Anda di halaman 1dari 19

BAROTRAUMA

Dr. Andi Abdullah


Bagian Bedah Ortopedi dan

Traumatologi

FK Unhas Makassar

Pendahuluan
Akibat langsung atau pengaruh biomekanik dari perubahan tekanan. Hukum Boyle P1 x V1 = P2 x V2 Tubuh Rongga udara fisiologis dan artifisial. Equalisasi . Problem barotrauma.

Kerusakan jaringan dan sequelenya akibat ketidakseimbangan antara tekanan udara rongga udara fisiologis dalam tubuh dengan tekanan disekitarnya.

Definisi

Patofisiologi
Dikenal 2 macam :
Descent barotrauma Ascent barotrauma

Dikenal dengan istilah squeeze Terjadi tekanan relatif negatif distorsi jaringan lunak : kongesti vaskuler, oedema mukosa, transudasi, perdarahan

Ascent Barotrauma
Terjadi expansion Problem terjadi bila ada obstruksi Pada paru terjadi over-expansion

Barotrauma Auris Externa


Rasa nyeri Petechie atau perdarahan

Barotrauma Auris Media


Rasa Nyeri Perdarahan Perasaan buntu atau tuli

Grading Kerusakan Membrana Tympani


Grade 0 Grade 1 Grade 2 Grade 3 Grade 4 Grade 5 : Asymptomatis : Minimal Bleeding : Mild bleeding : Severe bleeding : Membrana tympani bombans : Perforasi membrana tympani

Barotrauma Telinga
Dikenal 2 bentuk :
Barotrauma telinga Descent
Barotrauma telinga luar Barotrauma telinga tengah Barotrauma telinga dalam

Barotrauma telinga Ascent

Barotrauma Auris Interna


Komplikasi barotrauma auris media Terjadi ruptura membrana foramen rotundum Rasa buntu, tuli, tinnitus, gangguan vestibulair

Barotrauma Telinga Ascent


Nyeri Transient Vertigo Gangguan Pendengaran Tinnitus Kerusakan membrana tympani

Barotrauma sinus paranasalis


Dikenal 2 bentuk :
Barotrauma Sinus Descent (2x) Barotrauma Sinus Ascent

Sinus yang dapat terkena : sinus frontalis, sinus maxillaris, sinus ethmoidalis, sinus sphenoidalis Sumbatan ostium sinus terjadi bila ada sinusitis, rhinitis, polip nasi, infeksi

Barotrauma sinus paranasalis


Nyeri Epistaksis

Barotrauma yang lain


Barotrauma gigi Barotrauma wajah Barotrauma kulit Barotrauma kepala dan badan Barotrauma intestinal Barotrauma paru

Barotrauma paru
Paling serius Dikenal 2 bentuk :
Barotrauma paru descent Barotrauma paru ascent

Barotrauma Paru Descent


Jarang terjadi t.u pada breath hold diving Klinis pada kasus ringan : nyeri dada dan eksudasi Pada kasus berat : batuk, sesak dan hemoptisis

Barotrauma Paru Ascent


Terjadi bila ekshalasi terhambat Penyebab : panik, brnchospasme water inhalation, adanya penyakit obstruksi misal asthma, fibrosis dll Akibat : kerusakan jaringan paru, emfisema, pneumothorax, emboli udara

Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai