P. 1
Kinerja Tim Pokjanal Posyandu 2010

Kinerja Tim Pokjanal Posyandu 2010

|Views: 44|Likes:
Dipublikasikan oleh Muflihatma Muhammad

More info:

Published by: Muflihatma Muhammad on Apr 23, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2012

pdf

text

original

Kinerja Tim Pokjanal Posyandu Dinilai Belum Maksimal Berdasarkan hasil telaah Dinas Kesehatan Daerah Kota Blitar

, mulai tahun 2009 hingga sekarang, masih ditemukan beberapa titik masalah yang menghambat optimalisasi fungsi posyandu. Diantaranya belum berjalannya secara optimal tim pokjanal posyandu dan jumlah kunjungan balita ke posyandu umur 2 th ke atas kurang dari 80%. Masalah lain yang muncul adalah adanya beberapa kader yang belum terlatih, berkurangnya minat ibu hamil untuk memeriksakan kandungannya ke posyandu dan memilih ke dokter spesialis , pemeriksaan ibu hamil dan penyuluhan kelompok di posyandu tidak aktif lagi, kurangnya sarana penyuluhan di Posyandu serta pembinaan ke posyandu yang belum merata. Hasil temuan ini dibenarkan oleh Sri Sugiyanti, Kasi Program Kesehatan dan Upaya Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Daerah Kota Blitar.Menurutnya, belum maksimalnya kinerja tim pokjanal ini satu diantaranya dikarenakan turunnya SK Walikota nomor 188/ 483 / HK / 422.010.2 / 2010 tentang kelompok kerja operasional (pokjanal) dan kelompok kerja (pokja) posyandu Kota Blitar yang mengatur tentang tupoksi dan struktur organisasi Pokjanal baru sekitar bulan juli 2010 lalu sehingga pembinaan secara terintegrasi dengan pelaksana posyandu di lapangan masih perlu dimaksimalkan. Lebih lanjut Sri menambahkan, agar masalah seperti ini tidak terulang lagi maka perlu diantisipasi dengan rakor dan pertemuan secara berkala dengan tim pokjanal posyandu di tingkat kota untuk merencanakan jadwal pembinaan sesuai bidang yang terkait dengan tugas tupoksinya. Selain itu juga perlu diadakan revitalisasi posyandu berupa penyediaan sarana dan tenaga posyandu untuk pemeriksaan ibu hamil di posyandu. Langkah lainnya adalah dengan penyediaan sarana penyuluhan di Posyandu seperti tipe dan pengeras suara, leaflet dan sarana penyuluhan lainnya serta membuat jadwal dan pembagian tugas pembinaan ke posyandu secara merata yang dilakukan tim pokjanal posyandu. Dengan alternatif yang dilakukan ini diharapkan ke depannya sejumlah masalah yang menghambat fungsi optimalisasi posyandu bisa diatasi dengan tetap melakukan sinkronisasi, komunikasi dan koordinasi dengan dinas terkait yang tergabung dalam tim pokjanal posyandu kota, kecamatan dan pokja posyandu. (ning)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->