukuan usaha warung makan “Putri Minang .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful